Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 669

Pemkot Bogor Gandeng KPK RI Bangun Birokrasi, Ciptakan ASN Bebas Korupsi

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dalam sebuah program pembekalan dan bimbingan teknis (bimtek) yang menyasar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor.

Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari penuh, mulai Senin, 26 Mei 2025, dan bertempat di Salak Heritage Hotel, Kota Bogor.

Mengusung tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas Melalui Penanaman Nilai-Nilai Anti Korupsi”, bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber langsung dari KPK RI, dengan tujuan memperkuat budaya integritas tidak hanya di ranah kerja, tetapi juga dalam kehidupan pribadi dan keluarga ASN.

“Integritas itu kita mulai dari lingkungan keluarga dulu, dengan suami, istri dan anak-anaknya. Maka oleh karena itu, kehadiran tim dari KPK selama 3 hari ke depan akan memberikan bimbingan teknis terkait bagaimana pegawai yang berada di pemerintahan memiliki tanggung jawab yang besar,” ungkap Dedie.

Harapan Wali Kota Bogor

Lebih lanjut, Dedie mengingatkan seluruh ASN di Kota Bogor untuk tidak tergoda oleh gaya hidup hedonistik yang tidak mencerminkan profesionalisme sebagai pelayan publik.

Ia mengimbau agar para pejabat publik tidak memamerkan kekayaan yang tidak sesuai dengan penghasilan, karena hal itu bisa menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat.

“Saya berharap ke depan tidak ada lagi yang flexing atau pamer kekayaan, apalagi sampai menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Tugas kita berat, maka harus benar-benar ditunjang dengan integritas dari dalam rumah tangga,” tambahnya.

Bimtek Hadirkan Freis Mount Wongso

Bimtek ini juga menghadirkan Freis Mount Wongso, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI.

Dalam keterangannya, Freis menyambut baik kerja sama antara KPK dan Pemkot Bogor sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat daerah.

“Kami akan memberikan bimbingan teknis kepada seluruh jajaran pemerintah Kota Bogor dengan berbagai materi, salah satunya bagaimana peran keluarga, khususnya pasangan, dalam ikut serta mengawasi dan menjaga integritas,” jelas Freis.

Ia menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi perlu diperkuat dalam sistem dan lingkungan keluarga.

Selama tiga hari ke depan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi dari tim KPK, mulai dari strategi pencegahan korupsi, pola pengawasan internal, hingga pendekatan membangun rumah tangga yang berintegritas sebagai fondasi pelayanan publik yang bersih.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemkot Bogor dalam menciptakan birokrasi yang transparan dan akuntabel, sekaligus sebagai pengingat bahwa integritas seorang aparatur dimulai dari cara ia membangun dan menjaga nilai-nilai dalam keluarganya.

(Ibnu Galansa)

Siapa Orang Tua Christiano Pengarapenta Mahasiswa UGM IUP FEB? Ini Fakta dan Spekulasinya

0

Bogordaily.net – Nama Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan mendadak menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kecelakaan tragis di Yogyakarta yang menyebabkan meninggalnya Argo Aricko Achfandi, mahasiswa Fakultas Hukum UGM.

Peristiwa ini tidak hanya memicu duka mendalam, tetapi juga memancing rasa penasaran publik mengenai siapa orang tua Christiano Pengarapenta mahasiswa UGM IUP FEB, yang disebut-sebut memiliki latar belakang berpengaruh.

Kronologi Kecelakaan di Jalan Palagan, Sleman

Kecelakaan terjadi pada 24 Mei 2025 sekitar pukul 01:10 WIB di Jalan Palagan, Sleman, Yogyakarta. Mobil BMW berpelat B-1442-NAC, yang diduga dikemudikan oleh Christiano, menabrak sepeda motor yang dikendarai Argo dari belakang.

Argo meninggal dunia di lokasi kejadian, dan jenazahnya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

Peristiwa ini menjadi viral setelah dibagikan oleh berbagai akun media sosial seperti @komunisasi dan @ugm_fess, dan mendapatkan lebih dari 2 juta penayangan. Warganet menyerukan #JusticeForArgo dan mendesak agar proses hukum berjalan transparan.

Profil Christiano Pengarapenta, Mahasiswa IUP FEB UGM

Christiano adalah mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, angkatan 2022.

Ia aktif dalam berbagai organisasi kampus, seperti HIMIESPA FEB UGM, PMK FEB, dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua HIPMI UGM.

Ia juga sempat magang di FIF Group dan mengikuti pelatihan pasar modal dari OJK. Namun, semua pencapaian ini kini tertutupi oleh insiden yang menyita perhatian nasional.

Siapa Orang Tua Christiano Pengarapenta Mahasiswa UGM IUP FEB?

Salah satu pertanyaan yang paling banyak diajukan di media sosial adalah: siapa orang tua Christiano Pengarapenta mahasiswa UGM IUP FEB?

