Home Blog Page 543

Pemkot Bogor Siap Keluarkan Kendaraan yang Disita, Penghapusan Angkot 1940 Ditunda

0

Bogordaily.net – Aksi ratusan sopir angkot yang memenuhi halaman Balai Kota Bogor pada Kamis, 23 Oktober 2025, akhirnya membuahkan hasil nyata.

Setelah beberapa jam berdialog dengan perwakilan Pemerintah Kota Bogor, para pengemudi berhasil memperoleh komitmen bahwa seluruh kendaraan yang sebelumnya disita oleh dinas terkait akan segera dikeluarkan mulai Jumat, 24 Oktober 2025.

Namun demikian, tuntutan utama para sopir yakni penghapusan kebijakan angkot 1940 masih belum bisa dipenuhi. Pemerintah daerah meminta waktu tambahan untuk membahas lebih lanjut kebijakan yang menuai pro dan kontra tersebut.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Balai Kota tersendat.

Para sopir datang membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap kebijakan angkot 1940, yang mereka nilai menekan pendapatan dan membatasi ruang gerak para pengemudi konvensional.

Koordinator lapangan aksi, Rusdian, mengatakan aspirasi para sopir telah diterima dan akan diteruskan kepada pimpinan daerah.

“Aspirasi yang telah kita sampaikan akan diteruskan kepada pimpinan,” ujar Rusdian di hadapan peserta aksi.

Menurutnya, dari hasil pertemuan dengan perwakilan pemerintah, diperoleh kesepakatan bahwa kendaraan angkot yang dikandangkan akan dikeluarkan besok.

“Yang penting, tadi disampaikan oleh perwakilan kita di dalam Balai Kota bahwa besok mobil-mobil yang disita dinas akan dikeluarkan. Kalau ada yang minta bayaran, tolak! Dan kalau besok tidak juga dikeluarkan, kita harus kompak untuk menuntutnya kembali,” tegasnya.

Meski demikian, Rusdian mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil pertemuan tersebut.

“Saya pribadi tidak puas, karena tuntutan utama kami adalah penghapusan angkot 1940,” ujarnya.

Pemkot Terbuka, Tapi Penghapusan Ditunda

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkestra) Eko Prabowo turun langsung menemui massa untuk menenangkan situasi.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap membuka ruang komunikasi dan menghargai setiap masukan yang disampaikan sopir angkot

“Pada dasarnya kami menerima semua keluhan dan keputusan yang disampaikan. Untuk tuntutan jangka pendek, yaitu terkait angkot yang dikandangkan, akan kami sampaikan kepada pimpinan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, terkait permintaan penghapusan angkot 1940, Pemkot meminta agar pelaksanaannya ditunda terlebih dahulu.

“Soal penghapusan, kami minta ditunda. Intinya, kendaraan yang ditahan akan mulai dikeluarkan besok, dan selebihnya tuntutan lain akan kami laporkan kepada pimpinan,” jelasnya.

Eko juga menyampaikan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini sedang dinas luar, namun seluruh hasil pertemuan dan aspirasi dari massa akan segera dilaporkan begitu mereka kembali.

(M Fidri Takhrimsyah)

Pesantren Modern An-Nuriyah Gelar Upacara Hari Santri Nasional dengan Penuh Khidmat dan Semangat

0

Bogordaily.net — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pesantren Modern An-Nuriyah menggelar upacara peringatan dengan penuh khidmat dan semangat di halaman pesantren pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta pimpinan pesantren, menjadikan suasana pagi itu terasa begitu bermakna dan sarat dengan nilai kebersamaan.

Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan dan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) pesantren, diiringi dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta menyanyikan lagu tersebut dengan penuh semangat nasionalisme. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, moto pondok, dan panca jiwa pondok, yang menjadi pedoman hidup para santri dalam menuntut ilmu dan meneladani akhlak mulia.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Abdu Alifah, selaku Pimpinan Pesantren Modern An-Nuriyah, dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam mengenai makna Hari Santri serta peran penting pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Sejak masa penjajahan Hindia Belanda, pesantren telah menjadi pusat lahirnya pejuang dan penjaga peradaban bangsa. Namun, di era modern ini, pesantren kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang lebih mengikuti tren media sosial. Oleh karena itu, santri masa kini harus terus menunjukkan jati diri dengan ilmu, akhlak, dan semangat kebangsaan, agar pesantren tetap menjadi sumber cahaya bagi umat dan pilar peradaban yang berkelanjutan,” ujarnya.

