Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 531

Terbentuk 81.100 Unit, Menkop Tegaskan Kopdes/Kel Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Bangsa

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan, pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi rakyat, serta kemandirian ekonomi bangsa yang tumbuh dari desa dan masyarakat.

Hal tersebut, disampaikan dalam acara KUKM Festival 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Selasa (15/7/2025).

“Termasuk program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih, yang merupakan amanat besar yang bukan sekadar soal angka, melainkan tekad membangun ekonomi mandiri dari akar rumput,” tegasnya.

Program ini dijalankan, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025, yang melibatkan kolaborasi 18 kementerian/lembaga (K/L), serta Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

“Hingga saat ini, lebih dari 81.100 desa dan kelurahan telah membentuk Kopdes/kel Merah Putih melalui musyawarah khusus,” ungkapnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar 77.900 koperasi telah resmi berbadan hukum. Khusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pembentukan koperasi telah mencapai 100 persen untuk penerbitan badan hukum, menandakan keseriusan dalam menegakkan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

“Membentuk koperasi bukanlah pekerjaan mudah. Kami mengapresiasi kepada para pengurus dan pengawas yang bekerja keras menyosialisasikan program, mendampingi masyarakat, menjembatani regulasi, dan menghadapi berbagai keterbatasan demi kemajuan koperasi,” ucapnya.

Tahap selanjutnya, menurut Budi Arie, adalah memastikan koperasi yang telah terbentuk dapat beroperasi, tumbuh, dan berkembang secara optimal. Fokus utama saat ini adalah penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha koperasi di lapangan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) koperasi, penentuan model bisnis yang sesuai dengan potensi dan kondisi lokal, pendampingan kelembagaan dan usaha.

Serta, mendorong sinergi dalam permodalan dan pembiayaan agar koperasi memiliki alternatif sumber dana selain modal awal dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Menkop juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme para pengurus dan pengawas koperasi. “Kelola koperasi ini dengan hati, bukan sekadar hitung-hitungan angka. Jadikan koperasi tempat masyarakat merasa aman, memiliki, dan diuntungkan. Bangun kepercayaan melalui keterbukaan, akuntabilitas, dan pelayanan yang dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Keberhasilan koperasi, lanjut Budi Arie, bukan hanya dari laporan keuangan, tetapi juga dari dampak nyata seperti senyum petani, nelayan, peternak yang terbantu, warung yang berkembang, dan anak desa yang mendapat akses pangan dan kesehatan yang layak.

Selain itu, Menkop mendorong pelaku UMKM untuk membentuk koperasi dan bergabung menjadi anggota Kopdes/kel Merah Putih di wilayah masing-masing. “Koperasi berperan sebagai agregator, konsolidator, dan akselerator UMKM, sehingga usaha mereka dapat lebih terorganisir dan berkembang bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tengah mempercepat pengoperasian 393 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di seluruh provinsi.

Menkop berharap, langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam menekan harga kebutuhan pokok yang selama ini dianggap masih terlalu mahal. “Misalnya harga LPG yang saat ini mencapai Rp 25 ribu, dengan Kopdes/kel Merah Putih, harga ini bisa turun menjadi sekitar Rp 18 ribu, sehingga masyarakat dapat mengontrol manfaatnya secara langsung,” katanya.

Selain itu, potensi UMKM di Bangka Belitung sangat besar dan berkembang pesat. Dengan dukungan jaringan koperasi nasional, produk-produk UMKM dari Bangka Belitung dapat dipasarkan ke seluruh Kopdes/kel Merah Putih di Indonesia

Tidak hanya sektor UMKM, koperasi ini juga akan mengakomodasi sektor pariwisata, pertanian, perikanan, dan peternakan. Ia juga mengimbau masyarakat, agar Kopdes/kel Merah Putih di Bangka Belitung dapat menjadi koperasi yang produktif dan menghasilkan produk yang dapat dijual tidak hanya di dalam negeri tetapi juga diekspor ke luar negeri.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menuturkan, pentingnya pembangunan koperasi sebagai sentuhan langsung kepada masyarakat desa, dalam upaya membangun perekonomian nasional.

