Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 577

Disnaker Catat 210 Ribu Masyarakat Kabupaten Bogor Masih Nganggur

Bogordaily.net – Dinas Ketenagakerjaan atau Disnaker Kabupaten Bogor mencatat  ada sebanyak 210 ribu masyarakat Kabupaten Bogor yang masih belum memiliki pekerjaan atau menganggur.

Plt Kepala Disnaker Kabupaten Bogor Nana Mulyana menjelaskan bahwa, angka itu berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) per tahun 2024.

“Klo data BPS 2024 itu di angka 7,34% dari angkatan kerja kita 2,86 artinya 2.860.000.000 (juta) artinya pengangguran di kita 210 ribu,” kata Nana kepada wartawan, Senin 23 Juni 2025.

Menurut Nana, dari 210 ribu tersebut pihaknya baru mencatat secara by name by address, ada sekitar 80 ribu lebih masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

“Tetapi dari pendataan kita melalui desa by name by address itu pengangguran kita di angka 80 ribu sekian,” jelasnya.

Kemudian, pihaknya terus berupaya untuk mengurangi angka pengangguran tersebut, salah satunya dengan menggelar Job Fair dan juga meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK).

“Kita pemerintah pa bupati selalu mengingatkan kepada kita bagaimana angka pengangguran di Kabupaten Bogor ini turun,” ujar Nana.

Adapun, untuk menurunkan angka pengangguran tersebut kata Nana, tidak hanya tanggung jawab Disnaker tapi terintegrasi sebuah komponen yang ada di Kabupaten Bogor.

“Jadi kadang kita berpikir pengangguran itu sektor formal, padahal itu sektor informal bisa menyerap angka pengangguran
terutama di industri pariwisata,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, masih banyak sektor yang perlu diperhatikan di Kabupaten Bogor untuk dapat menyerap tenaga kerja, salah satunya sektor pariwisata.

“Itu kan banyaknya non formal, tapi mereka jadi tukang parkir, pramusaji itukan non formal tapi itu adalah bagian daripada menekan angka pengangguran,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Ratusan Guru PAUD dan Siswa SMP Dapat Beasiswa Istimewa dari Pemkab Bogor 

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan menyerahkan beasiswa istimewa bagi 101 siswa SMP swasta dan beasiswa istimewa program S1 bagi 202 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor.

Adapun, penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika secara simbolis pada acara penandatanganan dukungan pakta integritas SPMB serta pemberian bantuan beasiswa siswa SMP swasta dan guru PAUD, di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin 23 Juni 2025.

“Ada teman-teman yang kategori tidak mampu, masuk ke negeri tidak bisa, masuk ke swasta berat biayanya, maka di sini Pak Bupati Rudy Susmanto hadir untuk memberikan bantuan,” kata Sekda Ajat.

Ia berharap, bantuan ini dapat menjadi motivasi dan dorongan positif untuk terus berkembang dan berprestasi.

Kemudian, kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas diri, menggali potensi, dan memperkuat kontribusi dalam dunia pendidikan.

“Saya berharap para siswa dapat menapaki jenjang pendidikan dengan penuh semangat dan para guru dapat terus memperbaiki kualitas pembelajaran demi masa depan anak-anak kita yang lebih cerah,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy menjelaskan, program beasiswa siswa SMP swasta adalah intervensi Pemkab Bogor untuk membantu biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang mengikuti proses SPMB atau PPDB tahun pelajaran 2024-2025.

“Yang tidak tertampung di SMP negeri di Kabupaten Bogor, siswa tetap dapat melanjutkan ke SMP swasta di Kabupaten Bogor,” ujar Rusliandy.

Ia menambahkan, sementara program beasiswa bagi Guru PAUD adalah komitmen Pemkab Bogor dalam upaya meningkatkan kompetensi akademis bagi para Guru PAUD yang belum berkesempatan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 atau Sarjana.

Albin Pandita

Sengketa Lahan TNI-Warga di Jawa Barat: Kegagalan Verifikasi Notaris Picu Konflik Berkepanjangan

0

Bogordaily,net – Konflik lahan antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dengan masyarakat di beberapa wilayah Jawa Barat kembali mencuat. Kasus sengketa lahan di kawasan Peta 76 Bandung, Landasan Udara Atang Sendjaja Bogor, Ujung Genteng Sukabumi, dan Sukani Majalengka menjadi sorotan utama karena belum menemukan penyelesaian yang tuntas meski sudah berlangsung puluhan tahun.

