Home Blog Page 577

Berapa Uang Pensiun Sri Mulyani? Ini Fakta Tunjangan dan Hak Menteri Purnatugas

0

Bogordaily.net – Berapa uang pensiun Sri Mulyani? Itulah pertanyaan yang sejak kemarin jadi bisik-bisik orang di media sosial.

Setelah PT Taspen (Persero) menyerahkan manfaat Program Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada mantan Menteri Keuangan itu, publik seperti penasaran: berapa sih angka yang dibawa pulang seorang menteri setelah puluhan tahun mengabdi?

Taspen tidak menyebut angka. Yang diunggah justru foto-foto seremoni. Direktur Utama Rony Hanityo Aprianto datang langsung, ditemani Direktur Operasional Tribuna Phitera Djaja, serta Plt Dirut Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama. Mereka menyalami Sri Mulyani dengan senyum resmi khas BUMN.

“Komitmen pelayanan proaktif kepada ASN dan Pejabat Negara yang memasuki masa pensiun,” tulis akun resmi @taspen. Bahasa standar. Bahasa kantor. Bahasa yang tidak pernah menjawab rasa ingin tahu publik: berapa uang pensiun Sri Mulyani?

Dasarnya ada di PP No. 50 Tahun 1980. Di sana tertulis jelas: pensiun pokok sebulan adalah 1% dari dasar pensiun untuk tiap bulan masa jabatan.

Tapi jangan lupa, ada batas bawahnya: minimal 6% dari dasar pensiun. Itulah hitung-hitungan resmi yang berlaku untuk menteri.

Sri Mulyani sendiri punya catatan panjang. Pernah jadi Menteri Keuangan di era SBY (2005–2010). Lalu balik lagi di era Jokowi (2019–2024). Terakhir, ia dipercaya Prabowo Subianto (2024–2025). Tiga presiden. Tiga zaman.

Belasan tahun mengurusi APBN. Dan sekarang, waktunya menerima tanda terima kasih negara.

Selain pensiun, ada bonus lain. Presiden Jokowi sempat meneken Perpres No. 121 Tahun 2024. Isinya: jaminan pemeliharaan kesehatan bagi menteri purnatugas. Gratis.

Berlaku dua kali masa jabatan bila pensiunnya di bawah umur 60. Kalau sudah lewat 60, seumur hidup. Termasuk untuk pasangan. Di fasilitas kesehatan pemerintah atau BUMN.

Lengkap sudah. Uang pensiun, tabungan hari tua, plus jaminan kesehatan. Mantan menteri seperti Sri Mulyani tidak perlu pusing soal biaya hidup di masa senja. Yang pusing justru publik yang penasaran, menghitung-hitung, menebak-nebak: sebenarnya, berapa uang pensiun Sri Mulyani?.***

Rp50 Triliun Digelontorkan, BGN Gandeng Pemda Awasi MBG di Jabar

0

Bogordaily.net – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Badan Gizi Nasional (BGN) melangsungkan rapat koordinasi terbatas membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bale Pakuan Pajajaran (Bakorwil), Kota Bogor, Senin (29/9/2025).

Beberapa kepala daerah di Jawa Barat diundang, termasuk Kota Bogor yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengaku akan memberikan hibah untuk teknis MBG di daerah-daerah di wilayah Jawa Barat.

“Dan kami sudah sepakat agar program ini bisa dilaksanakan bersama-sama dan kami, BGN, akan mengirim uang ke Jawa Barat kurang lebih Rp50 triliun dan mohon dianggap sebagai bagian dari pendapatan asli daerah (PAD),” urai Dadan Hindayana.

Dadan menambahkan, bantuan hibah tersebut menjadi kontribusi pemerintah pusat ke daerah. Meskipun uangnya tidak dikelola oleh pemerintah daerah, tetapi seluruhnya dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menambahkan, bahwa sudah melakukan evaluasi kerangka kerja yang dilakukan ke depan sambil menunggu peraturan Presiden.

“Pemprov Jawa Barat akan membentuk tim evaluasi,” ujar Dedi Mulyadi, usai rapat.

