Home Blog Page 966

Kegiatan Brilliant Expedition Berakhir, SMP Negeri Siap Dibangun di Malasari

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor resmi menutup rangkaian kegiatan Brilliant Expedition yang diselenggarakan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pada Kamis (24/4/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah ujung Kabupaten Bogor.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Bambang W Tawekal menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai membawa semangat baru bagi kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan serta Pemerintah Desa Malasari yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Apa yang kita alami bersama sejak kedatangan, kegiatan semalam hingga hari ini, semoga menjadi kenangan dan semangat yang terus hidup,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk terus mendukung pengembangan pendidikan di Kecamatan Nanggung, khususnya Desa Malasari. Terlebih lagi, Desa Malasari menjadi salah satu titik perhatian dalam kunjungan Bupati Bogor baru-baru ini, yang juga menyoroti keterbatasan fasilitas pendidikan, terutama jenjang SMP.

“Alhamdulillah, kemarin langsung dijawab oleh Pak Bupati Bogor bahwa akan dibangun SMP di Malasari, meskipun awalnya masih berstatus satu atap. Ini adalah langkah awal yang besar untuk pemerataan pendidikan,” tambah Bambang.

Ia juga mengakui masih adanya berbagai keterbatasan sarana, prasarana, dan tenaga pengajar di daerah tersebut.

“Oleh karena itu, kami akan terus melakukan koordinasi intensif untuk peningkatan kualitas pendidikan di wilayah dengan kondisi geografis menantang ini,” pungkasnya. ***

Pemkab Bogor Susun RPJMD Tahun 2025-2029, Selaraskan Program 100 Hari Kerja Rudy Susmanto-Jaro Ade  

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

Penyusunan tersebut berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis 24 April 2025. Turut dihadiri langaung Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade).

Penyusunan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati terpilih Ade Ruhandi (Jaro Ade).

Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji mengatakan bahwa, proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) telah berjalan dan akan terus menerima masukan dari berbagai pihak.

“Ini memang kegiatan yang harus dilaksanakan untuk memetakan RPJMD Bupati dan Wakil Bupati terpilih, proses ini sedang penyusunan dan kita menerima masukan-masukan terus,” kata Bambam kepada wartawan, Kamis 24 April 2025.

Ia mengatakan bahwa, target penetapan RPJMD tersebut akan rampung pada Agustus 2025. Program pembangunan lima tahunan ini akan menjadi dasar pijakan seluruh kegiatan pemerintahan di Kabupaten Bogor ke depan.

Lebih lanjut, kata dia, penyusunan RPJMD tak lepas dari visi dan misi kepala daerah terpilih. Ia memastikan seluruh proses dilakukan secara internal namun tetap mengakomodasi arahan Bupati dan Wakil Bupati.

“Iya visi misi, jadi memang internal dan eksternal. Kita sendiri yang menyusun tapi sesuai dengan keinginan beliau, sesuai yang di usulkan penyesuaian Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang,” jelasnya.

Adapun, salah satu fokus utama yang juga tengah disiapkan adalah, program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Program ini, menurut Bambam, tidak sekadar konsep, tetapi langsung diimplementasikan di lapangan.

“Misalnya program gerakan pangan murah serentak yang dilaksanakan setiap bulan. Kemarin juga nama jalan yang Ipik Gandamana di Pakansari itu salah satu program 100 hari, nanti detail ya bisa kita lihat mungkin di bulan Mei,” ujar Bambam.

Selain itu, Pemkab Bogor juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat. Salah satu inisiatif yang dibahas adalah program ketahanan pangan berbasis komoditas lokal, seperti talas.

“Tadi Pak Adian Napitupulu dari DPR RI menyampaikan ada program untuk talas. Itu salah satu program untuk meningkatkan ketahanan pangan kita di klasifikasi pangan,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Kemenkop Ajak Kelompencapir Mendukung Upaya Percepatan Legalitas Kopdes/ Kel Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) meminta dukungan penuh dari asosiasi atau kelompok notaris Indonesia seperti Kelompok notaris pendengar dan pemikir (Kelompencapir) dan asosiasi notaris lainnya untuk dapat melakukan percepatan dalam upaya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih.

Keberadaan notaris menjadi sangat vital karena menjadi bagian penting dalam pemenuhan Badan Hukum/ legalitas Kopdes/ Kel Merah Putih.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa percepatan ini diperlukan karena target pembentukan 80.000 Kopdes/ Kel Merah Putih dapat dilakukan pada 12 Juli 2025 beriringan dengan momentum Peringatan Hari Koperasi Nasional.

Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih dan Surat Edaran (SE) Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih, Notaris berperan dalam penerbitan Akte Pendirian Koperasi yang sah berdasarkan berita acara dari pelaksanaan musyawarah desa khusus (Musdesus) di tingkat desa/ kelurahan. Setelah memiliki Akte Pendirian Koperasi, selanjutnya dilakukan pengesahan oleh Kementerian Hukum cq Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU).

“Untuk itu kami berharap dukungan dari teman-teman notaris karena keberadaan bapak/ ibu semua sangatlah penting. Saat ini sudah mulai banyak desa-desa yang menyelenggarakan musyawarah desa khusus untuk pembentukan koperasi desa,” ujar Wamenkop Ferry Juliantono dalam diskusi ke 63 yang digelar oleh Kelompencapir secara daring dengan tema “Mengenal Koperasi Desa Merah Putih”, Kamis (24/4).

Wamenkop Ferry menuturkan bahwa di dalam rangkaian proses Musdesus pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih di setiap desa, tim dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) atau dari Dinas Koperasi setempat turut hadir untuk memastikan proses musyawarah dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan tahapan-tahapan yang ditentukan. Hal ini untuk menghindari potensi permasalahan yang terjadi di dalam musyawarah.

“Dalam proses musyawarah desa khusus itu, kami sudah membuat petunjuk pelaksanaan bahwa inisiatif dari pembentukan musyawarah desa kelurahan itu dilaksanakan oleh pemerintah desa,” ulasnya.

Sementara itu terkait dengan strategi pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih, Kemenkop menetapkan tiga model yaitu pembentukan koperasi baru, pengembangan koperasi yang sudah ada dan revitalisasi koperasi.

Pembentukan koperasi baru hanya dilakukan di desa-desa yang belum memiliki koperasi. Sementara untuk pengembangan koperasi dilakukan pada desa yang telah memiliki koperasi aktif dengan kinerja cukup baik kemudian dikembangkan kapasitas usahanya. Selanjutnya revitalisasi koperasi dilakukan untuk desa yang sudah memiliki koperasi namun tidak aktif/ lemah.

“Jadi yang krusial itu adalah bahwa dalam pembentukan koperasi ada beberapa pendekatan dan menurut saya tiga pendekatan inilah yang sudah dilakukan oleh Kementerian Koperasi,” ucapnya.

Wamenkop Ferry Juliantono menambahkan bahwa pihaknya juga sudah menjalin komunikasi yang intens dengan Kementerian Hukum untuk dapat bersinergi dalam upaya percepatan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih. Atas komitmen yang telah disepakati tersebut diharapkan proses pendirian legalitas Koperasi dapat dilakukan secara cepat dari tingkat desa yang dibantu oleh notaris yang telah ditunjuk untuk segera mengesahkan berita acara dalam bentuk akte notaris.

“Setelah akte notaris itu diserahkan kepada Kementerian Hukum untuk dicatatkan pada Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH), saya mendapatkan konfirmasi bahwa prosesnya juga akan dipercepat karena Kementerian Hukum akan membuat laman khusus untuk menangani pendirian dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya. ***

1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88% Wilayah Indonesia, BRI Hadirkan Layanan Keuangan Hingga ke Pelosok Negeri

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung inklusi keuangan dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui keberadaan AgenBRILink.

Hingga akhir Maret 2025 jumlah AgenBRILink telah mencapai 1,2 juta agen. Keberadaan program ini memberikan dampak yang nyata, mulai dari membuka akses layanan perbankan bagi masyarakat di daerah terpencil hingga meningkatkan literasi keuangan di berbagai pelosok Tanah Air.

Tercatat, sepanjang Triwulan I/2025 AgenBRILink berhasil membukukan volume transaksi sebesar Rp423 triliun. Jumlah AgenBRILink juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan atau tumbuh sebesar 49,48% YoY, dari 796.836 agen pada Maret 2024 menjadi 1,2 juta agen pada akhir Maret 2025. Dengan pertumbuhan tersebut, jaringan AgenBRILink kini telah melayani lebih dari 67 ribu desa dan menjangkau lebih dari 88% wilayah Indonesia.

