Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 689

Gus Abdul Somad Pimpin Rapat Formatur PCNU Kabupaten Bogor Periode 2025–2030

0

Bogordaily.net – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, S.IP., memimpin rapat formatur kepengurusan PCNU Kabupaten Bogor periode 2025–2030.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat PCNU Kabupaten Bogor, Cibinong.

Gus Abdul Somad menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan mengirimkan shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW atas kesempatan dan keberkahan yang diberikan untuk memimpin rapat penting tersebut.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan arah dan strategi organisasi untuk lima tahun mendatang, demi memperkuat peran NU di tengah masyarakat Kabupaten Bogor.

Rapat formatur ini merupakan tahapan penting dalam regenerasi kepemimpinan PCNU tingkat cabang. Dari sinilah arah kebijakan, strategi dakwah, hingga pemberdayaan umat lima tahun ke depan mulai disusun.

Gus Abdul Somad, ingin memastikan bahwa jajaran kepengurusan yang terbentuk tak sekadar struktural, melainkan fungsional dan berdampak.

Di lingkup Kabupaten Bogor—wilayah yang secara geografis luas dan demografis kompleks—tugas PCNU memang tak ringan. Dinamika sosial, politik, hingga tantangan dakwah digital menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab oleh para pengurus baru.***

Harga Emas Hari Ini Kamis 22 Mei 2025, Tiga Produk Logam Mulia Kompak Naik

0

Bogordaily.net – Harga emas Antam hari ini Kamis, 22 Mei 2025. Simak daftar lengkap tiga produk logam mulia mulai dari Antam, UBS dan Galeri24.

Harga emas yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, ketiga produk emas batangan unggulan di pasar domestik yakni emas Antam, logam mulia UBS, dan emas Galeri24 mengalami lonjakan harga yang cukup mencolok.

Hal ini menandakan bahwa tren positif emas masih berlanjut, seiring meningkatnya minat terhadap instrumen investasi safe haven ini di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, logam mulia produksi PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) juga mencatatkan kenaikan harga, meskipun tidak sebesar Antam.

Harga emas UBS naik Rp36.000 dari sebelumnya Rp1.886.000 menjadi Rp1.922.000 per gram. UBS merupakan salah satu alternatif favorit investor karena desainnya yang bervariasi dan sering digunakan sebagai perhiasan investasi.

UBS menyediakan varian berat mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram, cocok bagi pemula maupun investor menengah.

Produk logam mulia dari Galeri24, unit bisnis dari PT Pegadaian, turut merespons pasar dengan kenaikan harga yang identik dengan Antam.

Harga emas Galeri24 naik Rp45.000 menjadi Rp1.911.000 dari harga sebelumnya Rp1.866.000 per gram. Galeri24 dikenal dengan desain yang kekinian dan kemasan modern, membuatnya semakin digemari kalangan milenial.

Galeri24 menjual emas mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram dan menawarkan kemudahan pembelian langsung di outlet Pegadaian maupun secara online.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk

Harga Emas Hari Ini 22 Mei 2025

Harga emas Antam:

– Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.046.000

– Harga emas Antam 1 gram: Rp1.986.000

– Harga emas Antam 2 gram: Rp3.910.000

– Harga emas Antam 5 gram: Rp9.696.000

– Harga emas Antam 10 gram: Rp19.335.000⁠

– Harga emas Antam 25 gram: Rp48.208.000

– Harga emas Antam 50 gram: Rp96.333.000

– Harga emas Antam 100 gram: Rp192.584.000

– Harga emas Antam 250 gram: Rp481.184.000

– Harga emas Antam 500 gram: Rp962.150.000

– Harga emas Antam 1000 gram: Rp1.924.258.000.⁠

Harga emas UBS:

– Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.040.000

– Harga emas UBS 1 gram: Rp1.922.000

– Harga emas UBS 2 gram: Rp3.816.000

– Harga emas UBS 5 gram: Rp9.427.000

– Harga emas UBS 10 gram: Rp18.755.000

– Harga emas UBS 25 gram: Rp46.793.000

– Harga emas UBS 50 gram: Rp93.393.000

– Harga emas UBS 100 gram: Rp186.712.000

– Harga emas UBS 250 gram: Rp466.642.000

– Harga emas UBS 500 gram: Rp932.184.000

Harga emas Galeri24:

– Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.003.000

– Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.911.000

– Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.766.000

– Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.345.000

– Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.640.000

– Harga emas Galeri24 25 gram: Rp46.483.000

– Harga emas Galeri24 50 gram: Rp92.891.000

– Harga emas Galeri24 100 gram: Rp185.690.000

– Harga emas Galeri24 250 gram: Rp463.995.000

– Harga emas Galeri24 500 gram: Rp927.534.000

– Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.855.067.000.

