Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 611

PT MNR Wakili Indonesia dalam Kongres Kebun Raya Internasional

0

Bogordaily.net – PT Mitra Natura Raya (MNR) atau Kebun Raya.id, selaku mitra strategis dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengelola empat Kebun Raya di Indonesia, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi 11th International Congress on Education in Botanic Gardens (ICEBG).

Bahkan Direktur pengelola Kebun Raya, Marga Anggrianto menjadi pembicara di kongres Kebun Raya Internasional ini dengan menyuarakan kolaborasi Pentahelix dalam Kebun Raya yang merupakan aksi nyata The Sustainable Development Goals (SDGs).

Direktur pengelola empat Kebun Raya milik BRIN (Bogor, Cibodas, Purwodadi dan Bali) ini menjadi pembicara dan panelis ahli dalam ajang 11th International Congress on Education in Botanic Gardens (ICEBG) bertempat di Seoul, Korea Selatan pada 9-13 Juni 2025. Kongres ini diselenggarakan oleh Korea National Arboretum bersama Botanic Gardens Conservation International (BGCI) yang digelar setiap 3-4 tahun sekali.

Pada tahun ini, kongres mengangkat tema “Education for Change: The Role of Botanic Gardens in Addressing Global Challenges” yang menyoroti peran penting kebun raya dalam menjawab tantangan krisis iklim dan mempertahankan keanekaragaman hayati melalui pendidikan.

Kongres ini dihadiri oleh para delegasi pimpinan dan praktisi dari Kebun Raya seluruh dunia, baik itu Kebun Raya milik pemerintah, universitas maupun swasta.

Marga yang menjadi pembicara pada hari pertama (9 Juni 2025) setelah opening ceremony kongres Kebun Raya tersebut dalam sesi “Education and Research for Plant Conservation and Sustainable Management in Indonesia” menjelaskan situasi Kebun Raya di Indonesia serta peraturan yang menaungi, yaitu Perpres no 83 tahun 2023.

Kemudian Marga memaparkan skema Kemitraan Pemerintah-Swasta (Public-Private Partnership) dalam pengelolaan empat Kebun Raya milik BRIN (Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi dan Kebun Raya Bali) bersama mitra strategis swasta sebagai contoh sukses Sustainable Management model yang sudah terjadi.

Pada kesempatan selanjutnya, Marga menjadi narasumber panelis ahli pada hari ketiga kongres (11 Juni 2025) bersama para direktur Kebun Raya dari Amerika Serikat, Jerman, Ukraina serta perwakilan dari Kebun Raya di Malaysia dengan tema “Interdisciplinary Approach to Botanic Garden Education: Integrating Science, Art and the Humanities”.

Pada sesi panel ini kembali ditekankan pentingnya kolaborasi menyeluruh antar praktisi dan pemangku kepentingan di dalam Kebun Raya, baik itu pemerintah, peneliti, seniman, tenaga pendidik dan pelaku usaha untuk memajukan fungsi edukasi dari Kebun Raya.

“Kami merasa terhormat bisa terundang dalam kongres ini, tentu saja agenda paling penting dalam kongres ini adalah kesepakatan bersama dari para delegasi pimpinan Kebun Raya seluruh dunia bahwa kolaborasi pengelolaan Kebun Raya merupakan aksi nyata dari agenda SDG yang selama ini digaungkan, aksi nyata bersama untuk edukasi dan pelestarian biodiversitas yang dimiliki oleh bumi ini untuk masa depan anak cucu kita,” ujar Marga. (Irfan)

Pahami Kriteria Kegawatdaruratan Agar Bisa di Cover BPJS

0

Bogordaily.net – Gawat darurat adalah kondisi medis yang memerlukan tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan.

Peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dalam kondisi Gawat Darurat diizinkan langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) tanpa surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum memahami makna sesungguhnya dari kegawatdaruratan.

