Home Blog Page 602

PWI Resmi Kembali Terdaftar di Kemenkum, Akses AHU Sangat Cepat dan Mudah

0

Bogordaily.net – Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi kembali terdaftar di Kementerian Hukum (Kemenkum) RI dengan Nomor AHU-0001616.AH.01.08. Tahun 2025.

Penerbitan AHU PWI itu berdasarkan permohonan PWI Pusat hasil Kongres Persatuan PWI yang disampaikan kepada Kemenkum melalui permohonan Notaris Dwi Yantoro SH MKn, sesuai Akta Nomor: 02 Tanggal 10 September 2025 yang dibuat oleh notaris tentang Perubahan Badan Hukum Perkumpulan PWI tanggal 11 September 2025 dengan Nomor Pendaftaran: 6025091131200080 telah sesuai dengan persyaratan persetujuan perubahan badan hukum perkumpulan.

Direktur Jenderal AHU Widodo menyampaikan penerbitan surat keputusan AHU sangat cepat dan mudah karena datanya lengkap dan prosesnya secara digital.

“Hari ini (Kamis, 11 September 2025), kami menerima pendaftaran kepengurusan hasil Kongres PWI, dan setelah data lengkap, hari ini juga sudah terbit SK dari Kementrian Hukum untuk kepengurusan PWI hasil kongres rekonsiliasi. Prosesnya sangat cepat karena kami layani secara digital,” jelas Widodo.

Dalam AHU-0001616.AH.01.08. Tahun 2025 tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan PWI disebutkan susunan pengurus dan pengawas PWI yang baru, yakni Akhmad Munir sebagai Ketua Umum (Ketum), Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Marthen Selamet Susanto sebagai Bendahara Umum (Bendum), semuanya disebutkan sebagai pengurus. Sedangkan Ketua Dewan Kehormatan PWI Atal S Depari disebutkan sebagai pengawas.

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan terima kasih kepada Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dan Dirjen AHU Widodo beserta seluruh jajaran Kemenkum yang memberikan perhatian dan memproses cepat AHU PWI, yang sebelumnya sempat diblokir akibat terjadinya dualisme.

“Alhamdulillah, AHU PWI sudah terbit menandakan PWI kembali bersatu. Sekaligus dengan terbitnya AHU PWI ini, kami siap kembali berkontribusi untuk wartawan, komunitas pers, masyarakat, bangsa dan negara,” jelas Akhmad Munir, sehari-hari menjabat Direktur Utama LKBN Antara.

Kepada seluruh anggota PWI dari Aceh sampai Papua, Akhmad Munir menyerukan agar semua kembali kompak dan guyub, bersama-sama kembali mengangkat marwah kehormatan wartawan dan organisasi PWI.(Ibnu Galansa)

Enam Bulan Absen, Anggota DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utami Klarifikasi Kondisi Kesehatan

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utami, diduga telah absen selama enam bulan terakhir dan tercatat tidak mengikuti sedikitnya 12 kali rapat paripurna DPRD Kota Bogor.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Teh Dea ini merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I, Bogor Timur dan Bogor Tengah.

Menanggapi informasi yang beredar, staf pribadi Desy, Arief, memberikan klarifikasi terkait kondisi yang dialami.

Menurutnya, sejak April 2025, Desy memang sedang menjalani perawatan medis.

“Berdasarkan surat keterangan sakit dari RS Pondok Indah tertanggal 16 April 2025, Bu Dea diminta untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah dan menjalani istirahat secara intensif karena kondisi medis tertentu. Namun, sesuai hak privasi pasien, kami tidak bisa membeberkan detail penyakit yang dialami,” jelas Arief kepada Bogordaily pada Selasa 16 September 2025.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Desy telah menyampaikan surat resmi kepada DPRD, baik kepada Fraksi Golkar, Badan Kehormatan, maupun Sekretariat DPRD.

Arief menambahkan, selama masa pemulihan, diketahui pula bahwa Desy tengah mengandung dengan kondisi janin berisiko tinggi.