Tim tersebut berfungsi sebagai monitoring sebelum nantinya ada tim dari pemerintah pusat yang mengevaluasi seluruh pelaksanaan kegiatan. Mulai dari penyiapan bahan baku, proses memasak, pengiriman bahan, hingga makanan dicicipi siswa.

“Nanti yang mencicipi tidak boleh guru. Yang mencicipi adalah tim yang akan melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan bahan pangan yang disiapkan,” tegasnya.

Selain itu, gubernur juga tidak memungkiri bahwa masih banyak aduan tentang MBG yang langsung masuk ke pemerintah daerah. Aduan datang dari masyarakat, guru, maupun siswa.

“Karena kalau melihat alokasi pembiayaan angka Rp10 ribu itu tidak boleh berkurang. Keuntungannya sudah disiapkan Rp2 ribu per porsi. Artinya, nilai makanan yang diterima siswa harus Rp10 ribu. Kalau tidak, nanti ada tiga implikasi yang disiapkan oleh tim,” ujar gubernur.

Tiga dampak atau implikasi tersebut, pertama adalah sanksi administratif, lalu penghentian sebagai mitra, dan yang terakhir adalah proses pidana korupsi.

“Karena ada uang yang digelapkan yang tidak disajikan dalam bentuk makanan yang diterima siswa. Ketiga hal itulah yang menjadi fokus kita, sehingga penyelenggaraan MBG ke depan jauh lebih baik,” tegasnya.

Masih kata Dedi Mulyadi, untuk sekolah-sekolah yang memiliki jumlah siswa lebih dari seribu, dimungkinkan bagi Pemprov atau Pemkot Bogor membangun dapur sendiri di sekolah.

“Sehingga nanti bisa menggerakkan orang tua siswa untuk secara bersama-sama menjadi relawan pengelola MBG. Terakhir, rekrutmen tenaga kerja diharapkan bersumber dari wilayah setempat. MBG ini harus menjadi bagian stimulus untuk mengisi ruang fiskal yang hari ini berkurang,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut pemprov serta kota/kabupaten berinisiatif membuat komitmen bersama untuk pengawasan MBG oleh pemerintah daerah.

“Maka narasi yang muncul tadi adalah dibentuknya sebuah satgas atau tim khusus yang memang ikut mengawasi berjalannya SOP di masing-masing dapur. Karena kalau semua SOP dijalankan di masing-masing dapur, rasanya agak minim kasus keracunan yang beredar ini,” jelas Jenal Mutaqin.

Saat ini ada sekitar 102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 34 di antaranya sudah beroperasi. Semuanya dimiliki oleh pihak swasta atau yayasan.

Semua SPPG, kata Jenal Mutaqin, harus dipastikan tidak ada SOP yang dilanggar. Misalnya, durasi pengiriman makanan dari dapur menuju siswa tidak boleh lebih dari 30 menit.

“Nah, mungkin ada yang lebih dari 30 menit, itu berarti tidak sesuai. Sehingga boleh tidak kami, pemerintah daerah, melakukan report ke BGN? Bahwa jarak dapur dan sekolah terlalu jauh,” jelasnya menutup.***

Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Pemenang Pilar Sosial dalam ajang Katadata Environmental, Social, and Governance (ESG) Index Awards 2025 untuk kategori Finance – Bank Sector.

Penghargaan ini diberikan pada malam puncak Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 yang digelar di Hotel Kempinski, Jakarta (10/9).

Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan sosial khususnya di segmen UMKM.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan apreasiasi atas keseriusan BRI melakukan internalisasi prinsip sustainability dalam seluruh proses bisnis dan operasional. Ia menegaskan bahwa Pilar Sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bisnis BRI.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap konsistensi BRI dalam mengelola Pilar Sosial sebagai bagian dari kerangka keberlanjutan. BRI akan terus menginternalisasi prinsip sustainability ke dalam sistem kerja organisasi secara menyeluruh, salah satunya melalui program-program pemberdayaan UMKM yang dijalankan secara terstruktur. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh stakeholders dan bagi Indonesia,” ungkapnya.

Fokus Bisnis BRI

Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan nasabah dan fokus bisnis BRI pada segmen UMKM, Perseroan telah menyalurkan social loan sebesar Rp715,5 triliun pada semester I tahun 2025, atau mencapai 56,68% dari total loan portfolio BRI.

