Home Blog Page 487

Wanita Ludahi Alquran Viral di X dan Facebook. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Wanita Ludahi Alquran viral. Tiga kata itu seperti petir. Bukan hanya di layar ponsel. Tapi juga di kepala jutaan orang yang menontonnya.

Wanita Ludahi Alquran Viral—begitu cepat, begitu liar, begitu memancing amarah. Bahkan sebelum orang mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, kebencian sudah terlebih dahulu tiba.

Wanita ludahi Alquran viral itu bukan sekadar video. Ia adalah percakapan besar tentang batas moral, dunia digital, dan kewarasan manusia. Juga tentang apa yang masih pantas disebut “konten”.

Video itu pertama kali muncul di platform X—media sosial yang kini lebih cepat menyebarkan emosi daripada informasi. Lalu merembet ke Facebook, WhatsApp, Telegram, grup pengajian, grup alumni, grup komplek, sampai akhirnya semua orang berbicara hal yang sama: “Siapa dia? Kenapa dia berani? Di mana polisi?”

Di layar, wanita itu memakai hijab. Tapi tubuhnya tak pantas disebut berpakaian. Ia berdiri dalam sebuah ruangan kecil. Seperti kamar kos. Atau kamar keluarga yang berantakan. Ada suara anak kecil. Ada suara laki-laki di luar bingkai. Dan ia tampak tidak stabil. Bukan hanya dari penampilannya. Tapi dari kalimat-kalimat yang keluar dari mulutnya. Setengah membaca ayat. Setengah memaki. Lalu meludah.

Dan itulah titik di mana publik berhenti menjadi penonton. Mereka berubah menjadi hakim.

Komentar netizen seperti gelombang yang tidak ada ujungnya. Ada yang marah. Ada yang takut. Ada yang justru merasa kasihan.

Seorang pengguna X menulis:
“Dia yang meludah, tapi saya yang takut azabnya.”

Yang lain menulis lebih panjang:
“Tolong jangan hanya marah. Periksa kondisi mentalnya. Kalau dia sakit, maka yang paling butuh pertolongan bukan publik—tapi dia dan anaknya.”

Namun, ada juga yang memilih jalur tegas: “Tangkap. Proses. Tidak ada toleransi untuk penistaan agama.”

Hingga tulisan ini dibuat, polisi masih diam. Tidak ada keterangan resmi. Tidak ada lokasi pasti. Tidak ada identitas. Hanya spekulasi yang berputar—cepat seperti rumor, lambat seperti kebenaran.

Grup komunitas berbagi foto buram orang yang diduga pelaku. Sebagian meminta kejelasan. Sebagian meminta agar video diperbanyak agar mudah melacak. Sebagian lagi mengatakan:

“Stop share. Itu juga termasuk menyebarkan konten penistaan.”

Tapi video itu terlanjur menjadi viral. Terlalu viral.

Dalam situasi seperti ini, publik seperti terbelah menjadi dua:

* Mereka yang ingin pelaku dihukum.
* Mereka yang ingin pelaku diperiksa kesehatan mentalnya terlebih dahulu.

Karena di video itu, ada anak kecil. Ada suara ketakutan. Ada situasi yang tampak tidak normal.

Dan di sinilah realitas digital memperlihatkan wajahnya: satu video bisa menimbulkan gelombang kemarahan berjamaah. Tapi juga empati berjamaah. Dua-duanya besar.

Pada akhirnya, fenomena wanita ludahi Alquran viral ini bukan hanya soal sebuah aksi yang menghina kitab suci. Tapi juga tentang refleksi: seberapa jauh kita sebagai masyarakat membiarkan internet menjadi ruang tanpa pagar?

Ada yang berharap pelaku segera ditangkap. Ada yang berharap ia dirawat. Dan ada yang berharap video itu tidak pernah muncul.

Namun kenyataannya: video itu sudah terlanjur menjadi bagian dari ingatan digital kita. Dan internet tidak pernah lupa.***

Permudah Kebutuhan Transaksi Warga, AgenBRILink di Riau Ini Hadirkan Layanan “Jemput Bola”

0

Bogordaily.net – Inovasi layanan keuangan tak selalu lahir dari gedung-gedung besar di kota. Di Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, semangat itu datang dari sosok Tri Wenita, pemilik AgenBRILink “Mulia Motor”. Melalui inisiatifnya, Wenny mampu menghadirkan kemudahan layanan perbankan bagi warga desa dengan cara yang sederhana namun berdampak besar.

