Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 1015

Glodok Plaza Kebakaran, Sejumlah Orang Terjebak di Lantai 7

0

Bogordaily.net – Glodok Plaza yang terletak di Jalan Raya Pinangsia Raya, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat kebakaran pada Rabu 15 Januari 2025 malam.

Kebakaran dilaporkan terjadi di lantai tujuh bangunan yang dikenal sebagai pusat hiburan malam, yakni diskotek.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan pada pukul 21.22 WIB, melalui informasi yang diterima dari Satgas Kelurahan Tamansari.

Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran segera bergegas ke lokasi kejadian.

Dalam waktu hanya satu menit, yakni pada pukul 21.23 WIB, petugas sudah memulai perjalanan menuju TKP, dan tiba di lokasi pada pukul 21.30 WIB.

Operasi pemadaman segera dimulai sekitar pukul 21.31 WIB, dengan status kebakaran yang dinyatakan “Merah”, yang menandakan situasi sangat serius.

Sebanyak 5 unit mobil pemadam dan 25 personel dikerahkan dari berbagai pos, termasuk Pos Glodok, Sektor Tamansari, dan Pos Lokasari.

Tidak lama setelah itu, karena besarnya api, jumlah unit yang dikerahkan pun bertambah.

Pada tahap kedua, 12 unit tambahan dan 60 personel lagi dipanggil untuk memperkuat pemadaman, sehingga total yang dikerahkan menjadi 17 unit dengan 85 personel yang terlibat dalam proses pemadaman.

Hingga saat ini, kebakaran masih dalam tahap pemadaman.

Sementara itu, Kasi Operasi Damkar Jakarta Barat, Syarifudin, membenarkan terjadi kebakaran di Glodok Plaza. Petugas Damkar kekinian tengah menuju lokasi kebakaran.

“Masih penanganan jadi belum bisa memastikan penyebab dan korban,” ujarnya soal peristiwa glodoz plaza kebakaran tersebut.

Kebakaran itu juga viral di Media Sosial. Nampak, sejumlah orang yang terjebak berteriak histeris meminta tolong.***

Kisah Inspiratif Usaha Pemilik Kedai Mansoer dari Bogor Setelah 14 Tahun Jadi Karyawan

0

Bogordaily.net – Jalan Pemuda No 7 kini menjadi salah satu destinasi kuliner unik di Kota Hujan Bogor di sinilah tempat kedai Mansoer berjualan, sebuah usaha kuliner yang memadukan cita rasa unik dengan kisah inspiratif usaha sang pendiri.

Berawal dari mimpi seorang ibu muda, usaha ini bukan sekadar bisnis, melainkan refleksi perjalanan panjang dan penuh perjuangan.

Pemilik Kedai Mansoer Ariefah Syafitri menceritakan, nama “Mansoer” itu diberikan oleh anak-anaknya yang terinspirasi dari tokoh kartun Dubai, yang dikenal pintar dan sukses. Menariknya, dalam bahasa Arab, “Mansoer” berarti “pemenang penuh berkah.” Nama ini menjadi doa sekaligus harapan besar untuk bisnis yang ia jalankan.

Setelah 14 tahun berkarier sebagai karyawan dan sempat mengelola kafe yang terhenti akibat pandemi, ia memutuskan kembali menekuni dunia wirausaha.

Sebagai seorang ibu yang juga hobi memasak, ia merasa penting memiliki usaha sendiri yang dekat dengan rumah agar bisa lebih banyak waktu bersama keluarga.

“Saya dulu sering kerja di luar kota dan jarang bertemu anak-anak. Sekarang, dengan usaha ini, saya bisa dekat dengan mereka setiap hari. Anak-anak saya pun senang karena mamanya tidak lagi sibuk ke luar kota,” ungkapnya.

Kedai Mansoer hadir dengan konsep berbeda dari tempat pada umumnya. Salah satu menunya ada mie. Yang membuat spesial adalah toppingnya yang dipanggang secara dadakan.

Dengan rasa smoky ala teriyaki dan barbeque, topping daging sapi atau ayam grill menjadi ciri khas yang memanjakan lidah para pecinta kuliner.

