Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 693

Makin Melemah, Simak Daftar Harga Emas Antam di Pegadaian Rabu 21 Mei 2025

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam yang dijual per gram oleh Pegadaian pagi ini per gram semakin turun dibanding sebelumnya, Rabu 21 Mei 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Rabu 21 Mei 2025

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas Antam hari ini 0,5 gram: Rp 1.023.000
Harga emas Antam hari ini 1 gram: Rp 1.941.000
Harga emas Antam hari ini 2 gram: Rp 3.819.000
Harga emas Antam hari ini 5 gram: Rp 9.468.000
Harga emas Antam hari ini 10 gram: Rp 18.879.000
Harga emas Antam hari ini 25 gram: Rp 47.067.000
Harga emas Antam hari ini 50 gram: Rp 94.051.000
Harga emas Antam hari ini ini 100 gram: Rp 188.021.000
Harga emas Antam hari ini 250 gram: Rp 469.777.000
Harga emas Antam hari ini 500 gram: Rp 939.336.000
Harga emas Antam hari ini 1000 gram: Rp 1.878.630.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Rabu 21 Mei 2025.***

Warga Waspada! Ramalan Cuaca Kota Bogor Rabu 21 Mei 2025 Akan Hujan Petir

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari BMKG untuk Kota Bogor hari ini, Rabu 21 Mei 2025 diperkirakan hujan ringan dari pagi hingga malam.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terganggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Rabu 21 Mei 2025

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Sedang
Suhu: 22-30°C
Kelembapan: 75–98%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 74–98%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 72–98%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23–30 °C
Kelembapan: 72–98%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 73–98%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24–31 °C
Kelembapan:72–98%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 21 Mei 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Gandeng ETS dan IIEF, IUQI Bogor Resmi Jadi Pusat Tes TOEFL Internasional di Bogor Barat

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor (IUQI) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ETS Global dan Indonesia International Education Foundation (IIEF) untuk menyelenggarakan tes TOEFL bersertifikasi internasional. Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Senin (20/5/2025) dan dihadiri oleh pimpinan ketiga lembaga.

“Kampus IUQI memiliki visi menjadi universitas Islam swasta terkemuka pada tahun 2030. Penguasaan bahasa asing adalah kunci untuk meningkatkan kualitas alumni agar mampu bersaing secara global,” ujar Dr Saiful Falah, selaku Rektor IUQI.

Ia menekankan bahwa ini hanyalah langkah awal bagi IUQI untuk berkembang menjadi UIB (Universitas Islam Bogor) di tahun 2026 dan terus melanglang buana hingga menjadi Universitas Islam terkemuka pada tahun 2030.

Senada dengan itu Direktur Pengembangan Bahasa Asing IUQI, Coach Pirman, M.Pd., juga mengapresiasi kemajuan kampus IUQI, ia menilai dengan adanya perjanjian ini IUQI telah menjadi pusat pengetesan dan sertifikasi bahasa Inggris (TOEFL) resmi pertama di Bogor Barat.

“Ini peluang besar untuk mencetak generasi emas Indonesia dengan kemampuan bahasa asing yang mumpuni,” ujarnya.

Selain itu Executive Director IIEF, Ibu Diana Kartika, juga menyatakan bahwa IIEF sangat mendukung kerjasama ini dan berharap dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ibu Diana juga mengagumi kemajuan kampus IUQI yang masih berusia dini namun sudah berkembang pesat dan percaya bahwa IUQI akan menjadi universitas swasta Islam terkemuka.

“Kami melihat IUQI sebagai kampus muda dengan semangat besar dan perkembangan pesat. IIEF siap mendukung peningkatan kapasitas generasi muda Indonesia melalui kerja sama ini,” ungkapnya. ***

Merasa Dizolimi, Mantan Karyawan PT. Sayap Mas Utama Gugat Balik Perusahaan

1

Bogordaily.net – Sidang perkara antara mantan karyawan PT. Sayap Mas Utama, berinisial F, dengan pihak perusahaan kembali bergulir. Kuasa hukum F dari Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama (NU) Cipayung, Rosdiono Saka, SE., SH., MH., C.Med., C.LL., mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan terhadap kliennya. Karena itu pihaknya melayangkan gugatan Perdata kepada PT Sayap Mas Utama, yang merupakan produsen dengan merek dagang WINGS.

