Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 507

Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025: Syarat, Cara Unduh, dan Upload Terbaru

0

Bogordaily.net – Ini bukan sekadar dokumen. Bukan pula hanya formalitas. Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025 adalah janji.

Janji untuk jujur. Janji untuk tidak curang. Dan janji itu harus ditandatangani di atas materai oleh setiap guru peserta Uji Kompetensi PPG tahun 2025.

Sejak 21 Juli 2025, para peserta UKIN PPG mulai disibukkan oleh satu hal: mengisi dan mengunggah pakta integritas. Dokumen ini wajib. Personal. Dan tidak bisa digantikan.

Dokumen ini hanya bisa diunduh dari akun masing-masing di Ruang GTK Kemdikbud.

Berisi nama lengkap, ID peserta, nomor UKIN, hingga asal LPTK. Jangan coba-coba pakai dokumen orang lain, sistem akan mengenali. Ini bukan zamannya nitip.

Cara Unduh Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025

  • Buka situs: gtk.kemdikbud.go.id
  • Pilih menu Sertifikasi Pendidik > Daftar UKPPPG
  • Login menggunakan NIK dan password
  • Masuk ke halaman Manajemen UKIN
  • Pilih Dokumen UKIN > Pakta Integritas Uji Kinerja
  • Klik Unduh Dokumen

Pastikan semua data sudah sesuai dan tidak tertukar.

Cara Mengisi dan Menandatangani Pakta Integritas

  1. Cetak dokumen Pakta Integritas.
  2. Tempelkan materai Rp10.000 di area tanda tangan.
  3. Tandatangani secara manual (tinta basah).
  4. Scan menjadi file PDF (maksimal 10 MB).

Jangan mengubah struktur dokumen selain bagian tanda tangan.

Cara Upload Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025

  1. Login kembali ke Manajemen UKIN.
  2. Pilih menu Upload Dokumen.
  3. Klik Upload File dan pilih file PDF hasil scan.
  4. Tunggu notifikasi “Upload Berhasil”.
  5. Gunakan tombol Preview untuk mengecek ulang.
  6. Centang “Saya Setuju”, lalu klik Submit.

Anda bisa mengecek ulang file yang sudah diunggah melalui menu Dokumen UKIN.

Deadline Upload Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025

Peserta tahap 1 dijadwalkan mengunggah dokumen pada 21–26 Juli 2025.

Namun, jadwal bisa berbeda-beda tergantung LPTK masing-masing. Selalu cek akun pribadi Anda. Jangan hanya bergantung pada informasi dari grup WhatsApp.

Karena di era digital ini, tanggung jawab guru bukan cuma soal kejujuran. Tapi juga kedisiplinan. Dan semuanya dimulai dari selembar dokumen: Pakta Integritas UKIN UKPPPG 2025.***

Motivasi Mendaftar LBJR Jasa Raharja 2025: 5 Jawaban yang Tak Boleh Anda Salah Tulis

0

Bogordaily.net – Semua tahu banyak yang ingin ikut. Itu jelas. Program magang Langkah Bakti Jasa Raharja (LBJR) 2025 ini memang menggoda.

Siapa yang tidak mau? Magang langsung di lingkungan BUMN. Belajar dari sistem yang sudah mapan. Melihat bagaimana negara melayani warganya lewat Jasa Raharja.

Tapi, jangan buru-buru kirim lamaran kalau Anda belum tahu satu hal penting ini: bagaimana menjawab pertanyaan soal motivasi mendaftar LBJR Jasa Raharja 2025.

Itulah yang sering membuat banyak calon peserta gugur. Bukan karena tak pintar. Tapi karena tak tahu cara menjawab dengan jujur, kontekstual, dan meyakinkan.

Setelah mengamati, pertanyaan soal motivasi ini jadi penyaring paling tajam. Karena di situlah terlihat: apakah Anda sungguh niat, atau sekadar coba-coba.

Berikut lima contoh jawaban motivasi mendaftar LBJR Jasa Raharja 2025. Disusun bukan untuk Anda salin mentah-mentah, tapi untuk Anda cerna, sesuaikan, dan tulis ulang dengan gaya Anda sendiri.

1. Ingin Belajar Langsung di Lingkungan BUMN dan Melayani Publik

“Saya ingin bergabung dengan program LBJR karena tertarik merasakan langsung ritme kerja di BUMN dan belajar dari sistem yang terstruktur. Pengalaman ini akan membantu saya memahami proses pelayanan publik, terutama bagaimana Jasa Raharja hadir bagi korban kecelakaan lalu lintas.”