Selain itu, ada menu ketan susu yang terinspirasi dari kegemaran pemilik dan suaminya akan ketan susu di Jakarta.

Namun, ia melakukan inovasi dengan menambahkan varian buah seperti nangka dan buah naga, menciptakan rasa segar dan unik.

Salah satu menu andalannya adalah Sop Tansu, ketan susu dengan kuah dari susu segar, susu kental manis, dan sentuhan rasa khas lainnya.

Ada pula varian ketan bakar mozzarella, di mana ketan dipanggang dengan teknik torch untuk memberikan rasa keju yang meleleh sempurna.

Semangat Berbagi Inspirasi

Meski masih dalam tahap pengembangan, pemilik kedai Mansoer ini berharap usaha ini bisa menjadi berkah bagi timnya dan terus berkembang hingga menjadi salah satu tempat makan besar di Bogor. Ia juga ingin menginspirasi ibu-ibu muda untuk tidak ragu memulai usaha.

“Jangan takut mencoba. Jalanin dulu, doa, dan usaha. Insya Allah pasti sampai ke tujuan,” ujarnya penuh semangat.

Untuk warga Bogor yang penasaran, Kedai Mansoer juga menyediakan berbagai menu lain, termasuk minuman seperti Sop Kopi Tansu dan Latte Buah Asli.

Lokasinya strategis di dekat Bundaran Air Mancur, Jalan Pemuda No. 7. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, ajak keluarga dan teman-teman untuk mencicipi kuliner unik ini.***

Menkop Resmikan Destinasi Wisata Bukit Manik Indonesia Bogor

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi meresmikan pembukaan kawasan wisata Bukit Manik Indonesia di Kampung Lokapurna Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Wisata alam ini merupakan produk dari Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia (Koperasi BMI Group).

Menkop Budi Arie mengapresiasi inovasi dari Koperasi BMI Group yang aktif mengembangkan unit bisnis pariwisata. Menurutnya, kawasan wisata yang baru ini dapat meningkatkan kinerja dan daya saing Koperasi BMI Group.

“Ini bukan hanya simbol pembukaan sebuah fasilitas baru, tetapi juga langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi . Ini jalan untukmelestarikan budaya dan memberikan pengalaman yang berharga bagi wisatawan,” kata Menkop Budi Arie dalam peresmian kawasan wisata tersebut di Bogor, Rabu (15/1).

Menkop Budi Arie berharap melalui wisata yang dikelola oleh BMI Group ini menjadi pusat kegiatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan mendukung usaha para anggota koperasi.

Di sisi lain, destinasi wisata ini juga akan memicu tumbuhnya ekonomi kreatif, mulai dari penginapan (home stay) hingga pusat oleh-oleh dan kuliner khas daerah. Menkop berpesan agar kawasan Wisata Bukit Manik melibatkan masyarakat dan anggota koperasi BMI Group.

“Saya harapkan kawasan ini manfaatnya tidak hanya dirasakan wisatawan, tapi juga kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujar Menkop Budi Arie.

Menkop Budi Arie menegaskan bahwa koperasi sebagai badan usaha memiliki punya peran strategis dalam pengembangan pariwisata di Indonesia.

“Indonesia alamnya indah dan potensi wisata di Indonesia sangat luar biasa. Ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa untuk Indonesia. Karena itu, pariwisata adalah sektor unggulan yang harus terus didorong fasilitasnya,” ucap Menkop Budi Arie.

Sebagai upaya untuk meningkatkan nilai jual dari wisata tersebut, Menkop Budi Arie mendorong agar BMI Group dapat menyertakan story telling dari objek wisata yang baru saja diresmikan. Menurutnya, berbagai wisata unggulan di dalam atau luar negeri selalu memiliki cerita unik di balik pembangunan kawasan wisata.

“Jadi harus dibuat ceritanya. Sebab semua tempat wisata harus dibangun dengan story telling agar orang tertarik untuk berkunjung. Ini penting sekali untuk membangun branding di masyarakat,” ucap Menkop Budi Arie.

Presiden Direktur Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia, Kamaruddin Batubara menjelaskan bahwa dalam sehari potensi wisata yang dikelola oleh BMI Group di kawasan ini mencapai 1.000 orang. Dengan luas 2,1 hektar, kawasan wisata Bukit Manik Indonesia diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar yang tumbuh bersama dengan BMI Group.

