Home Blog Page 619

KPK Bongkar Dugaan Jual Beli 20.000 Kuota Haji Tambahan, Duit Mengalir ke Pejabat Kemenag?

0

Bogordaily.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga 20.000 kuota tambahan haji dari pemerintah Arab Saudi dijual ke sejumlah calon jamaah sehingga mereka bisa berangkat pada 2024 tanpa antre.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan penjualan kuota haji khusus itu diduga dilakukan perusahaan biro travel haji dan umrah yang dapat jatah kuota haji tambahan dari Kementerian Agama (Kemenag).

“Jual beli kuota yang didalami oleh penyidik adalah jual beli yang dilakukan oleh para penyelenggara ibadah haji ini, yang dilakukan oleh para biro perjalanan,” kata kata Budi saat menjelaskan perkembangan kasus dugaan korupsi kuota haji di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

“Karena ada jual beli kuota ini, kemudian diperjual-belikan kepada calon jamaah baru yang kemudian tanpa mengantre bisa langsung berangkat di tahun 2024,” tambah dia.

Budi mengatakan kondisi ini tak sesuai dengan ketentuan dalam pembagian kuota haji tambahan. Sebab, pemberian kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi seharusnya digunakan untuk mengurai antrean jamaah.

“Artinya kan itu juga menghambat para jamaah yang sebelumnya sudah mengantre untuk berangkat di tahun tersebut,” tegas Budi.

KPK kemudian menjelaskan bahwa diduga ada aliran duit yang diterima pihak Kemenag dari hasil penjualan kuota oleh para biro perjalanan tersebut.

“Nah, kemudian dari jual beli kuota itu ada dugaan sejumlah uang itu ada aliran-aliran dari para biro perjalanan ini kepada pihak-pihak terkait di Kementerian Agama,” tandas dia.

Sebelumnya KPK mengungkapkan dugaan korupsi pada penyelenggaraan haji kini ada di tahap penyelidikan.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa pada 2023 Presiden Joko Widodo meminta Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pada pertemuan itu, Indonesia diberikan penambahan kuota haji tambahan sebanyak 20.000 untuk tahun 2024.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, Asep menjelaskan pembagian kuota haji seharusnya 92 persen untuk kuota reguler dan 8 persen untuk kuota khusus.

“Jadi kalau ada kuota haji, berapa pun itu, pembagiannya demikian. Kuota regulernya 92 persen, kuota khususnya 8 persen,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2025).

Dia menjelaskan alasan pengaturan itu ialah mayoritas jemaah haji yang mendaftar menggunakan kuota reguler, sedangkan kuota khusus berbayarnya lebih besar dibandingkan dengan kuota reguler sehingga penyediaannya hanya 8 persen.

Dengan tambahan kuota haji menjadi 20.000, Asep menegaskan seharusnya pembagiannya ialah 1.600 untuk kuota haji khusus dan 18.400 untuk kuota haji reguler.

“Tetapi kemudian, ini tidak sesuai, itu yang menjadi perbuatan melawan hukumnya, itu tidak sesuai aturan itu, tapi dibagi dua. 10.000 untuk reguler, 10.000 lagi untuk kuota khusus,” ungkap Asep.

KPK mengatakan diduga perusahaan biro travel haji dan umroh membeli kuota haji tambahan dari Arab Saudi.

“Jadi kan berbeda dong, harusnya 92 persen dengan 8 persen, ini menjadi 50 persen, 50 persen. Nah seperti itu, itu menyalahi aturan yang ada,” tambah dia.

Asep menyebut biaya haji khusus dengan kuota yang setengah dari kuota reguler menyebabkan tingginya pendapatan agen travel.

Dalam prosesnya, lanjut Asep, kuota haji ini dibagi ke travel berdasarkan ukuran usaha.

“Kalau travelnya besar, ya porsinya besar. Travel yang kecil, ya dapatnya juga kecil,” tutup Asep.***

Hasil Indonesia U23 vs Macau: Menang Besar 5-0, Penentuan Tiket Kontra Korea Selatan

0

Bogordaily.net – Stadion Gelora Delta Sidoarjo kembali bergemuruh Sabtu, 6 September 2025. Indonesia U23 menang besar. Lima gol tanpa balas. Lawan: Macau U23.

