Home Blog Page 472

Spot Nongkrong Baru di Bogor! Palum Point Cafe Sediakan Menu dan Fasilitas Menarik

0

Bogordaily.net – Palum Point Cafe resmi launching pada Sabtu, 29 November 2025. Cafe yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor ini beroperasi pada pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dengan menghadirkan berbagai sajian menarik serta fasilitas lengkap bagi para pengunjung.

Manager Palum Point Cafe, Eko, menjelaskan bahwa konsep “Palum” berasal dari bahasa Batak Pakpak yang memiliki arti puas minum.

Filosofi tersebut kemudian diwujudkan melalui ragam menu pilihan dan suasana kafe yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantai yang maksimal.

“Palum Point Cafe menawarkan sejumlah menu andalan, di antaranya minuman tower, aneka cokelat, serta dessert all you can eat yang menjadi favorit pengunjung,” kata Eko.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kenyamanan dengan berbagai fasilitas seperti meeting room, mushola, dan akses wifi yang memadai.

Tidak hanya itu, Palum Point Cafe turut menghadirkan area outdoor yang dilengkapi taman dengan air terjun, spot estetik untuk foto-foto, hingga suasana alami yang mendukung kegiatan santai maupun pertemuan.

Dengan konsep unik dan fasilitas yang lengkap, Palum Point Cafe hadir sebagai destinasi baru yang siap menjadi pilihan favorit bagi warga Bogor dan sekitarnya.

(Ibnu Galansa)

Menkop Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan KKMP Pakansari, Siap Menjadi Contoh Koperasi Kelurahan Modern Indonesia

0

Bogordaily.net – Pembangunan gerai dan pergudangan dan kelengkapannya Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pakansari resmi dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono di kawasan Stadion Pakansari, Sabtu (29/11).

Lokasi pembangunan yang berada di pusat keramaian dan dekat dengan berbagai fasilitas publik dinilai sebagai salah satu titik terbaik untuk mengembangkan model koperasi kelurahan di Indonesia.

Keunggulan lokasi ini menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk menjadikan KKMP Pakansari sebagai salah satu proyek percontohan nasional.

Dengan aksesibilitas tinggi dan jangkauan langsung ke masyarakat padat penduduk, koperasi ini diharapkan mampu tumbuh menjadi pusat layanan ekonomi rakyat yang modern dan inklusif.

“Lokasinya luar biasa strategis, ini bisa menjadi salah satu lokasi terbaik yang pernah kami lihat. Dengan lokasi sebagus ini, KKMP Pakansari sangat berpotensi menjadi percontohan bagi Kopdes dan Kopkel Merah Putih di seluruh daerah,” ujar Menkop Ferry Juliantono dalam sambutannya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD kabupaten Bogor Sastra Winara, Direktur Pengadaan Agrinas Pangan Nusantara
Elphis Rudy, Dandim 0621 Henggar Tri Wahono, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Mikro Kementerian Koperasi (Kemenkop) Rulli Nuryanto, dan Staf Khusus Menteri Koperasi Rudi Wijaya.

Dalam sesi khusus sebelum melakukan groundbreaking, Menkop Ferry melakukan zoom meeting dengan pengurus koperasi dari beberapa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang telah beroperasi di Kabupaten/Kota Bogor. Para pengurus dari Kopdes Kel Merah Putih tersebut menyampaikan progres operasionalisasi dan juga harapannya ke depan yang langsung ditanggapi oleh Menkop Ferry Juliantono.

Menkop menegaskan bahwa pembangunan aset fisik KKMP ini bukan sekadar membangun gerai dan gudang, tetapi membangun fondasi ekonomi baru berdasarkan amanat konstitusi yaitu melalui koperasi.

Setelah pembangunan selesai, ia meminta agar operasionalisasi Koperasi Kelurahan tersebut dapat langsung dilakukan oleh pengurus.

“Dari batu – batu yang kita susun ini insya Allah tahun depan akan terwujud 80 ribu koperasi yang fisiknya siap dan SDMnya siap. Ini akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat dan akan menjadi ekosistem ekonomi baru di Indonesia,” ucapnya.

Menkop Ferry juga menekankan bahwa pemerintah serius menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat, khususnya bagi masyarakat kecil di desa dan kelurahan yang selama ini kurang mendapatkan akses permodalan dan rentan terhadap praktik rentenir serta pinjaman online ilegal.

Ia juga mengatakan bahwa kehadiran KKMP Pakansari diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga. Dengan lokasi yang strategis dan dukungan pemerintah pusat, KKMP diproyeksikan menjadi model ekosistem ekonomi rakyat yang modern dan mampu bersaing dengan ritel besar.

