Home Blog Page 617

Sinopsis Film AGAPE: The Unconditional Love, Kisah Cinta Tanpa Syarat yang Mengharukan

0

Bogordaily.net – Film drama terbaru berjudul AGAPE: The Unconditional Love siap menyapa penonton di bioskop Indonesia mulai 4 September 2025.

Mengusung tema cinta tanpa syarat dan ketabahan menghadapi ujian hidup, film ini menampilkan cerita-cerita yang akan membuat penonton merenung sekaligus tersentuh.

Film ini mengambil latar utama di sebuah rumah sakit, tempat delapan tokoh dengan latar belakang berbeda dipertemukan oleh nasib.

Benang merah cerita adalah perjuangan para caregiver, yaitu mereka yang dengan penuh ketulusan merawat orang terkasih tanpa pamrih.

Dari sinilah muncul kisah-kisah pengorbanan, luka batin, dan cinta yang memberi makna mendalam.

Lebih dari sekadar drama keluarga, AGAPE: The Unconditional Love adalah potret cinta dalam berbagai bentuknya cinta seorang ibu, kasih sayang saudara, kesetiaan sahabat, hingga cinta pasangan suami-istri yang bertahan di tengah badai.

Semua dirangkum dalam narasi yang menekankan bahwa cinta sejati adalah tentang memberi, bukan meminta kembali.

Film ini dibintangi jajaran aktor dan aktris ternama Indonesia, mulai dari Maudy Koesnaedi, Meriam Bellina, Tyo Pakusadewo, Rania Putrisari, Pangeran Lantang, Sarah Beatrix, Tanta Ginting, hingga Samuel Rizal.

Kehadiran aktor senior seperti Dewi Yull, Maudy Wilhelmina, Tutie Kirana, dan Dwi Yan turut memperkuat cerita dengan akting penuh pengalaman.

Dengan durasi 105 menit, film produksi HoLoFa Pictures ini siap membuat penonton larut dalam alur emosional yang penuh air mata sekaligus kehangatan. Tiket sudah mulai tersedia di bioskop seluruh Indonesia.

Jangan lewatkan kisah penuh ketulusan dalam AGAPE: The Unconditional Love, tayang serentak mulai 4 September 2025.***

Dandim 0606 Bogor Berganti, Kolonel Gan Gan & Kapolresta Sepakat Perkuat Sinergi

0

Bogordaily.net – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606 Kota Bogor resmi berganti kepemimpinan. Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto menyerahkan tongkat komando kepada Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara.

Pergantian ini langsung diiringi komitmen bersama TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menegaskan soliditas antar aparat menjadi kunci menjaga stabilitas wilayah.

Senin pagi (8/9/2025), Kolonel Gan Gan memimpin apel bersama di halaman Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah. Apel tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan dirinya kepada jajaran Polresta.

“Kita harus bersinergi, harus berkolaborasi, bagaimana caranya kita mewujudkan kedamaian dan keamanan di Kota Bogor ini,” ujar Kolonel Gan Gan.

“Sinergitas TNI-Polri adalah kunci menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan,” tambahnya.

Kombes Eko menyambut baik kehadiran Kolonel Gan Gan yang bukan sosok asing di wilayah Bogor. Sebelum menjabat, Gan Gan pernah bertugas sebagai Dandim 0621 Kabupaten Bogor dan terakhir menjabat Dansatlat PMPP TNI.

“Kami berterima kasih atas kerja sama solid selama kepemimpinan Kolonel Dwi Agung. Kehadiran Kolonel Gan Gan diharapkan semakin memperkuat sinergi bersama Forkopimda dalam menjaga situasi aman, damai, dan kondusif,” kata Kombes Eko.

Pergantian pucuk pimpinan Kodim 0606 ini diharapkan memperkokoh sinergitas TNI-Polri di Bogor, terutama menghadapi dinamika keamanan ke depan.***

Rose BLACKPINK Raih “Song of The Year” di MTV VMA 2025 Lewat APT

0

Bogordaily.net – Rose BLACKPINK kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah musik internasional. Penyanyi kelahiran 1997 itu berhasil meraih penghargaan Song of The Year di ajang bergengsi MTV Video Music Awards (VMA) 2025 melalui lagu APT, kolaborasinya dengan Bruno Mars.

Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga sejarah baru. Rose menjadi idol K-Pop pertama yang berhasil membawa pulang piala Song of The Year, mengungguli musisi-musisi papan atas dunia seperti Billie Eilish, Ed Sheeran, Lady Gaga, Lorde, hingga The Weeknd.

Acara penghargaan tahunan tersebut digelar di UBS Arena, New York, pada Minggu 7 September 2025.

Rose hadir langsung di panggung VMA untuk menerima piala dan menyampaikan pidato kemenangan yang berlangsung sekitar empat menit.

“Ya ampun, aku tak percaya ini. Terima kasih banyak. Aku sudah menyiapkan sesuatu karena tidak ingin mengacau. Aku merasa ini momen yang sangat penting bagiku dan banyak orang lain,” ujar Rose dengan suara bergetar sambil memegang kertas berisi teks pidatonya.

Dalam kesempatan itu, Rose tak lupa memberikan apresiasi khusus kepada Bruno Mars.

“Aku sungguh bersyukur untukmu, persahabatan kita, dan segalanya,” tuturnya penuh rasa haru.

Rose kemudian membuka sisi pribadinya dengan cerita menyentuh. Ia mengingat kembali masa remajanya di usia 16 tahun, saat pertama kali bermimpi menjadi penyanyi besar.

“Aku khawatir di suatu titik dalam perjalanan ini, aku mungkin akan menemui jalan buntu dan mengecewakan diriku yang berusia 16 tahun,” ucapnya jujur.

Namun, perjalanan panjangnya justru berbuah manis.

“Dua belas tahun kemudian, aku mempersembahkan penghargaan ini untuk diriku yang berusia 16 tahun, yang bermimpi, dan untuk semua orang yang telah menyaksikan aku tumbuh menjadi seniman seperti sekarang ini,” kata Rose penuh rasa syukur.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, tim produser dan penulis lagu, penata rambut serta riasan, agensinya, hingga para member BLACKPINK yang terus mendukung langkah kariernya.

Lagu APT sendiri memang mencatatkan pencapaian luar biasa sejak dirilis pada Oktober 2024.

Lagu ini tak hanya memuncaki berbagai tangga lagu dunia, tetapi juga bertahan selama 45 minggu di Billboard Hot 100.

Video musiknya di YouTube pun mencetak rekor dengan meraih 700 juta views hanya dalam 70 hari lebih 13 jam, menjadikannya video K-Pop tercepat yang mencapai angka tersebut.

Dengan kemenangan ini, Rose bukan hanya mengukuhkan namanya sebagai artis solo berbakat, tetapi juga memperkuat posisi K-Pop di panggung musik global.

MTV VMA 2025 pun menjadi saksi bagaimana seorang gadis yang dulu bermimpi di usia 16 tahun kini berhasil mewujudkan segalanya.***

Gubernur Jabar KDM Siap Ambil Alih Pengelolaan RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengambil alih pengelolaan RSUD Kota Bogor yang saat ini menghadapi beban operasional dan pasien yang sangat tinggi.

Pernyataan ini disampaikan Dedi Mulyadi setelah mendengarkan langsung keluh kesah dari Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa rumah sakit ini telah menangani pasien dari berbagai daerah di luar Kota Bogor, seperti Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bogor, hingga Depok.

Beban operasional rumah sakit menjadi sangat tinggi akibat cakupan layanan yang luas dan jumlah pasien yang membludak.

“Rumah sakit ini harus menangani pasien dari Cianjur, harus menangani pasien dari Sukabumi, harus menangani pasien dari Kabupaten Bogor, di Kota Bogor. Sehingga beban rumah sakitnya sangat tinggi,” ujar Dedi Mulyadi saat mengunjungi pasien korban ambruknya Majlis Taklim Asohibiya Pimpinan Ustad Zulpaldi Harahap yang beralamat di kampung Ciapus RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Selain itu, masalah finansial juga menjadi sorotan. Dedi Mulyadi menyoroti tingginya potensi pasien yang tidak dapat membayar biaya perawatan, baik karena masalah klaim BPJS yang tidak disetujui atau bahkan tidak memiliki BPJS sama sekali. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menyebabkan rumah sakit kehabisan bahan medis dan biaya operasional.

