Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 702

Intip Cerita Desa BRILiaN di Lereng Gunung Merapi yang Sukses Kembangkan Pariwisata Alam dan Agrikultur

0

Bogordaily.net – Semangat inovasi terpancar dari sebuah desa yang terletak di lereng Gunung Merapi.

Desa tersebut adalah Desa Hargobinangun yang terletak di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta.

Secara geografis, Desa Hargobinangun membentang dari tengah hingga utara Kapenawon Pakem yang menjadikannya sisi paling utara di DI Yogyakarta. Selain itu, Desa Hargobinangun pun berbatasan langsung dengan puncak Gunung Merapi di utara, Kalurahan Pekembinangun dan Hargobinangun di selatan, Candibinangun dan Purwobinangun di barat, serta Umbulharjo di timur.

“Secara geografis kami berada di lereng pegunungan bagian utara Sleman. Dan kami memang berbatasan langsung dengan Gunung Merapi,” ujar Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito.

Desa dengan luas wilayah sebesar 14.300 meter persegi itu pun menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dari bawah dengan segala potensi yang dimilikinya.

Desa Hargobinangun menyimpan tiga potensi besar yang tengah digarap serius, yakni kekayaan alam, sektor pariwisata, dan agrikultur. Ketiganya pun dioptimalkan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas.

Sejak akhir 2020, pemerintah desa melakukan pemetaan potensi dan mendirikan BUMDesa Merapi Sejahtera sebagai tulang punggung perekonomian. BUMDesa ini pun memiliki dua unit usaha utama.

Pertama, Wisata Desa Kampoeng Mahoni, yang bergerak di bidang pariwisata seperti pengelolaan resto, camping ground, jeep adventure, ATV, go-kart, outbond, dan paint ball. Kedua, Hargo Park Central, yang mengelola parkir wisata di Merapi Park, Oxygen Park, dan Kampoeng Mahoni.

“Pariwisata kami jadikan core business karena dampaknya cepat terasa langsung oleh warga, tapi kami juga mengembangkan sektor pendukung seperti pertanian dan pengelolaan sampah,” ujar Amin.

Selain itu, untuk mendukung gerakan ekonomi secara kolektif, dirinya pun melakukan klasterisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Selama ini masyarakat bergerak sendiri-sendiri. Maka kami bentuk klaster dan beri pelatihan untuk mendukung gerakan ekonomi secara kolektif,” ucap Amin.

Dampaknya nyata. Warga merasakan langsung manfaat dari geliat pariwisata dan pertanian. Desa Hargobinangun pun mampu menghasilkan pendapatan asli kelurahan yang kembali disalurkan untuk kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, pada tahun 2025 ini, BUMDesa Merapi Sejahtera juga akan mengembangkan tiga unit usaha baru, yaitu Pengelolaan Sampah, Greenhouse Ketapang yang berfokus pada ketahanan pangan, dan AgenBRILink.

Amin membeberkan, ke depan, dua program unggulan telah disiapkan. Program tersebut berfokus pada pengelolaan sampah dan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidak produktif untuk pertanian.

“Yang pertama adalah pengelolaan sampah berbasis digital untuk menyelesaikan persoalan sampah dalam satu hari, sesuatu yang penting bagi desa wisata dengan ribuan pengunjung harian,” bebernya. Sampah selama ini hanya dibuang di satu titik. Kami akan buat sistem digital agar masyarakat bisa mengelola sampah secara mandiri,” imbuh Amin.

Selain itu, penerapan konsep smart village juga mulai dijalankan sebagai bagian dari modernisasi layanan dan tata kelola desa. Dengan begitu, potensi wisata yang dibangun pun bisa berdampak maksimal untuk warga desa.
Apa yang dilakukan oleh warga Desa Hargobinangun pun tak luput oleh perhatian BRI. Pasalnya, pada tahun 2023, Desa Hargobinangun sukses masuk dalam 40 besar Desa BRILiaN.

“Tahun 2022 kami masuk sebagai kandidat. Lalu 2023 kami mewakili Sleman di tingkat nasional. Sebagai bagian dari Desa BRILiaN, Hargobinangun mendapatkan banyak pendampingan, mulai dari manajemen dan kelembagaan, hingga pengembangan fasilitas desa” Ungkap Amin.

