Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 654

Saldo Dana Bansos PKH Tahap 2 2025 Cair Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Cara Cek Nama Penerima dengan NIK KTP

0

Bogordaily.net – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Juni 2025, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mempersiapkan pencairan saldo dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 tahun 2025.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu, sekaligus memastikan bahwa kesejahteraan sosial tetap menjadi prioritas.

Kapan Bansos PKH Tahap 2 2025 Cair?

Penyaluran bantuan sosial PKH tahap 2 dilakukan secara bertahap pada periode April hingga Juni 2025, yang artinya saat ini proses sudah memasuki tahap akhir atau final closing.

Dalam konteks penyaluran bantuan pemerintah, tahap final ini berarti bahwa proses administratif seperti verifikasi data penerima dan pengesahan anggaran telah diselesaikan, sehingga dana siap ditransfer ke rekening penerima dalam waktu dekat.

Pencairan dana diperkirakan berlangsung mulai akhir Mei hingga awal Juni 2025, bertepatan dengan momen Idul Adha. Bagi KPM, momentum ini tentu menjadi angin segar karena bantuan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan, pendidikan anak, dan kesehatan keluarga.

Dana bantuan PKH akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing penerima yang sudah terdaftar melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Penyaluran dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta melalui jaringan PT Pos Indonesia untuk daerah yang belum memiliki akses perbankan yang memadai.

Penerima disarankan untuk rutin memantau saldo rekening KKS dan informasi dari aplikasi Cek Bansos Kemensos guna memastikan tidak ada kendala dalam proses pencairan.

Besaran Bantuan PKH Tahap 2 2025

Besaran dana bantuan PKH berbeda-beda tergantung pada komponen keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Berikut rincian nominal bantuan yang akan diterima oleh setiap kategori:

  • Ibu hamil atau menyusui: Rp750.000 per tahap
  • Balita usia 0–6 tahun: Rp750.000 per tahap
  • Anak usia sekolah dasar (SD): Rp225.000 per tahap
  • Anak usia sekolah menengah pertama (SMP): Rp375.000 per tahap
  • Anak usia sekolah menengah atas (SMA): Rp500.000 per tahap
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
  • Lansia di atas 60 tahun: Rp600.000 per tahap

Dana tersebut bisa digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan penting, seperti pembelian bahan pokok, perlengkapan sekolah, hingga keperluan pengobatan dan perawatan kesehatan.

Syarat Penerima Bansos PKH Tahap 2

Agar dapat menerima bantuan sosial PKH tahap kedua tahun 2025, masyarakat harus memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah. Berikut adalah syarat utama penerima bansos PKH:

Warga Negara Indonesia (WNI) dengan status e-KTP aktif.

Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

  • Bukan anggota aktif TNI, Polri, atau ASN.
  • Tidak sedang menerima bantuan lain seperti Kartu Prakerja, BLT UMKM, atau Subsidi Gaji.
  • Termasuk dalam kategori miskin atau rentan miskin, masuk dalam desil 1 hingga 4 pada sistem data kesejahteraan.
  • Terdaftar di wilayah desa atau kelurahan sesuai dengan domisili di KTP.
  • Memiliki anggota keluarga prioritas seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, atau lansia.

Cara Cek Penerima Bansos PKH

Bagi Anda yang ingin memastikan apakah nama Anda termasuk dalam daftar penerima bantuan tahap ini, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan NIK e-KTP.

1. Akses Situs Resmi Cek Bansos Kemensos

Langkah pertama, buka browser di perangkat Anda, baik melalui ponsel pintar, laptop, maupun komputer.

Kemudian, kunjungi situs resmi Kementerian Sosial melalui link https://cekbansos.kemensos.go.id.

2. Lengkapi Data Alamat Sesuai KTP

Setelah masuk ke halaman utama situs, Anda akan diminta mengisi data wilayah tempat tinggal yang sesuai dengan KTP, meliputi Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan.

Pastikan semua data diisi dengan benar dan lengkap agar sistem dapat membaca lokasi Anda secara tepat.

3. Masukkan Nama Lengkap Sesuai KTP

Selanjutnya, masukkan nama lengkap Anda sesuai dengan yang tercantum pada e-KTP. Perhatikan ejaan dan tanda baca, karena kesalahan kecil sekalipun bisa mempengaruhi hasil pencarian.

