Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 987

DWP Kemenkop dan LPDB Gelar Sosialisasi Perkoperasian dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir di Cirebon

0

Bogordaily.net – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar kegiatan Sosialisasi Perkoperasian dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir di Kota Cirebon. Tujuannya, agar lebih banyak lagi pelaku UKM yang berkoperasi dan lebih banyak lagi koperasi yang bisa mengakses pembiayaan dari LPDB.

“Kita harus meyakini bahwa semua masalah pelaku UKM akan bisa diselesaikan lewat koperasi. Misalnya, terkait permodalan, kualitas produksi, hingga pemasaran,” kata Penasehat DWP Kemenkop Dina Budi Arie Setiadi (istri Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi), pada acara sosialisasi di Kota Cirebon, Kamis 23 Januari 2025.

Di depan puluhan pelaku UKM yang rata-rata sudah menjadi anggota koperasi, Dina Budi Arie kembali menegaskan akan banyaknya manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh sebagai anggota koperasi.

“Kita bisa saling membantu dan kongkrit menerapkan ekonomi kerakyatan,” kata Penasehat DWP Kemenkop.

Dina Budi Arie berharap kegiatan seperti ini bisa meningkatkan jumlah anggota koperasi, khususnya dari kalangan pelaku usaha.

“Selain itu, pelaku usaha juga bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya melalui koperasi,” ucap Dina Budi Arie.

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB Oetje Koesoema Prasetia menjelaskan bahwa gelaran kegiatan sosialisasi dan Bimtek dari LPDB bersama Kemenkop merupakan bentuk dukungan terhadap program-program Kemenkop.

“Kalau koperasi sudah bagus dari sisi tata kelola keuangan, manajemen, dan lainnya, akan mendapatkan pembiayaan dari LPDB. Itu mindset yang harus dibangun di kalangan koperasi,” kata Oetje.

Dalam Bimtek, lanjut Oetje, akan dipaparkan terkait tata kelola koperasi, bila bagus maka pemerintah akan memberi semacam reward, yaitu akses pembiayaan LPDB dengan bunga murah.

Di samping itu, Oetje mengatakan bahwa LPDB juga memiliki program inkubator khusus koperasi, yang sudah bergulir sejak 2023.

“Mindsetnya, kalau bisa masuk program LPDB tersebut, berarti inkubator koperasinya bagus. Karena, kita memang menerapkan syarat dan ketentuan yang sangat ketat,” ucap Oetje.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Cirebon Iing Daiman menyebutkan bahwa pihaknya kini sudah memiliki MALL UKM yang dikelola koperasi.

“MALL UKM itu singkatan dari Melayani Anda Lewat Layanan UKM,” kata Iing.

Di dalam MALL UKM tersebut, berisikan produk-produk khas dari pelaku UKM dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Pangandaran, dan lainnya.

“Jadi, MALL ini intinya berfungsi untuk memberdayakan produk-produk dari pelaku UKM,” terang Sekda Kota Cirebon.***

Regenerasi dan Inovasi Jadi Kunci Kesuksesan Pengusaha UMKM

0

Bogordaily.net – Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Tina Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya faktor regenerasi dan inovasi sebagai kunci kesuksesan bagi pengusaha UMKM di era digital.

“Saya kagum dengan anak-anak muda yang mau melestarikan budaya dengan beragam inovasi seperti di sini,” ujar Tina Maman Abdurrahman saat mengunjungi kawasan EB Batik Tradisional, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (23/1) bersama Istri Wakil Menteri (Wamen) UMKM Novi Helvi Moraza dan jajaran DWP Kementerian UMKM.

Menurutnya regenerasi adalah tantangan besar yang harus dihadapi, apalagi jika usahanya sudah melegenda. Untuk itu Tina berpesan kepada para pengusaha UMKM di EB Batik Tradisional untuk terus bergotong-royong.

