Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 744

Transformasi Teknologi: Kebutuhan atau Tren?

0

Bogordaily.net – Pemanfaatan teknologi digital dalam birokrasi tidak sekedar menyediakan sistem dan infrastruktur semata. Keberhasilan transformasi digital sangat ditentukan oleh kepemimpinan digital. Pemimpin digital diharapkan mampu mendorong, mengelola dan memfasilitasi perubahan berbasis teknologi secara inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini disimpulkan dalam diskusi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan I tahun 2025 di Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) secara daring, Rabu (7/5/2025).

“Kepemimpinan digital tidak hanya kemampuan teknis mengoperasikan teknologi, melainkan mencakup kecakapan dalam mengarahkan kinerja organisasi berbasis data dan teknologi,” kata peserta PKA Angkatan I-2025, Eyet Nurhidayat.

Selain itu kata Eyet, pemimpin digital harus menjadi agent of change atau agen perubahan, tidak hanya mendorong adopsi teknologi, tetapi juga menata ulang proses kerja, mindset ASN, dan arah kebijakan organisasi menuju birokrasi yang terbuka.

Peserta PKA I-2025 lainnya, M. Imam Yudha W menambahkan, kinerja ASN berdasarkan Permenpan RB Nomor 89 Tahun 2021 merupakan hasil kerja yang dicapai oleh semua ASN pada semua unit organisasi sesuai sasaran kinerja pegawai dan perilaku kerja. Permenpan RB ini juga sudah memberikan pedoman operasional dalam penerapan manajemen kinerja ASN yang berbasis hasil dan berorientasi pada pencapaian kinerja organisasi.

“Banyak perkembangan teknologi yang bisa digunakan untuk pemanfaatan kinerja ASN, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, penilaian, hingga pelaporan,” ujar Imam.

Pada tahap perencanaan dan pelaksanaan kerja, teknologi membantu ASN dalam menyusun sasaran kinerja. Ada aplikasi E-Kinerja. Aplikasi ini membantu menyusun SKP rencana kerja tahunan dan indikator kinerja individu. Untuk pelayanan umum, juga tersedia SIPD RI, SAKIP, pelayanan publik pengusulan perizinan PBG dan masih banyak lagi.

Tantangan ke depan, bagaimana semua ASN memiliki kemampuan yang cukup dalam mengoperasikan aplikasi digital atau sistem informasi manajemen.

“Karena masih ada daerah yang belum memiliki jaringan internet yang stabil, perangkat keras yang mumpuni atau server yang bisa diandalkan. Masih juga ditemukan sejumlah ASN yang sudah lama bekerja yang enggan merubah kebiasaan kerja yang konvensional. Untuk itu kesiapan SDM menjadi kunci keberhasilan transformasi digital,” tambah peserta PKA I-2025, Dian Intannia.

Ke depan kata Dian, pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak positif terhadap kinerja ASN. ASN harus memahami bahwa digitalisasi bukan hanya sekedar formalitas atau ikut-ikutan tren semata. Teknologi merupakan alat untuk memperbaiki proses kerja dan memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat.

Kepemimpinan digital sebagai agen perubahan diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme ASN. Sehingga kepemimpinan digital akan mendorong ASN yang memiliki mindset terbuka, adaptif terhadap perubahan dan pembelajaran berkelanjutan.***

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Harus Kredibel, Menkop Gandeng Kejagung untuk Pendampingan Hukum dan Mitigasi Risiko

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk pengawasan, pendampingan hukum, dan mitigasi risiko, terkait proses pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih di seluruh desa di Indonesia.

“Karena ini melibatkan anggaran besar, maka perlu memitigasi risiko sejak perencanaan dan pengawasan dan juga agar tujuan mulia dari program Kopdes/kel Merah Putih ini bisa kita wujudkan,” ungkap Menkop Budi Arie usai beraudiensi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajaran, di kantor Kejagung, Jakarta, Rabu 7 Mei 2025.

Lebih dari itu, bagi Menkop, pendampingan hukum dan mitigasi risiko menjadi hal yang penting agar kredibilitas program strategis ini bisa dijaga bersama.

“Kami juga meminta Kejagung untuk membina dan mendidik para Kepala Desa, khususnya pengelola dan pengawas Kopdes/Kel Merah Putih bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat desa,” papar Menkop.

Apalagi, lanjut Menkop Budi Arie, tujuan dari pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memutus rantai distribusi yang panjang, sampai menghilangkan rentenir, sehingga warganya bisa makmur dan desanya maju.