4. Verifikasi Captcha

Untuk alasan keamanan, sistem akan meminta Anda memasukkan kode captcha. Kode ini berfungsi untuk membuktikan bahwa Anda adalah pengguna asli (bukan robot).

5. Klik Tombol ‘Cari Data’

Setelah semua informasi telah diisi dengan benar, klik tombol “Cari Data”. Sistem akan mulai memproses informasi dan mencocokkannya dengan data penerima bantuan sosial PKH tahun 2025.

Jika Anda terdaftar sebagai penerima, akan muncul keterangan yang menunjukkan status sebagai penerima bansos, lengkap dengan informasi lokasi dan periode bantuan.

Segera cek bansos dengan NIK KTP Anda sebagai penerima saldo dana bansos PKH tahap 2 2025, untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

DISCLAIMER: Perlu ditekankan bahwa istilah “saldo dana bansos” yang disebutkan dalam artikel ini tidak merujuk pada pencairan melalui aplikasi dompet digital seperti DANA atau platform digital lainnya.

Yayasan Satulangkah Siapkan Teknisi IT Handal Lewat Pelatihan Bersama Cleansheet dan Zoom

Bogordaily.net – Yayasan Satulangkah bersama Cleansheet dan Zoom menggelar pelatihan teknisi IT yang berlangsung selama dua hari di Aula Kecamatan Bogor Tengah, pada 27–28 Mei 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta sebagai bagian dari program jangka panjang untuk mencetak 1.000 teknisi IT handal.

CEO Satulangkah (Cleansheet Foundation), Ghazaly Imam Negoro, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara sektor sosial dan teknologi dalam menciptakan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi.

“Program ini tidak hanya bertujuan melatih, tetapi juga memberi peluang kerja nyata bagi para peserta. Nantinya, para teknisi yang telah lulus pelatihan bisa diserap menjadi karyawan Zoom, membuka usaha sendiri, atau menjadi teknisi panggilan,” jelas Ghazaly, Rabu 28 Mei 2025.

Cleansheet sendiri, yang dikenal sebagai penyedia layanan kebersihan berbasis aplikasi, berencana memperluas layanannya. Ke depan, aplikasi Cleansheet juga akan menyediakan jasa teknisi IT yang bisa dipesan langsung oleh konsumen.

“Ini langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan kami. Jadi bukan hanya kebersihan, tapi juga jasa teknologi. Kami ingin memberi lebih banyak solusi langsung ke masyarakat,” tambah Ghazaly.

Sebagai bentuk apresiasi dan validasi kompetensi, para peserta yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat okupansi yang dikeluarkan langsung oleh Zoom.

Program ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan SDM IT yang siap kerja sekaligus mendorong inovasi layanan berbasis teknologi di tengah masyarakat.*

(Ibnu Galansa)

Warga BNR Bogor Keluhkan Akses Jalan yang Rusak Parah

0

Bogordaily.net – Warga Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR) kembali bersuara soal kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan UMKM, pabrik, dan tempat wisata populer di wilayah Ciapus dan sekitarnya.

Meski pihak developer disebut telah menyerahkan jalan kepada pemerintah daerah, belum ada tindakan nyata untuk memperbaiki kerusakan.

Lubang besar di sepanjang jalan dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama saat hujan turun.

Kondisi yang makin parah memaksa warga untuk bertindak sendiri. Salah satu warga bahkan terlihat turun langsung membantu menimbun lubang besar demi keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Ini sudah bukan soal kenyamanan, tapi soal nyawa. Akses jalan ini dipakai ribuan orang, termasuk wisatawan dan pelaku UMKM,” ujar salah satu warga.

Warganet pun ramai menanggapi kabar ini. Banyak yang kecewa karena kawasan yang dikenal elit dan strategis seperti BNR justru memiliki jalan rusak yang tak terurus.

“Perumahan besar, elit, tapi akses jalannya kayak di pedalaman,” komentar akun @dhanto_suhendar.

“Padahal ada hotel, glamping, pabrik casing HP, pabrik air mineral, UMKM sepatu, tempat wisata seabrek. Kok nggak dilihat sama pemerintahnya?” sindir akun lain.

Masalah ini tak lepas dari tarik ulur antara pihak pengembang (developer) dan pemerintah daerah. Warganet menyoroti sikap saling lempar tanggung jawab yang terus terjadi.