Permasalahan ini tidak hanya menimbulkan ketegangan sosial, tetapi juga mengungkap kelemahan dalam proses penemuan hukum oleh notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam verifikasi legalitas tanah sebelum pengalihan hak dilakukan.

Kegagalan Verifikasi Notaris Picu Konflik Berkepanjangan
Menurut data terbaru dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Barat, sejumlah notaris didapati lalai dalam melakukan verifikasi status lahan militer sebelum menerbitkan akta jual beli. Hal ini bertentangan dengan Pasal 15 Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) yang menuntut itikad baik dan kehati-hatian dalam menjalankan tugas.

Konflik tersebar di empat wilayah utama di Jawa Barat:
• Peta 76, Kota Bandung
• Landasan Udara Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor
• Tanah TNI AU di Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi
• Landasan Udara Sukani, Kabupaten Majalengka
Kasus di Peta 76 Bandung, misalnya, menunjukkan bahwa akta pengalihan hak yang diterbitkan tidak mencantumkan status lahan sebagai aset militer. Akibatnya, warga yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut menghadapi penolakan dari pihak TNI, memicu konflik berkepanjangan selama lebih dari lima dekade.

Kronologi dan Dinamika Konflik
Konflik bermula dari klaim sepihak TNI AU atas lahan yang selama ini ditempati dan dikelola warga secara turun-temurun. Warga, yang sebagian besar adalah petani dan nelayan, mengaku memiliki sertifikat asli dan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), namun lahan mereka dipasang patok dan diakui sebagai milik TNI AU.

Di Ujung Genteng, Sukabumi, warga bahkan sempat mengadu ke Komnas HAM karena merasa diintimidasi dan mengalami kekerasan fisik oleh aparat TNI AU. Mereka menuntut perlindungan hukum dan pengakuan atas hak kepemilikan tanah yang sudah mereka tempati selama puluhan tahun.

Salah satu kasus terbaru yang mencerminkan permasalahan ini adalah perkara nomor 145/Pdt.G/2025/PN Ckr, di mana lima warga menggugat PT Delta Mas terkait sengketa lahan bekas lokasi industri. Dalam persidangan, ditemukan bahwa akta hibah yang digunakan tidak memverifikasi status Hak Guna Bangunan (HGB) dan mengabaikan ketentuan pendaftaran tanah sesuai PP No. 24 Tahun 1997.

Majelis Pengawas Notaris telah menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada notaris yang bersangkutan, menandakan adanya pelanggaran kode etik dan prosedur hukum.

Hambatan dalam Penemuan Hukum
Beberapa kendala utama yang menghambat penemuan hukum efektif oleh notaris antara lain:
• Dualisme Bukti Kepemilikan: Kesulitan membedakan antara sertifikat resmi dan bukti historis kepemilikan militer.
• Tekanan Eksternal: Sekitar 34% notaris di wilayah konflik mengaku mengalami intimidasi dari pihak-pihak yang bersengketa.
• Fragmentasi Regulasi: Tidak adanya protokol baku terkait verifikasi lahan militer dalam peraturan pertanahan yang berlaku.

Upaya Penyelesaian
Para ahli hukum dan praktisi notariat merekomendasikan beberapa langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini:
1. Verifikasi Terintegrasi: Kolaborasi antara SIMTANAS-BPN dan database aset militer untuk memetakan lahan rawan konflik secara akurat.
2. Akta Bersyarat: Pencantuman klausul dalam akta yang mengharuskan konfirmasi status non-militer dari Kodam setempat sebelum pengalihan hak berlaku.
3. Mediasi Trilateral: Peran notaris sebagai fasilitator dialog antara TNI, warga, dan pihak terkait dengan pendekatan restorative justice.
4. Sanksi Tegas: Penerapan sanksi administratif maksimal sesuai UUJN bagi notaris yang lalai dalam verifikasi.