Tidak hanya sekadar memperluas jangkauan, AgenBRILink juga menawarkan berbagai layanan yang dirancang untuk mempermudah kebutuhan harian masyarakat. Mulai dari pembayaran tagihan listrik, air, BPJS, telepon, pembelian pulsa, hingga pembayaran cicilan. Selain itu, tersedia pula layanan referral untuk pembukaan rekening tabungan dan pinjaman, layanan asuransi mikro, tarik tunai dari luar negeri, serta pembelian tiket perjalanan seperti bus, shuttle, dan kapal ferry.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa salah satu bentuk nyata BRI dalam mendorong inklusivitas adalah dengan memperluas jaringan layanan perbankan hingga ke warung-warung melalui AgenBRILink. Hal ini memungkinkan BRI untuk melayani transaksi keuangan masyarakat secara lebih dekat, efisien, dan merata.

Dia juga menambahkan bahwa inisiatif ini turut mendukung Asta Cita keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Program ini juga selaras dengan Asta Cita ketiga, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan.

“Keberadaan AgenBRILink tidak hanya memperluas jangkauan layanan BRI, tetapi juga menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Selain memperoleh tambahan pendapatan, para agen juga menjadi agen perubahan yang memperkenalkan layanan keuangan kepada komunitas di sekitarnya,” jelas Hendy.

Dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, AgenBRILink hadir sebagai ujung tombak dalam memperluas akses keuangan hingga ke pelosok negeri. Peran strategis ini juga tercermin dari perkembangan signifikan yang dicapai dalam beberapa waktu terakhir.

“Keberhasilan AgenBRILink diyakini tak terlepas dari strategi hybrid bank BRI, yakni perpaduan layanan fisik dan digital untuk melayani segmen nasabah BRI yang beragam. Dengan beragam kemudahan tersebut, AgenBRILink menjadi solusi keuangan yang semakin relevan bagi Masyarakat Indonesia,” tutup Hendy. ***

Pemkot Bogor Berikan Diskon PBB 2025 dan Pembebasan Denda Pajak Tertentu

0

Bogordaily.net – Kabar gembira bagi para wajib pajak di Kota Bogor. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan sejumlah insentif pajak, termasuk potongan atau diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun pajak 2025 serta pembebasan denda untuk pajak-pajak tertentu.

Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana, menjelaskan bahwa Pemkot memberikan pengurangan pokok PBB sebesar 10 persen bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran antara tanggal 28 April hingga 27 Mei 2025.

Selain itu, terdapat pengurangan sebesar 5 persen untuk pembayaran yang dilakukan mulai 28 Mei sampai dengan 27 Juni 2025.

“Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang taat pajak serta untuk mendorong peningkatan kepatuhan pajak sejak awal tahun,” ungkap Deni saat dikonfirmasi melalui pesan singkat kepada Bogordaily.net, Kamis 24 April 2025.

Tidak hanya itu, Pemkot Bogor juga memberikan pembebasan denda PBB hingga tahun pajak 2024.

“Artinya, wajib pajak yang memiliki tunggakan denda dari tahun-tahun sebelumnya kini memiliki kesempatan untuk melunasi pokok pajaknya tanpa dibebani denda,” katanya.

Selain insentif dalam bentuk Diskon PBB, Bapenda juga menghapuskan denda keterlambatan pelaporan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir.

Pembebasan ini berlaku untuk keterlambatan pelaporan dari bulan Januari hingga Mei 2024.

“Pembebasan denda PBJT ini diberikan karena adanya perubahan tenggat waktu pelaporan sesuai peraturan baru, sehingga kami memberikan kelonggaran kepada para pelaku usaha,” ujarnya.

Deni berharap, dengan berbagai keringanan ini, masyarakat dan pelaku usaha dapat lebih terbantu sekaligus terdorong untuk lebih patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakan.*

Ibnu Galansa

Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana. (Istimewa/bogordaily.net).

Satreskrim Polresta Bogor Kota Tangkap Pelaku Penipuan Tukar Kartu ATM

0

Bogordaily.net – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil menangkap para pelaku tindak pidana penipuan. Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan modus penukaran kartu ATM korban.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan yakni J, DR dan AP.

Mereka diduga kuat terlibat dalam aksi penipuan yang terjadi pada Rabu, 16 April 2025 sekitar pukul 07.15 WIB, bertempat di ATM CIMB Niaga, Jalan Ir. H. Djuanda No. 12, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

AKP Aji menerangkan, dalam aksinya, para pelaku menggunakan modus operandi dengan berpura-pura mengajak korban bekerja sama dalam usaha jual beli handphone dan memperkenalkan seorang rekan pelaku yang mengaku sebagai warga negara Brunei.