Itulah tadi informasi terkait harga emas hari ini Kamis, 22 Mei 2025.

Sinar Mas Land Bantu Masyarakat Penuhi Biaya Pendidikan Melalui Program Bank Sampah Selaras

0

Bogordaily.net – Sinar Mas Land terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) melalui pemberdayaan masyarakat . Salah satu inisiatif unggulan yang saat ini dijalankan adalah Sentra Edukasi Kelola Lingkungan Bersih & Asri (SELARAS) & Ecosystem.

Yakni, sebuah program pengelolaan lingkungan terpadu yang fokus pada edukasi dan pengelolaan sampah secara mandiri berbasis prinsip ekonomi sirkular yang berlokasi di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Salah satu program dari Ekosistem SELARAS yang telah berlangsung sejak tahun 2024 ialah Bank Sampah SELARAS yaitu Program pengelolaan sampah anorganik yang diubah menjadi tabungan atau kebutuhan pokok.

Bank Sampah SELARAS menerima lebih dari 40 jenis sampah yang kemudian dikonversi menjadi rupiah (tabungan bank sampah). Misalnya untuk setiap satu kilogram sampah botol plastik yang sudah dibersihkan dapat dikonversi senilai Rp6.000, untuk setiap satu kilogram kertas HVS atau berwarna putih dapat dikonversi senilai Rp1.500, sementara untuk sampah berbagai jenis kardus dapat dikonversi senilai Rp2.000 per kilogramnya.

Dalam perkembangannya, kegiatan ini turut melibatkan komunitas sekitar, termasuk pengumpulan sampah dari warung tetangga hingga kawasan bantaran sungai. Hasil dari kegiatan ini mereka tabung dan manfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga hingga pembiayaan pendidikan anak.

Salah satu kisah inspiratif datang dari dua penerima manfaat program ini, yakni Huriah (53), seorang ibu rumah tangga, dan Usbandiyah (46), pelaku usaha mikro dan penjahit rumahan. Keduanya aktif mengumpulkan dan memilah sampah rumah tangga untuk kemudian disetorkan ke Bank Sampah SELARAS.

Huriah, Penerima Manfaat Program Bank Sampah SELARAS mengaku mengenal program ini melalui kegiatan Plastic to Food yang diselenggarakan oleh tim CSR Sinar Mas Land.

“Saat itu, kami memperkenalkan konsep penukaran sampah plastik rumah tangga menjadi kebutuhan pokok seperti beras dan minyak. Dari sampah rumah tangga hingga ke bantaran sungai, kami mengumpulkan semuanya. Kalau di Bank Sampah SELARAS, hasil penimbangan tidak saya tukar dengan bahan pokok, melainkan saya jadikan tabungan. Alhamdulillah, dalam dua tahun saya hingga Rp8 juta.,” katanya.

Usbandiyah , Penerima Manfaat Program Bank Sampah SELARAS menambahkan, “Saya mengumpulkan kardus, botol plastik, ember bekas, botol kaca, sampai logam. Rata-rata hasil penimbangan per bulan bisa mencapai sekitar Rp400.000.

Sama seperti Huriah, dalam dua tahun saya juga berhasil menabung hingga Rp8 juta di Bank Sampah SELARAS.

“Selain untuk kebutuhan dapur, dana tabungan bank sampah itu saya manfaatkan juga untuk menambah biaya pendidikan anak saya di bangku kuliah. Alhamdulillah, dengan begitu biaya kuliah anak saya pun menjadi lebih ringan,” jelasnya.

Managing Director President Office Sinar Mas Land – Dony Martadisata mengatakan, SELARAS Ecosystem merupakan bagian dari komitmen Sinar Mas Land untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan melalui program-program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

“Kami percaya bahwa pengelolaan sampah yang terstruktur dan inklusif tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi warga. Kisah Ibu Huriah dan Ibu Usbandiyah menunjukkan bahwa jangka waktu ini efektif dan relevan. Ke depan, kami akan terus memperluas cakupan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak komunitas di berbagai wilayah,” katanya.