Menurut Rosdiono, pihaknya tengah menunggu legal standing kuasa hukum PT Sayap Mas yang akan dibuktikan melalui akta kuasa dalam perkara perdata di PN Jaktim dalam perkara No 199/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Tim.

Sementara itu, untuk PHI (Penyelesaian Hubungan Industrial) dalam mediasi Tripartit antara kedua belah pihak, dijadwalkan akan berlangsung pada 27 Mei 2025.

“Kami harap mediasi tripartit ini menjadi jalan tengah penyelesaian. Dengan mediasi, kita bisa melakukan negosiasi penyelesaian yang adil,” ujar Rosdiono pada Selasa 20 Mei 2025.

Namun, perkara ini tak berhenti di meja mediasi tripartit dalam PHI. F juga berharap mediasi tripartit dapat mencapai kesepakatan bersama. Namun jika tidak mencapai kesepakatan, maka selanjutnya melayangkan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), terkait hak-hak yang sama sekali belum diberikan. F mengaku, selama bekerja kerap mendapatkan intimidasi. Ia juga tidak menerima pesangon setelah mengabdi selama 10 tahun, sejak 2014.

Rosdiono menyebut, permasalahan bermula pada 11 Desember 2024, kliennya dipanggil dan diperiksa oleh pihak perusahaan.

Dalam pertemuan itu, F dihadapkan dengan sekitar sembilan perwakilan perusahaan, termasuk satu anggota kepolisian, serta dipaksa menandatangani tiga dokumen penting, yaitu:

1. Surat Pernyataan bahwa F telah menyalahgunakan jabatan dan dana perusahaan.

2. Surat Pengunduran Diri atas kemauan sendiri;

3. Surat Perjanjian Tidak Saling Menuntut, yang menyatakan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah tanpa menempuh jalur hukum.

Ketiga dokumen tersebut, lanjut Rosdiono, didiktekan dan dipaksakan kepada kliennya dalam kondisi tertekan, yang secara hukum dapat dikategorikan sebagai Misbruik Van Omstandigheden atau penyalahgunaan keadaan.

“Klien kami menandatangani dokumen dalam kondisi di bawah tekanan psikologis karena diancam,” tegasnya.

Yang mengejutkan, keesokan harinya, PT Sayap Mas menerbitkan Surat Keterangan Audit berdasarkan ketiga surat yang ditandatangani F.

Dokumen tersebut kemudian digunakan sebagai dasar laporan pidana ke Polsek Cakung dengan tuduhan penggelapan jabatan sesuai Pasal 374 KUHP Jo. Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP.

Rosdiono menilai langkah tersebut sebagai manipulasi dan bentuk itikad buruk perusahaan.

“Ini adalah bentuk jelas dari penyalahgunaan keadaan sebagaimana diatur dalam Pasal 1321, 1323, 1324, dan 1328 KUHPerdata. Klien kami ditipu dan ditekan untuk mengakui sesuatu yang tidak pernah dilakukannya,” jelasnya.

Dalam gugatan perdata yang dilayangkan, F menuntut ganti rugi materiil sebesar Rp80 juta karena kehilangan penghasilan selama empat bulan terakhir.

Ia juga menuntut ganti rugi immateriil senilai Rp1 miliar atas kerugian psikologis, kehilangan waktu, dan tekanan yang dialaminya.

Selain itu, Penggugat juga meminta majelis hakim menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp5.000 per hari jika perusahaan tidak memenuhi putusan pengadilan secara sukarela.

“Gugatan ini didasarkan pada bukti-bukti otentik dan sah. Kami optimis keadilan akan berpihak pada kebenaran,” tutup Rosdiono.

Sidang selanjutnya akan digelar dalam agenda mediasi pada 27 Mei 2025. Perkara ini menjadi sorotan karena menyangkut hak-hak dasar pekerja yang patut dilindungi oleh hukum.

Sebagai informasi, Seorang mantan karyawan PT Sayap Mas Utama/Wings, berinisial F, mengaku menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan secara tidak manusiawi oleh perusahaan tempatnya bekerja.

F bahkan mengungkapkan bahwa dirinya dipaksa mengundurkan diri tanpa menerima hak-haknya, termasuk pesangon.

Dalam pengakuannya, F menceritakan bahwa pada 11 Desember 2024 ia bersama lima karyawan lainnya (MN masa kerja 30 tahun, AK masa kerja 7 tahun, FFF masa kerja 3 tahun, MFA masa kerja 1 tahun 8 bulan, dan DP masa kerja 1,5 tahun) diundang untuk mengikuti rapat dengan direksi.