Berdasarkan unggahan warganet, ayah Christiano diduga bernama Setia Budi Tarigan, yang disebut-sebut menjabat sebagai direktur perusahaan pembiayaan nasional.

Dugaan ini muncul karena terdapat akun media sosial yang memperlihatkan kehidupan mewah keluarga Tarigan, termasuk kepemilikan mobil BMW, serupa dengan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai identitas dan profesi orang tua Christiano.

Respons Kampus dan Warganet

FEB UGM menyampaikan duka cita secara resmi melalui akun @feb_ugm, namun tidak menyebutkan nama Christiano dalam pernyataannya.

Hal ini menimbulkan kritik dari publik, yang menilai pihak kampus tidak cukup transparan. Beberapa organisasi mahasiswa juga menjadi sorotan karena dianggap mencoba “menutupi” keterlibatan anggotanya.

Pentingnya Verifikasi dan Etika Digital

Meski banyak informasi beredar, publik diimbau untuk tetap kritis dan tidak menyebarkan informasi pribadi tanpa konfirmasi.

Beberapa warganet mengingatkan bahwa terdapat lebih dari satu tokoh bernama Tarigan di industri keuangan Indonesia, dan belum tentu semua terkait dengan kasus ini.

Publik berhak tahu dan menuntut keadilan atas tragedi yang merenggut nyawa Argo.

Namun, penting untuk memastikan informasi yang tersebar akurat dan terverifikasi.

Dalam hal ini, pertanyaan siapa orang tua Christiano Pengarapenta mahasiswa UGM IUP FEB memang relevan, tetapi tetap harus ditangani dengan bijak agar tidak menjadi alat pembunuhan karakter tanpa dasar hukum yang sah.***

Berapa Biaya Haji 2025? Ini Perbedaan Jalur Reguler, ONH Plus, dan Furoda

0

Bogordaily.net – Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci merupakan dambaan utama umat Islam di seluruh dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Berikut ini, berbedaan biaya Haji 2025.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia setiap tahunnya memberangkatkan ratusan ribu jemaah untuk menunaikan rukun Islam kelima ini.

Namun, perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia telah menetapkan tiga jalur resmi keberangkatan haji, yaitu Haji Reguler, Haji Khusus (ONH Plus), dan Haji Furoda.

Masing-masing jalur ini memiliki sistem, waktu tunggu, biaya, hingga fasilitas yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi calon jemaah untuk memahami karakteristik dari ketiga jalur ini agar dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Biaya Haji 2025

1. Haji Reguler

Jalur haji yang paling banyak dipilih masyarakat Indonesia adalah Haji Reguler. Program ini sepenuhnya dikelola oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.

Biaya penyelenggaraannya relatif terjangkau, berada di kisaran Rp55 juta. Nilai ini menjadikan Haji Reguler sebagai pilihan utama bagi umat Islam yang ingin berhaji dengan biaya minim namun tetap resmi.

Namun, konsekuensi dari biaya yang lebih ringan ini adalah waktu tunggu yang sangat panjang. Di beberapa daerah, daftar antrean bisa mencapai 16 hingga 38 tahun.

Selain itu, fasilitas yang diberikan bersifat standar, dan lokasi penginapan jamaah umumnya berada cukup jauh dari Masjidil Haram.

2. Jalur Haji Khusus (ONH Plus)

Bagi masyarakat yang memiliki dana lebih dan ingin mempercepat keberangkatan, Haji Khusus atau ONH Plus bisa menjadi pilihan yang ideal. Jalur ini dikelola oleh pihak swasta, namun tetap dalam pengawasan ketat Kementerian Agama.

Biaya haji melalui jalur ONH Plus berkisar antara Rp160 juta. Dengan nominal tersebut, jamaah mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman dibandingkan Haji Reguler, mulai dari akomodasi yang lebih baik, konsumsi yang terjamin, hingga lokasi hotel yang jauh lebih dekat dengan Masjidil Haram.

Waktu tunggu keberangkatan juga jauh lebih singkat, rata-rata antara 5 hingga 9 tahun, tergantung ketersediaan kuota di masing-masing penyelenggara.

3. Jalur Haji Furoda

Satu lagi jalur yang kini mulai diminati adalah Haji Furoda. Jalur ini menggunakan visa mujamalah atau undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi, sehingga tidak termasuk dalam kuota haji nasional. Keunggulan utama jalur ini adalah calon jamaah bisa berangkat di tahun yang sama tanpa harus menunggu antrean.

Namun, kemudahan tersebut tentu disertai dengan biaya yang sangat tinggi. Untuk mengikuti Haji Furoda, calon jamaah harus menyiapkan dana yang bisa mencapai Rp373 juta, tergantung dari penyelenggara dan fasilitas yang dipilih.

