Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 921

Dituduh Sebar Video Sendiri, Bu Salsa di Jember Buka Suara!

0

Bogordaily.net – Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 5 menit yang memperlihatkan seorang wanita bernama bu Salsa berjoget dengan tampilan yang dianggap tak pantas.

Video tersebut langsung menjadi perbincangan hangat netizen dan dikaitkan dengan sosok Salsabila Rahma, seorang guru Matematika di salah satu SD di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur.

Setelah video itu viral, Salsabila akhirnya buka suara melalui unggahan di TikTok. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyebarluaskan video tersebut, apalagi setelah putus dari kekasihnya tujuh bulan sebelumnya.

“Aku habis putus dari mantan pacar tujuh bulan sebelum kejadian. Setelah itu, aku lebih fokus menemani ibu yang sedang menjalani pelatihan online selama enam bulan,” jelasnya.

Menurut Salsabila, selama mendampingi ibunya, ia bertugas membantu mengikuti Zoom dari pagi hingga sore serta mengerjakan tugas di malam hari.

Ia bahkan mengaku tidak memiliki waktu untuk hal-hal lain selain mendukung sang ibu.

Lebih lanjut, Salsabila mengungkap bahwa dalam hubungan sebelumnya, mantan kekasihnya kerap memberi janji manis seperti membelikannya mobil dan datang ke Jember saat ulang tahunnya.

Karena merasa nyaman dan percaya, ia akhirnya mengirimkan beberapa foto serta video pribadinya. Namun, setelah mendapatkan konten tersebut, pria itu justru menghilang tanpa kabar.

Tak hanya itu, bu Salsa juga mengaku mendapat ancaman dari beberapa pihak yang ikut menyebarkan video tersebut.

Kasus ini pun menuai simpati netizen, yang menilai bahwa privasi seseorang harus tetap dijaga dan tidak boleh disalahgunakan.

Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan diambil oleh Salsabila terkait penyebaran video tersebut.***

Gema Ramadhan! Pawai Tarhib KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor Meriah

0

Bogordaily.net – Sebanyak 159 peserta didik mengikuti kegiatan Pawai Tarhib Ramadhan KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor yang berlangsung meriah pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kegiatan dimulai dengan doa pagi bersama, diikuti pemaparan hikmah Ramadhan oleh Ustadzah Heni Marlina, S.Ag.

Suasana semakin semarak saat anak-anak berkeliling lingkungan sekolah dalam pawai penuh keceriaan.

Dengan membawa poster berisi ajakan kebaikan dan kata-kata positif, mereka menggaungkan semangat menyambut bulan suci dengan suka cita.

Rute pawai Tarhib Bosowa Bina Insani dimulai dari gerbang TK, melewati kantor marketing, area parkir, masjid, hingga ke unit SMP, SMA, dan SD.

Sepanjang perjalanan, anak-anak didampingi oleh para guru serta diiringi tabuhan rebana yang menambah semarak acara.

Tak hanya itu, kakak-kakak dari SD, SMP, dan SMA juga turut menyambut dengan semangat, memberikan motivasi kepada adik-adik mereka untuk lebih bersemangat menjalankan ibadah puasa.

Pawai Tarhib Ramadhan tahun ini mengusung tema “Berbahagia Menyambut Ramadhan Tiba”, yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Selain meningkatkan kebahagiaan dalam menyambut Ramadhan, kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah dan melakukan berbagai aktivitas positif selama bulan puasa.

Ibu Yuli Oktania, S.Pd., selaku PIC Tarhib dan Pintar Ramadhan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan unit serta dewan guru atas dukungan dan kerja sama dalam menyukseskan acara ini.

“Semoga Allah memberikan kelancaran serta kesehatan selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Aamiin ya Rabbal Alamin,” ujar beliau.

Dengan semangat yang terpancar dari wajah anak-anak, diharapkan Ramadhan tahun ini menjadi momen penuh keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh peserta didik dan keluarga besar Bosowa Bina Insani Bogor. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin!***

Wamentan Sudaryono Tinjau Operasi Pasar Pangan Murah di Bogor, Pastikan Harga di Bawah HET

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono melakukan pemantauan operasi pasar (OP) pangan murah di Kantor Pos Bogor dan Kantor Pos Cibinong, Rabu 27 Februari 2025. Pemantauan tersebut untuk memastikan OP berjalan lancar dan dapat diakses masyarakat luas.

