Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 676

Netizen Bongkar Penghasilan Fantastis dari Konten Eksklusif Jennifer Coppen

0

Bogordaily.net – Aktris muda Jennifer Coppen kembali jadi perbincangan hangat di media sosial karena oversharing di konten eksklusif.

Kali ini bukan cuma karena hubungan barunya dengan pesepak bola Timnas Indonesia, Justin Hubner, tapi juga karena kehidupan pribadinya yang dinilai terlalu banyak dibagikan ke publik.

Isu ini memanas setelah muncul konflik antara Jennifer dan adik dari mendiang suaminya. Dalam tengah polemik itu, publik dikejutkan dengan fakta bahwa Justin Hubner sempat mentransfer uang sebesar Rp2 juta ke Jennifer.

Hal ini makin memperkeruh perbincangan netizen yang sudah jengah melihat drama kehidupan Jennifer yang terus muncul di media sosial.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa tidak semua informasi itu dibuka secara bebas oleh Jennifer. Ia justru membatasi akses dengan menyediakan konten eksklusif berbayar.

Artinya, hanya para pengikut berlangganan yang bisa melihat update terbaru tentang kehidupannya.

Sayangnya, konten eksklusif ini tak sepenuhnya aman. Beberapa pelanggan justru membocorkan isi kontennya dan menyebarkannya di media sosial secara gratis, yang kemudian memicu tudingan “oversharing” kepada Jennifer.

Tak hanya itu, netizen juga mulai menghitung-hitung potensi penghasilan Jennifer dari platform eksklusif tersebut.

Salah satu akun mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan bahwa Jennifer Coppen memiliki 3.236 subscriber yang masing-masing membayar Rp29 ribu per bulan.

Jika dikalkulasikan, aktris berusia 22 tahun itu bisa mengantongi sekitar Rp93,8 juta setiap bulan hanya dari konten eksklusif tersebut.

“Sebulan dapet segini,” tulis seorang netizen sambil menyertakan hitungan kasarnya.

Kondisi ini menimbulkan pro dan kontra. Ada yang memuji Jennifer karena mampu memonetisasi kehidupan pribadinya dengan strategi konten, tapi tak sedikit pula yang merasa bahwa segala hal tentang dirinya sudah terlalu diumbar.

Terlepas dari semua kontroversinya, Jennifer Coppen kini jadi salah satu selebritas muda yang berhasil memanfaatkan media sosial sebagai ladang cuan, meski dibarengi dengan konsekuensi sorotan publik yang tak ada habisnya.***

Arab Saudi Bakal Izinkan Penjualan Alkohol Mulai 2026

0

Bogordaily.net – Kabar mengejutkan datang dari Arab Saudi, negara yang dikenal ketat dalam menerapkan hukum syariah yang dikabarkan bakal mengizinkan penjualan alkohol secara terbatas mulai tahun 2026.

Kebijakan ini disebut-sebut sebagai bagian dari langkah besar Arab Saudi untuk membuka diri dalam rangka mewujudkan Visi 2030.

Visi 2030 sendiri merupakan program ambisius yang dicanangkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mengurangi ketergantungan ekonomi negara terhadap sektor minyak.

Sebagai gantinya, Arab Saudi mulai gencar mengembangkan sektor lain seperti pariwisata, hiburan, hingga industri perhotelan kelas dunia.

Langkah ini juga dikaitkan dengan persiapan Arab Saudi sebagai tuan rumah sejumlah event internasional bergengsi, termasuk Expo 2030 dan Piala Dunia FIFA 2034.

Pemerintah dinilai ingin menciptakan iklim yang lebih “ramah wisatawan asing”, termasuk kemungkinan membuka akses terbatas terhadap minuman beralkohol.

Namun, wacana ini langsung memicu gelombang reaksi keras di media sosial. Salah satu unggahan dari akun X @Shaykh*** menjadi viral setelah dibagikan ulang ribuan kali dan menyulut perdebatan di jagat maya.

Lebih dari 149 ribu pengguna X telah menanggapi isu ini. Sebagian besar netizen menyayangkan rencana tersebut karena dinilai bisa menjadi “efek domino” yang menggerus nilai-nilai moral dan agama di tanah suci.

“Astaghfirullah,” tulis seorang netizen.

“Setelah alkohol, jangan-jangan nanti klub malam dan tempat hiburan dewasa ikut dilegalkan,” sahut yang lain.