“Kami senang awalnya, karena selama bekerja belum pernah ada kesempatan untuk meeting langsung dengan direksi,” ujar F.

Namun, situasi berubah drastis saat pukul 09.00 WIB, enam karyawan tersebut tiba-tiba digerebek oleh pihak perusahaan yang didampingi oleh anggota kepolisian.

Mereka kemudian dibawa ke 6 ruangan terpisah dan mendapat tekanan untuk mengakui hal-hal yang menurut F tidak sesuai kenyataan. (Ruangan saya kurang lebih ada 9 orang dan ruangan tim yang lain antara 2-3 orang /ruangan)

“Saya diintimidasi untuk mengakui bahwa saya merugikan perusahaan dengan nominal antara Rp600 juta hingga Rp1,5 miliar. Saya juga diancam akan dipenjara jika tidak mau mengakui,” ujarnya.

Menurut F, saat proses intimidasi berlangsung, terdapat anggota polisi yang berjaga di luar ruangan.

Dalam kondisi tertekan, dan dengan kondisi kesehatan yang tidak baik karena menderita hipertensi, ia akhirnya menuruti permintaan perusahaan untuk menandatangani tiga surat.

Pertama surat pengakuan merugikan perusahaan, kedua surat pengunduran diri, dan ketiga surat perdamaian untuk tidak saling menggugat secara pidana maupun perdata.

Selain hak pesangon yang tidak diberikan, F juga mengaku mobil operasional yang merupakan program kepemilikan mobil (COP) yang sudah dalam proses penebusan untuk dibalik namakan pribadi pada bulan itu ikut diambil.

Ia dijanjikan akan dihubungi oleh perusahaan untuk proses pengembalian barang-barang, namun hingga saat ini tidak ada satupun konfirmasi yang ia terima.

Alih-alih mendapat kepastian, pada 6 Januari 2025, F justru menerima surat undangan klarifikasi dari Polsek Cakung yang diantar langsung ke rumahnya di Sukabumi.

“Padahal saya ingin menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. Kalau memang saya dianggap merugikan perusahaan, mari kita lakukan audit independen untuk membuktikan. Saya siap bertanggung jawab jika terbukti, tapi saya juga ingin hak saya sebagai karyawan dipenuhi,” tegas F.***

 

 

Pengusaha Jangan Hanya Cari Untung

0

Bogordaily.net – Ketua Umum BPD HIPMI DI Yogyakarta Ekawati Rahayu Putri mengatakan pengusaha hendaknya tidak hanya menghitung keuntungan, tetapi mampu menghadirkan warisan nilai dan inovasi untuk mengubah wajah ekonomi lokal menjadi lebih progresif, berkelanjutan, dan merata.

Ia menegaskan sikap itu sangat penting, sebab di tengah kompleksitas ekonomi global, disrupsi teknologi dan tantangan lokal sangat membutuhkan nilai, nilai mentalitas dan daya tahan.

“Pengusaha sejati bukan hanya mengejar laba, akan tetapi juga menciptakan makna. Pengusaha sejati bukan hanya mencari angka, akan tetapi juga menciptakan asa. Karena di saat orang lain sibuk mencari jawaban, pengusaha muda HIPMI DIY memilih untuk menjadi jawaban,” kata Ekawati dalam Diklatda BPD HIPMI DIY bertema, Penguatan Fundamental Pengusaha Muda Untuk Saling Bersinergi Membangun Inovasi Wirausaha di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, (20/5/25).

Ia menegaskan wirausaha harus adaptif terhadap perubahan dalam berbagai bidang, termasuk perubahan regulasi dan teknologi. Dalam mengantisipasi perubahan regulasi pengusaha harus peka dan cepat mengambil langkah dan peluang yang ada.

Di samping itu, perubahan teknologi di era digital yang begitu cepat sudah sepatutnya dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, salah satunya menggunakan AI. Ia menekankan, perusahaan yang memiliki kesadaran terhadap teknologi dan kesadaran akan bisnis yang keberlanjutan memiliki keunggulan kompetitif dan posisi yang solid di masa depan.

“Ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk bertahan di era yang berubah cepat. Teknologi adalah tools untuk memudahkan, sehingga perlu dikuasai,” tegas Ekawati. ***

Kampanye #SajianJadiKenangan Mengadakan Acara Dengan Tema Satu Meja, Sejuta Cerita di Warung Bumi Sadayana

0

Bogordaily.net – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya kali ini secara berkelompok menggandeng Warung Bumi
Sadayana sebagai mitra untuk memenuhi tugas akhir dalam bentuk peluncuran
kampanye #SajianJadiKenangan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya makan bersama dalam mengoptimalkan komunikasi keluarga dan menjaga keharmonisan keluarga.

Rangkaian kampanye ini diselenggarakan dalam kampanye offline yang mengusung tema “Satu Meja Sejuta Cerita” pada 18 Mei 2025 di Warung Bumi Sadayana cabang BSD, dan dihadiri oleh 30 audiens yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Turut hadir Nur Sholich sebagai pemilik dari Warung Bumi Sadayana dan Irawati Damanik sebagai Psikolog yang akan menjadi narasumber.

Kampanye #SajianJadiKenangan dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan, yaitu online dan offline. Kegiatan online dilakukan melalui media sosial resmi Warung Bumi Sadayana dengan menghadirkan konten edukatif seputar manfaat makan bersama, testimoni pelanggan, serta tips membangun komunikasi sehat dalam keluarga.

Sedangkan kegiatan offline berlangsung dalam acara bertema “Satu Meja Sejuta
Cerita” yang digelar pada 18 Mei 2025 di Warung Bumi Sadayana cabang BSD.

Acara kampanye offline diawali dengan kegiatan simbolik untuk meresmikan kampanye melalui prosesi potong pita yang dilakukan oleh Nur Sholich selaku pemilik dari Warung Bumi Sadayana.

Nur Sholich mengatakan, Warung Bumi Sadayana sejak awal telah memiliki visi
untuk menjadikan rumah makan ini bukan hanya sebagai rumah makan yang
menyediakan makanan dengan cita rasa khas nusantara.

“Tetapi lebih dari itu, Warung Bumi Sadayana dapat menjadi tempat berkumpul dan memberikan pengalaman makan yang hangat dan bermakna bersama keluarga tentunya dengan harga yang terjangkau” jelasnya.

Untuk mendorong pengalaman makan yang lebih bermakna, dalam rangkaian acara diadakan juga Sharing Session dengan Psikolog Irawati Damanik sebagai narasumber yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya makan bersama sebagai sarana komunikasi dan membangun keharmonisan
keluarga, serta tips praktis menjawab tantangan keluarga modern dalam memulai kebiasaan makan bersama.

Sementara itu, Irawati Damanik, Psikolog Klinis yang menjadi narasumber dalam sesi berbagi, menegaskan bahwa makan bersama dapat menjadi media komunikasi efektif dalam keluarga.

“Aktivitas ini sederhana namun
bermakna karena dapat membentuk kelekatan emosional dan menjadi waktu
berkualitas antar anggota keluarga,” jelasnya.

Ada juga kegiatan mini games dan
family vision board yang mengajak pengunjung untuk bekerja sama dengan anggota keluarganya dan berpartisipasi dalam kegiatan kampanye secara langsung. Harapannya melalui rangkaian acara kampanye offline “Satu Meja Sejuta Cerita”, keluarga yang hadir dapat berkomunikasi secara akrab dan terbuka dengan keluarga ketika makan pagi, siang, ataupun malam di meja makan.

Warung Bumi Sadayana adalah sebuah restoran yang menawarkan menu prasmanan makanan rumahan khas Jawa Barat yang telah berdiri sejak tahun 2020. Saat ini, Warung Bumi Sadayana memiliki total 6 cabang, sebanyak 4 diantaranya berlokasi di
Jabodetabek, sedangkan 2 sisanya berlokasi di Bandung.

Warung Bumi Sadayana mengusung konsep rumah makan keluarga menyediakan tempat yang luas dengan
menyediakan meja-meja panjang, sehingga memungkinkan anggota keluarga untuk berkumpul dan makan bersama. Informasi tentang Warung Bumi Sadayana silakan
follow Instagram @warungsadayana. ***

 

Pemkab Bogor Canangkan Program “SEHAT”, Investasi SDM Dimulai dari Pangan Bergizi dan Berbasis Lokal

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencanangkan program unggulan bertajuk “SEHAT” (Sarapan Endah Hasil Alam Tanah Sunda) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP), di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa 20 Mei 2025.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pola konsumsi pangan lokal yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Zaenal Ashari, Bupati Bogor menekankan bahwa, investasi terbaik hari ini adalah investasi pada peningkatan kualitas SDM.

Dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong individu menjadi lebih produktif, adaptif terhadap perubahan zaman, dan menjadi penggerak utama kemajuan bangsa.

Terkait kualitas SDM dimulai dari asupan gizi seimbang, Pemkab Bogor menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan bergizi sebagai fondasi utama pembangunan SDM.

“Makan bukan sekadar kenyang, tapi adalah investasi kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang,” kata Zaenal Ashari.

Merujuk pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, nilai Pola Pangan Harapan (PPH) masyarakat Kabupaten Bogor yang hanya sebesar 87,12, menempati peringkat ke-25 dari 27 Kabupaten/kota di Jawa Barat.

Adapun, konsumsi sayur, buah, dan umbi-umbian masih jauh dari standar ideal, padahal komoditas tersebut justru menjadi penyumbang limbah makanan rumah tangga terbesar di wilayah ini.

“Persoalan bukan pada ketersediaan pangan, melainkan pada kesadaran dan kebiasaan konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, program “SEHAT” dicanangkan dengan menghadirkan gerakan konsumsi tematik berbasis hari, yaitu Selasa “MASASI”  atau Mari Santap Singkong, Rabu “CIHUI” atau Cinta Hui.

Kemudian, Jumat “SORI TU SAY BU” atau Sok Ririungan Tuang Sayur Buah. Lewat inisiatif ini, Pemkab Bogor ingin menanamkan budaya makan pangan lokal yang beragam, sehat, dan minim limbah.

Zaenal menyampaikan arahan Bupati Bogor yang menegaskan bahwa kesuksesan program ini bertumpu pada tiga pilar utama yaitu pertama Edukasi, melalui talk show dan demo olahan pangan lokal bersama para pakar.

Kedua melalui Inovasi, melalui peluncuran fitur Piring Berbagi dalam aplikasi NGUPAHAN, yang memungkinkan masyarakat mengakses sayur, buah, dan umbi gratis. Dan ketiga yaitu Kolaborasi, dukungan aktif dari TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, kader ketahanan pangan, dan pelaku usaha lokal.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberlangsungan program ini. Para camat harus menjadi pelopor di wilayahnya masing-masing. Ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita saya ajak galakkan kampanye pangan lokal. Pelaku usaha saya dorong berinovasi dengan olahan umbi, buah, dan sayur lokal,” ungkap Zainal.

Selain itu, juga menekankan bahwa pencanangan program “SEHAT” bukan hanya seremoni, melainkan wujud komitmen bersama untuk membangun masyarakat Bogor yang sehat, produktif, dan mandiri pangan.***

Albin Pandita

Ini Kriteria Pasien DBD yang Bisa Difasilitasi BPJS di RSUD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menyatakan masih memfasilitasi pasien rawat inap Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui BPJS Kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Kota Bogor, dr. Andy Prianto, mengatakan pihaknya hingga saat ini masih bisa mengklaim BPJS untuk pelayanan kelas 1,2 atau pun 3.

“Ke depan juga masih bisa, kami belum menerima informasi adanya kebijakan penyakit DBD tidak bisa difasilitasi BPJS,” ujar dr. Andy

Andi menyebut pihaknya banyak melayani pasien BPJS yang dirawat inap maupun rawat jalan. Pihaknya memberikan kriteria khusus bagi pasien DBD yang akan menjalani rawat inap dengan difasilitasi BPJS.

“Ada kriteria tertentu misalnya trombositnya di bawah 100.000 serta ada tanda-tanda pendarahan di bawah kulit. Kalau trombositnya masih di atas 150 ribu pasien masih bisa dirawat jalan sembari diobservasi dan dicek ulang,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, jumlah pasien DBD di RSUD Kota Bogor cenderung naik pada musim hujan atau sekira awal tahun seperti di bulan Januari.

Pada Januari 2025 jumlah pasien DBD di Kota Bogor mencapai 55 orang, sementara hingga pertengahan Mei 2025 sudah ada 148 kasus DBD yang dirawat di RSUD Kota Bogor.