Katim Rawat Jalan RSUD Kota Bogor, dr. Adhari, mengungkapkan bahwa banyak pasien yang datang ke IGD dengan keluhan seperti demam, batuk, dan pilek. Keluhan ini, menurutnya, tidak termasuk dalam kategori darurat. “Ini yang disebut sebagai false emergency,” katanya.
Pasien dalam kategori ini tidak akan ditanggung oleh BPJS, sehingga mereka harus membayar biaya pengobatan secara umum, sebagaimana Peraturan Menteri Kesehatan nomor 47 Tahun 2018 pasal 3 ayat 2 tentang kriteria gawat darurat yg dijamin BPJS.

“Untuk mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan dalam situasi gawat darurat, pastikan kondisi Anda memenuhi kriteria kegawatdaruratan medis yang diakui. Kriteria tersebut meliputi kondisi yang mengancam nyawa, membahayakan diri sendiri atau orang lain, adanya gangguan pada jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi, penurunan kesadaran, serta gangguan hemodinamik yang memerlukan tindakan segera pada kasus trauma,” papar dr. Adhari.

Pahami Kriteria Kegawatdaruratan Agar Bisa di Cover BPJS

Dr. Adhari menegaskan pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat. “Jika keluhan tidak mendesak, sebaiknya berobat ke faskes satu agar biaya dapat dicover BPJS. Namun, untuk keluhan yang mengancam nyawa, seperti sesak napas atau pendarahan, masyarakat bisa datang ke IGD RS,” tambahnya.

RSUD Kota Bogor berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai layanan kegawatdaruratan. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak kecewa saat mengetahui bahwa keluhan mereka tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan tanggungan BPJS dan harus membayar sebagai pasien umum.

Lebih lanjut, dr. Adhari juga menekankan perlunya peningkatan fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit. “Kita harus terus berupaya menciptakan sistem yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Pahami Kriteria Kegawatdaruratan Agar Bisa di Cover BPJS

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kegawatdaruratan, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan medis mereka.***

6 Atlet Hapkido Kota Bogor Sumbang 4 Emas untuk Jawa Barat di Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara

0

Bogordaily.net Enam atlet Hapkido asal Kota Bogor berhasil mengharumkan nama daerah dengan torehan gemilang pada ajang South Hapkido Championship tingkat Asia yang digelar di Yogyakarta, pada 13 hingga 15 Juni 2025.

Mewakili Provinsi Jawa Barat, para atlet tersebut sukses memboyong 4 medali emas dan 1 medali perunggu.

Ketua Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) Hapkido Kota Bogor, Muhamad Opik, menyebut capaian ini merupakan prestasi membanggakan yang menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

“Dalam dua kejuaraan sepanjang tahun 2025 ini, atlet-atlet Kota Bogor sudah menunjukkan kualitasnya, baik di level daerah maupun internasional. Sebelumnya, kami juga keluar sebagai juara umum se-Jawa Barat di Karawang. Prestasi ini adalah bukti bahwa Hapkido Kota Bogor terus berkembang,” ujar Opik.

Ke depan, kata Opik, pihaknya menyiapkan program pengembangan Hapkido melalui pendekatan pendidikan, dengan menyasar sekolah-sekolah dan kampus-kampus.

Selain sebagai cabang olahraga prestasi, Hapkido juga dinilai memiliki nilai praktis dalam kehidupan, seperti untuk pembentukan karakter dan pencegahan bullying.

“Raihan medali ini menjadi motivasi bagi kami semua pengurus, pelatih, dan atlet agar Hapkido Kota Bogor bisa terus lebih baik, berprestasi, dan selalu membanggakan Kota Bogor di setiap kejuaraan, baik daerah, nasional, maupun internasional,” tegasnya.

Prestasi ini juga menjadi jawaban atas kepercayaan masyarakat dan KONI Kota Bogor terhadap cabang olahraga Hapkido.

Sementara itu, Pelatih Kepala Hapkido Kota Bogor, Soleh Basuni, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari latihan yang intensif dan terarah.

