Home Blog Page 526

Lomba Keagamaan FPP-BKMM Kota Bogor 2025 Resmi Ditutup, Husni Mubarok Raih Juara MTQ 20 Juz

0

Bogordaily.net – Kegiatan lomba keagamaan tingkat Kota Bogor tahun 2025 resmi ditutup dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Forum Pondok Pesantren (FPP) dengan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) Kota Bogor, yang berlangsung di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan ini meliputi berbagai cabang lomba, yakni MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), MQK (Musabaqah Qiraatul Kutub), serta ASAK (Asah Kabisa) yang mencakup tiga kategori lomba, Cerdas Cermat Isi Kandungan Al-Qur’an, Maulid Adibai (Simtudduror), dan Senandung Asmaul Husna.

Seluruh kegiatan berlangsung di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dengan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan mulai dari santri pondok pesantren, majelis taklim, hingga pelajar tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Bogor.

Acara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ade Sarmili, Ketua Umum LPTQ Kota Bogor, dan Denny Mulyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor.

Dalam sambutannya, mereka mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta yang telah memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.

Salah satu peserta yang berhasil meraih prestasi membanggakan adalah Husni Mubarok, perwakilan dari Bogor Selatan, yang sukses meraih Juara Ketiga cabang MTQ 20 Juz.

Dalam wawancaranya, Husni mengaku bersyukur atas hasil yang diraih serta menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga.

“Perasaan saya setelah mengikuti kegiatan ini bisa buat pengalaman baru. Prosesnya kebetulan tidak mudah, kita harus mempersiapkan diri untuk perlombaan ini dari jauh-jauh hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar selama kompetisi adalah menjaga hafalan dan ketenangan saat tampil di hadapan dewan juri.

“Tantangan terbesar mungkin benar-benar di hafalannya”, Ujarnya.

Penutupan lomba ASAK 2025 ditandai dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang dari seluruh kategori lomba.

(Solihatun Nisa)

BRI KC Pancoran Berikan Promo di BRImo SIP PADEL League 2025

0

Bogordaily.net – BRI Kantor Cabang (KC) Pancoran hadir di BRImo SIP PADEL League 2025. Pimpinan BRI KC Pancoran, Ainul Wardi, menjelaskan, BRI terus berupaya meningkatkan engagement dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas, termasuk olahraga padel yang kini tengah naik daun.

“Kami melihat pertumbuhan olahraga padel sebagai peluang bagi BRI untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Melalui BRImo, pihaknya tidak hanya hadir sebagai super apps keuangan, tetapi juga sebagai platform lifestyle yang relevan dengan aktivitas sehari-hari.

“Dengan cara ini, BRI ingin memudahkan transaksi digital sekaligus membangun loyalitas nasabah,” ujarnya.

Selain promo transaksi, BRI juga aktif mendukung perkembangan olahraga padel melalui penyelenggaraan BRImo SIP Padel Series 2025.

Agenda ini terdiri dari tiga rangkaian utama. Pertama, Padel League 2025, kompetisi antar komunitas padel yang berlangsung pada bulan Juli– November 2025.

Padel Daily Sessions yang memungkinkan masyarakat luas mencoba padel setiap hari dengan pembelian tiket melalui aplikasi BRImo.

Padel Festival dalam waktu dekat akan di selenggarakan sebagai acara puncak dan akan menghadirkan pertandingan final, pertandingan antar selebriti, booth kuliner, dan aktivitas interaktif bersama komunitas.

Keikutsertaan BRI dalam mendukung ajang padel juga selaras dengan pertumbuhan positif pengguna BRImo.

Melalui dukungan terhadap BRImo SIP Padel League 2025, BRI berharap dapat memberikan kemudahan akses digital, sekaligus menarik minat pengguna baru dari kalangan muda yang tech-savvy dan berorientasi gaya hidup.***

BRI KC Pasar Minggu Sosialisasi Smart Service di PA Jaksel

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, BRI Kantor Cabang (KC) Pasar Minggu menggelar sosialisasi dan kolaborasi bersama Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan (Jaksel).

Adapun sosialisasi yang dilakukan disini berupa pelayanan smart service untuk petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Security dan Resepsionis yang ada di PA Jaksel.

Pimpinan BRI KC Pasar Minggu, Wisnu Wirawan menjelaskan, pelayanan smart service merupakan upaya memberikan layanan yang menawarkan kemudahan transaksi, efisiensi waktu, dan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

“Semoga disini masyarakat bisa semakin terlayani dengan baik dan maksimal,” ungkapnya.