Dari kisah perjalanan Desa Hargobinangun sampai saat ini, bisa dilihat bagaimana sebuah desa yang menjelma sebagai destinasi wisata sekaligus jadi contoh nyata bagaimana desa bisa menjadi pusat perubahan untuk masyarakat secara kolektif.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa program Desa BRILian merupakan program pemberdayaan desa yang dilakukan oleh BRI sejak tahun 2020. Hingga saat ini program Desa BRILiaN telah diikuti 4.327 desa yang aktif tergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan.

“Program pemberdayaan Desa BRILiaN ini merupakan komitmen BRI dalam meningkatkan economic dan social value kepada masyarakat. Semoga cerita isnpiratif dari Desa Hargobinangun dapat direplika oleh desa-desa lain di tanah air, terutama dalam mengembangkan potensi desa dan mendorong perekonomian warga,” tegasnya.***

Inalillahi, Mahfud Pengatur Lalu Lintas Nyentrik di Bogor Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Mahfud, pengatur lalu lintas nyentrik yang dulu viral karena aksi ‘joget’-nya di pertigaan IPB Vokasi Kota Bogor, meninggal dunia setelah lama terbaring sakit. Kota Bogor kehilangan ikon jalanannya.

Di sebuah sudut jalan yang ramai di Kota Bogor, dahulu seorang pria paruh baya tampak menari sembari mengatur lalu lintas.

Gerakannya lincah, nyaris seperti koreografi jalanan. Lengannya melambai, tubuhnya meliuk, seolah sedang mempersembahkan sebuah pertunjukan gratis bagi siapa saja yang lewat.

Senyumnya tak pernah absen, bahkan di tengah panas menyengat atau deru kendaraan yang berseliweran.

Pria itu bernama Mahfud.

Sejak 1995, Mahfud berdiri hampir setiap hari di ujung Jalan Juanda, di depan pertigaan Hotel Salak, sebelum akhirnya berpindah ke pertigaan IPB Vokasi.

Ia bukan petugas resmi berseragam, melainkan relawan lalu lintas yang menjadikan jalan sebagai panggung pengabdiannya.

Mahfud menjadi bagian dari denyut harian di Kota Bogor, simbol keteraturan yang unik di tengah kekacauan lalu lintas kota hujan.

Namun Mahfud sudah lama tak terlihat. Pertanyaan publik terjawab saat kabar kesehatannya tersebar di media sosial.

Ia terbaring sakit, lambungnya rusak, sarafnya terganggu, hingga mulutnya kaku dan sulit berbicara.

Istrinya, yang sehari-hari menjual nasi uduk, terpaksa berhenti berdagang untuk merawat sang suami.

Pada akhir pekan yang suram, kabar duka datang. Mahfud wafat. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun,” kata Coki Rambe, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor. “Benar, info dari petugas lapangan.”

Ungkapan duka mengalir di jagat maya. Warga mengenangnya sebagai sosok yang ringan tangan, penuh semangat, dan tak pernah mengeluh meski hidup dalam keterbatasan.

Ia pernah mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor atas dedikasinya: Tertib dan Disiplin Lalu Lintas tahun 2004 dan 2007.

Bagi sebagian orang, Mahfud hanya pengatur jalanan. Tapi bagi warga Bogor, ia lebih dari itu.

Ia adalah pelipur lara di tengah kemacetan, simbol pengabdian yang tak mengharap balas jasa.

Kini, di simpang tempatnya biasa berdiri, tak ada lagi lambaian tangan jenaka atau senyum bersahabat itu.

Tapi kenangan tentang Mahfud pengatur lalu lintas di Kota Bogor ini tetap hidup, tertinggal di benak ribuan pengendara yang pernah lewat dan tersenyum melihat aksinya.

Selamat jalan, Pak Mahfud. Semoga husnul khatimah.***

BRI Dukung Purwokerto Half Marathon 2025: Dorong Sport Tourism dan Pemberdayaan UMKM Lokal

0

Bogordaily.net – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendukung gaya hidup sehat dan penguatan ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan melalui partisipasinya sebagai sponsor utama Purwokerto Half Marathon 2025.

Ajang ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BRI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Banyumas, yang bersama-sama mendorong potensi sport tourism sebagai lokomotif pemulihan ekonomi daerah.

