Waah! 2.910 Pelanggaran Prokes di Solo Selama PPKM Darurat

  • Whatsapp
PPKM Level 3-4
Ilustrasi penyekatan PPKM Level 4.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo mencatat adanya ribuan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli 2021.

Meski demikian, jumlah pelanggaran protokol kesehatan juga menurun karena adanya pengetatan aktivitas masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan, menyebutkan bahwa penurunan pelanggaran prokes mencapai 80 persen saat PPKM Darurat.

Pada pekan pertama, jumlah pelanggaran hampir 2.300, kemudian pekan kedua turun menjadi sekitar 300.
Totalnya, ada 2.910 pelanggaran selama penerapan PPKM Darurat di Solo.

Baca Juga  PPKM Diperpanjang, Order Makanan di Resto Dilayani sampai Pukul 22:00 WIB

“Memang di pekan pertama kemarin masih inisiasi sosialisasi, pekan kedua langsung penutupan. Makanya ada penurunan,” kata Arif, seperti dikutip dari Republik pada Selasa (20 Juli 2021)

Menurutnya, pelanggaran prokes saat PPKM Darurat antara lain masih ada beberapa sektor nonesensial yang nekat buka.

Selain itu, masih ada pembeli yang makan di tempat di warung makan atau restoran.

Padahal, berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo nomor 067/2083 tentang PPKM Darurat disebutkan bahwa pedagang hanya boleh melayani pembeli melalui pesan antar (delivery order) maupun dibungkus (take away) sampai pukul 20.00 WIB.

Baca Juga  Tim Gabungan Satpol PP dan Polres Operasi Sosialisasi ke Pasar Cikema

“Kemudian kemarin disampaikan Pak Sekda terkait ada ASN yang makan di tempat. Kemarin kami hitung juga pada jam kerja maupun di luar jam kerja, itu jadi contoh yang tidak baik dari masyarakat,” ujarnya.

Arif berharap, masyarakat tetap patuh terhadap prokes dan aturan baru dari pemerintah terkait penerapan PPKM Darurat. Apalagi, PPKM Darurat bakal diperpanjang sampai 25 Juli mendatang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *