Home Blog Page 927

Manfaatkan LinkUMKM BRI, Produsen Minuman Ini Tingkatkan Ketrampilan dan Mampu Perluas Skala Usaha

0

Bogordaily.net – BRI terus menunjukkan konsistensi dalam pemberdayaannya dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Melalui platform digital LinkUMKM, semakin banyak pelaku usaha yang mempu meningkatkan skala usaha menjadi pelaku usaha yang naik kelas.

Platform linkumkm.id menyediakan berbagai fitur seperti UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas dan Etalase Digital yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memudahkan pengelolaan dan pengembangan bisnis. Dalam Fitur UMKM Smart misalnya, terdapat modul-modul pilihan yang ditulis oleh para expertis di bidang-nya yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan keterampilan bisnisnya melalui berbagai modul pelatihan yang praktis dan aplikatif.

Selain itu, materi pelatihan atau modul disesuaikan dengan kebutuhan usaha berdasarkan hasil self assessment naik kelas, tersedia dalam berbagai format, seperti video, artikel, dan infografis serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui LinkUMKM.

Salah satu pelaku usaha yang mendapatkan manfaat dari LinkUMKM adalah Ilma Inaroh Azizah, yaitu seorang pengusaha minuman segar dan kaya manfaat asal Serang, Provinsi Banten.

Berawal dari hobinya membuat minuman segar kaya manfaat bersama kakaknya, Ilma yang juga berprofesi sebagai Guru Kimia kemudian mulai menekuni usaha minuman segar pada 2019.

“Karena saya itu guru kimia dan juga suka konsumsi minuman herbal dari bunga telang misalnya, saya mulai produksi sendiri dan membagikan ke orang-orang terdekat saja. Lalu saya berpikir untuk membuat usaha minuman segar dan herbal, apalagi di tahun itu ada Covid-19 dan ternyata banyak peminatnya” ungkap Ilma.

Keseriusannya pun berlanjut, dimana pada tahun 2020 Ia memiliki merek minuman herbal sendiri yaitu “Sesegeritu” dengan berbagai varian rasa seperti Lemon Sereh Selasih, Lemon Telang Selasih, Rosella Sereh, Telang Jahe Sereh dan Gula Asem. Ia juga merambah ke minuman lainnya seperti Kurma Latte, Blue Latte, Coffe Latte dan frozen food.

“Karena banyak peminatnya dan saat Covid itu juga saya punya banyak waktu luang karena mengajar secara online, akhirnya banyak yang mau jadi reseller, totalnya sampai 30 orang dan dari sini saya mulai mengurus manajemennya dan serius menekuni bisnis minuman herbal. Dari hasil itu lumayan pendapatan saya bisa di Rp 20-30juta per bulan” imbuhnya.

Tak hanya berhenti di situ, Ilma juga mulai meningkatkan ekspansi usahanya, tidak hanya ke minuman segar herbal tetapi juga minuman kopi dan di jualnya di sekitar kota Serang dengan menggunakan gerobak listrik. Ia juga berani melakukan inovasi dan branding dengan nama-nama produk yang lebih kekinian seperti Sumertime, Tropical Putrple, Tropical Sunset Hibiscus dan Sweet Tamarind.

Pada tahun 2022, Ilma mengakui bisnisnya mulai mengalami pasang surut, dimana para reseller sudah tidak banyak mengambil produknya seperti awal, sehinggal Ia harus memasarakan sendiri sehingga Ia berniat mengunjungi Rumah BUMN di Kota Serang untuk belajar tentang pemasaran produk.

Dari Rumah BUMN tersebut, Ilma diperkenalkan dengan UMKM-UMKM lainnya serta mendapatkan pelatihan-pelaltihan tentang kemasan produk, memperkuat manajemen bisnis dan pengembangan skala usaha. Ia juga mendatapkan kesempatan untuk saling sharing atau bertukar pikiran dengan pelaku UMKM lainnya di Kota Serang.

