Home Blog Page 598

Kemenkop Terus Perkuat Kapasitas dan Kualitas SDM Business Assistant Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Memasuki tahap kedua program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yaitu operasionalisasi dan pengembangan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memacu berbagai langkah dalam melahirkan Business Assistant (BA) yang handal, berkualitas, dan profesional.

“Nantinya, mereka akan menjadi motor penggerak dan memberikan asistensi pengembangan usaha Kopdes Merah Putih ,” kata Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop Panel Barus, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/9).

Panel pun menjabarkan beberapa tugas seorang BA dalam pengembangan usaha Kopdes Merah Putih. Diantaranya, membantu pengurus Kopdes Merah Putih masuk ke dalam Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), hingga membantu menyusun rencana bisnis dan implementasinya untuk memulai operasional Kopdes Merah Putih.

Tugas lainnya, membantu kelengkapan administrasi perizinan berusaha yang diperlukan untuk pengajuan pembiayaan dari bank pemerintah, lembaga keuangan perbankan, dan lembaga keuangan non perbankan.

Yang tak kalah penting, lanjut Panel, tugas seorang BA adalah membantu penyusunan proposal bisnis Kopdes Merah Putih, serta membantu pengurus dan pengawas koperasi dalam setiap operasional Kopdes Merah Putih. “Nantinya, untuk satu orang BA bakal menangani 10 Kopdes Merah Putih,” ucap Panel Barus.

Oleh karena itu, dengan dukungan penuh dari BUMN, Kemenkop terus menggelar pelatihan untuk penguatan kapasitas SDM pengurus dan pengawas Kopdes Merah Putih. Diantaranya, memberikan pelatihan bagi pengurus dan anggota Kopdes Merah Putih terkait manajemen koperasi, pengelolaan keuangan, tata niaga, dan operasional unit usaha.

Berikutnya adalah memfasilitasi penerapan teknologi produksi, sistem logistik, serta digitalisasi bisnis agar Kopdes Merah Putih mampu mengelola usaha secara modern dan efisien.

“Kita juga menyediakan program pendampingan dan inkubasi jangka menengah hingha panjang untuk membantu Kopdes Merah Putih dalam mengembangkan inovasi usaha, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar.

Selain itu, Kemenkop juga terus melakukan peningkatkan literasi digital SDM Kopdes Merah Putih dalam penggunaan aplikasi digital, marketplace, sistem pembayaran elektronik, serta akses ke layanan perbankan dan pembiayaan.***

KB-TK Bosowa School Gelar PTLP di Bogor, Makassar, dan Cilegon, Orang Tua dan Guru Dapat Wawasan Baru tentang Pendidikan Anak

0

Bogordaily.net – KB-TK Bosowa School kembali menyelenggarakan kegiatan Parents Teachers Learning Programme (PTLP), sebuah program yang dirancang khusus untuk mempererat kolaborasi antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan anak.

Kegiatan ini digelar secara daring pada Senin (15/9/2025) dan Rabu (17/9/2025), melibatkan tiga unit sekolah di bawah naungan Bosowa School, yakni Sekolah Alam Bosowa Makassar, KB-TK Bina Insani Bogor, dan KB-TK Bosowa Al Azhar Cilegon.

Head of Kurikulum Bosowa School, Lies Rachmawati, menjelaskan bahwa PTLP memang menjadi program rutin yang digagas untuk menyamakan persepsi orang tua dan guru mengenai konsep pendidikan anak.

“PTLP (Parents Teachers Learning Programme) adalah program pendidikan untuk orang tua dan guru di lingkungan Bosowa School. Dalam kesempatan kali ini dilaksanakan secara online di unit Baby House, KB, dan TK,” ujarnya.

Peserta yang diundang dalam kegiatan ini adalah orang tua siswa baru dan orang tua siswa pindahan dari masing-masing unit sekolah. Tujuannya tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai kurikulum dan metode pembelajaran, tetapi juga membekali orang tua dengan keterampilan mendukung pendidikan anak di rumah.

