Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 1071

Kantor Redaksi PAKAR Dibakar OTK, Begini Kata Ketua Forum Pemred Bogor

0

Bogordaily.net – Insiden pembakaran kantor redaksi Pakuan Raya atau (Pakar) pada Sabtu 28 Desember 2024 dini hari tadi menjadi perhatian Forum Pemred Bogor.

Ketua Forum Pemred Bogor, Diki Sudrajat mengutuk aksi anarkis oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang diduga melakukan pembakaran terhadap kantor redaksi PAKAR tersebut.

“Aksi tidak terpuji itu sangat merendahkan eksistensi media sebagai penyambung lidah masyarakat sebagai tiang ke empat dari tegaknya demokrasi,” ucap Diki Sudrajat.

Diki Sudrajat mendesak pihak berwajib dalam hal ini kepolisian bergerak cepat menangkap pelakunya.

“Kami berharap pihak berwajib dalam hal ini kepolisian supaya bergerak cepat menangkap pelakunya,” tegas Diki Sudrajat.

Ia menilai, aksi tersebut bukan semata-mata melakukan kejahatan terhadap media Pakuan Raya, tetapi kepada semua insan pers.

“Peristiwa ini bukan semata mata melakukan kejahatan terhadap media Pakuan Raya, namun terhadap semua insan pers di muka bumi,” pungkas Diki Sudrajat.

Sebelumnya, kantor Redaksi Pakuan Raya (PAKAR) dibakar orang tak dikenal (OTK), pada Sabtu 28 Desember 2024, sekitar pukul 00:30 WIB.

Berdasarkan saksi mata seorang driver ojeg online, bernama Aditia Anugerah Linardi melihat langsung ada dua orang pria tidak dikenal, menggunakan motor berhenti di depan pos polisi lampu merah Warung Jambu.

Satu orang dengan mengenakan pakaian sweater hitam, sambung dia, turun dari motor dan berjalan mendatangi kantor Media Harian Pakar yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran Raya Ruko Warung Jambu No.1B RT 02/RW 006, Kelurahan Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, sekitar pukul 00:30 WIB Sabtu 28 Desember 2024 dini hari.

“Satu orang tersebut membawa kardus dan bensin dalam sebuah botol plastik air mineral, kemudian langsung membakar kantor PAKAR bagian depan. Sementara untuk satu orang pelaku lainnya menunggu diatas motor tepat di depan Pos Polisi Lampu Merah Warung Jambu,” papar dia, kepada wartawan.

Masih keterangan saksi Aditia Anugerah menuturkan, pelaku menggunakan sweater warna hitam membawa kardus dan botol plastik air mineral, kemudian membakar kantor PAKAR dan pelaku tersebut dengan jarak 3 meter dari api yang sudah besar melemparkan kembali satu botol berisi minyak bensin, sehingga api semakin besar.

“Pelaku langsung lari mendekati temannya yang berada di atas motor, kemudian keduanya melarikan diri memutar lampu merah Warung Jambu ke arah Jalan Pajajaran,” tandas dia.

Api berhasil dipadamkan oleh driver ojeg online dan pemilik warung yang berada di depan kantor PAKAR

Di lokasi kejadian ditemukan bekas kardus terbakar dan dua botol air mineral berisi bensin yang sudah terbakar.

Kejadian dibakarnya kantor PAKAR langsung dilaporkan ke pihak Polsek Bogor Utara.

Kemudian pihak INAFIS Polresta Bogor Kota dan Polsek Bogor Utara melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dalam olah TKP, termasuk memintai keterangan sejumlah saksi-saksi di lokasi kejadian. ***

Mahasiswa STAI Al Hidayah Bogor Gelar Aksi Tolak PPN 12 Persen di Jakarta

0

Bogordaily.net – Sejumlah Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hidayah Bogor yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) menggelar aksi tolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen di Jakarta, pada Jum’at 27 Desember 2024.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 250 mahasiswa lain yang tergabung di dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia. Mahasiswa yang turun berasal dari 18 kampus berbeda di seluruh Jadebotabek dan Banten.

Presiden Mahasiswa STAI Al-Hidayah, Zaqi Ramdani mengaku kecewa karena niat mereka berunjuk rasa di depan Istana Negara dan menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) justru diadang polisi.