“Saat ini, program Kopdes/Kel Merah Putih baru tahap pembentukan kelembagaan secara legalitas. Nanti, pada tahap kedua, yaitu pembangunan dan pengoperasian, ada titik-titik rawan sehingga perlu dikawal,” jelas Menkop.

Menkop berharap, karena ini melibatkan anggaran yang besar, maka perlu dimitigasi dan dikawal dengan baik. “Saya percaya warga desa masih berkomitmen untuk menjaga dengan baik keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih ini,” imbuh Menkop.

Menkop menjelaskan, inti dari audiensi tersebut yaitu permohonan dukungan dari Kejagung dalam hal pendampingan hukum dan legal audit, agar tidak terjadi penyimpangan anggaran dan program sejak perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.

Bahkan, dukungan fasilitasi kajian hukum bersama untuk merumuskan skema pembiayaan yang sesuai prosedur dan aman secara hukum, khususnya untuk dana modal investasi dan modal operasional.

“Lalu, butuh dukungan pengawalan implementasi kerja sama dengan pemerintah dan Himbara agar selaras dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi publik,” terang Menkop.

Yang tak kalah penting adalah pencegahan risiko dan penegakkan hukum, di mana penguatan sinergi antara Kemenkop dan Kejagung untuk mencegah potensi tindak
pidana korupsi, penyalahgunaan kewenangan, dan konflik kepentingan dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih.

Tindakan Preventif

Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa pembentukan 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh desa di Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah dan asal-asalan. Tapi, memerlukan satu keseriusan dan satu itikad yang sama yaitu mensejahterakan masyarakat desa.

“Utamanya, kita akan melakukan pendampingan serta tindakan preventif yang sifatnya mengingatkan,” ucap Jaksa Agung.

Sehingga, Jaksa Agung akan memasukkan (matching) pengawasan program Kopdes/Kel Merah Putih ke dalam aplikasi Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) yang dimiliki Kejagung.

Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa, mencegah tindak pidana termasuk korupsi di tingkat desa, serta mengawal pembangunan desa melalui Dana Desa.

Program aplikasi Jaga Desa ini juga bertujuan untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat desa dan memastikan penggunaan dana desa secara efektif, akuntabel, dan transparan.

“Melalui aplikasi Jaga Desa ini, kita ingin mengurangi Kepala Desa yang ter-kriminalisasi hingga Kades yang kurang memahami mekanisme pertanggung-jawaban,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung mengatakan, usai pertemuan ini akan segera dilakukan penandatanganan MoU antara Kejagung dengan Kemenkop terkait pendampingan hukum dan mitigasi risiko dari Kopdes/Kel Merah Putih.***

Pembunuh Ojol di Leuwiliang Bogor Diringkus Polisi, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Bogordaily.net – Polisi berhasil meringkus RK pelaku pembunuhan terhadap ojek online (ojol) di wilayah Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Rabu 7 Mei 2025. 

Dengan menggunakan baju tahanan, pelaku RK tak berkutik saat dihadirkan di Mapolres Bogor oleh aparat Kepolisian, usai tega melakukan pembunuhan terhadap RS.

Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila menjelaskan bahwa, pelaku RK awalnya sengaja memesan ojek online melalui aplikasi dari Bogor Kota menuju daerah Leuwiliang.

“Korban RS mengantarkan pelaku dari titik jemput menuju titik lokasi pada saat akan sampai ke titik lokasi pelaku mengarahkan untuk memutar mencari lokasi yang sekiranya sepi dan tidak banyak lalu lalang masyarakat,” kata Kompol Rizka kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.

Kemudian, pada saat di lokasi kejadian, pelaku secara keji menusukkan senjata tajam secara berkali kali di bagian dada dan punggung korban. 

“Di tkp pelaku yang sudah mempersiapkan senjata tajam berupa pisau itu menodongkan kepada korban dan menyampaikan ingin mengambil motornya,” jelasnya.

Namun, korban melakukan perlawanan, sehingga pelaku menusukkan senjata tajam tersebut kepada korban. 

“Berdasarkan pemeriksaan fisik, 1 luka di pipi sebelah kanan, 3 tusukan di dada, dan 1 di bagian punggung, sehingga saat ditemukan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kompol Rizka.