Materi Mendalam tentang Kurikulum, Tahapan Perkembangan, dan Multiple Intelligences

Dalam sesi pertama, Tjutju Herawati, membawakan makalah berjudul “Curricular Domains, Multiple Intelligences, Seven Essential Skills: Sinergi Program Pendidikan di Sekolah dan di Rumah.”

Ia menekankan pentingnya sinergi empat pilar Bosowa School Kurikulum Nasional, Kurikulum Cambridge, Islamic Studies, dan Literasi yang dirancang sejalan dengan tahapan perkembangan anak.

Tjutju menguraikan berbagai aspek kurikulum yang mencakup perkembangan estetika, afeksi, kognisi, bahasa, psikomotor, dan sosial. Ia juga menyinggung teori Multiple Intelligences dari Howard Gardner, yang mengklasifikasikan kecerdasan anak tidak hanya sebatas logika dan bahasa, tetapi juga mencakup kecerdasan musikal, kinestetik, spasial, interpersonal, hingga intrapersonal.

“Berbagai penelitian telah menemukan bahwa keterampilan-keterampilan ini sangat penting untuk keberhasilan di sekolah dan kehidupan selanjutnya,” kata Tjutju, mengutip pemikiran Ellen Galinsky dalam buku Mind in The Making.

Pada sesi berikutnya, Tjutju membahas metode Beyond Center and Circle Time (BCCT), yakni sebuah pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman nyata melalui kegiatan di sentra.

Dalam praktiknya, anak diajak untuk bermain sekaligus belajar dalam lingkungan yang dirancang khusus, seperti sentra bahan alam, seni, balok, hingga memasak.

“BCCT memberikan kesempatan belajar melalui pengalaman positif. Dengan begitu, anak tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan emosional sesuai tahap perkembangannya,” jelasnya.

Strategi Komunikasi Efektif untuk Anak

Pemateri kedua, Yuli Oktania,  mengangkat tema “Strategi Komunikasi Anak.” Menurutnya, komunikasi bukan hanya soal kata-kata, melainkan juga ekspresi wajah, tindakan, hingga bahasa tubuh. “Komunikasi adalah apa yang kita katakan dan bagaimana cara kita mengatakan,” kata Yuli.

Ia menekankan bahwa komunikasi yang baik akan membangun hubungan yang hangat, menumbuhkan kerja sama, serta menumbuhkan rasa dihargai. Sebaliknya, komunikasi yang buruk justru bisa menimbulkan konflik dan membuat anak merasa tidak berharga.

Yuli memberikan berbagai tips untuk membangun komunikasi positif dengan anak, mulai dari mendengarkan dengan penuh perhatian, menggunakan bahasa positif, hingga menghindari kata-kata yang merendahkan.

“Komunikasi yang baik membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, harga diri, serta kemampuan menjalin hubungan sehat dengan orang lain,” tambahnya.

Membiasakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Pemateri terakhir, Heni Marlina, membawakan materi tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini merupakan gerakan pembentukan karakter yang dicanangkan Kemendikdasmen untuk mendukung lahirnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Ketujuh kebiasaan yang dimaksud adalah bangun pagi, beribadah, olahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Heni menjelaskan kebiasaan-kebiasaan tersebut dari berbagai sudut pandang: tujuan, manfaat, hingga perspektif Islam. Misalnya, bangun pagi bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga berkaitan dengan semangat belajar, kesehatan tubuh, dan keberkahan hidup.

Heni juga menautkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan 8 Dimensi Profil Lulusan serta 9 Profil Pembelajar Bosowa. Dengan demikian, pembiasaan karakter tidak hanya berhenti di rumah, melainkan selaras dengan filosofi pembelajaran mendalam (deep learning) yang diterapkan di sekolah.

