Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 875

Indonesia Vs Australia: Timnas Terancam Tanpa 3 Pemain Andalan

0

Bogordaily.net – Indonesia vs Australia ditunggu-tunggu publik bola tanah air untuk melihat debut Patrick Kluivert di Timnas.

Sementara rombongan pemain Timnas Indonesia yang diisi Rizky Ridho (Persija), Muhammad Ferarri (Persija), Ricky Kambuaya (Dewa United), Septian Bagaskara (Dewa United), Ernando Ari (Persebaya), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Ramadhan Sananta (Persis), dan Hokky Caraka (PSS Sleman) tiba di Sydney, Australia pada Senin (17/3/2025).

Delapan pemain yang merumput di BRI Liga 1 Indonesia itu tiba di Sydney setelah melakukan perjalanan dari Jakarta pada Minggu malam. Mereka datang ke Negeri Kanguru bersama pelatih Patrick Kluivert, Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg.

Sederet nama pelatih untuk urusan luar teknis, seperti Quentin Jakoba, Sofie Imam, Leo Echteld dan Chesley ten Oever, Jordy Kluitenberg, Regi Blinker dan Bram Verbruggen, serta Jordi Cruyff juga masuk dalam rombongan tersebut.

Dikutip dari akun Instagram suporter timnas Indonesia, Garuda Australia, delapan pemain itu melengkapi kedatangan pemain tim Garuda di Sydney, sehingga total sudah berjumlah 17 pemain.

Mereka yang lebih dulu tiba di Sydney adalah pemain-pemain yang merumput di liga luar negeri seperti Thom Haye, Rafael Struick, Justin Hubner, Marselino Ferdinan, Nathan Tjoe A-On, Ole Romeny, Ivar Jenner, Sandy Walsh, dan Jordi Amat.

PSSI melaporkan bahwa pada hari ini tim Garuda akan menjalani latihan perdana di Sydney untuk melawan tuan rumah Australia pada laga ketujuh putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB.

Dari 30 pemain yang dipanggil Kluivert, tiga di antaranya akan absen pada pertandingan itu karena cedera dan akumulasi kartu.

Lantas siapa saja tiga pemain yang dimaksud? berikut tiga pemain yang dipastikan absen melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen saat membela Dender di Liga Belgia. [Dok. IG/@0ratmangoen]
Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen saat membela Dender di Liga Belgia. [Dok. IG/@0ratmangoen]
Bukan karena cedera atau tidak diizinkan klub tempat ia berkarier, Ragnar Oratmangoen harus absen di laga ini karena akumulasi kartu yang didapat.

3 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan Australia

1.Ragnar Oratmangoen.
Sesuai regulasi yang ada, jika pemain mendapatkan dua kartu kuning dari sejumlah laga yang dijalani, diharuskan absen satu pertandingan.

Meski begitu, Ragnar dipastikan tersedia saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

2. Justin Hubner

Nasib yang sama dialami Justin Hubner, tetapi dengan sedikit cerita berbeda, di mana ia diganjar dua kartu kuning di laga melawan Arab Saudi.

Hal itu membuatnya kena kartu merah, hasilnya Justin Hubner harus menjalani skorsing satu pertandingan dan itu melawan Australia.

Setelah itu, Justin Hubner bisa kembali membela Timnas Indonesia di SUGBK saat menjamu tamu dari Timur Tengah, Bahrain.

3. Egy Maulana Vikri

Sayang seribu sayang, saat performanya mentereng di kancah lokal, Egy Maulana Vikri justru dipaksa absen dari Timnas Indonesia.

Bukan karena akumulasi kartu, Egy Maulana Vikri tersingkir dari skuad Garuda karena cedera yang dialaminya saat bermain untuk Dewa United.

Belum diketahui apakah Egy bisa dimainkan saat Indonesia menjamu Bahrain di SUGBK atau tidak, menarik untuk dinantikan.

3 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan Australia
Winger Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.

Saat ini, Indonesia ada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dengan enam poin dari enam pertandingan. Jay Idzes dan kawan-kawan terpaut satu poin dari Australia di posisi kedua dan 10 poin dari Jepang di posisi pertama.

Dua tim teratas setiap grup di putaran ketiga akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Dua tim di bawahnya di peringkat tiga dan empat akan mengejar tiket tersisa di babak kualifikasi putaran keempat, sementara dua tim terbawah akan gugur.***

Dedie Rachim Borong Produk UMKM di Balkot Ramadhan Fest 2025

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyempatkan diri untuk mengelilingi stand bazar UMKM dalam ‘Balkot Ramadhan Fest 2025’ yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (17/3/2025).