Selain Bank Sampah, Ekosistem SELARAS juga memiliki beberapa subprogram, seperti Rumah Pupuk SELARAS untuk pengelolaan sampah organik menjadi pupuk.

Program Plastic to Food & Plastic to Book, yakni pertukaran sampah plastik dengan bahan pangan dan bacaan , serta Waste Management School merupakan wadah edukasi tata kelola sampah kepada pelajar dan masyarakat umum.

Selain berdampak secara ekonomi, Ekosistem SELARAS juga memberikan manfaat lingkungan yang nyata. Hingga tahun 2024, Ekosistem SELARAS berhasil mengumpulkan lebih dari 8 ton plastik bekas melalui partisipasi lebih dari 3.700 warga.

Sebagian sampah plastik yang terkumpul kemudian diproses menjadi bahan bakar minyak (BBM jenis solar) melalui teknologi pirolisis, memecah plastik untuk campuran aspal jalan (aspal plastik).

Ekosistem SELARAS merupakan wujud kolaborasi nyata antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membentuk ekosistem yang berkelanjutan dan memberdayakan. Inisiatif ini tidak hanya fokus pada penyelesaian persoalan sampah, namun juga mendorong inklusi sosial dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, Sinar Mas Land berkomitmen untuk terus memperluas dampak positif dari Ekosistem SELARAS ke lebih banyak komunitas di berbagai wilayah. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang dapat direplikasi secara nasional. ***

Menkop dan KPPU Sepakat Hasilkan Harmonisasi Regulasi Untuk Kopdes Merah Putih

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi berharap, pertemuan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bisa menghasilkan harmonisasi menyangkut regulasi yang berhubungan dengan persaingan usaha yang sehat dan produktif, terutama juga untuk kepentingan koperasi.

“Kita sudah bersepakat untuk itu. Soal MoU dan langkah-langkah selanjutnya akan kita bicarakan lebih mendalam,” ucap Menkop, usai pertemuan dengan jajaran KPPU, di Jakarta, Rabu sore (21/5).

Bagi Menkop Budi Arie, ini merupakan momen penting karena ingin menjaga persaingan usaha yang sehat, ekonomi yang baik, tata kelola, termasuk soal efisiensi dan efektifitas. Dimana koperasi juga harus bersaing dengan lembaga-lembaga lain. “Jadi, perlu harmonisasi regulasi dan langkah-langkah,” ucap Menkop.

Menurut Menkop Budi Arie, koperasi memerlukan rekognisi, afirmatif, dan proteksi agar dapat berkembang dan bersaing secara efektif. Rekognisi memastikan bahwa koperasi diakui dan dihargai sebagai bagian penting dari perekonomian, sedangkan afirmasi memberi koperasi dukungan dan keadilan dalam mendapatkan akses ke sumber daya dan peluang.

“Sementara menyangkut proteksi, untuk melindungi koperasi dari persaingan yang tidak sehat dan memastikan mereka dapat beroperasi tanpa hambatan,” kata Menkop.

Sementara itu, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Fanshurullah Asa menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Kami siap mendukung, termasuk dari sisi regulasinya. Kita akan membikin tim bersama dengan Kemenkop,” kata Fanshurullah.

Bagi Fanshurullah, dukungan tersebut dalam bingkai persaingan usaha yang sehat. “Kita dinaungi dua UU yang mengatur tentang praktik monopoli persaingan usaha sehat, serta kemitraan antara usaha besar dengan pelaku UMKM, termasuk koperasi,” ucap Fanshurullah.

Bahkan, Fanshurullah menyarankan agar Kopdes/Kel Merah Putih tidak hanya bermain di sektor pangan, tapi juga sektor-sektor strategis lainnya. Misalnya, sebagai sub pangkalan elpiji. “Ini bila bisa ditangkap Kopdes Merah Putih, potensinya sangat luar biasa,” ujar Fanshurullah. ***

Ingat Kematian, Gus Abdul Somad Ziarah ke 2 Lokasi

Bogordaily.net – Ziarah kubur sudah menjadi salah satu tradisi yang biasa dilakukan umat Islam, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Saat berziarah, mereka akan mendoakan kerabat yang sudah meninggal dunia, seperti membaca tahlil maupun surat Yasin.

