Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 930

Jadi Pilot Project, Yayasan GNE Khitanan Massal Anak Yatim dan Dhuafa di Desa Sukajadi Bogor

0

Bogordaily.net – Yayasan Governansi Nusantara Emas (GNE) menggelar khitanan massal kepada sejumlah anak yatim dan dhuafa di Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Minggu 23 Februari 2025.

Dalam kegiatan itu, dihadiri langsung ketua yayasan Governansi Nusantara Emas, Anom Wibisono beserta jajaran, Kepala Desa Sukajadi Ade Gunawan beserta jajaran, dan seluruh peserta sunatan massal.

Ketua Yayasan Governansi Nusantara Emas (GNE) Anom Wibisono menjelaskan bahwa, dalam pelaksanaan khitanan massal pada hari ini diikuti oleh 12 peserta.

Menurutnya, pelaksanaan khitanan massal tersebut akan menyasar para anak yatim dan dhuafa di desa Sukajadi, dengan target kurang lebih 200 peserta.

“Tahapan ini menjadi kegiatan bakti kesehatan dalam konteks ini kita mau berkontribusi khususnya memang untuk anak yatim dan dhuafa,” kata Anom Wibisono kepada wartawan, Minggu 23 Februari 2025.

Adapun, Yayasan Governasi Nusantara Emas dibantu dengan berbagai jejaring bisnis, baik dari perusahaan BUMN maupun pribadi untuk mensukseskan program tersebut.

“Kegiatan ini dibantu jejaring kita para pengusaha disponsori, pribadi, jadi pendekatan partisipatori baik individu maupun badan usaha,” jelasnya.

Ditempat yang sama, ketua pelaksana sekaligus dokter khitanan massal Yayasan Governasi Nusantara Emas (GNE) dr Umar Baskoro Adhi menjelaskan bahwa, pihaknya akan kembali menggelar khitanan massal di desa Sukajadi tahap kedua, dengan target sebanyak 200 peserta. 

“Insya allah tahap kedua akan dilaksanakan dengan target peserta sebanyak 200 orang,” ujar dr Umar Baskoro Adhi.

Selanjutnya, kata dia, Desa Sukajadi nantinya akan menjadi mitra tetap serta pilot project, dalam rangka mendukung program asta cita Presiden Prabowo Subianto.

Adapun, Yayasan Governasi Nusantara Emas (GNE) kedepanya akan menargetkan program tersebut dapat berjalan di 10 persen dari seluruh desa yang ada di Indonesia.

“Target kita nanti desa Sukajadi sebagai pionir utama, dari 10 persen seluruh desa nasional yaitu 7.600 dari sekitar 76.000 desa di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukajadi Ade Gunawan menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, Desa Sukajadi telah menjadi mitra tetap dari Yayasan Governansi Nusantara Emas (GNE) khususnya dalam mendukung kesehatan warga.

“Kerjasama dengan yayasan bukan hanya dalam program sunatan massal. Tapi dalam hal ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan dan fasilitas kesehatan seperti ruang inap dan pasar desa, agar desa Sukajadi jadi desa mandiri,” ungkap Ade Gunawan.***

(Albin Pandita)

Mau Perpanjang SIM? Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Hari Ini!

0

Bogordaily.net – Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor kini semakin mudah dengan layanan SIM Keliling dari Sat Lantas Polres Bogor, Senin 24 Februari 2025.

Untuk lokasi perpanjangan SIM hari ini berada di Pos Polisi Gadog. Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu datang ke SATPAS atau Polres terdekat untuk mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat wajib bagi setiap pengendara di jalan raya, baik roda dua maupun empat. Oleh karena itu, segera lakukan perpanjangan SIM sebelum masa berlakunya habis.

Berdasarkan ketentuan hukum, SIM memiliki masa berlaku selama lima tahun. Layanan SIM Keliling ini disediakan oleh Polres Bogor untuk memudahkan masyarakat dalam proses perpanjangan SIM.

Perlu diingat, layanan SIM Keliling di Kabupaten Bogor hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C. Jika masa berlaku SIM sudah habis, maka pemohon harus mengajukan penerbitan SIM baru di SATPAS atau Polres terdekat.

SIM Keliling merupakan layanan perpanjangan SIM yang diselenggarakan dengan mobil khusus di lokasi tertentu.