Hal tersebut diperkuat dengan surat keterangan sakit terbaru dari RS Pondok Indah tertanggal 11 Agustus 2025.

Dokter merekomendasikan agar ia tidak melakukan aktivitas berat dan fokus menjalani perawatan.

“Dengan adanya diagnosa ini, Bu Dea mengambil sikap untuk tidak berkegiatan dan menjalani proses pengobatan secara intensif,” katanya.

Pihaknya juga meminta doa serta dukungan dari masyarakat Kota Bogor agar Desy segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugas sebagai anggota DPRD.

“Meski Bu Dea berhalangan hadir secara fisik, tim beliau tetap berupaya memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini,” pungkas Arief.

(Ibnu Galansa)

Viral Dosen UIN Malang Berguling di Sawah Usai Ribut dengan Tetangga, Pihak Kampus Buka Suara

0

Bogordaily.net – Nama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tengah menjadi sorotan setelah beredarnya sebuah video viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar dua menit itu memperlihatkan seorang pria paruh baya berseteru dengan warga di sebuah lahan pertanian. Pria dalam rekaman tersebut belakangan dipastikan adalah seorang dosen aktif di UIN Malang.

Kabar ini sontak menuai beragam spekulasi publik. Namun pihak kampus menegaskan, meski benar sosok dalam video adalah tenaga pengajar di UIN Malang, peristiwa itu sama sekali tidak berkaitan dengan lembaga.

“Iya, benar yang bersangkutan adalah dosen UIN Malang. Tetapi itu murni masalah pribadi antar-tetangga, bukan bagian dari urusan kampus,” ujar Pranata Humas Ahli Muda UIN Malang, M. Fathul Ulum.

Video Viral dan Adegan Mengundang Kontroversi

Video yang pertama kali beredar di Instagram itu memperlihatkan pria berbadan gempal dengan rambut memutih terlibat adu mulut dengan seorang perempuan.

Ketika aparat kepolisian turun tangan, drama baru kembali tersaji. Dalam sebuah video lain yang beredar, terlihat sang dosen tiba-tiba menjatuhkan diri ke tanah dan berpura-pura mengalami stroke saat polisi datang ke lokasi.

Aksi itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @radarbonang sebelum viral di berbagai platform lain.

Rekaman tersebut menuai banjir komentar. Sebagian warganet menilai tindakan itu hanyalah “strategi akting” untuk menghindari proses hukum.

Namun, tak sedikit pula yang berspekulasi sang dosen memang mengalami gangguan kesehatan akibat tekanan mental dari kasus yang menjeratnya.

Ada pula yang menudingnya kerap menyeret mahasiswa ke dalam konflik pribadi. Bahkan sempat muncul isu persaingan bisnis dengan pengusaha rental mobil yang berbuntut panjang.

Tak berhenti di sana, beredar pula rumor tentang pelecehan, pencemaran nama baik, hingga dugaan perusakan mobil warga. Meski begitu, semua klaim tersebut masih sebatas tuduhan di ruang publik dan belum terbukti secara hukum.

Sikap Kampus

Pihak UIN Malang mengambil sikap tegas untuk menjaga jarak. Mereka menegaskan bahwa kasus ini adalah urusan pribadi, bukan persoalan institusional.

“Jadi itu urusan pribadinya orangnya. Biar diselesaikan sendiri antar-tetangga,” jelas Ulum.

Terkait rumor bahwa mahasiswa ikut terseret dalam konflik, UIN Malang menyatakan belum ada temuan resmi maupun instruksi dari pimpinan kampus.

“Masih belum ada arahan dari kampus. Kami berharap semua pihak menyelesaikan masalah ini dengan bijak,” tambahnya.

“Saya sempat tidak menggubris berbagai tindakan tersebut karena masih memandang beliau sebagai seorang kyai sekaligus dosen. Namun, sikap provokatif yang terus dilakukan baik melalui lisan, tulisan, maupun tindakan membuat saya akhirnya speak up,” ujar sang pelapor.