Pemberdayaan yang dilakukan BRI tidak berhenti pada pembiayaan semata, tetapi mencakup strategi menyeluruh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Beberapa diantaranya adalah pemberdayaan BRI pada 41.217 klaster usaha sebagai bagian dari penguatan sektor produktif berbasis komunitas, serta terdapat 4.625 Desa BRILian yang dibina dan dikembangkan.

Di samping itu, juga terdapat dukungan BRI terhadap lebih dari 12,9 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan platform LinkUMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha dan mempercepat naik kelas menuju usaha yang lebih maju dan kompetitif.

Tidak hanya itu, BRI juga melakukan pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). TJSL BRI adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan kesehatan.

Melalui berbagai inisiatif, BRI mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui penghargaan ini, BRI semakin menegaskan perannya sebagai institusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada people dan planet. BRI percaya bahwa keberlanjutan hanya dapat tercapai jika manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga kontribusi BRI akan terus memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” tutup Hery Gunardi.***

Pemkot Bogor Incar Predikat Utama Kota Layak Anak

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan peningkatan predikat dalam ajang Kota Layak Anak (KLA) dari Nindya menjadi Utama di 2026.

Setelah dua kali berturut-turut mempertahankan predikat Nindya, kini Pemkot Bogor fokus mempersiapkan segala sesuatunya.

Kota layak adalah impian masyarakat yang ada di Indonesia. Ya, dengan kota layak anak, ada perlindungan anak, baik di dalam maupun luar rumah.

Nah, untuk mewujudkan hal ini, faktor terbesar ada pada kebijakan pemerintah daerah, membuat infrastruktur, serta pemerintah daerahnya mendorong kolaborasi lintas sektor agar hak-hak anak terpenuhi lebih optimal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian sebelumnya. Namun, menurutnya, capaian itu belum cukup.

“Kita sudah mendapatkan predikat yang cukup bagus, tapi kita berharap tahun depan kita bisa lebih bagus lagi, bisa meraih peringkat Utama,” ucapnya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan Pemkot tidak akan berhenti di level Nindya. Ia menekankan perlunya langkah nyata dalam membangun infrastruktur ramah anak serta penguatan aturan dan kebijakan yang berpihak pada anak.

“Kita bersyukur Kota Bogor sudah yang kedua kalinya meraih predikat KLA Tingkat Nindya. Namun demikian, tentu masih harus kita perjuangkan, terutama bagaimana meningkatkan kualitas hak-hak anak secara berkelanjutan dan berkualitas,” ujar Dedie.

Dedie menambahkan, upaya menuju predikat Utama tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. Butuh kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penilaian dapat meningkat.

“Kita harus meningkatkan terus kemampuan kita dan juga kolaborasi dengan berbagai stakeholder agar kekurangan dari sisi penilaian bisa dinaikkan menjadi predikat Utama,” katanya.

Kota Layak Anak

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan penghargaan yang sudah diraih bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Menurutnya, konsistensi Pemkot Bogor dalam melaksanakan program ramah anak akan menjadi kunci untuk naik ke level berikutnya.

“Dengan meraih predikat ini, ini menjadi salah satu tanggung jawab yang luar biasa, agar Pemkot Bogor terus konsisten dan sesuai dengan penghargaan yang diraihnya, yaitu sebagai predikat Nindya,” jelasnya.

Pemkot Bogor kini menyiapkan serangkaian program untuk memperkuat posisi menuju predikat Utama. Mulai dari peningkatan ruang publik ramah anak, layanan kesehatan yang inklusif, akses pendidikan yang lebih baik, hingga kebijakan perlindungan anak yang lebih komprehensif.

Dengan strategi tersebut, Pemkot Bogor optimistis mampu meningkatkan kualitas kota yang ramah bagi anak-anak dan menjadikan predikat Utama KLA sebagai target yang bisa diwujudkan dalam waktu dekat.***

Pucuk Pimpinan Lapas Kelas llA Bogor Berganti, Ini Pesan Dedie Rachim

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri kegiatan kenal pamit Kepala Lapas Kelas IIA Bogor dari Muchamad Mulyana kepada Raden Budiman Priyatna Kusumah di Aula Sahardjo, Lapas Kelas IIA Bogor.