Kalangan nahdliyin tidak hanya berziarah ke kuburan kerabat, tapi juga ke makam-makam para kiai, ulama, dan makam wali Allah.

Hal itu yang dilakukan Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad yang ziarah ke dua makam kiai ternama di Kabupaten Bogor.

Pertama, Gus Abdul Somad ziarah ke Syeikh Muhiddin Parung Sapi di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Kedua, ziarah ke Maqbaroh Abah Arsyuddin, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Menurut Gus Abdul Somad, ziarah kubur adalah bagian dari ajaran Islam yang dianjurkan, dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Selain itu mengingatkan akan kematian, dan mengambil pelajaran dari kehidupan,” kata Gus Abdul Somad.

Setelah berziarah, Gus Abdul Somad juga menghadiri acara Lailatul Ijtima MWC NU Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. ***

LS Vinus Adakan Teklap Pematangan Survei di 4 Kabupaten dan Kota

Bogordaily.net – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) menggelar agenda teknis lapangan untuk pemantapan survei di empat wilayah strategis Provinsi Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi, Selasa 20 Mei 2025.

Agenda teknis lapangan (teklap) ini berlangsung di Sekretariat Nasional (Seknas) LS Vinus. Teklap merupakan bagian dari tahap persiapan dan pelaksanaan survei lapangan yang akan dilakukan oleh LS Vinus untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap 100 Hari Kinerja Pemerintahan di 4 kabupaten/kota tersebut.

Agenda teknis ini mencakup pemetaan wilayah, coaching surveyor, uji coba instrumen survei, serta penyesuaian logistik untuk memastikan akurasi dan efektivitas pengumpulan data. Tim teknis LS Vinus akan diturunkan ke masing-masing daerah sejak tanggal 21 Mei 2025.

Direktur Eksekutif LS Vinus, Rizki Riyanto, menyampaikan agenda survei ini akan dilaksanakan dengan serentak selama 5 hari di masing-masing kabupaten/kota dengan jumlah surveyor 30 orang.

“Kami ingin memastikan bahwa survei ini dilakukan dengan standar kualitas, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil,” kata Rizki, Rabu 21 Mei 2025.

Kemudian, Ia pun memberikan arahan kepada surveyor untuk menjaga validitas data dilapangan.

“Seknas LS Vinus menekankan pentingnya validitas data lapangan. Oleh karena itu, agenda teknis ini sangat krusial sebagai fondasi dari survei yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menjelaskan agenda survei yang dilaksanakan keempat daerah tersebut.

“Keempat daerah ini dipilih karena memiliki signifikansi politik dan sosial yang tinggi, serta wilayah yang menarik untuk dikaji pada 100 hari pasca dilantiknya pemerintah kepala daerah periode 2025-2030,” ujar Yusfitriadi

Lebih lanjut, LS Vinus dikenal sebagai lembaga studi yang konsisten dalam melakukan riset berbasis data empiris dan pendekatan ilmiah.

Hasil survei dari keempat wilayah ini nantinya akan menjadi bahan analisis penting untuk memahami tren opini publik, preferensi politik, dan isu-isu strategis lokal menjelang pemilihan kepala daerah.

Kegiatan lapangan akan berlangsung selama dua pekan dan direncanakan selesai pada akhir bulan Mei 2025. Setelah itu, LS Vinus akan masuk ke tahap pengolahan data dan pelaporan hasil survei secara berkala, termasuk rilis hasil survei yang akan dilaksanakan di awal bulan Juni.***

Albin Pandita

Fraksi NasDem Sambut Era Baru Kepemimpinan Kolaboratif di Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah bersejarah yang diambil Bupati dan Wakil Bupati Bogor, H. Rudy Susmanto dan H. Ade Ruhandi (Jaro Ade), yang melakukan kunjungan resmi ke Balai Kota Bogor pada Senin 19 Mei 2025.

Adapun, kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan oleh pemimpin Kabupaten Bogor ke Balai Kota dalam kurun waktu 35 tahun terakhir.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Anggota Komisi III Fahirmal Fahim, menilai kunjungan ini sebagai simbol kuat dari bangkitnya politik kolaboratif yang substantif di tengah tantangan tata kelola wilayah yang makin kompleks.