2. Mengembangkan Kemampuan Administratif dan Kedisiplinan Kerja

“Saya senang dengan sistem yang rapi, laporan yang tertata, dan komunikasi internal yang lancar. Melalui LBJR, saya ingin memperdalam keterampilan administratif dan memahami langsung bagaimana dokumen dikelola secara profesional.”

3. Tertarik Kontribusi Sosial dan Menyebarkan Nilai Kepedulian

“Saya percaya, LBJR bukan sekadar magang. Ini tentang kontribusi sosial. Tentang membantu sesama. Tentang edukasi keselamatan berkendara. Ini selaras dengan prinsip hidup saya: peduli pada orang lain.”

4. Menyambut Era Digitalisasi Administrasi di Jasa Raharja

“Saya tertarik dengan inovasi digital Jasa Raharja—seperti e-Samsat dan sistem integrasi data. Sebagai generasi muda yang tumbuh di dunia digital, saya ingin menjadi bagian dari transformasi ini.”

5. Membangun Jejak Karier di Dunia Profesional dan BUMN

“Bagi saya, LBJR adalah batu loncatan. Saya ingin mengenal dunia kerja, membangun jejaring profesional, dan belajar langsung dari birokrasi BUMN. Saya melihat ini sebagai awal untuk perjalanan karier jangka panjang saya di sektor publik.”

Tips Membuat Jawaban Lebih Kuat

  • Kaitkan motivasi Anda dengan latar belakang pendidikan
  • Tunjukkan nilai pribadi yang Anda pegang: empati, kerja tim, atau kedisiplinan
  • Pahami visi-misi Jasa Raharja, agar Anda bisa menulis motivasi yang relevan

Penutup

Menulis motivasi mendaftar LBJR Jasa Raharja 2025 bukan soal mencari kalimat paling indah. Tapi soal kejujuran. Soal kesesuaian antara niat Anda dan semangat yang dibawa program ini.

Ingat, Jasa Raharja mencari orang yang bukan hanya pintar, tapi juga siap belajar, peduli, dan tahan bekerja di bawah sistem.

Kalau Anda sudah punya itu semua, silakan tulis motivasi Anda. Dan kirimkan lamaran.

Jangan lupa: tulis dengan hati. Karena hati tak pernah bohong.***

Bukan Nyanyi, Malah Ngamuk! Aksi Pengamen di Angkot Bogor Bikin Penumpang Resah

0

Bogordaily.net – Ada yang tidak biasa di sebuah angkot trayek Balaikota Bogor siang itu.

Bukan soal macet. Bukan pula soal tarif. Tapi soal suara. Suara keras—dan membentak.

Seorang pengamen, bukan hanya menyanyi. Ia juga memarahi. Siapa yang dimarahi? Sopir angkot.

Peristiwa itu terekam kamera salah satu penumpang. Dalam video yang viral di media sosial, pengamen tampak emosi.

Membentak sang sopir di depan para penumpang yang hanya bisa diam.

Beberapa tampak gelisah. Yang lain menunduk. Mungkin takut. Mungkin bingung.

Suasana dalam angkot pun berubah mencekam. Dari kendaraan umum jadi panggung drama jalanan.

Belum jelas apa penyebab kemarahan si pengamen. Tapi satu hal yang pasti: penumpang jadi korban suasana.

“Adu mulut seperti itu bikin nggak nyaman. Kami cuma mau sampai tujuan dengan aman,” ujar salah satu penumpang yang enggan disebut namanya.

Fenomena seperti ini bukan baru pertama terjadi. Tapi baru kali ini terekam begitu jelas. Dan viral.

Warga pun berharap ada tindakan. Penertiban. Agar angkutan umum tetap jadi pilihan yang aman dan nyaman.

Sebab jika tak ditertibkan, pengamen seperti ini bisa jadi momok. Mengganggu. Menakutkan.

“Kalau dibiarkan, siapa yang jamin keamanan penumpang?” tambah warga lainnya.

Pemerintah kota dan aparat berwenang didorong turun tangan. Jangan tunggu viral berikutnya. Jangan tunggu penumpang bertindak sendiri.

Angkot seharusnya jadi ruang publik yang ramah. Bukan tempat intimidasi berkedok hiburan.

Bogor butuh ketegasan. Dan penumpang butuh rasa aman.***

Wamenkop: Kebangkitan Koperasi untuk Wujudkan Reforma Agraria

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa tidak bisa bicara reforma agraria tanpa membangun kekuatan ekonomi rakyat.