Dalam kesempatan ini Dedie Rachim menyampaikan terima kasih dan selamat mengemban amanah baru kepada Muchamad Mulyana dan menyampaikan selamat datang kepada Budiman Priyatna Kusumah sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Bogor yang baru.

Hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Lapas Kelas IIA Paledang begitu erat dalam sinergitas koordinasi, sehingga Dedie Rachim berharap apa yang sudah dibangun oleh Kalapas yang sebelumnya untuk bisa ditingkatkan.

Karena hubungan Lapas Bogor dan Pemkot Bogor ini luar biasa. Karena memang aktifnya seorang kalapas akan juga mewarnai keseluruhan kinerja dari Pemkot Bogor juga pada umumnya,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Dedie Rachim, Pemkot Bogor sudah menghibahkan 1,6 hektar untuk pembangunan lapas baru.

Namun, total lahan tersebut masih belum cukup, sehingga akan diajukan kembali kepada DPRD untuk hibah lahan, karena daya tampung Lapas Kelas IIA Bogor sudah melebihi batas.

“Ini menjadi bagian bersama, karena kebutuhan daya tampung sudah tidak lagi mencukupi dan kita harus memikirkan itu sudah memberikan sebagian lahan dan akan dibicarakan kembali untuk ditambah,” ucapnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bogor, Raden Budiman Priyatna Kusumah menyampaikan perkenalan diri dan memohon doa restu untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Bogor Womens Club Pilih Ketua, Lita Agustina Jadi Nahkoda Baru

0

Bogordaily.net – Pemilihan Ketua Bogor Womens Club (BWC) periode keempat resmi digelar di Love Garden Resto & Cafe, Jalan Veteran, Kota Bogor pada Selasa 30 September 2025.

Dalam pemilihan tersebut,Lita Agustina terpilih sebagai ketua baru untuk masa bakti 2025–2028.

BWC yang baru saja merayakan ulang tahun ke-10 pada 18 Agustus 2025 ini merupakan wadah bagi perempuan Bogor untuk berkontribusi melalui berbagai divisi, mulai dari ekonomi, budaya dan pariwisata, sosial, hingga kesehatan.

Founder BWC, Erna Rooslyna Affandi, menjelaskan bahwa pemilihan kali ini dilakukan secara langsung di lokasi.

Anggota BWC menyalurkan suara melalui Google Form yang disebarkan di grup WhatsApp.

“Dari 178 anggota, tercatat 57 orang yang mengisi form. Ada juga yang menyampaikan pilihan lewat WhatsApp, sehingga tetap dianggap mengikuti proses pemilihan,” ujar Erna.

Formulir tersebut dibuka selama dua bulan, sejak Juli hingga 27 September 2025.

Setelah ditutup, proses pemilihan dilanjutkan dengan polling yang diikuti sekitar 40 anggota yang hadir langsung.

Dari tujuh kandidat yang sempat masuk nominasi, akhirnya mengerucut menjadi tiga nama, yakni Tia, Lita, dan Ika.

Melalui proses pemungutan suara, Lita Agustina ditetapkan sebagai Ketua BWC periode 2025–2028.

Erna menegaskan, sesuai AD/ART organisasi, jabatan ketua hanya dapat dijabat satu kali periode untuk memberi kesempatan kepada anggota lain.

“Kesepakatan kami, founder hanya menjabat di periode pertama. Selanjutnya diserahkan kepada anggota, dan masa bakti ketua hanya tiga tahun,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menjaga semangat kebersamaan serta melibatkan generasi penerus.

“Kami berharap anak dan menantu perempuan para anggota bisa ikut terlibat, agar ada regenerasi dalam BWC. Perkumpulan ini sudah dibangun sejak nol, jadi estafetnya harus terus berjalan,” ujar Erna.

Dengan terpilihnya Lita Agustina, BWC menegaskan komitmennya sebagai komunitas perempuan yang aktif berkontribusi bagi masyarakat Bogor, sekaligus menjaga solidaritas antaranggota melalui berbagai kegiatan positif.

