Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 910

Ketua DPRD Kota Bogor Bertemu Gubernur Jawa Barat, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menghadiri pertemuan strategis bersama Gubernur Jawa Barat dalam acara Sinergi Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dengan TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota di Aula Husni Hamid, Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Karawang, Selasa 4 Maret 2025.

Adit mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kebijakan demi pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Jawa Barat, termasuk di Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor yang merupakan wakil rakyat Bogor Timur dan Bogor Tengah ini menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang erat dengan pemerintah provinsi guna memastikan kebijakan pembangunan yang selaras antara tingkat kota dan provinsi.

Ia menekankan bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif, baik di tingkat kota maupun provinsi, menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami di DPRD Kota Bogor siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagai program pembangunan. Sinergi ini sangat penting agar kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kota Bogor,” ujar politisi PKS ini.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam arahannya menekankan pentingnya pendekatan yang lebih fleksibel dalam tata kelola pemerintahan.

Ia mengaku lebih memilih turun langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal.

“Saya mengubah rapat dengan pola ngobrol, tapi tetap menghasilkan solusi,” ujarnya.

Selain itu, Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya perubahan tata ruang, terutama di wilayah yang mengalami banjir. Ia mengusulkan konsep pembangunan rumah panggung dengan desain tinggi 2,5 meter sebagai solusi adaptasi terhadap bencana.

“Saya ingin mengembalikan kawasan konservasi ke fungsinya. Jika lahan perkebunan sudah tidak menghasilkan, jangan diusik. Pembangunan harus berangkat dari kedekatan kita dengan alam,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat juga menekankan perubahan dalam pengelolaan tenaga kerja. Ia meminta setiap desa memiliki operator yang bertugas menginput data tenaga kerja berdasarkan pendidikan dan keahlian.

Dengan sistem ini, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa langsung melihat data yang tersedia tanpa proses berbelit.

Selain itu, Dedi Mulyadi mengkritik pola distribusi bantuan sosial yang sering kali dipolitisasi. Ia mengusulkan agar pembagian bantuan dilakukan dengan cara diantarkan langsung ke rumah penerima, sebagaimana tradisi leluhur Sunda saat berbagi menjelang lebaran.

“Kebiasaan mengumpulkan warga untuk menerima bantuan itu hanya jadi ajang pamer. Contohlah leluhur kita, makanan itu diantar langsung ke rumah yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan di Jawa Barat tidak boleh dipaksa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) di luar ketentuan yang sudah diatur pemerintah. Jika ada ormas atau LSM yang meminta THR ke perusahaan, Gubernur meminta agar ASN yang menghadapinya.

“Perusahaan sudah membayar pajak,” tegasnya.

Sejumlah isu strategis turut dibahas dalam pertemuan ini, di antaranya penguatan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, keamanan dan ketertiban, serta akselerasi program-program unggulan daerah.

Ketua DPRD Kota Bogor juga menyoroti perlunya dukungan provinsi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, terutama dalam aspek transportasi dan tata ruang perkotaan.

“Saya berkeyakinan bahwa pertemuan ini mampu menghasilkan hubungan yang kompak secara vertikal sehingga kebijakan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat semakin mudah tercapai,” tutup Adityawarman Adil. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Tinjau Lokasi Banjir di Bojongkulur, 4.792 Jiwa Terdampak

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik bencana alam banjir di wilayah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Selasa 4 Maret 2025.

Adapun, peninjauan ini bertujuan untuk melihat kondisi terkini serta melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak bencana.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade mengatakan bahwa, saat ini pihaknya telah melakukan peninjauan dan evakuasi ke beberapa titik. Meskipun baru terjadi sekitar tiga bulan yang lalu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong warga yang berada di area berisiko untuk segera dievakuasi ke wilayah yang lebih aman, termasuk yang lebih dekat ke Bekasi.

Jaro Ade juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa warga yang memilih untuk bertahan, meski kondisi rumah mereka terancam.

“Ada beberapa rumah yang masih bertahan meski berada di lokasi yang terdampak. Tapi untuk balita, anak-anak dan lansia semuanya sudah berhasil kita evakuasi. Terima kasih kepada lurah, camat bersama dengan Muspika, TNI Polri, luar biasa penanganan yang mereka lakukan,” kata Jaro Ade.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Bogor juga menyampaikan apresiasi kepada tim evakuasi dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam menghadapi bencana ini.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Semoga tim selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui bahwa, di Desa Bojongkulur, jumlah warga yang terdampak bencana mencapai sekitar 4.792 jiwa. Desa Bojongkulur memiliki jumlah penduduk yang cukup besar di Kecamatan Gunung Putri, dan meskipun banyak warga yang telah dievakuasi, masih ada yang bertahan, terutama karena alasan barang-barang yang mereka miliki.