Wisnu menambahkan, selain menyosialisasikan Smart Service, BRI KC Pasar Minggu juga berkolaborasi dalam hal Payroll serta pelayanan kredit kepegawaian.

Untuk Payroll menggunakan BRI tentunya banyak benefit yang bisa dinikmati. Beragam kemudahan serta promo menarik. Salah kemudahan yang bisa dinikmati yaitu pelayanan kredit kepegawaian.

“Dengan payroll menggunakan BRI tentu banyak yang bisa dinikmati oleh para nasabah,” tutupnya.***

Wali Kota Bogor Dukung Penuh KIB Bentuk Forum Koperasi Kelurahan Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kolaborasi Inovasi Brilian (KIB) menggelar audiensi dengan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Jumat 31 Oktober 2025 guna membahas rencana pembentukan Forum Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Forum ini digagas sebagai wadah kolaborasi lintas pihak dalam memperkuat gerakan koperasi di tingkat kelurahan.

Wali Kota Dedie menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan bahwa keberhasilan Koperasi Merah Putih akan sangat bergantung pada dukungan bersama dari seluruh unsur masyarakat.

“Gerakan koperasi ini tidak bisa berdiri sendiri. Pemerintah daerah, Dekopinda, pelaku usaha, dan masyarakat harus bergandengan tangan. Jika Koperasi Merah Putih gagal, maka cita-cita membangkitkan ekonomi kerakyatan juga akan memudar,” tegas Dedie.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat siap bersinergi untuk memastikan gerakan ini berjalan optimal.

Menurutnya, pembentukan koperasi bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan bersama menuju kemandirian ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua KIB sekaligus Wakil Ketua Kadin Kota Bogor Bidang Industri, Koperasi, dan UMKM, Syafei, mengungkapkan bahwa Forum KKMP nantinya akan berfungsi sebagai wadah koordinasi, pendampingan, dan pengawasan bagi koperasi-koperasi di tingkat kelurahan.

“Forum ini akan melibatkan berbagai unsur seperti KIB, Kadin, Dekopinda, dan lembaga lainnya. Tujuannya untuk memastikan koperasi di tiap kelurahan memiliki arah bisnis yang jelas, sistem pendampingan yang kuat, serta transparansi melalui platform digital,” jelas Syafei, yang akrab disapa Kang Fhey.

Ia menjelaskan, KKMP juga akan menjadi jembatan sinergi antara pemerintah, akademisi, aparat keamanan, dan sektor swasta.

Sejumlah institusi seperti Polresta, Kodim, Bulog, dan Universitas Ibnu Khaldun (UIK) akan terlibat dalam pengembangan sistem informasi koperasi berbasis teknologi.

“Lewat sistem ini, proses pendampingan, data, dan pengawasan koperasi bisa dipantau secara terbuka,” tambahnya.

Kang Fhey menilai, kolaborasi ini juga akan memperkuat daya saing koperasi melalui konsep join buying dan join selling.

“Koperasi yang berjalan sendiri akan sulit bersaing. Tapi kalau digabung, misalnya untuk pembelian beras, dari satu ton menjadi puluhan ton, harga bisa jauh lebih efisien dan stabil,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyebut forum KAMU berpotensi menjadi koperasi sekunder dalam memenuhi kebutuhan KKMP di Kota Bogor dan berperan dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah.

“Forum ini bisa membantu pemerintah dalam mengendalikan inflasi, misalnya lewat pengelolaan kebutuhan pokok seperti beras dan telur berdasarkan data KKMP. Distribusinya bisa melalui jaringan koperasi,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, KIB bersama pemangku kepentingan akan mengadakan rapat koordinasi pekan depan untuk menyusun struktur dan mekanisme kerja forum tersebut.

“Kami akan melibatkan Dinas Koperasi serta pihak-pihak yang belum hadir hari ini. Hasil diskusi dari FGD juga sedang kami rumuskan bersama agar segera bisa dijalankan,” pungkasnya.

(Ibnu Galansa)

STP Bogor dan Marriott International Gelar Job Fair & Recruitment Day, Buka Peluang Karier Global bagi Alumni dan Mahasiswa

0

Bogordaily.net — Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bogor berkolaborasi dengan Marriott International menggelar Job Fair & Recruitment Day yang diikuti oleh alumni dan mahasiswa aktif STP Bogor serta LKP BHI.

Kegiatan ini diselenggarakan di Kampus STP Bogor pada Jumat 31 Oktober 2025 dengan tujuan membuka peluang karier global di industri perhotelan internasional.

Sebanyak 119 peserta yang merupakan lulusan STP Bogor dan LKP BHI mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka berkesempatan mengikuti proses rekrutmen langsung bersama jaringan hotel internasional terbesar di dunia, Marriott International.