Koperasi menjadi fondasi utama dalam menggerakkan sektor ekonomi, mulai dari panen padi, hasil perikanan, kelapa sawit, timah, hingga sektor pariwisata dan UMKM.

“Kami optimis, dalam beberapa tahun ke depan, kesejahteraan rakyat akan meningkat dengan harga kebutuhan pokok seperti LPG dan beras yang akan turun, sekaligus memberantas mafia perdagangan yang selama ini merugikan masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, juga disampaikan kesiapan Kopdes/Kel Merah Putih di Bangka Belitung yang sudah memiliki akta dan dokumen hukum lengkap. “Kami berharap koperasi ini menjadi amanah dan membawa manfaat besar bagi rakyat Bangka Belitung,” ucapnya.***

Ojol Nyaris Jadi Korban Begal di Dramaga, Kapolsek Turun Tangan, Pelaku Kabur Usai Lihat Sorotan Lampu!

0

Bogordaily.net – Aksi kejahatan jalanan kembali menghantui wilayah Kabupaten Bogor. Seorang pengemudi ojek online (ojol), berinisial MS (35), nyaris menjadi korban percobaan begal saat menerima pesanan di daerah sepi dan gelap di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Senin malam, 14 Juli 2025.

Peristiwa ini mendapat atensi langsung dari Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, yang didampingi oleh personel piket dan Provos. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyambangi kediaman korban di Cilendek, Kota Bogor.

Kronologi Mencekam: Ditodong Cutter, Diserang Hingga Berdarah

Korban MS mengisahkan, insiden bermula ketika ia menerima pesanan dari Stasiun Mayor Oking, Kota Bogor, menuju Desa Petir Dramaga. “Karena butuh uang dan sekalian arah pulang, saya ambil orderan itu,” ujar MS kepada polisi.

Namun, sesampainya di lokasi yang sunyi dan dikelilingi sawah gelap tanpa penerangan, suasana berubah mencekam. Pelaku, yang tidak dikenal, mengancam dengan pisau cutter ke arah leher korban.

Beruntung, korban sempat melawan dan melindungi dirinya. Ia mengalami luka di tangan akibat menahan serangan senjata tajam, dan mendapat pukulan di kepala serta wajah hingga berdarah-darah.

Nasib berkata lain. Saat pelaku hendak mengeksekusi aksi, lampu sepeda motor milik warga melintas di lokasi. Pelaku panik dan langsung kabur ke arah tak dikenal.

Polisi Cek TKP, Temui Korban di Rumah

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Pada Selasa, 15 Juli 2025, Kapolsek Dramaga bersama jajaran reskrim dan Provos mendatangi lokasi kejadian di Kampung Sempur serta rumah korban.

Menurut penuturan saksi mata, Usup (Ketua RW) dan Uwo, mereka menemukan MS tergeletak bersimbah darah dan langsung mengamankan serta membawanya ke RS Medika Dramaga.

Meski luka-lukanya cukup serius, seluruh barang milik korban — termasuk sepeda motor dan handphone — masih dalam kondisi utuh. Oleh sebab itu, korban belum membuat laporan resmi ke polisi karena masih dalam masa pemulihan.

Polisi Imbau Warga Waspada & Laporkan Jika Temukan Kejanggalan

Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana,  menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan:

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Bila melihat atau mengetahui dugaan tindak pidana, segera laporkan ke kami tanpa ragu,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H. mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bentuk kriminalitas termasuk penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja ilegal.

Polres Bogor membuka layanan pengaduan 24 jam melalui:

  • Call Center: (021) 110
  • WhatsApp Aduan: 0812 1280 5587.***

Mau Kuliah di IUQI Bogor? Berikut Program Studi yang Bisa Kamu Pilih

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami atau IUQI adalah pendidikan tinggi yang berlandaskan pada penerapan nilai-nilai ahlussunah wal jama’ah dengan menerapkan moto “IMAN” Ilmu, Moral, Amal dan Nasionalisme.