Konflik lahan TNI-warga di Jawa Barat Sengketa tanah antara TNI AU dan warga di Jawa Barat merupakan masalah agraria yang kompleks dan telah berlangsung hampir setengah abad. Penyelesaiannya membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, BPN, TNI, hingga masyarakat sipil. Tanpa solusi regulatif dan koordinasi yang kuat, konflik ini berpotensi menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja.***

Muhammad Alfaridzi
Muhammad Fadlan Rizkiawan
Mahasiswa Universitas Pancasila Magister Kenotariatan

 

BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Daging Bergizi untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office BRI Bogor Pajajaran kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BRI Peduli.

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, BRI menyalurkan bantuan berupa paket daging bergizi kepada Yayasan Kurnia Bhakti Utama yang terletak di Jalan Dramaga Pasar, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Jum’at 20 Juni 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran BRI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya berfokus pada sektor bisnis dan perbankan semata, tetapi juga aktif dalam menjalankan peran sosial kemasyarakatan, khususnya di saat-saat istimewa seperti Idul Adha yang sarat makna spiritual, pengorbanan, dan solidaritas antar umat.

BRI Branch Office Pajajaran, Hendra Satya Darma, menjelaskan bahwa bantuan sosial ini merupakan salah satu bentuk BRI menjaga kedekatannya dengan masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa sebagai institusi BUMN, BRI memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi manfaat dengan masyarakat luas, terutama mereka yang tergolong rentan secara ekonomi dan sosial.

“Sebagai BUMN, BRI turut melaksanakan program tanggung jawab sosial kepada masyarakat, salah satunya dengan menyisihkan laba, yang digulirkan dalam bentuk tanggung jawab sosial yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Hendra, kepada awak media, Senin 23 Juni 2025.

Lebih lanjut, Hendra menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, namun juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BRI dalam mendukung pembangunan sosial.

Hal ini selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dituangkan dalam Asta Cita, khususnya poin yang menekankan pada penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan sosial nasional.

“Selain membawa misi pemerintah dalam penguatan ekonomi rakyat melalui berbagai produk perbankan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata di bidang sosial dan kemaslahatan umat. Kali ini, bantuan kami khususkan kepada umat Islam yang sedang merayakan hari besar keagamaan,” tambahnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak Yayasan Kurnia Bhakti Utama dan masyarakat.

Ketua yayasan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian BRI yang menurutnya sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di tengah situasi seperti sekarang. Kami dari yayasan dan masyarakat sekitar tentu sangat senang dan merasa diperhatikan. Semoga langkah BRI ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Program TJSL BRI Peduli merupakan bentuk nyata bahwa BRI tidak hanya mengukur keberhasilannya dari sisi keuntungan semata, tetapi juga dari sejauh mana kontribusinya terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BRI Bogor Pajajaran menunjukkan bahwa lembaga keuangan juga dapat berperan strategis dalam menciptakan keadilan sosial dan inklusi ekonomi.

Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan dan korporasi lainnya agar lebih aktif dalam program-program sosial kemasyarakatan, serta membangun sinergi positif antara dunia usaha dan masyarakat.(Ibnu Galansa)

Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Menkop : Tingkatkan Kinerja Guna Mendukung Program Strategis Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi melantik sebanyak delapan (8) pejabat tinggi pratama di lingkungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) di Auditorium Kementerian Koperasi (Kemenkop), Senin 23 Juni 2025.

Penetapan pejabat tinggi pratama secara definitif ini diharapkan menjadi “mesin” baru untuk meningkatkan kinerja dan layanan yang lebih profesional dan unggul terutama dalam mendukung program strategis nasional khususnya pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

“Pelantikan ini tentunya merupakan bagian dari upaya kita untuk terus meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta memastikan pelayanan publik yang lebih efektif dan profesional bagi koperasi dan masyarakat,” pesan Menkop Budi Arie saat memberikan arahan dalam upacara pelantikan tersebut.

Hadir dalam upacara pelantikan tersebut, Wakil Menteri Koperasi (WamenKop) Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi, Para Pejabat Eselon 1 dan 2 Kemenkop serta pejabat dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Menkop Budi Arie berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat mengoptimalkan sumber daya dan inovasi sehingga target-target yang ditetapkan di masing-masing unit dapat tercapai dengan baik.

Menurut Menkop, jabatan yang telah diamanahkan tersebut bukan sekedar jabatan administratif namun menjadi tonggak baru dalam menjalankan program dan kegiatan yang dicanangkan.

