Home Blog Page 528

PLN UP3 Bogor Melaksanakan Tambah Daya IPB Taman Kencana, Bentuk Komitmen Pelayanan Pelanggan

0

Bogordaily.net – PLN ULP Prima Pakuan bersama PLN UP3 Bogor telah melaksanakan penyalaan tambah daya pelanggan Kampus IPB Taman Kencana, Jl. Taman Kencana No. 3, Bogor Tengah, Kota Bogor, dari 1.730 kVA menjadi 2.770 kVA. Sebelumnya, dengan daya 1.730 kVA, kampus mencatat rata-rata pemakaian listrik sebesar 120.000 kWh per bulan.

Dengan peningkatan kapasitas hingga 2.770 kVA, estimasi pemakaian listrik setelah tambah daya diperkirakan mencapai 200.000 kWh per bulan, seiring meningkatnya aktivitas akademik, laboratorium, dan fasilitas pendukung kampus.

“Kami berterima kasih kepada PLN atas pelayanan cepat dan responsifnya. Penambahan daya ini sangat membantu kegiatan akademik dan riset di IPB, terutama untuk mendukung operasional laboratorium dan ruang belajar,” ujar Bapak Yudi, perwakilan pelanggan Kampus IPB Taman Kencana.

PLN terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi dunia pendidikan, menghadirkan listrik andal untuk kemajuan negeri.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Kami menyambut baik atas kepercayaan pelanggan kepada PLN untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Perubahan daya ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas di kampus IPB,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo , menyatakan bahwa penambahan daya ini menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam melayani pelanggan. “Kami di PLN UID Jawa Barat terus mempercepat proses layanan kelistrikan, karena hal ini merupakan bentuk komitmen kami kepada pelanggan. Semoga dengan penambahan daya yang baru ini dapat memberikan manfaat yang lebih banyak bagi semuanya,” jelas Sugeng.

Dengan penyalaan ini, diharapkan Kampus IPB Taman Kencana dapat terus berkembang dan turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Bogor.***

BAZNAS Kota Bogor dan PDAM Tirta Pakuan Bangun Kerja Sama Bidang Pelayanan Kesehatan

0

Bogordaily.net — Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, BAZNAS Kota Bogor menjalin kerja sama strategis dengan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan Klinik Ibnu Sina BAZNAS Kota Bogor menjadi Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang lebih lengkap dan representatif.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Sukasari, dan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, bersama Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gustiwan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor serta Pimpinan BAZNAS Kota Bogor, yang bersama-sama menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, khususnya dalam bidang kesehatan.

Dalam pernyataannya, Subhan Murtadla menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata sinergi antara lembaga zakat dan perusahaan daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan bagi mustahik dan masyarakat berpenghasilan rendah dapat diakses dengan mudah, cepat, dan bermartabat,” ujar Subhan.

Sementara itu, Rino Indira Gustiwan menegaskan bahwa PDAM Tirta Pakuan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam program sosial kemasyarakatan melalui dukungan fasilitas kesehatan.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bogor,” ungkap Rino.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Klinik Ibnu Sina BAZNAS Kota Bogor diharapkan dapat berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang lebih baik, humanis, dan mampu memberikan layanan kesehatan yang berkeadilan bagi warga Kota Bogor.***

Kabar Duka, Ayah Jerome Polin Meninggal Dunia Usai Sempat Kritis

0

Bogordaily.net – Kabar duka datang dari selebgram Jerome Polin yang ayahnya, Marojahan Sintong Sijabat baru saja meninggal dunia hari ini, Kamis 30 Oktober 2025.

Kabar duka meninggalnya ayah Jerome Polin ini pun diketahui dari unggahan saudaranya, Stefani Sijabat di Instagram.

Pada unggahannya tersebut, saudara Jerome Polin mengunggah foto lawasnya sedang berpelukan dengan Marojahan Sintong Sijabat.