Setelah berhasil mengelabui korban, pelaku kemudian menukar kartu ATM milik korban dengan ATM palsu yang telah disiapkan.

“Korban mengalami kerugian materil sebesar Rp285 juta,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi Nugroho, Kamis 24 April 2025

Adapun Barang Bukti yang diamankan, 4 unit handphone, 76 lembar kartu ATM berbagai jenis, 2 buah plat nomor kendaraan palsu, Beberapa pakaian dan sepatu yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kepada para pelaku, polisi penjerat dengan pasal Penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHPidana dan atau pasa 372 KUHPidana dengan Ancaman Pidana Paling Lama 4 Tahun. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pemkot Gerak Cepat Bangun Akses Baru Pengganti Jalan Saleh Danasasmita

0

Bogordaily.net – Bencana hidrometeorologi pada awal Maret 2025 lalu menyebabkan Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ambles.

Kondisi ini membuat jalan tersebut tidak bisa lagi berfungsi. Padahal, jalan ini akses penting bagi warga Kota Bogor dan sekitarnya. Lantas seperti apa ikhtiar Pemkot Bogor?

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor langsung bertindak cepat dengan membentuk Tim Penanggulangan Bencana Khusus kejadian tanah ambles di Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan.

Tim ini berisi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan tim ini bertugas membahas pembebasan lahan dan pembangunan akses baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita.

“Tim ini dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pak Eko Prabowo,” kata Dedie.

Ia menyebut, tim ini tengah membuat Detail Engineering Design (DED) dan menghitung biaya teknis berkaitan dengan rencana proyek tersebut.

Tim ini juga akan senantiasa menggelar rapat koordinasi dengan instansi atau lembaga terkait seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Rapat akan dilakukan setelah ada perhitungan rekomendasi teknis terkait risiko adanya ancaman hidrometeorologi di lokasi amblesnya jalan,” ucap Dedie.

Sebelumnya, Pemkot Bogor meninjau lahan milik warga di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan yang bakal digunakan sebagai akses baru menuju Batutulis pada Selasa 25 April 2025 lalu.

Lahan yang berada di pinggir Jalan Lawanggintung itu, akan dibebaskan oleh Pemkot Bogor dan dibangun menjadi jalan untuk menggantikan fungsi Jalan Saleh Danasasmita yang ambles.

Dedie Rachim menyebut ada sekira 3.500 meter persegi tanah masyarakat yang akan dibebaskan oleh pihaknya dalam rencana ini. Lahan itu kemudian akan dibangun jalan dengan panjang sekira 200 meter.

“Dalam membebaskan lahan tentu ada prosedur dan prosesnya. Kami akan coba negosiasi dengan pemilik lahan dan kemudian mengambil langkah persiapan teknis seperti membuat Detail Engineering Design. (DED) dan penilaian lahan,” papar Dedie.

Pembebasan lahan tersebut akan dibiayai oleh anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Kota Bogor.

Sedangkan, bagian pembangunan jalan akan dinegosiasikan Pemkot Bogor agar mendapat bantuan pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Meskipun menurut Dedie biaya pembangunan jalan tidak akan terlalu besar hanya sekira Rp 5 miliar sehingga bisa diakomodasi oleh APBD Kota Bogor.

Dedie memastikan seluruh proses tersebut akan berjalan pada tahun ini. Karena menurutnya rencana ini merupakan kebutuhan masyarakat yang mendesak. Pemkot juga melobi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait penanganan akses Jalan Saleh Danasasmita.

Langkah itu dilakukan dengan bertemu langsung dengan Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, di kantor pusat Kementerian PU, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 9 April 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Dedie memaparkan kondisi jalan di sekitar Underpass Batutulis yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi. Ia juga menyampaikan usulan pembukaan akses jalan baru guna menghindari potensi bencana serupa di masa mendatang.

“Hal ini juga merupakan bagian dari rekomendasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah DKI-Jabar,” katanya usai pertemuan.

Menurut Dedie, akses jalan tersebut sangat krusial karena berada di jalur utama yang menjadi bagian dari proyek strategis nasional. Ia berharap, pemerintah pusat bisa memberikan dukungan melalui skema pembiayaan Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Skema pembiayaan ini bisa mempercepat proses penanganan jalan,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wamen PU, Diana Kusumastuti meminta Pemkot Bogor segera mengajukan usulan teknis secara resmi. Kemudian memastikan ketersediaan lahan untuk akses jalan baru.