Terkait upaya penanganan lebih lanjut, Wakil Bupati Bogor memastikan bahwa posko pengungsian, dapur umum, dan bantuan lainnya sudah disiapkan.

“Kami telah rapat koordinasi dengan Pak Camat dan Muspika, termasuk TNI dan Polri, untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat segera dipenuhi. Ini adalah ujian bagi kita semua, dan kami harus bersama-sama menyelesaikan masalah bencana ini dengan kerjasama yang solid antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat,” ungkap Jaro Ade.

Jaro Ade menegaskan bahwa untuk tahap jangka pendek, prioritas utama adalah keselamatan warga, dengan memastikan semua yang membutuhkan bantuan medis dan evakuasi dapat terpenuhi.

“Pemerintah daerah akan terus turun tangan, bersama masyarakat dan pihak swasta, untuk membantu dalam penanganan bencana ini, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa bantuan serta dukungan maksimal diberikan kepada warga yang terdampak bencana alam ini. ***

Albin Pandita

Yantie Rachim Sampaikan Belasungkawa dan Tinjau Korban Bencana

0

Bogordaily.net – Istri Wali Kota Bogor yang juga menjabat sebagai Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor, Yantie Rachim, mengunjungi keluarga Jaelani yang mengalami musibah tanah longsor di RT 1/RW 2, Kelurahan Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa 4 Maret 2025.

Dalam kejadian bencana tersebut, putra bungsu keluarga Jaelani yang masih berusia 11 bulan meninggal dunia, sementara sang istri masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Yantie Rachim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat untuk selalu waspada, mengingat bencana bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

“Kita juga harus selalu ingat untuk berdoa, memohon perlindungan kepada Allah agar ke depan tidak ada lagi bencana di Kota Bogor,” ujarnya.

Setelah mengunjungi rumah korban, Yantie melanjutkan kunjungannya ke RSUD Kota Bogor untuk bertemu langsung dengan istri Jaelani, Novi yang sedang dirawat.

Yantie menuturkan bahwa kondisi pasien cukup stabil dan sudah bisa diajak bicara.

“Saat kejadian, ibu Novi belum tahu anaknya meninggal, apalagi kondisinya juga membutuhkan perawatan. Awalnya, saya ragu untuk menyampaikan berita duka ini, tapi ternyata ibu Novi sudah punya firasat,” ungkapnya.

Yantie menerangkan bahwa Novi akan menjalani operasi karena mengalami patah pada bagian pinggul akibat tertimpa reruntuhan tembok rumahnya.

“Operasi akan dijadwalkan, dan saya akan terus memantau perkembangan pasien di RSUD,” katanya.

Tak berhenti sampai di RSUD, Yantie bersama Jabar Bergerak melanjutkan kunjungan ke wilayah Empang yang juga terdampak bencana.

“Sebagai seorang ibu, saya ingin melihat langsung kondisi warga yang terdampak agar Pemkot juga bisa bergerak cepat,” imbuhnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Tim Medik RSUD, Yuyung Susanti, mengatakan bahwa kondisi pasien Novi berangsur membaik dan rasa sakitnya sudah berkurang.

Namun, pihaknya tetap akan menjadwalkan operasi mengingat kondisi pinggul pasien.

“Nanti akan dicek oleh dokter yang menangani sebelum dijadwalkan operasi,” katanya.***

Ibnu Galansa

Perluas Layanan Wealth Management, BRI Hadirkan Private Signature Outlet di Surabaya

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengembangkan layanan Wealth Management dengan membuka BRI Private Signature Outlet kedua di Surabaya (26/2).

Berlokasi di Gedung BRI Tower Surabaya, Jalan Basuki Rahmat No.122-138, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, outlet ini dirancang untuk menghadirkan solusi finansial eksklusif yang lebih personal, terintegrasi, dan berstandar tinggi bagi High Net Worth Individuals (HNWI).

Setelah sukses meluncurkan outlet pertama di Jakarta, kehadiran BRI Private Signature Outlet di Surabaya menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan yang semakin dinamis.