Diselenggarakan pada 11 Mei 2025 di kawasan Menara Teratai Purwokerto, Purwokerto Half Marathon dihadiri oleh lebih dari 20.000 pengunjung, serta menghadirkan lebih dari 4.000 pelari dari dalam maupun luar daerah. Peserta mengikuti empat kategori lomba: 21K (Half Marathon), 10K, 5K, dan 3K yang terbuka bagi semua kalangan, mulai dari atlet profesional hingga komunitas lari dan keluarga.

Salah satu keunikan tahun ini adalah jalur lomba yang melewati sejumlah landmark kota Purwokerto, termasuk Museum BRI, Kantor Cabang BRI Purwokerto, dan pusat kota yang kaya nilai sejarah. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman peserta, tetapi juga menjadi sarana promosi kekayaan budaya lokal dan nilai-nilai historis BRI yang lahir dari masyarakat pedesaan dan terus tumbuh bersama rakyat Indonesia.

Selain sebagai ajang olahraga, Purwokerto Half Marathon 2025 juga menghadirkan ratusan tenant pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dan mitra BRI. Produk-produk kreatif seperti kuliner khas, fesyen, kerajinan tangan, hingga inovasi digital akan dipamerkan langsung kepada publik. BRI juga menyediakan fasilitas pembayaran digital melalui BRImo dan QRIS untuk mendukung transaksi non-tunai yang cepat dan aman.

“BRI percaya bahwa Purwokerto Half Marathon bukan hanya perayaan semangat dan sportivitas, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong pemberdayaan UMKM serta memperkuat sektor pariwisata lokal. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi,.

Lebih dari sekadar event olahraga, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi komunitas, hiburan, dan edukasi finansial. Selain konser musik dari artis nasional, BRI juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di booth, termasuk permainan edukatif, pembukaan rekening digital di tempat, serta sosialisasi literasi keuangan kepada pengunjung.

Hendy menambahkan bahwa melalui ajang ini, BRI menegaskan kembali perannya sebagai mitra pembangunan nasional yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Dukungan terhadap Purwokerto Half Marathon 2025 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjangkau dan memberdayakan masyarakat hingga ke pelosok negeri, sejalan dengan visi BRI sebagai bank dengan semangat inklusi dan keberlanjutan.***

Tragis, Pendaki Gunung Binaiya Asal Bogor Tewas Usai Hilang 22 Hari

0

Bogordaily.net – Setelah hilang selama 22 hari di Gunung Binaiya, pendaki asal Bogor Firdaus Ahmad Fauzi akhirnya ditemukan. Namun, bukan dalam keadaan selamat.

Tubuh pria 27 tahun asal Kabupaten Bogor itu ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Yahe, di jantung rimba Gunung Binaiya, Maluku Tengah, Sabtu, 17 Mei 2025 pukul 14.30 WIT.

Kabar duka itu dikonfirmasi oleh Koordinator Tim SAR relawan pecinta alam Maluku, M. Nazir Rumra.

“Survivor telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Nazir kepada wartawan, Minggu, 18 Mei 2025.

Pencarian terhadap Firdaus berlangsung panjang dan melelahkan. Ia dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di gunung tertinggi di Kepulauan Maluku itu—puncak yang menjulang 3.027 meter di atas permukaan laut.

Gunung Binaiya, yang kerap disebut sebagai surga tersembunyi para pendaki, kembali menampakkan sisi kelamnya.

Tim SAR bersama relawan pecinta alam menyusuri jalur ekstrem, membelah hutan dan menyisir sungai.

Mereka memulai pencarian dari titik terakhir komunikasi Firdaus, menelusuri Sungai Yahe dari hulu ke hilir—hingga akhirnya menemukan tubuhnya yang telah terbujur di antara arus deras.

Belum diketahui pasti penyebab kematian Firdaus. Namun tragedi ini menambah daftar panjang pendaki yang gagal kembali dari petualangan di gunung-gunung Indonesia.

Di balik keindahan panorama alam, tersimpan bahaya yang tak jarang mengintai dalam senyap.

Gunung Binaiya, yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Manusela, selama ini dikenal sebagai destinasi favorit para pendaki yang ingin menaklukkan tujuh puncak tertinggi di Nusantara.

Namun jalurnya yang liar dan minim sinyal komunikasi menjadikan evakuasi dan pencarian kerap sulit dilakukan jika terjadi insiden.