“Bukit Manik Indonesia saat ini dimiliki 310 ribu orang (sebagai anggota koperasi), bicara soal captive market wisata ini tidak akan pernah sepi dan banyak potensi yang bisa kita kembangkan,” kata Kamaruddin.

Ke depannya, BMI Group masih akan terus mengembangkan kawasan wisata Bukit Manik Indonesia. Koperasi ini akan mendirikan galeri-galeri yang dapat menampung hasil kerajinan dan produk UMKM masyarakat. Dengan cara ini diharapkan kehadiran kawasan wisata ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ini (kawasan wisata) kolaborasi tiga koperasi primer, yang kita harapkan bisa mengangkat perekonomian di sini dan akan kita tata lebih baik lagi kedepannya,” ujar Kamaruddin

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana berharap kawasan wisata Bukit Manik Indonesia ini dapat mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Pada tahun 2023, PAD yang dihasilkan dari sektor pariwisata di Kabupaten Bogor mencapai Rp3,9 triliun atau tumbuh 13,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kita harap pengembangan Bukit Manik Indonesia ini berdampak positif pada ekonomi dan kesejahteraan lokal. Juga, dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya alam yang berkelanjutan,” katanya.***

Transisi Kepemimpinan, Rapim Awal Tahun Pj Walikota Bogor Ajak Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Walikota Bogor, Hery Antasari, memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) di awal tahun 2025. Dalam rapim tersebut, Hery turut mengundang Walikota Bogor terpilih tahun 2024, Dedie A. Rachim, beserta wakilnya, Jenal Mutaqin.

Kehadiran keduanya dinilai Hery membuat Rapim tersebut menjadi istimewa, karena kegiatan ini merupakan bagian dari transisi kepemimpinan yang telah berjalan dengan baik.

Hery menyampaikan apresiasinya kepada seluruh kepala perangkat daerah dan aparatur wilayah Pemerintah Kota ( Pemkot ) Bogor atas kontribusi mereka. Mulai dari pelaksanaan Pilkada tahun 2024 hingga penetapan kepala daerah terpilih.

Ia juga mengapresiasi peran Pemkot Bogor dalam mendukung agenda pemerintah pusat, termasuk menerima kunjungan tamu negara di Istana Bogor.

“Netralitas yang saya titipkan sejak awal mengemban amanah sebagai Pj terjaga dengan baik, dan saya mengapresiasi itu. Apresiasi juga datang dari pemerintah pusat, provinsi, serta pihak luar. Kota Bogor relatif kondusif, netralitas terjaga, pemerintahan berjalan baik, dan pembangunan tetap berlangsung,” ujar Hery.

“Ini patut kita syukuri. Kredit poinnya ada pada bapak dan ibu sekalian, saya hanya mengawal,” tambahnya di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (15/1/2025).

Terkait kegiatan penerimaan tamu negara di Istana Kepresidenan Bogor, Hery menyatakan bahwa Pemkot Bogor akan dilibatkan secara langsung untuk mendukung acara tersebut. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mempersiapkan anggaran secara matang.

Sebaik itu, dirinya juga menegaskan bahwa capaian Kota Bogor selama masa kepemimpinannya sebagai Pj Wali Kota adalah hasil dari upaya menjaga, memelihara, dan melanjutkan program yang telah direncanakan pemerintahan sebelumnya.

“Apa yang saya lakukan hari ini adalah buah dari apa yang telah diprestasikan Pak Bima dan Pak Dedie. Banyak hal yang hanya saya pastikan agar tetap berjalan dan terpelihara dengan baik,” jelas Hery.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Bogor untuk memberikan dukungan penuh dan maksimal ketika Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih resmi dilantik dan mulai bertugas.***

Kementerian UMKM Lantik Pejabat dan Luncurkan Logo Baru di Pasar Tanah Abang

0

Bogordaily.net – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman didampingi Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza melantik sejumlah pejabat sekaligus meluncurkan logo baru Kementerian UMKM di Atrium Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (15/1).