Sinergi Orang Tua dan Guru untuk Pendidikan Anak

Melalui PTLP, Bosowa School menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Para narasumber menekankan bahwa stimulasi yang diberikan di rumah harus sejalan dengan metode yang diterapkan di sekolah, sehingga anak mendapat dukungan optimal dalam masa tumbuh kembangnya.

“Melalui metode BCCT, Bosowa School memberikan kesempatan belajar melalui main dengan pengalaman positif sesuai Teori Tahapan Perkembangan Anak. Diharapkan sinergi antara program pendidikan di rumah dengan di sekolah dapat dilaksanakan secara harmonis untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Tjutju Herawati.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Bosowa School dalam membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan seluruh pihak, baik guru maupun orang tua, demi mewujudkan anak Indonesia yang cerdas, mandiri, dan berkarakter kuat.

Pria India Dipenggal Karyawannya Gara-Gara Mesin Cuci Rusak

0

Bogordaily.net – Peristiwa mengenaskan menimpa seorang pria keturunan India yang tinggal di Amerika Serikat. Chandra Mouli Nagamallaiah, 52 tahun, tewas secara tragis setelah diserang karyawannya sendiri dalam sebuah insiden berdarah yang mengejutkan publik.

Pelaku bernama Cobos Martinez, seorang imigran asal Kuba, tega memenggal kepala sang majikan hanya karena persoalan sepele, kerusakan mesin cuci di motel tempat mereka bekerja.

Tragedi yang terjadi pada minggu lalu ini terekam dalam sebuah video CCTV yang kini viral dan mengundang kecaman luas.

Dalam rekaman, terlihat Cobos berlarian di koridor motel sambil membawa parang. Ia kemudian menangkap Chandra yang saat itu berusaha meminta bantuan keluarga. Bukannya berhenti, pelaku justru menyerang secara membabi buta.

Saksi mata menyebut keluarga korban sempat berusaha melindungi Chandra, namun serangan begitu brutal hingga akhirnya nyawa pria keturunan India tersebut tak terselamatkan.

Yang lebih sadis, Cobos bahkan menggeledah saku korban, mengambil ponsel dan kartu kunci, lalu terus mengayunkan parang hingga kepala Chandra terpenggal.

Setelah itu, kepala korban ditendang ke arah jalanan, sebelum akhirnya dibawa pelaku dan dibuang ke tempat sampah. Adegan biadab ini sontak membuat masyarakat setempat terguncang.

Dipicu Masalah Mesin Cuci

Berdasarkan keterangan penyelidik, awal mula tragedi berawal saat Chandra meminta staf lain membantu menerjemahkan instruksi penggunaan mesin cuci yang rusak agar Cobos lebih mudah memahami.

Namun, sikap itu justru ditafsirkan Cobos sebagai bentuk penghinaan. Ia merasa tidak dihargai, sehingga amarahnya memuncak.

Kemarahan itu berubah menjadi aksi kejam yang tidak bisa diterima akal sehat, hingga akhirnya menewaskan Chandra secara mengenaskan.

Polisi Amerika Serikat bergerak cepat dan berhasil menangkap Cobos Martinez tak lama setelah kejadian. Ia kini didakwa dengan pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman berat.

Kasus ini bahkan menarik perhatian mantan Presiden AS, Donald Trump. Melalui pernyataannya, Trump menegaskan bahwa pelaku harus dijatuhi hukuman setimpal.

Ia juga berjanji akan memperketat keamanan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama yang melibatkan imigran.***

 

Institut Ummul Quro Al Islami Bogor Sukses Wisuda 367 Mahasiswa

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor sukses menggelar wisuda ke 5 untuk 367 mahasiswa yang sudah selesai menempuh pendidikan di kampus.

Kegiatan wisuda tersebut diikuti wisudawan dengan penuh suka cita dan dilaksanakan di Braja Mustika, Kota Bogor, pada Rabu 17 September 2025, pagi hari.

