Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 903

BRI dan Blue Bird Perkuat Kerjasama Hadirkan Solusi Keuangan Digital untuk Pengemudi

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Blue Bird Tbk. terus memperkuat kerja sama strategis yang telah terjalin sejak 2011.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam mengakses layanan perbankan digital serta meningkatkan efisiensi transaksi bagi para pengemudi Blue Bird.

Sebagai mitra perjalanan terpercaya masyarakat, para pengemudi Blue Bird semakin memanfaatkan layanan perbankan BRI. Hal ini tercermin dari peningkatan penggunaan rekening BRI oleh pengemudi yang mencapai lebih dari 100% secara year-on-year (YoY). Salah satu produk unggulan dalam kerja sama ini adalah Tabungan BRI BritAma Driver Blue Bird, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan finansial para mitra pengemudi.

Melalui kolaborasi ini, pengemudi Blue Bird dapat menikmati berbagai kemudahan transaksi digital melalui BRImo, seperti top-up saldo BRIZZI yang lebih cepat, setor tunai dan tarik tunai tanpa kartu di ATM BRI, serta pembayaran praktis menggunakan QRIS.

Hingga akhir Desember 2024, jumlah pengguna Super Apps BRImo tumbuh 22,12% YoY menjadi 38,61 juta user, dengan volume transaksi yang diproses melalui BRImo naik 34,57% YoY menjadi sebesar Rp5.596 triliun.

Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto menyampaikan bahwa kerja sama ini terus berkembang dalam menyediakan layanan keuangan bagi para pengemudi Blue Bird dan ekosistemnya.

“Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI bersama Blue Bird memberikan kemudahan transaksi, meningkatkan efisiensi keuangan, serta manfaat lebih luas bagi para pengemudi dan pool Blue Bird yang telah mempercayakan rekening BRI sebagai rekening penerimaan penghasilan,” ujarnya.

Untuk mendukung ekosistem Blue Bird, BRI menyediakan layanan seperti rekening Tabungan BritAma dan super app BRImo dengan free asuransi kecelakaan diri serta biaya administrasi tabungan khusus, penempatan mesin ATM dan CRM di pool Blue Bird, BRIVA untuk layanan setoran tunai dan tarik tunai, serta layanan API Disbursement guna memastikan kelancaran penerimaan penghasilan bagi para pengemudi.

Selain itu, Blue Bird Group juga memanfaatkan QLOLA sebagai Integrated Corporate Solution Platform untuk mempermudah aktivitas bisnis perusahaan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang diberikan, BRI menghadirkan Program Racing Disbursement, yang telah berlangsung sejak Oktober 2024 hingga Januari 2025. “Kami melihat antusiasme tinggi dari para pengemudi Blue Bird dalam memanfaatkan layanan BRI. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi keuangan yang kami hadirkan memberikan solusi yang berdampak positif,” tambah Andrijanto.

Pada kesempatan itu, BRI dengan bangga memberikan penghargaan kepada pool dan pengemudi Blue Bird yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam pemanfaatan rekening BRI.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi bagi berbagai sektor, termasuk transportasi. Dengan jaringan layanan yang luas, berbagai fitur perbankan digital seperti BRImo, BRIZZI, dan layanan BritAma, serta ekosistem finansial yang terus berkembang, BRI berkomitmen untuk terus mendukung mitra-mitra strategis seperti Blue Bird dalam menghadirkan solusi keuangan yang lebih efektif dan efisien.***

T Jusuf Muda Dalam, Koruptor Pertama di Indonesia yang Divonis Mati

0

Bogordaily.net – T Jusuf Muda Dalam adalah seorang politikus yang pernah menjabat sebagai Menteri Urusan Bank Sentral Republik Indonesia sekaligus Gubernur Bank Indonesia pada tahun 1963.

Ia dikenal sebagai sosok yang berperan besar dalam sektor perbankan Indonesia, terutama dalam upaya mengintegrasikan bank-bank milik pemerintah menjadi satu kesatuan di bawah Bank Negara Indonesia (BNI).