“Mari kita menjadi pengusaha tapi jangan bersaing personal, utamakan bergotong royong agar batik merawit Cirebon tidak punah,” ujar Tina.

Merawit merupakan teknik dalam membatik yang bertujuan untuk menghasilkan garis-garis sangat tipis sekitar 0,1-0,3 mm dengan latar warna terang.

Proses merawit memakan waktu sekitar 6-12 bulan untuk selembar kain, lantaran membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dan bahan berkualitas, seperti canting dan malam (lilin).

Karena keunikan, batik merawit sudah meraih sertifikat Indikasi Geografis dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Tak heran jika selembar batik merawit dibanderol Rp3,5-12 juta.

Batik merawit hanya diproduksi oleh perajin di delapan desa di Kabupaten Cirebon, yakni Trusmi Kulon, Trusmi Wetan, Kaliwulu, Wotgali, Gamel, Sarabau, Panembahan, dan Kalitengah. Diperkirakan, saat ini terdapat sekitar 1.000 perajin yang menguasai teknik merawit di Kabupaten Cirebon.

Selepas dari EB Batik, jajaran DWP Kementerian UMKM melanjutkan kunjungan ke salah satu sentra UMKM legendaris di Cirebon yakni Kampung Batik Trusmi.

Di sana jajaran DWP Kementerian UMKM melihat langsung proses membatik secara tradisional dan mengunjungi museum batik. Tak hanya itu, mereka juga dipersilakan praktik membatik dengan teknik cap.

Di akhir kunjungan, Tina dan Penasihat DWP Kementerian Koperasi Dina Budi Arie menyempatkan untuk live shoping. Turut hadir Istri Wamen Koperasi Sita Komaladewi beserta jajaran DWP Kementerian Koperasi. ***

DLH Bogor Perangi Pencemaran Sungai Cikaniki dengan Intensifkan Pengawasan

0

Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor terus memantau dan menindaklanjuti aduan terkait pencemaran yang terjadi di Sungai Cikaniki, yang berlokasi di Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung.

Peristiwa ini berulang terjadi, terdeteksi pada tanggal 22 Juli 2023 dan kembali terjadi pada 19 Januari 2025, setelah sebelumnya DLH melakukan verifikasi dan pengambilan sampel pada tahun 2023.

Menurut laporan yang diterima oleh DLH, pencemaran ini diduga disebabkan oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), yang menyebabkan keruhnya air sungai dan mengancam kualitas lingkungan hidup.

Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana menjelaskan, verifikasi lapangan yang dilakukan pada 20 Januari 2025 menunjukkan bahwa dugaan sumber pencemar sama dengan kejadian pencemaran air sungai Cikaniki pada Juli 2023. Kualitas air di hulu titik kejadian (Desa Pangkal Jaya) dan titik kejadian telah berdampak serius.

“Pada pengujian tahun 2023, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa air di hulu sungai Cikaniki titik kejadian (perbatasan Desa Pangkal Jaya dan Desa Kalongliud) sudah tercemar. Kami telah melaporkan temuan ini kepada Bupati Bogor dan pihak berwenang, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja, untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Menanggapi masalah ini, DLH juga telah meminta Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Nanggung untuk melakukan inventarisasi terhadap kegiatan usaha yang membuang limbah ke sungai, serta untuk mengkoordinasikan tindakan preventif terhadap usaha yang tidak memiliki izin, khususnya yang menggunakan bahan berbahaya dan beracun.

Selain itu, DLH mengingatkan bahwa kawasan hulu Sungai Cikaniki juga termasuk dalam kawasan hutan lindung yang dikelola oleh negara (Kementerian Kehutanan), dan oleh karena itu memerlukan penanganan yang terkoordinasi antara berbagai instansi, termasuk aparat penegak hukum, seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian untuk menindak tegas aktivitas ilegal.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan instansi terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan hidup lebih lanjut yang dapat merugikan masyarakat sekitar. (*)

Dampak Ekonomi Kehadiran Alva EV bagi Industri Otomotif Indonesia

0

Bogordaily.net – Motor listrik buatan Indonesia Alva EV semakin menjadi sorotan dalam industri otomotif karena keunggulannya yang ramah lingkungan, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan lokal.