Rektor IUQI Bogor Dr. Syamsul Rizal Mz dalam sambutannya mengatakan, wisuda merupakan momentum yang sangat istimewa, bukan hanya bagi para wisudawan, tetapi juga bagi orang tua, keluarga, serta civitas akademika.

“Wisuda adalah tanda keberhasilan menempuh perjalanan panjang pendidikan, penuh perjuangan, pengorbanan, dan doa,” jelasnya

Dr. Syamsul Rizal menambahkan, tantangan di dunia kerja maupun masyarakat semakin kompleks. Oleh karena itu, janganlah berhenti belajar.

“Gelar yang saudara raih hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam berkarya. Junjung tinggi integritas, pegang teguh nilai moral, serta kembangkan inovasi dan kreativitas di setiap langkah,” tambahnya

Ia menerangkan, perjalanan para wisudawan tidak berhenti di sini. Dunia saat ini berubah cepat, mulai dari teknologi berkembang pesat, persaingan semakin ketat, dan tantangan semakin kompleks.

Karena itu, teruslah belajar, tingkatkan keterampilan, dan kembangkan karakter. Ingatlah, gelar hanyalah awal, sementara karya dan kontribusi nyata saudara yang akan menentukan masa depan.

“Kepada para lulusan, bawalah nama baik almamater di mana pun berada. Jadilah agen perubahan, generasi unggul yang berkontribusi dalam membangun bangsa Indonesia yang maju dan beradab,” tutupnya

(Muhammad Irfan Ramadan)

Gaya Kocak Komeng Saat Rapat DPD RI Viral, Bahas Soal Hilangnya Hutan

0

Bogordaily.net – Nama Alfiansyah Bustami, atau yang lebih populer dengan panggilan Komeng, kembali menjadi bahan perbincangan hangat publik.

Bukan karena aksi panggung lawaknya, melainkan gaya uniknya saat mengikuti rapat resmi di DPD RI bersama Kementerian Kehutanan.

Dalam video yang beredar di media sosial, Komeng tampak hadir dengan balutan kemeja putih rapi khas seorang pejabat negara.

Namun, meski tampil formal, ia tetap tidak bisa lepas dari ciri khasnya: melontarkan pertanyaan serius dengan sentuhan humor yang membuat suasana rapat mendadak cair.

Salah satu momen yang menarik perhatian warganet adalah ketika Komeng menyinggung soal isu makin hilangnya hutan di Indonesia. Dengan gaya bicara santai namun tetap kritis, ia mempertanyakan hal tersebut kepada perwakilan kementerian.

Momen tersebut segera menjadi viral dan menuai beragam komentar di jagat maya. Banyak yang mengapresiasi gaya kocak Komeng yang dianggap tetap mampu menyuarakan kepedulian publik.

“Gaya kocak Komeng saat rapat di DPD RI dengan Kementerian Kehutanan,” tulis seorang netizen yang membagikan potongan video rapat itu.

Kolom komentar pun langsung dibanjiri reaksi warganet.

“Ada aja khas kocaknya,” tulis netizen lain.

Tak sedikit pula yang memuji kemampuan Komeng menyeimbangkan peran sebagai komedian sekaligus wakil rakyat.

“Bikin ngakak, komedian tapi otaknya berisi,” timpal warganet lainnya.

Bahkan, ada juga yang mengaku ikut terbawa suasana oleh gayanya yang jenaka.

“Ikut tertawa ini bang,” sahut netizen lain.

 

Lineup Coachella 2026 Resmi Dirilis: Justin Bieber, Sabrina Carpenter, hingga Karol G Jadi Headliner Utama

0

Bogordaily.net – Festival musik paling bergengsi di dunia, Coachella Valley Music and Arts Festival 2026, akhirnya merilis lineup resminya. Tiga nama besar yakni Justin Bieber, Sabrina Carpenter, dan Karol G dipastikan akan memimpin panggung utama sebagai headliner.

