Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 955

Disambut Gelak Tawa, Komeng Hibur Pilar Sosial di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami atau Komeng tampil menghibur para pilar sosial di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 8 Februari 2024.

Dalam kesempatan itu, Komeng memberikan sedikit hiburan ditengah tengah dialog bersama Menteri Sosial Syaifullah Yusuf.

Penampilan senator yang terkenal dengan ‘Uhuy’ itu disambut gelak tawa para pilar sosial yang hadir di kegiatan tersebut.

“Yang terhormat, Pa Sekda, Pa Wamen, Palalu,” ujar Komeng disambut gelak tawa para yang hadir.

Komeng mengatakan, para pilar sosial yang hadir merupakan relawan yang rela tidak dibayar dalam menjalankan tugasnya mengabdi untuk masyarakat.

“Ini kan bicara masalah sosial, disini semua relawan dan mereka ikhlas. Jadi mereka ini gak dibayar,” jelas Komeng.

“Tadi dibelakang mereka, pak tambahin pak, pa menteri kan bilang jangan dikasih dulu dan jangan terus terusan dikasih bansos,” celetuk Komeng

Lebih lanjut, Komeng juga turut menanggapi dengan penuh hiburan terkait angka kemiskinan yang tinggi. Dimana, menurut komeng jika kemiskinan itu turun, maka turun kebawah.

“Jadi garis kemiskinan itu sekarang tinggi, kalau turun itu kemana ?. Ya turun ke bawah,” ucap Komeng.

Sementara itu di acara tersebut hadir pula Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Syaifullah Yusuf yang mengadakan dialog bersama pilar-pilar sosial di Kabupaten Bogor.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono, Anggota DPD RI Alfiansyah Komeng, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri, serta ratusan pilar sosial yang ada di Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yusuf menyampaikan pesan dan kutipan langsung dari Presiden Prabowo terkait kepedulian terhadap rakyat kecil. ***

Albin Pandita

Pj Bupati Bogor Puji Festival Durian Leuwiliang, Dorong Kesejahteraan Petani dan UMKM

0

Bogordaily.net – Penjabat atau Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri, memberikan apresiasi terhadap kegiatan Festival Durian yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Leuwiliang, sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani durian dan UMKM dengan memperluas akses pasar.

Festival Durian ini berlangsung meriah di alun-alun Kecamatan Leuwiliang pada Sabtu, (8/2/25).

Pj Bupati Bogor Bachril Bakri mengungkapkan bahwa festival ini merupakan momentum penting untuk mengangkat durian unggulan Leuwiliang dan memperkenalkan kelezatan serta keunikan buah lokal kepada khalayak luas. Ia menambahkan bahwa tujuan utama festival ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani durian dan UMKM dengan memperluas akses pasar, yang memungkinkan para petani dan pengusaha lokal untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan mereka.

“Bahkan, festival ini memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Kehadiran wisatawan dapat menghidupkan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan ke tempat wisata, pembelian produk lokal, dan penggunaan jasa lainnya,” kata Bachril Bakri.

Pj Bupati Bogor juga menegaskan bahwa Festival Durian Kecamatan Leuwiliang memiliki peran strategis dalam memajukan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata Kabupaten Bogor dengan mengusung tagline “Sport and Tourism”. Untuk itu, ia berharap adanya kerjasama dengan berbagai pihak terkait guna merancang strategi komunikasi yang efektif untuk memperkuat branding Leuwiliang sebagai daerah dengan berbagai varietas durian berkualitas tinggi.

Ia juga menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya menjadi acara tahunan yang menarik perhatian wisatawan, tetapi juga menjadi agenda yang terus berkembang dan semakin populer di kalangan masyarakat.

“Saya berharap festival durian ini tidak hanya menjadi acara sekali lewat, tetapi menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah,” ujar Bachril Bakri.

Lebih lanjut, Bachril Bakri mengungkapkan bahwa Festival Durian ini memiliki tiga aspek penting. Pertama, sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata, terutama dengan memperkenalkan durian Leuwiliang sebagai buah yang sangat lezat.

“Ada dua jenis durian unggulan yang patut dicoba, yaitu Durian Karyasari dan Durian Pabangbon Barengkong,” jelasnya.

Kedua, festival ini juga menjadi wadah untuk pengembangan usaha ekonomi masyarakat, dengan berbagai produk olahan durian yang dipamerkan, seperti dodol, keripik, dan produk olahan lainnya.