Salah satu motor listrik buatan Indonesia adalah Alva EV yang telah menghadirkan berbagai pilihan kendaraan listrik dengan teknologi canggih.

Kehadiran Alva EV tidak hanya membawa dampak positif bagi lingkungan tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia!

Kehadiran Alva EV Memperkuat Industri Lokal

Motor listrik buatan Indonesia, termasuk Alva EV, telah membuka peluang baru dalam industri otomotif lokal.

Dengan memproduksi kendaraan di dalam negeri, Alva EV mendukung pertumbuhan industri komponen lokal serta menciptakan lapangan kerja baru.

Produksi kendaraan listrik ini melibatkan banyak pelaku industri, termasuk pemasok komponen seperti baterai, motor listrik, hingga sistem kontrol elektronik.

Menurut data Kementerian Perindustrian, target produksi kendaraan listrik di Indonesia mencapai 600 ribu unit pada tahun 2030.

Kehadiran Alva EV mendukung target tersebut sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor kendaraan konvensional.

Selain itu, dengan semakin meningkatnya permintaan motor listrik maka produsen lokal dapat memperluas kapasitas produksi yang berdampak positif pada perekonomian nasional.

Mendorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Untuk memastikan keberlanjutan motor listrik buatan Indonesia, ekosistem pendukungnya terus dikembangkan.

Alva EV telah menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem ini melalui kolaborasi dengan penyedia infrastruktur pengisian daya dan teknologi. Langkah ini membantu mendorong adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat.

Sebagai contoh, model seperti Alva One XP dan Alva Cervo dilengkapi fitur seperti live map tracking dan status baterai real-time, yang memudahkan pengguna memantau kondisi kendaraan mereka.

Selain itu, keberadaan ekosistem pendukung ini juga membantu menciptakan efisiensi biaya operasional jangka panjang bagi pengguna.

Kontribusi Terhadap Pengurangan Emisi Karbon

Penggunaan motor listrik, seperti yang ditawarkan Alva EV, membantu mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermesin pembakaran internal.

Dengan demikian, motor ini berperan dalam mendukung target Pemerintah Indonesia untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

Menurut studi, kendaraan listrik dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 50% dibandingkan kendaraan konvensional.

Dirancang dengan teknologi hemat energi, menawarkan solusi untuk kebutuhan transportasi yang ramah lingkungan.
P

ilihan model seperti Alva Cervo Q, dengan jarak tempuh hingga 125 km per pengisian, menjadi contoh nyata inovasi yang mendukung pengurangan emisi karbon.

Memberikan Pilihan Terjangkau dan Berkualitas

Motor listrik buatan Indonesia seperti Alva EV juga memberikan alternatif kendaraan yang lebih hemat biaya operasional dibandingkan motor berbahan bakar bensin.

Dengan harga kompetitif, seperti Alva One XP di kisaran Rp 38 jutaan, pengguna mendapatkan kendaraan dengan fitur teknologi tinggi seperti TFT LCD dashboard, USB port, dan mode berkendara canggih.

Bahkan, untuk varian premium seperti Alva Cervo Q, teknologi pengisian cepat yang memungkinkan baterai terisi hingga 50% dalam 30 menit menjadi nilai tambah tersendiri.

Pilihan harga yang beragam membuat motor ini dapat diakses oleh berbagai segmen masyarakat. Selain itu, fitur-fitur praktis yang ditawarkan juga menjadikannya solusi ideal untuk kebutuhan mobilitas modern.

Kehadiran Alva membawa dampak positif yang signifikan bagi industri otomotif Indonesia.

