Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 487

Diikuti 144 Peserta, Sinar Mas Land dan IDX Channel Sukses Gelar Golf Tournament 2025 di Rancamaya Golf & Country Club Bogor

0

Bogordaily.net – Sebagai salah satu olahraga yang terus berkembang di Indonesia, golf tidak hanya menjadi sarana rekreasi yang sehat, tetapi juga berkontribusi pada meningkatkan kualitas hidup dan mendorong potensi pariwisata olahraga (sports tourism) yang kian diminati.

Melanjutkan kesuksesan tiga turnamen sebelumnya, tahun ini Sinar Mas Land menggelar Sinar Mas Land x IDX Channel Golf Tournament 2025 bertajuk “Swing for Success”, bekerja sama dengan PT Tivi Bursa Indonesia (IDX Channel).

Ajang bergengsi ini digelar pada Minggu (27/7), di Rancamaya Golf & Country Club Bogor dan berhasil mendapatkan antusiasme tinggi dari penggemar olahraga golf di Tanah Air.

Turnamen ini menggunakan metode handicap ‘System 36’, yang memungkinkan pemain dengan berbagai level kemampuan untuk bersaing secara seimbang.

Sebanyak 144 pegolf turut ambil bagian dalam kompetisi ini yang dibuka oleh Dony Martadisata (Managing Director President Office Sinar Mas Land) dan dilanjutkan dengan pemukulan bola asap oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Advisor Sinar Mas Land Gandi Salistjanto CEO IDX Channel Syafril Nasution, dan  Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan Ogi Prastomiyono.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyambut baik kehadiran Sinar Mas Land di Kota Bogor yang telah mengakuisisi PT Surya Mas Dutamakmur Tbk.

“Kami harap langkah besar ini dapat turut memperkuat pertumbuhan perekonomian Kota Bogor. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bogor bersama Sinar Mas Land juga akan bersinergi membuka akses Tol Ciawi 2 di tahun depan, guna mempermudah akses menuju kawasan Rancamaya tanpa harus melalui Pasar Ciawi,” ujarnya.

Melalui ajang olahraga golf, pihaknya melihat potensi besar untuk membangun jejaring dan sinergi antar pelaku bisnis. Semoga kegiatan hari ini tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan turnamen golf, tetapi juga memberikan dampak positif bagi dunia usaha serta membawa keberkahan untuk kita semua.

“Selamat bertanding golf, dan kami harap para peserta dapat terus berkunjung ke Kota Bogor, khususnya ke Rancamaya Golf Estate,” katanya.

Semangat tinggi ditunjukkan pegolf dari berbagai kalangan umur yang berkompetisi untuk memperebutkan 17 kategori keterampilan, antara lain:

  • Best Nett Overall
  • Best Gross Overall
  • Best Nett Ladies Flight
  • Best Nett 1 – Flight A/B/C
  • Best Nett 2 – Flight A/B/C
  • Longest Drive
  • Nearest to the Pin
  • Nearest to the Line
Pemenang Sinar Mas Land x IDX Channel Golf Tournament 2025 bertajuk “Swing for Success” secara resmi dibuka pada Minggu (27/7) lalu di Rancamaya Golf & Country Club Bogor.

Selain hadiah untuk 17 juara kategori keterampilan, turnamen ini juga menyiapkan 1 unit Mobil BYD Denza D9 dan 1 unit apartemen bagi pegolf yang berhasil melakukan hole-in-one.

Tak hanya itu, pegolf yang beruntung juga berkesempatan mendapatkan beragam door prize senilai puluhan juta rupiah, seperti 1 unit Motor Honda Genio, 1 paket Medical Check Up (MCU) Diamond Male 2025 dari Eka Hospital, 10 paket Medical Check Up (MCU) Gold Male 2025 dari Eka Hospital, 5 unit Roemah Koffie Manual Coffee Espresso Maker Exclusive Retro Style, 6 tiket pesawat Citilink, 2 unit AC portable Midea, dan masih banyak lagi.

Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land mengaku senang Sinar Mas Land Golf Tournament 2025 sukses digelar dengan penuh semangat dan sportivitas.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk kita menjaga tubuh tetap bugar, melatih fokus, dan menyegarkan pikiran di tengah kesibukan, bersama para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, BUMN, swasta, hingga sesama pilar dalam keluarga besar Sinar Mas.

“Tahun ini, kami memilih Rancamaya Golf & Country Club, salah satu destinasi golf terbaik di Indonesia yang telah resmi menjadi bagian dari Sinar Mas Land sejak 2024. Berlokasi di Kota Bogor yang sejuk, Rancamaya menawarkan pemandangan Gunung Salak yang indah, fairway tertata rapi, hingga udara pegunungan yang menyegarkan. Kami berharap turnamen ini dapat memberikan pengalaman yang mengesankan sekaligus mempererat jejaring serta memperkuat sinergi lintas sektor demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Sinar Mas Land melalui salah satu proyeknya yakni Rancamaya Golf Estate tidak hanya menawarkan sekadar hunian, tetapi juga gaya hidup ala resor yang menakjubkan. Dibangun di atas lahan seluas 400 hektare, Rancamaya Golf Estate mengusung konsep hunian dengan nuansa pegunungan yang alami dan asri. Setiap sudut kawasan ini dirancang untuk memberikan pengalaman hidup yang sejuk dan nyaman, dengan pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango yang sangat menyenangkan untuk dinikmati bersama keluarga.

Selain itu, Rancamaya Golf Estate juga dilengkapi dengan berbagai area komersial dan fasilitas modern lainnya, mulai dari R Hotel Rancamaya sebagai destinasi unggulan untuk mendukung ekosistem pariwisata di Bogor serta Rancamaya Golf & Country Club, lapangan golf bertaraf internasional dengan 18 hole yang dirancang oleh arsitek lapangan golf ternama, Ted Robinson.

Dari sisi akses, Rancamaya Golf Estate berlokasi strategis dengan memiliki keunggulan konektivitas. Kawasan terpadu ini dapat ditempuh dalam waktu satu jam dari Jakarta melalui Exit Tol Ciawi. Lokasinya juga sangat dekat ke Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), hanya 200 meter dari gerbang utama Rancamaya.

Aksesibilitasnya juga semakin lengkap dengan hadirnya North Gate, yang dapat mempercepat jalur ke pusat Kota Bogor melalui Jalan Batu Tulis, serta Jalan Raya Tajur yang menghubungkan Rancamaya ke area bisnis dan komersial lainnya. (*)

Bakal Dipercantik, Pemkab Bogor Revitalisasi Ikon Lawang Kori di Simpang Tegar Beriman Cibinong

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) mulai merevitalisasi ikon Lawang Kori yang berada di Simpang Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong.

Berdasarkan pantauan di lokasi terlihat, proses revitalisasi telah dilakukan dengan memperbaiki tembok-tembok yang dinilai telah rusak.

Terlihat juga, sejumlah bagian tembok yang sebelumnya rusak dan bolong itu telah diperbaiki pada beberapa bagian.

Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan bahwa, ikon baru Lawang Kori itu nantinya akan dipercantik dengan lapisan marmer dan ornamen khas Sunda.

“Untuk memperbaiki Lawang Kori, kita biar tambah ornamen-ornamen sehingga lebih menarik,” kata Eko Mujiarto kepada wartawan, Selasa 29 Juli 2025.

Menurut Eko, revitalisasi tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto untuk memperindah kawasan perkotaan khususnya Cibinong raya.

“Sesuai dengan program dari Pak Bupati itu sendiri, menata kota sesuai dengan Kuta Udaya Wangsa bagaimana pun caranya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Bogor menargetkan tahun 2025 Lawang Korii telah rampung, termasuk Taman Simpang Daralon yang berdekatan dengan Lawang Kori.

“Lawang Kori sekarang on progres. Sekarang baru memulai, tapi semuanya di Desember akan kita selesaikan,” ujar Eko.

Ia berharap, upaya Pemkab Bogor dalam mempercantik wilayah Cibinong Raya dengan menghadirkan sejumlah pembangunan bisa terwujud pada tahun 2025.

