Home Blog Page 732

Disdukcapil Kota Bogor Sediakan Layanan “Jempol Bahagia” untuk Warga Rentan

Bogordaily.net – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor meluncurkan layanan Jempol Bahagia (Jemput Bola Layanan Bogor Adminduk Penuh Kehangatan, Gercep, Inklusif, dan Setia).

Layanan ini Jempol Bahagia ini membantu masyarakat yang kesulitan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya perekaman KTP elektronik.

Jempol Bahagia ini difokuskan pada masyarakat rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, pasien dengan kondisi medis serius, serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tidak dapat hadir langsung ke kantor Disdukcapil atau kantor Kecamatan.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kristina Indah Dwi Prasetyowati menjelaskan bahwa kebutuhan akan dokumen kependudukan terus meningkat karena dokumen seperti KTP elektronik menjadi syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik seperti BPJS, layanan kesehatan, pendidikan, dan perbankan.

“Banyak masyarakat yang tidak mampu datang langsung ke tempat pelayanan karena kondisi fisik atau kesehatan. Maka dari itu, kami hadir langsung ke lokasi tempat mereka tinggal,” ujar Kristina Indah Dwi Prasetyowati, Kamis 17 Juli 2025.

Dalam pelaksanaannya, tim Disdukcapil melakukan kunjungan rutin ke sejumlah wilayah di Kota Bogor setiap minggunya.

Proses pengajuan layanan ini biasanya dilakukan melalui Kelurahan, dan penjadwalan kunjungan disesuaikan kebutuhan warga.

“Jika ada kasus mendesak, misalnya pasien yang sedang dirawat dan butuh segera mengurus BPJS, petugas kami akan langsung bergerak ke lokasi,” tambahnya.

Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, baik yang tinggal di wilayah pinggiran maupun pusat kota. Bahkan, beberapa warga dari kalangan ekonomi menengah ke atas pun turut dilayani jika memang belum memiliki KTP elektronik karena berbagai kendala.

“Asalkan mereka memang tidak memungkinkan datang ke kantor dan belum memiliki dokumen resmi, tetap akan kami bantu,” tegas Kristina.

Disdukcapil memastikan bahwa seluruh layanan dalam program Jempol Bahagia ini tidak dipungut biaya.*

Ibnu Galansa

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor meluncurkan layanan Jempol Bahagia. (Istimewa/bogordaily.net).

Danantara Apresiasi Peluncuran Transformasi Culture BRILiaN Way, Fondasi BRI Jadi Bank Paling Menguntungkan di Asia Tenggara

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat fondasi transformasi perusahaan melalui peluncuran BRILiaN Way, sebuah inisiatif budaya kerja yang dirancang untuk menjawab tantangan masa depan industri perbankan. Acara Kick Off BRILiaN Way digelar di Menara Brilian, Jakarta (14/7) dihadiri langsung oleh Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, jajaran Direksi dan SEVP BRI, Senior Leaders BRI, serta perwakilan Insan BRILiaN dari seluruh Indonesia.

Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria menyoroti peran strategis BRI dalam perekonomian nasional, khususnya melalui jangkauan layanan yang menjangkau hingga lapisan masyarakat paling dasar. Ia menekankan bahwa kehadiran BRI di seluruh pelosok Indonesia menjadikannya institusi yang tidak hanya besar, tetapi juga relevan dan dibutuhkan.

“BRI, sesuai dengan namanya, adalah Bank Rakyat Indonesia. Saya yakin tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal BRI. Dengan lebih dari 7.000 kantor dan lebih dari 1 juta AgenBRILink, kehadiran BRI mampu menjangkau seluruh penjuru negeri dan menjadi bagian penting dalam kehidupan Masyarakat”, ujar Dony.

Dony melanjutkan bahwa saat ini, BRI memasuki fase baru dalam perjalanan transformasi. “BRI telah menjadi bank dengan profit terbesar di Indonesia. Para pemimpin sebelumnya telah meletakkan dasar yang sangat kuat. Saya rasa tidak banyak bankir yang mampu membawa institusi ke titik ini, dengan kinerja, profitabilitas, jaringan, jumlah nasabah, dan aset yang luar biasa,” jelasnya.