Selain mendukung pengembangan industri lokal dan pengurangan emisi karbon, Alva EV juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan teknologi.

Dengan memilih motor listrik seperti Alva EV, Anda tidak hanya mendapatkan kendaraan berkualitas tinggi, tetapi juga berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau.

Segera temukan motor listrik impian Anda, seperti Alva One XP, Alva Cervo, atau Alva Cervo Q, di Blibli.

Nikmati teknologi canggih dari motor listrik Alva dan dapatkan dengan harga kompetitif di Blibli, dengan memiliki serta menggunakan motor listrik Anda juga turut mendukung pengurangan emisi karbon.***

Ditipu Biong Tanah Ratusan Juta, Pengelola Wisata di Tajur Halang Bogor Jera

0

Bogordaily.net – Potensi wisata di wilayah Desa Tajur Halang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, terancam rugi akibat ulah sejumlah oknum yang biasa disebut biong tanah.

Awalnya para pengelola wisata berniat memajukan Desa Tajur Halang, dengan menjadikan lahan di kawasan tersebut sebagai objek wisata. Namun malah menjadi korban penipuan. Tanah yang rencananya dijadikan lokasi wisata ternyata tidak memiliki alas hak yang jelas.

Akibat ulah para biong tanah itu, membuat para pengelola wisata, bahkan calon investor dunia pariwisata berpikir dua kali untuk berinvestasi di Desa Tajur Halang.

Salah satu pengelola tempat wisata di Desa Tajur Halang, sebut saja Amir (bukan nama sebenarnya-red) , mengatakan, pihaknya berencana melakukan perluasan areal wisata yang dikelolanya.

Namun, belakangan diketahui lahan yang sudah diserah terimakan kepemilikannya tidak memiliki alas hak yang jelas, alias bodong.

Amir, membayar sejumlah uang untuk kompensasi lahan yang akan digunakan sebagai kawasan wisata mendapat tawaran dari HRM, ZK, ZNL dan Y supaya membayar lahan seluas 3000 meter persegi dengan nilai Rp 210 juta. Namun belakangan diketahui dokumen tanah yang sudah dibayarnya itu palsu.

Tanah tersebut, ditawarkan oleh para oknum biong tanah, dengan status oper alih garap.

Karena dirasa prospektif, pihak pengelola setuju untuk membayar dengan harga yang sudah disepakati.

“Namun ternyata berkas oper alih garap tersebut palsu,” jelas Amir kepada Bogordaily.net

Amir menambahkan, berkas atau surat tanah alih garap tersebut bahkan bisa dimiliki oleh lebih dari satu orang. Satu surat dimiliki dengan nama pemilik yang berbeda.

“Lebih parahnya, mereka memalsukan tanda tangan kades,” terang Amir.

Ia berharap Pemkab Bogor dan pihak berwajib segera turun tangan untuk membereskan para biong tanah yang telah merugikan pengelola wisata di wilayah Desa Tajur Halang tidak punah.

Kehadiran obyek wisata, kata Amir bisa menyerap lapangan pekerjaan bagi warga setempat.

“Kalau begini, para pekerja yang merupakan warga setempat bisa kehilangan mata pencaharian,” Cetus Amir.

Sementara itu, pengelola wisata dan oknum biong tanah tersebut dipertemukan di Kantor Desa Tajur Halang, pada Kamis 23 Januari 2025.

Dalam pertemuan tersebut hadir oknum biong tanah ZK, ZN dan Y namun oknum utama yaitu HRM tidak hadir.

Kemudian disaksikan juga oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Tajur Halang, Sekretaris Desa, Ketua RW 04.

Amir menerangkan, hasil dari pertemuan itu pihak pengelola wisata ingin uang mereka kembali atau membatalkan jual beli karena berkasnya bermasalah.