Pelayanan ini berlangsung selama lima hari berturut-turut, dari Senin hingga Jumat, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yaitu Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Syarat dan Ketentuan Perpanjangan SIM
Untuk melakukan perpanjangan SIM, pemohon harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Membawa KTP asli dan fotokopi
  • Membawa SIM asli yang masih berlaku
  • Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

Jika masa berlaku SIM telah habis, pemohon harus mengajukan pembuatan SIM baru.

Lokasi dan jadwal layanan SIM Keliling dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat disarankan untuk selalu mengecek informasi terbaru sebelum melakukan perpanjangan SIM.***

Tingkatkan Kolaborasi, Animal Lovers Bogor-Inaccords Kumpul di Adhi City Sentul

0

Bogordaily.net – Komunitas pecinta hewan (Animal Lovers Bogor) bersama komunitas pecinta otomotif Indonesian Accord Society (Inaccords) berkolaborasi di Adhi City Sentul, pada Minggu 23 Februari 2025.

Dalam kegiatan yang mengambil tema “collaborations explore the hobbies” turut dimeriahkan dengan parkir ganteng, mini contest musang, seni budaya lokal yakni debus, dan live music.

Terlihat, kedua komunitas itu saling berkolaborasi dalam menampilkan berbagai macam jenis hewan musang, dan juga mobil-mobil sedan dipajang atau dilombakan.

Ketua Animal Lovers Bogor Dandi menjelaskan bahwa, untuk jumlah total komunitas yang ikut gabung pada hari ini berjumlah 40 an dari seluruh wilayah Jabodetabek.

Kemudian untuk hewan yang konteskan pada hari ini yaitu musang, dengan beberapa jenis kategori penilaian.

“Beberapa kategori penilaian itu ada open mob, open baby, musang pandan class, musang akar dan bulan, dan terakhir open kerabat,” kata Dandi kepada wartawan, Minggu 23 Februari 2025.

Menurutnya, ada beberapa poin yang menjadikan penilaian di kontes tersebut  salah satunya kebersihan, karakter, dan kesehatan.

“Kita berupaya supaya penghobi itu merawat dengan benar  harapannya kedepan bisa bersatu padu bergerak mengenalkan hewan liar di sekitar kita agar masyarakat bisa kenal,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Indonesian Accord Society (Inaccords) Yugo mengatakan bahwa, hari ini pihaknya menggandeng 16 komunitas otomotif di seluruh Jabodetabek, dengan sebanyak 20 an jenis mobil yang ditampilkan.

“Jadi hari ini kita bergabung dengan komunitas animal lovers, disini ada 16 komunitas dsn ada sekitar 20 mobil yang ikut kontes car display,” ujar Yugo.

Tingkatkan Kolaborasi, Animal Lovers Bogor-Inaccords Kumpul di Adhi City Sentul

Beberapa komunitas itu terdiri dari Honda, Toyota, Vios, Accord dan lain sebagainya. Adapun kegiatan ini merupakan agenda rutin dengan tempat yang berbeda beda.

Lebih lanjut, harapanya kata dia, melalui kolaborasi ini dapat meningkatkan silaturahmi dengan komunitas lain, serta turut mendukung adanya budaya lokal atau daerah.

“Sejauh ini antusias nya bagus ya, karena ada animal lovers juga dan debus Banten. Harapan kita tidak hanya melihat satu komunitas aja. Jadi kita bisa merangkul komunitas lain dan kita bisa mengangkat kebudayaan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Jiva Carnival hadir di Adhi City Sentul, mulai 1 – 28 Februari 2025. Dalam Jiva Carnival tahun ini mengambil tema “Celebrating Happiness Fun and Unity”, yaitu Merayakan Kebahagiaan Kesenangan dan Kebersamaan.

Project Event Manager Jiva Carnival Regy Rahim menjelaskan bahwa, Jiva Karnival mengkombinasi dari bazar UMKM, wahana bermain, dan juga even musik untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kita kombinasikan ketiga hal itu kita ll festival UMKM, festival wahana bermain nya, dan kita festival musicnya menjadi satu di Jiva Carnival ini,” ucap Regy.