Usai amanat upacara, para santri bersama-sama menyanyikan lagu “Himne Oh Pondokku” dan “Hari Santri Nasional” dengan penuh penghayatan.

Kegiatan upacara kemudian ditutup dengan doa dan penutupan resmi yang berlangsung dengan tertib.

Dengan semangat Hari Santri Nasional tahun ini, keluarga besar Pesantren Modern An-Nuriyah meneguhkan tekad untuk terus mencetak generasi santri yang berilmu, berkarakter, dan siap menjadi pelopor peradaban menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

(Muhamad Daerobi)

Kasus Viral Siswa SMAN 1 Cimarga Berujung Ancaman “Blacklist” HRD

0

Bogordaily.net – Kasus mogok sekolah siswa SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, kini berbuntut panjang dan memicu perdebatan nasional. Aksi solidaritas ratusan pelajar yang menolak keputusan kepala sekolah justru berubah menjadi kontroversi setelah kabar beredar bahwa sejumlah HRD perusahaan mulai mencatat jejak digital para siswa yang ikut aksi tersebut.

Awalnya, mogok sekolah ini dilakukan untuk membela seorang teman yang dihukum karena ketahuan merokok di lingkungan sekolah.

Namun, niat solidaritas itu dianggap sebagian pihak sebagai bentuk pembelaan terhadap pelanggaran disiplin, bukan perjuangan terhadap ketidakadilan.

Di media sosial, muncul unggahan dari beberapa akun yang mengaku memiliki kenalan HRD profesional.

Mereka menyebut, kasus ini akan dijadikan bahan pertimbangan dalam proses rekrutmen di masa depan.

Bahkan, ada seruan ekstrem agar lulusan SMAN 1 Cimarga angkatan 2026–2028 tidak diterima magang atau bekerja di sejumlah perusahaan.

“Beberapa HRD kenalan juga mulai nyimpen jejak digital kasus ini sebagai bahan pertimbangan kalau anak-anak itu nanti ngelamar kerja,” tulis salah satu akun X (Twitter) yang viral dan menuai ribuan komentar.

Kasus ini menimbulkan dua kubu besar di dunia maya. Di satu sisi, banyak warganet yang mendukung langkah tegas tersebut.

Mereka menilai, aksi mogok sekolah demi membela pelanggaran aturan menunjukkan rendahnya rasa tanggung jawab dan kedisiplinan.

Dalam pandangan mereka, dunia kerja membutuhkan individu yang patuh terhadap aturan, bukan yang ikut-ikutan protes tanpa dasar kuat.

Namun, di sisi lain, banyak pula yang menolak generalisasi. Mereka menilai langkah untuk “mencatat” atau bahkan “mem-blacklist” seluruh siswa satu angkatan adalah tindakan tidak adil.

Tidak semua siswa terlibat aktif dalam aksi mogok, dan menyamaratakan semuanya dianggap bisa merusak masa depan pelajar yang tidak bersalah.

“Kalau pun ada yang salah, masa satu sekolah ikut kena? Itu bukan solusi, tapi bentuk overreaksi,” tulis salah satu komentar warganet.***

Heboh Peresmian Masjid di Temanggung Dimeriahkan Dangdut

0

Bogordaily.net – Sebuah video peresmian Masjid Darul Falah di Dusun Senden, Desa Jambon, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mendadak viral dan jadi perbincangan hangat di media sosial.

Bukan karena kemegahan masjidnya, melainkan karena konsep acaranya yang tak biasa menampilkan pentas dangdut lengkap dengan lima biduanita di atas panggung.

Video yang diunggah akun X (Twitter) @rimapurwasih memperlihatkan suasana meriah di halaman masjid yang baru diresmikan itu.

Alih-alih suasana khidmat seperti pengajian atau doa bersama, peresmian justru berlangsung layaknya konser rakyat, dengan lagu-lagu dangdut populer mengalun di antara sorak penonton.

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, tampak warga setempat menikmati hiburan di area depan masjid, sementara para penyanyi dangdut tampil enerjik di atas panggung. Tak butuh waktu lama, video ini pun menuai reaksi beragam dan memecah opini publik.