Lebih lanjut, mendapatkan laporan tersebut  Polsek Leuwiliang dan Satreskrim Polres Bogor kurang dari 24 jam pelaku sudah berhasil diamankan di kontrakannya daerah Kecamatan Cibungbulang.

“Hasil merampas motor dan hp milik korban, motor dijual oleh pelaku di daerah tangerang seharga 4.2 juta kpd seseorang an J, dan saat ini yg bersangkutan msh pencarian,” tuturnya.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku merupakan residivis dan pernah mendekam di penjara pada tahun 2022 dengan kasus pencurian hp di daerah tangerang.

“Atas perbuatanya, pelaku terkena pasal 340 dan 338 dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup,” ungkap Kompol Rizka.***

Albin Pandita

Sambut Milad ke-34, RS Islam Bogor Hadirkan Promo Spesial Tindakan Fisioterapi

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati milad ke-34, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) mempersembahkan promo spesial untuk layanan tindakan fisioterapi.

Promo ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin kembali bergerak bebas tanpa rasa nyeri melalui terapi rehabilitasi medis yang berkualitas dan terjangkau. RSIB menawarkan tiga paket tindakan fisioterapi dengan harga spesial.

Paket Tindakan Fisioterapi 1, dari harga normal Rp 350.000 menjadi Rp 332.500.

Paket ini mencakup satu kali konsultasi dengan dokter spesialis rehabilitasi medik, lima kali fisioterapi, dan satu jenis tindakan alat (infra red, MWD, ultrasound, TENS, nebulizer, atau exercise).

Paket Tindakan Fisioterapi 2, dari harga Rp 500.000 menjadi Rp 475.000.

Dalam paket ini, pasien akan mendapatkan satu kali konsultasi dokter rehab medik, lima kali fisioterapi, dan dua jenis tindakan alat.

Paket Tindakan Fisioterapi 3, dari harga Rp 650.000 menjadi Rp 617.500. Paket ini memberikan pelayanan satu kali konsultasi dokter, lima kali fisioterapi, dan tiga jenis tindakan alat.

Promo ini berlaku untuk pasien umum hingga 30 Mei 2025 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan ini, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi nomor 0899-8278-777.***

Ibnu Galansa

Redbox Frozen Food Tawarkan Promo Spesial Sosis Vigo dan Kimbo, Harga Mulai Rp 22 Ribuan!

0

Bogordaily.net – Redbox Frozen Food kembali menghadirkan promo spesial untuk produk sosis favorit keluarga, yakni Sosis Kimbo dan Vigo.

Promo ini berlaku dalam waktu terbatas dan memberikan potongan harga menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Untuk varian Sosis Kimbo Keju dan Original, harga spesial yang ditawarkan kini hanya Rp 29.000 dari harga normal Rp 33.000.

Sementara itu, Sosis Vigo isi 12 pcs bisa didapatkan dengan harga hanya Rp 22.500.

Promo ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin stok camilan atau pelengkap makanan praktis di rumah.

Baik Sosis Kimbo maupun Vigo dikenal dengan rasa lezat dan kualitas yang terjamin, menjadikannya pilihan tepat untuk anak-anak hingga dewasa.

Tentang Redbox Frozen Food

Redbox Frozen Food merupakan salah satu toko di Bogor yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman. Khususnya frozen food dari berbagai merek.

Redbox Frozen Food berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi yang ingin memesan secara online Redbox Frozen Food menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram Redbox Frozen Food di @redboxfrozenfood.

Jangan ragu, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan makanan atau minuman sesuai kebutuhkan kamu. Tentunya dengan kualitas dan harga terjangkau.

Jangan lewatkan kesempatan ini dan nikmati kelezatan Java Beef Burger dengan harga lebih hemat hanya di Redbox Frozen Food!***

Ibnu Galansa

81 Ribu Lebih Jumlah Pengangguran di Kabupaten Bogor, Disnaker Siapkan Jobfair Hingga BLK

Bogordaily.net – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 81 ribu lebih jumlah pengangguran yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor Nana Mulyana menjelaskan bahwa, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 angka pengangguran di Kabupaten Bogor mencapai angka 7,34 persen.

Diketahui, dari angkatan kerja 2,8 juta di Kabupaten Bogor ada sebanyak 210 ribu jumlah pengangguran. Namun berdasarkan pendataan sementara ke masing masing desa dan kecamatan, by name by address, baru mencapai 81 ribu.