Menurut Regy, tujuan digelarnya “Jiva Carnival” ini yaitu untuk memberikan hiburan baru bagi masyarakat Kabupaten Bogor dari berbagai kalangan.

“Jadi bukan cuma mungkin segmen nya gen z, tetapi semua usia bisa merasakan kebahagiaan di Jiva Carnival ini,” tambahnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap warga sentul dan sekitarnya, umumnya warga Kabupaten Bogor, dalam jangka waktu satu bulan ini bisa datang langsung ke “Jiva Carnival“.***

(Albin Pandita)

Turnamen Cucurak Cup 2025: PinDang Sabet Juara Dua Kali dalam Sebulan

0

Bogordaily.net – Partai final ideal Turnamen Bulutangkis Cucurak Cup 2025 di GOR Tirta Karya mempertemukan pasangan juara akhir tahun Sembilan Naga Cup, PinDang (Pian/Endang), melawan pasangan Angga/Ucu.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, dengan kejar-mengejar angka yang membuat suasana semakin menegangkan.

Turnamen Cucurak Cup 2025: PinDang Sabet Juara Dua Kali dalam Sebulan

Di awal pertandingan, pasangan PinDang unggul 2-0, namun segera dikejar oleh Angga/Ucu hingga berbalik tertinggal 2-4. Angga/Ucu terus melesat dan meninggalkan PinDang dengan skor 4-9.

Namun, PinDang berhasil mengejar dan membalikkan keadaan menjadi 11-9, lalu menutup set pertama dengan keunggulan 15-12.

Memasuki set kedua, pertandingan kembali berlangsung ketat. Angga/Ucu sempat unggul 15-17, tetapi PinDang mampu menyamakan kedudukan menjadi 17-17.

Angga/Ucu kembali memimpin dengan skor 19-22 dan terus unggul hingga 22-26. Namun, dengan permainan yang solid, PinDang akhirnya menyudahi perlawanan ketat Angga/Ucu dengan skor akhir 30-27.

“Alhamdulillah, kembali menjadi juara meskipun sempat kehilangan fokus di poin-poin krusial,” ujar Ustaz Endang yang diamini oleh pasangannya, Pian, usai menerima trofi, dua pasang raket, dan uang tunai.

Sementara itu, Angga yang sebelumnya optimis bisa membungkam dominasi PinDang mengakui bahwa faktor fisik menjadi kendala utama kekalahannya. Meski begitu, ia secara sportif mengakui kekompakan lawannya.

“Mereka pasangan yang solid dan memiliki pertahanan yang bagus,” ujar Angga singkat.

Turnamen Cucurak Cup 2025: PinDang Sabet Juara Dua Kali dalam Sebulan

Owner GOR Tirta Karya, Ahmad Haerulloh, menyebut pertandingan final ini sebagai laga ideal antara dua pasangan terkuat di klub anggota GOR Tirta Karya, yakni PB Oyag Ceria dan PB Kamahesa.

Menurutnya, Angga/Ucu diprediksi bisa menggoyang dominasi PinDang, namun faktor kekompakan dan keunggulan fisik menjadi kunci kemenangan PinDang. “Mereka sedikit lebih unggul secara fisik dan lebih kompak,” ujar Bos Hae, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Bos Hae mengungkapkan bahwa menjelang bulan Ramadan, akan digelar turnamen Taraweh Cup yang berlangsung setiap Selasa malam Rabu.

Turnamen ini akan diikuti oleh delapan grup dengan format setengah kompetisi. “Pesertanya tetap dari anggota klub serta undangan khusus,” pungkasnya.

Turnamen Cucurak Cup 2025 menobatkan pasangan PinDang sebagai juara pertama, diikuti oleh Angga/Ucu di posisi kedua.

Sementara itu, juara ketiga bersama diraih oleh pasangan Dodon/Toe serta Agustira/Syamsudin. Para pemenang masing-masing mendapatkan trofi dan uang tunai.***

(Gibran)

Sambut Ramadhan, PEOJF Gelar Acara Mancing dan Cucurak

0

Bogordaily.net – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pelaksana Esekusi Objek Jaminan Fidusia (PEOJF) mengadakan acara mancing dan makan bersama (cucurak) di depan Perumahan Mutiara Bogor Raya pada Minggu, 23 Februari 2025.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 orang, termasuk Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), warga Katulampa, serta tim eksekutor Kota Bogor.