Tidak sekadar meninjau, ia juga memborong berbagai produk UMKM, mulai dari bahan pangan, sembako, hingga aneka makanan dan minuman yang dijual oleh para pelaku usaha lokal.

Saat berkeliling, Dedie A. Rachim juga menyapa para pedagang satu per satu dan berbincang mengenai usaha mereka. Ia juga mengapresiasi kualitas produk yang dipasarkan dalam festival ini.

Dalam kesempatan itu, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Balkot Ramadhan Fest bukan hanya sekadar bazar, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan selama bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini bukan hanya membantu UMKM untuk berkembang, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar. Semoga dengan adanya festival ini, daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi bisa terkendali,” ujarnya.

Di akhir, Dedie A. Rachim turut mengajak masyarakat untuk meramaikan Balkot Ramadhan Fest 2025 dengan berbelanja di bazar UMKM.

Menurutnya, dengan berbelanja di festival ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan produk dengan harga terjangkau tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan UMKM lokal agar semakin maju dan berdaya saing.

Melalui Balkot Ramadhan Fest, diharapkan para pelaku UMKM di Kota Bogor dapat terus tumbuh dan berkontribusi sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.***

Download The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru: Link dan Cara Instalasi

0

Bogordaily.net – The Spike Mod Apk hadir sebagai versi modifikasi dari game populer The Spike Volleyball Story, menawarkan pengalaman bermain yang lebih seru dan tanpa batas.

Bagi para penggemar game ini, mencari download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru menjadi solusi terbaik untuk menikmati fitur premium tanpa perlu melakukan pembelian dalam game.

Dengan versi modifikasi ini, pemain bisa langsung menggunakan semua karakter dengan peringkat tertinggi serta menikmati fitur unlimited money untuk meningkatkan performa dalam permainan.

Fitur Unggulan The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru

Versi modifikasi ini menghadirkan berbagai fitur menarik yang membuat pengalaman bermain semakin menyenangkan. Berikut beberapa fitur utama yang bisa Anda dapatkan:

Unlocked All Characters
Semua karakter dalam game sudah terbuka sejak awal, memungkinkan pemain untuk langsung menggunakan karakter terbaik tanpa perlu menyelesaikan misi atau meningkatkan level.

Unlimited Money
Pemain bisa menikmati uang tak terbatas untuk membeli item dalam game tanpa batasan. Dengan fitur ini, berbagai perlengkapan dan peningkatan karakter bisa diperoleh dengan mudah.


Akses Langsung ke Semua Mode Permainan</strong>
Dengan download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru, pemain bisa langsung mengakses semua mode permainan tanpa harus menyelesaikan tantangan tertentu terlebih dahulu.

Tanpa Iklan dan Tanpa Root
Versi modifikasi ini sudah dioptimalkan agar bebas iklan dan tidak memerlukan akses root, sehingga lebih aman dan nyaman saat dimainkan.

<p><strong&gt;Cara Download dan Instal The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru</strong>&lt;br />Bagi Anda yang ingin menikmati fitur-fitur premium dari The Spike Mod Apk, berikut langkah-langkah untuk mengunduh dan menginstalnya:

1. Aktifkan Izin Instalasi dari Sumber Tidak Dikenal
Sebelum mengunduh file APK, pastikan perangkat Anda mengizinkan pemasangan aplikasi dari luar Play Store. Masuk ke Pengaturan > Keamanan > Aktifkan Sumber Tidak Dikenal.</p>

<p><p&gt;2. Download File APK</p><p>dari Sumber Terpercaya<br />Cari download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru melalui situs yang terpercaya, seperti Mediafire atau platform lain yang aman. Pastikan Anda mengunduh versi terbaru untuk mendapatkan fitur lengkap tanpa bug.

3. Instal Aplikasi
Setelah file APK berhasil diunduh, buka file tersebut dan ikuti petunjuk instalasi yang muncul di layar. Proses ini akan berjalan otomatis hingga selesai.

4. Mulai Bermain
Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi dan nikmati pengalaman bermain dengan semua karakter terbuka serta fitur unlimited money tanpa batasan.

Risiko dan Keamanan Menggunakan The Spike Mod Apk
Meskipun menawarkan banyak keuntungan, penggunaan aplikasi modifikasi seperti ini tetap memiliki risiko yang harus diperhatikan. Beberapa di antaranya adalah:

Ancaman Keamanan: File APK dari sumber tidak resmi berpotensi mengandung virus atau malware yang dapat membahayakan perangkat.

Pelanggaran Hak Cipta: Versi modifikasi adalah hasil modifikasi dari game resmi, yang berarti penggunaannya bisa melanggar ketentuan pengembang asli.