Gol pertama bahkan lahir di menit ketiga. Bukan dari kaki striker. Melainkan bunuh diri. Bek Macau, Ieong Lek Han, salah mengantisipasi bola silang. Stadion bersorak. Garuda Muda memimpin 1-0.

Setelah itu, mesin gol baru benar-benar panas. Menit 18, Arkhan Fikri menambah keunggulan lewat umpan Frengky Missa. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Awal babak kedua, Rayhan Hannan mencetak gol ketiga. Kemudian giliran Zanadin Fariz yang memperlebar jarak di menit 68. Rafael Struick yang masuk dari bangku cadangan ikut mencatatkan namanya di papan skor. Menit 74. Skor akhir: 5-0.

Kemenangan ini membuat peluang Indonesia U23 lolos ke putaran final Piala Asia U23 2026 tetap terbuka. Tapi ada satu syarat: menang melawan Korea Selatan U23.

Ya. Korsel adalah pemuncak klasemen Grup J. Mereka baru saja melumat Laos 7-0. Koleksi poinnya sudah 6. Indonesia 4. Laos 1. Macau 0.

Artinya, laga hidup-mati tersaji Selasa depan, 9 September 2025. Venue masih sama: Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Indonesia harus menang. Seri, apalagi kalah, habis sudah.

Pelatih Gerald Vanenburg tadi kembali menurunkan skema ofensif 4-3-3. Cahya Supriadi dipercaya di bawah mistar. Di depan ada trio: Rahmat Arjuna, Rayhan Hannan, dan Hokky Caraka.

Di kubu lawan, Macau memilih ultra-defensif 5-3-2. Namun, benteng mereka runtuh sejak menit awal.

Klasemen Grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026 (hingga matchday 2):

Korea Selatan U23 – 6 poin

Indonesia U23 – 4 poin

Laos U23 – 1 poin

Macau U23 – 0 poin

Harapan Garuda Muda belum padam. Justru baru saja menyala. Seluruh mata kini tertuju pada laga terakhir: Indonesia U23 vs Korea Selatan U23.***

Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara Resmi Jabat Dandim 0606/Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0606/Kota Bogor resmi berganti. Serah terima jabatan dilakukan dari Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han) kepada Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int.

Prosesi pergantian dilaksanakan melalui dua rangkaian kegiatan, yakni acara Kenal Pamit pada Sabtu 6 September 2025 serta Laporan Korps di Markas Korem 061/Suryakancana yang dipimpin langsung oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E., pada Minggu 7 September 2025.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Dwi Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kodim, Forkopimda Kota Bogor, serta masyarakat atas dukungan selama dirinya menjabat.

Ia menegaskan keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Selanjutnya, ia akan melanjutkan tugas pendidikan di Sesko TNI Bandung.

Sementara itu, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, yang sebelumnya menjabat Dansatlat PMPP TNI, menyatakan tekadnya untuk melanjutkan serta meningkatkan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, dan mempererat sinergi TNI, pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang turut hadir dalam acara Kenal Pamit, memberikan apresiasi kepada Kolonel Inf Dwi Agung atas pengabdiannya, sekaligus menyambut Kolonel Gan Gan Rusgandara.

Dedie menekankan masih banyak tantangan yang harus dihadapi Kota Bogor, mulai dari persoalan premanisme, miras, narkoba, hingga tawuran pelajar.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan TNI-Polri dalam membantu pemerintah menyelesaikan masalah sosial, kemiskinan, hingga penyediaan lapangan kerja.

“Harapannya ke depan, kolaborasi dan sinergi Forkopimda, TNI, dan Polri semakin kuat agar Kota Bogor tetap aman dan kondusif, sehingga mampu mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi,” ujar Dedie.

