Home Blog Page 635

Kapolres Bogor Ungkap 197 Pelajar Hendak Demo ke Jakarta, Terpengaruh Grup WhatsApp

0

Bogordaily.net – Polisi menyebut mayoritas para pelajar SMA/SMK di Bogor yang hendak ikut demo ke Jakarta mendapat ajakan dari grup WhatsApp.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat mengamankan sebanyak 197 Pelajar yang hendak demo di Mapolres Bogor, Cibinong, pada Kamis 28 Agustus 2025.

Menurut Kapolres, pihaknya berhasil mengungkap grup whatsapp para pelajar yang berisi ajakan untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta. Dalam grup tersebut, terdapat sebanyak 457 anggota.

“Temuan sajam tidak ada, tadi yang saya sampaikan bahwa ada whatsapp grup yang terisi dari 457 orang, dari percakapan yang kami analisa, memang ada ajakan untuk berangkat ke Jakarta,” kata AKBP Wikha Ardilestanto.

Adapun, dari 457 anggota grup tersebut, ada sebanyak 197 orang tergabung yang tertarik untuk ikut aksi unjuk rasa di Jakarta dan berhasil diamankan.

“Bahwa mereka jumlahnya cukup banyak, dan tadi tersebar dari berbagai macam lokasi, namun yang tergabung dalam whatsapp grup itu 197 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya saat ini berhasil mengamankan sebanyak 3 orang admin grup tersebut untuk dimintai keterangan.

“Tadi admin grup nya ada 3 orang, sedang kami periksa secara intensif,” ungkap AKBP Wikha.***

Albin Pandita

Pengurus Dekranasda Kota Bogor Resmi Dilantik, Fokus Pengembangan UMKM dan Digitalisasi

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin resmi melantik Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor periode 2025–2030 di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (28/8/2025).

Dalam pidatonya, Jenal Mutaqin menekankan bahwa Dekranasda memiliki posisi strategis dalam mendukung visi-misi pemerintahan Dedie–Jenal, yakni Bogor Beres, Bogor Maju.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, pelantikan ini menjadi langkah nyata untuk memberikan pembinaan, bimbingan, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pengrajin dan pelaku UMKM di Kota Bogor.

“Kami yakin Dekranasda memiliki peran strategis untuk memberikan support dan bimbingan agar UMKM di Kota Bogor terus maju dan berkembang,” ujar Jenal Mutaqin.

Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa selama ini Dekranasda Kota Bogor telah berhasil memunculkan berbagai potensi lokal seperti Kampung Perca di Sindangsari dan Kampung Batik. Namun, pemeliharaan terhadap kampung tematik tersebut masih kurang maksimal.

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, pengguna e-commerce di Indonesia mencapai 79,85 juta. Hal ini menunjukkan bahwa di era globalisasi ini, pemasaran melalui media sosial menjadi semakin populer.

“Ini ruang strategis yang harus kita manfaatkan. Oleh karena itu saya mendorong pengurus Dekranasda untuk memanfaatkan media digital dalam membantu proses promosi dan pemasaran produk lokal. Ini juga menjadi peran dekranasda untuk merangsang para wisatawan lokal dan luar agar berkunjung kembali ke kampung tematik,” jelasnya.

Jenal Mutaqin berharap lebih banyak lagi kearifan lokal yang dapat diangkat agar tidak hanya menjadi simbol, tetapi berkelanjutan agar memberikan manfaat ekonomi bagi warga dan ada peningkatan lapangan pekerjaan melalui basis-basis ekonomi kreatif para pengrajin Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranasda Kota Bogor, Yantie Rachim, menegaskan pentingnya kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus dalam mengemban amanah organisasi.

Ia mengingatkan bahwa Dekranasda harus menjadi wadah yang mampu membawa produk kerajinan Kota Bogor ke tingkat nasional, bahkan internasional.

“Saya harap kita tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi benar-benar bekerja sama agar UMKM Kota Bogor bisa menembus pasar luar Bogor, bahkan ke kancah dunia,” ucap Yantie Rachim.

Yantie Rachim juga menekankan perlunya sinergi antara Dekranasda dengan pemerintah, asosiasi usaha, perbankan, akademisi, hingga media massa untuk mempercepat pengembangan industri kreatif.