Wamentan meninjau secara langsung distribusi lima bahan pokok, yaitu minyak goreng (Minyakita), bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku, dan beras (Beras SPHP) di dua Kantor Pos di Bogor. Penunjukan pertama dilakukan di Kantor Pos Bogor, Jalan Juanda, Kota Bogor.

Wamentan bersama rombongan kemudian melanjutkan pemantauan ke Kantor Pos Cibinong, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.

Di dua lokasi tersebut, Wamentan melakukan interaksi dengan petugas Pos dan masyarakat.

“Kami terus memantau jalannya operasi pasar pangan murah di berbagai daerah di Indonesia agar masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok dengan harga di bawah HET (harga eceran tertinggi),” kata Wamentan Sudaryono.

Menurut dia, operasi pasar pangan murah digelar mulai Senin, 24 Februari 2025 hingga 29 Maret 2025 atau H-3 sebelum Lebaran.

OP tersebut diharapkan dapat menikmati potensi kenaikan harga yang biasa terjadi jelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Untuk memastikan stok mencukupi, pemerintah menggandeng BUMN pangan, yaitu Perum BULOG, PT RNI, PTPN, PT Berdikari, dan PT PPI.

Harga jual pangan dibanderol sesuai HET dan telah ditetapkan oleh Pemerintah sesuai Panduan Teknis Pelaksanaan OP.

Menurut Sudaryono, operasi pasar ini sebagaimana arahan Bapak Presiden agar masyarakat mendapatkan harga pangan yang terjangkau jelang ramadhan. Ada lima plus satu komoditas telur yang dijual di Kantor Pos.

Dia pun mengapresiasi dukungan Pos Indonesia dalam penyediaan lokasi distribusi bahan pangan, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal R Djoemadi mengatakan, operasi pasar pangan murah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta Rapat Koordinasi Ketersediaan Bahan Pangan Pokok di Kementerian Pertanian pada 19 Februari 2025.

Pada rapat tersebut juga disampaikan bahwa PosIND akan menyediakan lokasi OP di seluruh kantor PosIND di Indonesia.(Ibnu Galansa)

Istri Wali Kota Bogor, Yantie Rachim Hadiri Grand Opening Latika Beauty Care

0

Bogordaily.net – Istri Wali Kota Bogor, Yantie Rachim, menghadiri acara Grand Opening Latika Beauty Care di kawasan Pandu Raya, Bogor Utara, pada Kamis, 27 Februari 2025.

Kehadiran Latika Beauty Care di lokasi ini tidak sekadar sebagai tempat perawatan kecantikan, tetapi juga menawarkan ruang yang luas, nyaman, dan mewah dalam satu tempat.

Dalam sambutannya, Yantie Rachim mengapresiasi keberadaan Latika Beauty Care yang tidak hanya menghadirkan layanan kecantikan berkualitas tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Dengan grand opening Latika Beauty Care di Pandu Raya, saya memberikan apresiasi karena dapat menciptakan lapangan kerja. Semoga ke depan, Latika Beauty Care bisa terus berkembang dan menambah cabang baru, baik di Kota Bogor maupun di luar Bogor,” kata Yantie Rachim.

Direktur Utama Latika Beauty Care, Endang Setiady, menjelaskan bahwa cabang di Pandu Raya ini merupakan cabang keempat yang telah mengalami peningkatan fasilitas.

Sebelumnya, lokasi ini berada di kawasan Bangbarung, namun kini dipindahkan dan diperluas agar mampu memberikan pelayanan lebih maksimal.

“Sekarang tempatnya lebih besar, memiliki 12 ruangan perawatan dengan alat-alat yang lebih modern dan akses yang lebih leluasa. Kami juga menyediakan treatment prestige dengan personalisasi dokter yang lebih intensif,” ujar Endang.

Latika Beauty Care menghadirkan konsep pelayanan kecantikan yang fleksibel bagi siapa saja, tanpa batasan kelas atau rasa canggung.