Menteri UMKM berpesan kepada para pejabat yang dilantik sekaligus memberikan arahan kepada mereka sebagai penggerak utama dalam melaksanakan kebijakan strategis yang berdampak langsung pada kemajuan UMKM di tanah air.

“Acara ini dilangsungkan di Pasar Tanah Abang sebagai bentuk komitmen untuk mengajak seluruh pejabat dan rekan-rekan di Kementerian UMKM agar selalu hadir di tengah pengusaha UMKM, memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang ada, dengan menjaga lilin-lilin kecil ini tetap menyala menerangi bangsa,” ujar Menteri Maman.

Dalam acara ini turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Maman mengatakan, logo Kementerian UMKM merupakan identitas yang mencerminkan semangat dan komitmen Kementerian UMKM dalam mendukung pengembangan UMKM di Indonesia.

“Pengusaha UMKM kami ibaratkan seperti lilin-lilin kecil yang menyala di setiap pelosok negeri, dan tugas kita bersama adalah menciptakan jaringan cahaya yang menyalakan harapan, menciptakan inovasi, dan menjaga roda ekonomi terus berputar,” ujar Menteri Maman.

Menteri Maman menambahkan, lilin kecil dengan cahaya besar menjadi representasi kosmologis UMKM, yang walaupun berskala kecil namun memiliki peran dan dampak yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.

“Oleh karena itu, kita mengharapkan UMKM Masa Depan memiliki tiga Nilai Utama yaitu Berani, Visioner, dan Berdampak,” katanya.

Di bawah komando Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, Kementerian UMKM berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 196 Tahun 2024 memiliki lima unit kerja eselon I dan Badan Layanan Umum (BLU) yang terdiri dari Sekretariat Kementerian, Deputi Bidang Usaha Mikro, Deputi Bidang Usaha Kecil, Deputi Bidang Usaha Menengah, Deputi Bidang Kewirausahaan, dan BLU LLP – KUKM (Smesco Indonesia).

Pejabat JPT Madya Kementerian UMKM yang dilantik yakni Sekretariat Kementerian, Arif Rahman Hakim; Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza Adha Damanik; Deputi Bidang Usaha Kecil, Temmy Satya Permana; Deputi Bidang Usaha Menengah, Bagus Rachman; Deputi Bidang Kewirausahaan, Siti Azizah; Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryono Rahmalifman Lamangkona; Staf Ahli Bidang Usaha Rintisan, Yulius, dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana.

Peran UMKM

Menteri Maman mengatakan, UMKM memegang peran yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia. Dengan menyerap tenaga kerja sekitar 97 perse dan memiliki ketahanan yang luar biasa saat berbagai krisis melanda, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan ekonomi kita.

“Dalam visi besar Presiden Prabowo, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan mencapai 8 persen pada tahun 2029. Target ini akan Lebih mudah dicapai jika kita memberikan dukungan penuh kepada UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Menteri Maman.

Oleh karena itu, Kementerian UMKM harus terus berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan dukungan maksimal kepada para pegiat UMKM.

Kebijakan strategis yang berdampak langsung kepada kemajuan UMKM tanah air meliputi fokus pada digitalisasi UMKM, perluasan akses pembiayaan, pemberdayaan SDM UMKM, kolaborasi antar stakeholder, pengembangan dan penguatan kewirausahaan, integrasi data dan program pemberdayaan UMKM melalui SAPA UMKM, penghapusan piutang bagi UMKM, serta mendorong keterlibatan UMKM dalam program prioritas Presiden yaitu Program Makan Bergizi Gratis dan Perumahan Rakyat.

“Ada satu aspek yang juga tak kalah penting yakni membangun connectivity antara UMKM dengan usaha besar dan BUMN, melalui kemitraan usaha untuk meningkatkan keterlibatan produk lokal kita dalam Global Value Chain,” kata Menteri Maman.

Usai melantik para pejabat dan meluncurkan logo baru, Menteri UMKM, Wakil Menteri UMKM, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran mengunjungi beberapa toko untuk terlibat langsung dalam kegiatan live shooping di marketplace hingga mencicipi kuliner di Pasar Tanah Abang.***

Arogan! Turis Arab yang Pukul Marbot Masjid di Puncak Bogor Ditangkap dan Terancam Dideportasi

0

Bogordaily.net – Turis asal Arab Saudi berinisial R akhirnya diamankan Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Bogor setelah diduga melakukan aksi pemukulan terhadap marbut Masjid Al Muqsit di Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor.