“Koperasi Kelurahan Merah Putih ini akan kita kelola secara modern. Kita ingin membuktikan bahwa koperasi tidak kalah kerennya dengan badan usaha lain,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Menkop, ingin mendorong masyarakat desa dan kelurahan tidak hanya menjadi konsumen atau objek pembangunan, tetapi menjadi pelaku utama ekonomi melalui koperasi. Dengan adanya gerai dan gudang sendiri, koperasi dapat mulai memproduksi barang hingga membuka jalur ritel mandiri.

Menkop Ferry menyebut pembangunan KKMP di Pakansari sebagai fondasi awal menuju kebangkitan koperasi nasional. Ia optimistis langkah ini akan mampu melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan sesuai dengan amat konstitusi.

“InsyaAllah Bung Hatta bisa tersenyum karena hari ini perjuangannya untuk memajukan koperasi dapat kita lanjutkan. KKMP Pakansari akan jadi contoh bagi daerah lain di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa percepatan pembangunan koperasi ini sangat strategis. Saat ini tim Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih tingkat Kabupaten terus melakukan invetarisasi aset milik pemerintah daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan aset fisik Kopdes/Kel Merah Putih.

Ia menjelaskan, salah satu agenda pentingnya adalah peletakan batu pertama pembangunan koperasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong yang dilakukan hari ini. Ke depan pembangunan gerai, gudang dan sarana pelengkap lainnya akan diakselerasi pembangunannya di beberapa titik lokasi lainnya se-Kabupaten Bogor.

“Target jangka panjang program ini yaitu, 435 koperasi Merah Putih akan dibangun di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, mencakup 416 desa dan 19 kelurahan,” jelas Rudy.

Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono menyampaikan bahwa dukungan penuh dari keluarga besar TNI terhadap kesuksesan pembangunan gerai, gudang dan pelengkapnya dari Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia. Ia menyebut bahwa tugas dan amah yang diberikan kepada TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab strategis bagi satuannya.

“Kami mendapatkan perintah untuk membantu mengawak pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan. Ini kehormatan sekaligus tantangan yang harus kami tuntaskan karena merupakan kepercayaan negara kepada kami,” ujarnya.

Henggar menjelaskan bahwa di Kabupaten Bogor terdapat 419 desa dan kelurahan yang menjadi bagian dari target pembangunan koperasi. Pembangunan dimulai pada 1 November, dan ditargetkan beberapa koperasi sudah dapat launching pada akhir Januari tahun depan.

Ia menegaskan bahwa Kodim 0621 bersama Pemkab Bogor berkomitmen penuh mengawal pembangunan koperasi hingga berdiri. Lokasi Pakansari akan dijadikan prototipe, disusul Bojongkoneng sebagai titik kedua, sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lain saat dilakukan peninjauan pejabat pusat maupun daerah.

“Kami berkomitmen bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota Bogor untuk mewujudkannya (pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih),” katanya.

Ketua KKMP Pakansari Arief Husin menuturkan bahwa keberadaan KKMP Pakansari ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang baru. Para pengurus menyatakan siap mengoptimalkan sumberdayanya dalam menjalankan roda bisnis dari KKMP ketika proses pembangunan fisik telah selesai.

“KKMP ini merupakan koperasi pengembangan sehingga layanan yang akan dilakukan juga meningkat dari semula yang hanya melayani satu RW namun kedepan akan meningkat untuk melayani 13 RW,” jelas Arief.

Arief menambahkan bahwa kegiatan usaha yang akan dilakukan kedepannya yaitu gerai sembako hingga layanan kesehatan melalui gerai klinik dan apotek. Ia bersama pengurus lainnya juga berniat untuk mendirikan unit bisnis kredit barang, hingga pengembangan produk UMKM lokal melalui koperasi.

“Kita membuka peluang bekerja sama dengan dapur SPPG (Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis) karena di sini banyak yang punya sumber peternak telur dan ayam ras termasuk ikan frozen,” katanya.***

Reuni 70 Tahun Regina Pacis, Ribuan Alumni Pulang Kampung. Dedie Rachim Ungkap Makna ‘Pulang ke Rumah’

0

Bogordaily.net – Sekolah Menengah Atas (SMA) Regina Pacis (RP) Bogor merayakan puncak hari jadinya yang ke-70 dengan meriah dan spektakuler. Mengusung tema besar “Satu Cinta untuk Regina Pacis”, yang digelar pada Sabtu, 29 November 2025.