“Alhamdulillah, keberhasilan atlet Kota Bogor di SEAHU (South East Asia Hapkido Union) adalah hasil progres latihan yang intens dan terarah. Hasil ini jadi acuan untuk Kejurnas yang jadi try out sebelum babak kualifikasi Porprov 2026,” ujar Soleh.

Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, juga memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian para atlet.

“Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Subhanallah. Saya sebagai ketua KONI kota Bogor bersyukur dan sekaligus bangga atas Raihan prestasi Hapkido Kota Bogor yang telah mewakili provinsi Jawa Barat di kejuaraan Asia tenggara,” ujarnya.

“Ini sebuah kehormatan dan sekaligus ujian . Agar kita selalu bersyukur dan terus berlatih agar kemenangan ini mendapat ridho Allah SWT. Aamiin,” sambungnya. ***

Terima WTP ke-9 Berturut-turut, DPRD Kota Bogor Pertajam Pengawasan dan Penganggaran

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor kembali menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil bersama Wakil Kota Bogor, Dedie A. Rachim di kantor BPK-RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Jumat (23/5/2025).

Keberhasilan Pemkot Bogor dalam merengkuh opini WTP ke sembilan kali secara berturut-turut, menurut Adit merupakan perwujudan dari transparansi dan pertanggungjawaban yang baik dalam pelaksanaan keuangan daerah yang dilakukan oleh semua SKPD.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Bogor meraih WTP untuk ke-9 kalinya. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa,” kata Adit.

Sebagai anggota DPRD Kota Bogor yang sudah menjabat selama tiga periode, Adityawarman menegaskan bahwa penerimaan opini WTP ini tidak boleh hanya menjadi acara seremonial saja. Tetapi harus menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kinerja yang sudah baik.

Sebab, masih banyak catatan-catatan yang harus diperbaiki dalam sistem pemerintahan Kota Bogor. Terutama dalam segi perencanaan penganggaran yang dituangkan kedalam APBD dan penyusunan program-program prioritas.

“Tentu kami di DPRD Kota Bogor akan mempertajam pengawasan dan memastikan penganggaran yang berdasarkan teknokrat sehingga melahirkan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat,” jelas Adit.

Sehingga, Adityawarman berharap kedepannya, sinergi yang sudah terbangun dengan baik antara DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor bisa terus terjalin agar prinsip good corporate governance (GCG) bisa tercapai.

“Pencapaian yang kesembilan kali ini merupakan hal yang luar biasa. Sehingga saya berharap sinergi yang sudah terjalin bisa dijaga dan diperkuat,” tutupnya. ***

Media Gathering DPRD Kota Bogor, Sampaikan Capaian Kinerja dan Program Kedepan

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menggelar acara ‘Media Gathering’ sebagai bentuk keterbukaan informasi dan publikasi kinerja.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, Ketua Badan Kehormatan (BK), Safrudin Bima, Ketua Komisi III, Heri Cahyono, Wakil Ketua Komisi I, Hj. Hakana dan Sekretaris Komisi IV, Juhana.

Di hadapan para awak media, Adityawarman menyampaikan bahwa DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kota Bogor. Hal ini bertujuan untuk tercapainya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Sekarang kita fokus untuk membangun Kota Bogor bersama agar tercapainya RPJPD dan RPJMD,” kata Adit, Kamis (6/5/2025).

Dalam kesempatan itu Adit juga menyampaikan rasa terimakasih kepada para awak media yang tidak henti melakukan pengawasan kinerja kepada para anggota DPRD Kota Bogor. Ia mengakui peran penting jurnalisme tidak bisa dilepaskan begitu saja, karena insan pers merupakan pilar kelima demokrasi.

“Bagi kami media ini adalah pilar demokrasi dan merupakan mitra strategis. Sehingga kalau DPRD punya tiga fungsi, itu penganggaran, pengawasan dan pembentukan peraturan, itu tidak akan optimal kalau tidak disokong oleh teman-teman media,” jelas Adit.

Lebih lanjut, Rusli menyampaikan bahwa dalam 10 bula terakhir, DPRD Kota Bogor telah melaksanakan berbagai kinerja. Salah satunya adalah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp30 miliar.