“Ya Allah, kiamat makin dekat ini mah…,” ujar netizen lainnya dengan nada prihatin.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah soal teknis penerapan aturan ini, kabar tersebut sudah cukup untuk memicu perdebatan sengit.

Sebagian publik menilai langkah ini sebagai bentuk kemajuan dan keterbukaan, sementara lainnya melihatnya sebagai ancaman terhadap identitas Islam yang selama ini melekat kuat pada Arab Saudi.***

Vanesha Prescilla Pilih Tak Gunakan WhatsApp, Ternyata Karena Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Vanesha Prescilla baru-baru ini mengejutkan publik dengan pengakuannya yang tidak memiliki akun WhatsApp. Hal ini terungkap bukan dari pengakuannya sendiri terlebih dahulu, melainkan dari rekan mainnya, Bryan Domani.

Dalam wawancara santai bersama TS Media yang tayang di YouTube, Bryan membocorkan fakta unik tentang Vanesha yang enggan menggunakan platform pesan populer tersebut.

“Fun fact, dia enggak pakai satu aplikasi chattingan yang kita semua pakai,” ungkap Bryan Domani dengan nada takjub.

Menjawab pernyataan tersebut, Vanesha dengan tenang mengonfirmasi bahwa dirinya memang bukan pengguna WhatsApp. Bahkan, ia menyebut bahwa keputusan itu berkaitan dengan karakter pribadinya yang cenderung introver dan senang menarik diri dari keramaian digital.

“Saking aku introvertnya, aku suka menghilang,” kata Vanesha tanpa ragu.

Alasan Vanesha Tidak Gunakan WhatsApp

Lebih lanjut, Vanesha juga menjelaskan bahwa ketidakterlibatannya di WhatsApp sempat menjadi tantangan dalam proyek film terbarunya bersama Bryan. Meski akhirnya ia bersedia menginstal aplikasi tersebut, keputusan itu diambil karena permintaan khusus dari sang sutradara.

“Tadinya nggak pakai (WhatsApp) cuman karena ada proyek ini, sutradara mohon-mohon ke aku,” ujarnya menjelaskan.

Bagi Bryan Domani, keputusan Vanesha untuk menjauh dari WhatsApp justru menunjukkan karakter unik dari aktris pemeran film Tak Ingin Usai di Sini tersebut.

Ia melihat bahwa tidak semua orang berani mengambil langkah serupa, apalagi di tengah dunia kerja yang menuntut komunikasi cepat dan efisien.

“Sebenarnya kan biar ada grup untuk orang-orang dekat. Message kan sebenernya ada, tapi ya for me this is unique,” tambah Bryan.

Fakta ini pun langsung jadi sorotan warganet. Banyak yang merasa takjub dengan keputusan Vanesha, sementara sebagian lainnya menganggap hal itu sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan sosial di era digital.

Sebagai selebritas yang kerap menjadi sorotan publik, Vanesha tampaknya punya cara tersendiri untuk menjaga batas antara kehidupan pribadi dan profesionalnya.

Dengan tidak menggunakan WhatsApp, ia memilih jalur berbeda untuk tetap waras di tengah tuntutan dunia hiburan.***

Tak Boleh Lagi Cantumkan Syarat ‘Good Looking’ dan Umur di Loker, Kemnaker Terbitkan Aturan Baru

0

Bogordaily.net – Kabar baik buat kamu para pencari kerja! Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal menghapus sederet syarat yang selama ini bikin proses melamar kerja jadi terasa berat dan diskriminatif.

Mulai dari batasan usia, status pernikahan, hingga syarat “good looking” alias berpenampilan menarik, semua itu sebentar lagi akan dilarang secara resmi!

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer yang akrab disapa Noel saat menutup acara Job Fair 2025. Momen tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemnaker.

“Kita berharap mitra industri tidak lagi memberikan persyaratan yang membebani pencari kerja. Jadi nanti, tidak akan ada lagi syarat usia dalam rekrutmen. Umur akan dihapus,” ujar Noel, dikutip pada Minggu 25 Mei 2025.

Bukan cuma itu, syarat fisik seperti harus “good looking”, serta pertanyaan pribadi seputar status pernikahan juga akan dihapus.

“Soal syarat good looking, umur, sampai pertanyaan soal sudah nikah atau belum, semuanya akan dihapus,” tegas Noel.