Namun, di balik pencapaiannya, namanya juga dikaitkan dengan berbagai kasus penyalahgunaan kekuasaan dan dugaan korupsi yang membuatnya menjadi salah satu pejabat tinggi yang harus menghadapi vonis berat.

Di tengah kariernya yang semakin menanjak, T. Jusuf Muda Dalam terlibat dalam berbagai kontroversi, mulai dari gaya hidup mewah hingga tuduhan korupsi besar-besaran.

Ia disebut-sebut memiliki enam istri dan memberikan mereka uang belanja serta hadiah-hadiah mewah setiap bulan.

Selain itu, namanya juga masuk dalam daftar pejabat yang dituding berhaluan kiri atau memiliki hubungan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), sebuah tuduhan yang sangat berbahaya di masa itu. Keadaan ini semakin memperburuk citranya di mata publik dan pemerintah.

Seiring dengan semakin kuatnya tekanan politik pasca-G30S, Letnan Jenderal Soeharto membentuk Tim Penertiban Keuangan Negara (Pekuneg) untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan dana negara oleh para pejabat.

Hasil penyelidikan menemukan bahwa T. Jusuf Muda Dalam telah menggelapkan dana negara senilai Rp 97,3 miliar melalui skema deferred payment, sebuah mekanisme pembayaran kredit luar negeri yang seharusnya digunakan untuk impor barang yang bermanfaat bagi rakyat.

Namun, dalam kenyataannya, banyak barang yang diimpor malah menjadi alat spekulasi dagang, seperti skuter dan barang mewah lainnya.

Pada 18 Maret 1966, T. Jusuf Muda Dalam resmi ditangkap dan ditahan oleh Tim Pemeriksa Pusat Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib).

Setelah melalui proses persidangan, ia dinyatakan bersalah atas empat dakwaan utama: subversi, korupsi, kepemilikan senjata api ilegal, dan pelanggaran hukum terkait pernikahan.

Atas kejahatan tersebut, pengadilan menjatuhkan vonis hukuman mati, yang akhirnya dilaksanakan pada 9 September 1966. Dengan demikian, T. Jusuf Muda Dalam menjadi pejabat tinggi Indonesia pertama yang dieksekusi mati karena kasus korupsi.***

Jadwal One Way Puncak Bogor Sabtu 8 Maret 2025 dan Jalur Alternatif

0

Bogordaily.net – Jadwal one way Sabtu 8 Maret 2025 menjadi informasi penting bagi wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan Puncak, Bogor.

Kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, terutama di akhir pekan dan masa libur seperti Ramadhan, membuat pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) serta aturan ganjil-genap.

Sistem ini bertujuan untuk mengurai kemacetan dan memastikan arus kendaraan tetap terkendali.

Sebagai destinasi wisata favorit, Puncak Bogor selalu dipadati kendaraan dari berbagai daerah.

Oleh karena itu, pihak kepolisian melalui TMC Polres Bogor telah mengatur jadwal one way Sabtu 8 Maret 2025, di mana kendaraan yang menuju Puncak diberikan prioritas di pagi hari, sedangkan kendaraan yang turun ke Jakarta/Ciawi akan difokuskan pada siang hingga sore hari.

Jadwal One Way Puncak 8 Maret 2025

Berdasarkan informasi terbaru, jadwal one way pada hari Sabtu ini adalah sebagai berikut:

Pukul 08.00–12.00 WIB: Jalur satu arah berlaku untuk kendaraan yang naik ke Puncak. Kendaraan yang turun diarahkan ke jalur alternatif.

Pukul 13.00–16.00 WIB: Jalur satu arah diberlakukan untuk kendaraan yang turun menuju Jakarta/Ciawi. Kendaraan yang akan naik harus menunggu atau mencari jalur lain.

One way kondisional: Bisa diterapkan di luar jadwal tersebut tergantung pada kondisi lalu lintas di lapangan.

Selain sistem buka tutup dan one way, kepolisian juga menerapkan aturan ganjil-genap sebagai bentuk pengendalian volume kendaraan.