Kemudian, ia menuliskan salam perpisahan kepada ayah Jerome Polin yang telah meninggal dunia.

“Selamat jalan ito @marojahan_sijabat,” tulis Stefani Sijabat pada unggahan Instagram story-nya, Kamis 30 Oktober 2025.

Stefani Sijabat juga mengunggah video keluarganya yang sedang menangis dan memeluk sang ayah yang telah meninggal dunia.

Pada video tersebut, ayah Jerome Polin terlihat tak lagi mengenakan alat bantu medis dan tubuhnya telah ditutup kain putih.

Sebelumnya, Jerome Polin lewat Instagram story-nya sempat memperlihatkan kondisi ayahnya yang sedang kritis dan terdengar suara isak tangisnya.

Jerome memperlihatkan tangannya yang menggenggam erat tangan sang ayah yang terbaring lemah.

“Papa, Jerome udah di sini, semua orang doain papa, papa harus sembuh ya pa,” tulis Jerome dalam unggahannya.

Dalam kepiluannya, mahasiswa lulusan Jepang ini sempat mengingatkan kembali betapa besar cinta dan dukungan yang mengalir untuk ayahnya.

Dia tak ingin sang ayah menyerah pada penyakit yang dideritanya.

Bahkan, Jerome Polin juga sempat meminta doa dari publik untuk kesembuhan ayahnya.***

Simak Ramalan Cuaca Jumat 31 Oktober 2025, Bogor Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Cek segera ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Jumat 31 Oktober 2025 diperkirakan hujan petir mulai sore hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 31 Oktober 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 63–96%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-31°C
Kelembapan: 58–96%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-31°C
Kelembapan: 58-95%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 60–95%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-31°C
Kelembapan: 58–95%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 22–29°C
Kelembapan: 68–97%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 31 Oktober 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

BRI Cetak Laba Rp41,2 Triliun, Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi Kerakyatan

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil mencatatkan kinerja positif dan berkelanjutan hingga Triwulan III 2025. Hal tersebut ditunjukkan dari kemampuan Perseroan yang membukukan laba sebesar Rp41,2 triliun dengan indikator kinerja kunci yang sehat, serta mencatatkan pertumbuhan positif pada asset, kredit dan dana pihak ketiga.

Capaian positif ini menjadi landasan bagi BRI untuk terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong dan mengakselerasi perekonomian nasional melalui dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah dan penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif terutama UMKM.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan III 2025 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis (30/10).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto, Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya serta Direktur Manajemen Risiko BRI Mucharom.

Membuka paparannya, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa capaian positif BRI turut ditopang oleh kondisi makroekonomi nasional yang relatif stabil di sepanjang 2025. Di mana, PDB diproyeksikan akan stabil di atas 5% dengan ruang fiskal yang masih cukup luas. Sementara itu, dari sisi moneter inflasi berada pada level yang stabil, dengan laju inflasi sekitar 2,65%, serta kondisi nilai tukar dan cadangan devisa yang kuat mendukung pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Indonesia.

“Dengan kondisi makro perekonomian Indonesia dan kebijakan moneter yang positif, hal ini berdampak terhadap stabilitas industri perbankan nasional. BRI melihat prospek pertumbuhan kedepan akan semakin kuat, ditopang oleh penurunan biaya dana (cost of fund), perbaikan likuiditas, serta peningkatan permintaan kredit di sektor produktif dan konsumtif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hery menegaskan sebagai bank dengan fokus pada ekonomi kerakyatan, BRI terus konsisten memperkuat perannya dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah. BRI telah menyalurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) senilai Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur (setara 74,4% dari total alokasi Rp175 triliun) pada periode Januari s.d September 2025.

Sebagai wujud dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional, BRI turut berperan aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tercatat 3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah memperoleh layanan perbankan dari BRI. Dari sisi pembiayaan, BRI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp104,4 miliar untuk pembangunan Dapur MBG di berbagai wilayah di Indonesia.