Rencananya, aturan tersebut akan segera diperkuat dengan surat edaran resmi dari Kemnaker, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan proses rekrutmen yang lebih inklusif dan adil.

Tak hanya membahas syarat kerja, Noel juga menyoroti praktik tidak pantas yang kadang muncul saat proses wawancara.

Salah satunya adalah pelecehan terhadap pelamar perempuan dengan pertanyaan tidak relevan dan bersifat menghina.

“Jangan sampai lagi ada HRD atau pihak manajemen yang menanyakan ukuran bra kepada pelamar perempuan. Itu bentuk pelecehan seksual, itu penghinaan, dan ada ancaman pidananya,” tegas Noel.***

PMUQI Adakan Kelulusan Munaqosah Metode Tilawati 2025

0

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) mengadakan tasyakuran kelulusan munaqosah metode tilawati yang diikuti oleh 395 santri tahun pertama, yang dilaksanakan di Basement Masjid Jami’ Ummul Quro Al-Islami, Minggu (25/05/2025).

“Tujuan adanya wisuda tilawati ini adalah agar para santriwan dan santriwati bisa membaca al-qur;an dengan kaidah tajwid yang benar.” jelas M. Fauzan Effendy selaku tutor tilawati.

Apalagi yang mengikuti pelatihan metode tilawati ini adalah santri dan santriwati dari kelas 1 dan 1 Pk, karena itu fauzan melihat ini juga adalah gerbang awal bagi santri dalam mempelajari agama kedepannya.

Senada dengan itu Ustadz Sudirman selaku pembina Al-Qur’an di PMUQI juga memberikan tanggapan bahwa seluruh santri yang mengikuti wisuda ini adalah mereka yang telah digembleng selama kurang lebih 1 tahun untuk memahami cara yang baik dan benar dalam membaca Al-Qur’an.

“Untuk memperlihatkan kebolehan wisudawan tilawati ini, bapak dan ibu kita persilahkan memberi pertanyaan seputar tajwid dan ghorib musykilah kepada anak-anak,” kata beliau kepada tamu undangan yang hadir dalam acara ini.

Tidak hanya itu, santri dan santriwati wisudawan juga memberikan penampilan untuk orang tua mereka dengan membawakan senandung ‘ratapan hati’ untuk berterimakasih kepada orang tua mereka yang telah mempercayakan mereka belajar dan berkembang di Pesantren.

“Saya sangat bangga dengan anak saya, apalagi ketika tadi melihat penampilan anak-anak. Saya tidak menyangka ternyata Pesantren bisa merubah anak saya jadi sebaik ini padahal belum 1 tahun,” kata salah satu wali santri ketika diwawancarai.***

PMUQI Adakan Kelulusan Munaqosah Metode Tilawati 2025

0

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) adakan tasyakuran kelulusan munaqosah metode tilawati yang diikuti oleh 395 santri tahun pertama, yang dilaksanakan di Basement Masjid Jami’ Ummul Quro Al-Islami, Minggu 25 Mei 2025.

“Tujuan adanya wisuda Munaqosah Metode Tilawati 2025 ini adalah agar para santriwan dan santriwati bisa membaca al-qur;an dengan kaidah tajwid yang benar.” jelas M. Fauzan Effendy selaku tutor tilawati.

Apalagi yang mengikuti pelatihan metode tilawati ini adalah santri dan santriwati dari kelas 1 dan 1 Pk, karena itu fauzan melihat ini juga adalah gerbang awal bagi santri dalam mempelajari agama kedepannya.

Senada dengan itu Ustadz Sudirman selaku pembina Al-Qur’an di PMUQI juga memberikan tanggapan bahwa, seluruh santri yang mengikuti wisuda ini adalah mereka yang telah digembleng selama kurang lebih 1 tahun untuk memahami cara yang baik dan benar dalam membaca Al-Qur’an.

“Untuk memperlihatkan kebolehan wisudawan tilawati ini, bapak dan ibu kita persilahkan memberi pertanyaan seputar tajwid dan ghorib musykilah kepada anak-anak,” kata beliau kepada tamu undangan yang hadir dalam acara ini.

Tidak hanya itu, santri dan santriwati wisudawan juga memberikan penampilan untuk orang tua mereka dengan membawakan senandung ‘ratapan hati’, dengan tujuan berterimakasih kepada orang tua mereka yang telah mempercayakan mereka belajar dan berkembang di Pesantren.

