Home Blog Page 1083

THR dan Gaji ke-13 PNS 2025 Cair! Ini Jadwal dan Besaran Tunjangannya

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto telah resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri, serta para hakim.

Lalu, kapan THR PNS akan cair? Berapa besar gaji dan tunjangan yang akan diterima tahun ini? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Dalam regulasi terbaru ini, Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa THR dan gaji ke-13 akan diberikan kepada seluruh aparatur negara, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke-13

THR PNS 2025 akan dicairkan mulai 17 Maret 2025, tepat dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Gaji ke-13 PNS 2025 akan dibayarkan pada Juni 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru sekolah.

THR dan Gaji ke-13 PNS 2025

Menurut pernyataan Presiden Prabowo, komponen yang termasuk dalam THR dan gaji ke-13 tahun ini meliputi:

  • Gaji pokok sesuai dengan golongan dan masa kerja.
  • Tunjangan melekat seperti tunjangan suami/istri dan tunjangan anak.
  • Tunjangan kinerja (Tukin) 100% bagi ASN pusat, TNI, Polri, dan hakim.
  • ASN daerah akan mendapatkan skema serupa dengan penyesuaian fiskal masing-masing daerah.

Para pensiunan juga tidak ketinggalan! Pemerintah memastikan bahwa mereka akan menerima THR sebesar uang pensiun bulanan yang biasa diterima.

Besaran Gaji PNS 2025

Gaji PNS tahun 2025 masih mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2024 yang sebelumnya menetapkan kenaikan gaji bagi setiap golongan. Berikut rincian terbaru:

1. Gaji PNS Golongan I:

Golongan IA: Rp1.685.700 – Rp2.522.600
Golongan IB: Rp1.840.800 – Rp2.670.700
Golongan IC: Rp1.918.700 – Rp2.783.700
Golongan ID: Rp1.999.900 – Rp2.901.400

2. Gaji PNS Golongan II:

Golongan IIA: Rp2.184.000 – Rp3.643.400
Golongan IIB: Rp2.385.000 – Rp3.797.500
Golongan IIC: Rp2.485.900 – Rp3.958.200
Golongan IID: Rp2.591.100 – Rp4.125.600

3. Gaji PNS Golongan III:

Golongan IIIA: Rp2.785.700 – Rp4.575.200
Golongan IIIB: Rp2.903.600 – Rp4.768.800
Golongan IIIC: Rp3.026.400 – Rp4.970.500
Golongan IIID: Rp3.154.400 – Rp5.180.700

4. Gaji PNS Golongan IV:

Golongan IVA: Rp3.287.800 – Rp5.399.900
Golongan IVB: Rp3.426.900 – Rp5.628.300
Golongan IVC: Rp3.571.900 – Rp5.866.400
Golongan IVD: Rp3.723.000 – Rp6.114.500
Golongan IVE: Rp3.880.400 – Rp6.373.200

Keputusan pemerintah memberikan THR dan gaji ke-13 memiliki beberapa manfaat penting, di antaranya:

Membantu persiapan keuangan ASN menjelang Lebaran dan tahun ajaran baru.
Meningkatkan daya beli masyarakat, yang berdampak positif pada perekonomian.
Memberikan kepastian kesejahteraan bagi ASN dan pensiunan.

Dengan adanya kebijakan ini, ASN di seluruh Indonesia dapat lebih tenang dalam menghadapi momen Lebaran dan tahun ajaran baru.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor 21 Maret 2025: Hujan atau Cerah? Ini Prediksi BMKG!

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis ramalan cuaca untuk Kota Bogor Jumat, 21 Maret 2025.

Hal ini perlu Anda simak agar bisa beraktivitas dengan lancar. Seperti yang sudah sering terjadi, Kota Hujan ini berpotensi mengalami curah hujan di beberapa waktu dalam sehari.

Menurut informasi dari BMKG, kondisi cuaca di Bogor pada Jumat ini diprediksi akan hujan ringan.

Kmungkinan hujan ringan ini akan turun mulai pagi hari di beberapa wilayah.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 21°C hingga 30°C dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi.

Ramalan Cuaca 21 Maret 2025

Simak detail lengkap prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Bogor pada 21 Maret 2025 di bawah ini agar Anda bisa mengantisipasi segala kemungkinan!

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21–27°C
Kelembapan: 70–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 21–28°C
Kelembapan: 69–94%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29°C
Kelembapan: 65–94%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 65–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29°C
Kelembapan: 66–93%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 64–94%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Jumat, 21 Maret 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Gelar BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H, BRI Tawarkan Promo Menarik dan Sembako Murah bagi Masyarakat

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H sebagai bagian dari program apresiasi perusahaan kepada Pekerja BRI atau Insan BRILiaN serta nasabah BRI.