Kerentanan Data Pribadi: Beberapa aplikasi mod tidak memiliki sistem keamanan yang ketat, sehingga bisa menjadi celah bagi peretas untuk mencuri data pribadi pengguna.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk download, pastikan Anda memahami risikonya.

Sebagai alternatif yang lebih aman, disarankan untuk mengunduh game versi resmi dari Google Play Store atau App Store agar mendapatkan dukungan penuh dari pengembang serta terhindar dari risiko keamanan.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor di atas, apakah Anda tetap ingin mencoba download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru, atau lebih memilih memainkan versi resmi yang lebih aman? Pilihan ada di tangan Anda.***

Siapa Michelle Halim? Biodata, Karier, dan Kasusnya Yang Viral

0

Bogordaily.net – Siapa Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Nama Michelle Halim mencuat setelah ia diduga melakukan doxing terhadap seorang anak di bawah umur.

Sebagai seorang model, influencer, dan pebisnis, Michelle memiliki basis pengikut yang cukup besar di berbagai platform digital.

Namun, tindakan kontroversialnya ini memicu reaksi beragam dari netizen, dengan sebagian besar mengecam tindakannya yang dianggap melanggar etika digital dan privasi.

Di tengah polemik ini, banyak orang mulai penasaran, siapa sebenarnya Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya menjadi topik utama yang diperbincangkan. Michelle Wanda Halim lahir di Jakarta pada 25 April 1996 dan kini berusia 28 tahun.

Ia memulai kariernya di dunia hiburan sebagai model dan presenter sebelum akhirnya merambah bisnis di bidang fashion, skincare, dan bodycare.

Sejak awal, ia dikenal sebagai sosok yang aktif di media sosial dan kerap membagikan konten terkait gaya hidup dan kecantikan. Namun, namanya benar-benar meledak setelah unggahannya yang kontroversial menjadi viral dan memicu kecaman dari berbagai pihak.

Kasus ini menjadi bukti bahwa etika dalam bermedia sosial sangat penting, terutama bagi figur publik.

Siapa Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya kini menjadi cerminan bagaimana seorang influencer harus lebih bijak dalam berinteraksi di dunia digital.

Tindakan doxing yang dituduhkan kepadanya menjadi peringatan bagi pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi orang lain.

Sampai saat ini, Michelle belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kasus ini, tetapi kontroversinya telah menjadi pelajaran penting tentang batasan etika di dunia maya.***

Didatangi Kemenhut, 15 Villa di Pamijahan Bogor Terancam Dibongkar

0

Bogordaily.net – 15 Villa di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor terancam dibongkar.

Hal itu setelah Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan plang pengawasan terhadap belasan Villa yang dianggap ilegal di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Senin 17 Maret 2025.

Kemenhut juga turut menertibkan penggunaan kawasan hutan yang diduduki secara tidak sah di hulu DAS Cisadane di wilayah TN Gunung Halimun Salak.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa, operasi yang sudah dilakukan kali ketiga ini merupakan bukti nyata komitmen Kementerian Kehutanan untuk terus melakukan penertiban.

Tentunya terhadap pelanggaran penggunaan kawasan hutan demi memastikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekosistem tetap lestari.

“Operasi ini bertujuan untuk memastikan kawasan hutan kembali kepada fungsinya
serta tetap terjaga dari alih fungsi lahan yang tidak sesuai dan mengurangi risiko bencana ekologis karena menurunnya daya dukung terhadap ekosistem,” kata Dwi Januanto, Senin 17 Maret 2025.

Menurut Dwi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kawasan hutan lindung TN Gunung Halimun Salak yang memiliki signifikansi ekologi yang tinggi.

“Tim Satgas Penyelamatan Kawasan Hutan pada DAS Ditjen Gakkum Kemenhut telah
mengidentifikasi lokasi-lokasi yang diduga terdapat penggunaan Kawasan Hutan yang melanggar ketentuan peraturan perundangan bidang kehutanan,” jelasnya.

Selanjutnya, tim Satgas juga turun langsung ke lapangan melakukan penertiban dengan memasang plang/papan pengawasan.

“Dalam giat operasi ini, tim menemukan sejumlah bangunan ilegal berupa villa di sejumlah titik target operasi di kawasan hutan, baik kawasan hutan lindung maupun kawasan hutan konservasi,” ungkap Dwi.

Sebagai informasi, Tim Satgas Kemenhut melakukan pemasangan plang pengawasan di 15 titik lokasi yaitu: The Michael Resorts, Villa Lembah Pesona, Villa Alam Syah, Villa Pakis Asri, Villa kita gunung salak Villa Army Camping, Villa Mutiara Cawene.