Dony juga menilai bahwa peluncuran BRILiaN Way menjadi bagian penting dari kesinambungan agenda transformasi di BRI. Ia berpandangan bahwa nilai-nilai yang diusung bersifat komprehensif dan relevan dengan kebutuhan perusahaan dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Saya melihat bahwa transformasi BRI telah mencakup seluruh aspek penting yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan ke depan. Perubahan harus dimulai dari cara kita berpikir. Jika mindset kita tidak berubah, maka transformasi tidak akan pernah terjadi. Menjadi bank paling profitable di Asia Tenggara pada 2030 bukanlah hal yang mustahil, mengingat luasnya jangkauan unit kerja dan basis nasabah yang dimiliki BRI. Karena itu, transformasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegas Dony.

Sementara itu Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa transformasi culture merupakan pilar utama dalam membentuk organisasi yang siap menjawab tantangan jangka panjang. Ia menyampaikan bahwa penyusunan BRILiaN Way dilakukan melalui proses yang partisipatif, terstruktur, dan melibatkan berbagai lapisan organisasi.

Adapun sebagai bagian dari transformasi, BRI kini menetapkan BRILiaN Way sebagai arah budaya bersama yang menjadi landasan dalam bekerja. Lima nilai utama yang diusung yakni Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan Customer Focus yang ditetapkan sebagai panduan nilai dan perilaku yang harus dimiliki oleh seluruh Insan BRILiaN dalam menjalankan perannya.

“Melalui BRILiaN Way sebagai komitmen bersama dalam menginternalisasi budaya kerja unggul dan berorientasi kinerja (performance-driven behaviour) di BRI, perseroan optimistis untuk dapat terus memantapkan langkah transformasi yang menyeluruh demi mewujudkan aspirasi menjadi The Most Profitable Banks in Southeast Asia pada tahun 2030,” ujar Hery.***

Menteri UMKM Apresiasi Kontribusi Polri dalam Program MBG

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Adurrahman mengapresiasi kontribusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam merealisasikan program makan bergizi gratis (MBG) melalui peresmian 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak.

“Kementerian UMKM tentu sangat berkepentingan dan mengapresiasi Polri karena ikut berkontribusi dalam upaya segera merealisasi pencapaian program MBG,” kata Menteri Maman di Depok, Kamis (17/7).

Menurut Menteri Maman, upaya yang dilakukan Polri itu bukan semata bermanfaat bagi anak-anak Indonesia untuk mendapat asupan bergizi, tapi juga memberikan efek ekonomi yang positif di daerah-daerah.

“Efek ekonomi dalam hal ini adalah keterlibatan UMKM dalam sirkulasi rantai pasok atau rantai suplai dari program makan bergizi gratis,” katanya menambahkan.

Menteri Maman tak hanya mengapresiasi Polri, tapi juga TNI, dan Pemerintah Daerah yang telah memberikan kontribusi positif.

“Insyaallah kolaborasi luar biasa dari seluruh instansi ini memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan UMKM,” ujarnya.

Secara khusus di SPPG Mako Brimob yang diresmikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditargetkan melayani 14 sekolah, yang terdiri dari TK, SD, MI, SMP, dan MTs.

Para pelajar yang akan menjadi penerima manfaat MBG dari SPPG Mako Brimob ini ditargetkan berjumlah 4.000 orang.

Total ada 28 SPPG yang diresmikan serentak oleh Kapolri pada Kamis (17/7). Setiap SPPG yang diresmikan, melaporkan kesiapan di wilayah masing-masing kepada Kapolri.

Laporan mereka mencakup jumlah sekolah dan siswa yang akan mendapatkan manfaat MBG, penjelasan lokasi SPPG, hingga target operasional.***

Kapan Dapodik 2026 Dibuka? Ini Bocoran dan Persiapan yang Wajib Dilakukan Operator Sekolah

0

Bogordaily.net – Kapan Dapodik 2026 dibuka? Pertanyaan ini mulai ramai diperbincangkan di kalangan operator sekolah sejak memasuki pertengahan tahun 2025.

Di grup WhatsApp, forum daring, hingga komentar YouTube yang membahas dunia pendidikan, satu pertanyaan terus muncul: kapan Dapodik 2026 dibuka secara resmi oleh Kemendikdasmen?

Memang belum ada pengumuman resmi. Tapi sinyal-sinyalnya mulai terasa.