Reuni Platinum yang diawali dengan kegiatan Funwalk and Run “Health Day” digelar pada 8 November 2025 lalu, dan hari ini merupakan acara puncak yang berhasil menyatukan kembali ribuan alumni dari lintas generasi, mulai dari angkatan tahun 1960 hingga lulusan terbaru tahun 2025.

Kemeriahan acara terasa sejak pagi, dipenuhi oleh rangkaian kegiatan yang menarik. Area sekolah disulap menjadi pusat perayaan dengan kehadiran Bazaar yang menyajikan beragam produk, pertunjukan seni tradisional Rampak Gendang yang enerjik, hingga hiburan modern seperti Live DJ.

Panggung utama menjadi saksi pertunjukan Alumni Performance yang menampilkan bakat-bakat terpendam para lulusan. Puncak perayaan ini menjadi ajang reuni akbar yang istimewa. Sejumlah tokoh nasional dan alumni sukses dijadwalkan hadir, menunjukkan ikatan kuat para lulusan dengan almamaternya.

Beberapa nama besar yang turut memeriahkan acara antara lain alumni yang kini menjabat di Kementerian Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kementerian Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor Dedie A Rachim.

Sebagai lulusan tahun 1986, Dedie A Rachim Walikota Bogor, hadir didampingi sang istri, Yanti Rachim, yang juga merupakan alumni RP. Usai menghadiri rangkaian acara, Dedie A Rachim menyampaikan kesan mendalamnya di hadapan media.

“Persahabatan Sejati Kembali ke Sekolah, Pulang ke Rumah,” ujar Dedie A Rachim, Sabtu 29 November 2025.

Ia menekankan bahwa sekolah, khususnya Regina Pacis, sudah dianggap sebagai rumah oleh para alumni karena begitu banyak waktu, kenangan, dan proses pembentukan karakter dihabiskan di sana.

Dedie A Rachim juga menyoroti pentingnya membangun jaringan dan kekeluargaan yang kuat selama masa pendidikan.

Hal tersebut terbukti dapat menghasilkan persahabatan yang langgeng dan nilai positif dalam kehidupan. Bukti nyata keberlangsungan hubungan ini terlihat dari kehadiran haru para alumni yang bahkan datang dari angkatan tahun 60-an.

“Jabatan mungkin memiliki batas dan akan berakhir, tetapi persahabatan akan bertahan seumur hidup. Inilah nilai sesungguhnya dari Regina Pacis,” tambahnya.

Acara semakin pecah dan meriah dengan kehadiran bintang tamu (Guest Star) spesial. Mollucan Soul dan grup musik legendaris Java Jive akan menghipnotis ribuan alumni, menutup malam dengan suasana penuh nostalgia dan kehangatan. Tak ketinggalan, sesi Talk Show juga menjadi wadah inspirasi bagi siswa dan alumni muda.

Menanggapi suksesnya acara ini, Ketua Yayasan Regina Pacis Linda Mulyati, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Ini bukan hanya perayaan, tapi juga penegasan kembali komitmen kita untuk terus memajukan pendidikan dengan nilai-nilai persaudaraan yang kuat. Kami bangga melihat para alumni kembali ke rumah mereka,” kata Linda Mulyati.

Sementara itu, Asih Nuraini, Kepala Sekolah SMA Regina Pacis, menuturkan bahwa acara ini adalah momentum untuk memupuk semangat kebersamaan. ”

“Satu Cinta untuk Regina Pacis’ benar-benar terwujud hari ini. Kami berharap ikatan kekeluargaan ini terus terjaga, karena alumni adalah cerminan keberhasilan sekolah. Regina Pacis akan terus menjadi tempat yang hangat bagi semua lulusannya,” tutur Asih Nuraini.

Perayaan HUT ke-70 ini sukses menjadi bukti nyata bahwa semangat dan ikatan persaudaraan yang terjalin di SMA Regina Pacis telah melampaui batas waktu, menciptakan sebuah keluarga besar yang kokoh dan penuh cinta.

Ketua Panitia Perayaan 70 Tahun SMA Regina Pacis, Sri Nakula Budi Utomo atau yang akrab disapa Eriko (Alumni 1995) menambahkan, Reuni Platinum dalam rangka 70 tahun SMA Regina Pacis Bogor.

Selain dilaksanakan dengan tujuan untuk membangkitkan kenangan masa SMA dan memupuk rasa cinta alumi kepada SMA Regina Pacis Bogor, juga bertujuan untuk meningkatkan kekompakan antar alumni serta membina hubungan yang baik antara alumni dengan sekolah, yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang saling menguntungkan.