“Intinya Desember ini selesai semua tempat itu. Lawang Kori, taman simpang CCM (Simpang Daralon), semua kita bisa selesaikan di tahun ini sehingga nanti sudah mulai keliatan wajah Cibinongnya,” ungkapnya.

(Albin Pandita)

Sukseskan Program Presiden Prabowo, Pemkab Bogor Beri Arahan Kepada Seluruh Ketua Koperasi Desa Merah Putih

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memberikan arahan kepada seluruh ketua Koperasi desa merah putih dalam rapat koordinasi di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa 29 Juli 2025.

Hal tersebut dilakukan, untuk menyukseskan gerakan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bogor, sebagai kekuatan nyata membangun desa yang sejahtera.

Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan beberapa pesan Bupati Bogor, diantaranya, ketua koperasi wajib menjadi teladan profesionalisme dan akuntabilitas.

Integritas, disiplin, dan transparansi harus menjadi prinsip utama dalam pengelolaan semua unit usaha dari simpan pinjam, gudang, hingga distribusi sembako.

“Koperasi merah putih bukan ladang bisnis pribadi, melainkan wadah pelayanan yang mengutamakan kepentingan anggota dan masyarakat,” kata Ajat, Selasa 29 Juli 2025.

Penguatan Ekonomi Desa

Menuru Ajat, penguatan ekonomi desa adalah visi bersama yang harus diwujudkan dengan aksi nyata. Unit usaha koperasi adalah bukti transformasi ekonomi desa.

Pihaknya bertanggung jawab memastikan seluruh unit usaha berjalan efisien, sinergis, dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan.

“Layanan kesehatan di klinik koperasi merah putih harus berfungsi optimal, bukan sekadar formalitas,” jelasnya.

Lebih lanju, nantinya Ketua koperasi wajib memastikan klinik beroperasi penuh dengan tenaga kesehatan kompeten dan biaya terjangkau.

Kemudian, klinik harus mampu menangani masalah kesehatan ringan secara efektif untuk mengurangi beban rumah sakit dan Puskesmas.

“Saya percaya dengan semangat yang kita miliki, serta dukungan semua pihak dan seluruh pengurus koperasi, koperasi merah putih akan segera menjadi kekuatan nyata untuk membangun desa yang sejahtera, mandiri, dan kuat dari sisi ekonomi maupun sosial,” ungkap Ajat.

Sebagai informasi, pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih adalah sebuah langkah strategis yang didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa dengan mendasarkan pada nilai-nilai gotong royong, kekeluargaan, dan saling membantu.

Perhatian penuh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terhadap keberhasilan koperasi ini menegaskan bahwa peluncuran 80.000 koperasi merah putih bukan angka kosong, tetapi panggilan untuk menjadikan koperasi benteng ekonomi nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bukan hanya penerima bantuan, tapi pelaksana tanggung jawab besar yang mengusung visi negara.

(Albin Pandita)

Menkop: Kopdes/Kel Merah Putih Memasuki Tahap Operasionalisasi, Relaksasi Regulasi Dipercepat

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih kini tengah memasuki tahap kedua yaitu pengoperasian dan pengembangan.

“Oleh karena itu, dalam tahap ke dua ini juga akan didorong relaksasi regulasi untuk mendukung distribusi barang bersubsidi dan jalannya usaha dari Kopdes/Kel Merah Putih,” ucap Menkop Budi Arie Setiadi usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Operasionalisasi dan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa, 29 Juli 2025.

Dalam rakor tersebut Menkop didampingi oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, serta turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Rakor ini membahas tindak lanjut peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta implementasi peraturan menteri yang mendukung operasionalnya.

Peraturan Menteri Keuangan

Diantaranya, telah terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/2025 tentang tata cara pinjaman dalam rangka Kopdes/Kel Merah Putih.

“Hal ini perlu sosialisasi khusus, serta Juklak yang mengatur teknis yang lebih detail,” ucap Menkop.