Ia mengenang, nama AgenBRILink “Mulia Motor” yang masih dipertahankan hingga saat ini berasal dari usaha awalnya di bidang ekspedisi dan bengkel kecil. “Dulu banyak pelanggan ekspedisi yang ingin membayar paket tapi tidak membawa uang tunai, saat itu mereka hanya bawa kartu ATM. Kemudian, lama kelamaan makin banyak yang isi saldo rekening, tarik tunai di sini,” kenang perempuan yang kerap disapa Wenny tersebut.

Alhasil, dari peluang sederhana itu, Wenny akhirnya memutuskan untuk fokus menjadi mitra AgenBRILink dengan melayani berbagai kebutuhan warga, seperti menabung, transfer uang, hingga melayani pembayaran berbagai tagihan.

Kini, sebagian besar pelanggannya merupakan pelaku usaha sawit, pinang, dan kelapa yang rutin bertransaksi dengan volume mencapai puluhan kali per hari.

Komitmen untuk terus berinovasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat juga mendorong Wenny untuk menerapkan sistem jemput bola, yakni dengan mendatangi pelanggan dan membantu mereka menyetorkan uang hasil penjualan tanpa harus meninggalkan tempat usaha.

“Untuk nasabah tertentu, kami layani dengan sistem jemput bola. Misalnya toko-toko sembako yang ingin setor uang hasil penjualan. Jadi mereka tidak perlu meninggalkan toko untuk datang ke tempat kami. Ini juga kita lakukan untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga sekitar,” tuturnya.

Berkat ketekunan yang ia bangun sejak awal, AgenBRILink “Mulia Motor” kini semakin dikenal luas. Usaha yang semula ia jalankan seorang diri pun berkembang dan berhasil membuka satu cabang tambahan dengan melibatkan warga sekitar sebagai karyawan.

Kisah Wenny menjadi contoh nyata bagaimana peran agen dapat membawa dampak langsung bagi masyarakat sekitarnya. Melalui jaringan AgenBRILink yang hadir di desa, membuat akses terhadap layanan perbankan dapat dijangkau secara cepat, dan mudah.

Secara terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai AgenBRILink.

“Hingga akhir September 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 17,8% secara YoY. Agen-agen tersebut tersebar di 66 ribu desa, menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri. “Dari sisi transaksi, AgenBRILink mencatatkan volume transaksi sebesar Rp1.293,5 triliun atau tumbuh 10,6% yoy, menunjukkan peran yang semakin vital dalam memberikan akses layanan keuangan formal kepada masyarakat,” pungkas Akhmad.***

From Local Voices to Global Collective Action, Bogor SJP Gelar Meet Up for Palestine

0

Bogordaily.net – Komunitas Bogor Student Justice Palestine (SJP) menggelar kegiatan Meet Up for Palestine di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, pada Sabtu 22 November 2025.

Acara ini mengusung tema “From Local Voices to Global Collective Action”, sekaligus menjadi momentum launching Bogor SJP, disertai rangkaian Palestine Talk dan Festival Budaya Palestina.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua BDS Indonesia, Muhammad Syauqi Hafiz, serta aktivis Palestina sekaligus artis, Chiki Fazwi.

Ketua Bogor SJP, Farly Ramadhan, menjelaskan bahwa acara ini melibatkan para pelajar dan mahasiswa dari berbagai kampus dan sekolah di Kota Bogor.

“Nama acaranya Meet-Up for Palestine. Temanya From Local Voices to Global Collective Action. Ini acara yang diselenggarakan oleh Bogor SJP, berisi anak-anak pelajar dari mahasiswa hingga anak SMA,” jelas Farly.

Farly mengatakan, kegiatan ini juga menjadi momen peluncuran resmi komunitas SJP di Bogor yang merupakan gerakan internasional yang diawali dari Amerika.

“Baru ada di Indonesia sejak 2024 dan sekarang resmi kami launching di Bogor,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Farly, SJP Bogor memiliki sekitar 50 anggota yang berasal dari empat kampus, yakni IPB, UIKA, UNIDA, dan Tazkia, serta mulai merambah ke tingkat SMA.

“Sekarang baru ada di empat kampus, yang SMA nih baru,” ungkapnya.