Kemudian Villa 204 Cawene, Villa Intania Cawene, Villa Rimera Hills, Villa Rimera Camp, Villa Kamaniya Cawene, Villa Ceutini Cawene, Villa De Corrinna, dan Pondok Wisata Ciparay Indah.

Selain itu, pada operasi kali ini, Tim Satgas berhasil melakukan penertiban penggunaan kawasan hutan yang diduga illegal di hulu DAS Cisadane seluas lebih dari puluhan hektar.***

(Albin Pandita)

Menkop: Pengelolaan Kopdes Merah Putih Harus Profesional dan Transparan

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih harus profesional dan transparan. Pasalnya, eksistensi Kopdes ini harus berkelanjutan, karena bukan sekadar membangun fisik tapi juga membangun orang dan sistemnya.

“Maka, penguatan kelembagaannya harus kuat, sistem dan tata kelolanya harus baik, dan sebagainya,” papar Menkop, usai acara Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) membahas pembentuksn Satgas Koperasi Desa Merah Putih, di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (17/3).

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria.

Menkop Budi Arie meyakini kelembagaan Kopdes Merah Putih bisa segera direalisasikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. “Kita sedang menunggu Inpres yang saat ini dalam tahap harmonisasi, makin cepat makin baik,” ucap Menkop.

Lebih dari itu, Menkop Budi Arie juga berharap para pengurus Kopdes Merah Putih berasal dari pemuda-pemuda desa setempat.

Ditambahkan Menkop, dari pemetaan desa yang sudah dilakukan, ada desa yang sudah memiliki koperasi, BUMDes, sampai desa yang sama sekali tidak memiliki lembaga ekonomi (BUMDes dan koperasi) sebanyak 9.440 desa.

“Karakteristik desa itu unik-unik, tidak bisa sama antar desa itu. Nah, fungsi Satgas Kopdes Merah Putih adalah mengharmonisasi ini semua. Ini kan pekerjaan lintas K/L,” ucap Menkop.

Sementara Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih harus bisa segera direalisasikan, selambat-lambatnya selama enam bulan ke depan. “Jadi, nanti setelah aturan selesai, ini bisa rampung,” kata Zulkifli.

Zulkifli menambahkan bahwa koperasi desa itu merupakan hasil dari keputusan musyawarah masyarakat dan pemerintah desa, dimana musyawarah desa yang memutuskan skema pembentukannya. Bila di desa tersebut sudah ada koperasi, Gapoktan, BUMDes, dan lainnya, bisa digabungkan menjadi Kopdes Merah Putih, atau, bisa juga bikin yang baru.

“Itu semua akan diputuskan oleh musyawarah desa. Para Kades tidak perlu khawatir, karena ini semua untuk kemajuan desa,” kata Zulkifli.

Terkait anggaran pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli menyebutkan nanti akan dikeluarkan aturan berbentuk Instruksi Presiden atau Inpres yang akan segera kita rumuskan.

Zulkifli menyebutkan bila Kopdes sudah memiliki usaha pokok yang sudah ada dan berjalan, maka mereka yang paling depan dalam pengadaan pupuk bagi petani, pembelian gabah dari petani, hingga menjadi fungsi pergudangan bagi produk-produk petani. “Pokoknya, Kop Des bisa menyuplai aneka kebutuhan masyarakat,” kata Zulkifli.

*Bertahap dan Piloting*

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu Sri Mulyani menekankan bahwa implementasi Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap/piloting, diprioritaskan bagi desa yang telah memiliki BUMDes dan koperasi untuk menjadi pilot.

“Kelompok tani yang sudah ada dapat didorong bertransformasi untuk membentuk dan menjadi anggota Kopdes,” kata Menkeu.

Karena desa memiliki beberapa lembaga ekonomi seperti Kelompok Tani, BUMDes, dan koperasi, maka Menkeu mendorong program Kopdes Merah Putih didesain antara lain untuk mendukung ketahanan pangan.

Dalam konteks piloting, lanjut Sri Mulyani. BUMDes dan KUD yang telah memiliki usaha menjual sarana produksi pertanian dapat dijadikan pilot Kopdes Merah Putih.

Menkeu mengusulkan konsep alur proses bisnis pendanaan Kopdes Merah Putih, perlu dimasukin ke Inpres.***

Fikry Fachrurrizal: Perjalanan Menjadi Dosen dan Inspirasi di Dunia Akademik

0

Bogordaily.net – Fikry Fachrurrizal menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta  dengan jurusan  Komunikasi dan Penyiaran Islam  pada tahun 2012–2017. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada  dengan jurusan Komunikasi pada tahun 2020–2023.