Kini, Firdaus pendaki asal Bogor di gunung Binaiya itubtelah ditemukan. Tapi ia tak lagi bisa menceritakan kisah perjalanannya. Gunung Binaiya menyimpannya dalam senyap, dan hanya Sungai Yahe yang menjadi saksi bisu akhir perjalanannya.***

Buka Tutup Puncak Minggu 18 Mei 2025: Cek Jadwal One Way dan Ganjil Genap Terbaru

0

Bogordaily.net – Jika Anda berencana berlibur ke kawasan Puncak, Bogor, penting untuk mengetahui jadwal buka tutup Puncak Minggu 18 Mei 2025.

Sistem lalu lintas di jalur ini kerap mengalami perubahan saat akhir pekan dan hari libur nasional, terutama karena tingginya volume kendaraan.

Pada akhir pekan ini, yakni Sabtu dan Minggu, 17–18 Mei 2025, pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup dan one way secara situasional, termasuk aturan ganjil genap.

Tujuannya adalah untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju dan dari arah Jakarta.

Jadwal Buka Tutup Puncak Minggu 18 Mei 2025

Berdasarkan informasi terbaru dari laman Info Puncak Bogor dan Instagram resmi Satlantas Polres Bogor, berikut rincian pengaturan lalu lintas:

Sistem buka tutup Puncak ini diberlakukan secara situasional, tergantung kondisi arus kendaraan sejak pukul 06.00 WIB.

Sistem one way ke arah Puncak: pukul 07.00–12.00 WIB.

Sistem one way ke arah Jakarta: pukul 12.30–18.00 WIB, dan dapat diperpanjang jika terjadi kemacetan.

Ganjil genap Puncak: berlaku hingga Minggu, 18 Mei 2025 pukul 24.00 WIB untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Jakarta menuju Puncak.

Kenapa Perlu Mengetahui Jadwal Buka Tutup Puncak?

Kawasan wisata Puncak, yang berada di Kabupaten Bogor dan sebagian Kabupaten Cianjur, adalah destinasi favorit dengan udara sejuk dan lanskap pegunungan.

Tempat seperti Taman Safari Indonesia dan Kebun Raya Cibodas menjadi magnet utama wisatawan.

Namun, tanpa informasi akurat mengenai jadwal buka tutup ini, risiko terjebak kemacetan panjang sangat tinggi.

Terutama jika Anda berangkat di jam-jam sibuk atau saat sistem one way sedang diberlakukan.

Pantau Jalur Puncak via CCTV Gadog

Untuk memastikan kondisi terkini sebelum berangkat, Anda bisa memantau jalur buka tutup Puncak ini melalui layanan CCTV Gadog.

Titik Simpang Gadog merupakan gerbang utama ke Puncak dan sering menjadi lokasi kemacetan.

CCTV bisa diakses melalui situs resmi Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor atau aplikasi pemantau lalu lintas yang mendukung jaringan kamera di wilayah tersebut.

Dengan mengetahui jadwal buka tutup Puncak Minggu 18 Mei 2025, Anda bisa merencanakan perjalanan lebih baik dan menikmati liburan tanpa stres karena macet.

Jangan lupa cek ulang informasi sebelum berangkat, karena seluruh pengaturan bersifat situasional dan dapat berubah sewaktu-waktu.***

Zhao Weiguo, Kisah Perjalanan Taipan Industri Teknologi ke Hukuman Mati Akibat Korupsi

0

Bogordaily.net – Zhao Weiguo, mantan bos Tsinghua Unigroup, menjadi simbol kegagalan ambisi industri semikonduktor China yang tercemar korupsi.

Pada Rabu, 14 Mei 2025, pengadilan di Provinsi Jilin menjatuhkan hukuman mati kepada Zhao—meski dengan penangguhan selama dua tahun.

Ia dinyatakan bersalah atas tindak pidana korupsi dan penggelapan dana dalam skala besar selama memimpin salah satu perusahaan teknologi paling strategis di negara itu.

Nama Zhao Weiguo bukan sekadar bagian dari buku sejarah industri teknologi tinggi China.

Ia adalah lulusan Universitas Tsinghua, institusi elite yang menjadi lumbung kader kepemimpinan nasional.