Ketua BDS Indonesia, Muhammad Syauqi Hafiz, menekankan pentingnya solidaritas terhadap Palestina dan penolakan terhadap pengiriman pasukan stabilisasi internasional ke Gaza.

“Gerakan BDS di Indonesia merupakan bagian dari gerakan global yang sejak 2005 menentang pelanggaran hukum internasional oleh Israel. Pengiriman pasukan ke Gaza hanya menguntungkan Israel, bukan Palestina,” tegasnya.

Ia juga memaparkan perkembangan terbaru terkait resolusi PBB mengenai Gaza dan mengajak peserta untuk terus menyuarakan sikap tegas dalam isu kemanusiaan ini.

“Diskusi ini mencakup perkembangan terbaru di Palestina dan resolusi PBB terkait situasi di Gaza, serta ajakan kepada peserta untuk menyuarakan sikap yang sama terhadap isu ini,c ucapnya.

Sementara itu, aktivis dan artis Chiki Fazwi membagikan pengalaman dirinya dalam menyuarakan isu Palestina melalui seni dan keterlibatan langsung di berbagai aksi internasional.

Chiki juga menyinggung upaya global untuk membuka koridor kemanusiaan menembus blokade Israel, yang didukung aktivis dari lebih dari 44 negara.

“Upaya ini menjadi tekanan diplomatik terhadap Israel untuk menghentikan tindakannya di Palestina,” katanya.***

Ibnu Galansa

AAUI Bogor Gelar Puncak Hari Asuransi Nasional 2025, Dorong Literasi dan Kesadaran Masyarakat

0

Bogordaily.net — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bogor menggelar acara puncak peringatan Hari Asuransi Nasional 2025. Kegiatan berlangsung dengan berbagai rangkaian, mulai dari cek kesehatan gratis hingga olahraga bersama. Acara ini diikuti 175 peserta dari 23 perusahaan asuransi.

Wakil Ketua AAUI Bogor, Moyo, menyampaikan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan peringatan Hari Asuransi Nasional tahun ini.

Ia menegaskan bahwa momentum tersebut sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perlindungan asuransi.

“Saya menilai peringatan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi, sekaligus menjadi ajang refleksi untuk memperkuat peran industri asuransi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ujar Moyo pada Sabtu 22 November 2025.

Moyo menyampaikan bahwa industri asuransi memegang peranan strategis dalam memberikan perlindungan terhadap risiko keuangan yang dapat dialami individu, keluarga, maupun perusahaan. Mulai dari risiko kesehatan, kecelakaan, hingga bencana alam yang kerap terjadi di wilayah Jawa Barat, khususnya Kota Bogor.

Namun demikian, rendahnya literasi asuransi masih menjadi tantangan besar. Saat ini, tingkat literasi asuransi Indonesia berada pada angka 31,72 persen dengan inklusi 16,63 persen, masih lebih rendah dibanding lembaga jasa keuangan lainnya.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat dan pentingnya memiliki asuransi. Ini berdampak pada rendahnya penetrasi industri asuransi di Indonesia,” jelas Moyo.

Moyo menegaskan bahwa melalui upaya literasi yang masif, industri asuransi dapat kembali menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

“Dengan edukasi dan literasi yang berkelanjutan, kita dapat membangun sektor perasuransian yang kuat, stabil, dan mampu memberikan perlindungan dalam perencanaan keuangan masyarakat,” ungkapnya.

AAUI Bogor juga telah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk tahun depan, termasuk kegiatan sosial seperti donor darah, gala dinner, serta seminar publik untuk memperkenalkan asuransi secara lebih luas.

Selain itu, program literasi asuransi ke kampus akan digencarkan guna meningkatkan pemahaman generasi muda terkait pentingnya proteksi finansial.

Moyo juga berharap asuransi semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan risiko bencana yang kerap terjadi di Jawa Barat dan Kota Bogor.

“Kerja sama solid antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan daerah yang lebih tangguh dalam menghadapi risiko keuangan maupun bencana,” tegasnya.***

Ibnu Galansa

Dukung Kegiatan Sosial, BRI Bogor Pajajaran Berikan Paket Tenda

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung aktivitas sosial masyarakat dengan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana di RW 02, Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bantuan ini diberikan sebagai bagian komitmen BRI melalui Program BRI Peduli Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang selama ini aktif hadir di tengah masyarakat.