Dalam Reuni Platinum ini juga, akan dicetuskan sebagai tonggak awal peningkatan kekerabatan melalui berbagai komunitas kegiatan yang dinaungi oleh Ikatan Alumni yang resmi.

“Seluruh acara akan dikemas dengan santai dan sederhana, mengedepankan keinginan dan hasrat setiap alumni untuk berkumpul dan berkembang seiring sejalan dengan pihak sekolah,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa

PERMAHI Bogor Raya Resmi Lantik Pengurus Baru, Soroti Urgensi Pembaruan KUHP Nasional

0

Bogordaily.net — DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Bogor Raya resmi melantik jajaran pengurus baru pada Jumat, 28 November 2025.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan lancar, serta dirangkaikan dengan seminar publik bertema “Dari KUHP Kolonial ke KUHP Nasional: Benarkah Pembaruan Mengatasi Problematika Lama?”.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, S.Si., M.Si., sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan.

Turut hadir Ikatan Alumni PERMAHI Cabang Bogor Raya, mahasiswa dari berbagai universitas di Kota dan Kabupaten Bogor, organisasi Cipayung, serta para narasumber dari BPHN RI dan ahli Hukum Tata Negara.

Momentum Reformasi Organisasi

Ketua Umum DPC PERMAHI Bogor Raya, Nidhar Irham Muharram, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi tonggak awal untuk memperkuat reformasi dan peran PERMAHI sebagai organisasi mahasiswa hukum yang progresif.

“Hari ini adalah langkah kami untuk melakukan reformasi organisasi, setelah berbagai dinamika yang telah terjadi. Saya mengajak seluruh elemen untuk bersama–sama melakukan hal-hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nidhar.

Dukungan dari Ikatan Alumni

Perwakilan Ikatan Alumni DPC PERMAHI Bogor Raya yang juga Ketua Peradi Kabupaten Bogor, Oteu Herdiansyah, S.H., M.H, menekankan pentingnya PERMAHI sebagai wadah pembinaan bagi mahasiswa hukum.

“PERMAHI merupakan sebuah ruang dan wadah untuk mahasiswa hukum berproses. Bahkan, DPC PERMAHI Bogor Raya adalah salah satu tempat saya berproses. Maka saya ingin menitipkan pesan kepada seluruh pengurus untuk membawa DPC PERMAHI Bogor Raya ke arah yang positif. Saya siap memberikan dukungan untuk hal-hal baik,” ujarnya.

Permahi sebagai Faktor Pendukung Pembangunan Hukum

Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Bapak DR. (C) Alma Wiranta, S.H., M.Si (Han)., CLA, menyampaikan bahwa PERMAHI memiliki peran signifikan dalam mencetak generasi yang sadar hukum dan mampu memberi kontribusi pada pembangunan hukum nasional.

“Peran DPC PERMAHI Bogor Raya sangat penting sebagai generasi intelektual yang tugasnya tidak hanya dalam pendampingan hukum, tetapi juga dalam mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan di lingkungan kita semua,” jelasnya.

Terkait tema seminar, ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan PERMAHI dalam memberikan pemikiran kritis atas implementasi Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Kita membutuhkan banyak rekomendasi serta diskusi dalam penerapan hukum di dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” tambahnya.

PERMAHI sebagai Mitra Strategis Legislator

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, S.Si., M.Si., menilai PERMAHI sebagai organisasi yang memiliki kapasitas intelektual untuk menjadi mitra strategis dalam pengembangan regulasi daerah maupun nasional.

“Ketika melihat tema seminar publik yang sangat menarik ini, saya melihat bahwa PERMAHI adalah organisasi yang melek hukum dan memiliki kapasitas untuk berperan aktif. Ke depan, PERMAHI dapat membantu para legislator dalam menyusun peraturan yang lebih responsif dan berkualitas,” ungkapnya.

Komitmen Pengurus Baru

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, PERMAHI Cabang Bogor Raya menyatakan komitmennya untuk menjalankan program kerja yang progresif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang hukum dan advokasi publik.***

SSB Bogor United Soccer Jajaki Kerja Sama Pembukaan Sekolah Sepak Bola di Lapangan Tegal Lonceng Margajaya

0

Bogordaily.net – Sekolah Sepakbola (SSB) Bogor United Soccer tengah menjajaki kerja sama dengan pengelola Lapangan Tegal Lonceng Margajaya, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, untuk membuka pusat pelatihan sepak bola bagi anak-anak dan remaja.

Dalam agenda kunjungan tersebut, pelatih Gunawan Dwi Cahyo, meninjau langsung kondisi lapangan yang direncanakan menjadi basecamp resmi SSB Bogor United Soccer.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas dan lingkungan lapangan memenuhi standar dasar pelatihan sepak bola.