BRI juga turut berkomitmen mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui pendampingan dan pemberdayaan terhadap koperasi, serta menyediakan layanan transaksi perbankan masyarakat melalui Agen BRILink.

Selain itu BRI berpartisipasi aktif dalam mendukung program 3 Juta Rumah dengan menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 110 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di seluruh Indonesia, dengan nilai penyaluran kredit mencapai Rp15,07 triliun hingga akhir September 2025.

BRI juga telah mengoptimalkan penempatan dana pemerintah sebesar Rp55 triliun yang bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk pembiayaan di sektor produktif. Di mana pada 16 Oktober 2025 dana tersebut telah dialokasikan secara penuh pada segmen mikro sebesar Rp28,08 triliun, korporasi Rp11,07 triliun, komersial Rp10,13 triliun, dan konsumer Rp6,58 triliun.

BRI juga mengambil peran dalam penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp2,25 triliun kepada 3,7 juta penerima, serta pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 110 ribu masyarakat berpenghasilan rendah dengan nilai penyaluran Rp15,07 triliun. Di samping itu, Perseroan juga mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan akan berperan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) guna menjaga daya beli masyarakat.

Masih dalam paparannya, Hery menegaskan bahwa pencapaian BRI juga didorong oleh transformasi bisnis yang berkelanjutan melalui program “BRIVolution Reignite”, yang berfokus pada dua pilar utama: transformasi bisnis funding dan penguatan core business yang berkelanjutan. “Sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pertumbuhan, BRI juga terus mengembangkan “Second Engines of Growth” melalui penguatan segmen konsumer dan pengembangan layanan bullion atau bank emas,” kata Hery Gunardi.

Dengan berbagai inisiatif transformasi yang telah berjalan, kinerja keuangan BRI hingga Triwulan III 2025 pun menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan, dengan fokus strategi penghimpunan dana murah (CASA) yang berhasil mendorong efisiensi biaya dana dan menopang fundamental bisnis perseroan.

Tercatat, total aset BRI tumbuh 8,2% YoY, menjadi Rp2.123,4 triliun. Selanjutnya, dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga menunjukkan peningkatan yang solid, di mana dana pihak ketiga tercatat tumbuh 8,2% yoy menjadi Rp1.474,8 triliun. Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,3% YoY menjadi Rp1.438,1 triliun.

“Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan. BRI berhasil mencetak Laba bersih sebesar Rp41,2 triliun hingga akhir Triwulan III 2025,” tegasnya.

Kinerja keuangan yang solid tersebut juga tercermin dari aspek permodalan dan likuiditas. Direktur Finance & Strategy BRI Viviana Dyah Ayu menjelaskan bahwa BRI memiliki permodalan yang kuat. “Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI ada di 25,4%, di atas ketentuan minimum regulator. Kondisi ini menunjukkan kemampuan BRI menyerap risiko sekaligus menyediakan ruang untuk ekspansi bisnis sehat dan berkelanjutan”, ujar Viviana.

Selain itu, dari sisi likuiditas, Loan to Deposit Ratio (LDR) bank berada di level yang memadai sebesar 86,5%. Angka ini memberikan ruang likuiditas yang memadai bagi BRI untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kondisi likuiditas yang memadai tersebut juga didukung oleh perbaikan struktur pendanaan BRI yang tercermin dari rasio dana murah (CASA) yang meningkat menjadi 67,6% pada akhir Triwulan III 2025.

“Kedisiplinan dalam pengelolaan likuiditas terus menjadi fondasi utama bagi BRI dalam menjaga efisiensi biaya dana dan memastikan struktur dana pihak ketiga (pendanaan) yang optimal,” ujarnya.

Dari sisi manajemen risiko, BRI terus menjaga kualitas aset dan disiplin prudential banking. Direktur Manajemen Risiko BRI Mucharom menjelaskan bahwa rasio Non-Performing Loan (NPL) BRI berada di level 3,08%, dengan NPL Coverage Ratio mencapai 183,1%.