Aturan ini berlaku mulai Jumat, 7 Maret pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 9 Maret pukul 24.00 WIB. Skemanya adalah sebagai berikut:

Tanggal ganjil (7 Maret): Hanya kendaraan dengan nomor polisi berakhir ganjil yang boleh melintas.
Tanggal genap (8 Maret): Kendaraan dengan nomor polisi berakhir genap yang diperbolehkan melintas.

Pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap berisiko dikenakan sanksi tilang dengan denda maksimal Rp 500.000.

Oleh karena itu, penting bagi para wisatawan dan pengguna jalan untuk memeriksa nomor polisi kendaraan sebelum berangkat.

Jalur Alternatif untuk Hindari Kemacetan

Bagi pengendara yang tidak ingin terjebak dalam sistem buka tutup atau menunggu giliran one way, beberapa jalur alternatif bisa menjadi pilihan:

Sentul – Babakan Madang – Megamendung

Lewat Tol Sentul Selatan, lanjutkan ke Perumahan Bukit Pelangi.
Ikuti jalur ke Jembatan Megamendung, belok kanan di Vimala Hills, lalu ke Simpang Gadog.
Rute ini cukup lancar dengan pemandangan alam yang indah.
Cileungsi – Jonggol – Cariu

Akses dari Tol Jagorawi, keluar di Cileungsi dan lanjutkan perjalanan sepanjang 55 km.
Rute ini lebih jauh, tetapi cenderung lebih lancar dibanding jalur utama Puncak.

Katulampa

Dari Jalan Raya Bogor, arahkan kendaraan ke Bendungan Katulampa dan lanjut ke jalur alternatif menuju Puncak.
Selain lebih lancar, rute ini menawarkan pemandangan hijau yang menyegarkan.
Bukit Pelangi

Jalur ini lebih menantang dengan tanjakan curam dan tikungan tajam.
Disarankan hanya bagi pengemudi yang sudah berpengalaman.

Cinangka

Rute ini mirip dengan Bukit Pelangi dengan medan yang berliku.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas.

Pantau Informasi Lalu Lintas Secara Real-Time

Karena kondisi lalu lintas di Puncak bisa berubah sewaktu-waktu, wisatawan dan pengguna jalan diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru terkait jadwal one way Sabtu 8 Maret 2025 melalui akun resmi TMC Polres Bogor, media sosial, atau aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Waze.

Dengan perencanaan perjalanan yang baik, wisata ke Puncak bisa lebih lancar dan nyaman tanpa harus terjebak macet.***

Di Usia ke 44, Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Ajak Jaga Air

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengadakan tasyakuran di acara HUT ke 44 dengan tema “Mari Lestarikan Sumber Daya Air Untuk Masa Depan”.

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Bogor, Direktur BUMD Kabupaten Bogor, Kepala BJB Cabang Cibinong dan Kasubag Bina BUMD Kabupaten Bogor sedangkan tausiah disampaikan oleh KH. Agus Salim.

Sebagai pembukaan, laporan kegiatan disampaikan oleh Tedi Kurniawan selaku Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa selama 44 tahun perjalanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di Kabupaten Bogor terus berupaya melakukan program kerja di internal maupun eksternal untuk pengembangan pelayanan dan penyediaan air minum kepada masyarakat Kabupaten Bogor dan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan siap untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Di dalam sambutan Bupati Bogor yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan, dengan bertambahnya usia Perumda Air Minum Tirta Kahuripan semoga dapat semakin meningkatkan pelayanan air minum dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas sesuai dengan persyaratan.

Lalu tetap memperhatikan keterjangkauan masyarakat melalui inovasi dan adaptasi dengan perkembangan zaman, semakin mandiri secara keuangan serta efisiensi dalam mengelola sumber daya air dan sumber pendanaan sehingga perusahaan dapat terus mengembangkan jaringan dan cakupan pelayanan.

Untuk diketahui, didalam rangkaian acara ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk lingkup K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) perkantoran dan edukasi peningkatan kesadaran masyarakat tentang penggunaan air bersih dan aman.