Memiliki kelebihan diantaranya, dosen/pengajar berkualitas, biaya ringan, fasilitas memadai, pilihan kelas (fleksibel), banyak pilihan beasiswa, asrama/pesantren mahasiswa/i.

Berikut ini program studi yang bisa kamu pilih untuk kuliah di IUQI Bogor.

S1-Perbankan Syariah

Perbankan syariah adalah program studi yang mempelajari tentang bidang keuangan dan perbankan yang produk, pelayanan, hingga sistem operasionalnya berlandaskan pada aturan atau hukum syariah islam.

S1-Manajemen Pendidikan Islam

Program studi MPI merupakan program prestisius dan prospektif dalam pengembangan dan peningkatan mutu manajemen lembaga-lembaga Pendidikan Islam.

S1-Pendidikan Bahasa Arab

Pendidikan Bahasa Arab merupakan disiplin ilmu yang sangat erat dengan pelajaran bahasa Arab. mulai dari linguistik, kesusasteraan Arab, bahkan tentang Al Qur’an dan hadist.

S1-Manajemen Bisnis Syariah

Program studi Manajemen Bisnis Syariah mempelajari pembentukan dan pengelolaan suatu bisnis yang aktivitas dan tujuannya disesuaikan dengan syariat-syariat yang berlaku dalam Islam dengan pendekatan yang aplikatif agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

S1-Manajemen Dakwah

Manajemen Dakwah sama halnya dengan jurusan manajemen pada umumnya yang mempelajari cara mengelola suatu organisasi. Serta belajar tentang materi yang berkaitan dengan perencanaan, strategi, dan pengelolaan.

Komunikasi Penyiaran Islam

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) merupakan jurusan yang mempelajari ilmu tentang komunikasi dalam bidang pers, penyiaran, dan retorika yang didasarkan oleh nilai-nilai Islam.

S1-Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) adalah Prodi Pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia profesi di bidang pendidikan dasar, baik Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun Sekolah Dasar (SD).

S1-Ilmu Ekonomi Syariah

Program Studi S1 Ilmu Ekonomi Syariah didirikan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan swasta akan tenaga analis ekonomi, baik untuk kajian makro ekonomi maupun mikro ekonomi, terkhusus dalam bidang Ekonomi Syariah.

S1-Bimbingan dan Konseling Islam

Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) merupakan salah satu bidang studi yang berfokus menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi ahli dalam bimbingan dan konseling.

Itulah jurusan atau program studi yang bisa kamu pilih untuk kuliah di IUQI Bogor. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Dedie Rachim Dukung BPS Kota Bogor Jalankan Sensus Ekonomi 2026

0

Bogordaily.net – Tahun 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor akan melaksanakan sensus ekonomi. Hal ini diungkapkan Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat melaksanakan kunjungan ke Balai Kota Bogor.

Menanggapi rencana tersebut, Dedie Rachim, mengungkapkan apresiasi dan menyambut baik rencana pelaksanaan sensus ekonomi.

Ia berharap agar hasilnya dapat dibagikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Sebab menurutnya, data itu sangat penting dan sensus yang dilakukan harus akurat agar dapat dilakukan intervensi secara tepat, baik dari sisi target, kebijakan, orang, maupun angka.

“Semoga ini menjadi basic data yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan, dan itu akan sangat baik. Semoga nanti bisa sharing data,” ungkap Dedie Rachim, Selasa 15 Juli 2025

Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, mengungkapkan bahwa ini merupakan bagian dari sensus yang akan dilaksanakan secara serentak di Indonesia berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1997 yang mengamanatkan BPS untuk melakukan sensus setiap 10 tahun.

Sensus ekonomi merupakan sensus yang termuda mengingat baru lima kali dilaksanakan, berbeda dengan sensus-sensus lainnya.

Berdasarkan struktur total, ada 17 kategori, namun ada tiga kategori yang tidak didata. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui direktori seluruh usaha, mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar.

Selain itu, akan diketahui struktur karakteristik usaha, pengusaha, jumlah omzet, hingga yang terpenting terkait ekonomi digital.