“Angka ini menunjukkan tingkat kewaspadaan dan kehati-hatian yang tinggi. Dengan coverage ratio yang sangat memadai, BRI mampu menjaga stabilitas neraca secara berkelanjutan sekaligus memberikan keyakinan kepada investor dan regulator,” jelasnya.

Selanjutnya, pertumbuhan dana pihak ketiga BRI secara konsolidasi tercatat tumbuh 8,2% yoy menjadi Rp1.474,8 triliun. Secara kualitas, komposisi dana juga menunjukkan perbaikan signifikan dengan porsi CASA meningkat menjadi 67,6% dari total DPK. Pertumbuhan CASA mencapai 14,1% YoY, didorong oleh kenaikan dana giro yang tumbuh sebesar 24,5% YoY dan tabungan tumbuh 7,2% YoY.

Keberhasilan BRI untuk terus meningkatkan DPK utamanya pada dana murah tak lepas dari berbagai strategi Retail Funding & Transaction yang kami terapkan, diantaranya Optimalisasi Digital Channel, Penguatan Produk dan fungsi pemasar, Optimalisasi bisnis Wealth Management, Kolaborasi dengan perusahaan anak, dan Peningkatan Payroll yang berkualitas.

Transformasi struktur pendanaan yang dijalankan BRI melalui penguatan ekosistem digital seperti BRImo, Qlola by BRI, QRIS, dan perluasan transaksi merchant telah menunjukkan hasil positif. Inisiatif ini mendorong peningkatan volume transaksi sekaligus memperkuat pertumbuhan dana murah (CASA).

Jumlah pengguna BRImo meningkat 19,4% YoY menjadi 44,4 juta user, dengan volume transaksi naik 25,6% YoY menjadi Rp5.067,1 triliun. Selain itu, Qlola by BRI, platform digital untuk nasabah wholesale dan korporasi, juga mencatat peningkatan volume transaksi sebesar 35,4% YoY menjadi Rp9.317 triliun.

“Volume transaksi bisnis merchant BRI meningkat 20,8% secara yoy, menjadi Rp160,7 triliun. Sementara itu volume transaksi QRIS BRI meningkat 133,1% YoY menjadi Rp59,4 triliun dengan jumlah transaksi meningkat 161,4% YoY menjadi 527,5 miliar transaksi.

Semakin kuatnya ekosistem digital banking BRI juga tercermin dari komposisi transaksi melalui channel digital yang telah mencapai 99,4% dari total transaksi BRI. Hal ini mencerminkan keberhasilan BRI dalam mendorong migrasi nasabah dari transaksi berbasis outlet ke kanal digital yang lebih efisien, cepat dan aman
Komposisi CASA yang meningkat berkontribusi langsung pada penurunan biaya dana pihak ketiga. Dengan demikian, transformasi digital BRI tidak hanya memperluas akses layanan dan kenyamanan nasabah, namun juga memperkuat profitabilitas perseroan serta menjadi fondasi bagi pertumbuhan BRI secara berkelanjutan.

Selain penguatan di sisi funding, BRI juga memperkokoh bisnis mikro dan sinergi di bawah Holding Ultra Mikro (UMi). Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa BRI terus melakukan business process reengineering untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi layanan mikro, termasuk redesain peran mantri dan optimalisasi platform BRIspot.

“Hingga akhir September 2025, Holding UMi yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan PNM telah menjangkau 34,5 juta debitur aktif dengan 185 juta rekening simpanan mikro. Kami juga memiliki 1.035 outlet SenyuM, serta 3,8 juta nasabah emas dengan total simpanan 13,7 ton, tumbuh 66,9% YoY,” ujar Akhmad.

Sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai Agen BRILink. Hingga akhir September 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 17,8% secara YoY. Agen-agen tersebut tersebar di 66 ribu desa, menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri. “Dari sisi transaksi, AgenBRILink mencatatkan volume transaksi sebesar Rp1.293,5 triliun atau tumbuh 10,6% yoy, menunjukkan peran yang semakin vital dalam memberikan akses layanan keuangan formal kepada masyarakat,” papar Akhmad.

Di samping melalui pembiayaan dan sharing economy AgenBRILink, BRI juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan. Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto menyampaikan sejumlah program yang menyentuh masyarakat dan UMKM terus dioptimalkan oleh BRI. Salah satunya, melalui Desa BRILian, yang hingga akhir September 2025, BRI telah memiliki 4.909 desa binaan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, melalui program KlasterkuHidupku BRI juga telah mengembangkan 41.715 klaster usaha sebagai bagian dari strategi penguatan sektor produktif berbasis komunitas. BRI juga menghadirkan LinkUMKM yang tercatat telah dimanfaatkan oleh lebih dari 13,6 juta pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mempercepat proses naik kelas. Tak hanya itu, untuk menumbuhkembangkan UMKM, BRI juga membina 54 Rumah BUMN dan telah melaksanakan 17 ribu pelatihan.

Selain berbagai program pemberdayaan melalui berbagai layanan perbankan, BRI juga terus berkomitmen untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan secara lebih luas dan terintegrasi yang dilakukan secara Group.

“Sinergi dengan perusahaan anak menjadi elemen penting yang memperkuat BRI sebagai satu kesatuan entitas untuk memberikan layanan keuangan secara menyeluruh dan mendukung pencapaian kinerja keuangan secara group”, ungkap Agus.

Agus mengungkapkan bahwa keberhasilan sinergi perusahaan anak BRI Group ini ditunjukkan dari kontribusi laba Perusahaan Anak yang telah mencapai sebesar 19,9% dari total laba konsolidasi dan aset sebesar 11,45% dari total aset konsolidasian perseroan.

Menutup paparannya, Direktur Utama Hery Gunardi menegaskan bahwa kinerja BRI tidak hanya tumbuh secara sehat, tetapi juga merefleksikan keberpihakan nyata terhadap sektor produktif dan ekonomi rakyat. BRI akan terus memperkuat fundamental bisnis dengan menjaga kualitas aset, meningkatkan efisiensi pendanaan, serta memperdalam transformasi yang dijalankan secara terstruktur dan terintegrasi melalui BRIVolution Reignite.

“Didukung oleh semangat seluruh Insan BRILiaN dan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, BRI optimistis dapat mempertahankan kinerja yang positif, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutup Hery Gunardi.***

Rudy Susmanto Apresiasi Irwanuddin, Sambut Denny Achmad Jadi Kajari Baru Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menghadiri kegiatan pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor (Kejari Cibinong) dari Dr. Irwanuddin Tadjuddin, S.H., M.H. kepada Denny Achmad, S.H., M.H., yang berlangsung di Ruang Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, pada Kamis malam (30/10/25).

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, pejabat struktural Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, serta keluarga besar Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi serta kontribusi besar yang telah diberikan oleh Irwanuddin Tadjuddin selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong sejak Juni 2024 hingga Oktober 2025.

“Beliau telah banyak memberikan kontribusi luar biasa, baik melalui kebijakan, sikap, maupun keputusan yang mungkin tidak banyak diketahui publik, namun berdampak besar dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan roda pemerintahan di Kabupaten Bogor,” ungkap Bupati Rudy.

Ia juga mengenang perjalanan panjang kebersamaannya dengan Irwanuddin sejak masih menjabat sebagai Ketua DPRD hingga kini sebagai Kepala Daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas dedikasi, pengabdian, serta sinergi yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini. Semoga di tempat pengabdian yang baru, Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Irwanuddin Tadjuddin menyampaikan kesan mendalam selama bertugas di Kabupaten Bogor. Ia menegaskan bahwa meskipun berpindah tugas ke jabatan baru sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kabupaten Bogor akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya.