Gunawan menyebut, lokasi Margajaya dipilih karena memiliki akses yang mudah dijangkau serta potensi perkembangan atlet muda yang besar di wilayah Bogor Barat.

Ia berharap kerja sama dengan pengelola lapangan dapat segera terealisasi sehingga program pembinaan dapat mulai dibuka untuk masyarakat.

Pembukaan SSB Bogor United Soccer nantinya diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan bakat sepak bola sejak dini sekaligus mendorong kemunculan talenta muda berbakat dari Kota Bogor.

Pengelola Lapangan Tegal Lonceng Ihawansyah mengatakan kerjasama ini merupakan langkah positif bagi optimalisasi fasiltas lapangan.

“Sekaligus ajang mencari talenta-talenta muda wilayah Kota dan Kabupaten untuk usia 7 sampai 13 tahun, ” ujar Ichwansyah. ***

Ibnu Galansa

Gary Iskak Meninggal Dunia, Unggahan Sang Istri Dipenuhi Pesan Duka

0

Bogordaily.net – Istri Gary Iskak menjadi pusat perhatian publik sejak kabar duka meninggalnya aktor Gary Iskak pada Sabtu (29/11/2025) mengalir deras di media sosial.

Istri Gary Iskak —Richa Novisha—mendadak dibanjiri ucapan belasungkawa dari sesama selebritas hingga warganet. Suasana duka itu tampak jelas, terutama di kolom komentar Instagram pribadinya.

Istri Gary Iskak bahkan nyaris tak berhenti menerima doa dan kata-kata penguat sejak kabar kecelakaan motor yang merenggut nyawa sang aktor mencuat ke publik.

Di unggahan terbarunya, artis Zee Zee Shahab menuliskan pesan yang begitu personal. “Sayangku, yang sabar ya. Peluk erat kamu dan anak-anak. Husnul khatimah untuk Kak Gary,” tulis Zee Zee di kolom komentar @richaiskak.

Tak hanya Zee Zee Shahab, selebritas Nina Zatulini juga ikut menyampaikan duka mendalam. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kak, kaget baca beritanya. Turut berduka cita ka. Semoga almarhum husnul khatimah,” ujarnya.

Arus ucapan simpati juga datang dari warganet. Mereka memenuhi kolom komentar dengan doa, harapan kekuatan, serta ungkapan belasungkawa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Gary Iskak sendiri mengembuskan napas terakhir di RS Suyoto, Bintaro, Tangerang Selatan. Aktor berusia 52 tahun itu meninggalkan seorang istri dan dua anak yang kini harus melanjutkan hidup dengan kenangan dan ketabahan.***

Integrasi Nilai Ta’awun untuk Membangun Model Bisnis Berkelanjutan.

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah IAI SEBI Bogor menjalin kolaborasi dengan pemilik UMKM Barbershop Waktu Cukur di Bogor Barat. Pendekatan partisipatif selama 22 hari (4–25 November 2025) melibatkan observasi proses operasional, wawancara pemilik, karyawan, dan pelanggan, serta dokumentasi suasana usaha. Metode ini mengikat empat pilar utama manajemen — pemasaran, operasional, SDM, dan keuangan untuk merumuskan rekomendasi aplikatif yang berdampak berkelanjutan.

Nilai ta’awun (tolong-menolong) merupakan prinsip utama ekonomi Syariah, menekankan kerja sama untuk mencapai kesejahteraan. Semangat inilah yang dihadirkan dalam pendampingan ini: mahasiswa dan pelaku usaha saling membantu, menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis sehari-hari.

Cabang ke 3 Alamat : Jl. H. Dimun, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16414 Tanggal Wawancara & Observasi: Selasa, 11 November 2025 Nama Narasumber: Pak Budi dan Barberman Cabang ke 3.

 

Temuan dan Tantangan
Hasil observasi tim menunjukkan Barbershop Waktu Cukur unggul dalam kualitas layanan fisik: interior bersih dan sejuk, serta barber yang ramah. Layanan ini diapresiasi pelanggan dengan skor kebersihan toko rata-rata 4,9/5. Pemilik usaha, Budi, menuturkan bahwa renovasi interior bertujuan agar pelanggan merasa istimewa. Namun ia mengakui belum memahami pemasaran digital: “Kami sengaja pasang AC dan ubah interior supaya pelanggan merasa lebih nyaman. Tapi selama ini kami belum terlalu paham bagaimana memasarkannya secara digital,” ujarnya.