Acara Kenal Pamit turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, antara lain Kajari, Kapolresta, Ketua Pengadilan Negeri, tokoh masyarakat.***

Ibnu Galansa

Bupati Rudy Susmanto Bangga Kabupaten Bogor Bagian Sejarah Silat Dunia

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor, di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, pada Sabtu 6 September 2025.

Adapun, kegiatan ini sekaligus memperebutkan Piala Bupati Bogor, ditutup dengan sarasehan budaya serta tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa, silat Cimande merupakan salah satu seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, Bumi Tegar Beriman merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang dari lahirnya salah satu beladiri silat tertua di Indonesia.

Menurut Rudy, saat melawan para penindas dan penjajah demi kemerdekaan Negara, bangsa atau rakyat Indonesia mengandalkan keterampilan silat karena saat itu belum ada sejata otomatis untuk berperang.

“Tentu kami bangga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang melahirkan salah satu beladiri silat tertua di Indonesia, yakni Silat Aliran Cimande yang tercatat sudah ada sejak abad ke 16-17 Masehi. Sebab itu menjaga dan merawatnya sudah menjadi tanggungjawab kami selaku pemerintah daerah,” kata Rudy Susmanto.

Adapun, Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor dan kejuaraan silat yang memperebutkan piala bupati merupakan salah satu upaya dari Pemkab Bogor untuk lebih menjaga dan merawat serta mengenalkan Silat Cimande kepada masyarakat umum.

Ia berharap, kedepannya silat Cimande juga bisa menjadi salah satu ekstrakulikuler yang bisa diajarkan di sekolah-sekolah. Sehingga Silat Cimande membumi dan mengakar di seluruh wilayah Bogor.

“Kami menginginkan silat Cimande yang merupakan budaya dan beladiri asli milik Kabupaten Bogor, bisa dipelajari oleh semua generasi kita ke depan. Nanti guru nya dari Cimande, bisa mengajarkan atau melatih para siswa di sekolah. Selain untuk beladiri, tentu silat Cimande juga bisa disebut kegiatan olahraga dan olahrasa untuk mejaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk menggugah antusias masyarakat, tentu pemerintah dan pihak terkait harus memberikan informasi secara utuh tentang silat Cimande, mulai dari sejarahnya hingga prestasi-prestasinya.

“Untuk sejarah dan cerita kemahsyuran Cimande, kami bersama panitia juga sekaligus menggelar acara sarasehan pencak silat aliran Cimande,” ungkap Rudy.***

Albin

Bakal Jadi Agenda Tahunan, Disparbud Kabupaten Bogor Sukses Gelar Festival Pencak Silat Cimande

0

Bogordaily.net – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) sukses menggelar Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor.

Ajang ini sekaligus memperebutkan Piala Bupati Bogor, ditutup dengan sarasehan budaya serta tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Sabtu 6 September 2025.

Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Ria Marlisa menyebut, festival dan sarasehan pencak silat Cimande sudah menjadi agenda tahunan.

Tahun ini, selain piala dan piagam penghargaan, pemenang juara umum juga berhak mendapatkan satu set gamelan gendang penca, sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bogor terhadap pelestarian seni pencak silat.

“Silat Cimande sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia. Inilah bentuk nyata komitmen Pemkab Bogor menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Ria Marlisa.

Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa, silat Cimande merupakan salah satu seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor.

Pasalnya, Bumi Tegar Beriman merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang dari lahirnya salah satu beladiri silat tertua di Indonesia.

Menurut Rudy, saat melawan para penindas dan penjajah demi kemerdekaan Negara, bangsa atau rakyat Indonesia mengandalkan keterampilan silat karena saat itu belum ada sejata otomatis untuk berperang.