“Sehingga apabila memungkinkan dibantu lewat IJD, proses penanganannya bisa langsung dimulai,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut dibahas rencana relokasi jaringan distribusi utama (JDU) milik Perumda Tirta Pakuan yang terlintasi proyek akses tersebut. Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menyatakan siap mendukung langkah relokasi demi keamanan akses dan keberlanjutan layanan air bersih.

Dedie berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemkot, dan BUMD bisa mempercepat solusi terhadap persoalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga.

Sementara itu, pengupasan aspal longsor Batutulis mulai dilakukan sejak Selasa 22 April 2026 dini hari, dengan bantuan alat berat. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengungkapkan bahwa tahap pertama penanganan di Batutulis adalah pengupasan aspal.

Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan penanganan perbaikan tembok penahan tanah (TPT) dilaksanakan secara optimal.

“Perbaikan diperkirakan memakan waktu 2 bulan. Apabila TPT selesai diperkuat langkah selanjutnya pengembalian fungsi area amblas menjadi lahan terbuka hijau,” ucap Dedie Rachim.

Ia menambahkan, secara simultan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menindaklanjuti pembebasan lahan untuk akses baru.

“Setelah TPT selesai, untuk sementara sebelum jalur akses baru ada, maka jalur lama dapat dilalui roda dua,” tutur Dedie Rachim.***

Pengunjung Rest Area Gunung Mas Menurun, DPRD Minta Pengelolaan Maksimal

0

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Sastra Winara menyoroti kawasan rest area Gunung Mas di kawasan Puncak yang dinilai sepi pengunjung.

Menurut Sastra, Rest Area yang merupakan tempat bagi para pedagang untuk mencari nafkah harus betul-betul dikelola secara maksimal dan terstruktur.

“Tentu Sayaga harus bisa bersosialisasi kepada masyarakat (agar) bisa menggaet para wisatawan bisa datang ke situ, dengan cara seperti (berkoordinasi dengan) pemerintah daerah bagaimana Rest Area ini bisa hidup,” kata Sastra Winara kepada wartawan, Kamis, 24 April 2025.

Kemudian, Sastra pun menyoroti biaya parkir yang dinilai kelewat tinggi sehingga menjadi salah satu pemicu sepinya wisatawan malas mampir ke Rest Area.

“Tentu coba kami lihat, kami tanyakan seperti apa karena secara teknis kami ga terlalu paham (karena) kalau Rest Area kan dikelola oleh Sayaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya ingin Sayaga dan Pemerintah Daerah (Pemda) bisa berkoordinasi dalam melakukan penataan agar tempat tersebut berjalan maksimal.

“Karena ini kan ratusan orang yang berdagang, jangan sampai nanti balik lagi ke tempat itu (lapak yang sebelumnya digusur) karena ini kan urusannya perut,” ujar Sastra.

“Pemerintah Daerah harus selektif, harus berhati-hati (dalam penataannya) supaya Rest Area ini bisa ramai dan bisa nyaman bagi para pengunjung,” tambahnya.

Selain itu, ia berharap Pemda bisa lebih gencar untuk bisa berkoordinasi dengan para tokoh setempat agar pengunjung Rest Area Gunung Mas bisa ramai wisatawan.

“Tentu dengan semangat baru pak Bupati dan Wakil Bupati Bogor, ke depan harus betul-betul dikaji dulu harus dimintain saran ke tokoh Bogor bagaimana di Rest Area dan Hotel (Sayaga Cibinong) supaya hidup (ramai dan menguntungkan),” ungkapnya.(Albin Pandita)

Perumda Bank Kota Bogor Bakal Berubah Nama Menjadi PT BPR Bank Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan nama Perumda BPR Bank Kota menjadi PT BPR Bank Kota Bogor (Perseroda) memasuki babak baru.

Saat ini, rencana perubahan nama perusahaan plat merah di Kota Bogor itu akan masuk ke dalam tahap pembahasan pasal per pasal.

Ketua Pansus Raperda PT BPR Bank Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara menjelaskan bahwa, ada dua agenda yang dibahas dalam Raperda ini.