Sementara itu, Direktur Umum Abdul Somad menyatakan rasa syukur atas berjalan lancarnya seluruh rangkaian acara.

Tak lupa sehubungan dengan bencana alam banjir yang terjadi belakangan ini, ia mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut serta menjaga kelestarian sungai untuk mencegah bencana banjir di saat peralihan musim.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, mulai dari penandatanganan kerjasama dengan Dinkes Kabupaten Bogor, pemberian santunan kepada 134 anak yatim yang berada disekitar kantor cabang pelayanan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA), undian umroh untuk pegawai, tausiah dari KH Agus Salim dan ditutup dengan buka puasa dan shalat magrib berjamaah. Dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta tamu undangan lainnya yang telah hadir memeriahkan acara kami,” ujar Direktur Umum.

Abdul Somad juga mengingatkan pentingnya peran sungai sebagai sumber air untuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, rusaknya ekosistem hutan dan sungai di hulu selalu menjadi penyebab utama banjir bandang di sepanjang bantaran sungai.

Banjir yang membawa material lumpur menyebabkan kekeruhan tinggi yang tidak dapat ditolerir unit instalasi pengolahan air, bahkan area instalasi banyak yang terendam dan dipenuhi oleh sampah rumah tangga sehingga terpaksa menghentikan proses produksi agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Tentunya musibah banjir tersebut bukan hanya masyarakat sekitar sungai yang dirugikan namun pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ikut dirugikan karena tidak mendapatkan pelayanan air bersih sesuai haknya.

“Sebelum air limpahan banjir melewati IPA, kami telah memitigasi dan berupaya untuk memaksimalkan kapasitas recevoir dengan stok air bersih untuk cadangan selama banjir berlangsung namun kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya penggunaan air di jam puncak selama Ramadhan menjadi kendala tersendiri.”

“Namun kami tetap berusaha memenuhi hak pelanggan atas air bersih dengan cara pendistribusian air bersih melalui mobil tangki meskipun jumlahnya masih terbatas bahkan kami melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk menyewa tangki air sebagai armada tambahan.” tutupnya. ***

Wamenkop Sebut KSBP Sunan Drajat Jadi Role Model Kop Des Merah Putih, Penggerak Ekonomi Pedesaan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyampaikan, model koperasi yang telah diterapkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur (Jatim), bisa menjadi salah satu contoh atau role model yang akan diterapkan nanti dalam pengembangan program Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Pusat perekonomiannya sudah sangat lengkap. Sudah ada gerai pertokoan, perhotelan. Bayangan saya, mirip dengan apa yang akan kita lakukan rencana Presiden Prabowo Subianto di program Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih,” ujarnya di Ponpes Sunan Drajat, Lamongan, Jatim, Jumat (7/3/2025).

Wamenkop Ferry menghadiri acara Silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat Abdul Ghofur beserta Kunjungan ke Unit-unit Usaha Pondok Pesantren, Lamongan, Jumat (7/3/2025). Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Koperasi Syariah Sarekat Bisnis Pesantren (KSBP) Sunan Drajat Biyati Ahwarumi bersama Direktur Operasional KSBP Anas Al Hifni dan Direktur Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Ari Permana.

Wamenkop juga memberikan apresiasi kepada Ponpes Sunan Drajat yang tak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membangun jiwa kewirausahaan para santri melalui koperasi pesantren.

Ia berharap, silaturahmi ini membuka peluang diskusi dan kolaborasi yang lebih produktif demi kemajuan ekonomi umat.

Tak hanya itu, Wamenkop menyebut, koperasi yang berada di Ponpes Sunan Drajat ini telah menunjukkan praktik bisnis yang efektif dan berkelanjutan, berkat pendampingan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Menurut Ferry, jika nanti diterapkan kepada konsep Kop Des Merah Putih relatif mudah. Keberhasilan model ini terletak pada pendekatan bisnis yang terarah dan peran aktif pesantren.

“Untuk menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan berpengalaman di bidang manajemen bisnisnya nanti, bisa berasal dari Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, dan Kementerian Sosial,” katanya.