Ketiga, acara ini menjadi upaya untuk mengembangkan durian sebagai produk unggulan dari Kecamatan Leuwiliang yang dapat dipromosikan ke tingkat yang lebih luas.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan merasakan langsung kelezatan durian Leuwiliang. Mari bersama-sama mendukung pengembangan ekonomi di wilayah ini,” bebernya

Ia berharap Festival Durian Kecamatan Leuwiliang menjadi bagian dari promosi wisata yang lebih sukses dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. (*)

BEM se Bogor Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pelecehan di Ciseeng Bogor

0

Bogordaily.net – Koordinator BEM se Bogor, Hanif Abdullah, menyoroti lambannya penanganan kasus pelecehan terhadap seorang remaja putri berinisial S (16) asal Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Kasus pelecehan yang dialami gadis Ciseeng telah terjadi sejak enam bulan lalu namun hingga kini belum mendapat tindak lanjut dari pihak berwenang.

Setelah mendengar kabar kasus tersebut, Hanif segera mengunjungi rumah korban di Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, pada Jumat, 7 Februari 2025, pukul 20.00 WIB, untuk bertemu dengan korban dan keluarganya guna mendiskusikan perkembangan kasus ini.

“Setelah mendengar langsung kesaksian korban dan keterangan dari orang tuanya, saya sangat kecewa dengan kinerja Polres Bogor yang tampaknya mengabaikan laporan ini. Sudah enam bulan berlalu, tetapi belum ada kejelasan atau tindak lanjut dari kepolisian. Apakah karena korban berasal dari keluarga biasa, sehingga hak dan keadilan mereka tidak diperjuangkan? Padahal, mereka juga warga Kabupaten Bogor yang seharusnya mendapatkan perlindungan hukum,” ujar Hanif setelah pertemuan tersebut.

Ia juga mengkritik sikap eksekutif dan legislatif Kabupaten Bogor, termasuk pemerintah daerah, pemerintah desa, serta DPRD, yang hingga kini tidak menunjukkan kepedulian terhadap kasus ini. Hanif menilai bahwa seharusnya mereka berperan aktif dalam membantu keluarga korban agar kasus ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sebagai bentuk kepedulian, Hanif menegaskan bahwa ia bersama BEM se-Bogor akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka berkomitmen untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Oke Gas Jadi Hese Gas! Spanduk “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” Bermunculan di Bogor

0

Bogordaily.net – Kota Bogor mendadak ramai dengan pemandangan tak biasa, spanduk-spanduk mencolok berisi ungkapan protes terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia  yang bertuliskan “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” menghiasi berbagai sudut kota.

Spanduk itu mencuri perhatian para pengguna jalan dan warga setempat.

Berwarna biru-kuning yang kontras, spanduk ini tak hanya sekadar kain yang terbentang, tetapi juga simbol keresahan dan tuntutan masyarakat.

Wajah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terpampang jelas di setiap spanduk, seolah menjadi pusat perhatian di antara hiruk-pikuk kota.

Beberapa lokasi strategis menjadi titik utama pemasangan spanduk ini seperti di Underpass Jalan Sholeh Iskandar yang selalu dipadati kendaraan, kawasan Loji yang dikenal ramai, Jalan Semeru yang penuh geliat aktivitas, hingga Simpang Gunung Batu yang menjadi persimpangan penting di Kota Hujan ini.

Tidak diketahui pasti siapa yang memasang spanduk-spanduk ini, namun satu hal yang jelas, pesan ini menggema lantang di tengah masyarakat.

Tuntutan akan ketersediaan gas 3 kg, yang menjadi kebutuhan utama bagi banyak keluarga, terlihat nyata dalam kalimat sederhana namun penuh makna itu.

“Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” bukan hanya sebuah seruan, tetapi jeritan hati yang ingin didengar.

Warga yang melintas tak urung berkomentar, sebagian mengangguk setuju, sementara yang lain terlihat penasaran dan bertanya-tanya.

Fenomena ini menambah dinamika kehidupan Kota Bogor.

Sementara itu sejumlah warga justru memplesetkan kalimat yang ada di spanduk tersebut.

“Oke gas, oke gas. Hese Gas hese gas,” kata seorang warga mengomentari spanduk protes kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang ada di Kota Bogor tersebut.***

Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH 2025

0

Bogordaily.net – Bantuan sosial atau bansos Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini tengah dinanti masyarakat yang menerimanya.