“Dekranasda Kota Bogor diharapkan berperan aktif mendukung Asta Cita Prioritas Nasional. Produk kerajinan kita harus mampu memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita Kota Bogor,” tegasnya.

Ketua Harian Dekranasda Kota Bogor periode 2025–2030, Rahmat Hidayat menyampaikan sejumlah program prioritas yang telah disiapkan untuk periode 2025–2026 setelah pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pendanaan, salah satunya dengan skema hibah dan orangtua asuh untuk UMKM, serta intensifikasi pameran rutin agar produk lokal lebih dikenal luas.

“Banyak program prioritas yang akan kami kejar, mulai dari mengembangkan UMKM, mengenalkan teknologi digital, hingga rencana pameran di luar negeri pada 2026. Harapannya pengurus yang baru ini membawa semangat baru agar para pengrajin bisa maju, naik kelas, bahkan go internasional,” kata Rahmat.

Sebagai catatan, pada Juli lalu Dekranasda Kota Bogor berhasil meraih anugerah stand terbaik se-Jawa Barat serta penghargaan Kriya Daerah Terbaik kategori bahan baku keramik dalam Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras pengurus dalam memajukan kearifan lokal.***

Harga Emas LM Antam Terbaru Jumat 29 Agustus 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram pagi ini per gram, Jumat 29 Agustus 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Jumat 29 Agustus 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.032.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.964.000
Harga emas 5 gram: Rp 9.595.000
Harga emas 10 gram: Rp 19.135.000
Harga emas 25 gram: Rp 47.712.000
Harga emas 50 gram: Rp 95.345.000
Harga emas 100 gram: Rp 190.612.000
Harga emas 250 gram: Rp 476.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 952.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.904.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Jumat 29 Agustus 2025.***

Arti 1312 ACAB: Dari Demo 28 Agustus, Kematian Affan Kurniawan, hingga Simbol Perlawanan

0

Bogordaily.net – Arti 1312 ACAB kembali mencuat. Semua bermula dari tragedi yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojol, di tengah demo 28 Agustus 2025.

Video yang beredar menunjukkan kendaraan taktis Brimob menabraknya di kawasan Jakarta Pusat. Setelah itu, warganet ramai-ramai menuliskan kode: 1312.

Bagi yang tidak akrab, arti 1312 ACAB bukan sekadar angka. Ia adalah pengganti huruf.

1 berarti A, 3 berarti C, 1 lagi berarti A, 2 berarti B. ACAB sendiri adalah singkatan yang panjang sejarahnya: All Cops Are Bastards.

Istilah yang pertama kali muncul di Inggris pada 1920-an. Sempat meredup, lalu hidup lagi di tahun 1940-an sebagai slogan pekerja mogok.

Di Belanda, penggunaan kata ACAB sempat dilarang. Tapi kreativitas manusia memang tak terbendung.

Para ultras sepak bola mengubahnya menjadi 1312. Seakan sekadar kode. Tapi tetap menyimpan makna yang sama.

Di sisi lain, ada juga yang mencoba “menjinakkannya” dengan mengartikan ACAB sebagai All Cats Are Beautiful atau All Colours Are Beautiful.

Arti 1312 ACAB, pada akhirnya, lekat dengan perlawanan. Pada 1970-an ia merambah tato penjara, dinding-dinding sel, sampai ke judul film kriminal.

Tahun 1980-an, ia makin akrab dengan punk dan skinhead. Lalu, musik ikut membawanya. Band Inggris The 4-Skins menjadikannya lirik. Hingga akhirnya ACAB bukan lagi sekadar slogan, tapi kosa kata.

Kini, di Jakarta, ia kembali hidup. Demo 28 Agustus 2025 yang berujung ricuh menyalakan lagi simbol itu.

Gas air mata dan water cannon dibalas batu, petasan, dan botol. Massa menolak bubar. Beberapa titik Senayan berubah jadi ajang bentrok: Penjernihan, Petamburan, Palmerah. Dan di tengah kekacauan itulah nama Affan Kurniawan menjadi korban.