Jalur ini umumnya menawarkan fasilitas premium, mulai dari hotel berbintang yang sangat dekat dengan area Masjidil Haram hingga pelayanan eksklusif selama proses ibadah.

Tips Sebelum Memilih Jalur Haji

  • Sesuaikan dengan anggaran dan kesiapan finansial
  • Perhitungkan waktu tunggu, terutama bagi calon jemaah lansia
  • Verifikasi legalitas penyelenggara, terutama untuk jalur khusus dan Furoda
  • Cek track record dan testimoni dari alumni jemaah
  • Pastikan semua dokumen administratif valid dan lengkap

Setiap jalur haji memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam memilih penyelenggara, terutama yang menjanjikan keberangkatan cepat tanpa prosedur yang jelas.

Gunakan jalur resmi, lakukan riset, dan jangan tergiur dengan promo yang tidak masuk akal. Itulah tadi, perbedaan biaya Haji 2025***

 

 

Penyebab NISN Tidak Terdeteksi Saat Pendaftaran SNPMB 2025, Ini Penjelasan dan Solusinya

0

Bogordaily.net – Penyebab NISN tidak terdeteksi saat pendaftaran SNPMB 2025 menjadi kekhawatiran banyak siswa dan orang tua.

Padahal, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) adalah identitas penting yang digunakan sejak jenjang SD hingga SMA, bahkan menjadi syarat utama dalam proses pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Ketika NISN tidak muncul di sistem, proses pendaftaran bisa terhambat.

Simak penyebab umum dan langkah yang bisa kamu tempuh untuk mengatasi masalah ini.

1. Belum Terdaftar di Database PDSPK

Salah satu penyebab NISN tidak terdeteksi saat pendaftaran SNPMB 2025 adalah karena data siswa belum masuk ke database Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK).

Meskipun sekolah sudah menginput data ke Dapodik, proses penerbitan NISN belum lengkap jika belum dilakukan validasi dan verifikasi (Verval PD) oleh operator sekolah.

Solusi:
Minta pihak sekolah untuk mengecek data di portal Verval PD. Jika NISN belum aktif, sekolah harus mengajukan penerbitan ulang ke PDSPK.

2. Ketidaksesuaian Data Identitas dengan Dukcapil

Data siswa yang tidak sinkron dengan catatan kependudukan (Dukcapil) bisa menjadi penyebab NISN tidak terdeteksi saat pendaftaran SNPMB 2025.

Kesalahan pada nama lengkap, tanggal lahir, atau nama ibu kandung dapat membuat sistem gagal mencocokkan data siswa, sehingga NISN dianggap tidak valid.

Solusi:
Periksa kembali semua dokumen seperti akta kelahiran, kartu keluarga, dan KTP orang tua. Pastikan tidak ada perbedaan data, lalu minta operator sekolah memperbaikinya melalui Verval PD.

3. Salah Input atau Gangguan Teknis pada Portal

Kesalahan penulisan NISN saat pengisian formulir SNPMB atau gangguan teknis pada sistem pendaftaran juga dapat mengakibatkan NISN tidak muncul.

Kadang kala, sistem mengalami overload atau error API yang membuat data gagal diproses meski sebenarnya sudah benar.

Solusi:

  • Pastikan penulisan NISN benar tanpa kesalahan angka.
  • Lakukan pengecekan langsung di nisn.data.kemdikbud.go.id
  • Jika masih bermasalah, hubungi operator sekolah atau langsung ke helpdesk Kemendikbud melalui email atau call center 177.

Langkah-Langkah Perbaikan NISN

Berikut tahapan umum jika NISN tidak terdeteksi:

  • Cek Status NISN di Portal Resmi.
  • Minta Bantuan Operator Sekolah untuk Akses Verval PD.
  • Lengkapi dan Unggah Dokumen yang Valid.
  • Tunggu Proses Sinkronisasi dari PDSPK.
  • Update Kembali Data di Portal SNPMB.

Kesimpulan

Penyebab NISN tidak terdeteksi saat pendaftaran SNPMB 2025 bisa berasal dari masalah teknis, kesalahan data, hingga proses validasi yang belum selesai.

Penting bagi siswa dan orang tua untuk proaktif memeriksa dan memastikan data sudah sesuai serta berkoordinasi dengan sekolah agar NISN segera muncul di sistem.

Dengan mengikuti langkah-langkah perbaikan di atas, proses pendaftaran SNPMB kamu bisa berjalan lancar tanpa hambatan administratif.***

Contoh Surat SPTJM Orang Tua untuk SPMB 2025, Ini Format dan Cara Mengisinya

0

Bogordaily.net – Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 telah dimulai di berbagai wilayah, salah satu dokumen penting yang harus disiapkan adalah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari orang tua atau wali murid.

Dokumen ini menjadi bukti bahwa seluruh data dan dokumen yang diajukan adalah benar dan sah.