“Peran dunia usaha itu sangat luar biasa, terutama untuk investasi. Kami mohon dukungan dari Bapak Wali Kota Bogor agar dinas-dinas yang memiliki direktori tentang usaha bisa berbagi, karena hal ini akan menjadi potret bagi BPS Kota Bogor. Saat ini sedang dilakukan pelatihan bagi 245 petugas sensus ekonomi,” jelas Gandari.

Persiapan jelang sensus ekonomi yang sudah dilakukan BPS Kota Bogor, kata Gandari, adalah koordinasi dengan Disparbud, Dinkukmdagin, dan KADIN Kota Bogor.

Selanjutnya, Gandari menambahkan bahwa pada Agustus 2025 akan dilakukan pemutakhiran batas-batas peta 3.644 RT di Kota Bogor beserta muatan ekonominya guna mendukung sensus ekonomi sebagai pedoman bagi petugas.***

Muhammad Irfan Ramadan

Wisuda Akbar Pondok Quran Munzalan, Cetak Hafidz dan Santri Siap Terjun ke Masyarakat

0

Bogordaily.net — Pondok Quran Munzalan kembali mencetak generasi Qurani melalui gelaran Wisuda Akbar yang dilaksanakan pada Minggu 30 Juni 2025.

Acara ini menjadi momentum penting sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa para santri dalam menghafal Al-Qur’an dan pengembangan keterampilan hidup.

Dalam Wisuda Akbar kali ini, jumlah santri yang diwisuda sebagai berikut:
• Hafidz 30 Juz: 6 orang santri
• Hafalan 20 Juz: 4 orang santri
• Hafalan 15 Juz: 1 orang santri

Selain itu, terdapat 1 orang santri yang saat ini tengah mengambil sanad Al-Qur’an riwayat Hafs ‘an ‘Ashim melalui Thariq Al-Syatibiyyah, sebagai bentuk kesungguhan dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an sesuai tradisi sanad yang bersambung hingga Rasulullah.

Santri Berkembang Bersama Keterampilan

Pondok Quran Munzalan tak hanya fokus pada tahfidzul Qur’an, namun juga mempersiapkan santri untuk terjun ke masyarakat dengan membekali mereka keterampilan praktis.

Berikut bidang keterampilan yang saat ini sedang dikembangkan:
• Fotografi: 4 santri
• Desain Grafis: 4 santri
• Barista: 1 santri
• Koki & Kitchen: 2 santri
• Konten Kreatif: 2 santri

Pengabdian Masyarakat di Bulan Ramadhan

Pada Ramadhan 1446 H lalu, para santri telah melaksanakan pengabdian masyarakat di berbagai masjid wilayah Bogor, Depok, dan Sukabumi.

Mereka aktif sebagai imam, penceramah, guru TPA, muadzin, bahkan marbot. Beberapa titik lokasi pengabdian di antaranya:
• Masjid Al-Hikmah – Bogor
• Pesantren Anwar Syarif – Bogor
• Masjid Al-Falaah – Bogor
• Rumah Quran At-Tilawah – Sukabumi
• Masjid An-Nur – Depok

Mahasantri Berprestasi

Alhamdulillah, dari kalangan santri juga terdapat 8 orang mahasantri yang saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi dengan beasiswa, terdiri dari:
• 6 mahasiswa semester 6 (2 jurusan Pendidikan Agama Islam, 1 Hukum, 3 Manajemen)
• 2 peserta short course Desain Komunikasi Visual (DKV).

Pondok Quran Munzalan terus berkomitmen untuk mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, namun juga siap menghadapi tantangan zaman dengan keterampilan dan jiwa pengabdian yang tinggi.***

Ibnu Galansa

Polsek Bogor Selatan Isi Kegiatan MPLS di SMKN 4 Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Polsek Bogor Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 4 Kota Bogor yang digelar pada Selasa 15 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bogor Selatan, AKP Sonson, memberikan penyuluhan kepada para siswa-siswi terkait berbagai isu kenakalan remaja.

AKP Sonson memberikan penyuluhan bahaya tawuran, balapan liar, penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, serta penyalahgunaan media sosial yang bisa menjerumuskan remaja ke dalam praktik judi online.