Fikry Fachrurrizal memiliki latar belakang yang kuat di dunia jurnalistik. Semasa kuliah di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, ia aktif dalam organisasi pers mahasiswa. Pengalaman ini membuatnya sering ditugaskan untuk meliput berita, bahkan hingga ke luar kota atau daerah.  Selain itu, Fikry Fachrurrizal juga pernah bekerja di majalah wanita Suara Aisyiyah. Pengalaman ini memperkaya pemahamannya tentang feminisme dan emansipasi perempuan, yang menurutnya menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa/i yang dia ajar.

Ketertarikannya di bidang jurnalistik juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan kebiasaan sejak kecil. Sejak kecil, Fikry Fachrurrizal sudah gemar membaca dan menulis. Ketika menginjak masa sekolah menengah hingga perguruan tinggi, ia mulai tertarik pada diskusi dan kegiatan akademik lainnya yang berhubungan dengan dunia tulis-menulis.

Perjalanan Karier

Fikry Fachrurrizal mulai tertarik pada dunia akademik karena menemukan kesamaan antara dunia jurnalistik dan dunia akademik. Keduanya sama-sama membutuhkan kemampuan membaca, menulis, dan berdiskusi yang baik. Dari situlah muncul keinginan untuk mengajar dan menjadi dosen.  Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dalam karier akademiknya adalah perbedaan sistem pembelajaran antara pendidikan vokasional dan sarjana. Pendidikan vokasional lebih banyak berfokus pada praktikum, sehingga Fikry Fachrurrizal harus menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan praktis di lapangan. Ini menjadi tantangan tersendiri karena sebelumnya ia belum memiliki pengalaman dalam sistem vokasional.

Filosofi dan Pendekatan dalam Mengajar

Fikry Fachrurrizal memiliki visi untuk menjadi dosen yang dapat menginspirasi mahasiswa/i. Keinginan ini berawal dari pesan Rektor IPB yang ia baca di grup WhatsApp, yang menekankan pentingnya membawa inspirasi dalam proses pembelajaran.  Dalam mengajar, Fikry Fachrurrizal tidak hanya berfokus pada materi yang ada di dalam slide presentasi. Ia berusaha menambahkan wawasan baru yang bisa diingat mahasiswa/i, tidak hanya bermanfaat di dunia akademik tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kualitas mahasiswa/i tidak hanya dapat diukur dari nilai akademik seperti IPK atau tugas, tetapi juga dari keaktifan dan partisipasi mereka dalam kelas.  Fikry Fachrurrizal cukup puas dengan partisipasi dan kehadiran mahasiswa/i selama mengikuti mata kuliah yang ia ampu. Ia juga memberikan saran kepada mahasiswa/i untuk tetap menyeimbangkan kehidupan akademik dan personal, dengan meluangkan waktu untuk beristirahat dan bersenang-senang.

Impian dan Harapan

Di masa depan, Fikry memiliki impian untuk membangun proyek atau karya tulis yang berhubungan dengan bidang yang sedang ia tekuni saat ini. Ini menjadi salah satu cita-cita terbesarnya yang ingin ia wujudkan.  Fikry Fachrurrizal juga memiliki harapan besar terhadap perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Ia berharap sistem pendidikan di Indonesia bisa semakin maju dengan pengelolaan yang lebih baik. Meskipun sempat menghadapi hambatan karena efisiensi anggaran dari pemerintah, ia berharap ke depannya pendidikan di Indonesia bisa menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Menurutnya, kualitas bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya.***

 

Anggia Leksa Putri

 

Zakat di Ujung Jari, Super Apps BRImo Hadirkan Solusi Praktis untuk Masyarakat di Bulan Ramadan

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berkomitmen memberikan kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan melalui super apps BRImo. Dengan fitur inovatif dan user friendly, fitur zakat di BRImo memungkinkan nasabah menunaikan zakat kapan saja dan di mana saja secara mudah dan aman.

Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto menyampaikan bahwa BRI berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan transaksi nasabah secara praktis dan nyaman, termasuk dalam aktivitas ibadah di bulan Ramadan.

“BRI terus berinovasi dari aspek digital dan kami berharap masyarakat semakin dipermudah dalam membayar zakat mana pun, kapan pun, dan pilihan lembaga-lembaga amil di masyarakat,” ujar Andrijanto.

Melalui super apps BRImo, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah ke berbagai lembaga pengelola dana zakat yang kredibel, di antaranya Dompet Dhuafa, Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, BAZNAS, Rumah Zakat, Rumah Yatim, dan LAZ Al-Azhar.