Menurutnya, sejak kedatangan menuju lokasi Polisi sudah memasang barikade sejak di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

“Tujuan kami tadi mau berdemo di depan Istana Negara. Tetapi, ketika kami turun diadang sehingga tidak bisa menuju ke sana. Tadi, polisi itu sudah berjaga sejak di area Patung Kuda,” kata Zaqi Ramdani, Sabtu 28 Desember 2024.

Kemudian kata dia, para Mahasiswa juga kecewa karena perwakilan Istana atau pemerintahan Prabowo-Gibran tidak ada yang mau menghampiri untuk mengajak dialog.

“Sehingga, kami tadi masih bertahan sampai kami meminta kejelasan. Kami meminta ada perwakilan dari Istana itu menerima aspirasi atau kajian dari teman-teman mahasiswa. Sangat disayangkan, sampai aksi berakhir, tidak ada satu pun yang menemui kami,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kenaikan PPN akan meningkatkan harga barang dan jasa, yang secara langsung membebani masyarakat berpenghasilan rendah. Kelompok ini menghabiskan proporsi pengeluaran yang lebih besar untuk kebutuhan pokok.

Sehingga kata dia, kenaikan pajak dapat memperbesar ketimpangan sosial. Dari sudut pandang ekonomi, penurunan daya beli masyarakat dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi, mengingat konsumsi rumah tangga merupakan salah satu pendorong utama ekonomi Indonesia.

Lebih lanjut kata Zaqi sbagai solusi, pemerintah seharusnya fokus pada pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan meningkatkan penerimaan pajak dari sektor lain, seperti pajak korporasi atau digital.

“Dengan demikian, beban masyarakat tidak bertambah, dan pembangunan tetap dapat berlanjut tanpa mengorbankan keadilan sosial,” ungkap Zaqi Ramdani.***

Albin Pandita

HMI UIKA Bogor Soroti Ancaman Penyusutan Lahan Pertanian Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

0

Bogordaily.net – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap semakin menyusutnya lahan pertanian produktif di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Indonesia kehilangan sekitar 150.000 hektar lahan pertanian setiap tahunnya.

Perwakilan HMI UIKA Bogor Muhammad Zaidan mengatakan bahwa, penyusutan lahan pertanian ini merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan nasional.
Oleh karena itu, Pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.

“HMI mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dalam rangka melindungi dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya ketahanan pangan,” kata Muhammad Zaidan, Sabtu 28 Desember 2024.

Menurutnya, problematika Fundamental merupakan salah satu masalah mendasar dalam sistem pangan nasional adalah penyusutan lahan pertanian produktif.

Data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang menunjukkan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 150.000 hektar lahan pertanian setiap tahunnya akibat alih fungsi lahan.

“Fenomena ini terutama terjadi di Pulau Jawa yang merupakan lumbung pangan
nasional, dimana urbanisasi dan industrialisasi berlangsung sangat masif. Konsekuensinya, kapasitas produksi pangan nasional mengalami tekanan yang signifikan,” jelasnya.

Kemudian, inovasi dan keberlanjutan
Aspek inovasi dan keberlanjutan perlu menjadi perhatian khusus dalam transformasi sistem pangan.

Serta, pengembangan varietas tanaman yang adaptif terhadap perubahan iklim melalui riset bioteknologi perlu dipercepat.

“Balitbangtan telah menghasilkan beberapa varietas  padi yang tahan kekeringan dan banjir, namun adopsinya di tingkat petani masih terbatas. Diversifikasi pangan menjadi strategi penting lainnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain itu, pengembangan pangan lokal seperti sagu di Maluku dan jagung di Gorontalo telah menunjukkan hasil positif dalam mengurangi ketergantungan terhadap beras.

“Inovasi pengolahan pangan lokal juga perlu didorong untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk,” ungkap Muhammad Zaidan.***

Albin Pandita

Temui PJ Wali Kota, Caretaker Kadin Kota Bogor Siap Gelar Muskot

0

Bogordaily.net – Kepengurusan Sementara (Caretaker) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor, akan segera melaksanakan Musyawarah Kota (Muskot) untuk kepengurusan periode 2025-2030.

Berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus Sementara Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat Nomor : SKEP/025/DP/XII/2024 tentang Pencabutan Mandat Saudara Almer Faiq Rusydi Sebagai Ketua Kadin Kota Bogor masa bakti 2021-2026 dan Penunjukan Kepengurusan Sementara (Caretaker) Kadin Kota Bogor, yang dikeluarkan pada 9 Desember 2024 dan ditandatangani Ketua Umum Dewan Pengurus Sementara Kadin Jawa Barat Agung Suryamal Sutisna, Caretaker Kadin Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan pembenahan kepengurusan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.