Ia menilai kasus ini tidak hanya berdampak pada dirinya secara pribadi, tetapi juga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Karena itulah, jalur hukum dipilih sebagai langkah terakhir.

 

Ribuan Ojol dan Mahasiswa Bakal Kepung DPR, Tuntut Presiden Prabowo Copot Menhub Dudy Purwaghandi

0

Bogordaily.net – Ribuan driver yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia berencana turun ke jalan bersama elemen mahasiswa dari BEM Universitas Indonesia (UI) pada Rabu, 17 September 2025, tepat di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan disebut sebagai eskalasi perlawanan rakyat pasca tragedi memilukan yang menewaskan dua pengemudi ojol pada 28 Agustus 2025 lalu.

Kala itu, nyawa Affan Kurniawan di Jakarta dan Rusdamdiyansyah di Makassar melayang, yang kemudian dijadikan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang dirasakan para pekerja transportasi daring.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menegaskan bahwa aksi kali ini adalah babak baru dari perjuangan panjang pengemudi ojol yang menuntut keadilan.

“Garda bersama mahasiswa tidak akan surut melawan pemerintahan yang kami nilai pro kapitalis. Menteri lebih memilih duduk bersama para pengusaha aplikator dibanding mendengar keluhan ojol,” ujarnya.

Tuntutan Pencopotan Menhub Dudy Purwaghandi

Salah satu tuntutan utama yang dibawa ribuan pengemudi ojol adalah pencopotan Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi.

Garda menilai sosok Dudy gagal menjalankan perannya sebagai regulator yang berpihak pada rakyat. Ia dianggap lebih sering berdialog dengan perusahaan aplikator ketimbang memperjuangkan nasib jutaan pengemudi di lapangan.

“Selagi Presiden masih mempertahankan Dudy Purwaghandi, tuntutan utama ojol akan terus dihalangi,” tegas Igun dengan nada keras.

Aksi besar ini diprediksi melibatkan 2.000 hingga 5.000 massa yang terdiri dari pengemudi roda dua, driver mobil online, hingga kurir ekspedisi berbasis aplikasi.

Tak hanya itu, kekuatan massa akan semakin solid dengan bergabungnya mahasiswa UI yang membawa agenda tuntutan 17+8, menambah daftar panjang desakan yang diarahkan kepada pemerintah.

Daftar Tuntutan Ojol

Dalam pernyataannya, Garda menyusun tujuh tuntutan strategis untuk DPR dan pemerintah. Beberapa di antaranya menyoroti regulasi yang dianggap merugikan pengemudi, mulai dari potongan besar oleh aplikator hingga regulasi tarif yang tidak adil.

1. RUU Transportasi Online segera masuk Prolegnas.

2. Potongan aplikator maksimal 10 persen.

3. Regulasi tarif antar barang dan makanan.

4. Audit investigatif potongan 5 % hak ojol yang selama ini diambil aplikator.

5. Hapus program aplikator yang merugikan ojol, seperti aceng, slot, multi order, hingga member berbayar.

6. Ganti Menteri Perhubungan dengan sosok yang pro rakyat.

7. Kapolri mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025 yang menelan korban jiwa dua pengemudi ojol.

Bagi Garda, tujuh poin tersebut adalah harga mati. Jika tidak dipenuhi, ancaman aksi lanjutan bahkan lebih besar siap digelar.

Kolaborasi Garda Indonesia dengan BEM UI menjadi sorotan tersendiri. Igun menegaskan, aliansi ini adalah sinyal kuat bahwa gerakan perlawanan tidak lagi berdiri sendiri.

“Jangan sampai tragedi perlawanan rakyat seperti di Nepal terjadi di Indonesia. Sebelum terlambat, Presiden Prabowo harus segera mencopot menteri-menteri yang tidak pro rakyat, khususnya Menteri Perhubungan,” pungkasnya.