(Ibnu Galansa)

BAZNAS Kota Bogor Gelar Roadshow ke 20 SMP dan 100 SD, Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah

0

Bogordaily.net – Melalui program Roadshow Pembinaan UPZ, BAZNAS Kota Bogor melakukan kunjungan ke 20 SMP dan 100 SD yang telah memiliki UPZ aktif, kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan untuk optimalisasi penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus penguatan manajemen tata kelola ZIS di sekolah.

Pembinaan langsung dilakukan oleh Bidang Penghimpunan dan Pengumpulan BAZNAS Kota Bogor, yang dipimpin oleh Kepala Divisi, Iril Aldiyat Tenna.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S. Ag, ME, menegaskan pentingnya optimalisasi dalam penghimpunan dan penyaluran ZIS di UPZ sekolah.

“Optimalisasi pengumpulan dan penyaluran menjadi hal yang sangat penting, agar keberadaan UPZ di sekolah tidak hanya menjadi simbol, melainkan betul-betul memberikan manfaat nyata bagi siswa, sekolah, dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Melalui kegiatan roadshow ini, BAZNAS Kota Bogor berharap UPZ sekolah mampu mengelola ZIS dengan tata kelola yang baik, sesuai syariat dan peraturan, serta semakin berkontribusi dalam mencetak generasi yang peduli zakat sejak dini.***

PLN Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 sampai S2 di Seluruh Indonesia

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) kembali membuka kesempatan berkarir bagi putra-putri terbaik bangsa melalui Rekrutmen Umum PLN Group 2025 yang dimulai pada 1 Oktober 2025.

Rekrutmen ini sebagai wujud nyata kontribusi PLN terhadap pembangunan sumber daya manusia di sektor energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

“Melalui rekrutmen ini, PLN mengajak generasi muda Indonesia untuk bergabung, berkontribusi, dan menjadi bagian dari transformasi energi bersih, pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal, serta digitalisasi sistem kelistrikan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan rekrutmen ini diharapkan dapat membawa optimisme generasi muda Indonesia di tengah berbagai tantangan dan dinamika global melalui bakti karya bersama PLN.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, merinci rekrutmen ini terbuka bagi lulusan Diploma 3 (D3), Sarjana/Diploma 4 (S1/D4), dan Magister (S2) dari berbagai jurusan yang relevan. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi rekrutmen.pln.co.id.

“PLN berkomitmen menghadirkan proses rekrutmen yang profesional, transparan, dan berbasis kinerja. Kami mengundang talenta terbaik bangsa untuk bergabung dalam memastikan akses energi yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Didi.

Buka Kesempatan untuk Difabel

Didi melanjutkan, pada rekrutmen tahun ini PLN juga membuka kesempatan bagi difabel untuk turut berkontribusi dalam membangun sektor energi nasional.

“Program ini menjadi bentuk dukungan terhadap prinsip inklusi sosial dalam ketenagakerjaan, sekaligus memperluas akses bagi difabel untuk berkarya di sektor energi nasional,” ujarnya.

PLN mengimbau kepada para pelamar kerja untuk berhati-hati terhadap maraknya penipuan terkait rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan PLN. PLN juga tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya apapun selama pelamar mengikuti seleksi yang diselenggarakan PLN.

Selain itu, tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.

“Untuk rekrutmen, kami tegaskan, PLN tidak memungut biaya apapun kepada peserta rekrutmen ataupun calon pegawai. Pendaftaran hanya dilakukan melalui website resmi rekrutmen.pln.co.id,” pungkas Didi.***

Dukung Industri Pangan di Bogor, PLN UP3 Bogor Energize Tambah Daya PT Mamame Whole Foods Daya 690 kVA

0

Bogordaily.net  – Dalam rangka dukungan nyata terhadap pelaku usaha khususnya pelaku industri pangan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor, melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Prima Pakuan, melakukan penyalaan penambahan daya pelanggan PT Mamame Whole Foods yang berlokasi di Jl. Lintang Raya No.5, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

PT Mamame Whole Foods merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produk pangan dan distribusi makanan, yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar.