Menurutnya, Kalau Kabupaten Bogor ini sebenarnya orangnya boleh berganti, tapi Kabupaten Bogor tetap istimewa di hati. “Saya kurang lebih satu tahun empat bulan di Kabupaten Bogor, dan yang saya rasakan begitu hangat, begitu ikhlas, begitu hangat persaudaranya,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak kawan, banyak sahabat, banyak saudara.

“Alhamdulillah, pimpinan pernah menempatkan saya di sini, itu anugerah yang luar biasa buat saya,” tambah Irwanuddin.

Ia juga menyampaikan doa dan dukungan penuh kepada penggantinya, Denny Achmad, yang disebutnya sebagai sosok muda yang cerdas dan berpotensi besar.

“Kebetulan Kajari yang baru ini junior saya, beliau ini rising star, cepat, dan saya yakin jauh lebih hebat dari kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor yang baru, Denny Achmad menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk bertugas di Kabupaten Bogor.

Ia berkomitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda dan Pemerintah Daerah.

“Saya datang ke Kabupaten Bogor bukan untuk menggurui, tetapi untuk belajar bersama. Kita akan bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan keberadaan kami dapat diterima dan membawa warna positif bagi pembangunan serta penegakan hukum di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Denny juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari seluruh pihak serta memperkenalkan keluarga yang turut mendampinginya dalam perjalanan kariernya.***

PLN UP3 Bogor dan Korem 061/Suryakancana Perkuat Sinergi dalam Silaturahmi Perkenalan

0

Bogordaily.net – Komitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga di wilayah Bogor kembali terjalin. Jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor melakukan silaturahmi dan perkenalan dengan Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio.

Pertemuan hangat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Oktober, bertempat di Teras Pelataran Sumarecon, Bogor.

Agenda utama dari kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi perkenalan antara pimpinan baru PLN UP3 Bogor dan Danrem 061/Suryakancana, sekaligus menjadi ajang diskusi terkait isu-isu terkini (ter-update) yang menjadi perhatian bersama di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menjelaskan kunjungan ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi.

Sebagai lembaga pelayanan publik dan keamanan, PLN dan Korem 061/SK memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di Bogor.

“Kami berharap, sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat ditingkatkan, terutama dalam hal pengamanan aset kelistrikan dan penanganan permasalahan di lapangan yang membutuhkan koordinasi cepat”, ujar Gumelar.

Sementara itu, Brigjen TNI Thomas Rajunio menyambut baik inisiatif silaturahmi ini. Beliau menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara TNI dengan PLN.

“Sinergi adalah kunci keberhasilan. Korem 061/Suryakancana siap mendukung PLN UP3 Bogor dalam upaya menjaga pasokan listrik yang andal bagi masyarakat dan objek vital. Pembahasan mengenai isu-isu ter-update ini sangat berharga untuk menyamakan persepsi dan langkah ke depan,” tegas Brigjen TNI Thomas Rajunio.

Diskusi dalam pertemuan tersebut mencakup beberapa topik strategis, termasuk:

1. Mekanisme koordinasi pengamanan instalasi kelistrikan.
2. Dukungan Korem 061/SK terhadap upaya PLN dalam meningkatkan kualitas layanan dan penanganan gangguan.
3. Pertukaran informasi terkait kondisi keamanan dan tantangan di wilayah kerja masing-masing.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang baik dan bekerja sama dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan ketersediaan layanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat Bogor.***

Dari 46 Jadi 56 Layanan, Perjalanan RSUD Kota Bogor Melayani Warga di Era Kepemimpinan Ilham Chaidir

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor perlahan tapi pasti, terus berbenah. Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, rumah sakit milik pemerintah daerah ini menunjukkan komitmennya untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi warga Bogor.

Perjalanan dimulai pada tahun 2018 dan 2019, di mana rumah sakit ini memiliki 46 jenis layanan. Saat itu, layanan yang ada sudah mencukupi, namun pihak manajemen rumah sakit melihat masih banyak ruang untuk berkembang.