“Dan kita tidak bisa bicara ekonomi rakyat tanpa koperasi. Maka, kebangkitan koperasi saat ini untuk reforma agraria,” ungkap Wamenkop, pada acara Kongres V Serikat Petani Indonesia, di Jambi, Selasa (22/7).

Turut Menghadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua Umum SPI Henry Saragih, Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Kementerian Kehutanan Fakhrizal Fikri S, Tenaga Ahli Menteri Bidang Peningkatan Produksi Pertanian Kementerian Pertanian Hasil Sembiring dan para Tokoh Masyarakat, Aktivis Agraria, dan seluruh sahabat Petani.

Bahkan, Wamenkop meyakini, sinergi antara Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dan Serikat Petani Indonesia yang sudah memiliki koperasi-koperasi petani, akan menjadi pondasi bagi sistem ekonomi pangan yang mandiri dan berdaulat.

“Jadi, Kopdes/Kel Merah Putih bukanlah pengganti koperasi petani, tetapi justru sebagai penguat ekosistem usahanya,” ucap Wamenkop.

Dalam hal ini, lanjut Wamenkop yang juga selaku Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih menyampaikan Serikat Petani dapat membentuk koperasi sebagai upaya mendorong hilirisasi agar petani tak hanya menjual hasil panen, tetapi juga mampu mengelola, mengolah, dan mendistribusikannya secara kolektif.

“Peluncuran secara resmi Kopdes/Kel Merah Putih oleh Presiden RI di Klaten bukan hanya menandai dimulainya sebuah program, tetapi merupakan titik balik sebuah tonggak kebangkitan kedaulatan desa,” ucap Wamenkop.

Bagi Wamenkop, Kongres Serikat Petani Indonesia kali ini bukan sekadar forum organisasi. Tetapi, menjadi tonggak penting konsolidasi gerakan rakyat untuk merebut kembali ruang hidup, mewujudkan distribusi tanah yang adil, serta membangun sistem pangan yang berdaulat.

“Inilah saatnya membangkitkan kembali ekonomi kerakyatan yang berpijak pada kekuatan desa dan koperasi,” ucap Wamenkop.

Terlebih lagi, Wamenkop mengakui, hingga kini, ketimpangan agraria dan pangan masih nyata, di mana banyak petani belum memiliki lahan secara adil, sedangkan harga dan distribusi dikendalikan segelintir pihak. “Ironisnya, desa sebagai produsen utama belum berdaulat atas hasilnya sendiri,” ungkap Wamenkop.

Oleh karena itu, menurut Wamenkop, di tengah era ketika desa kerap hanya menjadi objek pembangunan, Kopdes/Kel Merah Putih hadir untuk mengembalikan kontrol ekonomi ke tangan masyarakat desa itu sendiri.

“Maka, Kopdes/Kel kita dorong untuk tidak hanya menjadi wadah usaha, melainkan alat transformasi rantai nilai,” ucap Wamenkop.

Nantinya, melalui Kopdeskel Merah Putih, distribusi pupuk subsidi dapat dipotong dari mata rantai yang panjang dan seringkali menyulitkan petani. Melalui rantai yang lebih pendek dan terkontrol, harga pupuk menjadi lebih murah, biaya produksi turun, dan petani mendapatkan margin yang lebih besar.

“Inilah bentuk nyata kedaulatan ekonomi petani,” tegas Wamenkop.

Bahkan, Kopdes/Kel Merah Putih juga bisa bermitra dengan unit penggilingan padi di tingkat desa, agar petani tak lagi bergantung pada tengkulak.

“Inilah agenda besar kita, yaitu mengembalikan nilai tambah ke tangan produsen, yakni petani,” ujar Wamenkop. ***

Video Viral Mesum di Pakansari Hoax, Perwakilan Motovlog Bogor Minta Maaf 

Bogordaily.net – Perwakilan konten kreator Motovlog Bogor @_bemskuy atau Elang.MV meminta maaf kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor, usai konten memergoki aksi mesum yang terjadi di Stadion Pakansari viral di media sosial.

Diketahui, dalam unggahan akun instagram @_bemskuy, pada Sabtu 19 Juli 2025 dia memergoki lima pasangan yang melakukan tindakan tak senonoh di kawasan Stadion Pakansari dan Taman Pakansari.

Ia memergoki lima pasangan yang sedang bersenggama itu, dengan cara disorot menggunakan lampu motor miliknya.