Kariernya dimulai sejak 1993 di Tsinghua Unigroup, entitas yang memiliki keterikatan erat dengan kampus tersebut.

Zhao naik ke pucuk pimpinan pada 2009 dan selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai figur sentral dalam upaya China membangun kemandirian di sektor chip.

Namun, ambisi Zhao ditelan oleh kerakusan. Berdasarkan putusan pengadilan, ia terbukti menggelapkan dana negara senilai 470 juta yuan—sekitar Rp 1 triliun—dan menyebabkan kerugian nasional yang ditaksir mencapai 890 juta yuan atau hampir Rp 2 triliun.

Modusnya mencakup pembelian properti perusahaan dengan harga jauh di bawah nilai pasar, hingga pembayaran layanan dari mitra bisnis dengan nilai yang membengkak tidak wajar.

“Zhao menggelapkan dana dalam jumlah sangat besar dan menimbulkan kerugian serius bagi kepentingan nasional,” kata pernyataan resmi pengadilan.

Zhao Weiguo tidak hanya kehilangan kebebasan, tapi juga semua hak politiknya.

Pengadilan mencabut hak itu seumur hidup, menyita seluruh aset pribadinya, dan menjatuhkan denda 12 juta yuan—setara Rp 27,4 miliar.

Meski hukuman mati dijatuhkan, eksekusinya ditangguhkan selama dua tahun. Jika dalam masa itu Zhao tidak melakukan kejahatan tambahan, hukuman bisa dikonversi menjadi penjara seumur hidup.

Di bawah kendali Zhao Weiguo, Tsinghua Unigroup memang mencatatkan pertumbuhan lewat agresivitas akuisisi dan ekspansi.

Tapi di balik itu, perusahaan justru menumpuk utang besar, dan pada 2020 gagal membayar obligasi, memicu gelombang restrukturisasi dan perubahan kepemilikan.

Investigasi terhadap Zhao bermula pada 2022, dan kasus ini menjadi peringatan keras dari pemerintah Beijing terhadap elite bisnis teknologi yang mencoba bermain api.

Kini, nama Zhao Weiguo menjadi peringatan. Ia pernah berdiri di garda depan mimpi besar China dalam teknologi, namun tersandung oleh penyakit lama: korupsi yang menggerogoti dari dalam.***

Jawaban Akademi Ninja Naruto MLBB: Bocoran Kunci Kuis Kolaborasi Mobile Legends x Naruto 2025, Klaim Hadiahnya Sekarang!

0

Bogordaily.net – Event spesial MLBB x Naruto 2025 kini hadir dengan tantangan menarik, yaitu Kuis Akademi Ninja.

Banyak pemain mulai berburu jawaban akademi ninja naruto mlbb agar bisa menyelesaikan kuis harian dengan sempurna dan mengklaim hadiah eksklusif.

Kamu bisa mendapatkan battle emote Deidara dan titel spesial “Scholar of Ninja World” jika berhasil menjawab benar selama tiga hari berturut-turut.

Karena pertanyaannya acak, mengetahui bocoran jawaban akademi ninja naruto mlbb akan sangat membantu dalam menyelesaikan misi lebih cepat dan efisien.

Berikut adalah kumpulan soal dan jawaban akademi ninja naruto mlbb yang sudah terpantau muncul di berbagai akun pemain.

Simpan catatan ini, login setiap hari, dan pastikan kamu tidak melewatkan satupun pertanyaan penting.

Soal Naruto yang Sering Keluar di Akademi Ninja MLBB x Naruto

  • Siapa ninja peniru? Kakashi Hatake
  • Umur Kakashi saat jadi Chunin? 6 tahun
  • Biju di tubuh Gaara? Shukaku, Ekor Satu
  • Lokasi pertarungan terakhir Naruto vs Sasuke? Lembah Akhir
  • Tempat Naruto belajar Sage Mode? Gunung Myoboku
  • Pencipta Rasengan? Minato Namikaze
  • Siapa guru Sasuke? Kakashi dan Orochimaru
  • Nama jurus Minato? Flying Raijin / Yellow Flash
  • Mata Sharingan Kakashi dari siapa? Uchiha Obito
  • Siapa ayah Kakashi? Sakumo Hatake

