Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 940

Layanan SIM Keliling Kabupaten Bogor 18 Februari 2025: Cek Lokasi, Jadwal, dan Syaratnya!

0

Bogordaily.net – Polres Bogor menghadirkan layanan SIM keliling 18 Februari 2025 untuk mempermudah warga mengurus perpanjangan SIM A dan C.

Hal ini dilakukan agar masyarakat Kabupaten Bogor kini bisa memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa perlu datang ke Polres.

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling

Pada Selasa, 18 Februari 2025, layanan SIM keliling akan berlangsung di Mall Cileungsi (CTC), Pukul 09.00 sampao 13.00 WIB.

Pastikan Anda datang tepat waktu agar proses perpanjangan berjalan lancar!

Perlu diketahui, SIM memiliki masa berlaku 5 tahun dan harus diperpanjang sebelum habis.

Jika masa berlaku sudah lewat, perpanjangan hanya bisa dilakukan melalui SATPAS Polres, bukan layanan SIM keliling.

Biaya Perpanjangan SIM

Mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016, biaya perpanjangan adalah:

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000

Syarat Perpanjangan SIM Keliling

Agar proses berjalan lancar, pastikan membawa dokumen lengkap berikut:

  • KTP asli dan fotokopi
  • SIM asli yang masih berlaku
  • Surat keterangan sehat (bisa diperoleh di lokasi)

Layanan ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM A dan C, jadi pastikan jenis SIM Anda sesuai ya!

Pentingnya Memiliki SIM yang Aktif

SIM adalah dokumen wajib bagi pengendara roda dua maupun roda empat sebagai bukti legalitas berkendara.

Sesuai dengan Pasal 281 UU Lalu Lintas, mengemudi tanpa SIM bisa dikenakan sanksi hukum.

Dengan adanya layanan SIM keliling Kabupaten Bogor hari ini 18 Februari 2025 warga jadi lebih mudah mengurus perpanjangan SIM tanpa antre panjang di Polres.

Namun, jadwal dan lokasi layanan bisa berubah sewaktu-waktu, jadi jangan lupa pantau informasi terbaru melalui Instagram @humaspolresbogor atau kunjungi bogordaily.net.(Albin Pandita)

Jadwal SIM Keliling Kota Bogor 18 Februari 2025, Cek Lokasi dan Biaya Perpanjangan!

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota kembali menggelar layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling untuk warga Kota Bogor pada Selasa, 18 Februari 2025. Layanan ini hanya diperuntukkan bagi pemilik SIM A dan C yang masa berlakunya hampir habis.

Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Bogor 18 Februari 2025

Bagi Anda yang ingin memperpanjang SIM, layanan SIM keliling hari ini akan tersedia di Lotte Grosir Sholeh Iskandar mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Jangan lupa datang lebih awal agar proses perpanjangan berjalan lancar.

Syarat dan Biaya Perpanjangan

Berikut beberapa persyaratan yang harus disiapkan sebelum mengajukan perpanjangan SIM:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Fotokopi SIM lama dan membawa SIM asli
  • Surat keterangan kesehatan (bisa didapatkan di lokasi)

Adapun biaya perpanjangan SIM mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yaitu:

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000

SIM merupakan dokumen wajib bagi setiap pengendara kendaraan bermotor sebagai bukti legalitas dan identifikasi yang dikeluarkan oleh Polri.

Selain itu, kepemilikan SIM juga menunjukkan bahwa pengemudi telah memenuhi persyaratan administrasi, kesehatan, serta memahami aturan lalu lintas dan keterampilan berkendara.

Sesuai dengan Pasal 281 Undang-Undang Lalu Lintas, setiap pengendara yang tidak memiliki SIM bisa dikenakan sanksi.

Oleh karena itu, pastikan SIM Anda selalu dalam keadaan aktif agar terhindar dari masalah hukum di jalan raya.

Jangan sampai terlambat memperpanjang SIM Anda! Datangi lokasi SIM keliling yang sudah ditentukan dan pastikan semua persyaratan lengkap(Muhammad Irfan Ramadan)

Ramalan Cuaca Kota Bogor Selasa 18 Februari 2025, BMKG: Hujan Ringan

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa Kota Bogor hujan ringan Selasa, 18 Februari 2025.