Bansos PKH yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) ini ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Tahun ini total anggaran bansos PKH mencapai Rp504,7 triliun pada tahun 2025. Berdasarkan informasi terbaru, pencairan PKH 2025 akan dilakukan dalam empat tahap, dengan tahap pertama berlangsung dari Januari hingga Maret 2025.

Meskipun terdapat kemungkinan percepatan pencairan, penerima manfaat disarankan untuk selalu mengecek informasi resmi melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.

Jadwal Pencairan Bansos PKH 2025

Pencairan bansos PKH 2025 akan dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun. Berikut adalah rincian jadwal pencairannya:

Tahap 1: Januari, Februari, Maret 2025
Tahap 2: April, Mei, Juni 2025
Tahap 3: Juli, Agustus, September 2025
Tahap 4: Oktober, November, Desember 2025

Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, pencairan tahap pertama diperkirakan berlangsung mulai pertengahan hingga akhir Februari 2025. Namun, jadwal ini masih dapat berubah tergantung pada proses verifikasi dan validasi data penerima manfaat.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh penerima PKH wajib terdaftar dalam DTKS untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Oleh karena itu, penting bagi penerima manfaat untuk secara berkala mengecek status pencairan mereka melalui situs resmi Kemensos.

Siapa Saja yang Berhak Menerima PKH 2025?

Bansos PKH diberikan kepada kelompok masyarakat yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan Kemensos. Berikut adalah kategori penerima manfaat yang berhak mendapatkan bantuan PKH 2025:

Kategori Kesehatan:

  • Ibu hamil: Maksimal dua kali kehamilan dalam satu keluarga.
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Maksimal dua anak dalam satu keluarga.

Kategori Pendidikan:

  • Anak Sekolah Dasar (SD/MI): Anak yang masih menempuh pendidikan di tingkat SD.
  • Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs): Anak yang bersekolah di tingkat SMP atau MTs.
  • Anak Sekolah Menengah Atas (SMA/MA): Anak yang bersekolah di tingkat SMA atau MA.

Kategori Kesejahteraan:

  • Lanjut Usia (di atas 60 tahun): Lansia yang tinggal bersama keluarga atau tercatat secara mandiri.
  • Penyandang Disabilitas: Individu dengan disabilitas berat yang tercatat dalam DTKS.

Selain memenuhi kategori tersebut, penerima PKH juga harus memenuhi syarat tambahan, seperti:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan e-KTP.
  • Terdaftar dalam DTKS Kemensos.
  • Bukan anggota TNI, Polri, ASN, atau pegawai BUMN/BUMD.
  • Tidak menerima bantuan pemerintah lain, seperti Kartu Prakerja atau BLT subsidi gaji.

Besaran Bantuan PKH 2025 Berdasarkan Kategori Penerima

Besaran bantuan yang diterima setiap penerima PKH berbeda-beda tergantung kategori yang mereka masuki. Berikut adalah rincian bantuan yang akan diterima sepanjang tahun 2025:

  • Ibu hamil: Rp750.000 setiap tiga bulan (total Rp3.000.000 per tahun).
  • Anak usia dini: Rp750.000 setiap tiga bulan (total Rp3.000.000 per tahun).
  • Anak SD: Rp225.000 setiap tiga bulan (total Rp900.000 per tahun)
  • Anak SMP: Rp375.000 setiap tiga bulan (total Rp1.500.000 per tahun).
  • Anak SMA: Rp500.000 setiap tiga bulan (total Rp2.000.000 per tahun).
  • Lanjut usia: Rp600.000 setiap tiga bulan (total Rp2.400.000 per tahun).
  • Penyandang disabilitas: Rp600.000 setiap tiga bulan (total Rp2.400.000 per tahun).

Itulah informasi terkait jadwal dan besaran bansos PKH tahun 2025. ***

Mensos Syaifullah Yusuf: Target 0 Persen Kemiskinan 2026, Pilar Sosial Harus Bersinergi

0

Bogordaily.net – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Syaifullah Yusuf mengadakan dialog bersama pilar-pilar sosial di Kabupaten Bogor pada Sabtu, 8 Februari 2025, bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono, Anggota DPD RI Alfiansyah Komeng, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri, serta ratusan pilar sosial yang ada di Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yusuf menyampaikan pesan dan kutipan langsung dari Presiden Prabowo terkait kepedulian terhadap rakyat kecil.

“Cita-cita bangsa kita adalah bangsa yang gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja, bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbun ghafur, yaitu bangsa di mana rakyatnya cukup sandang, cukup papan. Cita-cita kita adalah melihat wong cilik bisa tersenyum, bisa tertawa,” kata Gus Yusuf mengutip perkataan Presiden Prabowo.