Arti 1312 ACAB, singkatnya, adalah sejarah panjang amarah. Dari jalanan London, ke stadion Belanda, sampai tembok Jakarta. Dari tato di penjara, ke coretan grafiti, sampai trending di X. Satu angka, satu huruf, satu kemarahan.***

Ramalan Cuaca Jumat 29 Agustus 2025, Waspada Bogor Hujan

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor pagi hari ini, Jumat 29 Agustus 2025 diperkirakan hujan ringan sepanjang hari.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Jumat 29 Agustus 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28°C
Kelembapan: 60–93%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28°C
Kelembapan: 57–91%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-28°C
Kelembapan: 51–87%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 51–86%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 52–89%

Tanah Sareal

Cuaca: Berawan
Suhu: 22–29°C
Kelembapan:52–87%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat 29 Agustus 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Brimob Polri Minta Maaf atas Insiden Ojol Terlindas Rantis di Depan DPR, Janji Tanggung Jawab Penuh

0

Bogordaily.net – Tragedi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Kamis, 28 Agustus 2025, meninggalkan luka mendalam. Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob Polri saat kericuhan pecah di lokasi.

Insiden ini memicu sorotan tajam publik setelah video kejadian viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, pihak Korps Brimob Polri akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Atas nama pimpinan, kami menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini. Kami benar-benar menyesal, dan meskipun peristiwa tersebut tidak bisa dihindari, kami tetap meminta maaf,” ujar anggota Brimob, Jemmy.

Jemmy menegaskan, Korps Brimob akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap penanganan korban. Ia memastikan, kondisi korban terus dipantau dengan ketat melalui koordinasi bersama pihak rumah sakit tempat korban dirawat.

“Kami akan bertanggung jawab penuh atas perawatan korban hingga pulih,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi bentuk komitmen bahwa institusi kepolisian tidak menutup mata terhadap tragedi yang menimpa warga sipil dalam situasi pengendalian massa.

Selain fokus pada penanganan korban, Brimob juga telah mengambil langkah tegas dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap seluruh anggota yang bertugas saat insiden terjadi.

“Apabila ditemukan ada yang bersalah, maka akan dijatuhi sanksi dan diproses hukum. Kami memastikan tidak akan lepas tangan dari tanggung jawab,” tegas Jemmy.

Hal ini sekaligus menjawab keresahan publik yang menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas aparat dalam menangani kasus tersebut.

Di sisi lain, sejumlah kalangan masyarakat dan aktivis menilai insiden ini harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap prosedur pengamanan massa.

Penggunaan kendaraan taktis di tengah kerumunan dianggap rawan menimbulkan korban jiwa jika tidak disertai protokol keselamatan yang ketat.

Sorotan publik semakin besar mengingat korban merupakan warga sipil yang sedang mencari nafkah. Dukungan dan doa terus mengalir di media sosial, menuntut agar korban benar-benar mendapat keadilan dan penanganan maksimal.***

 

Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, Video Viral Picu Amarah Publik

0

Bogordaily.net – Kericuhan mewarnai aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Sebuah kendaraan taktis (rantis) milik Brimob, melaju kencang dan melidas seorang ojek online (ojol) hingga tewas.

Peristiwa ini terekam dalam sejumlah video yang kini beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, tampak rantis Brimob berusaha menerobos kerumunan massa yang memenuhi jalan di sekitar Pejompongan.

Awalnya, kendaraan berlapis baja itu melaju dengan kecepatan sedang, mencoba memecah konsentrasi massa. Namun situasi berubah mencekam saat warga berhamburan menghindar.

Di tengah kepanikan itulah, seorang peserta aksi yang belakangan diketahui bekerja sebagai ojol gagal menyelamatkan diri

Nahas, tubuhnya terlindas ban rantis. Suasana seketika ricuh. Massa yang tadinya terpencar justru kembali berkumpul, mengerubungi kendaraan tersebut. Amarah meledak. Warga yang marah tampak memukul bagian bodi rantis, menuntut kendaraan itu berhenti.

Namun bukannya berhenti, rantis justru terus melaju dan tancap gas, meninggalkan korban yang masih tergeletak di jalan. Adegan inilah yang membuat publik kian geram setelah menyaksikan video yang viral di berbagai platform.