Kegiatan ini berlangsung pada 17–21 Maret 2025 di BRILiaN Sport Hall, Jakarta, mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H yang diselenggarakan oleh Koperasi Swakarya (Koperasi Pekerja BRI) bersama Ikatan Wanita BRI (IWABRI). Tidak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, tetapi kegiatan juga diharapkan mempererat kebersamaan serta semangat solidaritas di lingkungan BRI melalui beragam program dan penawaran yang telah disiapkan.

Sebanyak 82 tenant berpartisipasi dalam kegiatan ini, menawarkan beragam produk unggulan dari berbagai sektor mulai dari kebutuhan rumah tangga, fesyen, hingga kuliner. Beberapa tenant ternama yang turut ambil bagian di antaranya Gallery 24 Pegadaian, Electronic City, Seibu, Indofood, Watsons, Roti Kebanggaan Gading Serpong, dan Old Chang Kee.

Sementara beberapa nasabah UMKM binaan BRI juga ikut serta seperti Mochi Mochio, Blankenheim, Rollie Bakery & Cookies yang merupakan alumni BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Keikutsertaan berbagai merek dan produk pilihan ini diharapkan mampu memenuhi berbagai kebutuhan Insan BRILiaN menjelang Hari Raya.

Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memberikan apresiasi kepada Insan BRILiaN dan nasabah setia BRI.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah, BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H menghadirkan total 82 tenant yang seluruhnya merupakan nasabah BRI dengan berbagai ragam produk. Sementara bagi Insan BRILiaN, kami juga menyiapkan 2.000 paket sembako murah serta program lelang barang elektronik dan logam mulia sepanjang acara berlangsung,” ujarnya.

Selain program lelang dan sembako murah, BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H juga menghadirkan promo spesial berupa cashback hingga Rp200 ribu untuk transaksi menggunakan super apps BRImo, serta program lucky dip dengan nilai hingga Rp200 ribu bagi transaksi menggunakan Kartu Debit dan Kredit BRI.

Terakhir acara BRILiaN Fest Ramadhan 1446 H ini akan ditutup dengan santunan anak yatim. Program ini merupakan sinergi antara BRI, Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN), serta IWABRI.***

Daftar Pasal Kontroversial dalam Revisi UU TNI 2025 yang Disahkan DPR

0

Bogordaily.net – Daftar pasal kontroversial dalam revisi UU TNI 2025 menjadi perbincangan hangat setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Revisi ini membawa sejumlah perubahan signifikan yang menyangkut tugas dan kewenangan pokok TNI, termasuk tambahan operasi militer selain perang, peningkatan usia pensiun, serta keterlibatan TNI aktif dalam berbagai kementerian dan lembaga negara.

Pengesahan revisi UU TNI dilakukan dalam rapat paripurna DPR yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, pada Kamis (20/3/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani dan dihadiri sejumlah pejabat penting dari pemerintah, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wamenkeu Thomas Djiwandono, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pasal 7: Tambahan Tugas Operasi Militer Selain Perang

Salah satu poin yang menuai kontroversi dalam revisi UU TNI 2025 adalah perubahan pada Pasal 7, yang menambah jumlah tugas operasi militer selain perang dari sebelumnya 14 menjadi 16. Tambahan tersebut mencakup peran TNI dalam menghadapi ancaman siber serta tugas untuk melindungi dan menyelamatkan warga negara Indonesia serta kepentingan nasional di luar negeri.

Adapun daftar lengkap tugas operasi militer selain perang yang diatur dalam Pasal 7 Ayat (2) huruf b mencakup:

  • Mengatasi gerakan separatis bersenjata
  • Mengatasi pemberontakan bersenjata
  • Mengatasi aksi terorisme
  • Mengamankan wilayah perbatasan
  • Mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis
  • Melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai kebijakan politik luar negeri
  • Mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya
  • Memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai sistem pertahanan semesta
  • Membantu tugas pemerintahan di daerah
  • Membantu Polri dalam tugas keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan undang-undang
  • Mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan pemerintah asing yang berada di Indonesia
  • Membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan
  • Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan
  • Membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan dari pembajakan, perompakan, dan penyelundupan
  • Membantu dalam upaya menanggulangi ancaman pertahanan siber
  • Membantu melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri

Polemik muncul karena beberapa pihak menganggap tambahan tugas ini memperluas kewenangan TNI di ranah sipil dan berpotensi menimbulkan tumpang tindih dengan tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pasal 47: Kementerian/Lembaga yang Bisa Diisi TNI

Pasal lain yang masuk dalam daftar pasal kontroversial dalam revisi UU TNI 2025 adalah Pasal 47.

Revisi ini menambah jumlah posisi jabatan publik yang dapat diisi oleh TNI aktif, dari sebelumnya 10 menjadi 14.