“BNR selalu punya alasan, pemda bilang harus diserahkan dalam kondisi baik. Lah gimana nasib warga?” tulis salah satu pengguna.

“Jalan ini udah jadi milik umum, bukan cuma buat warga BNR,” imbuh akun lainnya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait tidak menunggu hingga ada korban akibat jalan yang rusak. Mereka mendesak adanya perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam atau janji politik.

Jika dibiarkan, kondisi ini bukan hanya menghambat akses perekonomian warga, tetapi juga bisa menimbulkan kecelakaan serius.***

Pasar Rakyat Sukajaya Siap Dibangun, Disperdagin Kabupaten Bogor Tinjau Lokasi Pembangunan

0

Bogordaily.net – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor melakukan peninjauan lokasi pembangunan Pasar Rakyat Sukajaya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor, Desirwan Kuslan menjelaskan bahwa, pembangunan pasar rakyat ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat.

“Pembangunan pasar rakyat Sukajaya ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Kabupaten Bogor khususnya warga di Kecamatan Sukajaya,” ujar Desirwan, Rabu 28 Mei 2025.

Ia berharap pembangunan tersebut dapat mempermudah khususnya warga Kecamatan Sukajaya untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari dengan lebih murah.

Adapun, peninjauan ini dilakukan bersama dengan BPKAD Kabupaten Bogor, dan unsur Kecamatan Sukajaya.

“Sehingga nantinya warga memiliki akses yang lebih dekat untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Perumda Pasar Tohaga-Dinas Perhubungan Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Pasar Ciluar

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor terus berupaya dalam menangani permasalahan ketertiban umum di sekitar kawasan pasar Ciluar.

Kepala Pasar Ciluar, Isni Jayanti menyampaikan bahwa, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dalam upaya penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang masih marak di sekitar Pasar Ciluar.

“Kami laporkan bahwa masih banyak masyarakat yang kurang sadar akan ketertiban umum, dengan masih adanya parkir liar di luar. Situasinya fluktuatif, kadang tertib, kadang tidak. Kalau ada petugas, tertib. Tapi saat tidak ada, kembali semrawut,” kata Isni, Rabu 28 Mei 2025.

Ia menambahkan bahwa, Perumda Pasar Tohaga siap menampung para PKL dan kendaraan yang parkir di luar pasar, meskipun dihadapkan pada keterbatasan lahan yang hanya seluas 10000m2 dan sudah menampung lebih dari 500 pedagang.

“Kami siap menampung, meskipun dengan keterbatasan lahan. Kalau memang tidak memungkinkan, tadi juga sudah ada arahan dari Kabid Lalu Lintas, Pak Dadang, untuk membagi titik parkir. Bisa juga diarahkan ke ruko di depan pasar,” jelasnya.

Kemudian, ia menjelaskan, kendala utama menurutnya, terletak pada rendahnya kesadaran masyarakat. Masih banyak yang mengutamakan egosentris pribadi, lebih memilih tempat yang mudah dan dekat tanpa memikirkan ketertiban umum.

“Keterbatasan lahan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pihaknya berharap ke depan ada pengembangan lahan pasar agar kebutuhan parkir bisa terakumulasi lebih baik,” ujar Isni.

Selain itu, Ia menambahkan, untuk saat ini, kami berupaya memaksimalkan yang ada, termasuk penggunaan area double decker yang belum optimal.

Pihaknya, juga sudah membangun komunikasi dengan koordinator parkir liar yang mayoritas adalah warga sekitar, agar bisa diarahkan ke dalam area pasar.

“Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk petugas keamanan dan petugas parkir, akan terus berjalan demi menciptakan ketertiban yang berkelanjutan. Kami juga menunggu kesadaran dari masyarakat untuk menjaga ketertiban umum secara bersama-sama,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

0

Bogordaily.net – Di tengah dinamika perekonomian global yang penuh dengan ketidakpastian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja yang positif.

Salah satu strategi utama yang diusung perseroan adalah fokus pada pengelolaan dana murah (Current Account Saving Account atau CASA) guna menjaga efisiensi biaya dana (Cost of Fund) dan mempertahankan stabilitas bisnis jangka panjang.