Ia mengaku merasakan ada semangat baru dari kepemimpinan Kabupaten Bogor yang terbuka, egaliter, dengan gagasan-gagasan segar.

“Politik kolaboratif hari ini sedang bekerja, dan Fraksi NasDem berdiri mendukungnya,” kata Fahim, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Bogor, Rabu 21 Mei 2025.

Menurutnya, pertemuan antara Pemkab dan Pemkot Bogor yang membahas isu pengelolaan sampah dan aset lintas wilayah dinilai sebagai langkah konkret menuju tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan saling menopang.

“Kami di Fraksi NasDem menilai bahwa masalah-masalah seperti pengelolaan sampah dan aset lintas batas tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Apa yang dilakukan Pak Rudy dan Pak Jaro Ade adalah praktik nyata dari good governance dengan semangat kolaborasi antardaerah,” jelasnya.

Kemudian, Fraksi NasDem juga menekankan pentingnya menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan program-program nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurut Fahim, kerja sama lintas wilayah harus menyentuh sektor-sektor strategis seperti transportasi, pelayanan publik, lingkungan, dan perencanaan tata ruang.

“Kita ingin melihat pertemuan ini berkembang menjadi kerja nyata. Jika diperlukan, Fraksi NasDem siap mengawal lewat dukungan kebijakan dan penganggaran di DPRD. Karena bagi kami, politik bukan soal kekuasaan, tapi soal menghadirkan solusi,” ujar Fahim

Lebih lanjut, sebagai partai yang menjunjung semangat restorasi, NasDem percaya bahwa sinergi antara Kota dan Kabupaten Bogor merupakan kunci untuk menciptakan kawasan yang lebih terintegrasi, inklusif, dan maju.

“Kota dan Kabupaten Bogor punya sejarah yang sama, dan kini saatnya membangun masa depan bersama. Kami mendukung penuh ikhtiar kolaboratif ini, demi mewujudkan Bogor Raya yang kuat secara sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Origami, Selembar Kertas Berjuta Makna

0

Bogordaily.net – Pernahkah Kamu melihat seekor burung? yang tidak punya sayap asli, tapi bisa terbang di hati kita? Itulah Origami, seni melipat kertas dari Jepang. Kelihatannya sederhana, hanya kertas biasa. Tapi dari tangan yang sabar dan hati yang tenang, lahirlah bentuk-bentuk indah seperti : Burung Bangau, Bunga, Bintang, bahkan Hati.

Awalnya, Saya hanya melihat Origami di film dan anime. Tapi perlahan, seni ini mulai hadir nyata di sekitar Kita. Origami masuk ke Indonesia lewat banyak jalan. Lewat guru-guru dari Jepang yang mengajar di sekolah-sekolah Indonesia. Juga lewat Festival Budaya Jepang, seperti Jak Japan Matsuri dan Ennichisai, di mana kita bisa belajar langsung melipat dari para seniman Jepang.

Tak hanya itu, banyak juga komunitas pecinta Jepang yang mengajarkan Origami secara gratis. Dan pada era digital ini, tentunya anak-anak Indonesia pun bisa belajar dari Youtube atau Tiktok dengan cukup satu kertas… dan keinginan untuk mencoba membuat sesuatu.

Selain itu dibanyak sekolah, terutama Taman Kanak-Kanak dan sekolah dasar origami kini jadi bagian dari pelajaran seni. Anak-anak duduk melingkar, masing-masing memegang selembar kertas warna. Diajarkan untuk membuat sebuah lipatan, satu lipatan demi satu… hingga bentuk nan indah muncul perlahan.

Tapi, origami bukan cuma soal hasil. Ia mengajarkan kita kesabaran, konsentrasi, dan kerapian. Mengajarkan bahwa dari sesuatu yang kecil dan sederhana, bisa lahir sesuatu yang penuh makna, lahir bentuk – bentuk yang indah menjadi hiasan pada sebuah ruang kosong. Kini, origami bukan lagi seperti budaya asing. Ia tumbuh dan akan terus berkembang di tangan anak-anak Indonesia. Ia menjadi layaknya sebuah jembatan yang menghubungkan dari negeri Sakura ke negeri Nusantara Kita.