“Saudara saudara kita yang menganggur itu ada 81 ribu artinya setelah kita cek angkanya di bawah angka rata rata nasional dan angka rata rata provinsi yaitu di angka 3 persen lebih,” kata Nana kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.

Adapun, pihaknya saat ini terus berupaya untuk mengurangi jumlah angka pengangguran tersebut dengan membekali berbagai pelatihan, hingga jobfair, kepada masyarakat, baik pencari kerja, maupun yang terkena phk.

“Baik itu yang di PHK maupun anak-anak kita lulusan SMK karena SMK itu proyeksinya mencari pekerjaan, itu membekali keterampilan keahlian supaya punya kompetensi di bursa pasar kerja sesuai dengan misi bapak Bupati Bogor yaitu meningkatkan keahlian keterampilan tenaga kerja sesuai dengan pasar kerja,” jelasnya.

Kemudian, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor akan mendukung program asta cita dari Presiden Prabowo Subianto khususnya dalam meningkatkan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

“Terkait dengan asta cita ketiga ini bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas,” ungkap Nana.

Lebih lanjut, pihaknya saat ini telah menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

BLK itu memiliki 9 kejuruan yang dilatih secara langsung. Kemudian, ada 6 kejuruan yang dilakukan secara MTU (Modul Training Unit) yang datang ke lokasi, sesuai dengan proposal masyarakat yang disampaikan melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor.

“Kalo yang di BLK itu ada yang program kita program musrenbang atau mungkin dari aspirasi, yang lebih penting karena luasnya wilayah Kabupaten Bogor bagaimana kita mendatangi lokus kepada masyarakat. Contoh untuk otomotif kita datang, las, menjahit, perhotelan dll,” ujarnya.

Selain itu, upaya lainya yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan yakni Job Fair. Pelaksanaan Job Fair tersebut mempertemukan antara pencari kerja hingga pemberi kerja, yang dilaksanakan setiap tahun dengan mendapat antusias yang cukup tinggi.

“Ya job fair itu suatu event yang mempertemukan antara pencari kerja dengan pemberi kerja, kita lakukan setiap tahun 1x kemarin di Gedung Tegar Beriman yang diikuti 40 perusahaan, dan peminat luar biasa masyarakat Kabupaten Bogor luar biasa pada job fair lalu,” tuturnya.***

Albin Pandita

Inter Milan ke Final, Bye-bye Barca

Bogordaily.net – Inter Milan memastikan lolos ke final Liga Champions 2024/2025.

Tiket itu didapatkan setelah pasukan Nerrazuri menang 4-3 atas Barcelona dalam leg kedua semifinal di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (7/5/2025) dini hari WIB.

Dalam laga sengit itu, tuan rumah sejatinya sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat Lautaro Martinez dan eksekusi penalti Hakan Calhanoglu.

Namun, Barca bangkit dengan mencetak tiga gol di babak kedua, masing-masing lewat aksi Eric Garcia, Dani Olmo, dan Raphinha.

Beruntung, di akhir babak kedua, Francesco Acerbi mencetak gol untuk memaksa laga berlanjut ke babak extra time.

Davide Frattesi kemudian membawa Inter unggul 4-3 lewat golnya di babak tambahan waktu.

Selepas gol itu, Barcelona sejatinya bermain semakin agresif guna mencari gol penyeimbang.

Sayang, peluang tim tamu lewat aksi Yamal hingga Robert Lewandowski masih gagal membuahkan gol.

Skor 4-3 untuk keunggulan Inter tetap tak berubah hingga peluit panjang tanda berakhirnya paruh kedua extra time berbunyi.

Tak pelak, gol kemenangan itu membuat Frattesi meluapkan emosi mereka setelah membawa Nerazzurri ke final.

Bawa Inter Milan ke Final, Bek Berdarah Jawa Ini Luapkan Emosi
Bek Inter Milan berdarah Jawa, Denzel Dumfries (kanan). [Instagram Denzel Dumfries]
“Apa yang terjadi? Saya tidak tahu! Saya merayakan gol itu dengan begitu berisik sampai kepala saya pusing,” kata Frattesi dikutip dari laman resmi UEFA yang dinukil ANTARA.

Frattesi belum lama ini juga menjadi pahlawan bagi Inter, yakni saat mereka menang 2-1 atas tuan rumah Bayern Munich pada leg kedua perempat final awal April.

Ia pun mengaku tidak mengira dapat kembali merasakan kegembiraan sangat besar setelah laga di Munich tersebut.