BRI Private Signature Outlet hadir untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang menginginkan layanan yang lebih terfokus dan berkualitas tinggi melalui penyediaan berbagai layanan yang terintegrasi, mulai dari perencanaan keuangan hingga manajemen investasi, dengan pendekatan yang berorientasi pada nasabah.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa kehadiran outlet ini menjadi bukti komitmen BRI dalam memperkuat layanan Wealth Management, khususnya di Kota Surabaya.

“Nasabah membutuhkan layanan yang lebih dari sekadar transaksi perbankan. Solusi yang dipersonalisasi, akses ke investasi eksklusif, serta pengalaman private banking yang nyaman dan berkelas menjadi semakin penting. Kehadiran BRI Private Signature Outlet di Surabaya merupakan langkah nyata dalam memperkuat layanan bagi segmen ini,” ujarnya.

Selain menghadirkan layanan private banking yang unggul, BRI Private Signature Outlet juga menawarkan pengalaman berbeda melalui ruang pamer seni yang menampilkan karya seniman lokal. Konsep ini dirancang untuk menciptakan suasana eksklusif sekaligus memperkuat apresiasi terhadap budaya Indonesia.

Sepanjang tahun 2024, BRI berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi yang semakin mengukuhkan posisinya di sektor Wealth Management, antara lain  Best Private Bank – Indonesia dalam Global Private Banking Innovation Awards 2024 serta Best Private Bank for HNWIs dalam The Asset Triple A Awards 2024. Pengakuan ini menjadi bukti konkret atas komitmen BRI dalam menghadirkan layanan private banking yang berkelas dan kompetitif.

Komitmen BRI dalam mengembangkan layanan wealth management tercermin dari kinerja yang impresif sepanjang 2024. Fee-Based Income (FBI) dari Bancassurance tumbuh 30,98% secara tahunan (YoY), sementara FBI dari produk investasi meningkat 16,28% YoY.

Selain itu, Assets Under Management (AUM) Wealth Management BRI meningkat 15,98% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya kepercayaan nasabah terhadap layanan ini.

Handayani menegaskan bahwa pencapaian ini semakin memperkuat posisi BRI dalam industri Wealth Management.

“Kinerja yang solid dan kepercayaan nasabah yang terus meningkat semakin memperkuat posisi BRI di industri Wealth Management. BRI akan terus menghadirkan inovasi dan layanan terbaik agar nasabah mendapatkan solusi finansial yang optimal sesuai kebutuhan nasabah,” ungkapnya. ***

Pergerakan Tanah di Batu Tulis Kota Bogor Murni Bencana atau Kelalaian Kontraktor?

0

Bogordaily.net – Pergerakan tanah yang terjadi di Jalan Batu Tulis Kota Bogor, membuat akses jalan tersebut ambles pada Selasa 4 Maret 2025.

Akibat tingginya curah hujan yang terjadi pada Senin 3 Maret 2025 sampai Selasa 4 Maret 2025 membuat tanah di bawah Jalan Batu Tulis mengalami longsor.

Jalan raya tersebut terputus dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Pengendara harus menggunakan jalur alternatif, seperti Jalan Pahlawan atau Jalan Lawang Gintung.

Pantauan Bogordaily.netndi lokasi, pada Selasa 4 Maret 2025, sore hari, nampak jelas terlihat patahan tanah kurang lebih sekitar 50 meter dengan kedalaman diperkirakan 3 meter tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Trotoar untuk pejalan kaki juga ikut amblas dan mengalami longsor. Puing-puing beton masuk ke dalam patahan jalan.

Tanah cokelat dari balik aspal yang mengelupas akibat pergerakan tanah itu tertahan oleh Tembok Penahan Tebing (TPT) Underpass Batu Tulis.

Kontur tanah yang sempat digenggam oleh Bogordaily.net juga terasa agak lembek, karena faktor diguyur hujan.

Pergerakan tanah ini berpotensi menimbun Underpass Jalan Batutulis yang berada di bawahnya.

Sehingga menutup total akses mobilitas warga Kota Bogor di wilayah selatan.

Garis dan barrier dari petugas terpasang di Jalan Batu Tulis. Menandakan kawasan tersebut tidak bisa dilewati dan berbahaya.

Saat ini, Jalan Batutulis masih ditutup dan dijaga oleh beberapa petugas yang juga mengalihkan arus lalu-lintas.