Gus Yusuf juga mengajak pilar-pilar sosial, yang terdiri dari Karang Taruna, PKH, dan lain-lain, untuk melayani masyarakat dengan tulus dan sepenuh hati.

“Kita harus mengetahui apa yang harus kalian kerjakan, agar yang kita layani bisa tersenyum,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pilar-pilar sosial untuk melaksanakan program 12 PAS (Program Asistensi Sosial) dari Kementerian Sosial.

Adapun sasaran dari 12 PAS ini meliputi anak-anak rentan, penyandang disabilitas, lansia terlantar, masyarakat berpendapatan rendah, korban bencana, perempuan rentan, individu bermasalah, serta mereka yang terpengaruh narkoba, HIV/AIDS, dan sebagainya.

Lebih lanjut, Gus Yusuf mengimbau agar pilar sosial dapat bersinergi dalam program penurunan kemiskinan yang digaungkan oleh Presiden Prabowo.

“Intinya, 50 persen kemiskinan berada di tiga provinsi. Kita tidak perlu menyalahkan, seperti yang disampaikan Presiden, mari kita cari masalahnya supaya kita bisa menurunkan kemiskinan,” ujar Gus Yusuf.

“Kita harus memiliki langkah nyata agar penurunan kemiskinan dapat signifikan. Presiden Prabowo sangat peduli kepada wong cilik,” tambahnya.

Presiden Prabowo menargetkan agar angka kemiskinan yang saat ini masih lebih dari 3 juta jiwa dapat turun hingga 0 persen pada tahun 2026.

“Kemiskinan ekstrem yang lebih dari 3 juta ini bisa turun menjadi 0 persen pada tahun 2026. Secepatnya, pada 2025 atau selambat-lambatnya pada 2026, harus sudah 0 persen,” ujar Presiden Prabowo.

Tentunya, pencapaian ini memerlukan sinergi dan kerja keras dari Kementerian Sosial, termasuk dukungan dari seluruh pilar sosial.

“Ini adalah target luar biasa yang menjadi bagian dari kerja keras Kementerian Sosial dan seluruh pilar-pilarnya,” ungkap Saifullah Yusuf.***

(Albin Pandita)

 

Download Apk Youtube Terbaru dan Cara Mengatasi APK Usang

0

Bogordaily.net – Download Apk Youtube terbaru dan cara mengatasi apk usang menarik untuk diulas.

Apakah kamu sering mengalami masalah dengan aplikasi YouTube yang tampak usang atau tidak bisa diperbarui?

Jangan khawatir, berikut adalah tiga cara ampuh yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah tersebut!

Aplikasi YouTube, yang menjadi andalan banyak pengguna ponsel pintar untuk menonton video dan mendengarkan musik, memang kerap menghadapi kendala tertentu.

Salah satunya adalah versi aplikasi yang sudah kedaluwarsa, yang menyebabkan masalah saat digunakan.

Sayangnya, pembaruan terbaru sering kali belum tersedia, terutama saat menghadapi tahun 2025 yang penuh dengan pembaruan.

Tapi tenang saja, ada beberapa solusi yang bisa membantu kamu untuk tetap menikmati YouTube tanpa gangguan.

Download Apk YouTube Terbaru

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Perbarui Melalui Play Store
  • Buka Google Play Store di perangkatmu.
  • Cari “YouTube” di kolom pencarian.
  • Jika muncul opsi Perbarui, tekan tombol tersebut untuk memperbarui aplikasi YouTube ke versi terbaru.
  • Setelah pembaruan selesai, coba buka kembali aplikasi YouTube dan lihat apakah masalahnya sudah teratasi.

Gunakan YouTube Melalui Browser

  • Buka Google Chrome atau browser favorit lainnya.
  • Ketik “youtube.com” di bilah pencarian.
  • Masuk ke akun YouTube dan nikmati layanan seperti biasa tanpa masalah.

Hubungi Dukungan YouTube

  • Kunjungi Google Play Store dan cari aplikasi YouTube.
  • Gulir ke bawah hingga menemukan opsi Dukungan Aplikasi.
  • Klik pada alamat email dukungan [email protected].
  • Kirimkan email dengan deskripsi masalah yang kamu alami untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
  • Dengan mengikuti salah satu dari tiga cara di atas, kamu bisa kembali menikmati YouTube tanpa hambatan. Semoga tips ini membantu.