“Kalau tahun lalu (2024) kasusnya mencapai 698 kasus,” tutup Andi. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Kabar Duka! Ibrahim Sjarief Assegaf, Suami dari Najwa Shihab Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari Najwa Shihab meninggal dunia pada Selasa, 20 Mei 2025 sekitar pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Jakarta Timur.

Informasi kepergian Ibrahim dibagikan secara resmi melalui akun Instagram @narasi.tv, platform media digital yang didirikan Najwa Shihab, tempat almarhum juga menjabat sebagai Komisaris Utama.

“Telah berpulang Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, selaku Komisaris Utama Narasi dan suami dari pendiri Narasi, Najwa Shihab,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Meski pihak keluarga belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab wafatnya Ibrahim, sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa pria kelahiran Surakarta ini mengalami stroke berat yang menyebabkan pendarahan di otak.

Kondisi tersebut memperburuk kesehatannya hingga akhirnya tak tertolong.

Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi lanjutan dari pihak keluarga ataupun Najwa Shihab mengenai riwayat kesehatan terakhir almarhum secara detail.

Dimakamkan di Jeruk Purut

Jenazah almarhum rencananya akan disemayamkan di kediaman pribadi keluarga yang beralamat di Jalan Jeruk Purut No. 8-9, RT 004/RW 003, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Malam ini, keluarga juga akan menggelar acara tahlil yang akan dihadiri oleh kerabat, sahabat dekat, dan sejumlah tokoh penting.

Sementara itu, pemakaman Ibrahim Sjarief Assegaf dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf

Walau namanya tak sering muncul di media massa, Ibrahim dikenal luas di dunia hukum sebagai pengacara yang disegani.

Ia pernah mendapat pengakuan bergengsi sebagai “Leader in His Field” versi Chambers Asia Pacific dalam bidang Banking & Finance sejak tahun 2016, penghargaan prestisius di kalangan praktisi hukum Asia.

Ibrahim lahir di Surakarta (Solo), Jawa Tengah pada tahun 1977. Ia menyelesaikan studi sarjananya di Universitas Indonesia (UI) pada 1997 dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di University of Melbourne, Australia, hingga lulus pada tahun 2009.

Kehidupan Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf

Kehidupan pribadi Ibrahim juga lekat dengan nama Najwa Shihab, jurnalis dan pendiri Narasi TV. Keduanya menikah pada tahun 1997 di kampung halaman mereka di Solo.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Izzat Ibrahim Assegaf yang kini sudah beranjak dewasa.

Kisah cinta mereka dikenal sebagai salah satu pasangan yang langgeng dan jauh dari sorotan media. Ibrahim lebih memilih untuk berada di balik layar, sementara Najwa aktif di ruang publik sebagai jurnalis dan moderator berbagai forum nasional.

Berita kepergian Ibrahim dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu gelombang ungkapan belasungkawa dari para tokoh masyarakat, kolega hukum, wartawan, dan para pengikut setia Najwa Shihab. ***

 

Viral! Video Air Sungai Oranye di Bogor Gegerkan Warga, Dikhawatirkan Beracun

0

Bogordaily.net – Warga Kampung Bojong Engsel, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dilanda keresahan usai menyaksikan perubahan mencolok pada aliran sungai yang melintasi wilayah mereka. Air sungai yang biasanya mengalir jernih, kini berubah drastis menjadi berwarna oranye pekat.

Fenomena ini diduga kuat berasal dari cemaran limbah industri atau pembuangan liar bahan kimia yang mencemari aliran sungai.

Warga khawatir, air sungai yang tercemar bisa berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi mereka yang memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas pertanian.

Keresahan masyarakat tidak hanya berhenti di situ. Sebuah video yang memperlihatkan kondisi sungai berwarna oranye sempat viral di media sosial.

Video itu menggambarkan dengan jelas perubahan warna air sungai yang sangat mencolok, dan memicu perhatian publik.

Menindaklanjuti kekhawatiran tersebut, warga pun melaporkan kejadian ini langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mereka berharap adanya penanganan cepat dari pihak pemerintah provinsi maupun instansi terkait untuk menyelidiki sumber pencemaran dan mengambil langkah konkret dalam mengatasi permasalahan ini.

Peristiwa ini menjadi sorotan, tidak hanya karena dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan, tetapi juga sebagai cerminan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas industri yang berpotensi mencemari alam.

Warga berharap, sungai mereka bisa kembali pulih seperti sediakala, bebas dari ancaman limbah berbahaya yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan mereka sehari-hari.***