18 Hotel di Bawah Naungan Marriot International

Tercatat 18 hotel di bawah naungan Marriott International berpartisipasi dalam kegiatan ini, antara lain The Ritz-Carlton Jakarta (Mega Kuningan & Pacific Place), The St. Regis Jakarta, JW Marriott Hotel Jakarta, Le Méridien Jakarta, The Westin Jakarta, Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Sheraton Jakarta Soekarno-Hatta Airport, Four Points by Sheraton (Thamrin & Bekasi), Aloft (South Jakarta, Kebon Jeruk, Wahid Hasyim), Fairfield by Marriott (Bekasi & Soekarno-Hatta), The Mayflower Jakarta – Marriott Executive Apartments, Sari Pacific Jakarta, serta The Hermitage Jakarta – a Tribute Portfolio Hotel.

Kehadiran langsung perwakilan hotel-hotel tersebut memberikan kesempatan eksklusif bagi peserta untuk mengikuti wawancara di tempat.

Hal ini membuka peluang luas bagi para alumni untuk meniti karier di berbagai posisi strategis dalam industri hospitality.

Ketua STP Bogor, Laurinciana S. Sampebatu, menyampaikan apresiasinya kepada pihak Marriott International dan memotivasi peserta agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya.

“Gunakanlah kesempatan hari ini sebaik-baiknya. Industri datang langsung ke kampus untuk merekrut kalian. Ini adalah momen di mana karier profesional kalian dapat dimulai atau ditingkatkan,” ujar Laurinciana.

Bawa Nama Baik Almamater

Sementara itu, Ketua LKP BHI, Cindy H. Posumah, turut memberikan semangat kepada para alumni agar terus berprestasi dan membawa nama baik almamater di dunia kerja.

“Semoga langkah kakak-kakak hari ini menjadi inspirasi bagi seluruh alumni untuk terus berkontribusi, memberi dampak, dan membawa nama baik almamater dengan rasa bangga di dunia kerja,” katanya.

Perwakilan Ketua IKA STP Bogor LKP BHI, Oki Nuralam, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kontribusi alumni di masa depan.

“Pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk membangun jejaring dan karier di industri perhotelan,” ujarnya.

Dari pihak Marriott International, perwakilan perusahaan menegaskan komitmennya untuk membuka akses karier internasional bagi lulusan STP Bogor.

“Kesempatan ini memberikan peluang besar bagi kalian untuk membangun karier tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Marriott mencari talenta terbaik untuk mengisi posisi terbaik secara global,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen STP Bogor dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan industri perhotelan.

Selain memberikan bekal akademik dan keterampilan praktis, STP Bogor juga berupaya menghadirkan kesempatan nyata bagi alumni untuk berkarier di jaringan hotel bertaraf internasional.

Dengan terselenggaranya Job Fair & Recruitment Day ini, STP Bogor berharap semakin banyak alumni yang dapat berkiprah dan berkarya secara profesional, baik di dalam negeri maupun di kancah global.

Semangat kolaborasi antara kampus dan industri diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda untuk melangkah lebih jauh di dunia hospitality.

(Ibnu Galansa)

Denada Bagikan Kisah Haru saat Anaknya Sakit, Bikin Studio DMD Panggung Rezeki Terharu

0

Bogordaily.net – Momen penuh haru mewarnai panggung DMD Panggung Rezeki kali ini. Di tengah suasana penuh kehangatan dan tawa, Denada berbagi kisah pribadi yang menyentuh hati tentang perjuangannya sebagai seorang single mother ketika putrinya, Aisyah, menjalani pengobatan kanker di Singapura.

Dalam perbincangan bersama host dan peserta, Denada mengaku sempat berada di titik terendah ketika harus mencari biaya besar untuk kemoterapi anaknya.

“Hari itu saldo di rekening aku gak sampai 200 ribu rupiah, sementara seminggu lagi Aisyah harus kemo yang biayanya puluhan juta,” ungkap Denada dengan suara bergetar.

Ia menceritakan bagaimana di tengah kebuntuan, ia hanya bisa bersujud dan menangis dalam doa, hingga akhirnya keajaiban datang.

“Gak lama, tiba-tiba ada perusahaan dari Indonesia yang ngajak bikin kelas Zumba via Zoom. Pembayarannya di muka, dan jumlahnya cukup untuk mulai kemo Aisyah,” kisahnya penuh haru.

Momen itu membuat seluruh penonton dan juri ikut meneteskan air mata. Denada pun menegaskan keyakinannya bahwa pertolongan Allah selalu datang tepat waktu, terutama bagi seorang ibu yang berjuang demi anaknya.