“Kepemimpinan bapak dan ibu akan diuji bukan hanya melalui indikator output, tetapi juga melalui kemampuan membangun budaya kerja yang adaptif produktif dan berintegritas,” kata Menkop.

Menkop berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Kementerian/ Lembaga (K/L).

Melalui sinergi yang erat, Menkop Budi Arie optimis program prioritas pemerintah seperti Kopdes/ Kel Merah Putih dapat menjadi program unggulan Nasional.

“Pejabat tinggi pratama harus menjadi simpul koordinasi yang handal dimana koordinasi ini mencakup kerja sama dengan Kementerian/ Lembaga lainnya serta memperkuat koordinasi internal antar unit kerja. Tanpa koordinasi yang kuat program yang baik tidak akan bisa berjalan optimal,” kata Menkop Budi Arie.

Menkop mengajak seluruh pejabat di Kemenkop khususnya pejabat yang baru dilantik bersama-sama dapat bekerja untuk membangun pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel dan efektif sehingga dapat memberikan dampak terbaik bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, dedikasi dan loyalitas serta mampu menghadirkan inovasi demi kemajuan Kementerian Koperasi dan kemajuan koperasi di Indonesia,” kata Menkop.

Adapun kedepalan pejabat yang dilantik yaitu Darmono sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Tata Usaha, dan Teknologi Informasi pada Sekretariat Kementerian Koperasi.

Trias Sujatmiko sebagai Asisten Deputi Tata Kelola dan Manajemen Risiko pada Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi.

Kemudian Lely Hiswendari sebagai Asisten Deputi Pemetaan Potensi Usaha pada Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Leonardi Pratama sebagai Asisten Deputi Kemitraan pada Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi.

Lalu, Wisnu Gunadi sebagai Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi pada Deputi Bidang pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Siti Aedah sebagai Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Talenta pada Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi.

Selanjutnya, Fiter Beresman Silaen sebagai Asisten Deputi Pemasaran pada Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi serta Dandy Bagus Ariyanto sebagai Asisten Deputi Kepatuhan Prinsip dan Penilaian Kesehatan pada Deputi Bidang Pengawasan Koperasi.***

Veda Ega Pratama Anak Siapa? Ini Profil Sang Juara Red Bull Rookies Cup 2025

0

Bogordaily.net – Veda Ega Pratama anak siapa? Pertanyaan itu kini menggema di banyak kepala, setelah pemuda Gunungkidul itu kembali mengukir sejarah: back to back juara Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025.

Di Mugello, Italia—sirkuit para legenda—nama Veda kembali menggema. Bukan hanya di paddock, tapi juga di tanah kelahirannya yang jauh dari hiruk pikuk Eropa: Pasar Sapi Wonosari.

Nama itu tidak muncul tiba-tiba. Tidak pula karena “faktor keberuntungan” seperti yang sering dijadikan alasan di negeri ini saat ada anak muda bersinar.

Veda Ega Pratama anak siapa? Ia adalah anak dari pasangan yang hidup sederhana.

Ayahnya, Eko Purwanto, bukan mantan pembalap. Tapi pedagang sapi. Ya, sapi. Di pasar tradisional.

Di sana Veda kecil berlari-lari di sela kaki para pembeli, sambil kadang memelototi motor bebek yang parkir berderet.

Dari sanalah kisah ini dimulai. Dari suara embik, bukan deru mesin. Tapi sejak kecil, Veda lebih terpukau pada roda dua ketimbang hewan ternak.

Saat anak lain belajar naik sepeda, ia sudah dilatih menjaga keseimbangan dengan mini trail.

Latihannya bukan di aspal sirkuit, tapi di tanah liat Gunungkidul yang gersang.

Dan kini, Veda mengibarkan Merah Putih di Mugello. Di race pertama, ia finis paling depan dengan catatan waktu 26 menit 31,484 detik.

Hanya unggul 0,071 detik dari pembalap Spanyol, David Gonzalez. Tipis. Tapi cukup untuk menulis sejarah.

Balapan kedua lebih dramatis. Sempat tercecer di posisi 10, Veda menyalip satu per satu. Ia seperti menari di atas lintasan.

Di tikungan terakhir, ia melesat: unggul 0,11 detik dari Hakim Danish dari Malaysia.