“Saya mohon maaf atas kejadian video viral tersebut. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, Pemerintah dan jajarannya,” ujarnya dalam unggahan @lapor_pakbupati Selasa 21 Juli 2025.

Pihaknya meminta maaf kepada berbagai pihak atas kegaduhan dari video tersebut dan berjanji untuk tidak membuat konten serupa.

“Buat kedepannya kita tidak akan mengulangi perbuatan atau konten seperti itu lagi. Mungkin saya mewakili dari konten kreator motovlog Bogor, ingin menyampaikan permohonan maaf juga terkait video kegaduhan kemarin,” jelasnya.

“Yang kita tangkap tangan menemukan tindakan yang negatif tersebut. Mungkin dari sini untuk kedepannya kita akan sama sama berbenah untuk wilayah Pakansari,” ucapnya.

“Pada khususnya dan Kabupaten Bogor pada umumnya, kita juga menghimbau buat temen teman konten kreator, kita bikin konten yang positif,” ungkap @_bemskuy.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespons atas video viral yang beredar pada media sosial. Video itu diambil di wilayah Stadion Pakansari.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Anwar Anggana mengungkapkan bahwa, video yang tersebar itu hanya konten dari akun tersebut.

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor akan mengambil tindakan tegas terhadap konten kreator tersebut. Anwar menilai, pemilik akun instagram itu sering membuat konten kontroversi di kawasan Pakansari.

“Ini adalah hoaks dan kami saat ini sedang memproses di leading sektornya ada di Dispora yang akan menyampaikan laporan pencemaran nama baik atau perbuatan tidak menyenangkan kepada Polres bogor,” kata Anwar

Kemudian, untuk pihak kepolisian, Anwar berharap konten kreator itu segera ditangkap untuk memberikan efek jera. Menurutnya, saat ini kawasan Pakansari sudah tertib.

“Jadi saya berharap pelakunya ditangkap, untuk efek jera. Karena Pakansari sekarang udah tertib, bersih dan indah,” ujarnya.

“Mereka kelompok orang yang merusak nama baik para perangkat daerah di Kabupaten Bogor,” tambah Anwar.***

Albin Pandita

Driver Ojol Korban Percobaan Pencurian Ini Ucapkan Terimakasih ke Polsek Dramaga

Bogordaily.net – Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana, SH MH, menerima kedatangan driver ojol yang sempat viral karena menjadi korban percobaan pencurian motor di Kampung Sempur Desa Petir, Kecamatan Dramaga, beberapa waktu lalu.

Kedatangan driver ojol ini untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Dramaga mengatakan sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, jajaran Polres Bogor ditekankan untuk selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing dan bersinergi baik kepada instansi stakeholder terkait lainnya dan masyarakat.

Dengan hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat ini akan membawa hal yang positif sebagai wujud pelayanan Polri sebagai pelindung, pengayom serta pelayanan masyarakat menciptakan rasa nyaman, aman dan kondusif.

“Kedekatan antara anggota kepolisian, TNI, masyarakat dan rekan wartawan adalah merupakan hal yang sangat penting dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. Kami berharap pola komunikasi seperti ini dapat terus ditingkatkan demi kebaikan bersama,” katanya.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolres, langkah ini diharapkan akan semakin memperkuat ikatan antara polisi, TNI, warga juga para wartawan setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat,” tambahnya.

“Sehingga warga akan lebih mudah berkolaborasi dengan instansi/ stakeholder terkait lainnya di mana bersinergi turut serta dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan serta akan mudah mendapatkan informasi guna untuk ditindak lanjuti” terang Kapolsek Dramaga Iptu Desi.

Kegiatan yang dilaksanakan mempunyai tujuan agar masyarakat merasakan kehadiran Polri yang mana Polri Untuk Masyarakat dalam rangka memberi rasa aman kepada warga.

Di kesempatan lain, Plt Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, SH menyampaikan apabila warga masyarakat ada yang menemukan hal – hal yang mengganggu kamtibmas dan menemukan tindakan kriminalitas lainnya harus dilaporkan.

Selain itu jika adanya perekrutan tenaga kerja Ilegal dengan menjanjikan gaji besar akan tetapi tidak resmi payung hukumnya masuk dalam tindak pidana perdagangan orang TPPO segera adukan ke Call Center (021) 110m

“Operator kami melayani 24 jam aduan serta laporan masyarakat ataupun nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587,” katanya. ***

Bejat, Pedagang Kebab Cabuli Tiga Bocah Laki Laki di Cibinong, Polisi Ringkus Pelaku

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus pedagang kebab yang melakukan pencabulan terhadap tiga bocah laki laki di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Rabu 16 Juli 2025 lalu. Diketahui, pelaku nekat melakukan aksi tersebut diduga sering menonton dan terpengaruh video porno sesama jenis.