Pertanyaan Lore Mobile Legends di Kuis Akademi Ninja

  • Jumlah hero global saat ini? 128
  • Durasi arus turtle 5v5? 15 detik
  • Waktu turtle pertama spawn? Menit ke-2
  • Magic Sentry muncul kapan? Saat inner turret hancur
  • Pasif Holy Defense mati? Menit ke-12
  • Equipment tanpa movement speed? Guardian Helmet

Soal Miscellaneous Tambahan di Akademi Ninja MLBB Naruto

  • Senjata Susanoo Itachi? Pedang Totsuka
  • Energi transformasi Lukas? Resolve
  • Maksimal bonus movement speed Vale? 80
  • Makhluk panggilan Sakura? Siput
  • Guru Sakura? Tsunade
  • Jumlah diamond dari Weekly Diamond Pass? 220

Setiap pemain akan mendapat pertanyaan yang berbeda, tapi pola dan topiknya tetap sama.

Itulah mengapa jawaban seperti di atas sangat penting untuk dicatat dan dipelajari sebelum mengerjakan kuis.

Jangan lupa untuk rutin login, kerjakan kuis, dan kumpulkan poin agar bisa menukarkannya dengan hadiah seperti emote Deidara dan lainnya.

Dengan bekal jawaban akademi ninja naruto mlbb ini, kamu bisa lebih cepat meraih gelar “Scholar of Ninja World”. Jangan sampai ketinggalan eventnya!.***

DLH Bogor Kesulitan Atasi Sampah di Kedung Badak, Kesadaran Warga Diperlukan

Bogordaily.net – Permasalahan sampah di simpang Jalan Kedung Badak menuju Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kian meresahkan warga.

Tumpukan sampah yang menumpuk di area tersebut tidak hanya menciptakan pemandangan yang tidak sedap, tetapi juga menimbulkan bau menyengat, terutama saat hujan turun.

Warga setempat mengeluhkan kondisi ini karena bau busuk yang tercium membuat lingkungan sekitar terasa tidak nyaman. Selain itu, tumpukan sampah juga mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.

Menanggapi keluhan ini, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deden Adi Suryadi, menjelaskan bahwa pihaknya memang rutin memberikan pelayanan di kawasan tersebut.

Namun, ia mengakui bahwa keterbatasan jumlah armada angkut menjadi kendala utama dalam mengatasi permasalahan sampah di Jalan Kedung Badak.

“Kami kesana rutin, tapi karena sampahnya melebihi kapasitas dan pelayanan kami terbatas jadi tidak maksimal. Nanti kami kaji lagi. Kalau kami ambil semua disana yang lain juga entar gimana,” ucap Deden, Sabtu 17 Mei 2025.

DLH Kota Bogor juga mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area yang kerap dilalui kendaraan umum dan pribadi. Kesadaran bersama dianggap penting agar permasalahan ini dapat diatasi secara menyeluruh.

Deden juga berharap agar pemerintah setempat turut aktif melakukan pengawasan, mengingat pengelolaan sampah bukan hanya tugas DLH semata, tetapi juga melibatkan peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Selain itu, warga juga diminta untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga dan tidak memanfaatkan area publik sebagai tempat pembuangan. Dengan begitu, kebersihan dan kenyamanan di wilayah tersebut dapat lebih terjaga.

(Ibnu Galansa)

IPB University dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Anak Pekerja Dapat Beasiswa

Bogordaily.net – BPJS Ketenagakerjaan kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan sosial tidak hanya bagi pekerja aktif, tetapi juga bagi keluarga mereka.

Kali ini, melalui kerja sama dengan IPB University, anak-anak peserta BPJS Ketenagakerjaan berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan untuk melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia tersebut.

Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan IPB University sebenarnya telah terjalin sejak tahun 2021. Namun, pada tahun ini, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan sekaligus memperluas cakupan kerja sama tersebut.

Nota kesepahaman yang menandai kesepakatan itu ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, bersama dengan Rektor IPB University, Arif Satria.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota, Dian Agung Senoaji, menyambut baik perpanjangan kolaborasi ini. Menurutnya, pemberian beasiswa merupakan bentuk konkret dari keberlanjutan perlindungan sosial yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami terus berupaya memastikan bahwa manfaat program ini dirasakan langsung oleh peserta dan keluarganya, terutama melalui program beasiswa pendidikan,” jelasnya.