Namun oknum biong tanah tersebut akan menemui otak dari permasalahan ini yaitu HRM untuk permintaan yang sudah diajukan oleh pengelola wisata. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Yayasan Desa Inklusi Gelar Diskusi Media Bertajuk Dari Desa Bangun Indonesia

0

Bogordaily.net – Yayasan Desa Inklusi menyelenggarakan diskusi media yang mengambil tema “Dari Desa, Membangun Indonesia” di Sekretariat Yayasan Desa Inklusi Bogor, Kamis 23 Januari 2025.

Diskusi menghadirkan M.Khoirul Huda, Staf Khusus Menteri Desa dan PDT yang  secara secara daring, kemudian dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Desa Inklusi, perwakilan perangkat desa, aktifis kepemudaan (KNPI, Pemuda Muhammadiyah, Karang Taruna) dan dihadiri sejumlah rekan-rekan jurnalis dari beberapa media massa.

Diskusi dimulai dengan penyampaian paparan dan pandangan Stafsus Mendes PDT. Dalam penyampaiannya dijelaskan bahwa terdapat 12 rencana aksi dari Kementerian Desa dan PDT yang tentu perlu mendapatkan dukungan dan peran dari berbagai pihak.

Pemerintah melalui Kementerian Desa telah menetapkan Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur petunjuk operasional penggunaan Dana Desa tahun 2025.

Dijelaskan juga bahwa ada beberapa titik daerah tertinggal di Jawa Barat dengan beberapa indicator antara lain adanya supply aliran listrik yang tidak stabil, akses Pendidikan, keterbatasan akses internet, masih minimnya fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Dilanjutkan dengan sesi diskusi yang diawali penyampaian pemantik diskusi dari Pri Hutomo dari Yayasan Desa Inklusi yang menyampaikan beberapa catatan terkait dengan pembangunan desa.

Salah satu catatannya adalah bahwa dalam Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur petunjuk operasional penggunaan Dana Desa tahun 2025, memiliki 5 fokus utama dalam penggunaan Dana Desa.

Yaitu, penanganan kemiskinan ekstrem, adaptasi terhadap perubahan iklim, peningkatan layanan kesehatan dan pencegahan stunting.

Kemudian ketahanan pangan dan swasembada pangan, dan pengembangan potensi Desa.

Terkait dengan ketahanan pangan dan swasembada pangan perlu ada keterlibatan multi stakeholders khususnya pentahelics yaitu pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, sektor usaha, bisnis (swasta dan BUMN), media/dunia pers, dan masyarakat.

“Agar upaya Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dapat terwujud,” ujar Pri Hutomo.

Sementara itu Founder Yayasan Desa Inklusi, Eka Sukmana menambahkan, agenda penting yang akan menjadi focus Yayasan Desa Inklusi dalam waktu dekat ini adalah terkait dengan ketahanan pangan, sumber energi terbarukan dan digitalisasi desa.

“Selain itu juga kami akan mencoba mengkaji sejauh mana efektifitas dan mendorong optimalisasi BUMDes,” tutup Eka Sukmana. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Angka Kemiskinan di Kelurahan Mekarwangi Turun dalam Tiga Tahun Terakhir

0

Bogordaily.net – Tingkat kemiskinan di wilayah Kelurahan Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, mengalami penurunan signifikan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun sejak 2021 hingga 2024, jumlah warga miskin di wilayah ini turun drastis dari 10.785 orang menjadi 3.490 orang.

Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Mekarwangi, Dewi, mengungkapkan, penurunan ini merupakan hasil dari proses pendataan ulang yang intensif serta verifikasi data yang dilakukan secara menyeluruh oleh pihak kelurahan, Dinas Sosial Kota Bogor, Kader wilayah dan beberapa RT kelurahan Mekarwangi yang dibentuk menjadi 1 ( satu ) Tim.

“Pada awal saya bertugas di November 2021, data kemiskinan di Mekarwangi tercatat sebanyak 10.785 orang dari jumlah masyarakat yaitu 22.357 orang,” ujar Dewi, Kamis 23 Januari 2025.