Adapun bantuan yang diserahkan berupa paket lengkap tenda untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat.

Rinciannya meliputi tenda ukuran 6×6 meter beserta kain rumbai dan terpal ukuran serupa tenda ukuran 4×6 meter lengkap dengan perlengkapan kain rumbai dan terpal serta tenda ukuran 4×5 meter juga dengan seluruh perlengkapannya.

Selain itu, BRI turut memberikan 75 unit kursi plastik yang akan digunakan warga dalam berbagai kegiatan komunal. Total nilai bantuan mencapai Rp53.739.000.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Manager Operasional BRI Branch Office (BO) Bogor Pajajaran, Andi Ratno, yang hadir mewakili Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma. Bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan masyarakat, Ketua RT 04 RW 02, Yadi Supriadi, pada Jumat 21 November 2025.

Branch Office Head BRI Bogor Pajajaran, Hendra Satya Darma menyampaikan bahwa, BRI dalam kesempatan ini melalui BRI Bogor Pajajaran berharap bantuan yang diberikan mampu menunjang kegiatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa BRI hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun acara maayarakat, tak hanya bagi kemasyarakatan RW 02 namun juga warga Desa Cilember pada umumnya,” ujar Hendra dalam keterangannya, Sabtu 22 November 2025.

Ia menegaskan bahwa BRI akan terus melaksanakan berbagai program TJSL secara berkelanjutan demi memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui BRI Peduli, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan yang konkret dan tepat sasaran. Kami berharap fasilitas ini bisa memperlancar kegiatan warga dan meningkatkan kebersamaan di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 04 RW 02, Yadi Supriadi mewakili masyarakat Desa Cilember menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRI. Tenda dan kursi ini sangat bermanfaat karena hampir setiap bulan ada kegiatan warga yang membutuhkan sarana seperti ini. Bantuan ini tentunya akan kami rawat dan manfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Warga RW 02 juga berharap agar kerja sama dan dukungan dari BRI terus berlanjut di masa mendatang, mengingat kebutuhan masyarakat akan fasilitas umum masih cukup besar.

Kehadiran bantuan ini dinilai sebagai angin segar bagi warga yang selama ini mengandalkan fasilitas seadanya untuk menjalankan berbagai kegiatan di lingkungan mereka.

Program TJSL BRI Peduli selama ini dikenal aktif mendukung kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan penyaluran bantuan ke Desa Cilember, BRI menegaskan kembali perannya dalam memberikan kontribusi positif bagi pengembangan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan sarana dan prasarana ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kualitas kegiatan sosial masyarakat di Desa Cilember dan sekitarnya.

BRI pun berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pembangunan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.***

Ibnu Galansa

Menko PMK dan BNPB Gandeng EIGER Adventure Land Hijaukan Puncak

0

Bogordaily.net – Peringatan Hari Pohon Sedunia, yang jatuh pada 21 November 2025, menjadi momentum Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar penanaman pohon serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

Penanaman vegetasi untuk mitigasi dilakukan serentak di empat provinsi yakni, Jawa Barat (Kabupaten Bogor), Jawa Tengah (Wonosobo) dan Jawa Timur (Malang) dan Banten secara daring yang berpusat di Bogor.

Untuk di Jawa Barat, penanaman pohon dilakukan di kawasan EIGER Adventure Land (EAL), Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Dipilihnya EAL, diharapkan bisa menjadi inspirasi dan percontohan untuk kawasan-kawasan di area hulu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri PMK Pratikno, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD Sastra Winara dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor.

Menko PMK dan BNPB Gandeng EIGER Adventure Land Hijaukan Puncak

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, (Menko PMK) Pratikno mengatakan, agar seluruh pihak, lebih proaktif membangun infrastruktur hijau menanam pohon sebanyak-banyaknya, karena memang lahan kritis cukup luas di Indonesia.

Karena seperti diketahui, kata dia wilayah Malang beberapa hari lalu mengalami banjir, disusul Banjarnegara longsor kemudian Cilacap Majenang juga longsor memakan korban, begitu juga di Papua.

“Oleh karena itu kita harus menanam pohon sebanyak-banyaknya dari mulai hulu maupun di hilir termasuk di sini di DAS Ciliwung,” katanya.