“Saya kira tidak akan ada yang bisa menandingi emosi di Munich itu. Tapi inilah indahnya sepak bola. Ini adalah bagian dari karier saya,” paparnya.

“Saya selalu jadi yang pertama percaya dan terakhir menyerah. Gol ini adalah ganjaran dari dedikasi dan komitmen saya. Setelah skor 3-3, saya katakan ke Marcus (Thuram) bahwa kami akan lolos,” tambah pemain 25 tahun itu.

Sementara itu, bek Denzel Dumfries menyebut laga tersebut sebagai ‘pertandingan yang gila’ yang penuh perjuangan hingga menit terakhir.

“Laga yang luar biasa, tujuh gol tercipta. Kami bertarung sampai akhir dan saya sangat bangga dengan cara kami bermain hari ini,” ujar Dumfries.

Bek asal Belanda berdarah Jawa itu itu juga menjadikan kegagalan Inter di final dua tahun lalu sebagai motivasi.

“Dua tahun lalu kami kalah di final, kami tahu semua hal bisa terjadi. Tahun ini kami berjuang dan punya tujuan yang jelas. Besok kami akan tahu siapa lawan kami di final. Malam ini kami nikmati dulu, tapi fokus segera kembali ke pertandingan berikutnya.”

Inter pun berhak lolos ke final dan menunggu pemenangan antara Paris Saint-Germain (PSG) atau Arsenal.

Kedua tim dijadwalkan bentrok pada leg kedua semifinal di Parc des Princes, Paris, Kamis (8/5/2025) dini hari WIB. PSG punya modal apik dengan kemenangan 1-0 di leg pertama.

Inter akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal antara PSG melawan Arsenal, dalam final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni.

Daftar Susunan Pemain:

Inter Milan: Yann Sommer; Yann Bisseck, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Marcus Thuram.

Pelatih: Simone Inzaghi.

Barcelona: Wojciech Szczesny; Eric Garcia, Pau Cubarsi, Inigo Martinez, Gerard Martin; Frenkie de Jong, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Raphinha; Ferran Torres.

Pelatih: Hansi Flick.

Kemendikdasmen Sebut Tak ada Lagi Sistem Zonasi, Ini 4 Jalur PPDB Tingkat SD, SMP, SMA

0

Bogordaily.net – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti nama Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2025.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan penggantian nama ini berjalan lurus dengan visi Kemendikdasmen, yakni pendidikan bermutu untuk semua.

SPMB bukan sekedar nama baru, tetapi memang dibuat agar seluruh warga negara bisa mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik.

Aturan yang mengenai sistem yang baru ini tertuang dalam peraturan Mendikdasmen nomor 3 tahun 2025 2025 tentang SPMB. Nantinya, sistem tersebut akan menyelenggarakan empat jalur penerimaan siswa, yakni berdasarkan domisili, prestasi, afirmasi dan mutasi.

Berikut penjelasan setiap jalur penerimaan, berdasarkan Permendikdasmen nomor 3/2025:

Jalur Domisili: diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di dalam wilayah penerimaan murid baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Jalur Afirmasi: diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas.

Jalur Prestasi: diperuntukkan bagi calon murid berprestasi di bidang akademik dan/atau nonakademik.

Jalur Mutasi: diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orang tua/wali, dan bagi anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tua mengajar.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa, perubahan ini dilakukan untuk memperbaiki berbagai kelemahan di sistem sebelumnya.

“Ada beberapa kelemahan dari sistem lama yang perlu kita perbaiki. Solusinya yang sudah baik kita pertahankan,” ujar Mendikdasmen

Jika dalam aturan sebelumnya, sistem zonasi mengatur kuota 90 persen calon siswa menurut domisilinya dari radius terdekat dengan sekolah. Di peraturan yang baru, jumlah kuota tersebut ditentukan lebih spesifik untuk setiap jenjang sekolah.

Berikut persentase kuota setiap jalur penerimaan sesuai jenjangya masing-masing:

Sekolah Dasar (SD): jalur domisili minimal 70%, afirmasi 15%, dan mutasi 5%Sekolah Menengah Pertama (SMP): domisili 40%, afirmasi 20%, prestasi 25%, dan mutasi 5%Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K): domisili 30%, afirmasi 30%, prestasi 30%, dan mutasi 5%

Jadwal penerimaan siswa baru rencananya akan dimulai pada awal Juni hingga Juli 2025 mendatang.***

Albin Pandita

Akan Dibuat Taman Kota, Ratusan PKL di Sisi Jalan Pasar Cibinong Direlokasi Menuju Pasar Cikema

Bogordaily.net – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sisi jalan Pasar Cibinong telah direlokasi menuju Pasar Cikema, Kabupaten Bogor pada Rabu 7 Mei 2025.