Komunitas-komunitas teknis pendidikan memperkirakan peluncuran Dapodik 2026 akan dilakukan pada pertengahan Juli 2025.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan Juli selalu jadi bulan sakral bagi para operator sekolah.

Kenapa Bulan Juli Jadi Waktu Rilis Dapodik?

Bulan Juli menjadi momen penting karena berada di masa transisi tahun ajaran.

Sinkronisasi data harus selesai sebelum pelaporan BOS, penyusunan kurikulum, dan penyesuaian rombongan belajar.

Dalam sebuah forum operator, bahkan disebutkan bahwa, “Versi 2026 kemungkinan besar rilis minggu ketiga Juli.”

Jawaban dari pertanyaan kapan Dapodik 2026 dibuka semakin mengerucut pada bulan Juli. Dan ini menjadi alarm bagi operator untuk bersiap.

Langkah yang Harus Dilakukan Operator Sekolah

  • Uninstall Dapodik Lama: Jika versi 2026 hadir dalam bentuk full installer, maka versi 2025c harus dihapus dulu untuk menghindari konflik sistem.
  • Cek Spesifikasi Komputer: Idealnya gunakan komputer minimal Intel Core i3, RAM 8GB, dan SSD 256GB agar instalasi berjalan lancar.
  • Bersihkan Cache Browser: Chrome atau Firefox yang digunakan perlu dibersihkan dari cache lama untuk mencegah error tampilan.
  • Backup Data: Jangan lupa backup database Dapodik versi lama sebelum melakukan instalasi ulang.

Perkiraan Jadwal Rilis dan Tahapan Dapodik 2026

Tahapan Waktu Pelaksanaan
Pengumuman & Unduhan Versi Awal–Pertengahan Juli 2025
Instalasi & Sinkronisasi Awal Pertengahan Juli 2025
Pengecekan & Validasi Data Juli hingga awal Agustus 2025
Cut-Off Data & Penguncian Akhir Agustus 2025

Dapodik 2026: Antara Harapan dan Tantangan

Dapodik 2025 sebelumnya sudah memperbaiki beberapa hal penting, termasuk pengakuan jam kerja wakasek.

Versi 2026 diharapkan melanjutkan tren positif itu dan lebih kompatibel dengan kebijakan Merdeka Belajar.

Jadi, kapan Dapodik 2026 dibuka? Jika tidak ada perubahan besar, maka jawabannya adalah bulan Juli 2025 — dan itu tinggal menghitung hari.

Operator sekolah di seluruh Indonesia kembali menjadi garda depan dalam memastikan kelancaran sistem pendidikan digital.

Mereka bukan hanya menginput data. Tapi menjaga kepercayaan dan ketertiban administrasi pendidikan nasional.***

Siapa Pemilik Garena Free Fire? Kabar Meninggalnya Forrest Li Hebohkan Netizen

0

Bogordaily.net – Siapa pemilik Garena Free Fire? Pertanyaan ini tiba-tiba kembali ramai diperbincangkan publik setelah beredarnya video viral di TikTok yang menyebut Forrest Li, pendiri Garena, dikabarkan meninggal dunia.

Akun @manuminethsaranidedias memicu kehebohan setelah mengunggah video yang menampilkan foto Forrest Li bertuliskan “RIP Forrest Li”. Dalam video tersebut juga terdapat narasi dalam bahasa asing yang menyatakan bahwa pria yang dikenal sebagai bos Free Fire itu telah wafat.

Video tersebut langsung mengundang perhatian besar dari netizen. Lebih dari 16 ribu suka dan ratusan komentar mengalir, sebagian besar bernada duka.

“Free Fire tanpa Forrest Li bukan lagi Free Fire,” tulis akun @dayat_.

“Kalau benar, terima kasih sudah membuat masa kecil kami bahagia,” ujar akun @KuyGaming.

Namun tak sedikit pula yang meragukan keaslian kabar tersebut. Siapa pemilik Garena Free Fire pun menjadi pertanyaan yang kembali mencuat—mengingat belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak keluarga, perusahaan, maupun media internasional.