“Dari situ saya jadi punya relasi dan saya juga dibantu untuk perluas akses penjualannya. Sampai akhirnya tahun 2023 saya diperkenallan dengan platform digital linkumkm.id.

Salah satu fitur di LinkUMKM adalah UMKM Smart yang berisi modul-modul pilihan yang ditulis oleh para expertis di bidang-nya. Modul LinkUMKM membantu UMKM untuk meningkatkan keterampilan bisnisnya melalui berbagai modul pelatihan yang praktis dan aplikatif.

“Saya pribadi sangat terbantu dengan fitur self assessment, sehingga saya tau tahapan apa yang belum maksimal sehingga saya perlu meningkatkan lagi atau perlu memperbaiki”, ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa linkumkm.id merupakan inisiatif nyata program pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh BRI dimana platform ini menjembatani kebutuhan pelaku UMKM terhadap akses pasar, pembiayaan, pelatihan serta pendampingan usaha.

LinkUMKM tidak hanya menjadi tempat bertemu antara pelaku usaha dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

Saat ini tercatat sudah memiliki lebih dari 11 juta user yang memanfaatkan platform LinkUMKM. Sebagai informasi platform ini bisa diakses melalui website linkumkm.id.

“Kisah sukses pengusaha minuman Ilma Inaroh Azizah di Kota Serang menjadi kisah inpiratif yang dapat direplika oleh pengusaha-pengusaha lainnya dalam memanfaatkan platform LinkUMKM untuk meningkatkan penjualan usaha maupun skala bisnis”, pungkas Hendy. ***

Wamenkop: LPDB Salurkan Pembiayaan Guna Dorong Koperasi Kopi Jadi Motor Ekonomi Desa

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyalurkan pembiayaan dana bergulir kepada Koperasi Produsen Petani Kopi Java Preanger sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, di Bandung, Sabtu (10/5/2025).

Ferry menekankan bahwa koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi, tetapi alat perjuangan rakyat untuk memperkuat posisi tawar, mengakses pasar, dan memperjuangkan harga yang adil bagi para petani.

“Ini adalah bukti nyata bahwa koperasi yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota mampu menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi rakyat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan,” ujar Ferry.

Ferry juga menyinggung pentingnya program nasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan membentuk 80.000 koperasi desa yang mampu menjawab tantangan ekonomi lokal.

“Saya berharap Koperasi Java Preanger nantinya bisa bersinergi dengan Kopdes Merah Putih dan menjadi contoh bagi koperasi lain di Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, Ferry juga menggarisbawahi pentingnya transformasi digital, tata kelola yang baik, serta integritas dalam pengelolaan koperasi. Ia menyebut koperasi sebagai jembatan utama menuju pembangunan desa yang berkelanjutan, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

“Semoga penyaluran dana bergulir kepada koperasi java preanger dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan para petani anggota koperasi,” kata Wamenkop.

Naik Kelas

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah Direktur Utama LPDB Supomo menegaskan bahwa pembiayaan kepada Koperasi Java Preanger merupakan bagian dari upaya LPDB dalam memperkuat koperasi sektor riil, khususnya koperasi berbasis komoditas unggulan daerah.

Supomo menyampaikan bahwa LPDB tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga memberikan pendampingan yang komprehensif agar koperasi dapat bertumbuh secara berkelanjutan.

“LPDB hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai katalisator transformasi koperasi. Kami mendorong koperasi untuk naik kelas, tidak hanya dari sisi permodalan, tetapi juga dalam tata kelola, kapasitas manajerial, hingga pemanfaatan teknologi digital,” ungkap Supomo.

Supomo menambahkan, koperasi bisa menjadi kuat sebagai entitas bisnis jika dibangun dengan tata kelola yang baik, ekosistem bisnis yang jelas, basis petani yang kuat, serta produk kopi berkualitas yang bisa bersaing di pasar ekspor.

Supomo menyebutkan Koperasi Java Preanger memiliki potensi besar menjadi model koperasi kopi yang mampu mengatur rantai nilai, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.

“Dengan pembiayaan ini, kami ingin melihat koperasi tidak hanya menjual biji kopi mentah, tapi juga mengembangkan produk olahan, membangun merek, bahkan memiliki jaringan distribusi. Nilai tambah seperti inilah yang membuat koperasi punya daya saing dan dampak ekonomi yang signifikan,” terang Supomo.

Supomo menekankan bahwa misi LPDB adalah memperkuat koperasi agar menjadi tulang punggung ekonomi desa termasuk dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah, asosiasi, dan mitra strategis, ia optimistis koperasi seperti Java Preanger akan menjadi koperasi naik kelas. ***

Organisasi GOD Deklarasikan Gerakan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Edukasi dan Ekonomi Sirkular

0

Bogordaily.net – Organisasi Global Olympus Deliverance (GOD) resmi meluncurkan gerakan kolaboratif lintas sektor untuk membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan berbasis edukasi dan ekonomi sirkular.

Deklarasi ini dimulai dari Kota Bogor dan akan diperluas ke empat kota lainnya, yakni Bali, Bandung, Yogyakarta, serta satu kota tambahan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Ketua Umum GOD, Putut Wibowo, menyampaikan bahwa gerakan ini mengajak keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, akademisi, hingga komunitas.

Mereka diajak untuk bersama-sama mengembangkan konsep eco-edutourism yang terintegrasi dengan ekonomi sirkular.

“Kami hadir sebagai ecosystem enabler, mengundang para mitra, pengusaha, dan akademisi untuk ambil bagian dalam gerakan nyata membangun ekosistem Eco Edutourism bersama Evermost, dengan pendekatan Circular Economy. Ini adalah upaya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang kini tengah berjuang bertahan,” ujar Putut, Sabtu 10 Mei 2025.

Dalam jangka pendek, GOD menargetkan penerapan prinsip ramah lingkungan di internal organisasi, termasuk penggunaan AC hemat energi, pemanfaatan produk organik, serta penyediaan motor listrik untuk para wisatawan.

Untuk jangka menengah, fokus akan diarahkan pada program daur ulang limbah tekstil hotel menjadi bahan kain yang dapat diperbarui (renewable fabrics).

“Kami akan memulai dari hotel kami sendiri, mendaur ulang linen, seragam, hingga taplak meja yang sudah tidak terpakai. Polyester akan kembali menjadi polyester, cotton kembali menjadi cotton,” jelas Putut.

Sebagai langkah awal pengukuran keberhasilan, GOD menargetkan pemberdayaan 100 UMKM sebagai prototipe serta edukasi terhadap 50.000 wisatawan lokal dalam fase pertama implementasi.

“Kami memulai dengan indikator yang bisa langsung kami capai. Ini baru tahap awal sebelum gerakan diperluas secara nasional,” tambahnya.

Gerakan ini dibangun melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan lima unsur strategis: pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan media.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Selalu ada kesenjangan antara pemerintah dan masyarakat, antara akademisi dan pelaku usaha. Tugas kami adalah menjembatani semua unsur tersebut,” kata Putut.

Rudi Wahyu Perdana, Co-Founder sekaligus CSO Aludra Impact, juga menegaskan pentingnya peran media dalam ekosistem ini.

“Media bukan hanya peliput, tapi bagian dari aktor dalam pentahelix. Tanpa dukungan media, gerakan sebesar ini tidak akan memiliki dampak yang luas,” ujarnya.

Senada, Co-Founder Evermost, Iqbal Muslimin menyoroti perlunya peningkatan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya praktik bisnis berkelanjutan.

“UMKM perlu mulai menyadari bahwa keberlanjutan membuka peluang pembiayaan. Saat ini, sejumlah bank BUMN sudah memiliki program pembiayaan dengan kriteria ramah lingkungan,” ucap Iqbal.