“Kami dari Polsek Bogor Selatan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi dalam kegiatan MPLS terkait kenakalan remaja. Kami mengimbau agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan seniornya untuk tawuran,” ungkap AKP Sonson kepada bogordaily.net saat ditemui di Polsek Bogor Selatan.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran pelajar terhadap dampak buruk dari narkoba, miras, serta balapan liar yang saat ini marak di kalangan remaja.

Selain itu, penggunaan media sosial juga menjadi sorotan, terutama terkait potensi jeratan judi online.

Antusiasme siswa-siswi dan pihak sekolah terhadap kegiatan ini terlihat tinggi. Mereka menyambut baik penyuluhan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian dan pencegahan sejak dini terhadap perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan bagian dari program serentak yang dilakukan Polresta Bogor Kota di berbagai sekolah di wilayah Kota Bogor sebagai langkah preventif dalam menanggulangi kenakalan remaja.***

Ibnu Galansa

Jenal Mutaqin Tekankan Peningkatan SPM di Kota Bogor

0

Bogordaily.net-Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memimpin rapat koordinasi penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kota Bogor Tahun 2025 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor.

Dalam arahannya, Jenal Mutaqin meminta seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meningkatkan SPM, terutama yang berkaitan dengan layanan pendidikan, administrasi kependudukan, dan kesehatan.

“Karena ini (SPM) akan menjadi ukuran keberhasilan Pemerintah Kota Bogor selama dipimpin oleh Dedie-Jenal. Tentu dari tangan para kepala OPD yang bertugas, SPM kita harus meningkat,” kata Jenal Mutaqin, Selasa 15 Juli 2025

SPM ini, sambung Jenal Mutaqin, sebagai parameter dari target dan capaian yang akan dituju Pemkot Bogor.

Jenal Mutaqin menyoroti dan menekankan, jika SPM tidak terukur dan fokus, maka jangan harap segala pelayanan yang baik akan terwujud. Tentu harus ditambah dengan faktor transparansi dan akuntabilitas.

“Termasuk nanti Pak Sekda, kita minta laporan SKPD mana yang kurang gercep yang masuk di Triwulan II. Karena bagaimanapun hebatnya wali kota dan wakilnya, jika tidak didukung oleh OPD, jangan harap akan berhasil,” tegas Jenal Mutaqin.

Jenal Mutaqin menegaskan bahwa peningkatan SPM ini minimal akan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang baik di Kota Bogor.***

Muhammad Irfan Ramadan

Yantie Rachim Dikukuhkan sebagai Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Bogor 2025–2030

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa posisi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda Literasi, memiliki tanggung jawab besar dan bukan hanya sekadar jabatan seremonial.

Pernyataan ini disampaikan Dedie, dalam acara pengukuhan Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Bogor, periode 2025–2030, yang digelar di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, pada Senin, 14 Juli 2025.

Pada acara tersebut, Yantie Rachim resmi dilantik untuk menjabat sebagai Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kota Bogor selama lima tahun ke depan.

Dedie menyampaikan bahwa amanah ini membawa tanggung jawab besar, terutama dalam membentuk karakter anak sejak dini dan membangun kebiasaan membaca di kalangan masyarakat.

“Peran Bunda PAUD dan Bunda Literasi sangat strategis. Saya minta Ibu Yantie bisa memberi perhatian serius terhadap pentingnya PAUD sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak-anak kita,” ucap Dedie.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya atas menurunnya minat baca anak-anak di era serba digital saat ini.

Menurutnya, Bunda Literasi harus berperan aktif menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan demi membangkitkan kembali budaya membaca di kalangan generasi muda.

“Anak-anak sekarang lebih tertarik pada gawai dibanding buku. Maka perlu adanya pendekatan kolaboratif antara Bunda PAUD, Bunda Literasi, orang tua, serta Dinas Pendidikan agar budaya membaca bisa kembali tumbuh,” tambahnya.