“Tentu kami bangga, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang melahirkan salah satu beladiri silat tertua di Indonesia, yakni Silat Aliran Cimande yang tercatat sudah ada sejak abad ke 16-17 Masehi. Sebab itu menjaga dan merawatnya sudah menjadi tanggungjawab kami selaku pemerintah daerah,” ungkap Rudy Susmanto.***

Albin Pandita

Pendampingan BRI Dorong Ekspansi, Produk Diaper Ramah Lingkungan Dari UMKM Asal Surabaya Ini Kian Diminati Pasar

0

Bogordaily.net – Berangkat dari keprihatinan atas pencemaran Sungai Brantas yang kerap dipenuhi sampah plastik sekali pakai, UMKM asal Surabaya, Bumbi, menghadirkan inovasi popok alias diaper ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

Bahkan, usaha ini membuka lapangan kerja inklusif dengan melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas dalam proses produksinya.

Celia Siura, pendiri Bumbi, menuturkan bahwa popok sekali pakai menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah plastik rumah tangga.

“Di lapangan, praktik pembuangan yang kurang tepat masih sering terjadi. Banyak orang tua khawatir membakar popok dapat berdampak buruk bagi bayi, sehingga popok sekali pakai akhirnya dibuang secara sembarangan dan menumpuk di lingkungan sekitar kita,” jelas Celia.

Sebagai solusi, Celia pun merancang sebuah popok kain, di mana residu popok dapat dicuci menggunakan deterjen ramah lingkungan sehingga mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) maupun kebiasan membakar sampah.

“Dengan desain berbahan katun yang lembut dan nyaman, popok Bumbi dilengkapi adjustable button sehingga bisa digunakan dalam rentang usia yang lebih panjang. Produk ini juga telah terverifikasi standar SNI, menjamin mutu dan keamanan,” ujarnya.

Untuk memperkuat keberlanjutan, Bumbi juga menghadirkan paket adopsi praktis, mulai dari starter kit, opsi pembiayaan, hingga portable washing yang dirancang agar keluarga lebih mudah beralih ke produk “guna ulang”.

Prinsip sirkular dan lokal pun menjadi bagian penting dari perjalanan Bumbi. Hal ini lantaran seluruh proses produksi dilakukan di Indonesia melalui rantai pasok inklusif yang memberdayakan perempuan dan penyandang disabilitas. Selain itu, Bumbi juga melibatkan kader kesehatan, komunitas ibu-ibu yang dilatih untuk berperan sebagai edukator sekaligus penjual di tingkat komunitas.

“Dengan cara ini, pendapatan rumah tangga dapat bertambah, sekaligus bisa memperkuat literasi kesehatan dan lingkungan di tingkat keluarga mengenai dampak lingkungan, manfaat kesehatan, hingga potensi penghematan keluarga,” jelas Celia.

Rangkaian upaya dari bisnis Celia itupun mendapat apresiasi di tingkat nasional. Bumbi berhasil meraih penghargaan Pengusaha Muda BRILiaN pada tahun 2024 untuk Best of The Best kategori Fashion & Wastra, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam menghadirkan solusi ramah lingkungan sekaligus memberdayakan komunitas.

Celia mengaku bahwa capaian tersebut juga menjadi dorongan bagi Bumbi untuk terus memperluas jangkauan. Terbukti, kini, kegiatan operasional, edukasi, dan pemasaran Bumbi telah hadir di Mojokerto, Kediri, Jember, Jakarta, hingga Bali, bahkan diketahui bisnis miliknya telah bermitra eksklusif dengan Pemerintah Kota Surabaya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa Perseroan secara konsisten mendukung UMKM yang mampu menghadirkan solusi keberlanjutan. Bagi BRI, kisah Bumbi adalah bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkembang menjadi gerakan yang memberikan manfaat berlapis, mulai dari peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan literasi kesehatan hingga kesadaran lingkungan.

“Melalui berbagai program pemberdayaan, kami ingin melahirkan lebih banyak pengusaha UMKM yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutur Dhanny.***

Warga Bogor Meriahkan Pesta Literasi Indonesia 2025 Bertema Cerita Khatulistiwa

0

Bogordaily.net — Pesta Literasi Indonesia 2025 resmi dibuka di Kebun Raya Bogor, pada Sabtu 6 September 2025. Mengusung tema Cerita Khatulistiwa, acara ini menjadi ruang pertemuan penulis, pembaca, komunitas, serta pegiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan di Bogor menjadi rangkaian awal Pesta Literasi Indonesia 2025 yang juga akan digelar di 11 kota lain, yakni Garut, Magelang, Malang, Makassar, Manado, Ambon, Jayapura, Medan, Padang, Pekanbaru, dan Pontianak.