Deklarasi ini menandai dimulainya gerakan kolektif menuju pariwisata yang tidak hanya bangkit dari krisis, namun juga tumbuh secara berkelanjutan dan inklusif.***

Ibnu Galansa

RSIA Pasutri Bogor Gelar Santunan Anak Yatim di HUT ke-20, Apresiasi Karyawan yang Setia Sejak Awal

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Pasutri Bogor memperingati hari jadinya yang ke-20 dengan penuh rasa syukur dan kepedulian sosial.

Dalam rangkaian perayaan tersebut, RSIA Pasutri Bogor menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim yang berada di sekitar lingkungan rumah sakit pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Owner RSIA Pasutri Bogor, dr. Ferry Lasemawati, Sp.Rad, menyampaikan bahwa momen ulang tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan perjalanan panjang rumah sakit serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi selama dua dekade terakhir.

RSIA Pasutri Bogor Gelar Santunan Anak Yatim di HUT ke-20. (Ibnu/bogordaily.net).

“Ulang tahun ke-20 ini kita rayakan dengan penuh rasa syukur bersama karyawan, dokter, dan semua yang ada di RSIA Bogor. RSIA Bogor bisa seperti sekarang ini berkat dorongan dan peran mereka semua,” ujar dr. Ferry Lasemawati, Sp.Rad yang juga Istri dari dr. Boyke.

Selain kegiatan santunan, manajemen RSIA juga memberikan apresiasi khusus kepada para karyawan yang dinilai sebagai ujung tombak penting dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Bentuk apresiasi itu diwujudkan dengan pemberian hadiah sebagai simbol penghargaan atas loyalitas dan dedikasi mereka.

“Kita memberikan hadiah kepada karyawan sebagai bentuk apresiasi karena mereka adalah ujung tombak yang sangat penting. Ini menjadi salah satu penghargaan atas kerja keras dan loyalitas mereka terhadap RSIA Bogor,” lanjut dr. Ferry.

Ia menambahkan, banyak karyawan yang telah bekerja sejak RSIA Pasutri masih berupa klinik kecil 20 tahun lalu, dan hingga kini masih setia menjadi bagian dari rumah sakit.

Kebersamaan yang terjalin selama ini membentuk ikatan yang lebih dari sekadar rekan kerja, melainkan sudah seperti keluarga.***

Ibnu Galansa

Keren, Vinus dan Pemkab Bogor Sepakat Sinergi di Bidang Pendidikan, Teknologi Digital, hingga Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat

Bogordaily.net – Yayasan Visi Nusantara (Vinus) Maju dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menandatangani kesepakatan kerjasama strategis yang mencakup berbagai bidang penting demi mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Objek kesepakatan ini adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemberdayaan masyarakat kabupaten Bogor.

Dalam kerjasama ini, ditandai dengan Penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Yayasan Visi Nusantara  Maju dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Secara detail kerjasama yang akan disinergikan antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Yayasan Visi Nusantara Maju meliputi kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan ekosistem teknologi digital, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian pemanfaatan barang milik daerah serta inovasi daerah, yang ditandatangani langsung oleh ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, dan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Serta didampingi oleh Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Eko Suharnanto, serta Kepala Bagian Kerjasama, Adi Mulyadi, di Pendopo Bupati Bogor, Jumat 9 Mei 2025.

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah konkret kedua belah pihak dalam menciptakan sinergi antara Pemerintahan dan Non Governmental Organization (NGO), dalam menjawab tantangan pembangunan daerah berbasis pengembangan sumber daya manusia, inovasi dan teknologi.