Dedie pun meminta Yantie Rachim, dalam peran barunya, untuk benar-benar mencurahkan perhatian pada isu ini agar tujuan dari pengukuhan tersebut dapat terealisasi dengan baik.

Menanggapi amanah yang diterima, Yantie Rachim menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas, dengan fokus utama pada penguatan pendidikan anak sejak usia dini dan pemerataan akses literasi di seluruh wilayah Kota Bogor.

“Setelah dikukuhkan, program utama saya adalah memaksimalkan transisi dari PAUD ke SD. Itu akan menjadi langkah awal yang saya prioritaskan,” ungkap Yantie.

Ia juga menekankan bahwa konsep wajib belajar 13 tahun harus dimulai sejak anak masuk PAUD, bukan dari tingkat SD.

“Pendidikan wajib 13 tahun seharusnya dimulai dari PAUD. Itu akan menjadi kebijakan yang saya dorong,” tegasnya.***

SesKemenkop Optimis Kopdes Merah Putih Percontohan Bakal Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

0

Bogordaily.net – Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi optimis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Percontohan akan menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus contoh nyata implementasi ekonomi gotong royong yang relevan dengan tantangan zaman.

“Kolaborasi dan sinergitas ini merupakan bukti konkret dalam mensukseskan program Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tertuang dalam naskah Asta Cita,” kata SesKemenkop, pada acara Kick Off Pelatihan Capacity Building SDM dan Penguatan Kelembagaan Koperasi Percontohan (Mockup) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/7).

SesKemenkop menambahkan, dalam pelatihan ini para pengurus koperasi akan dibekali dengan keterampilan manajerial, kewirausahaan, transformasi digital, hingga praktik koperasi modern.

Lebih dari itu, SesKemenkop juga mengapresiasi adanya peran PT Pupuk Indonesia dalam mendukung penguatan ekosistem pertanian berbasis koperasi yang berkelanjutan. Begitu juga dengan PT Asuransi Jiwa Bumi Putera yang menunjukkan sektor jasa keuangan juga dapat menjadi mitra koperasi yang
strategis.

Bagi SeKemenkop, kehadiran sektor swasta dalam program ini membuktikan bahwa membangun koperasi tidak bisa hanya dilakukan pemerintah.

“Namun, dibutuhkan kolaborasi multipihak antara pusat dan daerah, antara pemerintah dan dunia usaha, serta antara koperasi itu sendiri dalam ekosistem usaha yang saling memperkuat dan menguatkan satu sama lain,” papar SesKemenkop.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi secara offline sebanyak 100 pengurus dari 19 Kabupaten/Kota di 4 Provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Lampung.

Adapun peserta yang mengikuti secara online sebanyak 888 pengurus. “Total Kopdes Merah Putih Mockup sebanyak 1.025 pengurus dari 147 Mockup yang ditetapkan,” kata Destry.

Kemudian, pada 17 Juli 2025 peserta offline sebanyak 100 pengurus akan mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, Kementerian Ketenagakerjaan.

“Pelatihan ini merupakan langkah awal yang strategis bagi para pengurus Koperasi Percontohan Kopdes Merah Putih untuk meningkatkan kapasitas manajerial, kewirausahaan, dan transformasi kelembagaan,” kata Destry.

Yang tak kalah penting, lanjut Destry, pelatihan ini juga menjadi bagian dari proses sertifikasi kompetensi, sebuah pengakuan formal yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan profesionalisme koperasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Agung Nur Rohmad menjabarkan, pelatihan ini untuk mendukung reformasi birokrasi (Asta Cita Keenam) dengan menghadirkan pengelolaan koperasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan anggota.

“Kami melihat ini sebagai suatu peluang yang sangat potensial dalam upaya peningkatan ekonomi yang secara langsung akan memberikan dampak positif dalam pengurangan angka pengangguran,” kata Agung.

Oleh karena itu, menurut Agung, pelatihan ini dirancang melalui pendekatan vokasi yang aplikatif, termasuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Biaya Koperasi (RAPBK), pemanfaatan teknologi AI, serta manajemen operasional bisnis koperasi.