“Kami ingin memberikan akses dan keleluasaan bagi semua orang yang ingin mencoba treatment. Tidak ada kelas, tidak ada kecanggungan. Kapan pun ingin treatment atau konsultasi, bisa langsung datang dan bicara tentang kebutuhan serta masalah kecantikan yang dialami,” jelasnya.

Bahkan, harga layanan pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu untuk facial hingga program perawatan intensif yang bisa mencapai Rp 30 juta, di mana pelanggan mendapatkan pendampingan dokter secara personal untuk masalah kulit, jerawat, hingga berat badan.

Latika Beauty Care menawarkan beragam layanan kecantikan, tidak hanya bagi wanita tetapi juga pria.

Beberapa perawatan unggulannya meliputi facial, laser, mesotherapy, dermal filler, contouring wajah (hidung, pipi, dagu), hingga botox.

“Kami salah satu yang paling fokus dalam bidang ini, dengan teknologi terbaru dan penanganan intensif,” tambah Endang.

Untuk merayakan grand opening, Latika Beauty Care menghadirkan promo spesial di media sosial, serta kolaborasi dengan Rengganis Beauty Care.

Pelanggan yang telah melakukan treatment di Rengganis akan mendapatkan promo khusus di Latika Beauty Care.(Ibnu Galansa)

Permasalahan PT Rainbow Indah Carpet Memanas, Komisi I DPRD dan Satpol PP Bertindak!

0

Bogordaily.net – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor telah melakukan rapat dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor terkait kelanjutan permasalahan PT Rainbow Indah Carpet.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Irvan Maulana mengatakan bahwa, pertemuan itu dilakukan buntut adanya ketidaksinkronan antara anggotanya dengan Satpol PP saat melakukan sidak ke beberapa perusahaan, salah satunya yang ada di kawasan Sukaraja.

Menurutnya, setiap temuan yang didapat di PT Rainbow Indah Carpet saat melakukan sidak selalu berakhir tanpa penindakan sehingga dirinya memanggil Satpol PP.

“Satpol PP insya allah lah bersinergi dengan Komisi I karena untuk mendukung program 100 hari Bupati Bogor. Jadi kalo sidak itu selalu kami support sama Satpol PP mulai dari sekarang,” kata Muhammad Irvan Maulana, Kamis 27 Februari 2025.

Ia menjelaskan bahwa, masih ada dinas terkait yang tidak serius dalam menuntaskan persoalan PT Rainbow Indah Carpet.

“Ada DPKPP (yang hadir), PUPR ga hadir ga kooperatif,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia, dari hasil pertemuan itu nantinya pihak Satpol PP akan kembali melakukan sidak ke tempat tersebut.

“Urusan Rainbow nanti Satpol PP hari apanya akan ke Rainbow untuk menindaklanjuti dengan dinas terkait. Jadi, nanti kalo kita mau sidak ada peringatan satu, dua, tiga baru dia eksekusi,” ungkap Irvan Maulana.(Albin Pandita)

Rahasia Dibalik Keberhasilan Abon Cap Koki, Mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) Hingga Tembus Pasar Internasional

0

Bogordaily.net – Abon Cap Koki, yang didirikan pada tahun 1968, telah menjadi salah satu merek makanan khas Purbalingga. Berawal dari usaha yang dirintis oleh ibu Novi Kurnia Setiawati pada tahun 2005 untuk mengembangkan produk abon sapi berkualitas tinggi yang terbuat dari 100% daging sapi murni tanpa bahan pengganti.

Inovasi terus dilakukan, dengan menawarkan berbagai varian produk seperti abon sapi original dan pedas, serundeng, sambal pecel, dan kentang kering.

Produk Abon Cap Koki tersedia dengan harga mulai dari Rp25.000 dan dapat diperoleh baik melalui penjualan langsung maupun kerja sama dengan distributor serta platform e-commerce.

Berkat pencapaian tersebut, Abon Cap Koki berpartisipasi dalam gelaran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang diselenggarakan pada 30 Januari 2025 – 2 Februari 2025 di ICE BSD.

Melalui partisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT), Abon Cap Koki telah memperluas jangkauan pasar hingga ke mancanegara, termasuk negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat.