Itulah informasi dan ulasan mengenai cara download apk Youtube terbaru dan
cara mengatasi apk usang.***

Jadwal PPG Daljab Kemenag 2025 Resmi Dirilis, Cek Timeline dan Tahapan Sertifikasi Guru Madrasah

0

Bogordaily.net – Kabar gembira untuk para calon peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Kementerian Agama (Kemenag) 2025.

Jadwal resmi pelaksanaan PPG Daljab Batch 1 Tahun 2025 telah diumumkan secara resmi.

Kementerian Agama (Kemenag), melalui Direktorat GTK Madrasah, telah mengedarkan surat edaran yang menguraikan pelaksanaan PPG untuk guru Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di seluruh Indonesia.

Transformasi Pendidikan Guru melalui PPG Daljab Kemenag 2025 PPG Daljab kali ini hadir dengan skema pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS), yang dipadukan dengan pendampingan intensif.

Program ini menjadi bagian dari upaya besar dalam mentransformasi pendidikan guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran di madrasah dan sekolah berbasis agama.

Diperkirakan, lebih dari 600.000 guru Madrasah dan PAI akan berpartisipasi dalam PPG selama tahun 2025.

Sebagai permulaan, verifikasi administrasi peserta Batch 1 sudah dimulai pada 1 hingga 7 Februari 2025. Para guru yang lolos seleksi administrasi diminta untuk mengunggah berkas melalui aplikasi EMIS.

Berikut adalah tahapan pendaftaran yang harus diperhatikan:

  • Langkah-Langkah Pendaftaran PPG Dalam Jabatan Kemenag 2025
  • Mengunggah ijazah S-1/D-IV
  • Memilih mata pelajaran sertifikasi sesuai dengan kualifikasi akademik yang dimiliki (pastikan linieritas ijazah dan program studi PPG).
  • Mengunggah Pakta Integritas lengkap dengan tanda tangan dan materai Rp 10.000.
  • Menyiapkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan resmi (rumah sakit pemerintah atau puskesmas).

Jadwal Lengkap PPG Daljab Kemenag Batch 1 Tahun 2025

Berikut adalah rangkaian jadwal pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Kemenag Batch 1 Tahun 2025:

  • 31 Januari 2025: Pengumuman calon peserta melalui aplikasi EMIS/Siaga.
  • 1-7 Februari 2025: Penyelesaian berkas oleh calon peserta di akun PTK masing-masing.
  • 1-10 Februari 2025: Verifikasi dan validasi berkas oleh admin tingkat Kabupaten/Kota.
  • 11-16 Februari 2025: Pengolahan data hasil verifikasi dan validasi serta seleksi peserta ke LPTK.
  • 17 Februari 2025: Peserta yang lolos seleksi wajib lapor diri ke LPTK.
  • 1-2 Maret 2025: Orientasi akademik sebagai tahap awal pembelajaran.
  • 3 Maret – 22 April 2025: Pembelajaran intensif PPG Daljab Batch 1.

Tahapan Pembelajaran PPG Daljab 2025

Untuk memastikan program berjalan lancar, pembelajaran PPG akan dibagi dalam beberapa tahap berikut:

  • Orientasi Akademik: 1 – 2 Maret 2025
  • Belajar Mandiri Modul Profesional: 3 – 12 Maret 2025
  • Belajar Mandiri Modul Pedagogik: 13 – 22 Maret 2025

Pengembangan Perangkat Pembelajaran:

  • 23 Maret – 5 April 2025
    Induksi dan Try Out: 6 – 9 April 2025
  • Unggah Video Pembelajaran: 10 – 13 April 2025
  • Uji Kinerja: 14 – 20 April 2025
  • Uji Pengetahuan: 21 – 22 April 2025
  • Pengumuman Hasil: 23 – 27 April 2025

Dengan sistem berbasis LMS, peserta akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan interaktif.

Setiap tahapan didesain untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang metode pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan zaman sekarang.

Demikian informasi mengenai jadwal dan timeline PPG Daljab Kemenag Batch 1 Tahun 2025.***

Suami dan Anak Ning Fina Durrotun Nafisah Lirboyo: Fakta di Balik Kabar Duka

0

Bogordaily.net – Suami dan Anak Ning Fina Durrotun Nafisah putri pendiri pesantren Lirboyo jadi perbincangan di jagat maya.