Insiden yang terjadi pada Minggu (12/1) itu viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian, Oktinardo Kansil, mengungkapkan bahwa pihaknya bertindak hati-hati dalam menangani kasus ini.

WNA tersebut ditangkap pada Selasa malam (14/1) setelah melalui proses konfirmasi di sebuah vila di kawasan Cisarua.

“Kami mendalami dulu apakah benar dia pelakunya, supaya tidak salah tangkap. Setelah kami pastikan, pelaku kami bawa ke kantor imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Oktinardo.

Saat ini, R sedang menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Imigrasi untuk mendalami kasus yang menimbulkan kegaduhan tersebut.

Oktinardo menambahkan, pihaknya akan menindak tegas jika terbukti bahwa WNA tersebut melanggar aturan keimigrasian.

“Berdasarkan Pasal 75 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, kami akan memberikan tindakan administratif berupa deportasi dan penangkalan jika pelanggaran terbukti,” katanya.

Awal Kejadian, Masalah Alas Kaki

Sebelumnya, insiden ini bermula ketika R memasuki area Masjid Al Muqsit tanpa melepas alas kaki, meskipun sudah ada rak sepatu dan tanda batas suci di pintu masjid.

Saat ditegur oleh marbut yang bertugas, R justru bertindak kasar dengan mendorong dan diduga memukul marbut tersebut.

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, mengatakan tindakan R menunjukkan ketidakpatuhan terhadap aturan di tempat ibadah.

“Pelaku melewati batas suci masjid dengan alas kaki, meskipun sudah ada peringatan tertulis dan fasilitas untuk melepas sepatu,” ungkapnya soal penanganan kasus turis arab di kawasan puncak Bogor tersebut.***

Wamenkop: Piazza Firenze Garut Bisa Menjadi Community Development Lewat Koperasi

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyebutkan bahwa keberadaan gedung Piazza Firenze Garut yang merupakan wadah branding produk kulit khas Garut, bukan sekadar untuk mengembangkan bisnis, tapi bisa juga untuk mengembangkan community development hingga pemberdayaan masyarakat melalui koperasi

“Piazza Firenze Garut bukan sekadar tempat bisnis, tetapi juga menjadi katalisator bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat Garut, khususnya melalui sektor koperasi,” kata Wamenkop, usai menghadiri acara Grand Opening Piazza Firenze Garut, di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (15/1).

Di acara yang dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, anggota Komisi VI DPR RI Rieke Dyah Pitaloka, dan Bupati Garut periode 2014-2024 Rudy Gunawan, Wamenkop Ferry yakin dengan adanya tempat seperti ini para pelaku koperasi di Garut akan semakin terdorong untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. Sehingga, mereka dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam catatan Wamenkop, dari total 70 ribu ton produk kulit nasional, 25% merupakan produk dari Garut. Di dalamnya, ada sekitar 284 industri penyamakan kulit dan 380 industri non penyamakan (koperasi- koperasi), serta melibatkan lebih dari satu juta orang yang bekerja di industri kulit di Garut ini.

“Oleh karena itu, Kemenkop akan memberikan bantuan alat pengolahan limbah di industri kulit ini. Karena, soal limbah ini sudah menjadi isu strategis di luar negeri. Tujuannya, agar produk kulit kita bisa diterima pasar internasional. Dan kita sudah menemukan teknologinya berharga murah,” jelas Wamenkop Ferry.

Selain itu, Wamenkop juga mendorong Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM) untuk memberikan perkuatan permodalan bagi Koperasi Artisan Kulit Indonesia sebagai pengelola gedung Piazza Firenze, dalam meningkatkan kualitas produk kulitnya.

“Kemenkop mendapat tambahan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk dikelola LPDB-KUMKM dalam mengembangkan koperasi-koperasi produktif di sektor riil, yang salah satunya adalah Koperasi Artisan Kulit Indonesia,” kata Wamenkop Ferry.