Cara Mudah Berzakat via BRImo:

  • Buka aplikasi BRImo
  • Pilih fitur “Lainnya” di halaman depan aplikasi
  • Pilih “Donasi”
  • Pilih produk “Zakat” dan tentukan lembaga penerima donasi
  • Masukkan nominal donasi
  • Lakukan pembayaran

Sejalan dengan komitmen tersebut, BRImo sendiri mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2024, mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan preferensi masyarakat terhadap layanan digital BRI.

Hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna BRImo telah mencapai 38,61 juta, tumbuh 22,12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, total transaksi yang diproses melalui BRImo mencapai 4,34 miliar transaksi, meningkat 40,54% (YoY). Dari sisi nilai, transaksi melalui super apps BRImo mencapai Rp5.596 triliun atau naik 34,57% dibandingkan tahun sebelumnya.

BRImo merupakan aplikasi mobile banking yang paling popular di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari jumlah unduhan BRImo di sepanjang tahun 2024 menjadi yang terbesar diantara mobile banking lainnya (berdasarkan laporan State of Mobile 2025 dari Sensor Tower).

Popularitas BRImo itu pun tak lepas dari inovasi berkelanjutan dan fitur-fitur canggih yang memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melakukan transaksi keuangan. BRImo juga membuktikan bahwa layanan perbankan digital semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.***

Echo Chamber dan Polarisasi Opini: Analisis Jaringan Sosial dalam Diskusi Politik Digital 100 Hari Kepemimpinan Prabowo Gibran

0

Bogordaily.netEcho Chamber merupakan suatu fenomena yang seringkali ditemukan di media sosial. Platform digital merupakan salah satu hal yang berperang penting dalam pembentukan Echo Chamber, artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana algoritma media sosial dapat menjadi salah satu faktor utama dalam penyebaran misinformasi, menghambat dialog antar kelompok, dan meningkatkan segregasi politik.

Dilansir dari GCFLearn (2019),  Echo Chamber atau ruang bergema adalah adalah lingkungan di mana seseorang hanya menemukan informasi atau pendapat yang mencerminkan dan memperkuat pendapat mereka sendiri.

Kepemimpinan Prabowo-Gibran sudah berlangsung selama 100 hari, tentu hal ini menimbulkan beragam tanggapan baik positif dan negatif yang secara langsung dilontarkan oleh masyarakat.

Terlebih lagi, dalam menyuarakan suatu opini masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak tenaga dengan turun ke jalan ataupun demo di depan gedung pemerintahan, tentu seluruh aksesibilitas yang dipunyai seperti internet dan juga gawai dapat menopang terjadinya diskusi politik secara digital.

Kini masyarakat akan dengan mudah menyampaikan aspirasi serta menyebarkan informasi terkait suatu pandangan terhadap permasalahan tertentu. Aksesibilitas yang dipunyai oleh masyarakat Indonesia tidak seluruhnya berdampak positif.

Terkadang, algoritma yang diberikan oleh suatu media sosial justru menambah celah fenomena polarisasi semakin menyebar luas. Menurut Wilson (2005) polarisasi dapat terjadi karena komitmen yang kuat terhadap suatu budaya, ideologi atau kandidat sehingga memecah suatu kelompok dengan kelompok lainnya.

Media sosial telah menjadi arena utama ketika seseorang ingin berdiskusi politik secara digital. Namun kebebasan seperti ini justru meningkatkan persentase fenomena Echo Chamber akan terjadi, yakni bagaimana algoritma yang diberikan oleh media sosial kepada suatu individu ditujukan untuk mengonfirmasi atau memvalidasi keyakinan mereka sendiri tanpa adanya pemberian fakta yang terstuktur dan valid.

Fenomena ini akan menyebabkan seseorang terkena polarisasi opini, walaupun dengan berbagai persepektif yang ada, banyak dari mereka yang justru defensif karena merasa pemikiran serta argumentasi mereka-lah yang paling benar.

Apabila hal tersebut terjadi, maka akan terjadi pemisahan tajam suatu kelompok dengan pandangan politik.

Dapat kita simpulkan bahwa peristiwa Echo Chamber ini tidak menjadikan media sosial sebagai medium untuk mencari informasi yang valid atau fakta yang dapat terpecaya, namun dari awal banyak dari masyarakat yang sudah mempunyai pandangan politik secara ‘bias’ maka media sosial hanyalah dijadikan sebagai alat untuk seakan-akan membenarkan opini mereka terhadap suatu permasalahan.

Apabila hal ini terus berlanjut, maka permasalahan lain seperti adanya misinformasi, hoaks, serta segregasi politik tak dapat terhindarkan.