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21–27°C
Kelembapan: 74–96%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21-28 °C
Kelembapan: 72–94%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 68–94%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29 °C
Kelembapan: 68–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 69–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30 °C
Kelembapan: 67–95%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Selasa, 18 Februari 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Cerita Sukses Pelaku UMKM Binaan BRI, Hadirkan Batik Modern untuk Generasi Muda Lewat Ethnic Gendhis

0

Bogordaily.net – Kecintaan Erna Suseno terhadap seni batik dan keinginan agar batik bisa digemari generasi milenial dan Gen Z, membawa perempuan paruh baya asal Yogyakarta ini membangun brand Ethnic Gendhis, yang menghadirkan produk artisan batik tulis sebagai pilihan mode generasi muda.

Tidak hanya menciptakan produk-produk yang menyasar konsumen milenial dan Gen Z, Erna juga menggandeng anak-anak muda sebagai pengrajin batik supaya bisa menciptakan motif dan desain yang sesuai dengan selera generasi muda.

Selain itu, ia juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang ingin tetap bisa berkarya dan menambah pendapatan di tengah tanggung jawab mengurus anak dan keluarga.

Sejak berdiri pada tahun 2018 silam, produk Ethnic Gendhis yang berasal dari Yogyakarta telah dinikmati konsumen dari dalam hingga luar negeri seperti Malaysia, Australia, Kanada hingga Belgia.

“Saya merintis usaha Ethnic Gendhis ini sejak tahun 2018. Sebelumnya, saya bekerja sebagai seorang pegawai. Namun, karena saya tidak bisa meninggalkan keluarga, akhirnya saya memutuskan untuk pensiun dini dan mulai menekuni batik,” kata Erna Suseno.

Motivasi awal Erna membangun bisnis batik, tidak hanya didasari oleh kesukaannya pada seni batik, tetapi juga rasa keprihatinannya terhadap generasi muda terutama Gen Z yang kurang tertarik dengan batik.

Dari situlah, ia ingin berbuat sesuatu supaya anak-anak muda Gen Z bisa lebih menghargai batik dan menggunakan batik.
“Saya akhirnya menciptakan batik dengan motif-motif yang menarik bagi mereka, dengan desain yang eye-catching. Warna-warna yang digunakan menyisipkan motif tradisional, kemudian dipadukan dengan pola-pola kontemporer. Tujuannya agar anak-anak muda tertarik dan mau mengenakan batik,” jelasnya.

Dari awalnya berfokus pada produksi kain batik, Erna kemudian memperluas usahanya ke bidang dekorasi rumah, menciptakan berbagai produk seperti sarung bantal, hiasan dinding, hingga sajadah dengan motif batik.

“Untuk sarung bantal ini kita jual dengan Harga Rp180 ribu. Kalau kain wall decoration ini Rp250 ribu. Kain katun ukuran 2 meter diameter 115 cm mulai dari Rp425 ribu. Bahannya beda-beda jadi harganya juga beda,” ujarnya.

Situasi pandemi memberikan pelajaran berharga bagi Erna. Ia tersadarkan bahwa pemasaran online sangat penting untuk perkembangan bisnis. Untuk mengembangkan produknya, Erna sering mencari inspirasi melalui internet dan memantau tren mode, sambil tetap mempertahankan penggunaan warna-warna yang menarik perhatian.

Dari bisnis kain batik dan produk turunannya, Erna mengungkapkan bahwa ia mampu meraih omzet yang cukup signifikan, dengan pendapatan bulanan yang bisa mencapai puluhan juta.
Selama membangun usaha, Erna juga menjalin kerja sama dengan UMKM lain, seperti dalam pembuatan box dan tas untuk kemasan kain batik, serta berkolaborasi dengan pembuat aksesoris, seperti kalung, yang memanfaatkan sisa-sisa kain.

“Saya juga mengikuti konsep zero waste, meskipun belum sampai zero banget, tapi minimal sudah berusaha mengarah ke sana. Sisa-sisa kain dibuat jadi aksesoris yang lucu, kolaborasi dengan UMKM lain.