Banyak warganet menilai, acara tersebut kurang pantas karena tidak mencerminkan kesakralan tempat ibadah.

Mereka berpendapat bahwa peresmian masjid seharusnya dilakukan dengan kegiatan religius seperti tahlilan, doa bersama, atau ceramah.

“Kalau peresmian masjid ya seharusnya diisi dengan doa, bukan joget dangdut,” tulis salah satu komentar yang ramai disukai netizen.

Namun, tak sedikit pula yang membela acara tersebut. Sebagian menganggap bahwa hiburan dangdut hanyalah bagian dari tradisi masyarakat desa yang ingin meramaikan suasana.***

Ratusan Sopir Angkot Bogor Geruduk Balai Kota, Tuntut Penundaan Batas Usia Kendaraan

0

Bogordaily.net – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) se-Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa di halaman Balai Kota Bogor, Kamis 23 Oktober 2025.

Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menunda penerapan kebijakan pembatasan usia kendaraan serta membatasi jumlah kendaraan daring (online) yang semakin menggerus trayek angkot tradisional.

Aksi ini diikuti oleh sopir yang tergabung dalam Badan Hukum Transportasi (BH) dan Kelompok Kerja Sub Unit (KKSU), dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi seruan keadilan bagi para pengemudi angkot.

Para sopir menilai, kebijakan pembatasan usia kendaraan yang direncanakan diberlakukan dalam waktu dekat tidak realistis di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.

Sejak pandemi Covid-19, pendapatan mereka menurun drastis dan hingga kini belum sepenuhnya pulih.

“Kondisi ekonomi sopir saat ini masih jauh dari kata stabil. Kami baru beradaptasi setelah pandemi, dan butuh waktu panjang untuk pulih. Kalau pemerintah memaksa menerapkan batas usia kendaraan sekarang, sama saja mematikan sumber penghidupan kami,” ujar Koordinator Aksi, Nurdin Ahong.

Nurdin juga menyoroti minimnya dukungan dari lembaga pembiayaan, seperti leasing maupun perbankan, untuk membantu para sopir memperbarui kendaraan mereka.

Ia menyebut, tanpa adanya program subsidi atau keringanan dari pemerintah daerah, kebijakan tersebut akan sulit dijalankan.

“Kami bukan menolak perubahan, tapi menolak ketidakadilan. Pemerintah jangan hanya berpihak pada transportasi modern dan perusahaan besar. Sopir angkot juga manusia, juga warga Bogor yang berhak hidup layak,” tegas Nurdin.

Selain menunda kebijakan batas usia kendaraan, para sopir juga membawa sejumlah tuntutan utama, di antaranya:

  1. Menunda pemberlakuan batas usia kendaraan hingga tahun 2030.
  2. Menghidupkan kembali program peremajaan angkot dengan subsidi dari Pemkot Bogor.
  3. Membuka jalur baru uji coba angkot di wilayah Ciawi, Parung Banteng, R3, Warung Jambu, Ciparigi.
  4. Menerapkan sistem shift bagi AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang masuk ke wilayah Kota Bogor.
  5. Mempercepat pembangunan terminal perbatasan di kawasan Ciawi dan Ciluer.
  6. Membatasi dan mengontrol jumlah kendaraan online yang dinilai semakin memakan trayek angkot rakyat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mereka tidak menolak program pemerintah yang bertujuan memperbaiki sistem transportasi di Kota Bogor.

Namun, dia berharap agar kebijakan tersebut diterapkan secara bertahap dan manusiawi, tanpa menyingkirkan nasib ribuan sopir yang menggantungkan hidup dari roda angkot.

“Kami siap mendukung program konversi atau peremajaan kendaraan, tapi harus ada solusi dan waktu yang masuk akal. Jangan biarkan sopir angkot menjadi korban kebijakan yang tergesa-gesa,” pungkasnya.

Hingga aksi berakhir pada siang hari, tidak satu pun pejabat dari Pemkot Bogor baik Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun perwakilan Dinas Perhubungan yang turun menemui massa aksi.

Kondisi ini sempat memicu kekecewaan di antara para sopir yang berharap bisa berdialog langsung dengan pemerintah.