Eco-Tourism City

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia Poppy Dharsono menegaskan bahwa langkahnya tidak hanya berhenti pada perbaikan kualitas produk, tapi juga memiliki visi untuk mengangkat Garut sebagai destinasi eco-tourism city.

Untuk itu, Poppy berharap dukungan para tokoh nasional dan para pegiat industri kreatif untuk membangun kembali citra Garut, seperti yang pernah terjadi satu abad lalu saat Garut dikenal sebagai salah satu destinasi favorit selebriti internasional, seperti Charlie Chaplin.

Untuk memperkuat pondasi desain di Piazza Firenze Garut, lanjut Poppy, beberapa perancang kelas dunia juga diundang untuk memberikan pelatihan. Salah satunya adalah Christian, seorang desainer asal Prancis yang pernah bekerja di Hermes dan kini tinggal di Bali.

Kehadirannya diharapkan dapat membimbing para pengrajin lokal untuk menghasilkan produk kulit yang lebih berkualitas dan memiliki ciri khas tersendiri.

Ada juga seorang konsultan yang pernah bekerja di Gucci selama 15 tahun, Rebecca, datang ke Garut untuk berbagi ilmunya dengan para artisan. Rebecca dikenal sebagai sosok yang pertama kali merekrut Tom Ford ke Gucci, dan pengalamannya dianggap berharga untuk membimbing para pengrajin Garut agar siap bersaing di level internasional.

“Piazza Firenze Garut juga menyediakan workshop di lantai dua, tempat di mana pengunjung bisa melihat langsung proses produksi kerajinan kulit,” jelas Poppy.

Di tempat ini juga akan digelar berbagai kegiatan edukatif, yang tidak hanya ditujukan untuk pengunjung dewasa, tetapi juga untuk anak-anak sekolah agar mereka lebih mengenal dan mencintai kerajinan kulit sejak dini.

“Berkat sinergi Yayasan Poppy Dharsono, Korem 62 Tarumanagara, dan Spinindo Group, Piazza Firenze Garut menjadi langkah nyata dalam membangun ekonomi Garut,” ujar Poppy.***

Drama Penangkapan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang Penuh Ketegangan

0

Bogordaily.net – Dunia dikejutkan oleh berita dramatis dari Korea Selatan, Presiden Yoon Suk Yeol, yang sebelumnya dimakzulkan, akhirnya ditangkap setelah drama panjang selama berminggu-minggu.

Penangkapan ini terjadi pada Rabu pagi, 15 Januari 2025, setelah berbagai upaya intensif dari pihak penyidik dan kepolisian.

Kasus ini bermula ketika Yoon Suk Yeol memutuskan untuk memberlakukan darurat militer pada 3 Desember 2024.

Dalam waktu singkat, pada 14 Desember 2024, Majelis Nasional Korsel memakzulkan Yoon, menjadikannya presiden pertama dalam sejarah negara itu yang dilengserkan melalui pemakzulan.

Kronologi Penangkapan Presiden Yoon Suk Yeol yang Memanas

3 Januari 2025:
Penyidik mencoba melaksanakan surat perintah penangkapan terhadap Yoon di kediamannya di pusat kota Seoul. Namun, upaya itu gagal karena dihalangi oleh Dinas Keamanan Presiden (PSS) dan ribuan pendukung setianya.

Massa pendukung, yang berjumlah sekitar 6.500 orang, bahkan membentuk barikade kendaraan di depan kediaman. Ketegangan memuncak hingga terjadi bentrokan fisik.

7 Januari 2025:

Masa berlaku surat perintah penangkapan Yoon diperpanjang hingga 21 Januari 2025. Namun, Yoon tetap menolak memenuhi panggilan dari Kantor Investigasi Korupsi (CIO), menantang otoritas hukum negara.

15 Januari 2025, Pukul 07.30:

Ratusan polisi dan penyidik mengepung kediaman Yoon. Menggunakan tangga, mereka melewati barikade dan dinding pembatas untuk masuk ke kompleks tersebut. Bentrokan kembali terjadi antara aparat keamanan dan para pendukung Yoon.