Lebih dari itu, Menkop menekankan perlunya melakukan langkah dan upaya untuk mempersiapkan koperasi dapat memenuhi persyaratan dan membuat rencana bisnis yang baik dan layak. Sehingga, bisa mengakses pembiayaan dari Himbara atau lembaga keuangan.

Bahkan, lanjut Menkop, dalam UU Perkoperasian yang baru, pihaknya tengah mengupayakan agar program Kopdes/Kel Merah Putih direkognisi oleh UU yang baru tersebut. “Karena peran negara adalah merekognisi, mengafirmasi, dan memproteksi perkoperasian,” kata Menkop.

Di samping itu, Menkop menegaskan, pembiayaan untuk Kopdes/Kel yang berasal dari Himbara akan lebih banyak digunakan untuk modal kerja, sehingga memiliki kapasitas untuk mengembalikan pinjaman. “Bukan untuk membangun gedung dan sebagainya, karena Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan bisa menggunakan aset yang idle di wilayahnya,” kata Menkop.

Wamenkop Ferry Juliantono menambahkan, juga harus sudah clear menyangkut aset koperasi, model bisnis, hingga pelatihan-pelatihan. Oleh karena itu, Wamenkop mengusulkan pada Agustus ini sebanyak 3.000 hingga 5.000 Kopdes/Kel Merah Putih sudah beroperasi.

“Keberlanjutan Kopdes/Kel Merah Putih menjadi komitmen bersama lintas sektor,” tambah Wamenkop.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) selaku Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, menekankan bahwa terbentuknya lebih dari 80 ribu badan hukum Kopdes merupakan tahap awal. “Kita harus tetap fokus dalam tahap pengoperasian,” kata Zulhas.

Selain itu, kata Menko Pangan, berbagai aturan pendukung operasional Kopdes harus segera diselesaikan. Misalnya, yang sudah selesai adalah Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri ESDM. “Kita tinggal menunggu Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa,” kata Menko Pangan.***

Terobosan Baru di Desa Purasari, Tim KKNT IPB BOGORKAB51 dan TBM Kokema Luncurkan Program Terpadu Literasi dan Edukasi Lingkungan

0

Bogordaily.net – Sebuah langkah inovatif untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan telah lahir di Desa Purasari. Pada hari Minggu, 13 Juli 2025, pemandangan di Kampung Babakan tampak berbeda dari biasanya.

Kawasan tersebut menjadi pusat kegiatan edukatif yang semarak, diinisiasi melalui kolaborasi perdana antara Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Literasi BOGORKAB51 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kokema (Komunitas Keluarga Markonah).

Melalui sebuah program terpadu yang menyentuh berbagai lapisan usia, mereka meluncurkan kegiatan Perpustakaan Keliling untuk anak-anak serta Sosialisasi Pemilahan Sampah bagi kaum ibu, menandai dimulainya sebuah gerakan positif yang disambut hangat oleh seluruh warga.

Perpustakaan Keliling

Program ini lahir dari sebuah visi bersama dan semangat sinergi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pihak TBM Kokema telah lama memimpikan untuk dapat memperluas jangkauan layanannya melalui konsep perpustakaan keliling, namun terkendala oleh keterbatasan personel.

Kehadiran para mahasiswa Tim KKNT IPB menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Dengan sumber daya mahasiswa yang bersemangat, mimpi TBM Kokema untuk membawa buku lebih dekat kepada anak-

anak di berbagai penjuru desa akhirnya dapat terwujud. Kampung Babakan pun dipilih menjadi lokasi pertama untuk peluncuran program yang sangat dinantikan ini.

Rangkaian kegiatan literasi dirancang dengan cermat untuk memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak, mulai dari jenjang PAUD hingga kelas 6 SD. Untuk kelompok usia dini, para mahasiswa menggelar sesi “Read Me A Book” di mana buku cerita dibacakan dengan metode yang interaktif dan ekspresif.