Untuk membantu Anda, berikut kami sajikan contoh surat SPTJM orang tua untuk SPMB 2025 lengkap dengan struktur, isi, dan cara penulisannya.

Apa Itu Surat SPTJM dalam Pendaftaran SPMB?

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) adalah dokumen pernyataan resmi dari orang tua atau wali yang menyatakan bahwa data dan dokumen yang diserahkan dalam proses pendaftaran SPMB benar adanya.

Surat ini juga menunjukkan kesediaan penandatangan untuk menerima sanksi jika terbukti memberikan informasi yang tidak sesuai. SPTJM biasanya ditandatangani di atas materai Rp 10.000.

Komponen Surat SPTJM Orang Tua

Berikut elemen penting yang wajib ada dalam surat:

1. Judul atau Kop Surat
Tuliskan judul surat seperti:

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK (SPTJM)
ORANG TUA/WALI CALON PESERTA DIDIK SPMB 2025

2. Identitas Lengkap

  • Nama lengkap orang tua/wali
  • NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  • Tempat dan tanggal lahir
  • Alamat sesuai Kartu Keluarga
  • Nomor telepon atau email (jika diperlukan)
  • Nama dan asal sekolah calon peserta didik

3. Isi Pernyataan

  • Pernyataan kebenaran data
  • Kesanggupan menerima sanksi jika terbukti tidak benar

4. Penutup

  • Tempat dan tanggal penandatanganan
  • Tanda tangan di atas materai
  • Nama terang penandatangan

Contoh Surat SPTJM Orang Tua untuk SPMB 2025

Berikut adalah contoh surat SPTJM orang tua untuk SPMB 2025 yang dapat Anda salin dan sesuaikan:

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK (SPTJM)
ORANG TUA/WALI CALON PESERTA DIDIK SPMB 2025

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : [Nama Lengkap Orang Tua/Wali]
NIK : […………….]
Tempat, Tanggal Lahir : […………….]
Alamat : […………….]
No. HP/E-mail : […………….]
Nama Anak : […………….]
Asal Sekolah : […………….]

Dengan ini menyatakan bahwa:

Seluruh data dan dokumen persyaratan pendaftaran SPMB 2025 yang saya lampirkan adalah benar dan dapat saya pertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa data tersebut tidak benar, saya bersedia menerima sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku, termasuk pembatalan pendaftaran anak saya.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

[Tempat], [Tanggal]
Materai Rp 10.000

( [Nama Lengkap Orang Tua/Wali] )
Orang Tua/Wali Calon Peserta Didik

Cara Menggunakan dan Menyerahkan Surat SPTJM

Contoh surat SPTJM orang tua untuk SPMB 2025 seperti di atas harus dicetak dan ditandatangani langsung oleh orang tua atau wali.

Pastikan semua data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi seperti KTP, KK, dan akta lahir.

Surat ini biasanya dikumpulkan bersamaan dengan berkas pendaftaran lainnya, baik secara daring (scan) maupun fisik, tergantung pada kebijakan sekolah atau panitia SPMB setempat.

Contoh surat SPTJM orang tua untuk SPMB 2025 merupakan syarat administrasi penting untuk memastikan integritas data calon peserta didik. Pastikan Anda tidak salah isi dan selalu gunakan materai yang sah agar dokumen memiliki kekuatan hukum.***

Catat Jadwal Pencairan Saldo Dana Bansos PKH Tahap 2 2025, Cek dengan NIK e-KTP Milik Anda

0

Bogordaily.net – Proses pencairan saldo dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) kembali dilanjutkan pada bulan Mei 2025 ini dengan memasuki tahap kedua penyaluran.

Bantuan sosial yang digagas oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan yang memenuhi kriteria sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pada tahap kedua ini, penyaluran dana bantuan dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia melalui skema yang telah ditetapkan pemerintah.

Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Jika Anda memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP yang tercatat sebagai penerima manfaat dan sesuai kriteria yang ditentukan, maka Anda berhak mendapatkan bansos PKH tersebut.

Jadwal Penyaluran Saldo Dana Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2025

Penyaluran bantuan PKH tahap 2 tahun 2025 dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni dari bulan April hingga Juni 2025. Meskipun proses penyaluran dimulai sejak April, tidak semua KPM langsung menerima bantuan secara serentak.

Ini disebabkan oleh mekanisme pencairan yang dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah, kesiapan data, serta proses validasi dan verifikasi ulang dari pemerintah daerah.

Puncak penyaluran biasanya berlangsung pada bulan Mei, terutama di pekan ketiga hingga akhir bulan. Bagi warga yang belum menerima pada bulan April atau Mei, tetap disarankan untuk bersabar karena pencairan bisa berlanjut hingga awal Juni. Kementerian Sosial terus memantau dan mengevaluasi proses pencairan agar berjalan lancar tanpa hambatan teknis.