Camat Cibinong Acep Sajidin menjelaskan bahwa, hari ini merupakan kegiatan pergeseran tempat lapak para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya telah diberikan sosialisasi untuk relokasi secara mandiri.

Diketahui, para PKL tersebut berjualan pada tempat yang bukan semestinya. Sehingga kerap menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Raya Cibinong.

“Jadi alhamdulillah makanya langsung kita tindak lanjuti ini setelah kita geser dibersihkan sama dlh sampahnya nanti sementara ini di PPNS nanti langsung mau di pagar supaya tidak balik lagi,” kata Acep Sajidin kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.

Menurut Acep, tercatat ada sebanyak 104 Pedagang Kaki Lima (PKL) hasil pendataan minggu lalu, saat ini lapaknya sudah berhasil dikosongkan.

“Ini 104 hasil pendataan minggu yg lalu dan alhamdulillah kemarin juga kita sudah infokan saya minta minimal hari ini sudah kosong dan kalo masih ada disini saya yg mindahinnya,” jelasnya.

“Sosialisasikan sudah didata dulu semua ktp di foto trus langsung kita sosialisasikan bahwa mereka ini akan kita geser ke Pasar Cikema (sebelah kanan Carrefour),” tambah Acep.

Lebih lanjut, usai melaksanakan relokasi pihaknya berencana akan membuat kawasan hijau, atau taman kota di bantaran kali baru hingga sepanjang sisi Jalan Raya Cibinong.

“Rencana akan dibuat taman tapi skrng dipagar dulu ini skrg sudah dilubangi sama DPKPP langsung dipagar hari ini supaya tidak kembali lagi kan ga ada jalan nanti. Tamannya nanti itu fungsinya akan penghijauan nya atau tempat nongkrong nya kan nanti bisa seperti itu,” ungkap Acep.***

Albin Pandita

Sekolah Saudagar SI Bangun Kerjasama Program Ketahanan Pangan dengan Polbangtan

Bogordaily.net – Kondisi ketahanan pangan nasional memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk lembaga pendidikan dan kewirausahaan. Sekolah Saudagar SI berkomitmen mencetak wirausahawan tangguh yang juga memiliki kesadaran terhadap pentingnya swasembada dan kedaulatan pangan. Kolaborasi dengan Polbangtan menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan ilmu pertanian aplikatif dengan semangat kewirausahaan.

Menurut Subhan Murtadla, tujuan dari program Ketahanan Pangan ini adalah membangun jiwa saudagar yang peduli ketahanan pangan nasional. Kedua, Mengembangkan skill teknis dan manajerial di bidang agropreneur. Lalu, mendorong regenerasi petani milenial melalui jalur pendidikan vokasional.

Sementara kurikulum yang ada di Sekolah Saudagar kelas Ketahanan Pangan ini, diantaranya:
1. Kelas Tematik (Hybrid);
Ketahanan pangan, teknologi pertanian, agribisnis, manajemen supply chain pangan. Narasumbernya dari,
Dosen Polbangtan, mentor Sekolah Saudagar, pelaku industri pangan.

2. Workshop & Praktikum Lapangan:
Lokasi: Kebun Polbangtan, UMKM mitra, atau lahan percobaan Sekolah Saudagar di Bukit Panonpoe Kelurahan Pamoyanan Kota Bogor. Topiknya: Urban farming, hidroponik, peternakan mikro, pengolahan hasil pertanian.

3. Mentoring Bisnis Pangan:
Business model canvas pangan lokal.
Digitalisasi rantai distribusi pangan (agri-digital marketing).

4. Inkubasi Usaha Saudagar Tani:
Pendampingan usaha mikro: produk olahan hasil pertanian, ecofarming, logistik pangan. Fasilitasi perizinan dan sertifikasi (PIRT, Halal, NIB).

5. Studi Tiru dan Magang: Ke sentra pangan, koperasi tani, dan BUMDes unggulan.

“Harapan dari program ini, tumbuhnya Saudagar Tani Muda berbasis anak-anak muda produktif, menjadi model bisnis pangan lokal yang berkelanjutan