Pelaksanaan tersebut dijelaskan oleh Rusli berlandaskan instruksi presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 dan akan dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Alhamdulillah kami sudah berhasil melakukan efisiensi anggaran dan menyelesaikan pemeriksaan LHP BPK 2024,” jelas Rusli.

Kedepan, Rusli menerangkan DPRD Kota Bogor akan memulai pembahasan APBD Perubahan 2025. Nantinya, anggaran tersebut akan difokuskan ke penyelesaian program-program mendesak, dimana salah satunya adalah pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Batu Tulis yang mengalami longsor di awal tahun.

“Insyaallah akan dibahas di perubahan anggaran-anggaran yang mendesak dan harus segera diselesaikan,” ungkap Rusli.

Terakhir, Rusli mengatakan bahwa DPRD Kota Bogor 2024 – 2029 telah bekerja secara maksimal melalui fungsi Legislatif. Dimana, anggota-anggota yang beru terpilih berani untuk mengemban amanat sebagai ketua pansus pembahasan Raperda.

“Teman-teman yang baru dilantik ini berani mengambil panggung dan ini adalah sinyal positif, karena kita dalam setahun harus bisa menyelesaikan 13 Raperda dan insyaallah ini bisa terselesaikan semua,” tutup Rusli.

Dalam kegiatan ini para perwakilan komisi-komisi yang hadir, memaparkan kepada awak media peran pengawasan yang telah dilakukan selama dua masa sidang dan program kerja untuk masa sidang ketiga tahun sidang 2025. ***

DPRD Gelar Paripurna Rayakan Hari Jadi Bogor ke-543, Suarakan Pelestarian Alam Demi Keseimbangan

0

Bogordaily.net – Dalam merayakan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna, Selasa (3/6/2025), sebagai bentuk penghormatan kepada Sri Baginda Prabu Siliwangi yang dilantik sebagai Pemimpin Kerajaan Pajajaran.

Rapat paripurna juga berlangsung secara istimewa karena dibawakan dengan menggunakan bahasa Sunda dan diisi dengan pentas kesenian, paduan suara, penampilan marching band sampai ke pembacaan sejarah Bogor, pantun Bogor Yasana Pacilong dan wangsit Siliwangi.

Kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beserta jajaran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Anggota DPR-RI, Wakil Menteri Dalam Negeri jajaran Forkopimwil, Forkopimda, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor serta jajaran tamu undangan dari daerah lain secara langsung pada perayaan HJB ke-543 juga turut menambah kesan istimewa.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil yang memimpin rapat paripurna menyampaikan dalam sambutannya bahwa kebesaran dan kejayaan Bogor di masa kepemimpinan Baginda Prabu Siliwangi harus menjadi inspirasi bagi pemimpin di masa sekarang.

Karena semangat tersebut sudah terpatri dengan jelas di Lawang Salapan “Dinu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampereun Jaga”.

“Apa yang kita rasakan dan dapatkan hari ini tidak terlepas dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita. Sebagai rasa syukur, kita harus terus berupaya meneruskan perjuangan membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” kata Adit.

Pelestarian alam, menjaga bumi demi keseimbangan menjadi pembicaraan pokok dalam pidato Adityawarman di rapat paripurna. Karena HJB ke-543 mengusung tema ”Raksa Jagaditha”,  yang mengandung makna bahwa menjaga keseimbangan bumi untuk kesejahteraan bersama.

Adit mengingatkan kepada seluruh hadirin rapat paripurna, bahwa Kota Bogor memiliki tujuan untuk mencapai visi ‘Kota Sains yang Berkelanjutan’ seperti yang sudah dituangkan di dalam RPJPD 2025-2045.

Sehingga program-program pembangunan yang direncanakan pun akan terus mengedepankan nilai sosial budaya dan lingkungan. Kearifan lokal, budaya gotong royong, kebersamaan dan kerukunan masyarakat, serta kelestarian lingkungan.