Besaran Bantuan PKH Berdasarkan Komponen

Berikut adalah besaran bantuan yang dibagikan per kategori dalam tahap kedua:

  • Ibu hamil dan nifas: Rp750.000 per tahap (maksimal 2 tahap per tahun)
  • Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap
  • Anak SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
  • Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
  • Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
  • Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap

Dana bantuan tersebut akan masuk ke rekening KPM melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dicairkan di bank-bank anggota Himbara, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Syarat Menjadi Penerima Bansos PKH

Agar bisa menjadi penerima bantuan PKH, warga harus memenuhi sejumlah syarat administratif dan teknis yang ditentukan oleh Kemensos. Adapun syarat umum yang berlaku antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan bukti KTP elektronik yang sah.
  • Tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kemensos.
  • Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin, sesuai indikator dari pemerintah.
  • Tidak sedang menjadi anggota aktif TNI/Polri atau ASN (Aparatur Sipil Negara).
  • Tidak menerima bantuan sosial ganda dari program lainnya secara bersamaan.
  • Berdomisili di wilayah yang telah dilakukan pemutakhiran data penerima manfaat.

Cara Cek Status Penerima Bansos PKH 2025

Masyarakat kini tidak perlu datang langsung ke kantor kelurahan atau Dinas Sosial untuk mengetahui status penerimaan bantuan. Pemerintah telah menyediakan layanan pengecekan secara daring melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai alamat KTP.
  • Masukkan nama lengkap seperti yang tertera pada e-KTP.
  • Masukkan kode captcha yang muncul di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”.
  • Sistem akan menampilkan informasi apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima PKH atau tidak.

Jika nama tercantum, maka akan muncul detail informasi seperti nama penerima, alamat, serta jenis bantuan yang diterima. Jika tidak ditemukan, masyarakat disarankan untuk memeriksa ulang ejaan nama atau berkonsultasi dengan petugas desa.

Program PKH tahap 2 tahun 2025 merupakan kelanjutan dari komitmen pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan.

Bagi KPM yang telah memenuhi syarat, pastikan untuk rutin mengecek status penerimaan dan memastikan data diri terdaftar dalam DTSEN.

Bila belum terdaftar, segera lakukan pengajuan melalui kanal resmi di wilayah masing-masing. Dengan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, penyaluran bantuan sosial akan lebih merata, adil, dan tepat sasaran.

Itulah tadi informasi terkait pencairan saldo dana bansos PKH tahap 2 di Mei 2025.***

DISCLAIMER: Perlu ditekankan bahwa istilah “saldo dana bansos” yang disebutkan dalam artikel ini tidak merujuk pada pencairan melalui aplikasi dompet digital seperti DANA atau platform digital lainnya.

 

INFOBRAND FORUM ke-28 Tekankan Pentingnya Effective Branding dan Umumkan TOP INNOVATION CHOICE 2025

0

Bogordaily.net — INFOBRAND.ID sebagai media terdepan dalam dunia brand dan marketing di Indonesia, kembali menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk INFOBRAND FORUM 2025.

Forum ke-28 ini mengangkat tema besar “Effective Branding”, yang menggambarkan pentingnya strategi brand yang relevan, otentik, dan mampu menciptakan pengalaman emosional yang konsisten di benak pelanggan.

Menghadirkan tokoh-tokoh kunci di bidang pemasaran, acara ini dipusatkan pada sesi seminar nasional yang dibuka dengan pemaparan dari pembicara utama Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D.

Beliau merupakan Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya dan dikenal sebagai pakar pemasaran terkemuka yang memiliki pengaruh besar dalam pengembangan ilmu branding di Indonesia. Dalam forum ini, Prof. Agus memberikan insight mendalam terkait tantangan dan peluang yang dihadapi brand dalam membangun koneksi otentik dengan konsumen yang semakin cerdas dan kritis.

Apresiasi Terhadap Brand yang Memiliki Inovasi Luar Biasa

INFOBRAND FORUM tidak hanya menjadi ajang diskusi strategis, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi terhadap perusahaan dan brand yang telah menciptakan inovasi luar biasa sepanjang tahun.

Melalui penghargaan BRAND CHOICE AWARD 2025 dan TOP INNOVATION CHOICE AWARD 2025, INFOBRAND.ID memberikan pengakuan terhadap brand-brand unggulan yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar dan menunjukkan keunggulan kompetitif melalui inovasi yang berdampak nyata.

Khusus untuk TOP INNOVATION CHOICE AWARD 2025, penilaian dilakukan melalui proses registrasi ketat serta seleksi mendalam oleh dewan juri independen yang kompeten di bidang pemasaran dan inovasi.

Penilaian ini mengacu pada tiga aspek utama, yakni Innovation Idea Aspect (ide inovatif yang dikembangkan), Innovation Advantage Aspect (keunggulan yang ditawarkan dibanding kompetitor), dan Innovation Differentiation Aspect (pembeda unik yang dimiliki inovasi tersebut).