Ketua Dewan Pengurus Sementara, Nizar Sungkar mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan sejumlah agenda paska keluarnya SK Caretaker dari Kadin Jawa Barat nomor 025 tertanggal 9 Desember 2024.

“Hari ini kami sudah bertemu PJ Walikota Kota Bogor Hery Antasari di Balaikota. Kami menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Muskot untuk pembentukan kepengurusan periode 2025-2030,” ucap Nizar dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Pangrango, pada Jum’at 27 Desember 2024, malam.

Muskot rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2025, dan selain Muskot di tingkat Kota Bogor, di bulan Januari juga akan dilaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) Jawa Barat.

Nizar meneruskan, pada saat menyampaikan kepada PJ Walikota, pengurus caretaker sudah menyiapkan agenda Muskot dalam pembenahan kepengurusan organisasi Kadin Kota Bogor.

“Kepada kami, PJ walikota berharap terbangun sinergitas antara Kadin dan Pemerintah Kota Bogor, saling mengisi, berkolaborasi untuk kemajuan pengusaha di Kota Bogor. Kadin diharapkan bisa berkolaborasi karena banyak sekali program di Kota Bogor. Tugas kita bukan menyelenggarakan Muskot saja, tetapi akan dilakukan pembenahan organisasi secara menyeluruh, menyusun kepengurusan sesuai aturan yang berlaku, sesuai AD/ART Kadin,” jelasnya.

Lanjut Nizar, dalam SK caretaker ini memang berakhir selama 6 Bulan.

“Tetapi target kami Muskot selesai Januari nanti dan setelah dilantik oleh Kadin provinsi, kemudian menyusun kepengurusan dan pembenahan organisasi semakin optimal,” imbuhnya.

Lebih jauh Nizar membeberkan, dengan adanya SK Caretaker ini, tentunya kepengurusan Kadin Kota Bogor saat ini statusnya dibekukan.

Namun demikian, setelah keluarnya SK Caretaker, Nizar mengaku bahwa pihaknya telah mengajak kepada pengurus untuk bergabung dan bersama-sama melaksanakan Muskot di Januari 2025 mendatang.

Ketika ditanyakan perihal adanya penunjukan PJ Ketua Kadin Kota Bogor pengganti Almer Faiq Rusyidi, Nizar menegaskan bahwa telah keluar SK Caretaker Provinsi Jawa Barat pada 14 Oktober 2024 dengan SK nomor SKEP 051/DP/XI/2024.

Dengan keluarnya SK Caretaker Provinsi Jawa Barat tersebut, segala kegiatan yang dilakukan oleh Kadin Provinsi Jawa Barat dianggap tidak sah.

“Setelah SK Caretaker Provinsi Jawa Barat keluar, kami di Kota Bogor mendapatkan SK SKEP/025/DP/XII/2024 pada 9 Desember 2024. Jadi, kami melaksanakan persiapan pembenahan Kadin Kota Bogor sesuai AD/ART,” tandasnya.

Sementara, anggota pengurus caretaker Kadin Kota Bogor, Yus Ruswandi menambahkan, tugas caretaker adalah membenahi Kadin Kota Bogor.

Sehingga langkah awal adalah menyiapkan proses pemilihan ketua dan kepengurusan baru Kadin Kota Bogor periode 2025-2030.

Setelah mendapatkan SK Caretaker, pengurus menyiapkan langkah strategis persiapan Muskot, diawali dengan menemui PJ Walikota Bogor dan menyampaikan bahwa caretaker akan segera menggelar Muskot.

“Kadin Kota Bogor tetap akan satu kepengurusan, dan itu akan terwujud setelah selesai dilaksanakannya Muskot Kadin oleh caretaker. Semangat kami dengan tugas yang sangat mulia, bagaimana bersinergi dengan Pemkot Bogor, jadi bagaimana kepengurusan Kadin ini diluruskan sesuai AD/ART organisasi Kadin. Jadi kami bukan melakukan kudeta, tetapi dasarnya adanya adanya SK Caretaker untuk Kadin Kota Bogor dan membenahi seluruh organisasi Kadin Kota Bogor,” tutupnya.***

Ibnu Galansa

Kantor Redaksi PAKAR Dibakar Orang Tak Dikenal, Polisi Lakukan Penyelidikan

0

Bogordaily.net – Peristiwa kebakaran yang menimpa kantor redaksi Media Harian PAKAR terjadi pada Sabtu 28 Desember 2024 sekitar pukul 00:30 WIB. Kantor yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran, Ruko Warung Jambu No.1B, Kelurahan Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ini diduga dibakar oleh dua orang pria tak dikenal.