Diantaranya, perubahan badan hukum menjadi perusahaan perseroan daerah, dan perubahan nomenklatur dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

“Perubahan ini menjadi penting dalam proses perkembangan di sektor perbankan, untuk memangkas proses birokrasi manajerial agar lebih ringkas dan profesional,” kata Banu Lesmana Bagaskara.

Menurutnya, sejauh ini Tim Pansus sudah mencari masukan dari berbagai BPR yang ada di beberapa daerah terkait perubahan nama tersebut.

Di mana, hasilnya banyak peningkatan pesat terutama dari segi manajerial ketika BPR sudah menjadi Perseroda, karena ada fleksibilitas.

“Setiap kebijakan yang membutuhkan waktu singkat dan cepat itu menjadi bisa dilaksanakan karena memangkas birokrasi. Karena Perseroda hanya membutuhkan kesepakatan dari Komisaris ketika membutuhkan kebijakan yang singkat,” ujar Banu.

“Sedang Perumda membutuhkan SK wali kota dan itu bisa memakan waktu yang lama. Ada birokrasi yang cukup rumit ketika masih Perumda,” tambahnya.

Lebih lanjut, seperti yang terjadi di BPR Kabupaten Bandung Barat dan Subang yang saat ini sudah menjadi Perseroda. Di mana, dampaknya PAD mereka menjadi maksimal on the track.

“Subang ini menjadi salah satu yang mirip dengan Bank Kota Bogor, maka dari itu kita banyak menginput,” ungkap Banu.

Sementata itu, ia juga berharap dengan adanya perubahan ini, Bank Kota Bogor bisa berevolusi lebih cepat dan pesat untuk melayani kebutuhan warga Kota Bogor terhadap permodalan di segala sektor terutama UMKM.(Albin Pandita)

Perumda BPR Bank Kota Bogor Kembali Undi Pemenang Simpanan Arisan Masyarakat

0

Bogordaily.net – Perumda BPR Bank Kota Bogor kembali melakukan pengundian pemenang Simpanan Arisan Masyarakat atau disingkat Simarmas Go Prima yang ke-7 di lingkungan kantornya baru-baru ini.

Adapun, program arisan yang memiliki bonus tambahan uang tunai hingga kendaraan berupa sepeda motor dan mobil itu diundi setiap bulannya sejak diluncurkan pada Oktober 2024 lalu.

Manajer Dana & Jasa Layanan di Perumda BPR Bank Kota Bogor, Lisda Meilina mengatakan bahwa, Simarmas Go Prima merupakan salah satu produk tabungan bersama dari Perhimpunan BPR/S Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (PERBAMIDA).

“Simarmas adalah produk tabungan bersama yang bertujuan untuk menghimpun dana dari masyarakat, yang dikemas dalam bentuk arisan dengan nominal hadiah yang sudah ditentukan,” kata Lisda Meilina.

Menurutnya, Simarmas Go Prima ini seperti arisan pada umumnya. Akan tetapi, yang membedakannya ada keuntungan yang bisa diberikan kepada para pemenang.

Kemudian, setiap bulannya masing-masing peserta membayar angsuran senilai Rp250 ribu. Sementara, periode Simarmas Go Prima ini berlangsung selama 30 bulan.

“Setiap bulan dikocok, dengan menggunakan alat bola berputar. Bulan ini masuk undian ke-7. Pemenang mendapatkan hadiah nominal uang (senilai uang yang ditabungkan selama periode Simarmas Go Prima),” jelasnya.

Selain mendapatkan uang tabungan selama mengikuti program Simarmas Go Prima, pemenang juga nantinya akan mendapatkan bonus berupa uang tunai, hingga berkesempatan mendapatkan kendaraan berupa sepeda motor dan mobil.

Diketahui, jumlah peserta yang mengikuti program Simarmas Go Prima ini berjumlah 380 nasabah. Nantinya, bagi peserta yang tidak berkesempatan mendapatkan hadiah, mereka hanya mendapatkan uang senilai yang ditabungkan selama periode arisan.

Sebagai informasi, Perumda BPR Bank Kota Bogor kembali melakukan pengundian pemenang Simpanan Arisan Masyarakat atau disingkat Simarmas Go Prima yang ke-7 di lingkungan kantornya baru-baru ini.

Program arisan yang memiliki bonus tambahan uang tunai hingga kendaraan berupa sepeda motor dan mobil itu diundi setiap bulannya sejak diluncurkan pada Oktober 2024 lalu.(Albin Pandita)