“Kami datang dengan damai untuk menyampaikan aspirasi, tapi ternyata tidak ada satu pun pejabat yang mau menemui kami. Kami hanya ingin didengar, bukan diabaikan,” keluh salah satu peserta aksi.

Sebagai bentuk kekecewaan, masa aksi sempat memblokir akses jalur utama Ir.H Djuanda depan balaikota, tapi akhirnya masa aksi bisa berjalan tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kota Bogor.

Massa berjanji akan terus memperjuangkan hak mereka dan siap menggelar aksi lanjutan bila tuntutan ini tidak segera ditanggapi oleh Pemerintah Kota Bogor.(Ibnu Galansa)

Postingan Anniversary Hilang, Rumah Tangga Raisa dan Hamish Daud Dikabarkan Retak

0

Bogordaily.net – Rumor mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Pasangan selebriti yang selama ini dikenal harmonis dan romantis, Raisa Andriana dan Hamish Daud, kini tengah menjadi sorotan publik. Kabar beredar bahwa keduanya sedang berada di ambang perceraian.

Isu itu pertama kali mencuat di media sosial pada Selasa, 22 Oktober 2025, setelah akun gosip Instagram @rumpi_gosip membagikan tangkapan layar komentar seorang warganet bernama @valen_tine_02.

Dalam komentarnya, netizen tersebut mengklaim mendapatkan informasi “A1 alias sumber terpercaya” bahwa Raisa telah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Hamish Daud.

“Ini fix banget. Raisa baru ngajuin (cerai). A1 banget nih,” tulis akun tersebut.

Netizen itu juga menyinggung adanya masalah serius dalam rumah tangga mereka.

“(Informasi) dari orang dalam, kak. Lebih parahnya lagi… ah sudahlah,” lanjutnya tanpa menjelaskan detail lebih jauh.

Rumor ini semakin ramai dibicarakan setelah Hamish Daud ketahuan menghapus unggahan anniversary pernikahannya dengan Raisa di akun Instagram pribadinya.

Langkah itu langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan penggemar yang selama ini mengidolakan keduanya sebagai “couple goals” versi dunia hiburan Indonesia.

Kolom komentar di berbagai media sosial pun dipenuhi rasa kaget dan sedih dari warganet.

“Pasangan favorit gue pada masanya. Gue selalu nonton ulang video engagement dan pernikahan mereka. Sedih banget kalau sampai cerai,” tulis salah satu pengguna Instagram.

“Padahal mereka tuh best couple banget, adem liatnya,” komentar netizen lainnya.

Hingga kini, baik Raisa maupun Hamish Daud belum memberikan klarifikasi resmi terkait kabar tersebut.

Namun, publik tampaknya masih berharap bahwa kabar ini hanyalah isu belaka dan bukan akhir dari kisah cinta yang selama ini mereka kagumi.***

Demo ke Balai Kota Bogor, Sopir Angkot Jadi ‘Hulk’

0

Bogordaily.net – Mereka datang bukan dengan jas hujan, tapi dengan kemarahan yang sudah lama ditahan.

Kamis pagi itu, 23 Oktober 2025, pukul 09.49 WIB, barisan sopir angkot mulai memadati depan Plaza Balai Kota Bogor.

Mereka tidak membawa senjata. Hanya poster-poster dengan tulisan penuh keluhan, harapan, dan sedikit—kadang banyak—amarah.

Salah satu sopir angkot bahkan dicat hijau terang. Bukan hijau biasa. Hijau yang menyala. Seperti Hulk. Seolah mereka ingin berkata: “Kami bisa berubah kalau terus ditekan.”

Warna itu bukan sekadar cat. Ia adalah simbol. Warna trayek. Warna hidup mereka. Warna yang kini seperti akan pudar oleh kebijakan “pemusnahan” angkot yang belakangan ramai diprotes.

Arus lalu lintas di Jalan Ir. H. Juanda, kawasan Sistem Satu Arah (SSA) itu, ikut tersendat.

Jalanan itu diisi oleh angkot-angkot yang berjejer seperti barisan tentara kalah perang—tapi masih punya semangat untuk bertahan.

Dari balik kaca depan yang buram, tampak wajah-wajah lelah. Tapi kali ini bukan lelah karena macet, bukan lelah karena setoran. Lelah karena merasa tak didengar.