Kajian juga menemukan tantangan loyalitas pelanggan: saat ini loyalitas lebih bergantung pada keahlian barber individual. “Kalau barber andalan pindah, pelanggan biasanya ikut pindah juga,” ujar Budi, menggambarkan risiko retensi yang tinggi. Belum ada program loyalitas formal; pelanggan lebih terikat pada individu daripada merek.

Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya menjaga loyalitas pelanggan di masa mendatang.
Secara operasional, manajemen toko masih sederhana: belum ada SOP tertulis dan jam buka dapat bervariasi antar cabang, tergantung kebiasaan barber. Disiplin kerja lebih banyak diatur lewat rutinitas sehari-hari. Meski demikian, praktik kebersihan yang disiplin tetap diapresiasi pelanggan.

Pada aspek keuangan, pencatatan transaksi masih manual (buku harian) meski arus kas relatif stabil. Harga jasa potong rambut ditetapkan sederhana, walaupun terdapat perbedaan tarif antar cabang. Secara umum margin usaha cukup menutup biaya pokok seperti listrik dan sewa. Jika jumlah pelanggan terus bertambah, model pembukuan ini diperkirakan masih berkelanjutan.

Rekomendasi Strategis
Berdasarkan temuan tersebut, tim mahasiswa mengusulkan langkah konkret untuk mendorong perkembangan Waktu Cukur dengan memadukan nilai Islam dan kaidah bisnis modern:

1. Digitalisasi Pemasaran: Aktifkan media sosial (misalnya Instagram) dan Google Business. Bagikan konten foto before-after serta testimoni pelanggan untuk menjaring pasar lebih luas.

2. Standarisasi Operasional: Susun SOP tertulis untuk prosedur layanan, kebersihan, dan jadwal kerja. Dokumentasi ini memudahkan koordinasi antar cabang dan memastikan konsistensi kualitas layanan.

3. Penguatan SDM: Rekrut barber melalui uji kompetensi dan tetapkan modul pelatihan menyeluruh. Terapkan sistem penghargaan berbasis prestasi misalnya penghargaan bagi barber dengan kepuasan pelanggan tertinggi untuk mendorong profesionalisme (itqan) sebagaimana nilai Islam

4. Pembukuan Modern: Beralih ke aplikasi pembukuan digital guna pencatatan keuangan yang akurat dan transparan. Langkah ini mempermudah analisis arus kas usaha dan mengajarkan disiplin keuangan kepada pemilik.

5. Program Loyalitas Pelanggan: Ciptakan skema loyalitas sederhana, misalnya kartu stempel (potong 10 kali gratis 1 kali) atau paket membership. Pendekatan ini menjaga loyalitas tanpa bergantung pada individu, serta selaras dengan semangat ta’awun.

Integrasi Pendidikan dan Nilai Islam
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menginternalisasi nilai ta’awun secara nyata di lapangan. Pendekatan ini sejalan dengan semangat PKM yang pernah disampaikan: kampus tidak boleh menjadi “menara gading”, tetapi harus menjadi jembatan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Prodi MBS, Abdi Triyono, menambahkan bahwa program ini menjadi contoh konkret penggabungan teori manajemen syariah dengan aksi sosial. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung mengamalkannya dalam mewujudkan nilai ta’awun di masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi dan Kesimpulan
Pemilik Waktu Cukur, Budi, menyambut baik pendampingan ini. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam membantu usaha mikro: “Pendampingan ini membuka wawasan baru bagi kami dalam memahami manajemen syariah, pemasaran modern dan model bisnis berkelanjutan” tuturnya.

Inisiatif kolaboratif semacam ini menggabungkan semangat sosial-keagamaan dengan kewirausahaan mikro secara nyata. Transformasi Waktu Cukur melalui intervensi akademik tidak hanya meningkatkan efisiensi bisnis, tetapi juga menumbuhkan semangat tolong-menolong antar mahasiswa dan pelaku usaha, menciptakan laboratorium bisnis syariah yang etis dan berkelanjutan.

Dokumentasi
1. Cabang ke 1
Alamat : Jl. Tole Iskandar No.1, RT.4/RW.8, Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16417
Tanggal Wawancara & Observasi: Selasa 04 November 2025
Nama Narasumber: Pak Budi

2. Cabang ke 3
Alamat : Jl. H. Dimun, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16414
Tanggal Wawancara & Observasi: Selasa, 11 November 2025
Nama Narasumber: Pak Budi dan Barberman Cabang ke 3

3. Cabang ke 2
Alamat : Jl.H.Abdul Ghani Cilodong, Depok, Jawa Barat
Tanggal Wawancara & Observasi : Selasa 18 November 2025
Nama Narasumber: Pak Budi dan Barberman cabang ke 2

4. Cabang ke 3
Alamat : Jln H Dimun 2 Cilodong Kota Depok, Jawa Barat
Tanggal Wawancara & Observasi: Senin, 25 November 2025
Nama Narasumber: Pak Budi dan Baberman cabang ke 3.