“Potensi orang untuk tidak bayar karena BPJS-nya tidak mengklaim atau tidak punya BPJS sangat tinggi. Jadi kalau terus begini, nanti bisa kehabisan bahan, kehabisan biaya operasional,” tambahnya.

Menanggapi situasi tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa jika ada usulan untuk pengambilalihan atau pengelolaan oleh Pemprov Jawa Barat, pihaknya siap untuk melakukannya. Ia menjelaskan bahwa cakupan layanan rumah sakit ini sangat luas, melayani wilayah dengan populasi tertinggi di Jawa Barat.

“Karena di sini cakupan ruang wilayah-wilayah layanannya sangat besar dan ini penduduk tertinggi di Jawa Barat. Ada 6 juta penduduk di Bogor, di sini 1 juta lebih, Cianjur hampir 2 jutaan, Sukabumi 3 jutaan, ditambah Depok. Total ada 14 juta penduduk yang ada di sini dan bertumpu pada rumah sakit ini,” jelas Dedi Mulyadi.

Meskipun merupakan rumah sakit tua, Dedi Mulyadi melihat bahwa fasilitas tersebut memiliki kapasitas yang cukup untuk melayani jumlah pasien yang besar. “Saya lihat, mudah-mudahan bisa tertangani. Ini rumah sakit tua yang memiliki kapasitas yang cukup baik dan luas,” pungkasnya.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya langkah serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi krisis layanan kesehatan di wilayah Bogor dan sekitarnya, terutama bagi rumah sakit yang menjadi tumpuan bagi jutaan penduduk.***

Sinergi Pusat dan Daerah, Pariwisata Bogor Ditargetkan Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

0

Bogordaily.net – Walikota Bogor, Dedie A. Rachim menerima kunjungan kerja dari anggota DPR RI Komisi Vll di Bumi Ageung Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Senin 8 September 2025.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, hadir bersama sejumlah legislator seperti Putra Nababan, Maria Lestari, Ilham Permana, Rico Menoza, Erna Saridewi, Muhammad Hatta, Dina Lorenza, Tifatul Sembiring, dan Siti Mukaromah.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa Bogor memiliki potensi besar di sektor pariwisata, baik dari aspek sejarah, budaya, maupun alam.

Menurutnya, dukungan infrastruktur, promosi, dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar potensi tersebut bisa berkembang optimal.

“Kota Bogor adalah daerah yang kaya akan sejarah, budaya, dan alam. Museum Bumi Ageung Batutulis ini salah satu buktinya. DPR RI tentu mendorong agar potensi wisata di Kota Bogor bisa berkembang, bukan hanya untuk wisata lokal tetapi juga mampu menarik wisatawan mancanegara,” ujar Saleh.

Sementara itu, Walikota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya mengembangkan wisata berbasis sejarah, budaya, dan alam secara terintegrasi.

“Kami sengaja menghadirkan acara ini di Bumi Ageung Batutulis, yang dulunya merupakan bangunan SD Batutulis. Tempat ini kami revitalisasi untuk mendukung keberadaan Prasasti Batutulis sebagai ikon wisata sejarah di Kota Bogor,” jelas Dedie.

Dalam paparannya, Dedie menyampaikan sejumlah potensi wisata yang tengah dan akan terus dikembangkan, di antaranya Kampung Wisata di Bogor Selatan, dengan situs bersejarah seperti batu conggrang, batu dakon, dan sumur tujuh warga pati.

Kampung Tematik seperti kampung pertanian, batik, perca, kriya, dan kampung berisik (produsen ketel).

Cagar Budaya, sekitar 200 bangunan bersejarah termasuk Istana Bogor, kawasan Surya Kencana, dan jalur posweg.