Mereka menuntut kejelasan. Tentang masa depan. Tentang roda yang mungkin tak lagi boleh berputar di jalan yang sama.

Di tengah keramaian itu, seseorang membentangkan keluhan dan harapan.

“Mau dikemanakan nasib sopir angkot,”

Itulah inti demo hari itu. Di depan Balai Kota Bogor, para sopir angkot berubah menjadi Hulk—bukan untuk menghancurkan, tapi untuk mengingatkan bahwa mereka masih ada.***

Naik Lagi, Segini Harga Emas Antam Kamis 23 Oktober 2025

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram di siang hari ini naik lagi, Kamis 23 Oktober 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Kamis 23 Oktober 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.210.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.321.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.582.000
Harga emas 3 gram: Rp 6.848.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.380.000
Harga emas 10 gram: Rp 22.705.000
Harga emas 25 gram: Rp 56.637.000
Harga emas 50 gram: Rp 113.195.000
Harga emas 100 gram: Rp 226.312.000
Harga emas 250 gram: Rp 565.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.130.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.261.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Kamis 23 Oktober 2025.***

RSUD Bakti Pajajaran Resmikan Klinik Mentari, Inovasi Layanan Kesehatan Jiwa Terpadu di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong menghadirkan klinik mentari, layanan khusus yang berfokus pada kesehatan jiwa dan pemulihan mental.

Klinik mentari RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, pelayanan kesehatan jiwa terpadu dengan melayani,

Klinik jiwa/psikiatri, klinik psikolog, klinik mawar, klinik okupasi/adiksi, ruang EEG, dan ruang diskusi.

Layanan tersebut bisa dicek langsung melalui website di mentari.rsudcibinong.com dengan hotline kegawat daruratan kejiwaan di nomor 0811240859.

Sementara itu, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Oktober 2025.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dr Yukie Meistisia Ananda Putri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Bakti Pajajaran Cibinong terus berupaya memaksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program  “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Bakti Pajajaran juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.***

Albin

Kebakaran Hebat di Cilendek Barat, 10 Kios Ludes

0

Bogordaily.net – Pukul dua dini hari. Saat sebagian besar warga Bogor masih terlelap, warga di Jalan Raya Brijen Sabtaji, Cilendek Barat, Kota Bogor, justru terjaga oleh suara teriakan dan jilatan api yang membubung tinggi.

Sekitar 10 kios terbakar habis dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/10/2025) pukul 02.20 WIB.

Tak butuh waktu lama, regu dari Sukasari, Cibuluh, dan Yasmin langsung meluncur. Mereka bergerak pukul 02.23 WIB dan tiba sepuluh menit kemudian. Api sudah mengamuk.

Api Bermula dari Warung Ayam Goreng 24 Jam

Kata saksi bernama M. Fahmi, yang bekerja di warung D’bro Ayam Goreng, api muncul dari kebocoran tabung gas saat ia tengah menggoreng kentang.

“Saya coba matikan, tapi malah membesar,” ujarnya.

Ia sempat berlari keluar meminta tolong, bahkan menyetop angkot yang lewat. Tapi api lebih cepat daripada langkahnya. Dalam hitungan menit, si jago merah sudah merayap ke kios sebelah.

Saksi lain, Dimas, pemilik kios sembako Madura, langsung lari ke pos damkar Yasmin untuk meminta bantuan. Tapi ketika ia kembali, sebagian besar kios sudah jadi arang.

Sepuluh Kios Jadi Abu

Api baru bisa dijinakkan setelah enam unit mobil damkar dan satu unit rescue dikerahkan. “Sekarang sudah aman terkendali,” kata petugas di lokasi.

Kios yang terbakar bukan sembarangan. Ada kios ayam goreng D’bro, kios sembako, tambal ban, kecantikan, Roti O, Nasi Padang, pakan ayam, martabak, dan tiga kios lain yang belum teridentifikasi.

Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kebakaran dini hari itu mengingatkan kita, betapa kecilnya jarak antara rutinitas dan bencana. Hanya selang beberapa detik, api dari kompor bisa menghapus kerja keras bertahun-tahun.

Warga Bogor pagi itu tidak hanya kehilangan kios, tapi juga kehilangan rasa tenang di antara gemericik api yang kini sudah padam — menyisakan bau hangus dan kenangan pahit di Cilendek Barat.***