“Saya sangat bangga dengan anak saya, apalagi ketika tadi melihat penampilan anak-anak. Saya tidak menyangka ternyata Pesantren bisa merubah anak saya jadi sebaik ini padahal belum 1 tahun,” kata salah satu wali santri ketika diwawancarai.***

Cetak Generasi Unggul, MBS Ki Bagus Hadikusumo Bogor Gelar MBS Robotic Competition 2025

0

Bogordaily.net – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus HadiKusumo Bogor bersama Sukarobot Academy menggelar MBS Robotic Competition (MRC) 2025, pada Minggu 25 Mei 2025.

Pelaksanaan MBS Robotic Competition (MRC) 2025 tersebut digelar di aula Masjid Al Jihad Kampus 2  Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadi Kusumo, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Diketahui, ada 4 kategori lomba Robotik diantaranya, Robot Soccer tingkat SD dan SMP, merakit cepat tingkat SD, dan Arduino Challange tingkat SMP.

Dewan Mudir Ponpes MBS Ki Bagus Hadikusumo, K.H. Ahsin Abdul Wahab, M.A menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang robotik dan teknologi.

Kemudian, mengembangkan keterampilan merancang, merakit, dan memprogram robot, menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat dan sportivitas di kalangan peserta. Serta mempererat kerja sama antar lembaga pendidikan melalui kompetisi robotik.

“Ketika sebagian kalangan mungkin masih memandang pesantren sebagai institusi pendidikan tradisional yang lambat merespons kemajuan teknologi, dari event ini kita ingin menyampaikan pesan bahwa pandangan itu keliru,” kata K.H. Ahsin, Minggu 25 Mei 2025.

Menurutnya, hari ini Pondok Pesantren bukan hanya sebagai pusat pendidikan agama, bukan juga semata laboratorium pembentukan karakter, tapi pesantren juga mampu menjadi bagian dari perkembangan teknologi

Adapun, dalam pelaksanaan MBS Robotic Competition (MRC) 2025 tersebut diikuti oleh sebanyak 44 Siswa tingkat SD hingga SMP dari berbagai kota.

“44 peserta setingkat SD dan SMP yang berasal tidak hanya dari Jabodetabek, bahkan ada juga peserta dari Sukabumi dan Cirebon,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat siswa dalam  mengembangkan keterampilan robotik, serta dapat mencetak generasi yang unggul di masa depan.

“Mencetak generasi yang cakap dalam menggunakan teknologi namun tetap kuat secara karakter dengan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasinya,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Vidi Aldiano Kaget! dr. Boyke Bongkar Fenomena “Ani-Ani” yang Kini Punya Kursus Khusus untuk Gaet Pria Tajir

0

Bogordaily.net – Obrolan santai Vidi Aldiano dan dr. Boyke di sebuah podcast mendadak berubah jadi perbincangan panas ketika topik tentang fenomena “ani-ani” mencuat.

Podcast yang diisi oleh deretan nama terkenal seperti Deddy Corbuzier, Fanny Ghassani, Vidi Aldiano, hingga dr. Boyke Dian Nugraha itu mendadak bikin netizen tercengang.

Pemicunya? Sebuah pengakuan mengejutkan dari dr. Boyke soal perkembangan terbaru dari fenomena “ani-ani”.

Buat kamu yang belum tahu, istilah “ani-ani” saat ini tengah viral di media sosial.

Istilah ini merujuk pada perempuan muda yang menjalani gaya hidup mewah dengan menjadi simpanan pria-pria mapan, biasanya yang jauh lebih tua. Tapi ternyata, menurut dr. Boyke, fenomena ini nggak lagi sekadar urusan “penampilan menarik”.

“Sekarang itu ‘ani-ani’ sudah seperti profesi,” ungkap dr. Boyke dengan nada serius.

“Bahkan mereka ikut kursus dan pelatihan khusus, supaya bisa melayani dan memperlakukan pria dengan lebih baik.”

Pernyataan itu sontak membuat Vidi Aldiano melongo. Dengan ekspresi kaget, Vidi bahkan sempat memotong, “Kursus?” seolah tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.

dr. Boyke pun menjelaskan lebih lanjut bahwa pelatihan tersebut mencakup berbagai aspek.

Mulai dari cara berbicara yang menggoda, teknik merawat penampilan, hingga kemampuan memahami psikologi pria.

Semua itu dipelajari secara serius dalam program-program pelatihan yang menurutnya sudah mulai banyak bermunculan secara terselubung.