Juri yang Terlibat

Tiga juri ahli yang terlibat dalam proses penilaian antara lain:

Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc, Guru Besar Perilaku Konsumen dari IPB University

Dr. Wahyu T. Setyobudi, MM, ATP, CPM, dari Global Business Marketing – Binus Business School

Tri Raharjo, SE., MM., CDMS., CPR, CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus Chairman Indonesia Brand Community

Dalam sambutannya, CEO INFOBRAND.ID, Susilowati Ningsih, menekankan bahwa tema “Effective Branding” dipilih untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam mengembangkan strategi pemasaran yang relevan dengan era saat ini.

“Brand bukan hanya soal logo atau identitas visual, melainkan tentang persepsi yang hidup dalam benak konsumen. Di era digital saat ini, dimana konsumen memiliki akses informasi yang sangat luas, mereka lebih kritis dan selektif dalam berinteraksi dengan brand. Oleh karena itu, strategi branding yang efektif harus mampu menghubungkan nilai-nilai brand dengan kebutuhan emosional dan rasional konsumen. Tentu saja untuk memahami bagaimana sebuah brand bisa tampil relevan, otentik, dan berkelanjutan, serta mampu membedakan diri dari kompetitor,” papar Susilowati Ningsih.

Ia juga menegaskan bahwa inovasi menjadi tulang punggung dalam membentuk brand yang tidak hanya disukai konsumen, tetapi juga menjadi solusi atas kebutuhan pasar. Melalui forum dan penghargaan ini, INFOBRAND.ID berharap dapat menjadi akselerator bagi brand Indonesia untuk terus menciptakan inovasi dan memperkuat citra positif di mata publik.

NOD (Never Ordinary Device) Raih Penghargaan TOP INNOVATION CHOICE AWARD 2025

Pada ajang penganugerahan tahun ini, NOD (Never Ordinary Device) berhasil meraih penghargaan TOP INNOVATION CHOICE AWARD 2025 berkat inovasi produknya yang revolusioner bertajuk SMART CAPSULE MACHINE.

Produk ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman baru yang praktis dan inovatif bagi pengguna, serta menjawab kebutuhan gaya hidup modern yang serba cepat.

INFOBRAND.ID juga memperkenalkan program unggulan lainnya yang akan digelar pada paruh kedua tahun ini, yaitu Indonesia Brand & Business Opportunity Show Expo (IBOS EXPO) 2025.

Kegiatan ini dirancang sebagai pameran bisnis berskala nasional yang menjadi jembatan pertemuan antara brand dengan mitra potensial, mulai dari distributor, agen, reseller, hingga mitra waralaba.

Dengan mengusung tagline “Empowering Entrepreneurship for Impact”, IBOS EXPO 2025 diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi positif di tengah tantangan ekonomi global.

Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 27–28 September 2025 di Convention Hall, Mal Grand Galaxy Bekasi, dan diproyeksikan akan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai sektor industri.

Melalui penyelenggaraan INFOBRAND FORUM, TOP INNOVATION CHOICE AWARD, dan IBOS EXPO 2025, INFOBRAND.ID menunjukkan konsistensinya dalam mendukung ekosistem brand dan inovasi di Indonesia.

Dengan pendekatan edukatif, apresiatif, dan kolaboratif, INFOBRAND.ID terus berperan aktif sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha dalam membangun reputasi brand yang kuat dan berkelanjutan.***

Resmi! Tes Calistung Dihapus dari Syarat Masuk SD Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

0

Bogordaily.net – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menghapus tes baca, tulis, dan menghitung (calistung) dari proses penerimaan murid baru jenjang sekolah dasar (SD).

Kebijakan ini berlaku mulai tahun ajaran 2025/2026, dan telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendiknas) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kabar ini disampaikan langsung oleh Kemendikdasmen melalui akun resmi media sosial Instagram pada Sabtu, 24 Mei 2025.

“Tujuannya jelas, memberikan kesempatan yang setara bagi semua anak tanpa membedakan kemampuan akademik awal mereka,” tulis Kemendikdasmen dalam keterangannya.

Dengan adanya kebijakan ini, para calon siswa SD tak lagi harus melalui tes calistung yang sebelumnya menjadi momok bagi banyak orang tua dan anak.

Pemerintah menekankan bahwa masuk SD seharusnya bukan tentang kemampuan akademik, melainkan kesiapan anak secara psikologis dan emosional.

Fokus kebijakan baru ini lebih diarahkan pada persyaratan usia. Anak yang akan masuk SD pada tahun ajaran 2025/2026 harus berusia minimal 5 tahun 6 bulan per tanggal 1 Juli 2025.

Dengan demikian, kesiapan anak untuk duduk di bangku sekolah lebih dilihat dari sisi perkembangan, bukan semata-mata kemampuan calistung.