Wisata Alam, seperti Situ Gede dan kawasan sawah Mulia Harja. Museum, Kota Bogor memiliki tujuh museum unggulan, mulai dari Museum Zoologi hingga Museum PETA.

Wisata Edukasi, melalui Perpustakaan pertanian terbesar di Asia dan galeri hortikultura terbesar di Asia.

Namun, Dedie melihat tantangan pariwisata, terutama menurunnya tingkat okupansi hotel akibat efisiensi kegiatan pemerintah pusat dan rencana pemindahan ibukota ke IKN.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Dedie berharap adanya dukungan dari DPR RI dan pemerintah pusat.

Langkah-langkah strategis sedang dilakukan, seperti pembukaan akses menuju Cifor sebagai destinasi wisata penelitian siput, hingga peningkatan aksesibilitas ke kawasan wisata Mulia Harja.

“Kami berharap dukungan dari DPR RI dan Kemenparekraf agar Bogor bisa terus berbenah, mendiversifikasi target pasar, dan menjadikan Kota Bogor sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan alam yang representatif,” pungkas Dedie.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam memperkuat pariwisata Kota Bogor sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.***

Ibnu Galansa

Rahasia Kulit Glowing, RS Azra Bogor Hadirkan Paket Cantik Berseri

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Azra Bogor kembali menghadirkan layanan kesehatan dan kecantikan kulit bagi masyarakat yang ingin tampil percaya diri dengan kulit sehat dan bersinar.

Melalui Paket Cantik Berseri, RS Azra menawarkan solusi lengkap untuk perawatan kulit dengan harga terjangkau.

Paket ini dirancang khusus untuk membantu mencerahkan kulit, melakukan peremajaan, mengurangi flek serta hiperpigmentasi, sekaligus mengatasi bekas jerawat dan pori-pori besar. Dengan perawatan yang tepat, kulit glowing bukan lagi sekadar impian.

Menariknya, paket ini dibanderol dengan harga Rp 1.200.000. Harga tersebut sudah termasuk biaya administrasi, konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SpKK), serta tindakan laser Nd:YAG yang dikenal efektif dalam perawatan kulit.

Dengan kehadiran Paket Cantik Berseri ini bisa menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin merawat kulit tanpa khawatir akan efek samping berbahaya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan ini, masyarakat dapat langsung menghubungi RS Azra Bogor melalui nomor 0251-8318456 atau 0821-1305-8152.

Tentang RS Azra

Rumah Sakit Azra awalnya merupakan klinik bersalin yang berdiri pada tahun 1982. Klinik tersebut diberi nama Klinik Bersalin Azra yang di dirikan oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG. Klinik Bersalin Azra ini terletak di Jalan Gunung Gede No. 3 Bogor yang mempunyai tujuan memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan

Banyaknya permintaan dari pasien dan keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selain dari pelayanan kebidanan dan kandungan, maka melalui proses pertimbangan yang matang didirikanlah Rumah Sakit Azra pada tanggal 6 April 1994.

Status badan usaha Rumah Sakit Azra berbentuk Yayasan. Lokasi Rumah Sakit Azra ini berada di pusat kota Bogor, sangat strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, tepatnya di Jalan Raya Pajajaran 219 – Bogor.

Pada periode 2000 – 2001 Rumah Sakit Azra melakukan pengembangan fasilitas rumah sakit dengan membangun gedung baru dan menata gedung lama serta membeli peralatan kesehatan yang memiliki teknologi lebih maju.

Sehingga Rumah Sakit Azra menjadi Rumah Sakit Swasta tipe C yang memiliki ruang umum dengan memiliki 105 tempat tidur ( bed ) yang terdiri dari beberapa tipe kelas.

Pada tahun 2002 kepemilikannya berubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT. ARTHASABENA PUTRA (PT ASP) maka dengan perubahan tersebut secara operasional Rumah Sakit Azra berubah menjadi rumah sakit yang bersifat umum dengan segala aktifitas dan kelengkapannya.

Kepemimpinan Rumah Sakit Azra dijabat oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG, Dr. Rizasyah Daud, Msc, SpPD-Kr sebagai Direktur Medik dan Ny. Aida Hidayat Danukusumah sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan.