Dengan penambahan daya ini, PT Mamame Whole Foods kini memiliki kapasitas pasokan listrik yang lebih andal untuk menunjang operasional pabrik, mesin produksi, dan sistem pendingin yang menjadi bagian penting dalam proses pengolahan makanan sehat.

Taufik, perwakilan dari PT Mamame Whole Foods mengucapkan terima kasih atas kinerja PLN dalam merealisasikan perubahan daya tersebut.

“Untuk penambahan daya sebesar 690 kVA sudah berjalan dengan baik, baik secara administrasi maupun teknis. Terima kasih PLN bantuannya, dengan tambahan daya ini kami lebih percaya diri menghadapi peningkatan permintaan pasar,” ujarnya.

Hadirkan Listrik yang Andal

Di sisi lain, Grahaita Gumelar, Manager PLN UP3 Bogor menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung pertumbuhan sektor industri.

Selain itu, sesuai dengan semangat transformasi yang digulirkan di PLN, Grahaita juga mengatakan PLN UP3 Bogor selalu mengedepankan pelayanan pelanggan yang berorientasi pada pelanggan, termasuk dalam proses tambah daya PT Mamame Whole Foods.

“Layanan yang diberikan oleh PLN baik itu penyambungan baru maupun perubahan daya merupakan wujud dukungan kami terhadap perkembangan sektor industri khususnya di wilayah Bogor. Melalui layanan ini, kapasitas listrik pelanggan ditingkatkan dari 197 kVA menjadi 690 kVA, dengan proyeksi pemakaian mencapai 110.000 kWh per bulannya untuk menunjang kelancaran aktivitas produksi dan operasional perusahaan.” ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo menyampaikan komitmen PLN untuk mendukung sektor energi yang membutuhkan listrik dengan kondisi yang memadai, andal dan berkelanjutan.

Dengan demikian, sektor industri termasuk industri pangan dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.***

PLN UP3 Bogor Pastikan Keandalan Listrik Pada Gelaran Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mendukung kelancaran acara Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025 yang berlangsung di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Gunung Salak, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor menyiagakan personel dan peralatan terbaiknya demi memastikan keandalan pasokan listrik.

Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025 merupakan rangkaian acara keagamaan dan pembinaan kepemimpinan generasi muda Hindu yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, serta semangat kebhinekaan sekaligus memperingati Pujawali XX di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta.

Kegiatan meliputi ritual keagamaan, pembekalan materi kepemimpinan, kegiatan sosial, dan pelatihan kebersamaan yang berlangsung selama beberapa hari.

Acara yang digelar di Pura Parahyangan ini dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah, hadir pula Ni Luh Puspa, Wamen Pariwisata Republik Indonesia untuk membuka gelaran acara ini.

Sebagai bentuk komitmen layanan prima, PLN UP3 Bogor menyiapkan sistem kelistrikan yang andal, termasuk menyediakan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 80 kVA untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kesiapan Menuju Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menjelaskan kesiapan ini merupakan bagian dari tugas PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada acara berskala besar dan penting.

“PLN UP3 Bogor menyiagakan petugas siaga, kendaraan operasional, dan peralatan pendukung agar kelistrikan di area Pura Parahyangan Agung Jagatkarta tetap andal. Kehadiran UPS berkapasitas 80 kVA ini menjadi back up agar kegiatan Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025 berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan,” ungkap Gumelar.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi langkah UP3 Bogor dalam memastikan keandalan listrik di acara ini.

“Kami mendukung penuh upaya UP3 Bogor dalam menjaga keandalan listrik untuk acara besar seperti Pujawali XX Youth Leadership Camp 2025. Kehadiran tim siaga serta peralatan cadangan menunjukkan komitmen PLN untuk selalu hadir memberikan pelayanan prima, andal, dan responsif kepada pelanggan,” ujar Sugeng.

Selain menyiagakan peralatan pendukung, PLN UP3 Bogor juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara dan pihak keamanan setempat guna memastikan sistem kelistrikan sesuai standar keamanan dan keselamatan.

PLN juga membuka saluran komunikasi 24 jam melalui Contact Center PLN 123 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan kelistrikan.***