Adapun, Sat Reskrim Polres Bogor dan Unit PPA menerima laporan dari masyarakat bahwa telah diamankan satu orang pelaku yang berinisial (AA) 22 di rumahnya yang berada di perum BCE Kelurahan Sukahati Kecamatan CIbinong Kabupaten Bogor.

“Ya, benar ada pelaku tindak pidana pencabulan anak, untuk saat ini korban ada 3 (tiga) orang yang baru melaporkan,” kata AKP Teguh Kumara, Selasa 21 Juli 2025.

“Pelaku AA sering menonton video porno sesama jenis kemudian pelaku mencontohkan kepada para korban,” tambahnya.

Menurut Teguh, ketiga bocah laki laki tersebut masih dibawah umur, dan masih belasan tahun.

“Usia korban ada yang 10 tahun, 11 tahun dan 12 tahun, jenis kelamin laki-laki,” jelasnya.

Teguh mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, pelaku AA sampai memasukan alat kelaminnya ke dalam alat lubang dubur dan saling mengulum alat kelamin.

“Diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur kepada beberapa anak, dengan cara pelaku memasukkan alat kemaluan di dubur para korban dn juga menghisap kemaluan korban,” jelasnya.

Kemudian, untuk saat ini pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat Pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau 292 KUHPidana.

Lebih lanjut, pelaku tidak mengiming imingi para korbannya. Namun melakukan ancaman terhadap para korban jika tak menuruti permintaan pelaku.

“Saat ini pelaku belum berkeluarga. Tidak ada iming-iming namun ada ancaman apabila tidak mau mengikuti yang diperintahkan oleh pelaku maka korban tidak akan diajak main oleh pelaku,” ungkap Teguh.***

Albin Pandita

Ary Goliath Klarifikasi Masalah Hak Cipta Lagu “Cinta Monyet” yang Dirilis Tanpa Izin oleh Artis Anggit Wp, Diselesaikan Secara Damai

0

Bogordaily.net – Ary Irawan Gendrayana, vokalis sekaligus pencipta lagu “Cinta Monyet” dari band Goliath, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa dirinya telah memberikan klarifikasi langsung kepada Anggit Wp terkait pelanggaran hak cipta atas lagu tersebut.

Kasus ini sempat mencuat setelah Anggit, seorang artis multitalenta asal Cilacap, merilis lagu “Cinta Monyet” di berbagai platform musik digital tanpa prosedur izin resmi yang sesuai.

Dalam keterangannya, Ary menjelaskan bahwa Anggit sebelumnya memang sempat meminta izin secara lisan, namun kurang memahami batasan legalitas yang harus dipenuhi, terutama terkait distribusi digital dan monetisasi karya.

“Saya sudah jelaskan ke Anggit soal kesalahannya. Ini bukan soal tidak izin, tapi soal izin yang kurang lengkap dan tanpa administrasi tertulis. Lagu itu memang ciptaan saya, dan ada prosedur yang harus dipenuhi untuk rilis resmi, apalagi di platform berbayar,” ujar Ary.

Ary menambahkan bahwa ia tidak ingin memperpanjang persoalan ini secara hukum karena memandang kejadian tersebut sebagai bentuk ketidaktahuan, bukan niat buruk.

“Anggit orangnya terbuka dan mau bertanggung jawab. Setelah saya infokan detail kesalahannya, dia langsung mau menyelesaikan dengan baik. Saya hargai itikad baiknya.”

Masalah ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan setelah Anggit bersedia memberikan kompensasi sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain itu, Anggit juga berkomitmen untuk menurunkan lagu tersebut dari seluruh platform digital. Kesepakatan damai ini dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani kedua belah pihak.

Sementara itu, Anggit Wp menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ary karena mau menyelesaikan masalah ini dengan cara yang elegan.

“Saya akui saya salah karena nggak paham soal teknis hukum musik. Untung Bang Ary nggak bawa ini ke jalur hukum berat. Saya banyak belajar dari kasus ini.”

Kasus ini menjadi pengingat bagi para musisi pemula dan kreator digital lain agar memahami regulasi hak cipta secara menyeluruh sebelum merilis atau menggunakan karya orang lain secara komersial.