Ia menjelaskan, ada 3,5 juta warga yang hidup di sekitar DAS Ciliwung sehingga harus terus dilakukan reboisasi.

“Kita harus menjaga jangan sampai tanah mudah longsor, air tidak tertahan, kemudian sedimentasi waduk terlalu cepat kemudian sedimentasi sungai juga terlalu cepat, kita harus mencegah itu untuk mengurangi resiko bencana,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh pihak sekarang untuk tanam pohon, karena ini bukan gerakan pemerintah saja, tapi harus jadi gerakan 280 juta rakyat Indonesia menanam pohon sebanyak-banyaknya yang punya nilai ekologis juga sekaligus nilai ekonomis bagi warga.

Total kata dia, sebanyak 123.320 bibit ditanam sebagai upaya jangka panjang untuk memperkuat daya dukung dan daya tampung lingkungan di Provinsi Jawa Barat, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis di wilayah hulu Jawa Barat.

Pratikno berharap, penanaman pohon tidak menjadi gerakan yang hanya dimiliki oleh BNPB, pemerintah daerah, maupun kementerian/lembaga, namun juga gerakan yang harus masif dilakukan oleh masyarakat.

“Momentum ini hanyalah pengingat kita untuk lebih giat menanam pohon. Jangan sampai kita menanam hanya satu kali pada saat peringatan Hari Pohon ini,” katanya.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang melaporkan dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah menyebut total bibit yang di tanam di 4 provinsi mencapai 216.070 bibit dengan jenis pohon bervariasi mulai dari pohon keras, buah hingga vetiver.

Sebanyak 2.980 relawan dari 4 wilayah dikerahkan untuk mendukung proses penanaman yang sudah dilakukan sejak Rabu (19/11/2025).

Aksi penanamaan pohon sebagai upaya mitigasi vegetasi ini merupakan salah satu piloting project yang didanai melalui pooling fund bencana atau PFB.

Pooling fund merupakan salah satu inovasi pendanaan dalam penanggulangan bencana yang dapat diakses oleh semua komunitas masyarakat untuk mewujudkan resiliensi berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, suatu kehormatan bagi wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu venue atau tuan rumah pelaksanaan Hari Pohon Sedunia bersama Menko PMK dan beberapa stake holder terkait.

“Pelaksanaan penanaman bukan hanya di EIGER Adventure Land, tetapi kami melakukan penanaman pohon di 9 lokasi, di PTPN salah satunya di EIGER Adventure Land, lalu di eks Giri Pangrango, eks Pancawati, sampai dengan Sukajara, Gunung Putri terkait penanganan banjir,” katanya.

Menurutnya, di Kabupaten Bogor, bencana banjir, tanah longsor, bukan hanya terjadi di tahun 2025-2024 bahkan 5 – 10 tahun yang lalu sudah terjadi.

“Selain itu, penanaman pohon yang diinisiasi oleh BNPB, kita lakukan penghijauan di seluruh daerah aliran sungai Cikeas, Ciliwung dan beberapa daerah aliran sungai lainnya,” katanya.

Menko PMK dan BNPB Gandeng EIGER Adventure Land Hijaukan Puncak

Kegiatan penghijauan ini kata dia, menjadi sebuah semangat buat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk tidak berjalan sendiri, beberapa kementerian membantu, BNPB turut serta di paling depan, dan tentunya pihak-pihak swasta, para pelaku usaha turut serta membangun bersama-sama untuk bangsa Indonesia.

Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya berharap, destinasi ini dapat menghadirkan ekowisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata alam, tetapi juga membuka jalan bagi upaya restorasi melalui pengembalian fungsi ekologis.

“Melalui kolaborasi pentaheliks antara swasta, pemerintah, akademisi, komunitas, dan media, kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai contoh nyata bahwa ekowisata yang selaras dengan pelestarian alam dapat memberikan kontribusi nyata bagi mitigasi bencana sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang,” pungkasnya.***

Pemkab Bogor Gaspol Rehabilitasi DAS, 100 Ribu Pohon Berhasil Ditanam Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

0

Bogordaily.net — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan penghijauan berskala besar. Melalui sinergi antara BUMD, perangkat daerah, ASN, lembaga pemerintah, hotel, restoran, serta perusahaan swasta dan masyarakat, Kabupaten Bogor berhasil menanam sedikitnya 100 ribu pohon sejak Juli hingga November 2025.