Setelahnya kabar duka datang dari keluarga besar Gus Iqdam. Ning Fina Durotun Nafisah, kakak kandung Ning Nila yang juga istri dari tokoh agama tersebut, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 6 Februari 2025 atau 7 Sya’ban 1446 Hijriah.

Kepergian Ning Fina ini sontak mengundang duka mendalam dari banyak pihak.

Di media sosial, warganet berbondong-bondong mengungkapkan belasungkawa serta doa untuk almarhumah.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Semoga Husnul Khotimah, Ning Fina. Aamiin,” tulis seorang pengguna Instagram.

Hingga kini, penyebab meninggalnya Ning Fina masih belum diketahui secara pasti.

Pihak keluarga, baik dari Gus Iqdam maupun Ning Nila, belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut.

Di tengah suasana duka, banyak yang bertanya-tanya mengenai kehidupan pribadi Ning Fina, terutama mengenai suami dan anak-anaknya.

Berdasarkan informasi yang beredar, almarhumah meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak. Namun, identitas mereka masih belum banyak terungkap ke publik.

Profil Ning Fina Durrotun Nafisah Putri Pendiri Pesantren Lirboyo 

Dia adalah kakak dari Ning Nila istri Gus Iqdam.

Artinya bahwa Ning Nila merupakan kakak ipar dari Gus Iqdam.

Jika Ning Fina adalah kakak dari Ning Nila, maka ia bukanlah sosok sembarangan.

Ning Fina merupakan putri dari KH Thoha Widodo Zaini Munawir.

KH Thoha Widodo Zaini sendiri adalah kiai besar yang tinggal di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Kini kabarnya kakak kandung dari Ning Nila meninggal dunia pada Kamis, 7 Februari 2025.

Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya Ning Fina.***

Jumlah Penonton A Business Proposal Jauh dari Ekspektasi, Apa yang Salah?

0

Bogordaily.net – Jumlah Penonton A Business Proposal Jauh dari Ekspektasi. Siapa sangka film yang diadaptasi dari drama Korea populer justru gagal menarik minat penonton?

Film A Business Proposal, yang diharapkan menjadi hit di bioskop Indonesia, justru mengalami nasib pahit.

Sejak penayangannya, film ini hanya berhasil meraup 6.900 penonton dari total 1.270 kali tayang, yang berarti rata-rata hanya 4-5 orang per show. Bahkan, ada beberapa studio yang melaporkan tidak ada satu pun penonton yang datang!

Padahal, film ini punya modal kuat: cerita yang sudah sukses di webtoon dan drama Korea, serta harga tiket yang sangat terjangkau, hanya Rp 25.000 saja. Namun, antusiasme yang diharapkan tak kunjung datang.

Kontroversi Abidzar, Bumerang bagi Film?

Banyak netizen menduga bahwa kegagalan ini tak lepas dari kontroversi Abidzar, salah satu pemeran utama dalam film ini.

Dalam sebuah wawancara promosi, Abidzar mengungkapkan bahwa ia sengaja tidak menonton drama Korea aslinya untuk membentuk karakter versinya sendiri.

“Ini adalah karakter yang gue buat sendiri bersama director. Jadi gue nggak pengen dibikin plek ketiplek juga,” ucapnya.

Namun, pernyataan ini justru mendapat reaksi negatif dari penggemar drama Korea, yang merasa bahwa sikapnya kurang menghargai sumber asli. Bahkan, banyak yang menilai pernyataan ini terdengar arogan.

Sejumlah netizen pun ramai-ramai mengomentari kegagalan film ini:

“Abidzar aja nggak ngundang kita di premier, ya kita juga nggak nonton lah,” tulis akun TikTok @alfffii.

“Mereka malah matiin pasar film mereka sendiri. Siapa lagi yang bakal nonton A Business Proposal kalau bukan mayoritas anak drakor?” tulis akun TikTok @riri.

Pelajaran Berharga untuk Industri Film
Kegagalan film ini tidak hanya berdampak pada jumlah penonton, tetapi juga merugikan banyak pihak, termasuk 100 kru dan 20 seniman yang terlibat dalam produksinya.

Seperti kata pepatah, mulutmu harimaumu. Dalam industri hiburan, promosi bukan sekadar tentang pemasaran, tetapi juga bagaimana aktor dan tim membangun hubungan baik dengan calon penonton.

Ke depannya, para sineas dan aktor perlu lebih berhati-hati dalam berbicara agar tidak merugikan proyek mereka sendiri.

Itulah informasi dan ulasan mengenai Jumlah Penonton A Business Proposal jauh dari ekspektasi.***