“Oleh karena itu, mari kita satukan gerak langkah perencanaan dan pelaksanaan pembangunan melalui kinerja yang lebih baik agar terwujud Kota Bogor yang nyaman, aman, lestari, maju, dan sejahtera,” jelas Adit.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam di Kota Bogor. Bahkan Dedi Mulyadi menekankan bahwa Kota Bogor merupakan tanah pusaka karena rekam sejarah peradaban Pakuan Pajajaran.

Dedi menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan di Kota Bogor tidak boleh asal-asalan. Sesuai dengan tema ”Raksa Jagaditha” Dedi mengingatkan seluruh hadirin agar setiap pembangunan kedipannya harus memperhatikan keseimbangan alam.

“Hancurkan yang merusak dari masa lalu. Tidak perlu takut, sebab siapa pun yang tinggal di sini harus menghargai hukum di sini. Tidak boleh sombong di Tanah Bogor, karena biasa kualat kepada Raja Pajajaran,” tegasnya.

Sebagai bentuk menjaga keseimbangan alam, Dedi mengajak Pemerintah Kota Bogor untuk membangun Kampung Pakuan Pajajaran. Nantinya, di kampung tersebut akan berisikan sejarah peradaban Pakuan Pajajaran, kebudayaan Sunda dan lainnya.

“Ini untuk pengingat bagi warga Kota Bogor dan pusat sejarah peradaban Sunda yang berpusat di Bogor,” jelas Dedi.

Pada rapat paripurna, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan semua pihak yang telah berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bogor.

Karena menurut Dedie, perayaan HJB bukan hanya menjadi ajang seremonial belaka, tetapi harus menjadi momentum untuk refleksi diri, memperkuat gotong royong dan kolaborasi lintas wilayah.

“Semua ini merupakan upaya bersama agar anak cucu kita kelak tetap dapat menikmati keberkahan alam yang kita rasakan hari ini,” kata Dedie.

Dedie Rachim juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Bogor untuk menjadikan peringatan HJB ini sebagai momentum dalam mengutamakan kepentingan warga.

Dedie Rachim percaya bahwa dengan kerja keras dan profesionalisme, diharapkan mampu mewujudkan harapan masyarakat melalui pelayanan birokrasi yang responsif dan berkualitas dalam mewujudkan visi Kota Bogor lima tahun ke depan “Bogor Beres, Bogor Maju.”

“Mari kita bersatu dan berikhtiar memberikan yang terbaik dalam menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan kota. Meski tantangan berat dan kompleks, dengan kesungguhan, konsistensi, dan semangat pantang menyerah, saya yakin kita dapat mengatasinya bersama,” tutupnya.

Dalam rapat paripurna ini, pimpinan DPRD Kota Bogor memberikan penghargaan kepada unsur Forkopimda Kota Bogor yang telah bersinergi selama ini dalam mengawal pembangunan dan menjaga keamanan di Kota Bogor.  ***

Satu Tarikan Nafas, Al Ghazali Resmi Menikah dengan Alyssa Daguise

0

Bogordaily.net –  Al Ghazali dan Alyssa Daguise, keduanya resmi menyandang status suami istri usai melangsungkan akad nikah secara sakral dan tertutup di Hotel The St. Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 16 Juni 2025.

Diselenggarakan secara privat, prosesi ini hanya dihadiri oleh keluarga, kerabat dekat, dan beberapa tamu undangan khusus. Namun suasana penuh haru dan bahagia tetap terasa kuat meski jauh dari sorotan media.

Yang membuat momen ini semakin istimewa adalah penampilan pasangan pengantin yang mengenakan busana adat Sunda, menambah kesakralan suasana.

Tak kalah mencuri perhatian, kedua orang tua Al Ghazali, Ahmad Dhani dan Maia Estianty, tampak hadir berdampingan dalam prosesi akad anak sulung mereka itu.

Kehadiran keduanya dalam satu ruangan kembali menjadi sorotan publik, mengingat keduanya sudah lama berpisah. Namun demi anak, keduanya tampak kompak menunjukkan dukungan penuh.