Hingga akhir Kuartal I 2025, BRI mampu menghimpun DPK sebesar Rp1.421,60 triliun. Dana murah mendominasi penghimpunan DPK BRI dengan proporsi mencapai 65,77% dari total DPK atau setara dengan Rp934,95 triliun. Porsi CASA BRI tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan konsistensi strategi BRI dalam memperkuat struktur pendanaan secara berkelanjutan.

Upaya tersebut menunjukkan hasil positif, tercermin dari penurunan biaya dana (cost of fund) BRI dari 3,6% pada Triwulan I 2024 menjadi 3,5% pada Triwulan I 2025. Penurunan ini mencerminkan efisiensi pendanaan yang semakin baik dan memperkuat daya saing BRI di tengah persaingan sektor perbankan nasional.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa pertumbuhan dana murah tersebut tidak terlepas dari optimalisasi layanan digital BRI, khususnya melalui super apps BRImo, perluasan jaringan AgenBRILink serta pengembangan transaction banking dan ekosistem merchant.

Hingga Maret 2025, jumlah pengguna super apps BRImo mencapai 40,28 juta, meningkat 20,26% secara tahunan. Selama Triwulan I 2025, super apps BRImo melayani 1,2 miliar transaksi finansial, tumbuh 25,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Volume transaksi yang tercatat mencapai Rp1.599 triliun, meningkat 27,79% YoY.

Sementara itu, hingga akhir Triwulan I 2025 BRI telah memiliki AgenBRILink yang jumlahnya telah mencapai 1,2 juta agen, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan pertumbuhan sebesar 49,48% yoy. Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 67 ribu desa atau menjangkau lebih dari 88% dari total desa di Indonesia, serta mencatat volume transaksi sebesar Rp423 triliun di sepanjang Triwulan I 2025.

“Transaction banking menjadi salah satu pilar utama BRI dalam membangun CASA secara konsisten. Dengan menyediakan solusi pembayaran dan pengelolaan keuangan yang end-to-end, BRI tidak hanya menciptakan loyalitas nasabah institusional dan merchant, tapi juga memperkuat basis dana pihak ketiga secara efisien,” tambah Hendy.***

Rumah Gubernur Kang Dedi Mulyadi Diteror Ular King Kobra

0

Bogordaily.net – Rumah Kang Dedi Mulyadi (KDM) diteror ular king kobra. Sudah dua kali. Langsung ke gerbang.

Bukan lewat surat. Bukan juga disisipkan dalam paket. Tapi ular hidup, yang bisa berdiri, mendesis, dan mematuk. Ini bukan metafora.

Dan ini terjadi menjelang 100 hari Dedi Mulyadi menjabat Gubernur Jawa Barat.
Ia tidak bilang ini kebetulan. Tapi ia juga tidak menunjuk siapa pelakunya.

Yang pasti: ia tahu ini bukan main-main. Tapi ia juga tidak heboh.

Di TikTok. Ia bercerita sambil jogging. Di tengah sawah. Seolah-olah ini cuma hal kecil. Seolah-olah yang dikirim bukan king kobra, tapi hanya surat kaleng.

Tapi kalimatnya mengandung peringatan:
“Apalagi candaanmu terlalu berlebihan. Sudah dua kali kamu mengirim king kobra ke gerbang rumah saya,” katanya, tenang tapi tegas.

Lalu:
“Jangan dong. Enggak boleh. Nanti yang ketiga, kamu apes. Akan ditangkap, loh.”

Bahasanya tetap bahasa rakyat. Tidak mengancam, tapi juga tidak enteng.
Dan, ini bukan tanpa konteks.

Dedi Mulyadi pernah menyuarakan pelarangan aksi atau atraksi dengan king kobra — yang sering dijadikan bahan pertunjukan atau sekadar menakuti orang.

Mungkin, si pengirim ini tersinggung. Mungkin merasa hobinya direnggut. Mungkin juga, ini bukan soal ular — tapi soal kekuasaan.

Tidak ada yang tahu.

Yang pasti, hanya sedikit kepala daerah yang bisa bicara soal teror sambil lari pagi, dengan senyum tipis, dan tetap menyisipkan nasihat.

Mungkin, itu sebabnya ular dikirim. Bukan bom. Bukan surat kaleng. Tapi simbol.
Ular: diam, mematikan, licin — tapi bisa juga dibaca sebagai pesan: “Saya marah.”