Menurut Novi, BRI UMKM EXPO(RT) menjadi event tahunan yang sangat dinanti, karena selain membuka peluang untuk memperkenalkan produk, acara ini juga memberi akses untuk mengembangkan jaringan bisnis di kancah internasional.

“BRI UMKM EXPO(RT) sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM seperti saya. Dengan mengikuti program ini, kami dapat lebih siap bersaing di pasar internasional. Alhamdulillah, kami berhasil lolos kurasi dan menjadi bagian dari event ini,” ujar Novi.

Seperti diketahui, BRI telah sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang resmi ditutup pada Minggu, 2 Februari 2025.

Melalui inisiatif strategis ini, BRI terus berkomitmen untuk mendorong semakin banyak UMKM binaan yang naik kelas dan berhasil menjangkau pasar internasional.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Direktur Commercial, Small and Medium Business BRI Amam Sukriyanto, menjelaskan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan platform kepada UMKM Indonesia agar dapat menembus pasar global.

“Melalui event ini, kami tidak hanya memberikan kesempatan untuk berdagang, tetapi juga mendukung UMKM dengan pendampingan bisnis, akses ke pembeli internasional, serta pelatihan yang memperkuat daya saing mereka di pasar global. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata keberpihakan BRI kepada pengusaha UMKM agar mampu bersaing di pasar internasional.”

Amam Sukriyanto menambahkan, “Kami melihat bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar global. Melalui program BRI UMKM EXPO(RT), kami berupaya memberi mereka semua dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis, termasuk memfasilitasi akses ke pasar internasional dan pelatihan yang relevan,” ujarnya.

Abon Cap Koki, sebagai salah satu contoh keberhasilan, terus berusaha memperluas pasar dan memperkuat posisinya di pasar internasional.

Sertifikasi seperti Dinkes PBG PIRT, HACCP Certified, dan ISO 22000(2018) telah membantu produk ini untuk memasuki pasar global.

Dalam menghadapi tantangan pasar, Novi terus mengandalkan media sosial dan e-commerce untuk meningkatkan visibilitas Abon Cap Koki.

“Meskipun tantangannya ada, kami tetap optimis. Kami memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce seperti PaDi UMKM untuk menjangkau lebih banyak konsumen,” ungkap Novi.

Dengan dukungan BRI dan semangat inovasi, Abon Cap Koki kini dikenal tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga di pasar internasional.

Keberhasilan ini selaras dengan strategi BRI yang terus memperkuat ekosistem digital melalui Super Apps BRImo, yang hingga akhir Desember 2024 telah digunakan oleh 38,61 juta pengguna dengan volume transaksi mencapai Rp5.596 triliun.

BRI berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, seperti Holding Ultra Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR), AgenBRILink, Desa BRILian, serta berbagai inisiatif lainnya. Dengan langkah ini, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas dan bersaing di pasar global.***

Wamenkop: Setelah Minerba, Koperasi Bisa Kelola Tambang Minyak dan Gas

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa badan usaha koperasi bisa terlibat dalam pengelolaan tambang minyak dan gas (migas), setelah revisi UU Minerba yang membolehkan koperasi mengelola tambang-tambang mineral dan batubara.

“Kami ingin koperasi sebagai badan usaha bisa masuk ke sektor-sektor usaha dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, hingga hilirisasi, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Wamenkop, saat menjadi Keynote Speech pada acara Rakernas Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), di Jakarta, Kamis 27 Februari 2025.

Bahkan, Wamenkop Ferry meyakini akan keluar Peraturan Menteri ESDM yang baru yang akan mengatur koperasi bisa terlibat di pengelolaan sektor migas. “Kita akan terus koordinasikan hal itu,” ucap Wamenkop Ferry.

Bagi Ferry, langkah tersebut merupakan keinginan pemerintah untuk membangun sebuah swasembada energi.

“Ini harus dilakukan secara inklusif berkelanjutan, dan koperasi rasanya pas untuk ikut andil dalam perjuangan mewujudkan swasembada energi,” papar Wamenkop.

Wamenkop menambahkan, sudah ada koperasi yang mampu dan sukses mengelola sumur minyak eks Pertamina di Muara Enim, Sumsel. Saat ini, koperasi di sektor pertambangan dan penggalian berjumlah 500-an unit.