Pada bulan Januari 2012 Rumah Sakit Azra telah mendapatkan Akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai suatu pengakuan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Rumah Sakit Azra yang telah memenuhi standar yang telah ditentukan secara Nasional.***

Ibnu Galansa

Sudah 97 Persen, Pemkab Bogor Targetkan Lawang Kori Rampung Akhir September

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan ikon baru Lawang Kori yang terletak di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, rampung akhir September 2025.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menjelaskan bahwa, saat ini progres revitalisasi Lawang Kori sudah mencapai 97 persen.

“97 persen tinggal pemasangan mahkota binokasih sama lightning aja,” kata Eko kepada wartawan, Senin 8 September 2025.

Menurut Eko, ikon baru Lawang kori itu akan  turut dipasang Mahkota Binokasih dan juga beberapa ornamen khas sunda. Ia menyebut pemasangan mahkota binokasih dan ornamen tersebut akan segera dilakukan.

“Nanti kita liat aja beberapa hari kedepan, ada mahkota binokasih. Paling tinggal beberapa hari lagi selesai,” jelasnya

Lebih lanjut, Eko menjelaskan, lawang kori nantinya akan dijadikan sebagai ikon baru Kabupaten Bogor setelah Tugu Pancakarsa.

Sehingga harus memiliki corak yang khas sesuai dengan filosofis sebagai kerajaan sunda Pajajaran.

“Jadi lawang kori itu merupakan icon pintu masuk pemerintah Kabupaten Bogor, bahwa ornamen tersebut merupakan khas Sunda termasuk mahkota binokasih,” ungkap Eko.***

Albin Pandita

Mahasiswa KKM IUQI Bogor Bangun 3 Titik Penerangan Jalan di Desa Jabal Rohma

0

Bogordaily.net – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 sukses meninggalkan kenangan berharga di Desa Jabal Rohma melalui program penerangan jalan.

Pada 08 September 2025, mereka meresmikan tiga titik penerangan jalan yang dihadirkan untuk membantu aktivitas warga di malam hari.

Program ini lahir dari kebutuhan masyarakat yang sering kesulitan melintas di jalan gelap. Dengan adanya penerangan baru ini, warga Desa Jabal Rohma diharapkan lebih aman, nyaman, dan terbantu dalam menjalani aktivitas malam hari.

Ketua Kelompok 17 menyampaikan bahwa penerangan jalan bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan bentuk kepedulian dan wujud nyata kontribusi mahasiswa untuk masyarakat.

“Semoga cahaya ini dapat menjadi manfaat jangka panjang bagi warga sekaligus kenangan indah dari keberadaan kami di desa,” ujarnya.

Warga pun menyambut positif program ini. Banyak yang merasa terbantu karena jalan yang sebelumnya gelap kini lebih terang dan aman. Kehadiran mahasiswa KKM 17 di Desa Jabal Rohma menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan nyata.

Dengan selesainya program ini, penerangan jalan akan menjadi jejak terang yang terus diingat oleh warga, bahkan setelah masa KKM usai.***

Habib Segaf Baharun Hadiri Maulid Nabi di PMUQI

0

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu (7/9/2025).

Acara ini menghadirkan dua ulama besar, yakni Dr. KH. Habib Segaf bin Hasan Baharun, M.H.I., pendiri Pesantren Dalwa Bangil, dan Habib Muhammad Mahdi bin Hamzah bin Alwi Asseggaf. Kehadiran keduanya disambut antusias oleh santri dan keluarga besar pesantren.

Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, KH. Saiful Falah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ulama ini.

Menurutnya, acara ini menjadi ajang mempererat hubungan antara Ummul Quro dan Pesantren Daarullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil. Beliau menegaskan bahwa kunjungan ini sangat dinantikan sebagai bentuk silaturahim dua lembaga pendidikan Islam.

Dalam tausiyahnya, Habib Segaf Baharun menyampaikan doa khusus bagi almarhum KH. Helmy Abdul Mubin, pendiri Ummul Quro.