Tapi Dedi tidak menggubris dengan marah pula. Ia balas dengan gaya khasnya: seperti bapak tua di saung, bicara sambil ngopi.

Dan mungkin itu yang bikin pelaku makin jengkel.

Kalau Anda tanya: apakah ini akan terjadi lagi? Mungkin iya.

Tapi kalau Anda tanya: apakah Dedi akan gentar? Pasti tidak.

Ia sudah terbiasa menghadapi yang lebih berbisa dari king kobra: politik.

Rumah Gubernur Kang Dedi Mulyadi diteror ular king kobra itu kini ramai jadi perbincangan di dunia maya.***

Kunci Jawaban Pelatihan Pintar Kemenag 2025 Terbaru Modul 3.2–3.6, Simak di Sini!

0

Bogordaily.net – Kunci jawaban pelatihan pintar Kemenag 2025 terbaru untuk modul Memvisualisasikan Data menjadi informasi penting bagi peserta yang mengikuti pelatihan daring dari Kementerian Agama (Kemenag) melalui platform MOOC PINTAR.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menyusun dan menyajikan data secara visual berbasis Artificial Intelligence (AI).

Pelatihan ini dilaksanakan pada 25-29 Mei 2025 di laman resmi pintar.kemenag.go.id. Untuk membantu para peserta mencapai hasil maksimal, berikut adalah kunci jawaban lengkap dari modul 3.2 hingga 3.6.

Tujuan Pelatihan Memvisualisasikan Data PINTAR KEMENAG 2025

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan tenaga pendidik dalam:

  • Menggunakan teknologi AI dalam pengolahan dan visualisasi data.
  • Memahami prinsip-prinsip dasar visualisasi data.
  • Menerapkan teknik-teknik visual yang efektif dalam penyampaian informasi.

Kunci Jawaban Pelatihan Pintar Kemenag 2025 Terbaru: Modul 3.2 – Pengenalan AI dalam Visualisasi Data

  1. Apa kepanjangan dari AI?
    Jawaban: D. Artificial Intelligence
  2. AI membantu meminimalkan kesalahan manusia dalam analisis data dengan:
    Jawaban: B. Mengotomatisasi proses analisis dan visualisasi.
  3. Manakah yang BUKAN bagian dari AI dalam visualisasi data?
    Jawaban: D. Menambah warna pada grafik.
  4. AI membantu dalam proses visualisasi data dengan cara:
    Jawaban: B. Meningkatkan akurasi dalam pengolahan data.
  5. AI sering digunakan untuk:
    Jawaban: A. Mengidentifikasi pola-pola tersembunyi dalam data.
  6. AI membantu dalam interpretasi data dengan cara:
    Jawaban: A. Mengurangi bias dalam interpretasi data.
  7. AI dapat digunakan untuk memahami data lebih baik melalui:
    Jawaban: C. Prediksi tren masa depan.
  8. AI dapat meningkatkan kualitas visualisasi data dengan:
    Jawaban: B. Memberikan rekomendasi visual yang lebih relevan.
  9. Peran AI dalam visualisasi data:
    Jawaban: D. Mempercepat analisis dan memberikan wawasan baru.
  10. Pengaruh AI dalam pengambilan keputusan berdasarkan visualisasi data:
    Jawaban: B. Memberikan rekomendasi berdasarkan pola data yang ditemukan

Kunci Jawaban Pelatihan Pintar Kemenag 2025 Terbaru: Modul 3.3 – Teknik Dasar Visualisasi Data

  1. Prinsip visualisasi yang TIDAK tepat adalah:
    Jawaban: A. Kompleksitas
  2. Agar grafik mudah dipahami audiens non-teknis, maka harus:
    Jawaban: C. Menggunakan label yang jelas dan deskriptif
  3. Hal penting sebelum memilih warna visualisasi adalah:
    Jawaban: C. Kontras antara elemen data dan latar belakang
  4. Visualisasi yang tepat untuk data proporsi adalah:
    Jawaban: B. Diagram Lingkaran.
  5. Jenis grafik untuk menunjukkan tren dari waktu ke waktu:
    Jawaban: D. Line Chart
  6. Tujuan utama visualisasi data adalah:
    Jawaban: A. Menyampaikan informasi secara efektif dan efisien

Pentingnya Memahami Kunci Jawaban

Pelatihan Pintar Kemenag 2025 Terbaru
Dengan memahami kunci jawaban pelatihan pintar Kemenag 2025 terbaru, peserta dapat:

  • Menguasai materi dengan lebih cepat dan akurat.
  • Mempercepat proses pengerjaan kuis dan ujian.
  • Meningkatkan nilai akhir pelatihan secara signifikan.