Sekali lagi: tipis. Tapi cukup untuk menjawab pertanyaan dunia: siapa anak Indonesia yang dua kali berturut-turut menang di Red Bull Rookies?

Jawabannya? Veda Ega Pratama anak siapa? Anak peternak sapi Gunungkidul yang punya mimpi lebih tinggi dari menara suar Pantai Baron.

Veda memang bukan pembalap sulapan. Ia ditempa sejak remaja lewat Asia Talent Cup dan ARRC. Di ATC 2023, ia menang 9 dari 12 balapan—rekor yang bahkan pembalap Jepang pun belum tentu punya.

Di ARRC, ia naik podium dan menjadi peringkat ketiga. Dorna tidak buta. Mereka tahu: anak ini bukan sembarang anak.

Ini baru awal. Seperti batu pertama yang dilempar ke danau, riaknya akan makin luas. Mugello hanyalah gerbang. MotoGP adalah tujuan.

Dan bagi kita, jawaban atas “Veda Ega Pratama anak siapa?” tak lagi soal darah. Tapi tekad.

Veda adalah anak semua mimpi anak muda Indonesia. Yang berani, yang gigih, dan yang tidak takut jatuh.

Karena mereka tahu: di tikungan terakhir, kemenangan sering datang bagi yang tak menyerah.

Dari pasar sapi, lahirlah pembalap dunia.***

IPB University Apresiasi Inovasi Digital Pasar Tohaga

0

Bogordaily.net – Dalam rangka mendukung program Kampus Berdampak, Sekolah Vokasi IPB University melalui Program Studi Komunikasi Digital dan Media menjalin kemitraan strategis dengan Perumda Pasar Tohaga, Kabupaten Bogor.

Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan inovasi digital di sektor pasar tradisional sebagai bentuk integrasi nyata antara keilmuan akademik dan kebutuhan praktis masyarakat.

Tujuannya tak lain untuk mendorong transformasi digital yang berkelanjutan di lingkungan pasar rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekolah Vokasi IPB juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Perumda Pasar Tohaga Kompeten Bogor.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif mereka dalam mendukung digitalisasi transaksi pasar melalui implementasi aplikasi TUPAI dan sistem pembayaran berbasis QRIS.

Ketua Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Dr. Hudi Santoso, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud komitmen program studi dalam menghadirkan kontribusi nyata terhadap perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat luas.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa keilmuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan langsung di lapangan. Hal ini juga sejalan dengan misi Sekolah Vokasi untuk mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ujar Dr. Hudi pada Senin, 23 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa ke depannya, Program Studi Komunikasi Digital dan Media akan terus memperluas kolaborasi, khususnya dalam penguatan kapasitas mitra melalui pelatihan digital marketing serta pelibatan aktif mahasiswa dalam berbagai program berdampak.

“Kami berkomitmen menjalin lebih banyak kemitraan, terutama dalam peningkatan keterampilan digital mitra serta membuka ruang kontribusi mahasiswa. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kampus yang benar-benar memberikan dampak nyata,” tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Delta dan dihadiri oleh jajaran Direksi Perumda Pasar Tohaga, yaitu Haris Setiawan selaku Direktur Utama, M. Zakie Hanifan sebagai Direktur Umum, dan Haris Ibrahim sebagai Direktur Operasional.(Albin Pandita)

Jadwal Layanan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Bakti Pajajaran

0

Bogordaily.net – Berikut jadwal layanan poliklinik, termasuk dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran selama Juni 2025.

Dalam poliklinik rawat jalan ini, terdapat jadwal praktik dokter dengan berbagai layanan klinik, di antaranya: Klinik Penyakit Dalam, Klinik Saraf, Klinik Jantung, Klinik Kebidanan dan Kandungan, serta Klinik Bedah Saraf.

Jadwal layanan, termasuk jadwal dokter di poliklinik RSUD Bakti Pajajaran, beroperasi mulai hari Senin hingga Jumat, pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Pelayanan poliklinik berlaku bagi pasien pengguna BPJS dengan syarat melakukan pendaftaran serta melampirkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), baik asli maupun fotokopi, dan fotokopi KTP.

Khusus untuk pasien Klinik Mata, bagi yang akan melakukan pemeriksaan pergerakan mata, visus, dan tes buta warna, diwajibkan melampirkan pas foto berwarna ukuran 4×6.