Ajang tahunan yang selalu ditunggu penikmat musik ini bakal digelar di Indio, California, pada dua akhir pekan 10–12 April 2026 dan 17–19 April 2026.

Sabrina Carpenter akan membuka festival pada 10 dan 17 April. Ini menjadi debutnya sebagai headliner setelah sebelumnya tampil di Coachella 2024 dengan lagu Espresso yang sukses mendongkrak popularitasnya.

Kini, dengan album terbaru berjudul Man’s Best Friend, Sabrina hadir sebagai salah satu bintang utama.

Ia akan berbagi panggung dengan musisi lain seperti The XX, Disclosure, Sexyy Red, dan Ethel Chain.

Justin Bieber Comeback ke Festival Dunia

Hari kedua, 11 dan 18 April, akan jadi milik Justin Bieber. Penyanyi asal Kanada ini siap menggebrak Coachella dengan lagu-lagu dari album terbarunya, SWAG dan SWAG II.

Penampilan ini juga menandai comeback besar Bieber setelah empat tahun vakum merilis album usai Justice. Bersamanya, ada lineup spektakuler seperti Giveon, Labrinth, Addison Rae, hingga Interpol.

Sebagai penutup, Karol G akan tampil di hari ketiga, 12 dan 19 April. Penyanyi asal Kolombia ini akan menghadirkan energi Latin khasnya, ditemani deretan musisi papan atas lain seperti Major Lazer, Bigbang, Laufey, FKA twigs, hingga Young Thug.

Harga Tiket dan Antusias Penonton

Tiket Coachella 2026 mulai dijual pada 19 September 2025. Harga tiket reguler dibanderol sekitar USD 549 (Rp8,9 juta), sementara tiket VIP mencapai USD 1.199 (Rp19,6 juta).

Dengan kombinasi bintang pop dunia, musisi alternatif, hingga legenda musik lintas genre, Coachella 2026 diyakini bakal menjadi salah satu edisi paling berkesan sepanjang sejarah festival ini.***

Ruben Onsu Dilarikan ke RS Usai Pulang Umrah, Betrand Peto Beri Dukungan Haru

0

Bogordaily.net – Kabar kurang menyenangkan datang dari presenter sekaligus pengusaha Ruben Onsu. Pria 42 tahun itu kini harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah pulang umrah.

Informasi tersebut pertama kali diketahui lewat unggahan Instagram Story Ruben pada Selasa 16 September 2025. Dalam unggahannya, ia membagikan ulang postingan sahabatnya, Aditya Gumay, yang datang menjenguk bersama keluarga.

Dalam foto yang beredar, Ruben tampak terbaring lemas di ranjang rumah sakit. Wajahnya pucat dan ia harus dibantu dengan selang oksigen.

Meski begitu, ayah tiga anak itu masih mencoba tersenyum di hadapan orang-orang terdekatnya.

Di tengah kondisi tersebut, dukungan juga datang dari anak angkatnya, Betrand Peto atau Onyo.

Melalui unggahan di Instagram, Onyo terlihat bersandar di samping Ruben sembari menyematkan doa singkat penuh haru.

“Cepat sembuh ya, ayah @ruben_onsu.”

Hingga kini, belum ada keterangan resmi soal penyakit yang diderita Ruben. Namun diketahui, ia masuk rumah sakit tak lama setelah pulang dari ibadah umrah di Tanah Suci.

Perjalanan Umrah Penuh Rasa Syukur

Ruben baru saja kembali ke Indonesia pada Sabtu 6 September 2025 usai menunaikan umrah pertamanya. Momen spiritual itu sempat ia ceritakan di acara Brownies pada Senin 8 September 2025.

Dengan mata berkaca-kaca, Ruben mengaku sangat bersyukur karena selama berada di Mekah ia mendapat pengalaman yang begitu berkesan. Kamar hotel tempatnya menginap bahkan langsung menghadap ke Ka’bah.