Dewi menjelaskan, pihaknya secara aktif melakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk memastikan keakuratan data.

Pendataan ini juga didukung oleh Dinas Sosial Kota Bogor yang pada 2023 melakukan proses verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Selama 2021 hingga 2024, kami memverifikasi dan mendata ulang warga yang benar-benar kurang mampu. Pada 2024, jumlah warga miskin yang terdata turun drastis menjadi 3.490 orang,” tambahnya.

Penurunan ini juga diikuti dengan penghapusan data penerima manfaat program pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan secara musyawarah di tingkat Kelurahan ( MUSKEL ).

Musyawarah ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, serta perwakilan RT dan RW.

Selain memverifikasi, pihak Kelurahan juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait mekanisme penghapusan data DTKS.

Masyarakat yang merasa layak mendapatkan bantuan namun belum terdaftar, dapat mengajukan permohonan ke Kelurahan untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.

“Tahun ini, kami akan terus mempertahankan data agar tetap sesuai kelayakan. Jika ada warga yang belum mendapatkan bantuan, mereka bisa mengajukan ke Kelurahan untuk kami verifikasi. Jika memenuhi syarat, akan segera diinput,” ungkapnya. ***

(Ibnu Galansa)

Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2025 Dilaksanakan di Istana Negara

0

Bogordaily.net – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Bogor 2025 Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin akan dilantik di istana negara oleh presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025.

Ketua KPU Kota Bogor M. Habibi Zaenal Abidin mengatakan, KPU Kota Bogor mengikuti sesuai arahan dari KPU Republik Indonesia (RI), karena ranahnya pelantikan itu ada di pemerintah, jadi KPU sampai dengan ke penetapan sudah menjalankan tugasnya.

“Secara administrasi sudah kami usulkan dan sudah kami sampaikan ke DPRD Kota Bogor, dan DPRD sudah di paripurnakan dan disampaikan ke pemerintah melalui Kemendagri. Untuk Kota Bogor pelantikan serentak tanggal 6 Februari 2025,” jelas Habibi.

Sementara, Ketua tim pemenangan Wakil Walikota Bogor terpilih Jenal Mutaqin, Said Muhammad Mohan mengaku bahagia dengan adanya keputusan pelantikan tanggal 6 Februari 2025.

Berdasarkan informasi yang didapat, lanjut Mohan, memang pelantikan akan dilaksanakan serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang juga ketua umum Partai Gerindra di Istana Negara.

“Ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan, dimana kader Gerindra kami Kang Jenal Mutaqin dilantik menjadi Wakil Walikota bersama Walikota Dedie Rachim. Waktunya sangat tepat apabila tanggal 6 Februari 2025, karena pas momentumnya dengan HUT Partai Gerindra. Tentunya ini sebuah capaian keberhasilan bagi Gerindra Kota Bogor, bahwa kader terbaiknya akan duduk di eksekutif Pemerintahan Kota Bogor,” kata Mohan.

Sebelumnya, Komisi II DPR dan Mendagri Tito Karnavian bersama KPU, Bawaslu dan DKPP telah menyetujui jadwal pelantikan kepala daerah tanpa sengketa Mahkamah Konstitusi (MK).

Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja di ruang rapat Komisi II DPR, gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu 22 Februari 2025. Pelantikan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.***

(Ibnu Galansa)

Gong Xi Fa Cai! Rayakan Tahun Baru Imlek dengan Buffet All You Can Eat dan Pertunjukan Barongsai di Grand Savero Bogor

0

Bogordaily.net – Hotel Grand Savero Bogor kembali menghadirkan promo menarik untuk memanjakan para pengunjung setianya. Kali ini, Grand Savero Bogor meluncurkan Promo Perayaan Tahun Baru Imlek yang meriah dengan buffet dinner all you can eat dan pertunjukan barongsai yang memukau dengan hanya membayar Rp250.000 nett/pax per orang.