Menurut keterangan saksi mata, Aditia Anugerah Linardi, seorang driver ojek online yang berada di lokasi, dua pelaku terlihat datang menggunakan sepeda motor.

Salah satu pelaku, yang mengenakan sweater hitam, turun dari motor sambil membawa kardus dan botol plastik berisi bensin. Pelaku kemudian berjalan mendekati kantor PAKAR dan membakarnya.

“Dia menyiram bensin dari botol plastik ke area depan kantor dan menyalakan api. Ketika api mulai besar, dia melemparkan satu botol bensin lagi untuk memperbesar kobaran api,” ujar Aditia.

Setelah membakar kantor, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Pajajaran bersama rekannya yang menunggu di atas motor di dekat Pos Polisi Lampu Merah Warung Jambu.

Api berhasil dipadamkan oleh saksi bersama pemilik warung yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Di tempat kejadian, ditemukan sisa kardus terbakar dan dua botol plastik air mineral berisi bensin yang ikut terbakar sebagian.

Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Bogor Utara. Tim INAFIS Polresta Bogor Kota bersama petugas Polsek Bogor Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti.

Sejumlah barang bukti berupa kardus dan botol plastik diamankan, sementara keterangan saksi-saksi juga telah dihimpun oleh pihak kepolisian.***

Ibnu Galansa

Di Penghujung Tahun 2024, RSUD Cibinong Terapkan Budaya Kerja 5S Terhadap Pasien

0

Bogordaily.net – Di penghujung tahun 2024, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong menerapkan budaya kerja baru untuk para pegawai terhadap pasien.

Yakni 5S, Senyum yang tulus, Salam yang hangat, Sapa yang ramah, Sopan dalam tutur, Santun dalam sikap kepada pasien, dalam mewujudkan pelayanan dengan penuh makna.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, dr Yukie Meistisia menjelaskan bahwa, pada momen Jumat berkah hari ini pihaknya akan memulai budaya kerja baru 5S.

Tentunya dilakukan untuk senantiasa memberikan pelayanan yang optimal dan juga ramah terhadap para pasien di RSUD Cibinong.

“Jadi di penghujung tahun 2024 menjelang tahun 2025 yang penuh keberkahan dan semakin gemilang dengan penuh semangat, kami RSUD Cibinong meluncurkan budaya kerja baru yakni 5S,” kata dr Yukie, Jum’at 27 Desember 2024.

Kemudian, pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk dapat mempercayakan pelayanan serta konsultasi kesehatan di RSUD Cibinong.

“Percayakan layanan kesehatan Anda kepada kami,” ungkapnya.

Sebagai informasi, RSUD Cibinong terus berupaya meningkatkan layanan mutu, serta terdepan dalam keselamatan para pasien.

Tentunya, dengan menghadirkan inovasi-inovasi baru maupun pengembangan layanan-layanan yang sudah ada.***

Albin Pandita

Metode Pembayaran Melalui QRIS di Sejumlah Pasar Tradisional Dinilai Efektif

0

Bogordaily.net – Metode pembayaran menggunakan aplikasi QRIS terus dilakukan oleh sejumlah pedagang, salah satunya di Pasar Tradisional Cibinong, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan dalam bertransaksi baik bagi pedagang maupun pembeli. Khususnya menjelang pergantian tahun 2025.

Salah satu pedagang di Pasar Cibinong, Andi menjelaskan bahwa, penerapan pembayaran melalui metode Qris dinilai cukup baik, terlebih kepada para pembeli yang tidak membawa uang cash.

“Membantu si pastinya buat pembeli yang nggak bawa uang cash,” kata Andi kepada wartawan, Jum’at 27 Desember 2024

Menurutnya, dalam bertransaksi pembeli hanya dengan melakukan foto terhadap barcode yang telah disediakan.

“Kalo penerapannya si pembeli cuma foto ajah ke barcode. Jadi uangnya otomatis udah masuk,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan bahwa, digitalisasi Pasar merupakan salah satu program utama yang sedang dicanangkan Perumda Pasar Tohaga.

Sedikitnya sudah ada 8 dari 30 pasar yang ada di Kabupaten Bogor saat ini dalam progress struktur digital. Diantaranya Cibinong, Ciawi , Cariu, Cisarua, Cigombong, Leuwiliang, Ciluar dan Ciseeng .

“Tentunya kami bekerjasama dengan himbara himbara (himpunan bank negara) untuk menyukseskan program tersebut, di Cibinong kami bekerja sama dengan Bank Mandiri, termasuk dalam supporting e-KTB,” kata Haris.

Ia menjelaskan sudah saatnya pasar tradisional melek digital, program program  transformasi digital yang akan dikembangkan Tohaga diyakini akan membawa perubahan signifikan tentang image pasar tradisional.

Lebih lanjut Haris berharap, dukungan dari semua pihak guna terciptanya ekosistem digital di pasar.

“Support pemerintah daerah, BI, himbara, pedagang, masyarakat sangat kami butuhkan untuk mewujudkan Tohaga Go Digital,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Instagram Belly Villsen Diserbu Netizen, Otak Penyerangan Air Keras Natasya Hutagalung

0

Bogordaily.net – Instagram Belly Villsen jadi buruan netizen setelah insiden penyerangan air keras terhadap Natasya Hutagalung terungkap.

Natasya Hutagalung merupakan mahasiswi Sekolah Tinggi Pemerintahan Masyarakat Desa (STPMD) APMD di Yogyakarta.

Insiden mengerikan ini menyeret nama Belly Villsen, mahasiswa S2 Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), sebagai terduga pelaku.

Kronologi Penyiram Air Keras di Kamar Kos

Peristiwa terjadi di kamar kos Natasya saat ia baru saja selesai mandi dan bersiap untuk beribadah.

Pintu kamar yang tak terkunci menjadi celah bagi pelaku untuk masuk tanpa izin. Tanpa banyak kata, ia langsung menyiramkan cairan air keras ke wajah korban.

Teriakan histeris Natasya membelah keheningan malam penghuni kos heboh.

“Saat itu saya sedang di kamar. Tiba-tiba dengar Tasya teriak. Saya keluar, tapi pelaku sudah kabur naik motor. Dia pakai mantel abu-abu, masker, dan helm hitam,” kata salah satu saksi.

Siapa Belly Vilsen?

Belly Villsen, terduga pelaku, dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dengan latar belakang akademik yang mentereng.

Nama Lengkap: Belly Villsen
Usia: 25 tahun
Asal: Ketapang, Kalimantan Barat
Pendidikan S1: Universitas Esa Unggul, Jakarta (Hukum, lulus 2023)
Pendidikan S2: Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Magister Hukum, mulai Februari 2024)
Status: Mahasiswa aktif UAJY

Di LinkedIn, Belly mencantumkan profil yang menampilkan dirinya sebagai lulusan hukum dengan segudang pengalaman akademik. Namun, jejak media sosialnya yang lain, seperti Instagram, masih belum terlacak.

Jika terbukti bersalah, Belly Villsen tak hanya menghadapi hukuman pidana, tetapi juga ancaman dikeluarkan dari universitas. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang menjunjung tinggi nilai moral, diperkirakan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan kode etik mahasiswa.

Diamankan Polisi

Mengutip Tribun Jogja, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni B sebagai mantan kekasih korban.
Sementara S sebagai eksekutor yang disewa B untuk menyiramkan air keras kepada korban.

Pelaku yang merupakan mahasiswa S2 di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta ini tak terima kandasnya hubungan mereka.

Hingga memaksa untuk menjalin kembali hubungan asrama, namun ditolak oleh korban.

Adapun penolakan korban membuat B sakit hati dan kemudian merekrut eksekutor S.
Keduanya sepakat untuk melukai korban dengan air keras dengan komisi Rp 7 juta untuk S setelah melakukan aksinya.

Eksekutor melaksanakan survei beberapa kali sebelum akhirnya menyerang korban pada Selasa (24/12/2024).

Buntut dari kasus ini, netizen pun memburu akun Instagram Belly villsen untuk mengetahui lebih dekat.***

Jelang Pergantian Tahun, Perumda Pasar Tohaga Jamin Ketersediaan Stok Bahan Pangan 

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga menjamin ketersediaan stok bahan pangan pada momen Tahun Baru 2025.