Bagi Anggit Wp, kejadian ini menjadi pelajaran berharga sekaligus titik balik dalam perjalanannya di industri musik. Ia menegaskan akan terus berkarya dengan cara yang lebih profesional dan menghargai hak para pencipta lagu di masa mendatang. ***

Survei Kepuasan Pelanggan, Langkah Tirta Kahuripan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Bogordaily.net – Sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan kembali melaksanakan Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) Tahun 2025.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan air minum terbaik kepada 230 ribu pelanggannya.

Pelaksanaan SKP dimulai bulan Juli hingga 10 Agustus 2025 di 9 wilayah cabang pelayanan melibatkan 1.117 responden rumah tangga (domestik) mewakili 31 kecamatan yang dilayani Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan diharapkan seluruh pelanggan untuk berpartisipasi aktif dalam survei ini.

 

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad menyampaikan bahwa survei ini dilakukan dengan metode kombinasi antara wawancara tatap muka dan e-survei yang mengevaluasi lima aspek pelayanan yaitu: produk, meter air, sistem penagihan, pengaduan pelanggan dan gangguan suplai air.

“Kami mohon kepada pelanggan yang didatangi petugas surveyor untuk meluangkan waktunya melakukan wawancara dan dipersilahkan menyampaikan realita pengaliran air di rumah secara berimbang karena akan menjadi indikator kualitas pelayanan dan sekaligus untuk mengidentifikasi harapan dan kebutuhan pelanggan kedepannya.” ujar Somad.

Somad juga menjelaskan, hasil SKP ini akan dijadikan acuan untuk penyusunan program kerja di bidang pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Contohnya pada SKP tahun lalu ditemukan adanya keinginan pelanggan untuk kemudahan akses informasi gangguan pengaliran dan kemudahan pembayaran tagihan rekening air.

Kini di tahun 2025 Perumda Air Minum Tirta Kahuripan telah meluncurkan aplikasi kepelangganan yang bernama MyKahuripan yang memiliki berbagai fitur yang sangat memudahkan pelanggan, mulai dari sambungan baru, info gangguan pengaliran, kanal pengaduan, cek tagihan hingga bayar tagihan air langsung di aplikasi MyKahuripan.

“Setiap masukan pelanggan akan menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan kedepannya,” katanya.

Dan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke-80, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga menghadirkan program Diskon Sambungan Baru hanya membayar sebesar Rp800.000.

Program ini berlaku selama bulan Agustus 2025, khusus bagi masyarakat di wilayah pelayanan yang belum menjadi pelanggan

Sebagai informasi tambahan, Aplikasi MyKahuripan dapat diunduh melalui Play Store pada tautan: bit.ly/mykahuripan dan untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengunjungi www.tirtakahuripan.co.id atau menghubungi Call Center 1500 862, WhatsApp 0821-1996-9008, dan akun media sosial Instagram resmi di  @perumdaairminumtirtakahuripan. ***

Marak Kasus Beras Oplosan, DKP Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Konsumsi Beras Lokal

Bogordaily.net – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor meminta masyarakat untuk mengkonsumsi beras lokal untuk mengantisipasi maraknya kasus beras oplosan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor Teuku Mulya menjelaskan bahwa, ajakan mengkonsumsi beras lokal itu disalurkan melalui gerakan pangan murah.

“Udah pasti, karena kan kita utamakan beras lokal dulu. Beras lokal dulu melalui gerakan pangan kita, kan mengajak masyarakat untuk mengonsumsi beras lokal,” kata Teuku Mulya, Selasa 22 Juli 2025.

Menurut Teuku, beras lokal Kabupaten Bogor secara keseluruhan hanya dapat memfasilitasi 50 persen dari jumlah masyarakat sekitar 5,6 juta jiwa.

Kemudian, 50 persen lainnya lagi difasilitasi pasokan beras yang berasal dari luar atau bukan beras lokal.

“Jadi gini, untuk lokal itu harus kita galakan beras lokal kita. Walaupun beras lokal kita secara keseluruhan hanya bisa memfasilitasi seluruh kab bgr itu 50 persen konsumsinya. Sebagian lagi tentunya kita pasok dari luar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teuku menyebut, beras lokal itu harus menjadi primadona di tempat asalnya. Baginya, masyarakat Kabupaten Bogor yang membeli beras lokal, juga membantu pertumbuhan ekonomi.

“Tujuannya adalah untuk pertumbuhan ekonomi lokal. Jadi kalau bicara beras lokal tentu kita akan mengutamakan beras lokal,” ungkap Teuku.

(Albin Pandita)