Dukungan BRI untuk Perkembangan Ethnic Gendhis

Sebagai UMKM yang dibina oleh Rumah BUMN yang dikelola BRI, Erna mengakui bahwa BRI telah memberikan berbagai dukungan penting bagi perkembangan bisnis Ethnic Gendhis.

“Saya pernah mengikuti pelatihan dari Rumah BUMN BRI yang ada di Yogyakarta. Saya ikut beberapa pelatihan, termasuk dapat sertifikasi untuk desain, dari tingkat pemula sampai advance. Banyak pelatihan yang diberikan BRI, saya ambil yang sesuai dengan kebutuhan saya,” kata Erna.

BRI tidak hanya memberikan dukungan dalam hal pelatihan keterampilan dan manajerial, tetapi juga membantu pemasaran produk melalui berbagai kegiatan pameran dan business matching.

“Saya sudah ikut program BRI dari dulu. Sebelumnya BRILianpreneur. Waktu pandemi, saya juga ikut pameran virtual yang digelar BRI. Bantuan BRI untuk memasarkan produk secara online sangat membantu sekali. Kami fokus stok barang dan BRI yang bantu memasarkan,” kata Erna yang telah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2018 dan pengguna BRImo.

Erna bersyukur bisa kembali mendapat kesempatan untuk terlibat dalam pameran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD pada 30 Januari-2 Februari 2025. Secara khusus, dirinya juga mengapresiasi dukungan BRI yang bisa membawa 1.000 UMKM dan memfasilitasi semua kebutuhan UMKM.

“Kami senang bisa diajak mengikuti pameran kali ini. Pameran ini jadi kesempatan brand saya lebih dikenal luas. Saya juga bisa ketemu sama banyak pelaku UMKM yang hebat-hebat. Bisa berkenalan, ngobrol langsung dan saling memberikan energi positif,” tambahnya.

Seperti diketahui, BRI telah sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang resmi ditutup pada Minggu, 2 Februari 2025. Melalui inisiatif strategis ini, BRI terus berkomitmen untuk mendorong semakin banyak UMKM binaan yang naik kelas dan berhasil menjangkau pasar internasional.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City tersebut sukses dihadiri oleh lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar dan berhasil merealisasikan kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama BRI mengungkapkan bahwa BRI terus berkomitmen dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, terutama dalam meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Dari sisi penyaluran kredit, BRI mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.354,64 triliun atau tumbuh 6,97% yoy dan seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif.

“Penyaluran kredit BRI didominasi oleh segmen UMKM dengan porsi mencapai 81,97% dibandingkan dengan total kredit BRI, atau dengan nominal sebesar Rp1.110,37 triliun”, imbuh Sunarso.

Dukungan bagi industri kreatif dan mendorong kewirausahaan utamanya melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, serta berbagai inisiatif pemberdayaan untuk menumbuhkembangkan UMKM yang menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“BRI akan fokus untuk menjaga stabilitas dan resiliensi kinerja, serta akan berkomitmen untuk mendukung ekonomi kerakyatan, utamanya melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, serta berbagai inisiatif pemberdayaan untuk menumbuhkembangkan UMKM menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkas Sunarso.***

Dandim 0621/Kabupaten Bogor Kunjungi PT Antam dan Kawasan Wisata Ciguha River

0

Bogordaily.net – Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Henggar Tri Wahono, melakukan kunjungan kerja ke PT Antam dan kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Kelompok Tani Hutan (KTH) Ciguha River pada Senin (17/2).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi dan pemantauan kondisi wilayah di Kabupaten Bogor.

“Kita silaturahmi ke semua wilayah yang ada di Kabupaten Bogor. Karena saya baru bertugas di sini, tentunya harus mengetahui kondisi dan situasi di lapangan,” ujar Letkol Inf Henggar Tri Wahono.

Dandim mengungkapkan bahwa kunjungan ke Koramil Nanggung ini merupakan yang ke-12 sejak dirinya bertugas di Kabupaten Bogor selama satu bulan terakhir.

Salah satu fokus kunjungannya adalah PT Antam yang termasuk dalam objek vital nasional di bawah pengamanan TNI.

Selain itu, Dandim juga menyoroti potensi wisata di kawasan Ciguha River. Menurutnya, keindahan alam di kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Saya lihat pemandangannya sangat luar biasa. Saya berharap ke depan tempat ini bisa menjadi daya tarik wisata, sehingga masyarakat sekitar bisa meningkatkan perekonomian mereka dari sektor pariwisata. Hasilnya pun bisa dimanfaatkan dan dirasakan bersama,” katanya.

Ketua Hutan Kemasyarakatan (HKM) Ciguha River, Wily Suhendi mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan Dandim ke daerah mereka.

Saat ini pembangunan wisata Ciguha River baru mencapai delapan persen dari target 100 persen. Namun, ia optimistis dengan dukungan berbagai pihak, kawasan ini dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara mandiri.

“Tentu ini untuk perekonomian masyarakat mandiri ke depan. Masyarakat tidak boleh lagi bergantung, tetapi harus mandiri dalam mengelola perekonomian. Selain itu, menjaga lingkungan secara lestari juga menjadi prioritas,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa wisata Ciguha River telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) resmi sebagai kawasan wisata, sehingga memiliki legalitas untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI melalui Kodim 0621/Kabupaten Bogor, diharapkan kawasan Ciguha River dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.***

Kunjungi Disdukcapil Kota Bogor, Politisi PAN Hj. Hakanna Soroti Sosialisasi dan Validitas Data

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hj. Hakanna bersama Ketua Komisi l dan Anggota Komisi l lainnya melakukan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor untuk meninjau langsung pelayanan administrasi kependudukan.

Dalam kunjungannya, Hj. Hakanna menilai pencapaian dan program kinerja Disdukcapil Kota Bogor sudah berjalan dengan baik.

Namun, ia menyoroti pentingnya sosialisasi layanan administrasi kependudukan hingga ke tingkat Kecamatan, Kelurahan, bahkan RT/RW.

“Paling saya hanya menambahkan bahwa banyak pelayanan di Disdukcapil Kota Bogor yang dapat disosialisasikan sampai dengan Kecamatan, Kelurahan, dan RT/RW. Karena ada beberapa aplikasi yang memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan administrasi kependudukan,” ujar Hj. Hakanna kepada Bogordaily.net saat ditemui di ruangannya pada Senin 17 Februari 2025.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan edukasi tentang berbagai layanan online yang sudah tersedia, seperti pengurusan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), dan dokumen kependudukan lainnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemahaman di tingkat RT/RW mengenai cara pelaporan dan penggunaan aplikasi yang telah disediakan Disdukcapil.

Terkait dengan pengelolaan data kependudukan, Hj. Hakanna juga memberikan masukan agar Disdukcapil Kota Bogor memiliki data tersendiri yang lebih detail dan dapat diakses oleh dinas terkait, seperti Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.

“Artinya, data ini bisa digunakan untuk mengetahui jumlah penduduk secara akurat, status pekerjaan mereka, serta memastikan masyarakat yang kurang mampu mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah secara tepat sasaran,” jelasnya.

Saat ini, data yang dimiliki oleh Disdukcapil Kota Bogor langsung terhubung ke pusat, sehingga perlu adanya sistem yang memungkinkan data tersebut bisa lebih spesifik dan bermanfaat bagi program-program pemerintah daerah.

“Dengan adanya validitas data yang lebih rinci, diharapkan bantuan sosial dari pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan agar tetap sasaran,” ungkapnya.***

(Ibnu Galansa)

Detik-detik Pria Ditusuk Gegara Tak Minta Izin Bangun “Polisi Tidur” di Perumahan Kahuripan Klapanunggal, Bogor

0

Bogordaily.net – Seorang pria berinisial D (33) menjadi korban penusukan setelah tidak meminta izin saat membangun polisi tidur di Perumahan Kahuripan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 16 Februari 2025.

Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Aiptu Hendi, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika warga sedang membangun polisi tidur atau pembatas kecepatan.

“Saat warga membangun polisi tidur di gang, pihak RT setempat datang bersama beberapa rekannya, yang kemudian berujung pada cekcok,” ujar Hendi, Senin, 17 Februari 2025.