Dukungan Pendidikan bagi Generasi Penerus

Program beasiswa ini tidak hanya menjadi solusi finansial bagi anak-anak peserta BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Dian menegaskan bahwa pihaknya akan aktif mendampingi para penerima beasiswa agar mereka dapat menjalani pendidikan dengan maksimal.

“Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan ketenangan bagi pekerja, bahwa masa depan anak-anak mereka juga menjadi perhatian kami,” ujar Dian.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan aktif mendampingi para penerima beasiswa dan terus menjalin komunikasi dengan IPB University agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.

Selain itu, Dian juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak IPB University akan terus dilakukan guna memastikan bahwa program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dengan adanya kolaborasi berkelanjutan ini, diharapkan semakin banyak anak pekerja yang mendapatkan akses pendidikan tinggi berkualitas.

(Muhammad Irfan Ramadan)

IJKD Season 2025-2026 Siap Dimulai, Jadi Ajang Bergengsi Kolektor Koi

Bogordaily.net – Indonesia Japan Koi Dealer (IJKD) kembali menggebrak dengan menggelar acara press conference meriah di Twenty Two Cafe, Sentul, Bogor, pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Acara ini menjadi penanda dimulainya IJKD Season 2025-2026, yang siap menjadi ajang bergengsi untuk mencari ikan-ikan koi dengan kualitas terbaik dari berbagai dealer di Indonesia.

Tema IJKD tahun ini adalah “The Rise of The Ultimate Fighter,” sebuah simbol kebangkitan dan kekuatan para dealer koi dalam menghadirkan koleksi unggulan mereka.

Ketua Panitia IJKD Season 2025-2026, Albertus Rinanto Utomo, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menggambarkan semangat persaingan sehat dalam dunia perikanan hias, khususnya koi, yang telah menjadi ikon keindahan dan keberuntungan bagi para pecintanya.

Albertus juga menuturkan bahwa acara ini bertujuan sebagai wadah kebersamaan antar sesama dealer koi impor Jepang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“IJKD Keeping Contest merupakan satu kontes pelelangan ikan KOI yang khusus diselenggarakan setiap satu tahun sekali, dan merupakan kontes pelelangan yang berbeda secara spesifik dengan kontes KOI sejenis lainnya,” kata Ketua Panitia IJKD season 2025-2026 Albertus Rinanto Utomo.

IJKD Keeping Contest merupakan kontes pelelangan ikan koi yang digelar setahun sekali dan memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan kontes koi lainnya.

Tidak hanya sekadar ajang kompetisi, IJKD juga menjadi momen penting bagi para kolektor dan end user untuk menentukan pilihan koi yang paling tepat.

IJKD Season 2025-2026 Ada Uang Pembinaan

Sementara itu, Presiden Yayasan Ikan Koi Indonesia (YAIKI), Soralokita, turut hadir dan menyatakan bahwa IJKD Season 2025-2026 ini juga akan menjadi kesempatan besar bagi para penghobi untuk memperdalam ilmu mengenai perawatan koi.

“Sehingga mereka dapat belajar memelihara ikan koi, termasuk nantinya juga akan ada insentif berupa uang pembinaan yang nilainya sangat menarik,” jelasnya

Acara ini turut dimeriahkan oleh sejumlah dealer ternama, antara lain Iqbal dari Dealer King Kuro, Faisal dari Dealer Onelito Koi, Cun Cun dari Dealer Majestic Koi Farm, dan Hendri Sukardi dari Dealer Solaris Koi. Kehadiran mereka semakin menambah semaraknya acara press conference tersebut.

Rangkaian Kegiatan IJKD Season 2025-2026:

  • Promosi IJKD 2025: 18-25 Mei 2025
  • Nisai Gosanke Auction: 26 Mei – 1 Juni 2025
  • Tosai Gosanke Auction: 16-23 Juni 2025
  • Penjurian dan Awarding: 13-14 Februari 2026

Melalui rangkaian kegiatan ini, IJKD mengharapkan terciptanya kolaborasi yang lebih solid antara komunitas koi di seluruh Indonesia.

Para dealer dan penghobi dapat saling bertukar informasi mengenai perawatan dan pemilihan koi berkualitas tinggi.

(Muhammad Irfan Ramadan)