Untuk diketahui, lokasi bencana ini masih dalam kapasitas tanggung jawab Dirjen Perhubungan Darat, yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Yasapola. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pengurus HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Gelar RAK Luar Biasa

Bogordaily.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Komisariat Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor Periode 2023-2025 berhasil menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) Ke-III Luar Biasa.

Kegiatan tersebut berjalan dengan tema “Reaktualisasi Nilai Insan Ulul Albab dalam Konsistensi Perjuangan Kader HMI MPO”.

Ketua Umum HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Periode 2023-2025, Mutawarudin, berterima kasih kepada para Pengurus dan Kader HMI MPO Komisariat IUQI Bogor karena selalu membersamai sampai akhir masa amanah

“Semoga HMI MPO Komisariat IUQI Bogor dapat kembali jaya ke depannya dan terus berjuang demi rakyat. Yakin Usaha Sampai,” harapnya

Sementara itu, Ketua Umum HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor Periode 2023-2025, Al-Aziz Jaya Wiguna mengatakan, semua anggota jangan konsen dengan permasalahan, namun teruslah untuk mencari dan menjalankan problem solving dari tiap permasalahan .

“Terima kasih kepada Pengurus HMI MPO Komisariat IUQI Bogor di bawah komando Mutawarudin, karena bagaimanapun telah menjadi penopang Kepengurusan di tataran Cabang Kabupaten Bogor juga,” jelasnya

Salsabila Putri Maharani Bendahara Umum HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Periode 2023-2025 berharap agar Kader Kemuslimahan di tataran Komisariat IUQI Bogor semakin banyak dan berkembang.

“Terima kasih karena telah diberikan kepercayaan terhadap amanah dari Kanda dan Yunda. Selanjutnya mari kita bergerak bersama untuk membangkitkan dan memperoleh apa yang HMI dulu capai, raih kembali, dengan solidaritas serta kebersamaan kita pasti bisa,” tutup Salsabila. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pemkab Bogor Siapkan Lima Posko untuk Penuhi Kebutuhan Korban Bencana Alam 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan sebanyak lima posko kebencanaan di wilayah timur, selatan, utara, barat dan posko pusat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa, posko tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan para korban maupun masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Posko tersebut pertama dilengkapi dengan beberapa fasilitas kesehatan, logistik semuanya ada disitu, lalu pendataan masing-masing wilayah semuanya masuk ke situ,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan Selasa 4 Maret 2025.

Menurut Rudy, empat posko di wilayah timur, selatan, utara dan barat itu akan mendata secara terperinci kebutuhan hingga data korban yang terdampak bencana alam.

“Jadi rumah yang terdampak, jumlah pengungsi lalu tahapan-tahapan yang harus kita tempuh walaupun di barat agak minim dari kejadian bencana, jadi jangan sampai pada saat di barat terjadi bencana jangan sampai harus narik personil dari utara, selatan, dan timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Rudy, selain memenuhi kebutuhan data dan kebutuhan masyarakat terdampak, pembagian posko itu juga diperuntukkan untuk mengefisiensikan personel.

“Sehingga, contoh kejadian di Gunung putri tidak tarik personil di Cisarua, kasihan personil BPBD juga jumlahnya terbatas, mereka juga kemampuan fisiknya ada batasnya. Maka kita minta dibentuk 4 posko, lalu yang kedua minta penanganan bencana ini harus tuntas,” ungkap Rudy.***

Albin Pandita

Sejumlah Rumah Warga Dekat Kediaman Presiden Prabowo Terdampak Pergeseran Tanah, Minta Segera Direlokasi

Bogordaily.net – Sejumlah rumah warga dekat kediaman Presiden Prabowo kembali terdampak pergeseran tanah, tepatnya di Kampung Curug, desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Selasa 4 Maret 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordailynet di lokasi terlihat sejumlah rumah warga beserta jalan di sekitar retak retak dan juga tergerus longsor akibat hujan deras.

Kondisi tersebut diakibatkan karena pergeseran tanah yang kembali terjadi di beberapa titik yang sempat terjadi beberapa waktu belakangan.

Salah satu warga M Sanusi (52) menjelaskan bahwa, peristiwa pergeseran tanah itu sudah terjadi selama empat malam, saat kondisi sedang turun hujan deras pada malam hari.

“Lagi di rumah lagi tarawih, tiba-tiba pas pagi ketawan retak-retak disini. Terus yang paling parahnya lagi pas awal, hujannya dari jam 6 sampe jam 6 lagi pagi, 12 jam,” kata Sanusi kepada wartawan, Selasa 4 Maret 2025.