Bekerja sama dengan komunitas Kayuh Literasi, penyelenggara menghadirkan beragam agenda, seperti diskusi panel bertajuk “Gagasan di Balik Gugusan Karya”, Baca Bersama, Lomba Adu Eja, Walking Tour Kebun Raya Bogor, hingga pertunjukan musik.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan penyerahan donasi buku kepada Taman Bacaan Masyarakat di Bogor.

Diskusi panel yang berlangsung pukul 09.30–12.00 WIB menghadirkan sejumlah tokoh literasi, di antaranya Ratih Kumala, Barokah Ruziati, Afutami, dan Adit MKM, dengan Gustika Jusuf-Hatta sebagai moderator.

Para narasumber menekankan bahwa karya tidak lahir sendiri, melainkan tumbuh dari kegelisahan, keberanian, serta gagasan untuk merawat ingatan dan pengetahuan generasi mendatang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Adu Eja, lomba mengeja kata bagi siswa kelas 4–6 SD dengan Ivan Lanin dan Novera Kresnawati sebagai juri.

Lomba ini diharapkan menjadi ajang edukatif sekaligus menyenangkan untuk menumbuhkan minat literasi anak-anak.

Selain itu, Walking Tour Kebun Raya Bogor dipandu oleh tim khusus yang mengajak peserta menjelajahi sudut-sudut inspiratif kebun. Setiap peserta mendapatkan goodie bag berisi merchandise resmi Pesta Literasi Indonesia 2025.

Puncak acara ditutup dengan penampilan musisi Selma dan grup band The Overtunes yang menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Pesta Literasi Indonesia 2025 akan terus berlanjut ke berbagai kota dengan semangat #CeritaKhatulistiwa, mengajak masyarakat untuk merayakan keberagaman budaya, menghidupkan minat baca, dan memperkuat gerakan literasi nasional.

Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kegiatan dapat diakses melalui akun Instagram resmi @pestaliterasi.id.***

Ibnu Galansa

Gerhana Bulan Total atau Blood Moon Hiasi Langit Indonesia 7-8 September 2025

0

Bogordaily.net – Fenomena Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 7-8 September 2025.

Peristiwa langit langka ini dapat disaksikan dari seluruh wilayah Tanah Air tanpa peralatan khusus.

“Pada 7-8 September 2025, langit Indonesia akan menyuguhkan pemandangan langka: Gerhana Bulan Total atau yang sering disebut Blood Moon,” tulis Observatorium Bosscha melalui akun Instagram resminya, Selasa (12/8).

Apa Itu Gerhana Bulan Total atau Blood Moon?

Fenomena Blood Moon terjadi ketika posisi Bulan, Bumi, dan Matahari berada segaris dengan Bumi di tengah. Akibatnya, cahaya Matahari yang biasanya menerangi Bulan terhalangi oleh Bumi.

Namun, sebagian cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi dibiaskan sehingga didominasi warna merah. Inilah yang membuat Bulan tampak berwarna merah gelap atau oranye kemerahan, menyerupai warna darah.

Menurut NASA, saat gerhana total terjadi, seolah-olah semua matahari terbit dan terbenam di seluruh dunia diproyeksikan ke permukaan Bulan.

Fase Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025

Sebelum mencapai puncaknya, Gerhana Bulan Total akan melewati beberapa fase. Berikut jadwal lengkapnya:

22.28 WIB: Gerhana penumbra dimulai

23.35 WIB: Gerhana sebagian dimulai

01.11 WIB: Fase totalitas dimulai

02.33 WIB: Fase totalitas berakhir

03.39 WIB: Gerhana sebagian berakhir

03.55 WIB: Gerhana penumbra berakhir

Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Total

Menurut Observatorium Bosscha, fenomena Gerhana Bulan Total dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang dari seluruh wilayah Indonesia. Tidak dibutuhkan teleskop atau kacamata khusus, cukup mencari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya.