Setelah pembentukan koperasi, pengelolaan akan diserahkan kepada manajer dan pengelola profesional yang telah melewati proses asistensi dan inkubasi bisnis.

Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan koperasi. Wamenkop Ferry menegaskan, pembentukan koperasi hanyalah langkah awal, pengembangan kegiatan ekonomi koperasi merupakan tantangan selanjutnya.

“Inilah yang membedakan model ini, dengan melibatkan pesantren dalam pencarian manajer profesional yang memahami aspek bisnis,” ucapnya.

Wamenkop Ferry menekankan, pendekatan bisnis yang berorientasi profit dinilai krusial untuk keberhasilan program Kop Des Merah Putih.

Tujuan utama program ini adalah, untuk meningkatkan kesejahteraan desa dengan memberikan akses ekonomi yang lebih baik dan melindungi masyarakat dari praktik ekonomi yang merugikan, seperti tengkulak, rentenir, dan pinjaman online.

“Dengan model koperasi berbasis pesantren ini, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat memiliki kemandirian ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegas Ferry.

Namun begitu sambung Wamenkop, penting untuk tetap mempertahankan prinsip-prinsip koperasi yang menekankan partisipasi aktif anggota (bottom-up).

“Model koperasi di Ponpes Sunan Drajat ini akan kami sampaikan kepada Presiden. Ini akan jadi model Koperasi Desa yang berhasil, dan dapat ditiru di seluruh Indonesia,” ucapnya. ***

Sekda Ajat Sampaikan Arahan Bupati Bogor Pada Hari Jadi Perumda Tirta Kahuripan

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan sejumlah arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto pada peringatan hari jadi ke-44, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor

, di Aula Kantor Tirta Kahuripan, Cibinong, Jumat (7/3).

Salah satu arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto adalah Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dapat semakin meningkatkan pelayanan air minum dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas sesuai dengan persyaratan serta memperhatikan keterjangkauan masyarakat, sesuai dengan misi perusahaan.

“Sesuai arahan Bupati, pada momentum hari jadi ke-44 ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan harus terus meningkatkan kinerja,” ujar Ajat.

Selanjutnya, kata Ajat, teruslah berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, semakin mandiri secara keuangan, serta efisien dalam mengelola sumber daya air, dan sumber pendanaan.

“Sehingga perusahaan dapat terus mengembangkan jaringan, dan cakupan pelayanan sampai dengan tercapai 100% terlayani,” tandas Ajat.

Ajat juga menyampaikan, terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar perumda air minum tirta kahuripan, yang telah berkomitmen dalam menyediakan air bersih untuk masyarakat.

“Hal itu dibuktikan dari evaluasi nilai kinerja tahun 2023, berdasarkan indikator dari Kementerian PUPR dengan kategori sehat, dan berada pada peringkat ke-1 di Provinsi Jawa Barat,” kata Ajat.

Ia menambahkan, tapi tentunya banyak tantangan, diantaranya pak Bupati sangat peduli bagaimana kita meningkatkan pelayanan, bagaimana mengurangi kehilangan air. Masyarakatnya Kabupaten Bogor harus menikmati air bersih.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan mengungkapkan, Dalam perjalanan 44 tahun di Kabupaten Bogor, Perumda Tirta Kahuripan telah berupaya untuk terus melakukan meningkatkan kinerja untuk pengembangan pelayanan dan penyediaan air minum kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

“Sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan air minum yang terbaik dan termaju di Indonesia, Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor siap untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor,” ungkap Tedi.

Pada hari jadi Perumda Tirta Kahuripan tahun ini dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terkait gerakan masyarakat hidup sehat dengan menggunakan air minum yang layak dan aman. Dilanjutkan santunan untuk 134 anak yatim yang berada diseluruh wilayah cabang dan instalasi.

Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, jajaran Direktur BUMD, dan pegawai Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor. ***

Walikota Bogor Resmikan Bazar Festival Ramadhan: UMKM Sejahtera, PAD Kota Meningkat

Bogordaily.net – Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, secara resmi membuka Bazar Festival Ramadhan yang bertema “Masyarakat Makmur, UMKM Sejahtera” pada Jum’at 7 Maret 2025. Acara yang diadakan di halaman luar Poliklinik RSUD kota Bogor ini, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin mengapresiasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, yang telah berkontribusi besar dengan menyediakan lahan secara gratis bagi penyelenggaraan bazar ini.

“Saya sangat mengapresiasi RSUD Kota Bogor yang telah membantu memberikan lahan secara cuma-cuma, demi terselenggaranya Bazar Ramadhan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap ekonomi masyarakat kecil. Pak Direktur terima kasih, semoga menjadi ladang ibadah,” ujarnya.

Tak hanya itu, apresiasi juga disampaikan Jenal kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, yang telah mendukung terselenggaranya bazar, dengan memberikan bantuan perlengkapan berupa 10 tenda, meja, dan kursi bagi para pelaku UMKM SADAR.

“Bantuan ini sangat berarti bagi para pedagang kecil, dengan begitu mereka dapat berdagang dengan lebih nyaman dan tertata,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Bogor menegaskan bahwa sektor UMKM harus mendapatkan perhatian khusus agar bisa terus berkembang, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, Jenal berencana untuk memperkuat perlindungan bagi UMKM di Bogor melalui regulasi yang lebih berpihak kepada mereka.

“Rencananya Pemerintah Kota Bogor, berencana akan membuat Peraturan Daerah (Perda) yang akan mewajibkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bogor, supaya berbelanja kebutuhan pokok setiap bulannya di UMKM lokal. Ini sebagai upaya nyata dalam mendukung perekonomian masyarakat kecil dan memastikan keberlangsungan usaha mereka,” ungkapnya.

Bazar Festival Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi UMKM di Kota Bogor untuk semakin berkembang dan mendapatkan pasar yang lebih luas. Dengan berbagai langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah kota, diharapkan sektor UMKM di Bogor semakin kuat dan mampu menjadi pilar utama dalam membangun ekonomi lokal yang lebih mandiri dan sejahtera. (PATRICK)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Cijeruk Tingkatkan Patroli KRYD Selama Ramadan

Bogordaily.net — Guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Polsek Cijeruk meningkatkan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di setiap wilayah desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cijeruk Polres Bogor, AKP Didin Komarudin, menjelaskan, KRYD sudah menjadi bagian tugas rutin setiap personel kepolisian di wilayah. “Khusus selama bulan Ramadan ini kegiatan KRYD semakin kami tingkatkan dengan cara patroli rutin di setiap desa. Sebelum melaksanakan patroli, kami bersama seluruh personel melakukan apel KRYD,” ujarnya belum lama ini usai melaksanakan apel KRYD di Kantor Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Senin, 3 Maret 2024.

Dalam apel KRYD tersebut, AKP Didin Komarudin menegaskan kepada 12 personel Polsek Cijeruk yang bertugas agar senantiasa menjaga sinergitas antara TNI, Polri, dan Forkopimcam Cigombong-Cijeruk; menjaga keselamatan, keamanan, dan kesehatan dalam bertugas; melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan keihklasan; dan mensyukuri setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk ibadah.

Di samping itu, melaksanakan monitoring terhadap bencana dan gangguan kamtibmas di wilayah binaan Bhabinkamtibmas masing-masing. Kemudian, agar waspada terhadap serangan dari orang tidak dikenal.

“Dalam pelaksanaannya kami melaksanakan patroli secara bergantian serta melibatkan pilar TNI dan Satpol PP di Kecamatan Cigombong dan Cijeruk,” imbuhnya.

(Acep Mulyana)

Buka Puasa Berkesan dan Staycation Nyaman di Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor

0

Bogordaily.net – Ramadhan merupakan momen istimewa untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan. Di bulan yang penuh berkah ini, Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor menghadirkan penawaran spesial, mulai dari hidangan buka puasa yang beragam hingga pengalaman menginap yang nyaman.