“Diharapkan, dengan pemberian hak kelola tambang minyak dan gas ini, akan tumbuh koperasi-koperasi lainnya. Karena, ada belasan ribu sumur-sumur minyak seperti itu yang bisa dikelola koperasi,” kata Ferry.

Selain itu, di atas lahan yang bersifat sertifikat komunal, Wamenkop berharap bisa dijadikan sebagai basis ataupun di daerah-daerah dimana koperasi bisa ikut memproduksi bahan-bahan baku yang bisa disuplai ke PLN dalam bentuk biomassa.

“Target 2025, PLN akan menggunakan energinya 10 persen berasal dari biomassa,” kata Wamenkop.

Sementara itu, Wamen ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merumuskan regulasi untuk keterlibatan koperasi dalam pengelolaan sumur-sumur minyak, terutama sumur yang idle well.

“Hal itu nantinya bisa dikolaborasikan dengan koperasi-koperasi yang ada di daerah,” kata Wamen ESDM.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aspebindo Anggawira mengatakan, pihaknya disokong penuh oleh Kementerian Koperasi dan Kementerian ESDM dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi sesuai program Asta Cita Presiden RI.

“Kami ini asosiasi yang kelasnya UMKM,” ucap Anggawira.***

Dedie Rachim Soroti Keluhan Perizinan dan Siapkan Hotline Pengaduan

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat di bidang perizinan. Menanggapi hal tersebut, dalam waktu dekat, Dedie A. Rachim akan merilis nomor hotline pengaduan.

Nantinya, nomor hotline tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan oknum yang mempersulit perizinan atau bahkan meminta sejumlah uang.

Hal ini disampaikan di sela-sela kegiatan pembekalan kepala daerah di Akmil Magelang.

“Nomor hotline ini untuk menanggapi banyaknya keluhan warga dan pelaku usaha tentang sulit dan lamanya mengurus perizinan usaha di Kota Bogor,” ungkapnya di Magelang, Kamis 27 Februari 2025.

Selain itu, dalam berbagai paparan narasumber di retret kepala daerah, sempat juga diulas tentang target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa pemerintahan Prabowo Subianto, yaitu sebesar 8 persen.

“Hal ini ditopang dengan adanya investasi dan kemudahan berusaha. Penyesuaian aturan-aturan dan penghilangan hambatan di alur proses serta persyaratan pun harus segera dilakukan,” ungkap Dedie A. Rachim.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, Atep Budiman, menyambut baik arahan Wali Kota Bogor.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menjalankan semua arahan untuk meningkatkan pelayanan perizinan yang menjadi kewenangan DPMPTSP Kota Bogor.

“Pembenahan berbagai hal, mulai dari regulasi hingga penyederhanaan prosedur untuk percepatan pelayanan perizinan, dilakukan melalui penerbitan Peraturan Wali Kota Bogor (Perwali) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pendelegasian Kewenangan Perizinan dan Nonperizinan kepada Kepala DPMPTSP Kota Bogor,” ungkap Atep.

“Untuk memastikan pemberian pelayanan perizinan yang profesional dan berintegritas, pembuatan hotline ini difokuskan untuk menjaring keluhan maupun pengaduan masyarakat, sebagaimana arahan Bapak Wali Kota,” sambungnya.

Hal ini menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kualitas dan integritas pelayanan perizinan di Kota Bogor.

Diharapkan, langkah ini akan semakin memicu para investor untuk berinvestasi di Kota Bogor.

Di sisi lain, masyarakat juga dapat menggunakan Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (SiBadra) yang merupakan sebuah aplikasi atau media untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi masyarakat Kota Bogor dalam menyampaikan pengaduan, saran, dan permintaan layanan publik serta kegawatdaruratan kepada berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Bogor secara langsung.

Aplikasi SiBadra berbasis smartphone bisa diunduh melalui Google Play Store atau AppStore.

Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan aplikasi Whatsapp dengan tujuan untuk mempermudah warga Kota Bogor dalam menyampaikan laporan mereka.(Ibnu Galansa)

Razia Miras Jelang Ramadhan, Satpol PP Kabupaten Bogor Sita 8.130 Botol

0

Bogordaily.net – Satpol PP melaksanakan razia minuman keras (miras) di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, pada Selasa malam 26 Februari 2025.