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, mengatakan bahwa, Vinus mampu mengoptimalkan kerjasama ini sebagai bagian dari upaya strategis dalam mendorong kemajuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara Vinus dengan Pemkab Bogor akan mempercepat pencapaian tujuan bersama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemberdayaan masyarakat kabupaten Bogor,” kata Yusfitriadi, Sabtu 10 Mei 2025.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut baik kerjasama ini guna meningkatkan pelayanan publik, pengembangan SDM, dan penciptaan solusi inovatif berbasis kebutuhan lokal.

Kerja sama ini akan diimplementasikan melalui program-program konkrit seperti pelatihan digital dan pengabdian untuk masyarakat, penelitian, pemanfaatan aset daerah secara produktif, serta pengembangan teknologi untuk pelayanan publik.

Adapun, dengan kesepakatan ini, Yayasan Visi Nusantara Maju dan Pemkab Bogor menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun ekosistem kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat sipil, demi menciptakan perubahan positif yang berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor.***

Albin Pandita

Menteri Maman Dorong Pengusaha UMKM Lakukan Diversifikasi Pasar di Tengah Ketidakpastian Global

0

Bogordaily.net — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong pengusaha UMKM untuk melakukan diversifikasi pasar di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

“Kondisi perekonomian global saat ini tidak sepenuhnya dalam situasi yang stabil. Namun, ini bukan alasan untuk takut. Justru kita bisa mengambil pelajaran untuk mampu mengubah tantangan menjadi peluang,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat memberikan sambutan dalam acara sarasehan ekonomi yang diselenggarakan Bupati Sambas, bertema “Peluang dan Sinergi Pengusaha dengan UMKM untuk Membangun Ekonomi Daerah Perbatasan dalam Dinamika Ekonomi Global sebagai Percepatan Program Asta Cita” di Jakarta, Jumat (9/5).

Menteri Maman menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kuat, meski tekanan psikologis akibat kebijakan tarif Amerika Serikat tetap dirasakan oleh para pengusaha.

“Kita tidak boleh terlalu khawatir. Dalam rapat kabinet kemarin, disampaikan bahwa kondisi dalam negeri tetap solid. Hanya saja memang ada implikasi terhadap barang-barang yang akan kita ekspor ke Amerika,” ujar Menteri Maman.

Lebih lanjut, Menteri UMKM menyampaikan bahwa dampak lainnya dari ketegangan dagang ini menyebabkan Tiongkok mencari pasar baru, dan Indonesia dinilai sebagai salah satu alternatif.

“Jika Indonesia menjadi target pasar alternatif dari produk Tiongkok, ini harus kita antisipasi. Oleh karena itu, pemerintah mendorong diversifikasi pasar untuk UMKM, baik untuk ekspor maupun pasar domestik,” ujar Menteri UMKM.

Selain mendorong UMKM untuk mencari pasar ekspor baru di luar Amerika, Menteri UMKM juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan potensi besar pasar domestik Indonesia.

“Pasar domestik Indonesia besar dan signifikan. Jangan sampai kita terjebak hanya mengejar ekspor, padahal potensi di dalam negeri sangat menjanjikan, terutama pasca ldampak tarif Trump ini,” kata Menteri Maman.

Dalam upaya memperkuat daya saing UMKM di tengah arus persaingan global, pemerintah juga mulai menerapkan strategi klasterisasi sektor.

Sebagai contoh, Menteri Maman menjelaskan pengelompokan pengusaha mikro di sektor kerajinan tangan seperti merchandise atau barang hiasan.

“Dulu, karena bergerak sendiri-sendiri, biaya produksi tinggi dan volume tidak signifikan. Sekarang, kita konsolidasikan 500 sampai 1.000 pengusaha dalam bentuk holding, kita bantu permodalan. Ini akan menekan biaya produksi secara signifikan,” ujar Menteri UMKM.

Dengan langkah-langkah ini, Menteri Maman berharap UMKM Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan bersaing di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. ***

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Lebih Mahal Dibanding Kemarin

0

Bogordaily.net – Harga emas Logam Mulia Antam 24 Karat kembali jadi sorotan karena Sabtu (10/5/2025) hari ini harganya lebih mahal sedikit dibanding kemarin.