Ijab Kabul Sekali Tarik Napas

Prosesi ijab kabul berjalan khidmat. Al Ghazali mengucapkan kalimat ijab dengan lantang dalam satu tarikan napas, memperlihatkan keseriusan dan ketegasannya sebagai calon kepala keluarga.

“Saya terima nikahnya dan kawinnya Alyssa Paramita Daguise binti Richard Vincent Daguise dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,” ucap Al Ghazali yang disambut ucapan “Sah!” dari para saksi dan penghulu.

Mas kawin yang diberikan kepada Alyssa pun cukup unik dan bermakna: emas seberat 16,6 gram serta uang 2025 euro, menyesuaikan tahun pernikahan mereka.

Cuplikan momen ijab kabul tersebut beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh kekasih Dul Jaelani, Tissa Biani, lewat Instagram Story miliknya.

“SAHHHH!! Alhamdulillah, selamat kakak @alghazali @alyssadaguise,” tulis Tissa dalam unggahannya.

Setelah bertahun-tahun menjalani kisah cinta yang penuh liku, Al Ghazali dan Alyssa Daguise akhirnya meresmikan hubungan mereka di pelaminan.

“Saya terima nikahnya dan kawinnya Alyssa Paramita Daguise binti Richard Vincent Daguise dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,” ucap Al Ghazali dikutip dari Instagram Story Tissa Biani.

SAHHHH!! Alhamdulillah selamat kakak @alghazali @alyssadaguise,” tulis kekasih Dul Jaelani tersebut.

Seperti diketahui, Al Ghazali dan Alyssa Daguise menjalani akad nikah pada Senin, 16 Juni 2025. Acara sakral itu dilaksanakan di hotel mewah The St. Regist, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan.

Akad nikah Al dan Alyssa rencananya digelar tertutup dan hanya dihadiri keluarga dan kerabat serta tamu undangan khusus. ***

PR Sekolah Dihapus di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Gantikan dengan 3 Kegiatan Ini

0

BOGORDAILY.NET – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali membuat gebrakan dalam dunia pendidikan. Lewat kebijakan terbaru, ia resmi menghapuskan tugas tertulis atau pekerjaan rumah (PR) bagi siswa di seluruh jenjang pendidikan di Jawa Barat mulai tahun ajaran 2025/2026.

Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan langsung menuai beragam tanggapan dari masyarakat, baik dukungan maupun kritik.

Tak sedikit warganet yang mempertanyakan dampak penghapusan PR terhadap kualitas pembelajaran siswa, terutama ketika kebijakan jam malam bagi pelajar juga masih diberlakukan.

Salah satu komentar menyebutkan, “Jika anak-anak dilarang keluar malam agar fokus belajar, tapi PR juga dihapus, lalu bagaimana mereka bisa berlatih?”

Namun, Pemprov Jawa Barat memastikan bahwa penghapusan PR tidak berarti siswa terbebas dari tanggung jawab belajar di luar sekolah. Sebaliknya, mereka justru diarahkan untuk menjalani aktivitas yang lebih kontekstual, reflektif, dan membentuk karakter.

Tiga Kegiatan Pengganti PR ala Dedi Mulyadi

Dalam pernyataan resminya, Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa PR akan digantikan oleh tiga bentuk kegiatan utama yang dinilai lebih bermakna dan membumi bagi kehidupan siswa:

1. Kegiatan Reflektif dan Eksploratif

Siswa diajak menyelami nilai-nilai kehidupan sehari-hari, dengan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan, keluarga, dan alam sekitar. Contohnya seperti berjalan kaki sambil mengamati jenis tanaman, atau berdialog dengan anggota keluarga untuk menggali nilai-nilai lokal dan budaya.

2. Kegiatan Membantu di Rumah dan Lingkungan

Dedi menyebut kegiatan rumah tangga seperti mengepel, mencuci piring, menyapu halaman, atau berkebun bukan hanya aktivitas rutin, melainkan wahana belajar yang sarat nilai. Aktivitas itu bisa dikaitkan dengan pelajaran seperti sains (kandungan air), kimia (bahan pembersih ramah lingkungan), dan tanggung jawab sosial.