Momentum Hari Pohon Sedunia yang diperingati hari ini menjadi puncak kegiatan penanaman pohon serentak di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam satu hari, tercatat lebih dari 25 ribu pohon ditanam secara serentak di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan DAS Cileungsi.

Tidak hanya menanam pohon tegakan seperti beringin, randu, trembesi, sukun, dan mahoni, penanaman juga mencakup berbagai pohon buah seperti alpukat dan mangga untuk menambah nilai ekologis sekaligus manfaat bagi masyarakat.

Sejak Juli hingga November, Pemkab Bogor bersama BUMN, BUMD, perangkat daerah, perusahaan swasta, serta komunitas masyarakat telah menanam lebih dari 100 ribu pohon.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penghijauan menjadi prioritas penting dalam pembangunan berkelanjutan Kabupaten Bogor.

“Penghijauan bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi investasi jangka panjang untuk keselamatan dan masa depan Kabupaten Bogor. Dengan menanam pohon, kita memperbaiki kualitas lingkungan, memperkuat daerah tangkapan air, dan mengurangi risiko bencana. Saya mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, BUMD, BUMN, dunia usaha, hingga masyarakat yang ikut bergerak bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa gerakan ini akan terus diperluas dan menjadi bagian dari program rutin Pemkab Bogor dalam pemulihan Daerah Aliran Sungai.

“Kita ingin memastikan kawasan hulu kembali hijau. Ini bukan pekerjaan satu instansi, tetapi kerja bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin cepat kita memulihkan kualitas lingkungan Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Gerakan besar ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga keseimbangan lingkungan, memulihkan ekosistem DAS kritis, serta memperkuat upaya pengendalian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Bogor.***

Regon Customize Uniform Solution Tawarkan Seragam Tahan Lama untuk Manufaktur dan Outsourcing

0

Bogordaily.net — Regon Customize Uniform Solution menyediakan seragam berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk perusahaan manufaktur maupun outsourcing. Tidak hanya menonjolkan efisiensi biaya, perusahaan juga bisa menekankan pentingnya keamanan serta ketahanan bahan sesuai kebutuhan operasional di lapangan.

Perwakilan Regon Customize Uniform Solution, Sabila
menjelaskan bahwa perusahaan manufaktur dan outsourcing memiliki kebutuhan seragam yang berbeda, terutama terkait aspek keselamatan.

“Kalau untuk manufaktur dan outsourcing, keamanan itu nomor satu. Detail seragam pasti berbeda, mulai dari kantong untuk alat tulis, variasi desain, hingga penggunaan reflektor. Semua itu dibuat untuk mendukung keselamatan karyawan,” ujarnya, Sabtu 22 November 2025.

Ia menambahkan bahwa seragam harus mampu bertahan lama meski digunakan dalam kondisi pekerjaan yang penuh tantangan.

Oleh karena itu, pemilihan bahan, desain fungsional, serta teknik produksi yang tepat menjadi kunci utama dalam menciptakan seragam yang tidak hanya kuat, tetapi juga nyaman dipakai.

Selain faktor fungsi, Regon Customize Uniform Solution tetap memperhatikan nilai identitas perusahaan yang melekat pada seragam.

“Kami tetap menjaga value seperti warna, tulisan, serta bordir. Identitas perusahaan itu penting, dan semua itu kami hadirkan tanpa mengurangi kualitas seragam yang dipakai di lapangan,” tambahnya.

Dengan itu Regon Customize Uniform Solution berharap dapat memberikan solusi seragam yang tidak hanya efisien dari sisi biaya, tetapi juga memberikan perlindungan optimal bagi karyawan di berbagai sektor industri.***

Ibnu Galansa

Menteri UMKM Lantik Pengurus IKA Trisakti Periode 2025-2029, Ajak Kontribusi ke Kampus

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melantik Pengurus Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA Trisakti) periode 2025-2029 di Kampus A Trisakti, Jumat (21/11/2025) malam.

Menteri Maman yang kini menjabat sebagai Ketua Umum IKA Trisakti memanggil seluruh alumni Trisakti di Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan alamamater dan berkontribusi bagi kampus

“Yuk, sama-sama kita berkontribusi membesarkan kampus, almamater kita,” ujar alumni Teknik Perminyakan di Universitas Trisakti itu dalam pelantikan IKA Trisakti periode 2025-2029 bertema “Trisakti Back to Barack”.