Disclaimer: Artikel ini disusun sebagai panduan belajar dan referensi. Peserta diharapkan tetap mempelajari modul pelatihan secara menyeluruh untuk pemahaman materi yang mendalam.***

Gadis SMP Hilang Usai Dijemput Teman Tak Dikenal!

0

Bogordaily.net – Warga Bogor kembali digegerkan oleh kasus orang hilang. Gadis siswi SMP bernama Siti Aliza dinyatakan hilang sejak Minggu, 25 Mei 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia pamit kepada orang tuanya hendak pergi ke Prolog Lapangan Sempur, namun hingga kini belum kembali ke rumah.

Yang membuat miris, Siti dijemput oleh teman-teman yang tidak dikenal oleh orang tuanya, dan sejak saat itu, tidak ada lagi kabar keberadaannya.

Kronologi dan Ciri-Ciri Terakhir

Siti Aliza merupakan siswi kelas 9 di SMP Islam Almustarih. Saat terakhir terlihat, ia mengenakan:

  • Kaos lengan panjang hitam berkerah
  • Celana jeans hitam
  • Sepatu putih

Ciri fisik yang dapat dikenali:

  • Memiliki tahi lalat kecil di dahi atas
  • Rambut agak panjang dan ikal

Hingga saat ini, keluarga dan pihak terkait masih terus melakukan pencarian dan berharap masyarakat ikut membantu memberikan informasi jika melihat keberadaan Siti.

Kabar hilangnya Siti langsung menyebar di media sosial dan menuai berbagai respons dari netizen. Banyak yang menyampaikan keprihatinan dan turut mendoakan agar Siti segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kalau anak saya keluar rumah, saya wajib tahu sama siapa dan kemana. Bukan apa-apa, zaman sekarang beda. Lebih baik menjaga daripada menyesal,” tulis salah satu warganet.

“Semoga cepat ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarga,” doa dari pengguna lain.

Tak sedikit pula yang menyoroti maraknya kasus anak perempuan hilang di Bogor belakangan ini.

“Kenapa sekarang makin sering ya ada berita anak hilang di Bogor?” komentar @erwinaindriati_72.

“Jam 5 sore, deket-deket magrib masih boleh keluar sama orang yang nggak dikenal ortunya… serem,” imbuh akun lainnya.

Kasus Siti menjadi peringatan serius bagi para orang tua. Jangan pernah lengah. Di era pergaulan bebas dan informasi yang begitu cepat, pengawasan terhadap anak-anak harus makin ditingkatkan.

Banyak netizen berbagi pengalaman menjaga anak mereka, mulai dari tidak mengizinkan keluar dengan orang asing, mengaktifkan GPS, hingga selalu menemani anak saat bepergian.

Bagi siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan Siti Aliza, dimohon untuk segera menghubungi keluarga atau pihak kepolisian terdekat.

Setiap informasi sangat berarti untuk menemukan keberadaan Siti dan mengembalikannya ke pelukan keluarganya.***

Mahasiswa Hukum UGM Tewas Ditabrak BMW, Hastag Justice For Argo Menggema

0

Bogordaily.net – Kesedihan mendalam menyelimuti akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah insiden tragis yang merenggut nyawa seorang mahasiswa, Argo Ericko Achfandi. Hastag Justice For Argo pun menggema di media sosial.

Mahasiswa baru dari Fakultas Hukum angkatan 2024 ini tewas dalam kecelakaan mengenaskan yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di kawasan Jalan Palagan Tentara Pelajar, tepatnya di Simpang Tiga Dusun Sedan, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman.

Lokasi yang biasanya ramai oleh aktivitas warga itu menjadi saksi bisu peristiwa memilukan yang kini menyedot perhatian publik, mahasiswa, hingga warganet di media sosial.

Kronologi Insiden Kecelakaan yang Merenggut Nyawa Argo

Menurut keterangan resmi dari Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, insiden bermula saat Argo Ericko hendak pulang dari kegiatan persiapan pentas seni kampus.