3. Pengembangan Minat dan Bakat

Siswa diberi kebebasan untuk mengeksplorasi minatnya di bidang seni, olahraga, kewirausahaan, bahasa, agama, hingga teknologi. Mulai dari menulis puisi, membentuk grup musik, membuat desain, hingga belajar pertanian dan menghitung hasil panen menggunakan pendekatan matematika.

Kebijakan penghapusan PR ini sejalan dengan upaya Gubernur Dedi Mulyadi untuk membentuk pendidikan berbasis karakter dan praktik langsung. Ia menekankan bahwa pengalaman lapangan sering kali lebih membekas dalam pembentukan kepribadian siswa dibanding tugas-tugas kognitif semata.

Dengan memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan di rumah, komunitas, dan bidang yang mereka minati, Pemprov Jawa Barat berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga tangguh secara mental dan sosial.***

Bakesbangpol Menggembleng Siswa Paskibraka Berani Tampil Berbicara di Hadapan Publik

Bogordaily.net – Tim Bakesbangpol Kabupaten Bogor menyambangi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sukaraja pada 12 Juni 2025 untuk melaksanakan kegiatan praktek keterampilan publik speaking oleh salah satu purnapaskibraka dalam bentuk sosialisasi kepada para pelajar yang merupakan siswa/siswi sekolah tersebut.

Kegiatan tersebut merupakan sarana uji hasil terhadap kegiatan sebelumnya dimana sebanyak enam puluh dua orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Bogor mengikuti pelatihan keterampilan publik speaking selama kurang lebih lima hari, yaitu dari tanggal 27 Mei sampai dengan 31 Mei 2025 yang bertempat di Darmawan Park Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang difasilitasi oleh salah satu tenaga pengajar pada Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan RI Bapak Brigjen TNI Dr.Ir. Ari Pitoyo Sumarno, S.A.P., M.M., CIPA., CIT.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan anggota paskibraka yang saat ini telah menjadi pernapaskibraka dapat menjadi kader-kader/duta Pancasila yang bertugas melaksanakan pengarustamaan Pancasila di sekolah masing-masing atau bahkan dapat berperan yang sama disekolah lain dan masyarakat secara umum.

Adapun materi pelatihan yang diberikan berupa pengetahuan tentang teori-teori yang berkaitan publik speaking, cara mempersiapkan bahan ajar/sistematika bahan ajar, menyusun materi, teknik komunikasi, penggunaan Bahasa dan praktek langsung berbicara dihadapan teman-temannya sesama anggota paskibraka.

Dalam praktek berbicara dan menyusun materi lebih dititik beratkan pada materi tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Bela Negara. Oleh karena materi-materi tersebut yang nantinya harus mereka jadikan bahan dalam kegiatan/usaha pengarustamaan Pancasila di sekolahnya.

Bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kegiatan ini merupakan salah satu format baru dalam pembinaan lanjutan kepada paskibraka/purnapaskibraka.

Hal tersebut dilakukan mengingat besarnya potensi yang dimiliki oleh anggota paskibraka dalam membantu mensosialisasikan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Bela Negara kepada teman-teman sesama pelajar disekolah atau di lingkungannya.

Hal tersebut sangat sejalan dengan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 3 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 Tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Dimana dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.

Paskibraka bukan semata-mata sebagai pengerek bendera melainkan sebagai bagian dari penyiapan calon pemimpin Indonesia dimasa depan yang mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Dalam pembinaan Paskibraka terkandung suatu maksud dan tujuan yang strategis, yaitu menanamkan rasa persatuan dan kesatuan, rasa patriotisme dan cinta tanah air dikalangan generasi muda serta memupuk jiwa kepemimpinan sebagai Pandu Ibu Pertiwi.