Kisah inspiratif Denada menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjuangan, selalu ada kekuatan doa dan harapan.***

Hari Listrik Nasional, PLN UP3 Bogor Hadirkan Terang dan Harapan Bagi Masyarakat Melalui Program Light Up The Dream

0

Bogordaily.net – PLN terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat.

Melalui program Light Up The Dream, PLN berupaya membantu warga kurang mampu untuk mendapatkan sambungan listrik yang layak, aman, dan mandiri.

PLN UP3 Bogor memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada Bapak Baihaki, seorang buruh harian lepas yang bertempat tinggal di Desa Cimahpar.

Sebelumnya, Bapak Baihaki beserta keluarga hidup dalam keterbatasan, menggunakan penerangan seadanya untuk beraktivitas di malam hari dengan menyalur dari listrik tetangga. Kini, wajah bahagia terpancar saat rumahnya mulai terang benderang oleh aliran listrik dari PLN.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan listrik gratis ini. Selama ini kami tidak memiliki meteran sendiri, tapi sekarang rumah kami bisa terang. Rumah kami menjadi terang karena bantuan ini. Sekali lagi terima kasih,” tutur Baihaki.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bentuk nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati manfaat listrik.

“Program ini adalah wujud komitmen PLN dalam menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri. Kami ingin memastikan bahwa listrik tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga menjadi sumber harapan dan perubahan bagi masyarakat,” ujar GUmelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, turut memberikan apresiasi terhadap program ini.

“Kami berupaya agar setiap kegiatan Light Up The Dream tidak hanya sebatas penyalaan listrik, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong. Inilah bentuk nyata bahwa PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga bagian dari solusi sosial masyarakat,” jelas Sugeng.

Melalui Light Up The Dream, PLN terus berupaya menghadirkan energi yang berkeadilan dan terjangkau untuk semua lapisan masyarakat. Program ini juga menjadi simbol kolaborasi insan PLN dalam menyalakan harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik.

YBM PLN UP3 Bogor Salurkan Bantuan Gerobak Usaha untuk UMKM Sekitar Kantor

0

Bogordaily.net — Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Bogor menyalurkan bantuan berupa gerobak usaha kepada para pelaku UMKM di lingkungan sekitar kantor PLN UP3 Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial YBM PLN yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Bantuan gerobak ini diberikan kepada pelaku usaha kecil yang dinilai memiliki semangat tinggi untuk berkembang, namun terkendala fasilitas usaha. Dengan adanya bantuan ini, para penerima manfaat diharapkan dapat memperluas jangkauan penjualan serta meningkatkan pendapatan keluarga.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat sekitar.

“Kami berharap bantuan gerobak usaha ini dapat menjadi langkah awal bagi para pelaku UMKM untuk lebih maju dan mandiri. Selain menyediakan energi listrik yang andal, PLN juga berkomitmen untuk hadir membawa manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi langkah YBM PLN UP3 Bogor yang terus berinovasi dalam menyalurkan program sosial berbasis pemberdayaan.

“Program seperti ini sejalan dengan semangat Empowering the Nation yang diusung PLN. Dengan membantu masyarakat di sekitar lingkungan kerja, kita turut memperkuat ekosistem ekonomi lokal dan mempererat hubungan antara PLN dan warga,” ungkap Sugeng.

Melalui kegiatan ini, YBM PLN berharap masyarakat penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal sehingga mampu meningkatkan taraf hidupnya, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus berusaha dan berdaya.***

Program Dashat Digenjot, Pemkot Bogor Serius Atasi Stunting Lewat Dapur Sehat Warga

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus menggencarkan Program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting hingga ke wilayah.

Program kolaborasi ini menyasar keluarga berisiko stunting dengan cara memberdayakan masyarakat untuk mengolah makanan bergizi menggunakan sumber daya lokal.

Tujuannya yakni menurunkan dan mencegah angka stunting di Kota Bogor, memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi keluarga yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita stunting, dan keluarga kurang mampu.

Wakil Wali Kota Bogor Pantau Langsung Program Dashat

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin belum lama ini mengunjungi kegiatan Fasilitasi Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung Keluarga Berkualitas, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur.

Disana, setiap dua pekan sekali, anak-anak di bawah usia lima tahun yang termasuk dalam Keluarga Berisiko Stunting (KRS) diberikan asupan bergizi dari dapur tersebut. Di antaranya berupa paket makanan empat sehat lima sempurna, satu pak telur ayam, susu, dan dua ekor ayam potong beku.