Harga emas Antam Rp 2.000 per gram dan berada di level Rp1.928.000 per gram. Satuan harga emas Antam hari ini untuk yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.014.000.

Sementara harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 18.775.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 1.868.600.000.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, pergerakan emas Antam terpantau berada di rentang Rp 1.902.000-1.956.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, pergerakan harga emas terpantau berada di rentang Rp 1.846.000-2.039.000 per gram. per gram.

Untuk buyback harga emas Antam juga terpantau juga ikut mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 per gram dan berada level Rp 1.777.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45%, harus menyertakan NPWP untuk transaksinya.

Berikut rincian Harga Emas Antam Hari Ini 1 Gram hingga 1.000 Gram, Sabtu 10 Mei 2025

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.014.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.928.000
Harga emas 2 gram Rp 3.796.000
Harga emas 3 gram Rp 5.669.000
Harga emas 5 gram: Rp 9.415.000
Harga emas 10 gram: Rp 18.775.000
Harga emas 25 gram: Rp 46.812.000
Harga emas 50 gram: Rp 93.545.000
Harga emas 100 gram: Rp 187.012.000
Harga emas 250 gram: Rp 467.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 934.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.868.600.000

Itulah rincian harga emas Antam hari ini dari 1 gram hingga 1.000 gram, Sabtu (10/5/2025). ***

Bupati Bogor dan DPRD Tetapkan Perubahan Propemperda 2025 dan Rekomendasi LKPJ 2024

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor lakukan Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, pada Jumat (9/5/25).

Rapat paripurna untuk menetapkan agenda penting yang mencakup Penetapan Keputusan DPRD tentang Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025, Penetapan Keputusan DPRD tentang Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2024, serta Penutupan Masa Persidangan Kedua dan Pembukaan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2024-2025.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas terlaksananya agenda penetapan perubahan Propemperda Tahun Anggaran 2025. Perubahan ini merupakan tindak lanjut terhadap ketentuan perundang-undangan, hasil evaluasi kementerian terkait, serta rekomendasi dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Usulan perubahan Propemperda ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap dinamika regulasi dan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bogor. Kami mengusulkan 10 Raperda atas prakarsa pemerintah daerah dan 3 Raperda inisiatif DPRD untuk dibahas dan ditetapkan bersama,” ujar Bupati Rudy Susmanto.

Raperda yang diusulkan pemerintah antara lain mencakup pengelolaan APBD, rencana pembangunan jangka menengah daerah, penyertaan modal daerah, hingga perubahan atas Perda tentang pajak dan retribusi daerah. Sementara Raperda inisiatif DPRD meliputi penghormatan hak penyandang disabilitas, perlindungan sumber daya air, dan pengelolaan sampah.

Terkait penetapan keputusan DPRD terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024, Rudy Susmanto menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas perhatian dan kontribusi DPRD dalam proses pengkajian dan pembahasannya.

“LKPJ Tahun 2024 merupakan laporan pelaksanaan tahun pertama dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD secara serius bersama perangkat daerah dan BUMD, sebagai acuan dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan,” tambah Rudy.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menegaskan pentingnya konsolidasi, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor untuk memastikan program pembangunan dapat berjalan efektif dan inklusif. Ia juga menekankan bahwa DPRD adalah mitra sejajar pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Bogor tidak bisa dibangun oleh satu golongan. Bogor harus dibangun dengan kebhinekaan, oleh orang-orang yang mencintainya dengan hati dan pikiran. Mari kita bersatu membangun Kabupaten Bogor yang aman, adil, dan makmur,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan Kabupaten Bogor dan kesejahteraan masyarakatnya. (*)

Fakta Eks Marinir TNI AL yang Viral Pakai Seragam Rusia di TikTok

0

Bogordaily.net – Marinir TNI AL jadi tentara Rusia viral dan bikin heboh jagat maya. Kok bisa?