“Beliau adalah seseorang yang alim dan orang bermanfaat. Meski telah meninggalkan kita, ruh beliau akan selalu ada untuk menemani kita,” ujar Habib Segaf. Ia menilai sosok KH. Helmy tetap menjadi teladan meski secara jasad sudah tiada.

Habib Segaf juga menyinggung masa transisi kepemimpinan pesantren. Ia membagikan pengalaman pribadi ketika menggantikan ayahandanya, KH. Habib Hasan bin Ahmad Baharun, yang wafat.

Menurutnya, masa itu penuh tantangan dalam menjaga relasi dan arah pesantren.

“Karena itu saya berpesan untuk selalu bertabah dan bersabar, sebab ujian pasti datang untuk menggoyahkan tujuan berdirinya pesantren,” tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan para santri agar fokus dan disiplin dalam menuntut ilmu.

“Bagi para pencari ilmu, diharuskan untuk fokus pada ilmu tersebut, dan juga harus bisa mengatur waktu terhadap belajar,” jelasnya. Pesan ini disampaikan untuk menegaskan bahwa kesungguhan belajar adalah jalan menuju keberkahan.

Ia juga menekankan bahwa santri merupakan golongan yang beruntung karena berada dalam jalur pencarian ilmu agama.

“Santri itu manusia paling beruntung, karena sudah berada dalam langkah demi langkah mencari ilmu agama,” ucapnya. Habib Segaf menegaskan, keberuntungan santri terletak pada kesempatan mendekatkan diri kepada Allah dan Rasul.

Pada penghujung acara, Habib Segaf bersama Habib Muhammad Mahdi memberikan ijazah Shalawat Busyra kepada seluruh santri.

Shalawat ini diyakini sebagai wasiat Nabi Muhammad SAW yang diperoleh melalui mimpi, dan dianjurkan dibaca 41 kali setiap hari. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Muhammad Mahdi, memohon keberkahan bagi santri, guru, dan keluarga besar Ummul Quro.***

Perumda Pasar Tohaga Beri Penghargaan Kepada Dua Karyawan Teladan

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga melaksanakan apel bersama jajaran karyawan sebagai wujud kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat kerja, pada Senin 8 September 2025.

Dalam kesempatan itu, Perumda Pasar Tohaga turut memberikan penghargaan Employee of The Month kepada Syifa Putri Widyarini dan juga Tadjudin.

Hal tersebut sebagai bentuk dedikasi, kerja keras, dan kontribusinya yang luar biasa. Sehingga menjadi inspirasi bagi rekan karyawan lainya.

Sebelumnya diketahui, Perumda Pasar Tohaga juga turut mengumpulkan seluruh kepala pasar, pedagang, hingga pesapon di seluruh pasar tradisional Kabupaten Bogor untuk mengumpulkan donasi kemanusiaan.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan bahwa, pengumpulan donasi itu dilakukan dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan di sekitar Kabupaten Bogor.

“Ini murni keikhlasan para pegawai hingga pesapon yang berdonasi dari ratusan ribu hingga ribuan rupiah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah kita mengumpulkan puluhan juta untuk warga,” kata Haris Setiawan.

Menurut Haris, hasil donasi itu akan diberikan kepada masyarakat sekitar pasar yang memiliki keterbatasan ekonomi. Tak hanya itu, donasi itu juga akan diberikan kepada masyarakat yang setiap hari bekerja di pasar dengan penghasilan yang tidak memadai.

“Seperti kuli panggul, masyarakat non pegawai yang membantu kebersihan dan ketertiban pasar juga insya allah akan diberikan bantuan dari hasil donasi itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada kegiatan donasi itu, Pasar Tohaga juga memberikan sejumlah penghargaan kepada pegawai hingga pesapon yang berdedikasi membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pasar tradisional secara maksimal.

“Ada beberapa kriteria, mereka yang mendapatkan penghargaan adalah orang-orang yang membantu tumbuh kembangnya pasar rakyat untuk membantu perputaran ekonomi,” ungkap Haris Setiawan.***

Albin Pandita