Kegiatan “Chinese New Years Buffet Dinner All You Can Eat” akan di laksanakan di Lotus Restaurant pada hari Rabu, 29 Januari 2025 dengan pengalaman kuliner yang tidak terlupakan bagi anda.

General Manager Hotel Grand Savero Bogor Dendi Basuworo mengatakan, Promo “Chinese New Years Buffet Dinner All You Can Eat” ini hanya berlaku dengan melakukan reservasi melalui direct booking melalui telepon di 0251 835 8888 atau melalui Whatsapp resmi Grand Savero Bogor di 0878 9778 8543.

Selain itu, pada tanggal 28 Januari 2025, akan ada penampilan atraksi Barongsai pada pukul 08.00 s/d 08.30 dan 09.00 s/d 09.30.

Dengan konsep “Hidangan lezat dari masakan Tionghoa”, Promo “Perayaan Tahun Baru Imlek Buffet Dinner All You Can Eat” menawarkan pengalaman Buffet Dinner All You Can Eat.

Hanya dengan Rp.250.000,- per orang, Anda sudah bisa menikmati berbagai fasilitas dan hidangan lezat yang pasti bikin liburan Anda semakin berkesan.

Selain itu, para tamu akan disuguhi dengan pertunjukan barongsai yang meriah dan penuh semangat ini akan membawa suasana meriah dan keberuntungan di Perayaan Tahun Baru Imlek ini.

“Dengan program promosi Perayaan Tahun Baru Imlek Buffet Dinner All You Can Eat yang kami tawarkan ini, Hotel Grand Savero Bogor diharapkan akan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya, dengan adanya buffet yang lezat dan pertunjukan barongsai yang meriah, saya yakin acara ini akan menjadi momen yang tidak terlupakan bagi para tamu,” kata Dendi Basuworo.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Grand Savero Hotel Bogor di nomor telepon 0251 835 8888, atau datang langsung ke Jl. Raya Pajajaran No.27, Bogor 16128 dan anda dapat mengunjungi website resmi Grand Savero Bogor di www.grandsavero.com ataupun Instagram di @grandsaverobgr. ***

Oknum Satlantas Diduga Arogan, Puluhan Sopir Angkot Protes

0

Bogordaily.net — Jagat maya kembali heboh dengan beredarnya video dugaan arogansi polisi satuan lalu lintas (Satlantas) di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu, 22 Januari 2025, sekira pukul 10.00 WIB.

Oknum polisi Satlantas berinisial T tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap Gugun, seorang sopir angkot jurusan Ciawi-Pasirmuncang.

Akibat ulah oknum tersebut, Gugun terlihat mengalami benjolan di bagian kepalanya akibat pemukulan.

Kejadian tersebut lantas memicu kekesalan puluhan sopir angkot jurusan Ciawi-Pasirmuncang. Mereka pun menggelar aksi solidaritas di depan Mapolsek Megamendung.

Menurut Ed, warga Desa Sukamanah yang berprofesi sebagai sopir angkot, mengungkapkan bahwa oknum Satlantas berinisial T tersebut kerap berbuat arogan terhadap sopir.

“Ia sering berbuat arogan di jalan alternatif Pasirmuncang. Jadi dengan kejadian ini menjadi memicu emosi semua sopir angkot. Karena semua sudah pada kesal dengan oknum tersebut,” kata Ed.

Ed menjelaskan bahwa kronologis kejadian berawal saat oknum Satlantas T kesal karena terhalang angkot. “Namanya juga angkot, posisi ngetem di pinggir, sedikit menghalangi lah. Maklum jalan alternatif Puncak di Jalan Cikopo Selatan tepatnya di Pasar Pasirmuncang kan sempit. Oknum T itu marah-marah kemudian mengambil kunci angkot milik Gugun dan memukul Gugun,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan belum memberikan keterangan saat dihubungi awak media.
(Acep Mulyana)