Ketua PEOJF, Kunyir, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara PEOJF dengan warga Katulampa, Bogor Timur.

“Dengan acara mancing dan makan bersama ini, kami berharap bisa semakin menjalin kebersamaan dan mempererat hubungan antara warga. Ini juga menjadi momen bagi kita untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan sosial dalam menyambut bulan penuh berkah,” ujar Kunyir.

Suasana acara berlangsung penuh kehangatan, di mana para peserta memancing bersama sebelum kemudian melanjutkan dengan makan bersama dalam tradisi cucurak, yang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Bogor dalam menyambut Ramadhan.

Dengan adanya kegiatan ini, PEOJF berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun kebersamaan tengah masyarakat. Acara ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya mempererat hubungan antarwarga menjelang bulan suci Ramadhan.***

(Ibnu Galansa)

Tagar #IndonesiaGelap Viral! Begini Sikap Mahasiswa NU Bogor Raya Terhadap Kebijakan Pemerintah

0

Bogordaily.net – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Bogor Raya menggelar diskusi publik bertajuk “Peran Mahasiswa NU Bogor Raya dalam Menyikapi Efisiensi Anggaran Kabinet Merah Putih.”

Acara yang berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025 ini dihadiri oleh sekitar 120 mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor Raya, antara lain Institut Nasional Agama Islam Sahid, Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor, Institut Nasional Agama Islam Laa Roiba, dan STAI Aulia.

Kegiatan ini diketuai oleh Rangga Yuda, salah satu anggota BEM PTNU Bogor Raya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar diskusi, melainkan upaya untuk mengokohkan arah gerak BEM PTNU Bogor Raya dalam menyikapi setiap kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Diskusi ini menghadirkan para presiden mahasiswa sebagai pemantik diskusi, di antaranya:

Ryan Nasruddin – Presiden Mahasiswa IUQI Bogor sekaligus Koordinator BEM PTNU Bogor Raya.

Kamil Nuriman – Presiden Mahasiswa STAI Aulia.

Asep Irawan – Presiden Mahasiswa IAIN Laa Roiba.

Turut hadir Aminullah, Sekretaris Wilayah BEM PTNU Jawa Barat, yang memberikan perspektif strategis mengenai peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik.

Ia menekankan pentingnya kesinambungan gerakan mahasiswa.

“Giat hari ini harus terus dimasifkan dan dipertahankan. Diperlukan banyak diskusi, tetapi jangan sampai lupa untuk mengeksekusi hasil diskusi melalui aksi!,”ujarnya.

Dalam diskusi ini, mahasiswa PTNU Bogor Raya menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang tengah ramai diperbincangkan, termasuk munculnya tagar #IndonesiaGelap di media sosial.

Menanggapi hal ini, Ryan Nasruddin menegaskan, “Kami tidak ingin bersikap FOMO (fear of missing out). Kami perlu melakukan kajian mendalam terlebih dahulu. Jika hasilnya memerlukan aksi, barulah kami turun ke jalan untuk demonstrasi. Kami akan tetap berkomitmen dalam mengawal setiap isu kedaerahan serta mengawasi kebijakan pemerintah, baik di daerah maupun nasional,”

Acara ini bertujuan untuk membangun kesadaran kritis mahasiswa serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menyikapi kebijakan efisiensi anggaran.

Diskusi berlangsung interaktif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk mendorong transparansi serta akuntabilitas kebijakan publik.***

BEM PTNU Bogor Raya Kritisi Kebijakan Efisiensi Anggaran Pendidikan di Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Setelah menggelar Diskusi Publik pada Jumat, 21 Februari 2025, yang dihadiri oleh lebih dari 120 mahasiswa dari BEM PTNU Bogor Raya, mereka secara resmi menyatakan sikap untuk mengawal, mengawasi, serta mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar mengkaji ulang dan mempertimbangkan lebih mendalam kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak signifikan pada sektor pendidikan dan keagamaan.