Dalam insiden tersebut, korban D (33) mengalami luka akibat diduga ditusuk oleh seseorang yang dibawa oleh oknum RT tersebut.

“Menurut keterangan saksi, senjata yang digunakan adalah sejenis pisau. Korban mengalami luka di punggung, pinggang, dan juga terdapat luka di kepala,” jelasnya.

Selain ditusuk, korban juga sempat dikeroyok oleh oknum RT beserta beberapa temannya.

“Ada keterangan saksi yang menyebut korban dikeroyok, dan hal ini masih kami dalami lebih lanjut,” tambah Hendi.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif dan pelaku utama dalam kejadian ini. Korban D (33) saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi.

“Penyelidikan masih berlangsung, dan kami terus mendalami kasus ini. Korban saat ini masih menjalani pengobatan di RSUD Cileungsi,” pungkasnya.***

(Albin Pandita)

Brand Lokal Bogor Gelar Seminar “Bisnis Jalan Langit” untuk Membangun Mentalitas Wirausaha

0

Bogordaily.net – Dua brand lokal asal Kota Bogor, She Max dan Dev Bakery, berkolaborasi mengadakan seminar bertajuk “Membangun Mentalitas Wirausaha Menuju Bisnis Jalan Langit”.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pengusaha bahwa menjalankan bisnis bukan hanya soal strategi marketing di bumi, tetapi juga harus melibatkan aspek spiritual.

Mellyza Novisari Iskandar, Co-Founder & CMO Inti Arumi Indonesia, menegaskan bahwa dalam kondisi yang tidak menentu seperti saat ini, sekadar berusaha saja tidak cukup.

Menurutnya, pengusaha perlu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah bisnis mereka agar tetap terjaga dan sukses.

“Bisnis jalan langit itu bagaimana selain marketing di bumi, seperti marketing online dan offline, tapi juga harus marketing langit. Bagaimana kita bisa melibatkan Allah SWT dalam bisnis kita sehingga bisa tetap terjaga dan sukses,” ujar Mellyza, Senin 17 Februari 2025.

Seminar ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jabodetabek, dengan mayoritas berasal dari Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Mereka hadir untuk menambah wawasan dan memperkuat mentalitas sebagai seorang pengusaha.

Devia Sherly, seorang praktisi bisnis sekaligus owner Dev Bakery, menyoroti pentingnya membangun mentalitas yang kuat bagi para wirausaha.

“Pebisnis itu kadang mengalami masa sepi, dan di situlah mentalnya bisa drop. Maka dari itu, penting untuk memiliki mental yang kuat agar kita siap menghadapi dunia dalam kondisi apapun,” jelas Devia.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa hambatan terbesar bagi wirausaha umumnya adalah keterbatasan modal dan kurangnya bimbingan bisnis untuk naik kelas.

Oleh karena itu, ia mengajak para pengusaha untuk bergabung dalam komunitas bisnis.

“Pengusaha tanpa komunitas ibarat sayur tanpa garam. Kita tidak bisa berdiri sendiri, tetapi dengan berkomunitas, kita bisa saling berbagi pengalaman, belajar bersama, dan tumbuh lebih kuat,” tambahnya.

Bersama para pembicara inspiratif Riza Zacharias – Chairman & Owner Syaamil Group, Penulis Buku “Bisnis Jalan Langit”, Yasier Utama – Motivator Nasional, Devia Sherly – Praktisi & Entrepreneur dan Mellyza Novisari Iskandar – Co-Founder & CMO Inti Arumi Indonesia.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan dapat lebih memahami pentingnya keseimbangan antara usaha di dunia dan doa kepada Tuhan agar bisnis yang dijalankan tidak hanya sukses secara materi, tetapi juga berkah dan berkelanjutan.***

(Ibnu Galansa)

Ogah Demo di Jakarta Tuntut THR, Driver Ojol di Bogor Ini Bilang Sia-sia

0

Bogordaily.net – Ribuan driver ojek online (Ojol) menggelar aksi menuntut adanya tunjangan hari raya (THR) di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Jakarta, pada Senin 17 Februari 2025.