Paskibraka sebagai generasi muda diharapkan menjadi generasi masa depan yang berjiwa satria, ber-Pancasila, disiplin dan bertanggung jawab kepada nusa dan bangsa Indonesia, sehingga dalam pembinaan dan pelatihannya seorang Paskibraka diberi bekal pengetahuan tentang Pancasila, baris-berbaris, kepemudaan, kepemimpinan, kepaskibrakaan, etika, nasionalisme dan dasar-dasar pengembangan kepribadian.

Dengan tambahan bekal keterampilan publik speaking diharapkan anggota paskibraka ataupun setelah menjadi purnapaskibraka, mereka dapat memberikan manfaat kepada yang lain dalam menyambung hasil pembinaan yang telah mereka dapatkan, setidak-tidaknya kepada teman sesama pelajar di sekolahnya dan mereka dapat dijadikan partner oleh guru atau sekolah dalam upaya pengarustamaan Pancasila disekolah serta menjadi role model pembinaan karakter disekolah, dan hal tersebut sangat membantu tugas dan fungsi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor sebagai perangkat daerah yang melaksanakan fungsi pembinaan ideologi Pancasila di Kabupaten Bogor.

Bagi anggota paskibraka/ purnapaskibraka sendiri tambahan kemampuan tersebut akan sangat bermanfaat dalam menyongsong kehidupannya dimasa depan. Oleh karena dengan kemampuan public speaking yang baik mereka dapat berkomunikasi dengan efektif, serta memikat perhatian audiens.

Kemampuan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam berbagai situasi, termasuk saat berinteraksi dengan masyarakat dalam menyampaikan pesan penting, juga membantu mengembangkan keterampilan lain seperti kemampuan berpikir kritis, menyampaikan ide, dan beradaptasi dengan situasi yang berbeda.

Dengan kemampuan berkomunikasi yang lebih baik, paskibraka/purnapaskibraka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kegiatan-kegiatan di sekolah, masyarakat, dan negara. ***

Mengenal IUI: Solusi Program Hamil untuk Pasangan dengan Masalah Kesuburan

0

Bogordaily.net – Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) dari RS Murni Teguh Ciledug, dr. Elizabeth S. Girsang, SpOG, memberikan penjelasan mengenai salah satu metode reproduksi berbantu yang kini banyak menjadi pilihan pasangan suami istri dalam program kehamilan, yakni Inseminasi Intrauterine (IUI).

Menurut dr. Elizabeth, Inseminasi Intrauterine adalah sebuah teknik reproduksi berbantu yang dilakukan dengan cara menempatkan sperma yang telah melalui proses khusus langsung ke dalam rongga rahim wanita.

Tujuan dari prosedur ini adalah untuk mengatasi hambatan alami yang sering kali menghalangi sperma mencapai saluran reproduksi wanita.

“Teknik ini sangat bermanfaat untuk membantu sperma menembus hambatan yang mungkin ada di area serviks dan memperbesar peluang terjadinya pembuahan,” jelas dr. Elizabeth, Senin 16 Juni 2025.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa IUI direkomendasikan dalam beberapa kondisi medis, seperti pada pria yang mengalami gagal ejakulasi, Gangguan kesuburan pria, misalnya jumlah sperma rendah atau motilitas (pergerakan sperma) yang tidak optimal. Gangguan pada cairan serviks wanita yang dapat menghambat perjalanan sperma.

Kasus infertilitas yang tidak terjelaskan (unexplained infertility), yaitu ketika baik pria maupun wanita tidak menunjukkan gangguan apapun secara medis, tetapi belum juga berhasil memperoleh keturunan

“Dalam kasus unexplained infertility, semua hasil pemeriksaan normal, tapi kehamilan tak kunjung terjadi. Di sinilah IUI bisa menjadi solusi alternatif,” tambahnya.

RS Murni Teguh Ciledug menyediakan layanan konsultasi dan prosedur inseminasi dengan dukungan tim dokter profesional dan fasilitas medis yang memadai.

Bagi pasangan yang ingin menjalani program kehamilan, dr. Elizabeth menyarankan untuk tidak ragu berkonsultasi dan memeriksakan diri secara menyeluruh agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.(Ibnu Galansa)