“Jadi yang ditekankan di sini bukan cuma soal ujian, tapi juga kesiapan psikologis dan bakat alami anak,” ujar perwakilan Kemendikdasmen dalam keterangan tertulisnya.

Kebijakan ini juga menjadi penanda berakhirnya era Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) seperti yang diterapkan di masa Menteri Pendidikan sebelumnya, Nadiem Makarim.

Sebagai gantinya, sistem baru yang disebut SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) akan mulai diterapkan secara nasional.

Sejumlah pemerintah daerah (pemda) kini tengah mempersiapkan sistem pendaftaran berbasis SPMB untuk menyambut tahun ajaran baru.

Proses pendaftaran akan tetap memperhatikan prinsip akses yang adil, tanpa diskriminasi, dan inklusif untuk seluruh anak Indonesia.***

Bansos PKH: Cara Daftar, Syarat Penerima, dan Besaran Bantuan yang Diterima KPM

0

Bogordaily.net – Program Keluarga Harapan atau PKH adalah salah satu bentuk bantuan sosial (bansos) dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga kurang mampu.

Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Bansos PKH dikelola oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan telah berjalan sejak tahun 2007. Bantuan ini bersifat non-tunai dan diberikan secara berkala kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria.

Syarat Penerima Bansos PKH

Tidak semua warga bisa menerima bantuan ini. Berikut adalah syarat utama penerima Bansos PKH:

  1. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
  2. Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin.Memiliki komponen keluarga, seperti:

Ibu hamil/menyusui
Anak usia dini (0–6 tahun)
Anak sekolah SD/SMP/SMA
Lansia (di atas 70 tahun)
Penyandang disabilitas berat

Pastikan data Anda di Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) sesuai, karena akan digunakan untuk verifikasi.

Cara Daftar Bansos PKH

Jika Anda memenuhi kriteria, berikut langkah-langkah mendaftar Bansos PKH:

  1. Siapkan dokumen penting, seperti KTP dan Kartu Keluarga.
  2. Datangi kantor kelurahan/desa terdekat untuk mengajukan pendaftaran sebagai penerima bansos.
  3. Petugas akan melakukan verifikasi dan validasi data.
  4. Jika lolos, nama Anda akan masuk ke DTKS Kemensos.
  5. Setelah terdaftar, bantuan akan disalurkan secara bertahap melalui Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, atau BTN.

Besaran Bantuan PKH yang Diterima

Jumlah bantuan yang diterima tergantung pada jumlah komponen dalam keluarga. Berikut rincian nominal bantuan PKH tahun ini:

  • Ibu Hamil/Nifas: Rp 3.000.000 per tahun
  • Anak Usia Dini (0–6 tahun): Rp 3.000.000 per tahun
  • Anak Sekolah SD/Sederajat: Rp 900.000 per tahun
  • Anak Sekolah SMP/Sederajat: Rp 1.500.000 per tahun
  • Anak Sekolah SMA/Sederajat: Rp 2.000.000 per tahun
  • Lansia di atas 70 tahun: Rp 2.400.000 per tahun
  • Penyandang Disabilitas Berat: Rp 2.400.000 per tahun

Pencairan dilakukan dalam empat tahap, yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.

Bansos PKH merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Jika Anda merasa memenuhi syarat, jangan ragu untuk mendaftar dan memastikan data Anda tercatat dengan benar di DTKS.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau hubungi pihak kelurahan setempat.***

Mau Dapat Pinjaman Hingga Rp500 Juta? Ini Tips Jitu Agar Pengajuan KUR BRI 2025 Disetujui

0

Bogordaily.net – Kamu sedang mencari pinjaman dengan limit hingga ratusan juta? Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI bisa menjadi solusi yang pas. Begini tips agar pengajuan KUR BRI disetujui.

Di tahun 2025, Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menjadi salah satu bank penyalur utama KUR, program pembiayaan dengan bunga ringan yang difasilitasi pemerintah untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga maksimal Rp500 juta, KUR BRI 2025 menjadi solusi permodalan yang sangat dinantikan oleh para pelaku usaha.

Skema pembiayaannya pun dibuat fleksibel, dengan suku bunga mulai dari 6 persen per tahun untuk pinjaman pertama.

Namun, tak sedikit pengusaha yang merasa kesulitan saat pengajuan KUR mereka ditolak. Padahal, dengan persiapan dan strategi yang tepat, peluang untuk mendapatkan persetujuan kredit ini sebenarnya cukup besar.

Berikut panduan lengkap, tips penting, serta langkah-langkah strategis agar pengajuan KUR BRI 2025 Anda diterima dan diproses lebih cepat.

Tips Lolos Pengajuan KUR BRI 2025

1. Pastikan Usaha Sesuai Kriteria KUR BRI 2025

Sebelum mengajukan pinjaman, pelaku usaha perlu memahami kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak BRI. KUR hanya diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah yang bersifat produktif dan bukan untuk konsumtif.