Setiap kali saya melipat selembar kertas saya tau bahwa saya sedang merawat warisan dunia yang membuat kreatifitas dalam bentuk paling sederhana, melalui sesuatu yang sangat sederhana saya merasakan bahwa walaupun hanya selembar kertas yang dilipat tetapi bisa memiliki berjuta makna didalamnya.***

Tubagus Ahmad Naufal Mubarok

Kapolresta Bogor Terima Silaturahmi FOBB: Bersama Jaga Kota dari Premanisme

0

Bogordaily.net – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menerima kunjungan silaturahmi dari Forum Ormas Bogor Bersatu (FOBB) yang menaungi sejumlah organisasi masyarakat di Kota Bogor pada Rabu, 21 Mei 2025.

Dalam pertemuan ini, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif FOBB dalam menjaga ketertiban dan keamanan kota.

“Keberadaan Ormas di Kota Bogor sangat membantu dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga kota ini? Terlebih, sebagian besar anggota Ormas merupakan warga asli Kota Bogor,” ujar Kombes Eko.

Menanggapi isu premanisme yang belakangan meresahkan masyarakat, Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah pelaku.

“Ada 11 kasus premanisme yang saat ini tengah kami proses, melibatkan 22 orang pelaku. Semua kasus ini murni melibatkan oknum yang tidak tergabung dalam organisasi masyarakat manapun,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh pimpinan Ormas yang hadir menegaskan tidak ada satu pun anggotanya yang terlibat.

Oleh karena itu, tindakan para pelaku dipastikan bukan mencerminkan organisasi tertentu, melainkan murni individu yang menyalahgunakan kebebasan.

Kapolresta mengajak semua pihak, terutama Ormas, untuk terus menjaga keamanan Kota Bogor.

“Jika kita mencintai Kota Bogor, mari kita bersinergi menjaga ketertiban agar kota ini selalu aman dan tenteram,” ajaknya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua FOBB, Umar Dhani, usai pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa FOBB terdiri dari berbagai Ormas seperti BBRP, FKPPI, KPMP, LMPI, PPM, AMS, M1R, GIBAS, dan Pemuda Pancasila.

“Pertemuan ini membahas kondisi terkini Kota Bogor, terutama soal isu premanisme yang sedang viral. Kami merasa perlu mendapatkan kejelasan, karena di media sosial muncul narasi negatif terhadap Ormas,” ungkap Umar Dani, yang juga menjabat Ketua DPC BBRP Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa definisi premanisme menurut Kapolresta adalah tindakan individu yang meresahkan masyarakat.

Dengan demikian, Ormas tidak boleh digeneralisasi, apalagi dikaitkan secara langsung dengan premanisme.

“Setiap Ormas memiliki AD/ART yang jelas dan tidak membenarkan tindakan premanisme. Kami mengutuk keras tindakan oknum yang mencoreng nama baik Ormas dan menciptakan keresahan. Selama ini, kami justru ikut menjaga ketenangan Kota Bogor,” tutupnya.***

Ibnu Galansa

RS BSH Bogor Ajak Lansia Tetap Produktif Lewat Chair Yoga di Alamanda Living

0

Bogordaily.net – Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia, Rumah Sakit BSH Bogor menggelar kegiatan Chair Yoga Lansia yang bertempat di Alamanda Living, Jalan Raya Tajur No.168, Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu 21 Mei 2025.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk mengajak para lansia tetap produktif dan aktif secara fisik maupun mental di usia emas.

Chair Yoga sendiri merupakan bentuk latihan yoga yang dilakukan sambil duduk di kursi, sehingga aman dan mudah diikuti oleh peserta lansia dengan berbagai kondisi fisik.

Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000, peserta tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan, tetapi juga fasilitas makan siang dan snack yang disediakan oleh penyelenggara.

Selain olahraga ringan, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi yang menyenangkan bagi para lansia.

RS BSH Bogor berharap, inisiatif seperti ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran di usia lanjut.

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, masyarakat dapat langsung menghubungi pihak RS BSH Bogor di nomor 081770998889.

Tentang Rumah Sakit BSH

Rumah Sakit BSH adalah Rumah Sakit Umum yang mempunyai fasilitas perawatan dengan konsep ruang terbuka dan pemandangan pegunungan serta didukung dengan peralatan kesehatan yang canggih dan lengkap.

Rumah Sakit BSH melayani kebutuhan masyarakat secara umum yang didukung oleh tenaga medis profesional serta handal.***