Beberapa pos anggaran yang mengalami pemangkasan signifikan meliputi:

  • Insentif Guru PAI Non-PNS – dihentikan sepenuhnya (100%).
  • Bantuan Operasional Pendidikan Pesantren – dipangkas sebesar 75%.
  • Insentif Ustadz pada Pendidikan Pesantren dan Keagamaan – dihentikan sepenuhnya (100%).
  • Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) – dipangkas sebesar 75%.
  • Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)/Badan Layanan Umum (BLU) PTKIN – dikurangi sebesar 30%.
  • Layanan Perkantoran PTKIN – dikurangi sebesar 60%.
  • Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) – dikurangi sebesar 100%.
  • Alokasi untuk Forum Pimpinan Pesantren (FPP) Seluruh Indonesia – dihentikan sepenuhnya.

BEM PTNU Bogor Raya menegaskan bahwa kebijakan Tindak Lanjut Efisiensi Belanja Ditjen Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2025 harus dikaji ulang dengan lebih cermat agar tidak merugikan sektor pendidikan dan keagamaan.

Koordinator BEM PTNU Bogor Raya, Ryan Nasruddin, menyampaikan pesan langsung kepada Gubernur Jawa Barat yang baru, Kang Dedi Mulyadi:

“Teruntuk Kang Dedi Mulyadi, mohon berikan perhatian khusus kepada pesantren di Jawa Barat secara inklusif!,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya di lingkungan pesantren dan perguruan tinggi keagamaan, yang memiliki peran krusial dalam membangun karakter serta moral bangsa.

BEM PTNU Bogor Raya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan rakyat, terutama dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Mereka juga siap berdialog dengan pemerintah guna mencari solusi terbaik demi kemajuan Jawa Barat dan Indonesia.***

Layanan Perbankan Optimal dan Tata Kelola yang Baik Jadi Fondasi Resiliensi Kinerja BRI

0

Bogordaily.net – Di tengah tantangan tekanan ekonomi global yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi domestik, serta tantangan likuiditas bagi industri perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang stabil dengan fundamental yang solid.

Resiliensi kinerja BRI tersebut didorong oleh seluruh layanan operasional perbankan yang berjalan dengan lancar dan aman, sehingga nasabah mendapatkan akses layanan optimal terhadap berbagai produk dan layanan transaksi perbankan BRI.

Kinerja positif BRI juga didukung oleh penerapan tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.

Hendy menambahkan bahwa BRI seperti layaknya bank swasta, juga turut serta dalam program penjaminan simpanan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Di samping itu, BRI juga menjadi bank yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia. Partisipasi dan tata Kelola tersebut memberikan jaminan kepada nasabah bahwa dana mereka dijamin keamanannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, jelasnya.

Seperti diketahui pada 12 Februari 2025 lalu BRI telah mengumumkan capaian kinerja keuangannya. Dimana sepanjang tahun 2024 BRI berhasil mencetak laba bersih secara konsolidasian sebesar Rp60,64 triliun.

Sementara itu, total aset BRI hingga akhir Desember 2024 mencapai Rp1.992,98 triliun atau tumbuh 1,42% secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini didorong penyaluran kredit yang selektif dan berkualitas dengan tetap berfokus pada UMKM.

Dari sisi penyaluran kredit, BRI mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.354,64 triliun atau tumbuh 6,97% yoy dan seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif.

Penyaluran kredit BRI tersebut didominasi oleh segmen UMKM dengan porsi mencapai 81,97% dibandingkan dengan total kredit BRI, atau dengan nominal sebesar Rp1.110,37 triliun.

Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga diikuti dengan perbaikan kualitas kredit. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) dari semula 2,95% pada akhir Desember 2023 membaik menjadi 2,78% pada akhir Desember 2024.

Di samping itu, BRI juga mempersiapkan pencadangan yang mencukupi dengan NPL Coverage sebesar 215,01%.

Dari sisi simpanan atau Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI berhasil menghimpun simpanan sebesar Rp1.365,45 triliun. Dana murah (CASA) mendominasi penghimpunan simpanan BRI dengan proporsi mencapai 67,30% atau setara dengan Rp918,98 triliun.

Capaian kinerja positif BRI tersebut juga didukung kondisi likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat.

Dimana rasio Loan Deposit Ratio (LDR) BRI berada di level 88,85% dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,63%.

Hendy mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa dengan tata kelola dan fundamental bisnis yang kuat, BRI mampu mencatatkan kinerja yang stabil ditengah dinamika tantangan ekonomi global.