Seorang wanita paruh baya dilaporkan terluka dalam insiden itu dan segera mendapatkan perawatan medis.

Pukul 10.33:

Setelah pencarian selama 2,5 jam, penyidik berhasil menangkap Yoon Suk Yeol. Surat perintah penangkapan resmi dikeluarkan oleh Markas Besar Investigasi Gabungan.

Reaksi dan Masa Depan Yoon Suk Yeol

Dalam sebuah video yang dirilis tak lama setelah penangkapannya, Yoon menegaskan bahwa dirinya tetap mempertanyakan legalitas penyelidikan yang menjeratnya.

Ia mengklaim langkahnya untuk menyerahkan diri bertujuan menghindari pertumpahan darah yang lebih besar.

Jika terbukti bersalah atas tuduhan pemberontakan, Yoon menghadapi hukuman berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Penangkapannya menandai babak baru dalam sejarah politik Korea Selatan, sekaligus menjadi pengingat bahwa tidak ada yang kebal terhadap hukum.

Dengan pengamanan ketat dan perjuangan panjang dari aparat hukum, kasus ini menjadi simbol tegaknya supremasi hukum di Korea Selatan.

Drama politik yang menguras emosi ini akhirnya mendekati babak akhir, meskipun pertanyaan besar tentang masa depan politik negara tersebut masih menggantung.***

Sosok Misterius di Balik Koin Jagat, Aplikasi Viral Berburu Harta Karun Digital

0

Bogordaily.net – Dunia maya Indonesia tengah dihebohkan oleh fenomena aplikasi berburu Koin Jagat, sebuah permainan berbasis lokasi yang mengubah ruang publik menjadi arena perburuan koin digital.

Dengan konsep layaknya berburu harta karun, aplikasi ini menawarkan hadiah fantastis berupa uang tunai hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada jenis koin yang ditemukan: emas, perak, atau perunggu.

Pendiri Misterius Koin Jagat

Di balik aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2022 ini, terdapat sosok bernama Barry Beagen. Barry dikenal sebagai salah satu Co-Founder sekaligus Presiden dari platform teknologi Jagat.io.

Meski perannya cukup signifikan, Barry memilih untuk tetap berada di balik layar, dengan akun media sosial pribadinya yang tertutup rapat untuk umum.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Barry adalah lulusan dua universitas bergengsi, yakni Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Cornell University.

Sebelum mendirikan Koin Jagat, ia sempat menjabat sebagai Program Director di Kota Kita Foundation. Keahliannya di bidang teknologi dan urban planning tampaknya menjadi fondasi kuat bagi kesuksesan aplikasi ini.

Aplikasi yang Mengguncang Dunia Nyata

Popularitas Koin Jagat tidak hanya membawa keseruan, tetapi juga memicu berbagai kontroversi.

Salah satu insiden paling disorot terjadi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, di mana beberapa pemain dilaporkan merusak fasilitas umum saat berburu koin.

Akibatnya, Koin Jagat memutuskan untuk meniadakan koin di kawasan tersebut sebagai langkah mitigasi.

Melalui akun Instagram resminya (@jagatapp_id), pihak aplikasi secara aktif mengingatkan para pemain untuk menjaga etika selama bermain.

“Selalu ingat untuk mencari koin dengan cara yang sopan dan tidak merusak lingkungan atau mengganggu warga di sekitar,” tulis mereka dalam salah satu unggahan.

Antara Keseruan dan Peringatan

Di tengah euforia, para ahli telah memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak negatif aplikasi ini. Mulai dari potensi kerusakan lingkungan hingga risiko keamanan pengguna yang terlalu fokus berburu koin tanpa memperhatikan sekitar.

Namun, terlepas dari kontroversi yang ada, Koin Jagat berhasil menciptakan tren baru dalam dunia teknologi Indonesia.

Permainan ini menggabungkan eksplorasi ruang publik dengan insentif finansial, yang menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang dewasa.

Sementara itu, Koin Jagat menegaskan bahwa tujuan utama aplikasi ini adalah menyatukan masyarakat melalui aktivitas yang positif dan bertanggung jawab.