“Gerhana ini bisa dinikmati dengan mata telanjang dari seluruh wilayah Indonesia,” tulis Observatorium Bosscha.

Fenomena Langka, Kembali Terlihat pada 2033

Gerhana Bulan hanya bisa terjadi saat fase Bulan purnama. Namun tidak setiap purnama menghasilkan gerhana karena orbit Bulan yang sedikit miring terhadap orbit Bumi.

Setelah peristiwa 7-8 September 2025 ini, fenomena Gerhana Bulan Total baru akan kembali terlihat dari Indonesia pada tahun 2033.***

Tirta Karya Merdeka Cup 2025: Dedi/Eli Bikin Kejutan, Tembus Semifinal

0

Bogordaily.net – Turnamen bulutangkis Tirta Karya Merdeka Cup 2025 menghadirkan kejutan besar.

Pasangan Dedi/Eli dari PB Kamahesa sukses melaju ke semifinal setelah menyingkirkan unggulan juara, Boma/Gobin, dengan skor meyakinkan 30-22 pada laga derbi internal klub, Jumat (5/9) malam.

Tirta Karya Merdeka Cup 2025: Dedi/Eli Bikin Kejutan, Tembus Semifinal

Empat pasangan yang memastikan tiket semifinal adalah Bandi/Jikew, Ramdan/Panca, Budi/Pian, serta kejutan dari Dedi/Eli. Dalam laga lain, Budi/Pian menyingkirkan pasangan Delta/Efi lewat duel ketat 30-28.

Owner Tirta Karya, Ahmad Haerulloh, mengakui turnamen kali ini penuh kejutan. “Banyak pasangan favorit juara berguguran sejak babak delapan besar. Finalis tahun ini didominasi pasangan baru dari PB Cika, Tirta, dan PB Kamahesa,” ujarnya kepada Bogordaily.net.

Tirta Karya Merdeka Cup 2025: Dedi/Eli Bikin Kejutan, Tembus Semifinal

Adapun jadwal semifinal mempertemukan Budi/Pian vs Ramdan/Panca, serta Bandi/Jikew vs Dedi/Eli. Laga tersebut akan berlangsung bersamaan dengan semifinal kategori A.

Untuk kategori A, partai semifinal mempertemukan Rido/Udin vs Bandi/Rico serta Fadil/Reza vs Bule/Arif.***

DPD PAN Kota Bogor Tebar Paket Pangan di Hari Ulang Tahun ke-27

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Partai Amanat Nasional (PAN) ke-27, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Bogor menggelar kegiatan sosial berupa pembagian paket pangan kepada warga.

Aksi berbagi tersebut berlangsung di Sekretariat DPD PAN, Jalan Pandu Raya, Kota Bogor pada Sabtu 6 September 2025.

Ketua Panitia HUT PAN Kota Bogor, Fajari Aria Sugiarto, mengatakan ratusan paket pangan telah disiapkan untuk masyarakat.

“Isi paketnya ada beras, minyak goreng, terigu, dan gula pasir,” ungkapnya.

Fajari menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT PAN ke-27.

Sebelumnya, DPD PAN Kota Bogor telah menggelar khitanan massal di Bogor Selatan dan pembagian pangan di Kecamatan Tanah Sareal.

“Hari ini kami bagikan untuk warga Kecamatan Bogor Barat, Timur, dan Tengah. Insyaallah besok giliran warga Bogor Selatan, Utara, dan Tanah Sareal,” jelas Fajari yang juga Sekretaris DPD PAN Kota Bogor.

Kegiatan sosial ini juga sejalan dengan instruksi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, agar jajaran pengurus di daerah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat dan hadir dengan kerja nyata.

“Melalui kegiatan sosial ini, kami ingin menunjukkan rasa syukur atas HUT PAN ke-27 sekaligus membantu masyarakat Kota Bogor. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan,” pungkas Fajari.***

IbnuGalansa