RSUD Bakti Pajajaran akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Juni 2025.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran, dr. Yukie Meistisia Anandaputri Satoto, berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Bakti Pajajaran juga terus berupaya memaksimalkan pelayanan terhadap pasien. Salah satunya melalui program “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine, dan home care milik RSUD Bakti Pajajaran.

Program ini dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat serta mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

dr. Yukie menyebut bahwa layanan CAGEUR telah berbasis aplikasi yang bisa diunduh melalui laman: www.cageur.rsudcibinong.com. Di dalamnya terdapat berbagai layanan seperti telekonsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Program ini merupakan salah satu langkah mewujudkan layanan pre-hospital dan hospital without wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, RSUD Bakti Pajajaran juga mengembangkan inovasi layanan bernama “BOGOR HADE”. Layanan ini dikhususkan untuk gawat darurat penyakit infeksi emerging dan zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia).

Bogor Hade merupakan layanan terintegrasi untuk pengobatan tradisional komplementer, yang dirancang untuk menangani pasien secara holistik dan melengkapi pelayanan kesehatan kedokteran modern.(Albin Pandita)

PLN UP3 Bogor Imbau Warga Bayar Listrik Tepat Waktu Lewat PLN Mobile

0

Bogordaily.net – PLN UP3 Bogor mengingatkan seluruh pelanggan untuk membayar tagihan listrik tepat waktu, khususnya setiap tanggal 20 setiap bulannya.

Untuk memudahkan proses pembayaran, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang kini hadir dengan berbagai fitur unggulan dan metode pembayaran yang fleksibel.

Fitur-Fitur Unggulan di PLN Mobile

Aplikasi PLN UP3 Bogor tidak hanya menyediakan layanan pembayaran tagihan listrik, tetapi juga menghadirkan berbagai fitur penting lainnya untuk menunjang kenyamanan pelanggan, seperti:

  • Token & Pembayaran
  • Pasang Baru Listrik
  • Tambah Daya
  • Pengaduan dan Keluhan
  • Catat Meter Mandiri
  • Layanan Internet
  • ListrikQu (Instalasi)
  • SPKLU & Tukar Baterai

Melalui fitur Token & Pembayaran, pelanggan bisa membayar tagihan listrik pascabayar atau membeli token listrik prabayar dengan mudah.
Cukup klik menu tersebut di aplikasi, lalu pilih metode pembayaran yang paling sesuai.

Banyak Pilihan Metode Pembayaran

PLN Mobile kini telah terhubung dengan berbagai virtual account bank, termasuk:

  • BTN
  • BNI
  • Mandiri
  • BCA
  • BRI

Selain itu, pelanggan juga bisa menggunakan layanan Direct Debit seperti:

  • BCA OneKlik
  • BNI Autopay
  • Mandiri Debet

Bagi pengguna dompet digital, PLN Mobile telah mendukung pembayaran melalui:

  • OVO
  • DANA
  • GoPay
  • LinkAja Syariah
  • LinkAja App
  • ShopeePay

Dan untuk Anda yang lebih nyaman menggunakan kartu debit atau kredit, tersedia juga pilihan dari:

  • Mandiri Kartu Kredit
  • BNI Kartu Kredit
  • DOKU

Salah satu keunggulan membayar melalui PLN Mobile adalah biaya layanan atau administrasi yang jauh lebih hemat dibandingkan aplikasi lainnya.

Dengan tampilan yang user friendly dan proses yang cepat, aplikasi ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat modern yang ingin semua urusan listrik bisa diakses hanya lewat satu genggaman.***

Rekomendasi Tempat Wisata Liburan Sekolah di Bogor yang Seru dan Edukatif

0

Bogordaily.net – Tempat wisata liburan sekolah di Bogor tak pernah kehabisan kejutan.

Dijuluki sebagai “Kota Hujan”, Bogor menghadirkan destinasi yang bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga sarat dengan nilai edukatif dan keseruan keluarga.

Mulai dari taman botani bersejarah hingga miniatur kota Venesia, berikut adalah deretan tempat wisata yang layak masuk dalam daftar liburan sekolah Anda.

1. Kebun Raya Bogor: Wisata Edukatif di Tengah Kota

Salah satu tempat wisata liburan sekolah di Bogor yang tak boleh dilewatkan adalah Kebun Raya Bogor.