Artinya, dana yang dipinjam harus digunakan untuk keperluan pengembangan usaha seperti pembelian bahan baku, alat produksi, atau perluasan usaha.

Sektor yang diutamakan antara lain perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, usaha kuliner, industri kreatif, dan layanan jasa. Di samping itu, usaha yang diajukan harus telah berjalan minimal selama enam bulan dengan aktivitas operasional yang stabil.

2. Lengkapi Semua Dokumen dengan Teliti

Kelengkapan administrasi menjadi salah satu faktor penentu utama apakah pengajuan akan diterima atau tidak. Dokumen dasar yang wajib disiapkan meliputi:

  • KTP dan KK sebagai identitas pribadi pemohon.
  • NPWP untuk pengajuan di atas Rp50 juta.
  • NIB atau Surat Izin Usaha sebagai bukti legalitas bisnis.
  • Laporan keuangan sederhana atau buku rekening usaha selama beberapa bulan terakhir.

Kesalahan kecil seperti ketidaksesuaian data atau dokumen yang belum valid bisa membuat pengajuan langsung ditolak. Karenanya, cek kembali setiap berkas sebelum diserahkan ke pihak bank.

3. Jaga Skor Kredit Agar Tetap Bersih

Semua pengajuan KUR akan diverifikasi melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, atau yang dikenal dengan BI Checking. Jika Anda memiliki riwayat kredit buruk, seperti keterlambatan cicilan atau pinjaman macet di lembaga keuangan lain, pengajuan KUR sangat berisiko ditolak.

Pastikan Anda melunasi semua tanggungan sebelumnya dan jaga agar tidak ada cicilan yang menunggak. Skor kredit yang bersih memberi sinyal positif bagi pihak bank untuk mempercayai Anda sebagai debitur.

4. Susun Proposal Usaha yang Jelas dan Profesional

Tidak hanya dokumen administratif, BRI juga akan menilai seberapa realistis dan prospektif usaha Anda. Maka dari itu, siapkan rencana bisnis atau proposal usaha yang rinci dan mudah dipahami. Sertakan informasi seperti:

  • Deskripsi jenis usaha dan keunggulan produk atau layanan
  • Target pasar dan strategi pemasaran
  • Penggunaan dana secara terperinci
  • Proyeksi keuntungan dalam jangka waktu tertentu
  • Proposal yang matang menunjukkan keseriusan Anda dalam mengelola usaha, sehingga memperkuat peluang untuk disetujui.

5. Ajukan Jumlah Pinjaman Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Bayar

Salah satu kesalahan umum dalam pengajuan KUR adalah meminta pinjaman terlalu besar tanpa perhitungan arus kas. BRI akan menganalisis apakah bisnis Anda sanggup mengembalikan pinjaman melalui estimasi pendapatan dan pengeluaran bulanan.

Sebaiknya, ajukan pinjaman secara bertahap. Mulailah dari nominal kecil untuk membangun rekam jejak pinjaman yang baik. Jika cicilan berjalan lancar, peluang mendapatkan jumlah yang lebih besar di kemudian hari akan lebih terbuka.

6. Gunakan Layanan Cabang BRI Terdekat untuk Konsultasi Langsung

Meski kini pengajuan KUR bisa dilakukan secara online, mengunjungi kantor cabang BRI masih memberikan banyak keuntungan. Anda bisa berkonsultasi langsung dengan petugas bank mengenai prosedur, persyaratan, serta tips tambahan agar pengajuan Anda tidak tersendat.

Petugas bank juga dapat memberikan simulasi pinjaman dan membantu memastikan bahwa dokumen dan rencana usaha Anda sudah sesuai dengan standar yang ditentukan.

7. Siap Hadapi Wawancara dan Survei Lapangan

Dalam proses verifikasi, pihak BRI biasanya akan melakukan survei langsung ke lokasi usaha dan mengadakan sesi wawancara. Momen ini sangat penting karena akan menentukan penilaian akhir dari pihak bank.

Pastikan Anda bisa menjelaskan detail usaha secara jujur dan meyakinkan. Tunjukkan bahwa Anda memahami bisnis Anda luar dalam, serta mampu memanfaatkan dana pinjaman secara efektif untuk pengembangan usaha.

8. Ketahui Keunggulan Program KUR BRI 2025

KUR BRI 2025 hadir dengan sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Bunga rendah hanya 6% per tahun untuk pinjaman pertama
  • Tanpa agunan tambahan untuk pinjaman di bawah Rp100 juta
  • Tenor pinjaman hingga 5 tahun tergantung jenis usaha
  • Proses cepat dan transparan

Dukungan penuh dari pemerintah menjadikan program ini salah satu opsi pembiayaan terbaik yang bisa dimanfaatkan UMKM Indonesia untuk naik kelas.

Itulah tadi informasi terakait tips agar pengajuan KUR BRI Anda disetujui.***