“Pentingnya kolaborasi dan sinergi ini tidak dapat dipungkiri dalam upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkoperasian,” ujar Agung.***

Driver Ojol Dibegal di Jalur Sepi Dramaga Bogor, Pelaku Berpura-pura Jadi Penumpang

0

Bogordaily.net – Siapa yang sangka, dini hari yang sunyi bisa berubah menjadi arena pertarungan hidup dan mati bagi seorang driver ojek online.

Selasa, 14 Juli 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, suasana Kampung Sempur, Desa Cibereum Petir, Dramaga, Kabupaten Bogor mendadak mencekam.

Seorang pengemudi ojek online, yang tak disebutkan namanya, menjadi korban aksi pembegalan yang brutal dan terencana.

Kisahnya bermula dari perjalanan sederhana. Korban menerima orderan dari seorang penumpang bernama Sendi, yang meminta diantar dari Stasiun Bogor menuju Ngopihits Villalebak Petir—sebuah tempat nongkrong yang belakangan jadi favorit anak muda lokal. Namun niat mengais rezeki berubah jadi petaka.

Di tengah perjalanan, ketika motor mulai menyusuri wilayah sepi dan gelap, kejadian tak terduga terjadi. Penumpang tiba-tiba mengarahkan korban ke area sepi, seperti punya niat lain selain ngopi.

Dan benar saja. Sesampainya di titik sunyi, pelaku langsung menghunus senjata tajam dan menusuk bagian belakang korban. Tanpa banyak kata. Tanpa peringatan.

Namun, yang membuat cerita ini berbeda adalah reaksi sang driver. Meski tubuhnya mengucurkan darah, ia tidak menyerah begitu saja.

Dalam kondisi setengah sadar dan luka, ia melawan sekuat tenaga. Keberanian yang mungkin tak semua orang miliki dalam kondisi seperti itu.

Teriakan korban rupanya cukup keras untuk membangunkan warga sekitar. Dalam hitungan detik, warga berdatangan, dan pelaku memilih kabur sebelum berhasil membawa motor korban.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan luka tusuk di bagian punggung.

Belum ada keterangan resmi soal kondisi terkini korban, namun pihak kepolisian sudah turun tangan menyelidiki kasus ini.

Mengapa Pembegalan Driver Ojek Online di Dramaga Bogor Harus Jadi Alarm Serius

Aksi ini bukan sekadar insiden kriminal biasa. Ini adalah tamparan bagi keamanan di wilayah penyangga ibu kota seperti Bogor. Ketika seorang pekerja transportasi daring tak bisa lagi merasa aman menjalankan tugasnya, maka ini bukan sekadar kasus pidana, tapi sinyal keroposnya sistem perlindungan masyarakat bawah.

Pengemudi ojek online adalah representasi tulang punggung ekonomi mikro kota. Mereka berangkat subuh, pulang larut malam. Bertaruh nyawa di jalanan. Maka saat mereka menjadi target empuk pembegalan, negara, pemerintah daerah, dan aparat seharusnya tidak tinggal diam.

Kasus pembegalan driver ojek online di Dramaga Bogor ini harus diusut tuntas. Bukan hanya untuk memberi keadilan kepada korban, tapi juga untuk mencegah tragedi serupa terulang.

Nyali di Tengah Luka dan Harapan akan Rasa Aman

Kita tak sedang membahas aksi film laga. Ini nyata. Seorang pekerja yang bermodal motor dan aplikasi harus menghadapi ujung senjata di punggungnya. Dalam gelap. Di tengah sunyi.

Namun dari peristiwa kelam itu, satu hal terang: semangat hidup dan keberanian masih jadi benteng terakhir. Driver ojol itu telah menunjukkan, bahkan dalam kondisi terluka, manusia bisa bertahan—asal masih punya nyali, dan sedikit keberuntungan dalam bentuk kepedulian warga sekitar.

Semoga dia lekas pulih. Semoga pelakunya segera tertangkap. Dan semoga kota-kota kita tidak lagi menjadi ladang pemburu bagi mereka yang lapar bukan karena perut, tapi karena hati yang gelap.***