Oleh :

Ketua: Muhammad Wafi Ash-Shiddiqi
Anggota : Muhammad Rafly Kusnadi, Zaki Al-Fatih dan Muhammad Zaky

Workshop Reportase Keuangan Berkelanjutan Dorong Jurnalis Perkuat Liputan Transisi Energi

0

Bogordaily.net – Indonesia tengah memasuki fase krusial dalam upaya transisi energi. Namun, perjalanan menuju energi bersih masih dihadapkan pada beragam tantangan, mulai dari ketergantungan terhadap energi fosil, minimnya pendanaan hijau, hingga isu transparansi yang belum optimal.

Di tengah dinamika tersebut, kebutuhan akan jurnalisme yang kuat, kritis, dan berbasis data semakin mendesak.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Ekuatorial bersama Koalisi ResponsiBank Indonesia menggelar Workshop Reportase Keuangan Berkelanjutan, sebuah program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas jurnalis dalam meliput isu pendanaan iklim dan energi bersih.

Penyelenggara menyebut, workshop ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam soal keuangan berkelanjutan, tetapi juga mendorong kolaborasi antara media, para ahli, hingga organisasi masyarakat sipil (CSO).

Harapannya, peliputan mengenai transisi energi dapat dilakukan secara lebih akurat, berimbang, dan berdampak bagi publik.

Dua Komponen Utama Workshop

Kegiatan yang digelar Sabtu–Minggu, 29–30 November 2025 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, ini terdiri dari dua bagian besar:

1. Workshop Intensif

Sesi interaktif selama dua hari menghadirkan materi konseptual dan strategi peliputan terkait pendanaan hijau, risiko iklim, hingga peta jalan transisi energi di Indonesia.

2. Story Grants

Peserta terpilih akan memperoleh dukungan pendanaan awal untuk memproduksi liputan mendalam atau investigatif berdasarkan tema workshop. Skema ini diharapkan dapat mendorong karya jurnalistik berkualitas dan berpengaruh bagi penguatan tata kelola sektor energi.

Dengan adanya workshop ini, penyelenggara berharap jurnalis dapat memainkan peran yang lebih kuat dalam mengawal akuntabilitas, terutama pada isu yang menyangkut pembiayaan energi bersih dan kebijakan transisi energi yang kian mendesak untuk diwujudkan.***

Daftar Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak di Hari Pertama Penayangan Selama 2025

0

Bogordaily.net – Film Agak Laen: Menyala Pantiku! akhirnya tayang di bioskop pada Kamis, 27 November 2025.

Jumlah penonton film yang sering disebut dengan judul ‘Agak Laen 2’ ini diperkirakan akan meledak di hari pertama.

Pasalnya film Agak Laen yang tayang di bioskop tahun 2024 disaksikan lebih dari 9 juta penonton.

Antusias penonton menyaksikan film Agak Laen: Menyala Pantiku! di hari pertama dapat dilihat pula dari jumlah layar yang tersedia.

Jumlah layar Agak Laen: Menyala Pantiku! mencapai 3.667, lebih banyak dari film Zootopia 2 dan Sampai Titik Terakhirmu yang juga ramai ditonton.

Ngomong-ngomong, film Indonesia raih penonton terbanyak di hari pertama penayangan sepanjang 2025 apa saja ya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Posisi pertama masih diraih film Jalan Pulang dengan 211.639 penonton di hari pertama penayangan.

Film yang dibintangi ‘trio Ratu Horor’ Shareefa Daanish, Taskya Namya, dan Luna Maya tersebut kini dapat ditonton ulang di Netflix.

Saat tayang di bioskop sekitar bulan Juni hingga Juli 2025, film Jalan Pulang meraih nyaris 3 juta penonton.

Sedangkan film Pabrik Gula yang tayang di momen Idulfitri berhasil meraih angka 203.799 di hari pertama penayangan.

Pabrik Gula rupanya juga peringkat dua untuk film Indonesia penonton terbanyak sepanjang tahun 2025 dengan angka nyaris 5 juta di bawah film Jumbo.

Film garapan Awi Suryadi ini juga sudah bisa ditonton di Netflix.

Film Petaka Gunung Gede yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis pun berada di peringkat ketiga untuk dua kategori.

Yang pertama, Petaka Gunung menjadi film Indonesia raih penonton terbanyak di hari pertama penayangan dengan total 170.007.