Korban Dikenal sebagai Ojol

Belakangan terungkap, korban yang dilindas adalah seorang pengemudi ojek online yang ikut hadir di lokasi demonstrasi. Identitas lengkapnya belum dipublikasikan, namun kabar ini menambah duka mendalam lantaran korban disebut tengah mencari nafkah sebelum akhirnya terjebak dalam kerumunan massa.

Tak butuh waktu lama, video peristiwa nahas tersebut menyebar luas di TikTok, Instagram, hingga X (Twitter). Tagar seputar tragedi Pejompongan langsung menjadi trending. Warganet mengecam keras tindakan aparat yang dianggap abai terhadap keselamatan warga.

Sebagian pengguna media sosial juga menyoroti fakta bahwa rantis tetap melaju tanpa menghiraukan korban. Mereka mendesak agar kepolisian bertindak transparan dan membawa pihak yang bertanggung jawab ke meja hukum.

Selain itu, sejumlah aktivis HAM menilai insiden ini menambah daftar panjang catatan buruk aparat dalam penanganan aksi massa. Penggunaan kendaraan taktis di tengah kerumunan dinilai berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa.

Mereka mendesak Polri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengendalian massa agar tragedi serupa tidak kembali terulang.***

 

7 Anggota Brimob Diperiksa Usai Ojol Tewas Dilindas Rantis di Demo 28 Agustus, Polisi Minta Maaf

0

Bogordaily.net – Peristiwa tragis mewarnai aksi demonstrasi 28 Agustus malam di Jakarta. Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan taktis (rantis) Barakuda milik Brimob melindasnya di tengah kericuhan.

Kabar duka ini langsung memicu sorotan publik. Kepolisian pun bergerak cepat dengan memeriksa 7 anggota Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan tersebut.

Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, menyampaikan bahwa pemeriksaan sudah dilakukan secara gabungan oleh Div Propam Mabes Polri dan Propam Kor Brimob Polri.

“Jadi pelaku sudah kita amankan berjumlah 7 orang. Sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Div Propam Mabes Polri dengan Propam Kor Brimob Polri karena ini menyangkut anggota Brimob,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta, pada Jumat, 29 Agustus 2025 dini hari.

Irjen Karim menegaskan, saat ini ketujuh anggota tersebut sedang diperiksa di Mako Brimob Kwitang, karena mereka berasal dari kesatuan Sat Brimob Polda Metro Jaya.

Adapun ketujuh anggota yang diperiksa yaitu Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J. Meski sudah diamankan, polisi belum bisa memastikan siapa yang mengendarai rantis Barakuda saat insiden nahas tersebut.

“Masih kita dalami ya siapa yang menyetir, siapa ini masih kita dalami. Kita belum bisa tahu pasti siapa ya. Yang jelas 7 orang ini ada dalam satu kendaraan. Kita dalami perannya bagaimana ini masih dalam rangka pemeriksaan,” ujar Irjen Karim.

Kapolda Metro Jaya Sampaikan Duka dan Permintaan Maaf

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya korban. Ia secara terbuka meminta maaf kepada keluarga almarhum dan masyarakat.

“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” jelasnya, di RSCM.

Kapolda juga menegaskan sudah bertemu langsung dengan keluarga korban dan berjanji bakal bertanggung jawab penuh, termasuk memastikan proses hukum berjalan transparan.

Tak hanya Kapolda, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun ikut angkat bicara. Ia menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang menimbulkan korban jiwa tersebut.***

 

 

KKM IUQI Bogor Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik di Desa Gunung Malang

0

Bogordaily.net – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor Kelompok 19 menggelar pelatihan pengelolaan sampah organik di rumah Ketua Desa Wisata Gunung Malang, Teddy Saepudin, A.Pi., M.Si., RT 02 RW 05, Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Umi Siti Maryam, seorang penyuluh pertanian dari Desa Benteng, yang memberikan edukasi tentang cara mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik ramah lingkungan.

Ketua kelompok KKM 19, M. Arya Rachman, menyampaikan harapannya agar pelatihan tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga pelatihan ini bermanfaat khususnya bagi para petani, agar sampah organik bisa diolah menjadi pupuk yang bernilai guna serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih,” ujar Arya.

Sementara itu, Ketua Desa Wisata Gunung Malang, Teddy Saepudin, menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Pengelolaan sampah harus menjadi kebiasaan bersama. Jika dilakukan secara konsisten, hal ini bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan perekonomian desa,” katanya.