Puncak Kegiatan Literasi

Sementara itu, anak-anak yang lebih dewasa diajak untuk memilih sendiri buku bacaan yang mereka minati dari koleksi yang tersedia. Puncak dari kegiatan literasi ini adalah sesi mengulas buku, di mana anak-anak diberi kesempatan untuk tampil ke depan dan menceritakan kembali isi buku dihadapan teman-temannya, sebuah metode ampuh untuk membangun rasa percaya diri dan mengasah kemampuan berbicara di depan umum. Suasana semakin meriah dengan adanya sesi permainan yang dirancang untuk melatih kerja sama dan kekompakan dalam kelompok.

Inisiatif perdana ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh warga Kampung Babakan. Hal ini terbukti dari puluhan anak yang dengan riang gembira berpartisipasi aktif dalam setiap mata acara. Tak hanya anak-anak, dukungan juga datang dari para ibu yang dengan setia mendampingi putra-putri mereka.

Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai penanda restu dan dukungan komunitas terhadap pentingnya pendidikan literasi bagi generasi penerus. Semangat yang terpancar dari anak-anak dan para orang tua menjadi bukti bahwa program semacam ini sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat.

Tidak berhenti pada pemberdayaan anak-anak, program terobosan ini juga merangkul kaum ibu melalui kegiatan yang tak kalah penting, yaitu sosialisasi pemilahan sampah. Menyadari bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tim KKNT IPB mengambil inisiatif untuk memberikan edukasi praktis kepada para ibu.

Tujuannya adalah agar mereka memahami perbedaan sampah organik dan anorganik serta mengetahui cara pengolahan dasarnya, sehingga dapat mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sesi sosialisasi yang dikemas secara interaktif ini terbukti sangat efektif, ditandai dengan aktifnya para ibu dalam sesi tanya jawab dengan mahasiswa yang bertindak sebagai pemateri.

Keberhasilan acara perdana ini menjadi fondasi yang kuat dan langkah awal yang sangat menjanjikan bagi kolaborasi antara Tim KKNT IPB BOGORKAB51 dan TBM Kokema. Dengan secara bersamaan menyentuh aspek intelektual anak-anak dan kesadaran lingkungan para orang tua, program ini menunjukkan sebuah model pengabdian masyarakat yang holistik dan berdampak luas.

Kesuksesan peluncuran ini diharapkan dapat membuka jalan bagi program-program inovatif lainnya di masa depan, demi terwujudnya masyarakat Desa Purasari yang cerdas, berbudaya, dan peduli terhadap lingkungannya.***

BRI BO Bogor Dewi Sartika Salurkan CSR Banjir dan Longsor

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) selalu sigap dalam melayani para nasabah. Tak hanya itu, kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan juga terus dimaksimalkan.

Salah satu bentuk kepeduliannya, BRI Branch Office (BO) Bogor Dewi Sartika menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) Program BRI Peduli Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Desa Megamendung, Kabupaten Bogor pada Senin (21/7).

“Program BRI Peduli merupakan salah satu agenda yang memang sudah rutin dijalankan, hanya saja bentuk dan lokasinya menyesuaikan kebutuhan,” ujar BO Head BRI Bogor Dewi Sartika, Fahmi Hidayat.

Fahmi menjelaskan, kali ini Bank Rakyat Indonesia BO Bogor Dewi Sartika salurkan CSR Program BRI Peduli tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Kampung Rawa Sedek RT 01 RW 04 Desa Megamendung, Kabupaten Bogor.

Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, obat-obatan dan perlengkapan masjid.

“Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi warga Desa Megamendung,” ungkapnya.

Dalam menyalurkan CSR ini, Bank Rakyat Indonesia diwakili oleh Tim Elang BRI BO Bogor Dewi Sartika. Dimana pihak dari penerima CSR di Desa Megamendung diwakili oleh Iwan.

Iwan mengucapkan banyak terimakasih kepada Bank Rakyat Indonesia BO Bogor Dewi Sartika atas kepeduliannya terhadap korban banjir dan longsor.

“Terimakasih Bank Rakat Indonesia BO Bogor Dewi Sartika atas segala kebaikannya yang diberikan kepada warga kami,” tutupnya.***

Satlantas Polres Bogor Catat Ada 7.151 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Lodaya 2025

Bogordaily.net – Satlantas Polres Bogor mencatat ada sebanyak 7.151 pelanggaran lalu lintas dalam operasi patuh Lodaya 2025 yang dilaksanakan mulai tanggal 14 Juli sampai dengan 27 Juli 2025.

KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto menjelaskan bahwa, pihaknya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas diantaranya tilang elektronik, tilang manual, dan teguran.

“Etle mobile sebanyak 829, tilang manual 416, dan teguran 5.906 dengan total keseluruhan sebanyak 7.151 pelanggaran,” kata Ardian Novianto, Selasa 29 Juli 2025

Menurut Ardian, pelanggaran terbanyak terjadi karena tidak menggunakan helm SNI dan tidak mengenakan safety belt.

“Adapun, pelanggaran terbanyak yakni tidak menggunakan Helm SNI yaitu  3.472 dan tidak menggunakan Safety Belt 214,” jelasnya.

Selain itu, Ardian mencatat dalam operasi patuh lodaya 2025 ada sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan dengan korban luka Berat mencapai 17, dan luka ringan 37 orang.

Pihaknya menghimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas selama berkendara dan mengecek kelengkapan kendaraan.*

(Albin Pandita)

Saldo E-Toll Kurang di Gerbang Tol? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya

0

Bogordaily.net – Buat kamu yang sering bepergian lewat jalan tol, satu hal yang wajib dicek sebelum perjalanan adalah saldo e-toll.

Jika saldo tidak mencukupi, tentu akan merepotkan, bahkan bisa menghambat perjalanan karena tidak bisa melakukan pembayaran di gerbang tol.

Namun, kini pengendara tidak perlu lagi panik jika mendadak saldo e-toll habis saat tiba di gerbang tol otomatis. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melalui akun resmi @pupr_bpjt memberikan panduan resmi dan menenangkan bagi para pengguna jalan tol yang menghadapi situasi ini.

“Pernah mengalami saldo e-Toll kehabisan atau saldo kurang saat melakukan tapping di Gerbang Tol? Pasti bingung atau panik sih…. Saran mimin, jangan panik.. calm. Tetap tenang dan jangan memundurkan kendaraan untuk keluar atau pindah dari gardu tol,” tulis BPJT melalui akun @pupr_bpjt di platform X (dulu Twitter).

Ini yang Harus Dilakukan Jika Saldo E-Toll Tidak Cukup

BPJT memberikan beberapa langkah konkret dan aman jika kamu mengalami kekurangan saldo saat akan keluar dari jalan tol:

1. Tekan Tombol Bantuan di Gardu Tol

Setiap gardu pembayaran tol dilengkapi dengan tombol bantuan, biasanya terletak berdekatan dengan tombol ‘Cetak Struk’. Jika saldo kamu tidak mencukupi, tekan tombol ini untuk memanggil petugas.

Petugas akan datang ke lokasi dan memberikan bantuan, seperti top up manual, pembayaran tunai, atau solusi lainnya sesuai kondisi.

2. Cari dan Minta Bantuan Petugas

Jika tombol bantuan tidak berfungsi, kamu bisa langsung memanggil petugas tol terdekat dan menjelaskan bahwa saldo e-toll tidak mencukupi. Mereka akan memberikan arahan apakah kamu bisa:

  • Mengisi ulang langsung di tempat (top up manual),
  • Membayar dengan metode lain,
  • Atau diarahkan ke rest area terdekat.

3. Gunakan Aplikasi Mobile Banking

Beberapa bank menyediakan fitur top up e-toll langsung dari aplikasi mobile banking. Jika kartu e-toll kamu terhubung dengan bank yang menyediakan fitur tersebut, kamu bisa langsung isi ulang lewat ponsel saat berhenti di gardu tol.

4. Isi Ulang di Rest Area atau Minimarket

Jika tidak sempat isi ulang sebelum masuk tol, kamu masih bisa mengisi saldo e-toll di rest area atau gerai minimarket seperti Alfamart atau Indomaret yang melayani top up kartu tol elektronik.

Khusus untuk sistem tol transaksi tertutup (masuk dan keluar di titik berbeda), jangan pernah mengganti kartu e-toll saat keluar jika saldo kurang.