“Treasure Hunt ini dibuat untuk eksplorasi ruang publik dengan cara yang menyenangkan. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan fasilitas umum agar tetap indah,” tulis mereka soal aplikasi berburu koin jagat tersebut.***

DPRD Minta Dishub Kota Bogor Susun Skenario Pendanaan Biskita

0

Bogordaily.net-Nasib keberlanjutan program Biskita Trans Pakuan mendapatkan sorotan tajam dari DPRD Kota Bogor, pasca Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bahwa pemerintah pusat tidak akan lagi memperpanjang subsidi.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy pun memberikan tekanan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor agar segera menyiapkan skenario pendanaan program Biskita.

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepastian terkait keberlanjutan program Biskita.

“Semua skenario, kajian teknokrat dan sistem pelayanan harus segera disiapkan. Pemerintah pusat sudah mengeluarkan pernyataan dan kita harus bersiap,” kata Rusli, Rabu 15 Januari 2025

Rusli mengingatkan kepada Dishub agar dalam penyusunan kajian dan perencanaan harus mengacu kepada berbagai peraturan perundang-undangan yang ada.

Rusli pun menjelaskan didalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2023 terutama ayat (1) pasal 91, mengamanatkan pemerintah Kota Bogor untuk memenuhi kebutuhan angkutan yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau.

Sehingga keberadaan Biskita dianggap sudah sesuai dengan amanat Perda. Hanya saja Rusli menganggap perlu adanya optimalisasi seperti memastikan integrasi kendaraan antar koridor dan menyelaraskan dengan program rerouting angkot yang sudah eksisting.

“Kalau memang tidak bisa menyusun, tinggal mencontek saja ke Jakarta terkait pengelolaan Trans Jakarta. Jika ada hal-hal yang bagus untuk ditiru kan tidak salah juga. Yang penting masyarakat terlayani kebutuhan dasarnya,” tegas Rusli.

Lebih lanjut, Rusli pun meminta Dishub Kota Bogor agar kembali menggandeng Organda Kota Bogor dalam menyiapkan operasional Biskita.

Hal tersebut bertujuan agar semua badan hukum transportasi yang ada di Kota Bogor ikut terlibat, sehingga tidak ada konflik horizontal yang terjadi, sekaligus memperlancar proses perencanaan transportasi di Kota Bogor.

“Jadi semua pemilik angkot, koperasi, badan hukum transportasi ikut terlibat. Ini program yang baik dan membutuhkan dukungan semua pihak, sehingga dalam perencanaan dan pelaksanaan perlu merangkul semua stakeholder,” ujar Rusli.

Masalah transportasi di Kota Bogor dinilai oleh Rusli seperti penyakit yang sudah menyebar ke semua organ tubuh.

Sebab, jika berkaca ke perencanaan transportasi Kota Bogor 10 tahun ke belakang, tidak ada program yang berjalan dengan baik. Semuanya manis diawal tetapi menguap entah kemana di akhir perjalanan.

Ia tidak mau program Biskita yang sudah diperjuangkan bersama-sama antara Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor harus menghilang tanpa jejak seperti program Trans Pakuan yang diinisiasi oleh PDTJ.

Sehingga ia berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin mau membenahi persoalan transportasi dengan cara memasukkan program-program komprehensif kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“RPJPD kan sudah ada, didalamnya berbunyi bahwa penataan transportasi membutuhkan Rencana Induk Transportasi. Semoga program-program penataan transportasi bisa dituangkan didalam RPJMD nantinya,” kata Rusli.

Terakhir, Rusli mengapresiasi PJ Wali Kota Bogor yang selama ini berkordinasi dengan DPRD untuk memastikan keberlanjutan program Biskita.

Hal tersebut dapat terlihat dengan sudah dianggarkannya Rp10 miliar melalui APBD 2025 dan akan ditambahkan Rp11 miliar di APBD Perubahan 2025 jika program Biskita bisa terlaksana dengan baik.

“Tentu kami selalu mendukung Pemkot Bogor dari sisi anggaran, asalkan sekua kajian dan perencanaan sudah matang. Semoga Biskita yang sudah dirindukan oleh masyarakat bisa kembali mengaspal dan kami dari DPRD akan memastikan hal tersebut,” pungkasnya.***

(Muhammad Irfan Ramadan)