Dengan mengusung tema “Mengelola Limbah Menjadi Pupuk Organik: Solusi Cerdas untuk Pertanian yang Berkelanjutan”, pelatihan ini menyoroti pentingnya pemanfaatan limbah rumah tangga. Narasumber Umi Siti Maryam menjelaskan bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan udara.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Tanpa penanganan yang baik, sampah bisa menjadi sumber pencemaran,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa kesadaran dalam menjaga lingkungan memiliki dasar kuat dalam ajaran agama. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Q.S. Al-A’raf (7):56: “Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”

Pelatihan ini tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung pembuatan pupuk organik menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar, seperti daun kering dan basah, jerami, sekam, serutan kayu, kotoran hewan, cangkang telur, air cucian beras, hingga gula merah atau putih.

Pada akhir kegiatan, masyarakat juga diberikan pupuk kompos yang sudah jadi sebagai contoh hasil olahan sampah organik. Harapannya, masyarakat Desa Gunung Malang tidak lagi kebingungan dalam mengelola sampah, sekaligus mampu menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian mereka.

“Setiap tindakan kecil dalam mengelola sampah, berkontribusi besar bagi masa depan bumi yang lebih bersih,” tutup Umi Siti Maryam.***

Dedie Rachim Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur Lewat Budidaya Pisang Jumbo Merah

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) melakukan panen pisang Barangan Jumbo Merah di Demplot Taman Tanah Sareal, Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (27/8/2025).

Menariknya, pisang yang memerlukan waktu 12 bulan ini, dalam waktu 9 bulan sudah bisa dipanen lantaran kondisi tanah yang subur.

Tak hanya itu, teknik tumpang sari yang dilakukan pun bisa menambah nilai ekonomi.

Dedie Rachim mengatakan bahwa kondisi tanah di Kota Bogor yang subur membuat hasil panen melimpah dan juga memiliki fungsi ekonomi yang tinggi untuk mendukung kemandirian pangan di Indonesia.

“Artinya ada kesempatan bagi yang memiliki lahan yang belum terkelola, untuk bisa berkebun, karena tanah di Kota Bogor ini sangat subur,” ucapnya.

Dedie Rachim melanjutkan, dengan teknik tumpang sari ini PT MBi bisa menanam tanaman utama pisang bersamaan dengan kacang Edamame, bayam, kacang tanah, jagung, dan berbagai jenis sayur

“Kita dukung keberadaan PT MBI ini dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi antara dunia usaha, pemerintah serta perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia berharap panen perdana ini sebagai langkah awal keberlanjutan, sehingga ke depan lahan-lahan tidur di Kota Bogor dapat dioptimalisasi sehingga bisa menggali potensi untuk peningkatan ekonomi dari sektor pertanian.

Direktur Utama MBI, Fachri Yulizar, mengatakan pisang yang ditanam ini berasal dari Sumatera.

Namun, ketika pisang ini dibudidayakan di wilayah Jabodetabek-Banten, potensi ekonominya tinggi dan menghasilkan pisang yang berkualitas.

“Total lahan di Jawa Barat, DKI, Banteng 150 hektar, di Tanah Sareal ini panen perdana dengan total hari ini kita panen 100 tandan,” ujarnya.

Fachri mengatakan bahwa permintaan pasar akan pisang Barangan Jumbo Merah ini adalah 10 ton per hari.

Saat ini PT MBI baru bisa memenuhi kebutuhan pasar 10 ton selama satu minggu, sehingga ada 60 ton lagi yang masih menjadi potensi pasar.

“Mangkanya kami intensif untuk meluaskan lahan di kota-kota penyangga Jakarta, yaitu Jabodetabek. Sekarang sudah merambah ke area Banten,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk menanam pisang ini untuk memenuhi pasar atau hilirisasi dengan bersinergi dengan dinas-dinas yang ada di Kota Bogor.

Bukan hanya dari sisi pisangnya, ini juga menjadi bagian dari agrowisata yang bernama latar hijau ataupun Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

Sementara untuk pemasaran pisang ini sudah dipasarkan di toko modern, swalayan, pasar bersih hingga pasar induk dan juga pasar tradisional.***