Didirikan sejak 1817, taman seluas 87 hektare ini menyimpan lebih dari 15.000 spesies tanaman dari berbagai penjuru dunia.

Cocok untuk anak-anak dan keluarga yang ingin menikmati suasana hijau sekaligus belajar tentang alam.

Tak hanya itu, tersedia juga Museum Zoologi dan Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia, menjadikan tempat ini ideal untuk belajar sambil bermain.

Anda bisa berjalan kaki atau bersepeda santai di jalur rindang, hingga piknik sambil menikmati udara segar khas Bogor.

📍 Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.13, Paledang, Bogor
🕒 Jam Operasional:

Senin–Jumat: 08.00–16.00 WIB

Akhir pekan & hari libur: 07.00–16.00 WIB
🎫 Harga Tiket:

Dewasa: Rp16.000

Anak-anak: Rp8.000

2. Taman Nasional Gunung Halimun Salak: Surga Tersembunyi di Alam Liar

Bagi keluarga petualang, Taman Nasional Gunung Halimun Salak menawarkan petualangan alam yang memukau.

Lokasi ini berada di kawasan Bogor, Sukabumi, dan Lebak, dan menyajikan hutan tropis lebat dengan satwa langka seperti Owa Jawa dan Harimau Jawa.

Di sinilah letak keunikan lain dari tempat wisata liburan sekolah di Bogor: alamnya yang masih perawan, udara sejuk, dan curug-curug eksotis seperti Curug Pangeran dan Curug Ngumpet yang bisa dijangkau lewat trekking ringan.

📍 Pintu Masuk:

Cisarua (Puncak KM 88)

Rawa Dongko (Leuwiliang–Pamijahan KM 17)
🕒 Jam Operasional: Setiap hari, 08.00–19.00 WIB
🎫 Harga Tiket:

Dewasa: Rp15.000

Anak-anak: Rp5.000

Pelajar: Rp10.000

3. Sentul Paradise Park: Kombinasi Seru Antara Edukasi dan Rekreasi

Kalau mencari tempat rekreasi keluarga dengan wahana yang lengkap, Sentul Paradise Park adalah jawabannya.

Di sini, anak-anak bisa bermain air di kolam arus, mencoba seluncuran ekstrem, hingga menjelajah taman bertema zaman purba seperti Taman Dinosaurus.

Taman satwa mini dan area edukatif menjadikan tempat ini cocok sebagai salah satu destinasi favorit saat libur panjang sekolah tiba.

📍 Alamat: Jl. Jungle Land No. 1, Sentul City
🕒 Jam Operasional: Setiap hari, 10.00–17.30 WIB
🎫 Harga Tiket:

Dewasa: Rp209.500

Anak-anak: Rp169.500

Lansia: Rp189.500

Paket Keluarga: Rp725.000

Disabilitas dan pendamping: Rp129.500

4. Little Venice Kota Bunga: Nuansa Eropa di Tengah Pegunungan

Ingin merasakan sensasi naik gondola ala Italia? Datanglah ke Little Venice Kota Bunga, destinasi wisata romantis yang terletak di kawasan Cipanas.

Anda bisa berfoto di bangunan bergaya Eropa klasik, menikmati suasana kanal, atau bermain di wahana seperti bianglala dan taman bermain anak.

Kafe, toko suvenir, dan area bermain keluarga menjadikan tempat ini pilihan tepat untuk pengalaman liburan yang berkesan.

📍 Alamat: Jl. Kota Bunga, Batulawang, Cipanas
🕒 Jam Operasional:

Hari kerja: 09.00–16.30 WIB

Akhir pekan: 08.00–18.00 WIB
🎫 Harga Tiket:

Tiket Masuk: Mulai dari Rp25.000

Paket Fun: Sekitar Rp90.000

Paket Happy: Sekitar Rp50.000

Wahana gondola: Mulai Rp25.000

Liburan sekolah bukan hanya soal bersenang-senang, tapi juga kesempatan membangun kedekatan keluarga dan menambah wawasan anak.

Maka dari itu, memilih tempat wisata liburan sekolah di Bogor adalah pilihan yang pas: dekat, sejuk, variatif, dan cocok untuk semua usia.***