Salah satu penawaran spesial tahun ini adalah Paket Iftar A Feast from The East, yang menyuguhkan beragam hidangan khas dari Timur Tengah, Asia, dan Indonesia. Para tamu dapat menikmati kelezatan Kebab, Kunafe, dan Umali yang otentik.

Tak hanya itu, tamu juga dapat mencicipi Ramen, Tempura, Kimbab, serta Hainan yang menggugah selera, hingga menikmati sajian khas Nusantara seperti Martabak Daging, Martabak Telor, dan Soto Mie yang menjadi favorit banyak orang.

Suasana senja yang menenangkan dengan pemandangan hijau Kota Bogor semakin melengkapi pengalaman berbuka yang tak terlupakan.

Selain itu, bagi tamu yang ingin merasakan Ramadhan dengan lebih santai, Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor juga menghadirkan paket menginap Ramadhan Escape.

Dengan suasana yang nyaman dan pelayanan istimewa, paket ini menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin menikmati staycation selama Ramadan.

Setiap tamu yang menginap akan mendapatkan fasilitas sahur atau sarapan untuk dua orang, sehingga dapat menjalani ibadah dengan lebih nyaman dan tenang.

Ramadhan Saputra, General Manager Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor, menyampaikan bahwa program ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman Ramadan yang lebih istimewa bagi para tamu.

“Kami ingin menciptakan suasana Ramadan yang penuh kehangatan, baik melalui hidangan Iftar yang lezat maupun pengalaman menginap yang nyaman. Dengan pilihan menu yang beragam dan suasana hotel yang menyenangkan, kami berharap setiap tamu dapat menikmati Ramadan dengan kebahagiaan dan ketenangan,” ujarnya.

Paket Iftar A Feast from The East tersedia dengan harga spesial Rp 135.000 nett per orang untuk pemesanan early bird pada 2-8 Maret 2025, dan Rp 150.000 nett per orang setelah periode tersebut.

Sementara itu, paket menginap Ramadhan Escape dapat dinikmati dengan harga Rp 450.000 nett per malam, termasuk sahur atau sarapan untuk dua orang.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, tamu dapat menghubungi Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor melalui telepon dan WhatsApp +62 251 7560088.

Bisa juga mengunjungi Instagram @whizprimepajajaran atau situs resmi hotel www.intiwhiz.com.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati Ramadan dengan suasana yang lebih nyaman, hidangan istimewa, dan kebersamaan yang hangat.***

Ibnu Galansa

Menkop Tegaskan Kop Des Merah Putih Putus Mata Rantai Kemiskinan

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa rencana pembentukan Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih semata-mata demi kepentingan dan kemajuan masyarakat di pedesaan.

Menkop mengungkapkan Kop Des Merah Putih akan melakukan pengelolaan pada outlet atau gerai sembako, outlet gerai obat murah, apotek desa, outlet kantor koperasi, outlet usaha pinjam koperasi, outlet klinik desa, cold storage, serta distribusi logistik.

Menkop Budi Arie juga memastikan bahwa dalam beberapa hari ke depan pemerintah pusat akan melakukan dialog dengan para Kepala Desa untuk menjelaskan secara lebih detail terkait rencana besar Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memberdayakan masyarakat desa melalui Kop Des Merah Putih.

“Kami diundang rapat dengan Pak Presiden untuk membahas mengenai Koperasi Desa Merah Putih termasuk membahas bagaimana rencana ini bisa disosialisasikan kepada desa – desa di seluruh Indonesia,” ujar Budi Arie dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/3).

Menkop Budi Arie juga menegaskan keberadaan Kop Des Merah Putih ini memiliki tujuan mulia yaitu untuk memutus mata rantai kemiskinan di desa dan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa.

Bahkan kehadiran Kop Des dapat menjadi instrumen untuk memutus jeratan masyarakat dari rentenir, tengkulak dan pinjaman online.

“Rentenir, tengkulak dan pinjaman online ini menjadi sumber kemiskinan di desa, karena Koperasi Desa ada salah satu unit Koperasi Simpan Pinjam sehingga masyarakat akan terbantu dari sisi pendanaan dan tidak terjerat lingkaran setan itu,” katanya. ***