Perlu diketahui, siapa pemilik Garena Free Fire sebenarnya? Forrest Li lah jawabannya. Ia adalah pengusaha asal Singapura yang mendirikan Sea Group—induk dari Garena, Shopee, dan beberapa platform digital besar lainnya. Lewat Garena-lah, game Free Fire lahir dan menjadi salah satu game mobile paling populer di dunia.

Forrest Li dikenal sebagai sosok low-profile tapi visioner di dunia teknologi Asia Tenggara. Ia membawa Sea Group melantai di bursa New York dan menempatkan dirinya di jajaran pengusaha digital berpengaruh.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Sea Group mengenai kabar duka tersebut. Media kredibel, baik lokal maupun internasional, juga belum melaporkan kabar meninggalnya Forrest Li. Ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah kabar ini fakta, atau hanya hoaks yang terlanjur viral?

Yang pasti, siapa pemilik Garena Free Fire bukan hanya soal nama. Ini tentang seorang tokoh yang membentuk budaya gaming di Asia. Dan jika kabar itu ternyata tidak benar, semoga bisa menjadi pengingat betapa pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan berita.

Untuk saat ini, masyarakat diimbau agar menunggu kejelasan dari pihak berwenang, tidak langsung percaya pada video viral, dan tetap kritis terhadap informasi yang berseliweran di media sosial.***

BAZNAS Kota Bogor dan Baznas Pusat Bagikan 1.500 Box Sajian Bergizi untuk Santri, Pelajar, dan Masyarakat Umum

0

Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Bogor dalam program sosial “Sajian Bergizi Berkah Baznas” dengan membagikan 1.500 box makanan siap saji bergizi kepada santri, pelajar, dan masyarakat umum.

Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Pajajaran, Baranangsiang, Bogor Timur, pada Kamis (17/7/2025) pukul 10.00–12.00 WIB.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S.Ag, M.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan gizi masyarakat serta upaya meringankan beban mereka yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, melalui kolaborasi BAZNAS Pusat dan BAZNAS Kota Bogor, kami dapat menyalurkan 1.500 sajian bergizi bagi santri, pelajar, dan masyarakat. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran BAZNAS untuk membantu dan mendukung ketahanan pangan warga Bogor,” ujar Subhan.

Ia juga menambahkan bahwa program serupa akan dilaksanakan di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Hari Ahad Tgl 20 Juli 2025, kegiatan ini terus diupayakan secara berkala untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kota Bogor.

Selain itu, Subhan menegaskan bahwa program Sajian Berkah Beegizi Baznas ini merupakan bentuk konkret dukungan terhadap program pemerintah yang menekankan pentingnya asupan gizi yang cukup bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda seperti santri dan pelajar yang membutuhkan dukungan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Program Baznas ini tidak hanya bertujuan memberikan makanan sehat, tetapi juga menumbuhkan semangat memberi, kepedulian, dan keberkahan dari para muzaki kepada masyarakat yang membutuhkan.***

Pemkab Bogor Perkuat Pengawasan Cegah Peredaran Beras Oplosan

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) terus memperketat pengawasan terhadap peredaran bahan pokok, khususnya beras, menyusul maraknya isu beras oplosan di sejumlah daerah. Untuk mencegah hal itu terjadi, Disdagin berkoordinasi dengan Perum Bulog dan Perumda Tohaga.

Pemkab Bogor juga menegaskan komitmen mendukung tindakan tegas terhadap pelaku kecurangan dalam distribusi bahan pangan, sebagai upaya perlindungan terhadap konsumen dan untuk menjaga stabilitas harga pasar.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Arif Rahman menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan adanya peredaran beras oplosan di pasar-pasar wilayah Kabupaten Bogor. Kami pun sudah berkoordinasi dengan Bulog dan Perumda Tohaga.

“Sampai saat ini belum ada laporan maupun temuan terkait beras oplosan di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Bogor,” jelas Arif.

Arif menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala di pasar tradisional maupun modern, guna menjamin kualitas dan keamanan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Langkah ini juga merupakan bentuk antisipasi dan pencegahan sejak dini agar kepercayaan masyarakat terhadap distribusi pangan tetap terjaga,” tandas Arif.

Ia menambahkan, kami ingin memastikan rantai distribusi berjalan dengan baik dan bersih dari praktik kecurangan. Kalau ada pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku.