Film yang kini tayang di Netflix ini juga posisi ketiga untuk film Indonesia penonton terbanyak sepanjang tahun 2025 dengan catatan angka 3.242.843.

Selanjutnya di posisi keempat film Indonesia raih penonton terbanyak hari pertama penayangan, ada Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung.

Film Kang Solah disaksikan 115.523 orang di hari pertama, sedangkan totalnya sampai turun layar sekitar 2,5 juta penonton.

Sayangnya film yang dibintangi Rigen Rakelna dan Davina Karamoy ini belum ada di platform streaming mana pun.

Terakhir ada film Sosok Ketiga: Lintrik dengan perolehan penonton di hari pertama penayangan mencapai 109.889.

Meski cukup tinggi di hari pertama, film Sosok Ketiga: Lintrik hanya memperoleh 1.162.291 penonton hingga artikel ini ditulis.

Kendati begitu, film yang dibintangi Adinda Thomas ini masih tayang di sejumlah bioskop di Indonesia sampai sekarang.

Dengan capaian tersebut, akankan posisi Sosok Ketiga: Lintrik digeser oleh Agak Laen: Menyala Pantiku yang baru tayang? Kita nantikan saja kabar selanjutnya ya!

Itu dia sederet film Indonesia yang meraih jumlah penonton terbanyak di hari pertama penayangannya sepanjang tahun 2025.

Kira-kira Agak Laen: Menyala Pantiku! akan menggeser rekor film-film di atas nggak ya?.***

Mukhtara Air Punya Siapa? Profil Maskapai Baru Arab Saudi yang Siap Terbang di Indonesia 2026

0

Bogordaily.net – Mukhtara Air punya siapa? Itulah pertanyaan yang tiba-tiba ramai di kalangan pegiat dunia penerbangan tanah air.

Pertanyaan itu muncul seiring kemunculan nama sebuah maskapai baru asal Arab Saudi yang bersiap masuk ke langit Indonesia mulai Januari 2026.

Mukhtara Air punya siapa menjadi pembuka banyak percakapan sejak kabar itu berembus dari Bandara Halim Perdanakusuma, tempat para eksekutifnya memberi keterangan resmi.

Mukhtara Air adalah bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, sebuah perusahaan raksasa berbasis di Madinah yang bertahun-tahun mengurusi bisnis hotel, haji, dan umrah dengan standar internasional.

Itulah jawaban paling sederhana dari pertanyaan Mukhtara Air punya siapa. Tapi tentu saja, publik Indonesia tetap ingin mendengar cerita lengkapnya.

Operating Director Mukhtara Air, Andik Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya kini sedang menunggu proses kelahiran terpenting bagi sebuah maskapai: sertifikasi AOC (Air Operator Certificate).

Tanpa itu, pesawat hanya tinggal pesawat — tak boleh membawa penumpang.

“Begitu AOC keluar dari Direktorat Perhubungan Udara, kami langsung terbang. Targetnya maksimal Januari, InsyaAllah,” katanya.

Dari hanggar Halim, Andik menjelaskan armada awal Mukhtara Air yang baru berisi dua pesawat: Airbus A320 dan Airbus A330. Airbus A320 disiapkan menjadi feeder domestik untuk menopang penerbangan internasional.

Ini bagian dari strategi hub and spoke yang akan menghubungkan Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu. Adapun Airbus A330 akan menempuh rute panjang menuju Jeddah, Madinah, dan—menyusul kemudian—Thaif.

Maskapai ini tidak berhenti di angka dua. Tahun depan mereka berencana menambah tiga unit A320 dan empat unit A330.

Jika rencana berjalan mulus, total armada Mukhtara Air akan mencapai 10 pesawat. Ambisi yang tidak kecil untuk pemain baru di Indonesia, apalagi untuk rute yang langsung bersinggungan dengan pasar haji dan umrah.

Kantor pusat Mukhtara Air berada di Komplek Perkantoran CBC, dekat Bandara Soekarno-Hatta. Mereka juga memiliki kantor perwakilan di Medan, Surabaya, dan Bali — sebuah jaringan yang menandakan keseriusan ekspansi.

Pada akhirnya, pertanyaan Mukhtara Air punya siapa bukan sekadar gosip kepo publik.

Ia adalah pintu masuk rasa ingin tahu terhadap munculnya pemain baru yang bisa mengubah peta perjalanan umrah dan haji Indonesia.

Dan seperti biasa, publik Indonesia menyambutnya bukan hanya dengan rasa penasaran, tetapi juga dengan harapan: jangan-jangan harga tiket bisa ikut turun.***