Jaringan Sosial dan Dinamika Diskusi Politik Digital

Analisis jaringan sosial justru menunjukkan bahwa individu cenderung membentuk suatu komunitas atau kelompok yang terhubung secara ideologis. Menurut Cass R. Sunstein (2001) Internet menciptakan ‘enclave deliberation’ di mana individu lebih sering berinteraksi dengan mereka yang memiliki pandangan serupa.

Hal ini mengarah pada polarization cascade, di mana keyakinan yang ada semakin diperkuat, sementara perspektif alternatif diabaikan atau ditolak. Struktur ini menciptakan sebuah pagar terhadap klaster opini sehingga menyebabkan mereka seringkali membatasi diri dalam berdiskusi dengan klaster yang mempunyai pandangan politik berbeda.

Echo chamber seringkali dijadikan sebagai tempat subur dalam penyebaran informasi yang valid karena lingkungan yang homogen dan selalu menolak persepektif berbeda.

Polarisasi yang diperkuat oleh Echo Chamber akan meruntuhkan asas demokrasi, dikarenakan dialog atau diskusi digital di media sosial secara sehat dan berbasis fakta akan semakin sulit untuk dilakukan.

Meskipun hal tersebut tetap terjadi, mereka justru tidak akan ingin mendengarkan atau menyerap informasi yang dituangkan dalam diskusi tersebut, tetapi akan menelan secara mentah-mentah dan tetap teguh terhadap ideologi yang sudah mereka bangun dari klaster homogen terdahulu.

Dalam persepektif digital polarisasi ini diperparah oleh selektivitas informasi serta bias kognitif yang sudah dipunyai, maka diskusi lintas ‘kelompok’ semakin sulit untuk mendapatkan titik tengah.

Selain itu, ego yang tercipta karena adanya validasi dari kelompok yang mempunyai ideologi sama akan membuat seseorang semakin arogan sehingga mau bagaimanapun Mereka meyakini bahwa pandangan mereka adalah yang paling valid dan tidak dapat dipertentangkan.

Fenomena ini diperburuk dengan adanya justifikasi terhadap suatu kesalahan. Artinya, meskipun mereka tahu mereka salah, mereka akan melakukan hal apapun untuk menjustifikasi kesalahan tersebut dengan membandingkannya dengan kesalahan yang dibuat oleh kelompok lain.

Dampak Echo Chamber: Justifikasi Kesalahan Kepemimpinan Prabowo Gibran ‘act like a hero’

Ketika suatu kritik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran timbul ke permukaan, akibat dari ketidakpuasan masyarakat karena menilai implementasi program kerja dari 100 hari kepemimpinan Prabowo Gibran kurang dapat membedakan prioritas utama serta pendukung dan juga banyak sekali kebijakan yang justru merasa terlalu ‘menghamburkan uang’ salah satu contohnya adalah makanan bergizi gratis dan juga pemberhentian IKN (Ibu Kota Nusantara).

Pendukung yang sudah mempunyai bias kognitif terhadap Prabowo Gibran akan justru menjustifikasi hal tersebut karena mereka merasa bahwa argumentasi politik yang dituangkan untuk menkritik pemerintah hanyalah alat oposisi untuk menjatuhkan pemerintahan, mereka menganggap bahwa kritik tersebut memang didasari oleh ketidaksukaan oposisi dengan pasangan Prabowo-Gibran dan juga dipondasi oleh agenda tertentu.

Hal ini menyebabkan adanya sebuah reduksi kesalahan implementasi kebijakan program kerja menjadi sesuatu yang dianggap ‘wajar’ dan seluruh kritikan terhadap pemerintah hanyalah sebuah kesalahpahaman, fitnah, atau bahkan misinformasi yang disebarkan untuk menjatuhkan Prabowo-Gibran.

Fenomena ini disebut dengan mekanisme rationalization dan motivated reasoning.  Jonathan Haidt (2012) menyatakan etika orang menemukan bahwa suatu kesimpulan mendukung komitmen emosional mereka, mereka cenderung menerimanya. Sebaliknya, ketika suatu kesimpulan mengancam komitmen tersebut, mereka akan mengkritisinya dengan mencari kesalahan sekecil apa pun.

Bertindak sebagai pahlawan, hal ini sudah beberapa kali terjadi di masa kepemimpinan Prabowo-Gibran. Bagaimana suatu kebijakan yang langsung diimplementasikan ke masyarakat tanpa adanya dialog publik serta riset mendalam.