Saat berusaha berputar arah menggunakan sepeda motor, tiba-tiba sebuah mobil mewah jenis BMW melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan menabraknya secara brutal.

Benturan keras tersebut membuat Argo terpental dari motornya dan langsung meregang nyawa di lokasi kejadian.

Mobil BMW yang diduga sebagai penyebab kecelakaan diketahui dikemudikan oleh mahasiswa UGM lainnya, yakni Christiano Pengarapen Pengidahen Tarigan, mahasiswa Ilmu Ekonomi jalur International Undergraduate Program (IUP) angkatan 2022.

Christiano juga diketahui aktif di organisasi kampus dan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi UGM.

Pelaku Belum Jadi Tersangka

Meski telah lebih dari dua hari sejak kecelakaan terjadi, pihak kepolisian hingga saat ini belum menetapkan status tersangka terhadap pengemudi BMW tersebut.

AKP Mulyanto menyatakan bahwa pelaku masih berstatus wajib lapor, dengan alasan bahwa tidak ditemukan indikasi upaya untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Namun, lambannya proses hukum ini memicu amarah publik. Warganet mulai mempertanyakan keadilan dalam kasus ini, terlebih karena pelaku berasal dari keluarga yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar di dunia bisnis nasional.

Dugaan Privilege dan Manipulasi Informasi Menuai Kritik

Tak hanya proses hukum yang lambat, publik juga menyoroti dugaan adanya manipulasi informasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.

Salah satu unggahan yang diduga menampilkan identitas pelaku di akun Instagram HIPMI UGM sempat hilang mendadak, yang kemudian memantik tuduhan bahwa ada upaya sistematis untuk menghapus jejak digital sang pelaku.

Akun-akun media sosial yang berkaitan dengan pelaku diketahui mulai dikunci secara tiba-tiba, memunculkan spekulasi liar di kalangan publik. Informasi mengenai latar belakang keluarga Christiano juga mencuat ke permukaan.

Ayahnya disebut sebagai seorang eksekutif penting di perusahaan berskala nasional, yang semakin memperkuat dugaan bahwa pelaku akan mendapat perlakuan istimewa dalam proses hukum.

Tagar #JusticeForArgo Menggema di Media Sosial

Sebagai bentuk solidaritas, publik dunia maya ramai-ramai menggaungkan tagar #JusticeForArgo di berbagai platform media sosial, terutama X (dulu Twitter).

Banyak pengguna bahkan mengganti nama profil mereka dengan tagar tersebut sebagai bentuk desakan moral agar proses hukum dilakukan secara adil dan transparan, tanpa pandang bulu.

Tagar ini dengan cepat menjadi simbol perlawanan terhadap ketimpangan sosial dan hukum yang kerap kali terjadi ketika pelaku berasal dari kelompok berpengaruh.

Respon dari organisasi kemahasiswaan internal kampus juga menjadi sorotan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UGM dan HIPMI UGM baru memberikan pernyataan resmi sehari setelah kejadian. Namun, pernyataan tersebut dinilai kurang tegas dan tidak menyebutkan secara gamblang status keanggotaan pelaku dalam organisasi terkait.

Kondisi ini memicu kritik dari mahasiswa lain yang menganggap bahwa sikap organisasi seharusnya lebih cepat dan berpihak kepada korban, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut nama baik institusi kampus.

Karangan Bunga dan Doa Mengalir untuk Argo Ericko Achfandi

Di lingkungan Fakultas Hukum UGM, suasana duka masih sangat terasa. Ratusan karangan bunga berjajar rapi menghiasi halaman kampus sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Argo Ericko Achfandi.

Rekan-rekan seangkatan dan civitas akademika mengekspresikan kehilangan yang begitu dalam atas kepergian mahasiswa yang dikenal aktif, ramah, dan penuh semangat dalam setiap kegiatan.

Aroma bunga yang menguar dari kejauhan tak hanya mengabarkan duka, tapi juga menjadi simbol cinta dan perjuangan agar kebenaran bisa ditegakkan demi Argo.

Kematian tragis Argo Ericko Achfandi telah membuka diskusi besar mengenai ketidaksetaraan dalam penegakan hukum.

Kasus ini menjadi ujian penting bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan integritas dan keberanian dalam menangani perkara yang melibatkan pihak dari latar belakang elit.***