Dalam razia tersebut, Satpol PP dibagi beberapa tim menyisir beberapa tempat di Kecamatan Cibinong, Gunung Putri, Cileungsi dan Kecamatan Ciseeng  Kabupaten Bogor

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Iman Nagarasid menjelaskan bahwa, pihaknya menerjunkan sebanyak 150 personil dalam razia mitas tersebut.

Dimana, razia tersebut dibagi menjadi 4 tim, yaitu menargetkan wilayah kecamatan Cibinong dengan mendatangi toko penjual miras yang bernama toko lanni.

“Ditoko tersebut petugas berhasil mengamankan minuman keras berjumlah
5.301 botol dalam berbagai merek,” kata Cecep Iman, Kamis 27 Februari 2025.

Kemudian, tim 2 menargetkan wilayah Kecamatan Ciseeng dengan mendatangi Toko Penjual Miras yang bernama Toko Eni.

Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan minuman keras (miras) berjumlah 313 botol dalam berbagai merek.

Selanjutnya, tim 3 menargetkan wilayah Cibinong dengan mendatangi 3 toko, salah satunya yang ada di terminal Cibinong dengan total keseluruhan miras yang diamankan berjumlah 2.255 botol.

Kemudian, tim 4 menargetkan wilayah Cileungsi dan Gunung Putri, akan tetapi untuk wilayah Cileungsi toko yang ditargetkan sudah dalam keadaan tutup.

Adapun, petugas melanjutkan kegiatan di wilayah Gunung putri, di wilayah tersebut petugas mendatangi 3 toko dan berhasil mengamankan total keseluruhan 261 botol.

“Total keseluruhan miras yang diamankan dalam kegiatan malam ini berjumlah 8.130 botol dalam berbagai merek,” jelasnya.

Selain itu, razia miras Bogor berlangsung secara aman dan kondusif. Pihaknya menegaskan akan terus melaksanakan razia miras hingga bulan suci ramadhan.

“Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Cecep Iman.(Albin Pandita)

DKPP Kota Bogor Dorong Pola Konsumsi Pangan B2SA

0

Bogordaily.net – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor terus mendorong perubahan pola konsumsi pangan masyarakat, salah satunya lewat menggiatkan sosialisasi pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Kepala DKPP Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengatakan, mendorong warga komsusi pangan sesuai B2SA ini juga dilakukan guna meningkatkan skor Pola Pangan Harapan (PPH). Saat ini masih berada di angka 89,8 poin berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023.

“Angka tersebut masih berada di bawah standar PPH Ideal Nasional, yaitu 100 poin. Oleh karena itu, strategi kebijakan DKPP Kota Bogor untuk meningkatkan konsumsi pangan yang lebih beragam dan berkualitas menjadi prioritas, melalui B2SA,” kata Kepala DKPP Kota Bogor Chusnul Rozaqi

Sejauh ini, kata Chusnul, total asupan energi konsumsi pangan penduduk Kota Bogor hanya mencapai 2.068 kkal per kapita per hari atau 98,5 persen dari Angka Kecukupan Energi.

Sementara itu, asupan protein sudah cukup baik dengan 63,4 gram per kapita per hari atau 111,2 persen dari Angka Kecukupan Protein (AKP). Namun, secara keseluruhan, baik kuantitas maupun kualitas konsumsi pangan masih belum optimal.

Dari hasil analisis konsumsi pangan, masyarakat Kota Bogor cenderung mengonsumsi kelompok pangan padi-padian dalam jumlah besar, diikuti oleh pangan hewani, serta sayur dan buah.

“Sementara itu, kelompok pangan lain seperti umbi-umbian, minyak dan lemak, kacang-kacangan, serta gula masih dikonsumsi dalam jumlah yang relatif sedikit,” jelasnya

Ia menambahkan, pola konsumsi yang masih belum beragam ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih mengadopsi prinsip B2SA.

Mereka akan memperkuat sosialisasi dan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya keseimbangan gizi dalam konsumsi sehari-hari.

Sosialisasi ini, DKPP Kota Bogor berharap masyarakat dapat lebih memahami manfaat konsumsi pangan yang beragam dan bergizi guna mencapai skor PPH yang ideal.***

Irfan Ramadhan