“Kinerja positif BRI tersebut juga mampu menjadi salah satu penentu terjaganya stabilitas industri perbankan yang berdampak positif bagi perekonomian nasional”, ungkapnya.***

LL One Restaurant Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf Hadirkan “Ramadhan Ngariung”

0

Bogordaily.net – Menyambut bulan suci Ramadhan, LL One Restaurant di Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf menghadirkan paket berbuka puasa “Ramadhan Ngariung” yang tersedia mulai 1 hingga 28 Maret 2025.

Paket spesial ini dapat dinikmati untuk empat orang dengan berbagai pilihan menu khas Sunda.

Di antaranya, nasi bungkus daun, empal daging, ayam goreng, serta aneka sate seperti sate kulit, sate usus, sate ampela, sate jantung, dan sate udang.

Selain itu, tersedia juga tumis cumi asin, tahu bacem, tempe bacem, oseng teri, bawal bakar, telur pindang, kembung goreng sambal iris, serta jengkol goreng.

Seluruh hidangan lezat ini dapat dinikmati dengan harga Rp 350.000 per paket.

Selain itu, para tamu juga dapat menikmati berbagai pilihan takjil yang menggugah selera, jajanan viral, dan beragam menu stall dengan menambahkan Rp 100.000 net per orang.

Marketing Communications Manager Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf, Natasha, menjelaskan bahwa selain paket berbuka, pihaknya juga menawarkan paket menginap “Ramadhan Stay & Dine”.

Paket ini mencakup menginap di kamar tipe deluxe dengan harga Rp 2 juta net per malam, sudah termasuk berbuka puasa dengan menu tampah liwetan dan sahur untuk dua orang. Penawaran ini berlaku dari 1 hingga 28 Maret 2025.

“Yuk, rencanakan libur Ramadhan dan Lebaran di Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf. Saat ini, akses menuju resort kami sudah lebih mudah dan tentunya bebas dari kemacetan,” ujar Natasha pada Minggu, 23 Februari 2025.

Ia menambahkan, para tamu dari Jakarta yang melewati jalur tol dapat keluar melalui pintu tol Bogor Selatan dan mengikuti petunjuk arah menuju Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf.***

(Albin Pandita)

Menteri UMKM Ajak Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak UMKM

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Maman dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Serang, Banten, Sabtu (22/2).

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Tidak hanya Kementerian UMKM, tetapi juga civitas akademika dan lembaga alumni harus turut serta dalam mendukung pengusaha UMKM meningkatkan kapasitas, inovasi, dan daya saing mereka,” ujar Menteri Maman.

Menteri Maman menyoroti tantangan yang masih dihadapi UMKM salah satunya adalah masalah akses pembiayaan.

Untuk itu, Menteri Maman menyatakan akan lebih mendekatkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) selain melalui Himbara juga melalui Bank Pemerintah Daerah (BPD).

“Alokasi KUR pada tahun 2025 sebesar Rp300 triliun dengan bunga sebesar 6 persen, KUR ini bertujuan untuk meringankan beban pengusaha UMKM,” kata Menteri UMKM.

Dalam kesempatan ini, Menteri Maman juga menekankan perlunya mengubah diksi ‘pelaku’ menjadi ‘pengusaha’ UMKM agar lebih mencerminkan profesionalisme dan semangat kewirausahaan.

Selain itu, ia mengajak dunia usaha untuk tidak lagi menempatkan UMKM dalam skema Corporate Social Responsibility (CSR), melainkan Corporate Business Responsibility (CBR).

“Dengan menempatkan UMKM dalam perspektif CBR, kita mendorong mereka untuk berkembang sebagai bagian dari rantai pasok industri, bukan sekadar objek bantuan sosial,” katanya menegaskan.

Menteri Maman juga mengajak seluruh civitas akademika dan alumni Untirta untuk berperan aktif dalam melakukan kajian akademis yang dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan guna meningkatkan daya saing UMKM.

“Sinergi antara akademisi, dunia usaha, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menjadikan UMKM sebagai pilar utama ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IKA Untirta Lamhot Sinaga mengatakan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

“UMKM adalah tumpuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, serta penopang perekonomian nasional dalam mencapai target pertumbuhan 8 persen,” kata Lamhot.***