Ia pernah memakai baret ungu. Itu bukan baret sembarangan. Itu baret para prajurit tangguh: Marinir TNI AL.

Tapi kini ia muncul lagi—bukan dengan baret, bukan dengan loreng hijau khas Indonesia. Ia muncul dengan seragam militer Rusia.

Dan viral. Di TikTok.

Wajahnya tak berubah. Tapi seragamnya membuat geger.

Akun @zstorm689 yang pertama mengunggah. Dua foto. Dua dunia. Satu orang. Di foto pertama, seragam Rusia lengkap, emblem khas. Di foto kedua, seragam TNI AL dengan baret ungu. Di belakangnya tertulis: Kodikmar, Komando Pendidikan Marinir.

“Loh kok jadi tentara Rusia?” begitu bunyi caption. “Bukannya dulu Marinir? Iya, dulu Marinir. Tapi itu dulu!”

Dan media sosial pun meledak. Kata “Marinir” masuk trending Google. Warganet ramai berspekulasi. Tapi kolom komentar di TikTok itu ditutup. Makin membuat penasaran.

TNI Angkatan Laut akhirnya bicara. Melalui Kepala Dinas Penerangan, Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady. Ia membenarkan: pria itu memang eks Marinir. Tapi statusnya bukan purna tugas.

“BTDH,” kata Wira. “Berhenti Tidak Dengan Hormat.”

Namanya: Serda Satria Arta Kumbara. Dulu berdinas di Inspektorat Korps Marinir. Tapi kariernya berakhir setelah desersi. Sejak 13 Juni 2022. Tidak kembali.

Hukum militer pun sudah memutuskan. Satu tahun penjara. Dan pemecatan.

Kasusnya sudah inkrah. Tapi orangnya lenyap. Tidak ada di tahanan. Tidak ada di markas. Tapi kini muncul lagi. Di TikTok. Dengan seragam Rusia.

Apakah dia membelot? Bergabung ke tentara asing? Atau sekadar berfoto?

Tak ada yang tahu pasti. Tapi yang jelas: ceritanya tidak lagi di dalam barak. Ia sudah pindah ke layar ponsel. Dan mungkin, ke medan yang sama sekali berbeda.

Itulah fakta. Fakta yang bisa dibantah. Tapi jejak digital sulit dihapus. Terutama kalau sudah viral.***

Siapa SSS, Mahasiswi ITB yang Bikin Meme Prabowo-Jokowi Ditangkap

0

Bogordaily.net – Siapa SSS mahasiswi Ini yang ditangkap itu? Sepekan terakhir, kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) diguncang kabar penangkapan salah satu mahasiswinya.

Seorang perempuan muda berinisial SSS, mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), dicokok aparat kepolisian setelah mengunggah sebuah meme yang menampilkan wajah Presiden Prabowo Subianto berdampingan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Meme itu viral. Tak lama, sang pembuatnya pun diburu.

Penangkapan itu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko. “Benar, SSS sedang dalam pemeriksaan,” ujarnya singkat kepada wartawan, Jumat, 9 Mei 2025.

Di balik proses hukum yang kini berjalan, suasana di kampus menjadi muram. Orang tua SSS datang langsung ke ITB pada Jumat pagi untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Pihak orang tua dari mahasiswi sudah datang dan menyatakan permintaan maaf,” kata Direktur Komunikasi dan Humas ITB, Nurlaela Arief.

Pihak kampus sendiri memilih bersikap hati-hati. Dalam keterangannya, Nurlaela menegaskan bahwa ITB tetap memberikan pendampingan terhadap mahasiswinya.

Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM). “Kampus tidak lepas tangan,” katanya.

Di balik unggahan meme itu, muncul pertanyaan besar: siapa sebenarnya SSS? Sejauh mana niat dan motif di balik aksinya? Dan bagaimana negara memperlakukan warga muda yang bersuara—meski lewat satire?.***