Sistem akan menganggap kamu melakukan pelanggaran karena tidak sesuai data masuk-keluar. Akibatnya, kamu akan dikenai denda dua kali lipat dari tarif terjauh.

Sebelum berkendara, BPJT menyarankan agar pengguna selalu mengecek saldo e-toll dan tarif perjalanan terlebih dahulu. Hal ini bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi BPJT Info Tol.

“Sebelum melakukan perjalanan, alangkah baiknya juga dapat melakukan pengecekan saldo kartu tol dan tarif tol dari lokasi asal sampai dengan tujuan menggunakan aplikasi BPJT Info Tol yang dapat diunduh di smartphone masing-masing,” tulis @pupr_bpjt.***

 

Temui Walikota dan Wawalkot, PWI Kota Bogor Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi

Bogordaily.net – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor melakukan pertemuan dengan Walikota Bogor Dedie A Rachim dan Wakil Walikota Jenal Mutaqin, Senin 28 Juli 2025.

Pertemuan yang berlangsung di dua tempat berbeda tersebut, berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Pengurus PWI Kota Bogor bertemu dengan Walikota Dedie Rachim di pasar Gembrong Sukasari, yang kebetulan sedang melakukan sidak soal pangan di pasar tradisional tersebut.

Sambil melihat keindahan pasar Gembrong Sukasari yang sudah beroperasional, Walikota berdiskusi dan membahas sejumlah program yang bisa dikolaborasikan bersama pengurus.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyampaikan, pertemuan silaturahmi ini sebagai bentuk penguatan kerjasama yang sudah terbangun dan terjalin selama ini.

“Kami memiliki banyak program, selama ini selalu berkolaborasi dan sinergi dengan Pemkot Bogor. Melalui silaturahmi ini, kita ingin menguatkan lagi, apa saja program yang bisa dikerjasamakan. Seperti program jumat sehat yang didukung oleh Pemkot Bogor. Ke depan kita juga siapkan program-program pelatihan jurnalistik, diskusi atau seminar-seminar. Alhamdulilah dukungan penuh terhadap program-program yang sifatnya kolaboratif diberikan kepada Persatuan Wartawan Indonesia Kota Bogor,” jelas Aldho sapaan akrabnya ini.

Lanjut Aldho, dalam waktu dekat menyambut HUT RI ke 80, akan menyiapkan kegiatan perlombaan yang akan digelar di Mako PWI. Termasuk juga akan terlibat dalam kegiatan Festival Merah Putih (FMP).

“Kegiatan HUT RI menjadi agenda rutin yang digelar di PWI Kota Bogor, kita juga mendukung penuh Festival Merah Putih (FMP) yang menjadi kebanggaan Kota Bogor setiap HUT RI. Kami akan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mitra strategis di Kota Bogor,” jelasnya.

Harapan Kolaborasi dengan PWI

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim berharap sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin bisa ditingkatkan, terlebih PWI Kota Bogor merupakan salah satu mitra strategis Pemkot Bogor.

“Sinergi dan kolaborasi ini harus terus ditingkatkan, kami dari Pemkot Bogor juga meminta dukungan agar program Bogor beres bisa terwujud. Insyaallah bersama-sama kita bisa wujudkan apa yang dicita-citakan oleh warga Kota Bogor,” kata Dedie.

Sebelumnya pengurus PWI Kota Bogor menemui Wakil Walikota Jenal Mutaqin di Balaikota Bogor.

Jenal mengucapkan terima kasih atas kedatangan silaturahmi dari pengurus PWI Kota Bogor, sehingga semakin menguatkan kerjasama yang selama ini sudah terbangun antara Pemkot Bogor dan PWI Kota Bogor.

“Terima kasih atas kedatangan silaturahminya, jarang sekali saya kedatangan pengurus PWI Kota Bogor yang lengkap seperti ini. Peran media dan teman-teman jurnalis sangat besar bagi Pemkot Bogor. Mari kita sinergikan program-program untuk sama-sama membangun Kota Bogor,” ucap Jenal.