“Benar-benar gue buka pintu, (bisa lihat) Ka’bah. Bukan kaca, Ka’bah. Buka sisi satunya lagi, Ka’bah. Lo apa nggak sujud syukur?” ucap Ruben penuh haru.

Ia juga menceritakan bagaimana jamaah lain banyak membantunya selama ibadah. Mulai dari memberi jalan hingga menawarkan air zam-zam saat dirinya merasa kelelahan.

“Waktu gue salat sampai menangis, ada orang yang nyamperin dan nanya apa gue baik-baik saja. Itu perhatian banget. Allah kasih gue pengalaman luar biasa,” tambahnya.

Bagi Ruben, momen paling berharga adalah ketika keinginannya untuk salat Jumat di depan pintu Ka’bah benar-benar terkabul.

“Pas selesai digeser-geser jamaah, azan zuhur berkumandang, gue bisa jumatan tepat di depan pintu Ka’bah. Itu luar biasa banget,” ungkapnya.

Kini, publik pun menanti kabar terbaru soal kondisi Ruben Onsu. Banyak doa mengalir di media sosial agar dirinya lekas pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.***

Tak Mau Minta Maaf, Rizky Kabah Tegaskan Kontennya Soal Dayak Bukan Hoaks

0

Bogordaily.net – Rizky Kabah, kembali menuai sorotan setelah dirinya dianggap menghina masyarakat Dayak. Hal itu bermula dari unggahan video yang menyinggung soal sejarah dan budaya Dayak, di mana Rizky menyebut adanya praktik ilmu hitam yang masih melekat pada kehidupan suku tersebut.

Konten itu segera menuai reaksi keras, terutama dari warganet asal Kalimantan yang menilai pernyataannya tidak pantas dan terkesan mendiskreditkan identitas Dayak.

Namun, bukannya meminta maaf, Rizky justru mengunggah video klarifikasi di akun TikTok pribadinya, @riezky.kabah, pada Senin, 15 September 2025.

Dalam klarifikasinya, Rizky menegaskan bahwa ia sama sekali tidak berniat menebar fitnah atau menyudutkan suku Dayak. Ia menyebut konten yang ia buat mengacu pada sejumlah sumber, mulai dari artikel daring hingga informasi yang ia temukan di museum.

“Dihujat lagi nih gue gara-gara video Dayak? Gue bikin video sejarah Dayak itu ya, berdasarkan narasumber dari Google dan museum, kaya Museum Kalimantan Barat. Gue tidak menyebarkan hoaks, gue ngomong sesuai fakta,” kata Rizky.

Untuk memperkuat pernyataannya, Rizky bahkan menampilkan potongan dokumentasi saat ia mengunjungi galeri perdukunan di Museum Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, Rizky juga mencoba memberikan penjelasan terkait Rumah Radakng, rumah adat masyarakat Dayak Kanayatn. Menurutnya, keberadaan rumah adat yang masih dihuni kepala suku di pedalaman memang erat kaitannya dengan peran dukun atau tokoh spiritual yang dipercaya menjaga keselamatan warga.

“Rumah Radakng asli itu adanya di pedalaman, ditempati kepala suku Dayak Kanayatn. Sudah pasti ada dukunnya untuk melindungi warga dari musuh. Sementara yang ada di kota itu hanya ikon pariwisata. Jadi jangan samakan,” pungkasnya.

 

Viral! Mobil Sipil Diduga Dikawal Patwal saat Macet di Puncak Bogor

0

Bogordaily.net –  Jagat maya kembali dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan mobil sipil diduga mendapat pengawalan Patwal di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Video itu menjadi viral lantaran peristiwa terjadi di tengah kondisi lalu lintas yang sedang padat merayap.

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat mobil sipil berwarna gelap mencoba menerobos kemacetan dengan bantuan kendaraan yang disebut-sebut sebagai Patroli dan Pengawalan (Patwal). Namun, upaya itu terhalang karena ada pengendara lain yang tidak memberikan jalan.