Aksi demonstrasi itu justru mendapat beragam pro kontra dari kalangan driver ojek online (Ojol) di wilayah penyangga ibukota, yakni Kabupaten Bogor.

Salah satu driver asal Cibinong, Dede (30) dengan tegas menolak gerakan aksi demonstrasi di Jakarta, yang menuntut agar para driver ojol mendapatkan THR.

Menurutnya, saat melamar menjadi mitra di perusahaan ojol perlu membaca teliti perjanjian kemitraan yang diberikan oleh pihak perusahaan.

Ia juga mengumpat, jika ingin memperoleh THR agar kerja saja di PT dan tidak tergabung dalam perjanjian kemitraan driver ojol.

“Kalau pengen dapet THR ya kerja pabrik lah  ya kan kita mah mitra dalam tanda kutipnya freelance ya lu pengen dapet duit ya lu kerja narik lah kalo engga juga ya udah,” kata Dede kepada wartawan, Senin 17 Februari 2025.

Ia menjelaskan, lebih baik tersendat kemacetan karena mengantar penumpang dibanding unjuk rasa dengan menuntut THR.

“Kalau nuntut THR pasti ada kebijakan lain lagi, kalau menurut gua sih gitu makanya kenapa gua tetep narik ya narik aja ngapain juga demo,” jelasnya.

Sementara itu, driver lainya Eka (42) mengakui bahwa, beberapa driver ada yang mogok kerja untuk memberikan rasa respect antara satu sama lain. Namun dia tetap teguh untuk memperoleh uang dengan cara membawa penumpang.

Menurutnya, unjuk rasa sudah sering kali dilakukan dan belum terasa nyata dampaknya, ia meyakini hal tersebut hanya sia-sia.

“Gausah thr dlu deh potongan aja dlu turunin jadi 10 persen kayak dulu itu aja. Yang kesekian kalinya ga cuman sekali tapi ya ngapain cuma-cuma juga mending narik,” ujar Eka.

“Kalo kata saya mah sia sia apalagi masih banyak yang lebih penting. Kalo jadi pemerintah juga ga akan mau,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, pada waktu lalu terdapat massa aksi demonstrasi dari beberapa driver ojol yang melakukan aksi sweeping. Sehingga, ia harus mengantar penumpang tanpa atribut ojol.

“Kita ngga tau si, ngga ada imbauan juga dan ngga ada sweeping kaya waktu itu, ada yang bikin orderan fiktif dan sekarang ada. Intinya yang mau aja. Kalau dulu iya sweeping saya ngojek ga pakai atribut, kalo sekarang mah ngga,” ungkap Eka.***

Albin Pandita

Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Siapkan Cara Ramaikan Pasar

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus berupaya untuk meramaikan pasar-pasar dengan berbagai cara dan inovasi.

Direktur utama perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin menjelaskan upaya untuk meramaikan pasar sebagai pusat transaksi jual beli berlangsung dengan adanya digitalisasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Upaya merangsang pedagang agar bisa mengikuti trend digitalisasi dan kreatif dalam melakukan transaksi jual beli menjadi cara agar pasar menjadi ramai. Berbagai agenda berlangsung dari sejumlah pasar untuk bisa menarik pembeli ataupun pedagang yang mau berniaga di pasar tradisional agar bisa menghidupkan perekonomian Kota Bogor,” katanya.

Sejumlah langkah program tahun 2025 juga berlangsung dari perumda pasar pakuan Jaya sehingga ada upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pedagang pasar mengikuti perkembangan zaman.

Jenal mengatakan, manajemen juga memfasilitasi pasar dengan berbagai kebutuhan ekonomi kreatif untuk dapat menjaring pembeli dari mulai generasi muda hingga lanjut usia.

Selain itu, kata Jenal, Perumda PPJ juga sudah menjalin kerjasama dengan Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah).

Kerjasama tersebut untuk kolaborasi pengembangan ekosistem digital pasar bagi para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Bogor.

CIMB Niaga Syariah mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital bagi para pedagang UMKM di bawah naungan Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

“Hal ini diyakini akan mendorong ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, baik pedagang maupun konsumen,” katanya. ***

Muhammad Irfan Ramadan