Di masa kepemimpinan dr. Ilham Chaidir, M.Kes yang dimulai pada 28 Oktober 2019, semangat untuk menambah layanan terus digelorakan. Di tahun 2020, di tengah situasi pandemi yang sulit, RSUD Kota Bogor justru memperkenalkan layanan baru untuk pasien kanker darah, yaitu Hemato-Onkologi.

Langkah inovasi yang dilakukan RSUD Kota Bogor tidak berhenti. Tahun 2021 menjadi tahun pertumbuhan. Dua poliklinik baru dibuka, yakni Bedah Mulut dan Gigi Spesialis Periodonti. Penambahan ini membuat total layanan melompat menjadi 47.

“Masyarakat mulai merasakan kemudahan baru untuk menangani masalah kesehatan gigi dan mulut yang lebih spesifik,” kata Kabid Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhairy Rowi, M.M.

Tahun 2022, rumah sakit ini tidak hanya menambah layanan, tetapi juga meningkatkan teknologi. Poliklinik Bedah Vaskular Endovaskular hadir untuk menangani masalah pembuluh darah.

Yang tak kalah penting, alat pencitraan mutakhir, MRI 3 Tesla, juga hadir. Alat ini memungkinkan pemeriksaan organ dalam dengan gambar yang jauh lebih jelas dan detail, membantu dokter mendiagnosa penyakit dengan lebih akurat.

Perkembangan signifikan terus berlanjut. Pada 2023, dua layanan spesialis lagi ditambahkan: Kardiologi Anak untuk masalah jantung pada anak-anak, serta Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik. Total layanan kini mencapai 49.

Lonjakan terbesar terjadi di tahun 2024. Sebanyak enam layanan baru sekaligus diluncurkan! Layanan-layanan ini sangat spesialis, seperti Bedah Digestif, Gastrohepatologi Anak, dan Poliklinik Saraf.

Selain itu, layanan penunjang rawat jalan juga diperbanyak, termasuk Echocardiografi, EEG, Treadmill, dan yang paling ditunggu: Layanan Cathlab untuk tindakan jantung. Dengan ini, total layanan melesat menjadi 55.

Dan di tahun 2025 ini, RSUD Kota Bogor menambah satu layanan lagi, yaitu CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis), sebuah terapi cuci darah. Kini, warga Bogor bisa mengakses 56 jenis layanan kesehatan di rumah sakit milik mereka sendiri.

“Ini komitmen RSUD Kota Bogor dalam memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat,” terang dr. Armein, sapaan akrabnya.

dr. Armein juga menjelaskan, bila RSUD Kota Bogor tidak hanya menambah jumlah layanan. Tetapi juga memusatkan perhatian pada layanan unggulan yang dibutuhkan masyarakat. Layanan-layanan andalan itu adalah:

1. Pelayanan Kanker Terpadu
2. Pelayanan Jantung Terpadu
3. Pelayanan Saraf
4. Pelayanan Ginjal dan Saluran Kemih (Uronefrologi)
5. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

“Dengan transformasi ini, RSUD Kota Bogor berharap warga tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke Jakarta untuk menangani penyakit-penyakit serius. Semua layanan kesehatan yang berkualitas kini semakin dekat dan bisa diakses di RSUD Kota Bogor,” terang dokter Armein yang sebentar lagi menyelesaikan S3 nya.

(Patrick)

PLN UP3 Bogor Tanamkan Kesadaran Bahaya Listrik Sejak Dini Melalui Sosialisasi K3L di SDN Pengadilan 1 Bogor

0

Bogordaily.net – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan penggunaan listrik, PLN UP3 Bogor menggelar kegiatan sosialisasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) di SDN Pengadilan 1 Bogor.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa dan guru dengan penuh antusiasme. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, PLN memberikan pemahaman mengenai bahaya listrik, cara penggunaan listrik yang aman, serta pentingnya menjaga lingkungan di sekitar instalasi listrik.