BAZNAS Gandeng Basarnas Tingkatkan Kompetensi Penanggulangan Bencana, BTB Kota Bogor Ikut Ambil Bagian

0

Bogordaily.net – Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara rawan bencana setelah Filipina. Menyikapi hal itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Pusdiklat Basarnas menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi penanggulangan bencana dan penyelamatan selama 10 hari di Pusdiklat Basarnas, Cariu, Jonggol, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini resmi ditutup pada Senin, 15 September 2025.

Pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Nyai Hj. Saidah Sakwan, menegaskan bahwa peran BAZNAS dalam misi kemanusiaan tidak bisa dipisahkan dari penanggulangan bencana.

“Setiap hirup napas BAZNAS adalah menyelamatkan kehidupan manusia, apalagi BAZNAS Tanggap Bencana (BTB),” ujarnya.

Peserta pelatihan berasal dari BAZNAS kabupaten dan kota di berbagai daerah, antara lain Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, dan DKI Jakarta.

Salah satunya adalah tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Bogor yang turut mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, menyampaikan bahwa penanggulangan bencana alam harus melibatkan seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga zakat.

“Dalam penanggulangan bencana, kita tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan lembaga seperti BAZNAS sangat penting untuk mempercepat penyelamatan,” katanya.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S. Ag, ME dalam keterangannya, menekankan bahwa, pelatihan ini menjadi momentum penting bagi BTB Kota Bogor untuk semakin profesional dan tangguh.

“Kehadiran BTB Kota Bogor dalam pelatihan ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu siap siaga membantu masyarakat ketika bencana melanda. Kami ingin memastikan bahwa setiap relawan memiliki kompetensi standar penyelamatan, sehingga bisa memberikan pertolongan dengan cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, BAZNAS berharap kolaborasi kemanusiaan antara Basarnas dan lembaga zakat semakin solid, serta menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi potensi bencana.***

Naik, Segini Daftar Harga Emas LM Antam Selasa 16 September 2025

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram di Pegadaian, Selasa 16 September 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Selasa 16 September 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.102.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.105.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.150.000
Harga emas 3 gram: Rp 6.200.000
Harga emas 5 gram: Rp 10.300.000
Harga emas 10 gram: Rp 20.545.000
Harga emas 25 gram: Rp 51.237.000
Harga emas 50 gram: Rp 102.395.000
Harga emas 100 gram: Rp 204.712.000
Harga emas 250 gram: Rp 511.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.022.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.045.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Selasa 16 September 2025.***

Cek Ramalan Cuaca Selasa 16 September 2025, Apakah Hujan Lagi?

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Selasa 16 September 2025 diperkirakan hujan sedang sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Selasa 16 September 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-31°C
Kelembapan: 66–97%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-31°C
Kelembapan: 63–96%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 57-95%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 56–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-32°C
Kelembapan: 57–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–32°C
Kelembapan: 54–94%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Selasa 16 September 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Kecelakaan Beruntun Mini Bus di Cikereteg Bogor, Lalu Lintas Macet Total

0

Bogordaily.net – Senin malam, 15 September 2025. Jalanan di kawasan Cikereteg, Bogor, masih ramai.

Jam sudah menunjukkan pukul delapan. Udara pegunungan masih terasa dingin, tapi lalu lintas tidak pernah benar-benar sepi di jalur itu.

Tiba-tiba, suara benturan keras memecah suasana. Bukan sekali. Tapi beruntun. Mobil SUV itu berhadapan dengan sebuah minibus. Jalan seketika macet. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan langsung berhamburan keluar rumah.

Saksi mata bercerita, suara benturan terdengar seperti besi dipukul bertubi-tubi. Ada yang spontan menutup telinga. Ada pula yang langsung berlari ke arah sumber suara, khawatir ada korban yang terjepit.

Mobil itu tampak ringsek di bagian depan. Mobil yang satunya pun sama nasibnya. Kaca depan pecah, lampu remuk.

Lalu lintas dari arah Bogor menuju Sukabumi pun langsung tersendat. Kendaraan di belakang ikut berhenti. Pengendara motor menepi. Semua ingin tahu, siapa yang jadi korban.