Sebanyak 400 orang alumni Trisakti dari berbagai angkatan dilantik menjadi pengurus IKA Trisakti periode 2025-2029.

Maman menuturkan, para alumni yang tergabung dalam IKA Trisakti memiliki semangat untuk memperkuat almamater Trisakti menjadi institusi pendidikan yang berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.

Selain itu, ia berharap keberadaan ikatan alumni Trisakti dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa yang masih menempuh pendidikan di Kampus Pahlawan Reformasi.

“Alumni Trisakti juga mau memberikan inspirasi buat adik-adik mahasiswa sekaligus memberikan motivasi supaya mereka kuliah yang baik sehingga memberikan kontribusi yang baik buat Trisakti ketika sudah lulus,” tegasnya.

Sebagai kampus yang berperan penting dalam perjuangan era reformasi, dia juga mengajak para alumni Trisakti turut berpartisipasi dalam kemajuan bangsa dan negara melalui profesi yang mereka jalani saat ini.

Maman mengatakan, IKA Trisakti menjadi sarana mengkonsolidasikan kekuatan sivitas akademika sehingga Universitas Trisakti bangkit mengisi reformasi dengan semangat melindungi bangsa Indonesia.

Di sisi lain, Maman menekankan, mahasiswa Trisakti meniru para alumni dengan bekerja keras, percaya diri dan penuh semangat sehingga dapat meraih kesuksesan dan keberhasilan.

“Perjuangan mahasiswa Trisakti dalam menjaga konsistensi perjuangan itu masih panjang. Mari jadikan perjalanan dan kesuksesan para alumni sebagai alat untuk terus memperbaiki diri mereka,” lanjutnya.

Menteri Maman berharap kepengurusan baru IKA Trisakti periode 2025-2029 dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara, serta mengharumkan nama almamater Universitas Trisakti melalui karya-karyanya.

Pelantikan pengurus IKA Trisakti periode 2025-2029 juga dihadiri Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Hadir pula Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar Supratman, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari yang ikut dilantik dalam kepengurusan IKA Trisakti.

Acara Pelantikan Pengurus IKA Trisakti periode 2025-2029 semakin meriah dengan adanya penampilan dari band Padi Reborn dan Silet Open Up.***

Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat

0

Bogordaily.net — Malam di Gunung Putri seharusnya tenang. Tapi Jumat malam, 21 November 2025, justru berubah jadi panggung merah menyala. Sebuah gudang oli di Jalan Gang Asem RT 03 RW 12, Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terbakar hebat. Api pertama kali terlihat menjelang malam, dan hingga jelang tengah malam belum juga berhasil ditaklukkan.

Dari kejauhan, asap hitam tebal naik seperti kolom raksasa. Warga yang tinggal tak jauh dari lokasi sempat panik. Oli yang tersimpan di gudang itu membuat api membesar sangat cepat. Bukan hanya panas—tapi juga ganas. Bau menyengat terbawa angin, membuat sebagian warga memilih mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.

Mobil Damkar harus masuk perlahan, sedikit demi sedikit. Tapi para petugas tidak banyak bicara—mereka sudah hafal ritme kebakaran.

Selang ditarik jauh ke dalam gang. Sementara itu, percikan api sesekali menyambar bagian atap gudang yang mulai runtuh.

Semburan air berkali-kali diarahkan ke pusat kobaran. Namun oli punya sifat lain: ia membuat api seperti punya nyawa tambahan. Padam di satu titik, menyala di titik lain. Para petugas hanya terus bekerja, basah oleh keringat dan siraman air sendiri.

Warga terus berdatangan. Ada yang memegang ponsel untuk merekam, ada yang hanya berdiri diam menyaksikan. Beberapa warga tampak khawatir api merembet ke rumah-rumah sekitar. Petugas berulang kali meminta jarak aman dijaga.

Hingga berita ini dibuat, belum ada laporan korban jiwa. Penyebab kebakaran juga belum diketahui. Yang terdengar hanya sirine, teriakan komando petugas Damkar, dan suara kayu yang runtuh terbakar.

Malam di Gunung Putri belum selesai. Petugas masih berjibaku. Api masih mengamuk. Dan seluruh warga berharap satu hal paling sederhana malam ini: semoga si jago merah segera menyerah.***