Sosialisasi K3L di lingkungan sekolah ini bertujuan agar anak-anak sejak dini memahami cara berinteraksi dengan listrik secara aman, seperti tidak bermain di dekat gardu, tidak memanjat tiang listrik, dan tidak menggunakan kabel atau peralatan listrik dalam kondisi basah.

Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan bersih di sekitar instalasi listrik agar sistem kelistrikan tetap andal dan aman digunakan masyarakat.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa edukasi K3L ini merupakan bagian dari tanggung jawab PLN terhadap keselamatan masyarakat.

“Keselamatan menjadi prioritas utama di PLN. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan pengetahuan tentang bahaya listrik dan cara penggunaannya dengan benar sejak usia dini. Harapannya, anak-anak menjadi agen perubahan yang mampu menularkan budaya aman listrik di lingkungannya,” ujar Gumelar.

Beliau menambahkan, kegiatan edukatif seperti ini akan terus digelar secara berkala di sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar wilayah kerja PLN UP3 Bogor.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh UP3 Bogor.

“Sosialisasi K3L merupakan bentuk nyata implementasi nilai Safety dan Care yang dijunjung tinggi oleh PLN. Edukasi kepada anak-anak sekolah dasar sangat penting karena mereka adalah generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman keselamatan sejak dini,” ungkap Sugeng.

Beliau juga menegaskan bahwa PLN berkomitmen mendukung program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari strategi menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang selamat, produktif, dan berkelanjutan.***

Merayakan Hari Listrik Nasional ke 80, PLN Luncurkan Program OOTD Tambah Daya 50%

0

Bogordaily.net – Dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 tahun 2025, PT PLN (Persero) meluncurkan program OOTD (Oktober Optimal Tambah Daya) untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan.

Program ini menawarkan diskon 50% untuk tambah daya listrik, berlaku dari 17 hingga 30 Oktober 2025, di seluruh kantor PLN di Indonesia.

Pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA dapat memanfaatkan promo ini jika mereka sudah menjadi pelanggan sebelum 1 Oktober 2025.

Untuk mendapatkan e-voucher diskon, pelanggan perlu melakukan minimal satu transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo.

Pelanggan prabayar bisa membeli token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar membayar tagihan. Selain potongan biaya, 50 ribu pelanggan pertama yang menambah daya juga akan mendapatkan e-voucher listrik senilai Rp80.000,-.

Proses penyambungan tambah daya mudah dan cepat secara digital melalui aplikasi PLN Mobile. PLN menekankan pentingnya program ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan layanan dan menjalin hubungan baik dengan pelanggan.

Melalui promo ini diharapakan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk kebutuhan listrik.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PLN dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan pada momen perayaan Hari Listrik Nasional ke-80 tahun 2025.

“Kami memastikan bahwa pelanggan merupakan mitra prioritas kami. Melalui program OOTD, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kenyamanan dalam penggunaan listrik di rumah maupun usaha,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa promo ini merupakan bagian dari strategi PLN untuk lebih dekat dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Hari Listrik Nasional merupakan momentum yang penting bagi kami keluarga besar PLN. Melalui promo tambah daya ini, kami tidak hanya menghadirkan diskon, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas, kenyamanan, dan daya saing usaha. Kami berharap masyarakat Jawa Barat, khususnya di Bogor, dapat memanfaatkan momentum ini untuk kebutuhan listrik yang lebih besar, demi menunjang kehidupan sehari-hari maupun perkembangan usahanya,” ungkapnya.

Melalui promo ini PLN menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan membawa kemudahan dan inovasi pelayanan. Promo OOTD menjadi wujud nyata PLN dalam memberikan manfaat langsung bagi pelanggan, sekaligus memperingati 80 tahun perjalanan PLN dalam menerangi negeri.***