(Ibnu Galansa)

BRI Kembali Gelar Pelatihan Ekspor, Tingkatkan Daya Saing UMKM Tembus Pasar Global

0

 

Bogordaily.net – Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, BRI terus memberikan dukungan nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui BRI Peduli selaku payung dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Ekspor pada tahun 2025 bagi puluhan UMKM calon eksportir yang merupakan binaan BRI.

Program pelatihan ini merupakan program di tahun kedua, setelah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung pada 24-26 Juni 2025 di Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Jakarta.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan mendorong pelaku UMKM untuk mampu memahami langkah-langkah memulai ekspor secara mandiri dan strategis, sekaligus meningkatkan kesiapan untuk bersaing di pasar internasional.

Program pelatihan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memahami strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk yang sesuai dengan standar internasional.

“Harapannya, pengusaha UMKM diharapkan mampu menembus pasar global karena dalam pelatihan ini pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk memahami seluk-beluk ekspor, mulai dari strategi pemasaran internasional, regulasi, hingga pengelolaan logistik. Pada akhirnya para pelaku UMKM dapat naik kelas dan mampu memperluas pasar hingga ke mancanegara” ungkapnya.

Pelaku UMKM Berasal dari Berbagai Sektor

Ia menambahkan, para pelaku UMKM tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti kuliner, fesyen dan kerajinan. Hal ini mencerminkan luasnya potensi ekspor UMKM Indonesia serta semangat inklusivitas BRI dalam memberikan kesempatan yang merata bagi pelaku usaha dari berbagai bidang.

Dalam kegiatan ini, BRI Peduli berkolaborasi dengan PPEJP yaitu sebuah lembaga di bawah Kementerian Perdagangan RI, yang memiliki fokus utama pada pengembangan kompetensi SDM ekspor dan jasa perdagangan.

PPEJP telah melatih ribuan profesional di sektor ekspor dan jasa perdagangan, berperan aktif dalam memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia untuk menghadapi tantangan perdagangan global.

Para pemateri PPEJP memberikan materi aplikatif mulai dari pengenalan bisnis ekspor, identifikasi potensi pasar, latihan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats) hingga strategi mencari pembeli internasional berdasarkan pengalaman praktis di lapangan. Materi yang disampaikan tersebut sangat relevan dan aplikatif, terutama bagi pelaku UMKM yang sebelumnya masih minim pengetahuan dan pengalaman dalam perdagangan internasional.

Tidak hanya sampai di situ, Pelatihan Ekspor yang diselenggarakan BRI juga dilanjutkan dengan pelatihan lanjutan dan konsultasi desain bersama ahli desain dari Indonesia Design Development Center (IDDC).

Pentingnya Desain dalam Ekspo Produk

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang pentingnya desain dalam ekspor produk, memfasilitasi peserta untuk berkonsultasi langsung dengan ahli desain profesional dari IDDC serta meningkatkan daya saing produk melalui perbaikan dan pengembangan desain yang sesuai dengan tren pasar ekspor.

“Adanya pelatihan lanjutan ini harapannya supaya ada peningkatan kualitas visual dan kemasan yang berdampak langsung pada nilai jual produk di pasar internasional”, imbuh Hendy.

Dalam pelatihan ini BRI juga menggandeng “Kirim Aja” untuk menghadirkan webinar interaktif yang membahas strategi dan solusi logistik ekspor khusus untuk UMKM. Harapannya, peserta memahami pentingnya logistik dalam keseluruhan rantai ekspor. Peserta juga dapat mendapatkan solusi praktis dalam pengelolaan logistik yang mendukung keberhasilan ekspor UMKM secara menyeluruh.

Dengan keseluruhan pelatihan ini, pelaku UMKM bisa mendapatkan pembekalan pengetahuan itu, para eksportir dapat mengembangkan jangkauan bisnis, dari pasar lokal berubah orientasi ke pasar nasional maupun global.

“Hal ini merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Semoga pelaku UMKM bisa terus menjaga kualitas dari produknya, pasarnya semakin terbuka, sehingga mereka bisa naik kelas dan bisa mengakses pasar lebih besar lagi,” imbuh Hendy.***