Maka, setelah masyarakat merasa bahwa kebijakan ini justru menyusahkan mereka, disinilah Prabowo mengambil peran ‘pahlawan’ dengan membatalkan kebijakan tersebut. Tentu, pendukung tidak akan menkritik hal tersebut, mereka justru akan melihat hal ini sebagai Tindakan seorang pahlawan dalam menyelamatkan negaranya sampai mereka lupa bahwa seluruh keputusan politik tidak dapat terjadi apabila tidak disetujui oleh sang presiden.

PPN 12% adalah salah satu contoh bagaimana heroic framing ini dilakukan. Ketika kebijakan tersebut diinformasikan kepada publik, banyak dari masyarakat yang melakukan demo besar-besaran, tentu kebijakan PPN 12% akan banyak merubah mekanisme berjalannya ekonomi mereka, barang-barang akan naik secara signifikan.

Namun ternyata, setelah demo tersebut timbulah pernyataan bahwa PPN 12% tidak jadi dinaikkan, hal ini akan membuat Prabowo seakan-akan ‘menyelamatkan negara’ dari sebuah krisis.

Murray Edelman (1967) – The Symbolic Uses of Politics Para pemimpin politik sering menggunakan tindakan dan narasi simbolik untuk membentuk persepsi publik, membingkai diri mereka sebagai pahlawan yang melindungi rakyat dari ancaman, baik yang nyata maupun yang diciptakan.

Generasi muda mengambil peran penting agar fenomena Echo Chamber serta polarisasi opini dalam diskusi politik digital tidak menjadi titik krusial kebijakan suatu negara. Karena sejatinya, diskusi politik yang sehat adalah dengan tidak menutup mata akan adanya kesalahan kebijakan yang diimplementasikan oleh pemerintah.

Hal tersebut merupakan suatu titik awal berdirinya bangsa yang baik. Demokrasi deliberatif harus dipertahankan karena suara dari rakyat adalah hal yang harus diprioritaskan.***

Anggia Leksa Putri

 

 

 

 

 

 

 

Kemenhut Beri Pengawasan Terhadap Belasan Villa Ilegal di TN Gunung Halimun Salak Bogor

Bogordaily.net – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan plang pengawasan terhadap belasan Villa yang dianggap ilegal di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Senin 17 Maret 2025.

Kemudian, Kemenhut juga turut menertibkan penggunaan kawasan hutan yang diduduki secara tidak sah di hulu DAS Cisadane di wilayah TN Gunung Halimun Salak.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa, operasi yang sudah dilakukan kali ketiga ini merupakan bukti nyata komitmen Kementerian Kehutanan untuk terus melakukan penertiban.

Tentunya terhadap pelanggaran penggunaan kawasan hutan demi memastikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekosistem tetap lestari.

“Operasi ini bertujuan untuk memastikan kawasan hutan kembali kepada fungsinya serta tetap terjaga dari alih fungsi lahan yang tidak sesuai dan mengurangi risiko bencana ekologis karena menurunnya daya dukung terhadap ekosistem,” kata Dwi Januanto, Senin 17 Maret 2025.

Menurut Dwi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kawasan hutan lindung TN Gunung Halimun Salak yang memiliki signifikansi ekologi yang tinggi.

“Tim Satgas Penyelamatan Kawasan Hutan pada DAS Ditjen Gakkum Kemenhut telah mengidentifikasi lokasi-lokasi yang diduga terdapat penggunaan Kawasan Hutan?

0yang melanggar ketentuan peraturan perundangan bidang kehutanan,” jelasnya.

Selanjutnya, tim Satgas juga turun langsung ke lapangan melakukan penertiban dengan memasang plang/papan pengawasan.

“Dalam giat operasi ini, tim menemukan sejumlah bangunan ilegal berupa villa di sejumlah titik target operasi di kawasan hutan, baik kawasan hutan lindung maupun kawasan hutan konservasi,” ungkap Dwi.

Sebagai informasi, Tim Satgas Kemenhut melakukan pemasangan plang pengawasan di 15 titik lokasi yaitu: The Michael Resorts, Villa Lembah Pesona, Villa Alam Syah, Villa Pakis Asri, Villa kita gunung salak Villa Army Camping, Villa Mutiara Cawene.

Kemudian Villa 204 Cawene, Villa Intania Cawene, Villa Rimera Hills, Villa Rimera Camp, Villa Kamaniya Cawene, Villa Ceutini Cawene, Villa De Corrinna, dan Pondok Wisata Ciparay Indah.

Selain itu, pada operasi kali ini, Tim Satgas berhasil melakukan penertiban penggunaan kawasan hutan yang diduga illegal di hulu DAS Cisadane seluas lebih dari puluhan hektar.***

Albin Pandita