“Dua minggu sekali memang dirasa kurang cukup untuk mengurangi risiko stunting. Namun edukasi yang diberikan puskesmas atau posyandu tentang menu sehat ke depannya bisa lebih maksimal dilakukan,” ujar Jenal Mutaqin.

Di Kelurahan Sindangsari sendiri, hingga saat ini masih terdapat sekitar delapan balita yang berstatus stunting. Kedelapan balita tersebut masih terus mendapatkan intervensi dan treatment sesuai kebutuhan.

“Butuh kolaborasi dan kerja sama para orang tua dalam menerapkan pola asuh terhadap balitanya. Jika orang tua ragu harus bagaimana, silahkan bertanya kepada pendamping dari puskesmas atau posyandu,” katanya.

Jenal Mutaqin juga mengapresiasi warga Sindangsari yang rela rumahnya dijadikan sebagai dapur Dashat. Hal ini menjadi bentuk kepedulian warga untuk bersama-sama mengentaskan kasus stunting di Kota Bogor.

“Dan saya hadir di sini juga untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari para warga, apa pun itu, termasuk yang berkaitan dengan pelayanan pemerintah,” jelasnya.

DPPKB Kota Bogor Luncurkan Program Dashat

Terpisah, sebelumnya DPPKB Kota Bogor juga meluncurkan program Dashat di Aula Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, pada Jumat, (26/10) yang dihadiri Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, para pengurus TP PKK Kota Bogor, Camat Bogor Tengah, serta Lurah Ciwaringin. Acara ini dibuka secara resmi Yantie Rachim, selaku Bunda Peduli Stunting Kota Bogor.

Program Dashat ini dilaksanakan di 12 Kampung KB dengan melibatkan 10 keluarga berisiko stunting di setiap lokus. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan fokus pada peningkatan gizi keluarga serta pola asuh sehat untuk mencegah stunting sejak dini.

Pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama tiga bulan, dengan berbagai aktivitas seperti penyuluhan gizi, pelatihan pengolahan makanan sehat berbasis bahan lokal, serta pendampingan keluarga berisiko stunting oleh kader dan tim penyuluh KB.

Melalui program Dashat, DPPKB Kota Bogor bersama TP PKK dan seluruh perangkat daerah berharap dapat memperkuat sinergi dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Kota Bogor.

“Dashat bukan sekedar dapur sehat, tetapi gerakan bersama untuk membangun keluarga tangguh dan generasi bebas stunting,” ujar Marse.

Selain itu, untuk menu bergizi seimbang pihaknya berkolaborasi dengan chef profesional untuk menu dan edukasi cara mengolah bahan pangan lokal dari menu yang ada kepada para kader Dashat serta diberikan juga edukasi gizi dari ahli gizi puskesmas, serta edukasi pola asuh yg disampaikan oleh para kader yang sudah diberikan pelatihan pola asuh oleh Yayasan Warga Upadaya kepada keluarga risiko stunting.***

Pemprov Jabar Tetapkan Siaga Bencana, Bupati Bogor Minta Masyarakat tetap Waspada

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menetapkan siaga darurat bencana mulai Oktober 2025 hingga April 2026.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, kebijakan siaga darurat bencana tersebut dinilai positif untuk melakukan mitigasi bencana sejak dini.

“Jadi darurat siaga bencana kita sama-sama mengantisipasi hal terburuk terjadi, tapi mudah-mudahan di Bogor tidak terjadi bencana,” kata Rudy Susmanto, Jum’at 31 Oktober 2025.

Menurut Rudy, bencana tidak dapat diprediksi. Namun pihaknya akan mempersiapkan langkah langkah antisipasi.

“Tetapi yang namanya bencana tidak bisa diprediksi kita mempersiapkan segala sesuatu resikonya,” jelasnya.

“Kita mempersiapkan beberapa skenario-skenario berdasarkan ramalan dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika,” tambah Rudy.

Lebih lanjut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang berada di pegunungan maupun dekat aliran sungai untuk selalu waspada.

“Dimana intensitas curah hujan tinggi beberapa bulan kedepan, dan kami pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Bogor yang tinggal didaerah dekat dengan tebing, dekat dengan pelataran sungai untuk lebih waspada,” ujarnya.

Selain itu, Rudy menegaskan kepada semua pihak untuk bersama sama dalam melakukan langkah mitigasi bencana.

“Dan pemerintah desa, pemerintah kecamatan tentunya harus bersiap saat hujan besar turun,” ungkap Rudy.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana bagi 27 kabupaten dan kota di wilayahnya.

Kebijakan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, serta cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat hingga awal tahun depan.

Penetapan status tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku sejak 15 September 2025 hingga 30 April 2026.(Albin)