Ia menjelaskan, beberapa bagian rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga terpaksa membuat dirinya membawa semua barang barangnya keluar rumah.

“Ini retak-retak baru seperti rumah saya, sampai dapurnya habis terbawa (ambles). Panik lah, siapa yang tidak panik oyag-oyag di dalam rumah, kejadiannya jam 19.00 wib malam,” jelasnya.

“Jangan pikir ini retaknya ga maju, ini setiap hari (retaknya) maju. Dari mulai hari sabtu, minggu, senin, sekarang selasa nambah parah,” tambah Sanusi.

Kemudian, Sanusi menilai kondisi rumahnya saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, dan warga meminta agar adanya relokasi dari Pemerintah.

“Saya dari tahun 2013 masih bisa diisi ini rumah, sekarang mah tahun 2025 udah ga bisa diisi lagi saya mau mengungsi,” ujarnya.

Selain itu, warga merasa khawatir jika terjadi hujan kembali karena pergeseran tanah akan kembali terjadi, dan menyebabkan kerusakan dapat berdampak parah.

“Emang kemauan warga, kalo misalkan masih diem disini mungkin karena kepanikan-kepanikan pasti masih ada. Tiap tahun musim hujan, gini terus gini terus, mending relokasi secepat-cepatnya,”

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat segera mengambil langkah nyata untuk segera merelokasi warga Desa Bojong Koneng ke tempatnya lebih aman.

“Belum sih, tapi masyarakat kalo mau direlokasi maunya di Cikeas. Belum, makanya tadi saya pagi jam 9 ngajak teman-teman untuk menemui aparat-aparat kenapa kita di diemin terus. Kemana kita harus mengungsi gitu,” ungkap Sanusi.***

Albin Pandita

Tanggap Bencana Banjir Cisarua, PLN UPDL Bogor Salurkan Paket Bantuan dari YBM PLN Pusdiklat

Bogordaily.net – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor
menyebabkan banjir di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Cisarua. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Latihan (UPDL) Bogor menyalurkan bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pusdiklat pada Selasa 4 Maret 2025.

Bantuan yang diberikan berupa 100 paket makanan berbuka dan sahur, serta alat dan material kebersihan guna membantu masyarakat dalam membersihkan lingkungan pasca-banjir.

Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh pegawai PLN UPDL Bogor, yakni Bapak Muanif, Bapak Deny Faizal Azhari, dan Bapak Hafizh Pratomo, kepada para Mustahik di wilayah Kampung Citeko RT 01 RW 03, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan membantu proses pemulihan lingkungan mereka. PLN UPDL Bogor akan terus berupaya hadir untuk masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar salah satu perwakilan PLN UPDL Bogor.

Aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan program kepedulian sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, PLN berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas dengan normal.

PLN UPDL Bogor juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.***

 

Pemkot Bogor Siaga Bencana, Tiga Hari 25 Peristiwa

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung kondisi bencana di Batutulis, Kota Bogor, pada Selasa 4 Maret 2025.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, tercatat 25 kejadian bencana, termasuk tanah longsor dan banjir, yang menyebabkan satu korban jiwa, yakni bayi berusia 11 bulan.

“Total kejadian ada 25 dalam tiga hari terakhir akibat hujan deras. Kami sangat prihatin dan berduka cita atas korban jiwa yang baru saja terjadi tadi malam, seorang bayi berusia 11 bulan,” ujarny saat meninjau lokasi bencana.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini mitigasi bencana masih dilakukan melalui himbauan kepada masyarakat oleh para Ketua RT, RW, Camat, dan Lurah agar tetap siaga terhadap potensi bencana susulan.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan segera menggelar rapat siaga bencana guna menangani situasi darurat dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Terkait status tanggap darurat, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa hal tersebut bersifat situasional.

Ia juga memastikan bahwa Pemkot Bogor akan terus berupaya melakukan langkah mitigasi yang cepat dan tepat.

“Status tanggap darurat itu situasional, yang lebih penting adalah bagaimana langkah kita di lapangan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, serta dikoordinasikan dengan baik dan efisien. Pemkot Bogor bersama Forkopimda siap siaga dalam menghadapi situasi ini,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Jenal Mutaqin menghimbau warga Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami meminta seluruh masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap bencana alam,”pesan Jenal.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Pemkot Bogor akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh penanganan bencana berjalan maksimal guna melindungi masyarakat.***

(Ibnu Galansa)