Adapun, Perumda Pasar Tohaga terus berupaya melakukan pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi.

Serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas serta menjaga stabilitas regional untuk mengurangi dampak ekonomi di Kabupaten Bogor.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan mengatakan bahwa, inflasi menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Perumda Pasar Tohaga yang harus ikut berupaya mengantisipasi inflasi.

Menurutnya, saat ini kondisi di semua pasar cenderung stabil, daya beli masyarakat juga dirasakan pedagang masih bagus.

“Saat ini daya beli masyarakat masih dianggap bagus, mungkin karena memaksakan karena kebutuhan,” kata Haris Setiawan, Jum’at 27 Desember 2024..

Ia menjelaskan, antisipasi dianggap yang paling tepat daripada jadi pemadam kebakaran, dan harus melakukan penanganan preventif.

Lebih lanjut, kata Haris, inflasi daerah tidak harus diantisipasi hanya di hilir saja, tapi harus dari hulu juga.

“Maka ini gerakan mudah-mudahan jadi sebagai gambaran saja, Pemda pun akan membuat satu gerakan bagaimana inflasi itu harus juga ditangani dari hulu,” ujarnya.***

Albin Pandita

Jelang Nataru, Komisi II DPRD Kota Bogor Sidak Pelayanan BUMD

0

Bogordaily.net – Komisi II DPRD Kota Bogor yang dipimpin oleh Abdul Kadir Hasbi Alatas bersama anggota Komisi II, Achmad Rifki Alaydrus, Syarif Hidayat Sastra dan Eka Wardhana melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Perumda Tirta Pakuan dan Blok F Pasar Kebon Kembang, Selasa 24 Desember 2024..

Hasbi menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan dua perusahaan plat merah Kota Bogor tetap berjalan prima saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Tentu kami ingin memastikan bahwa dua BUMD yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat tetap prima selama masa Nataru ini,” kata Hasbi.

Hasbi menekankan bahwa Pasar Blok F Kebon Kembang perlu mendapatkan sentuhan baru agar bisa mempromosikan komoditas yang ada sekaligus melakukan digitalisasi untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan kenyamanan pengunjung.

Salah satu poin yang ia tekankan adalah pentingnya menjaga area selasar di tengah pasar agar tetap kosong.

Hal ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas pengunjung dan menciptakan suasana pasar yang lebih nyaman.

“Kami menyarankan agar pedagang atau elemen lain yang saat ini berada di selasar dapat dipindahkan ke kios-kios yang masih belum terisi, sehingga ruang pasar dapat dimanfaatkan secara lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung,” kata Hasbi.

“Perbaikan aksesibilitas juga menjadi penting, terutama dengan menyediakan jalur langsung dari area parkir Masjid Agung ke gedung Pasar Blok F. Hal ini diharapkan dapat memudahkan pengunjung dan meningkatkan kenyamanan mereka selama berbelanja,” sambungnya.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan catatan Komisi II DPRD Kota Bogor, perlunya upaya lebih serius dalam promosi Pasar Blok F, terutama melalui digital marketing.

Hal tersebut bertujuan untuk mendorong pengelola aktif memanfaatkan platform digital guna memperkenalkan Pasar Blok F kepada masyarakat yang lebih luas.

Sebab Dengan promosi yang lebih efektif, Komisi II DPRD Kota Bogor yakin kunjungan masyarakat ke pasar akan meningkat, sehingga berdampak positif pada pengembangan ekonomi lokal.

“Kami juga menyoroti pentingnya digitalisasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk para pedagang. Kami mendorong pengelola pasar untuk menyediakan pelatihan-pelatihan yang dapat membantu pedagang beradaptasi dengan teknologi modern, seperti penggunaan sistem pembayaran digital, pengelolaan bisnis berbasis aplikasi, hingga pemasaran online. Dengan keterampilan yang lebih baik, para pedagang dapat bersaing di era ekonomi digital dan meningkatkan pendapatan mereka,” jelas Hasbi.

Hasbi pun berharap agar masukan-masukan dari Komisi II DPRD Kota Bogor ini dapat menjadi dasar perbaikan yang berkelanjutan.

Sebab Komisi II DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk terus mengawal pengelolaan pasar rakyat agar semakin modern, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pedagang di Kota Bogor.***

(Ibnu Galansa)