“Ada tempat khususnya. Mereka belajar bagaimana melayani dengan baik, bagaimana menarik perhatian. Ini bukan cuma gaya hidup, tapi sudah seperti industri,” lanjut dr. Boyke.

Obrolan ini pun langsung jadi sorotan dan memicu berbagai komentar dari warganet.

Banyak yang tidak menyangka bahwa praktik “ani-ani” kini sedemikian terstruktur, bahkan hingga memiliki sistem pelatihan seperti sebuah profesi resmi.***

Cara Merawat Jok Motor agar Awet dan Tetap Nyaman, Cek Tipsnya!

0

Bogordaily.net – Jok motor sering kali jadi bagian yang terlupakan saat kita merawat kendaraan. Padahal, kenyamanan saat berkendara salah satunya bergantung pada kondisi jok.

Kalau jok kotor, sobek, atau keras, pasti bikin perjalanan jadi kurang nyaman, kan?

Cara Merawat Jok Motor agar Awet

Nah, biar jok motor kamu tetap awet, bersih, dan empuk, yuk simak beberapa cara mudah merawatnya berikut ini:

1. Bersihkan Secara Rutin

Debu, kotoran, dan sisa makanan bisa menempel di jok. Kamu bisa membersihkannya dengan lap microfiber dan air sabun yang lembut.

Hindari sabun dengan bahan kimia keras yang bisa merusak permukaan jok.

2. Gunakan Sarung 

Sarung jok motor bisa melindungi dari sinar matahari langsung, air hujan, hingga goresan benda tajam. Pilih bahan pelindung yang tahan air dan anti slip agar tetap nyaman digunakan.

3. Jangan Jemur Langsung di Bawah Matahari

Kalau habis dicuci, jangan langsung menjemur motor di bawah matahari terik terlalu lama. Paparan panas berlebih bisa membuat jok cepat kaku dan retak-retak.

4. Hindari Menaruh Barang Tajam di Jok

Jangan jadikan jok sebagai tempat menaruh benda tajam seperti kunci, obeng, atau paku. Sekali tergores, bisa bikin jok sobek dan tampilannya jadi jelek.

5. Cek Kondisi Busa Secara Berkala

Kalau mulai terasa keras atau bagian dalamnya terasa turun, mungkin busa sudah mulai rusak. Kamu bisa menggantinya di bengkel atau tukang agar kenyamanan tetap terjaga.

6. Gunakan Semir Khusus Jok

Kalau kamu ingin terlihat mengkilap dan tetap lembut, gunakan semir khusus jok. Tapi ingat, jangan pakai semir ban atau produk sembarangan karena bisa bikin permukaan licin.

Merawat jok motor itu mudah dan nggak makan banyak waktu. Dengan perawatan yang rutin, jok motor kamu nggak cuma kelihatan bersih dan keren, tapi juga bikin perjalanan lebih nyaman setiap hari.***

Bupati Bogor Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, RSUD Parung Siap Dipercepat Pembangunannya

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan akan terus terus mendorong pemerataan layanan dan fasilitas kesehatan RSUD Parung demi menjamin hak kesehatan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

Salah satunya dengan mempercepat memproses pembangunan RSUD Parung yang saat ini masih dalam tahap klinik.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Yayasan Pena 98 di Rumah Sakit Pena, beberapa waktu lalu.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bogor yang hingga saat ini belum memiliki rumah sakit pemerintah.

“Kita sedang memproses pembangunan RSUD Parung yang saat ini masih dalam tahap klinik. Insya Allah dalam beberapa tahun ke depan dapat terealisasi menjadi rumah sakit daerah,” ujar Bupati Bogor.

Lanjut Bupati Bogor menyampaikan, bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjalin sinergi dengan rumah sakit swasta guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan peningkatan infrastruktur kesehatan di wilayah yang masih terbatas pelayanannya,” ungkapnya.

Rudy Susmanto juga menyambut baik pelaksanaan bakti sosial tersebut, khususnya yang menyasar pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat seperti operasi katarak.

“Ini adalah langkah positif dan kerja nyata dari berbagai yayasan dan organisasi dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Kita tentu sangat mengapresiasi,” ujarnya.

Terkait program operasi katarak, Bupati Bogor menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah memiliki program serupa meski dengan keterbatasan jumlah.

Karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta dan yayasan seperti ini menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan.

“Dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sangat besar, tentu kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya.***