“Disdagin membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi kecurangan atau peredaran beras yang mencurigakan. Kami mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan dugaan pengoplosan atau kecurangan lainnya di pasar,” tambah Arif. (*)

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi Destinator. SUV 7 Penumpang Terbaru, Bakal Dibanderol Rp 400–500 Juta

0

Bogordaily.net – Harga Mitsubishi Destinator langsung menjadi bahan obrolan para pecinta otomotif setelah Mitsubishi Motors Indonesia memperkenalkannya ke media nasional pada Rabu, 17 Juli 2025.

Mobil ini belum diluncurkan secara resmi ke publik, tapi nuansa dan bisikannya sudah membuat penasaran. Apalagi, ia disebut-sebut akan jadi bintang baru di GIIAS 2025.

Mitsubishi Destinator ini bukan mobil sembarangan. Ia bukan hanya lebih besar dari XForce, tapi juga lebih kompak dibanding Pajero Sport. Pas di tengah. Proporsional.

SUV ini dirancang untuk menampung tujuh orang penumpang, dengan tampilan depan yang tetap mengusung filosofi desain Dynamic Shield khas Mitsubishi.

Tapi yang paling menarik tentu soal harga Mitsubishi Destinator. Saat peluncuran internal itu, pihak Mitsubishi Motors sama sekali belum membuka informasi harga ke publik.

Jurnalis yang hadir pun hanya bisa menebak-nebak. Seorang tenaga penjual bernama Refli membenarkan bahwa mobil baru itu sudah bisa dipesan.

“Ya, Destinator sudah bisa inden dari sekarang,” kata Refli. Tapi ketika ditanya soal harga Mitsubishi Destinator, ia hanya mengangguk pelan. Belum ada kepastian.

Ia hanya memberi gambaran: kemungkinan di rentang Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan saat resmi meluncur di GIIAS nanti.

Sebagai informasi, Mitsubishi Destinator kabarnya akan menggunakan mesin yang sama dengan generasi terbaru dari Eclipse Cross, yaitu mesin 1.500 cc turbo.

Tenaganya 163 PS, dengan torsi puncak 250 Nm. Sistem penggeraknya roda depan, dan transmisinya CVT. Kombinasi yang halus, tapi tetap bertenaga untuk ukuran SUV keluarga.

Yang menarik dari harga Mitsubishi Destinator bukan hanya soal angka pastinya yang belum diumumkan, tapi juga bagaimana ia akan mengisi celah di antara SUV kompak dan SUV premium.

Jika benar harganya di bawah Rp 500 juta, maka pesaing langsungnya adalah Toyota Innova Zenix. Tapi dengan desain futuristik, kapasitas tujuh penumpang, dan embel-embel turbo, bisa jadi Destinator akan menciptakan pasarnya sendiri.

Kita tunggu saja akhir Juli nanti. GIIAS akan menjadi panggung pembuka. Dan harga Mitsubishi Destinator? Kita masih harus sabar, walau dompet sudah gatal untuk membuka tanda jadi.***

Pemilik Garena Free Fire Meninggal. Kabar Duka Atau Hoaks?

0

Bogordaily.net – Pemilik Garena Free Fire meninggal. Begitulah isi video yang mendadak viral di TikTok.

Diunggah oleh akun @manuminethsaranidedias, video tersebut menampilkan foto Forrest Li—pendiri Sea Group dan Garena—dengan tulisan “RIP Forrest Li” lengkap dengan narasi dalam beberapa bahasa asing.

Video berdurasi pendek itu langsung menggegerkan dunia maya. Pemilik Garena Free Fire meninggal, begitu cepat isu itu menyebar di kolom komentar dan grup-grup gamer.

Lebih dari 16 ribu suka dan ratusan komentar mengiringi unggahan tersebut. Sebagian percaya, sebagian lain memilih bertanya-tanya: benarkah?

“Free Fire tanpa Forrest Li bukan lagi Free Fire,” tulis @dayat_, salah satu warganet yang terhanyut dalam suasana haru.

Akun @KuyGaming bahkan menulis, “Kalau benar, terima kasih sudah membuat masa kecil kami bahagia.”

Pemilik Garena Free Fire meninggal—kalimat itu terus diulang, terus muncul, tapi belum ada satu pun media arus utama yang mengonfirmasi.