Belum jelas penyebabnya. Apakah karena rem blong? Atau salah perhitungan di tikungan?

Namun yang jelas: malam itu Cikereteg berubah. Dari jalur lalu lintas biasa, menjadi panggung darurat. Dari jalur penghubung dua kota, menjadi saksi kecelakaan beruntun.***

Tabrak Lari di Cikeas Bogor Berujung Mobil Dirujak Warga

0

Bogordaily.net – Senin sore itu, suasana Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mendadak heboh.

Jalanan yang biasanya hanya ramai oleh lalu-lalang warga tiba-tiba berubah jadi arena kejar-kejaran. Bukan adegan film. Bukan pula rekayasa. Ini nyata.

Sebuah mobil diduga terlibat tabrak lari. Bukan hanya menabrak, mobil itu disebut berusaha kabur.

Gas diinjak. Jalanan dipacu. Seolah ingin menghilang dari tanggung jawab. Tapi Cikeas sore itu tidak membiarkan begitu saja.

Warga yang melihat spontan bereaksi. Ada yang berteriak. Ada yang mengejar. Ada pula yang nekat menghadang.

Dan ketika mobil itu berhasil dihentikan, emosi warga pun tak terbendung. Mobil bersama sopirnya dirujak. Di tengah jalan. Di hadapan semua orang.

Beginilah suasana di kampung. Solidaritas warga masih kuat. Begitu ada yang dianggap bersalah, apalagi mencoba lari dari kesalahan, keadilan langsung ditegakkan secara spontan. Mungkin tanpa aturan hukum. Tapi itulah insting. Itulah reaksi alamiah.

Di zaman medsos seperti sekarang, tentu saja kejadian itu tidak hanya jadi tontonan orang sekitar.

Video singkatnya langsung tersebar. Rekaman dari Alvi—salah satu warga—beredar cepat. Cikeas sore itu pun viral.

Setelah amarah warga surut. Setelah mobil yang sudah penuh bekas pukulan itu tak lagi jadi sasaran. Pertanyaan berikutnya selalu sama: siapa yang ditabrak? Seberapa parah? Dan mengapa harus kabur?

Kabar inilah yang masih menunggu klarifikasi lebih lengkap. Tapi satu hal sudah pasti: kabur justru membuat keadaan lebih buruk.

Di mata warga, lari sama saja dengan mengakui salah. Dan sore itu, di Cikeas, warga memilih menjadi hakim sekaligus eksekutor pertama.***

Disinggung Tunjangan Rp70 Juta Meski Bolos Kerja, Desy Diam Seribu Bahasa

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utama diduga sudah enam bulan terakhir bolos kerja dan sebanyak 12 kali tidak mengikuti rapat paripurna.

Hal tersebut memicu pertanyaan apakah Desy masih menerima tunjangan sebesar Rp36 juta sampai Rp70 juta meski bolos kerja selama 6 bulan?

Namun saat dikonfirmasi mengenai tunjangan tersebut, Desy diam seribu bahasa tidak mau memberikan komentarnya apakah masih mendapat tunjangan atau tidak.

“Saya belum bisa memberikan klarifikasi apapun (soal tunjangan meski bolos kerja 6 bulan),” kata Desy kepada Bogordaily.net saat dikonfirmasi, Senin 15 September 2025

Sebelumnya diberitakan, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utama tercatat absen dalam sejumlah rapat pembahasan di DPRD Kota Bogor dengan jumlah yang cukup banyak.

Wanita yang akrab dipanggil Teh Dea, merupakan wakil dari Partai Golkar di DPRD Kota Bogor di daerah pemilihan (Dapil) I yang mencakup Bogor Timur dan Tengah.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak masuk kerja dikarenakan mengalami sakit.

“Karena sakit (tidak masuk selama 6 bulan dan 12 kali rapat tidak ikut),” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Senin 15 September 2025.***

Muhammad Irfan Ramadan