Sang perekam video sekaligus pengunggah menuliskan keterangan bernada sindiran:

“Maksa tatetot mau cepet sampe ketujuan ngawal sipil. Sabar bro, macet orang-orang juga antre bodo amat.”

Unggahan tersebut sontak menyulut perdebatan di media sosial.

Kawasan Puncak memang dikenal rawan macet, terutama pada akhir pekan atau hari libur panjang. Volume kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata itu kerap meningkat tajam, menyebabkan antrean panjang di jalur utama.

Dalam situasi tersebut, penggunaan sirine atau pengawalan kendaraan yang tidak resmi kerap memicu amarah publik. Banyak warganet menilai tindakan semacam itu sebagai bentuk penyalahgunaan fasilitas jalan.

Kolom komentar unggahan video itu pun langsung dipenuhi berbagai pendapat. Sebagian netizen mendukung sikap pengendara yang tidak mau memberi jalan, karena merasa semua pengguna jalan punya hak yang sama saat menghadapi macet.

“Sabar woi,” tulis seorang netizen.

“Bagus bang, jangan kasih jalan,” timpal akun lain.

“Kalau pejabat sih wajar, tapi kalau sipil? Keterlaluan,” komentar warganet lainnya.

Ada juga yang menyindir, “Macet itu demokratis, semua orang kena imbasnya. Jangan mentang-mentang dikawal Patwal.”

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait video viral ini. Namun, publik berharap aparat segera memberi penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

 

Andre Taulany Resmi Ajukan Cerai Talak Lagi, Sidang Perdana Dijadwalkan 24 September

0

Bogordaily.net – Komedian sekaligus presenter kondang, Andre Taulany, kembali mengajukan permohonan cerai talak terhadap sang istri, Rien Wartia Trigina, yang akrab disapa Erin.

Permohonan cerai talak tersebut sudah resmi didaftarkan ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan pada 12 September 2025. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak pengadilan melalui juru bicaranya, Abid.

“(Permohonan cerai talak) masuk daftar tanggal 12 September atas nama AT (Andre Taulany), kemudian istrinya RT (Rien Wartia Trigina),” ungkap Abid saat ditemui awak media.

Sidang perdana untuk kasus ini telah dijadwalkan pada 24 September 2025 dengan agenda utama mediasi. “Untuk sidang pertama nanti tanggal 24 September. Wajib melakukan mediasi,” tambah Abid.

Bukan Pertama Kali Ajukan Cerai

Permohonan cerai ini bukanlah yang pertama kali dilayangkan Andre. Rumah tangganya dengan Erin memang sudah beberapa kali diterpa isu perceraian.

April 2024, Andre pernah mengajukan cerai talak usai hampir 19 tahun menikah. Namun, gugatan tersebut ditolak karena dinilai tidak memenuhi syarat administrasi.

9 April 2025, ia kembali mengajukan gugatan cerai di PA Tigaraksa. Namun, majelis hakim memutuskan menolak permohonan tersebut lewat putusan sela pada 25 Agustus 2025.

Kini, untuk ketiga kalinya, Andre kembali melayangkan permohonan cerai talak, kali ini lewat PA Jakarta Selatan.

Andre Taulany dan Erin menikah pada 17 Desember 2005. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak.

Namun, sejak beberapa tahun terakhir, hubungan rumah tangga pasangan ini kerap dikabarkan renggang.

Sejak 2020, publik mulai menyoroti rumah tangga Andre dan Erin karena keduanya jarang terlihat bersama.

Andre pun nyaris tak pernah membagikan momen kebersamaan dengan sang istri di media sosial, sehingga memicu berbagai spekulasi mengenai keretakan rumah tangga mereka.

Kini, publik kembali menanti kelanjutan perjalanan rumah tangga Andre Taulany dan Erin, apakah keduanya akan kembali menemukan jalan damai dalam mediasi, atau justru memilih benar-benar berpisah setelah hampir dua dekade bersama.***