Tidak ada pernyataan resmi dari Sea Group. Tidak pula dari keluarga. Ini yang membuat sebagian netizen mulai ragu: jangan-jangan hanya kabar palsu?

Forrest Li, pria kelahiran Tianjin, Tiongkok, dan kini berkewarganegaraan Singapura, bukan hanya dikenal sebagai pendiri Garena dan pencipta Free Fire.

Ia juga CEO dari Sea Group—konglomerasi digital raksasa yang membawahi Shopee dan beberapa platform besar di Asia Tenggara.

Namanya harum di bidang teknologi. Ia adalah cerita sukses dari dunia startup regional.

Yang membuat berita ini terasa mengganggu adalah kecepatan viralnya dan lambatnya konfirmasi resmi.

Meninggalnya tokoh sebesar Forrest Li semestinya diberitakan luas oleh media kredibel jika memang benar adanya.

Tapi hingga tulisan ini dibuat, tak ada satupun kantor berita besar yang memberitakan.

Kabar Pemilik Garena Free Fire meninggal mungkin hanyalah bentuk lain dari kepanikan digital.

Dunia yang terlalu cepat membagikan, namun terlalu lambat mengonfirmasi. Dunia di mana kata “RIP” bisa lebih cepat menyebar ketimbang fakta.

Kita tidak tahu pasti: apakah benar Forrest Li telah tiada? Atau hanya sedang “dimatikan” oleh algoritma yang haus klik dan perhatian? Yang jelas, publik kini menanti satu hal: kejelasan.

Dan sebelum itu datang, bijaklah. Jangan sampai kesedihan kita menjadi bahan bakar berita palsu.***

Link Video Kendari 1 vs 7 Bikin Ambyar

0

Bogordaily.net – Link video Kendari 1 vs 7 sedang jadi buruan netizen. Di TikTok, di X, di Telegram. Tiga kata itu mendadak menghantui kolom pencarian. Banyak yang penasaran, banyak juga yang terjebak.

Judulnya memang bikin geger: “Kendari 1 vs 7 durasi 12 menit”.

Tapi benarkah ini kejadian nyata di Kendari, Sulawesi Tenggara?

Ternyata tidak.

Kata “Kendari” di situ bukan merujuk pada nama kota. Tapi hanya akronim atau plesetan dari kalimat: “Kendu bARu laRI”. Ya, sekadar mainan kata. Tipu-tipu algoritma supaya lolos dari sensor sistem TikTok.

Namun tetap saja, banyak pengguna yang terjebak. Mereka penasaran, mencari, lalu menemukan sesuatu yang tampak mencurigakan: link video Kendari 1 vs 7 beredar di berbagai kolom komentar, mengaku sebagai “video full”, “durasi lengkap”, atau “sudah ada di akun ini”.

Ironisnya, sebagian besar tautan itu justru membawa ke situs asing yang tidak jelas. Ada yang minta akses ke data pribadi, ada pula yang menyisipkan malware. Ini bukan hanya soal klik. Ini soal keamanan digital.

Fenomena seperti ini bukan pertama kali terjadi. Namun efeknya kali ini lebih luas. Karena nama Kendari yang digunakan, menimbulkan persepsi keliru seolah ada peristiwa tak senonoh di kota tersebut.

Padahal, ini murni jebakan. Dan jika terus dibagikan, bisa berdampak hukum—baik bagi penyebar maupun pengguna.

Link video Kendari 1 vs 7 menjadi contoh nyata bagaimana konten viral bisa berbahaya. Tidak hanya karena isi, tapi karena cara menyamarnya. Judul ambigu, dikemas dengan emoji, dipromosikan dengan akun palsu.

Apakah ini murni candaan?

Saya tidak yakin.

Karena setiap kali tautan mencurigakan dibuka, risikonya bukan lagi soal malu. Tapi bisa sampai pencurian data, pembobolan akun, bahkan eksploitasi konten ilegal.

Maka dari itu, kita harus lebih cerdas. Jangan sembarangan klik, apalagi membagikan ulang sesuatu yang belum jelas kebenarannya. Ingat, tidak semua yang viral itu pantas dilihat. Tidak semua yang bikin penasaran itu aman.

Link video Kendari 1 vs 7 seharusnya jadi pelajaran. Bahwa kita butuh literasi digital yang lebih kuat, bukan sekadar penasaran yang tak terkendali.***