Empat tambahan lembaga yang bisa ditempati TNI antara lain:

  • Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
  • Badan Penanggulangan Bencana
  • Badan Penanggulangan Terorisme
  • Badan Keamanan Laut
  • Kejaksaan Republik Indonesia (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer)

Sebelumnya, posisi yang dapat diisi TNI aktif hanya terbatas pada Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara, Lembaga Ketahanan Nasional, hingga Badan Narkotika Nasional.

Dengan adanya revisi ini, semakin banyak posisi di kementerian/lembaga sipil yang terbuka untuk prajurit TNI, yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai bentuk militerisasi birokrasi.

Pasal 53: Usia Pensiun Prajurit TNI

Perubahan lainnya yang juga menuai reaksi adalah ketentuan usia pensiun prajurit TNI sebagaimana diatur dalam Pasal 53.

Dalam revisi ini, usia pensiun perwira tinggi bintang 4 ditingkatkan hingga maksimal 63 tahun, dengan kemungkinan perpanjangan hingga dua kali (2 tahun) berdasarkan kebutuhan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Secara rinci, aturan usia pensiun yang baru adalah sebagai berikut:

  • Bintara dan tamtama: 55 tahun
    Perwira sampai dengan pangkat kolonel: 58 tahun
  • Perwira tinggi bintang 1: 60 tahun
  • Perwira tinggi bintang 2: 61 tahun
  • Perwira tinggi bintang 3: 62 tahun
  • Perwira tinggi bintang 4: 63 tahun (dapat diperpanjang 2 kali, masing-masing 1 tahun)

Perubahan ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas regenerasi di tubuh TNI, mengingat perpanjangan usia pensiun berpotensi menghambat promosi perwira yang lebih muda.

Pro-Kontra Revisi UU TNI 2025

Meski pemerintah dan DPR menegaskan bahwa revisi UU TNI bertujuan memperkuat peran TNI dalam menghadapi tantangan keamanan nasional, berbagai pihak mengkhawatirkan implikasinya terhadap sistem demokrasi dan supremasi sipil.

Daftar pasal kontroversial dalam revisi UU TNI 2025 menjadi sorotan utama dalam berbagai diskusi akademik, forum hukum, hingga pembahasan di kalangan masyarakat sipil.

Beberapa kalangan menilai bahwa keterlibatan lebih luas TNI dalam pemerintahan dan perpanjangan usia pensiun dapat berdampak pada keseimbangan kekuasaan antara militer dan sipil.

Di sisi lain, pemerintah berargumen bahwa perubahan ini diperlukan untuk menyesuaikan dengan dinamika ancaman global dan memperkuat pertahanan negara.

Dengan pengesahan revisi UU TNI 2025 ini, tantangan ke depan adalah bagaimana implementasi aturan baru ini dapat tetap menjaga keseimbangan antara peran militer dan supremasi sipil dalam tata kelola negara.***

Bupati Bogor Bersama TNI-Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran

0

Bogordaily.net – Jelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Bupati Bogor, Rudy Susmanto pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2025 di Lapangan Makodim 0621, Kamis 20 Maret 2025.

Hal itu dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama perayaan Idul Fitri 1446 H dengan melibatkan TNI, Polri, serta stakeholder terkait lainnya.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kesiapan personel menjelang hari raya.

“Walaupun kita tengah menghadapi bencana, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah tetap solid. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi perjalanan mudik,” kata Rudy.

Dalam hal pengamanan, Rudy Susmanto mengingatkan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri, baik di tingkat daerah maupun luar Kabupaten Bogor.

“Kami bekerja sama dengan seluruh jajaran TNI dan Polri untuk memastikan kenyamanan masyarakat. Kami juga mengimbau agar masyarakat melaporkan kendaraan yang akan dititipkan selama mudik kepada kantor polisi atau TNI,” jelasnya.

Selain itu, Bupati Bogor juga mengungkapkan pentingnya pemulihan infrastruktur wisata di Kabupaten Bogor, dengan harapan dapat mendukung sektor pariwisata yang akan semakin berkembang.

“Pariwisata di Kabupaten Bogor tidak hanya di Puncak, namun juga di seluruh kecamatan. Kami berharap ini dapat meningkatkan daya tarik wisatawan,” ungkap Rudy.

Kemudian, Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengamanan ketat dan menegaskan bahwa siapapun yang mengganggu ketertiban akan ditindak tegas.

“Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor TNI dan Polri secara gratis. Selain itu, pos terpadu akan disebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Rio.

Terkait dengan jalur alternatif, Kapolres memastikan bahwa seluruh jalur, termasuk jalur puncak, akan dijaga dengan ketat, menggunakan sistem rekayasa lalu lintas seperti one-way dan ganjil-genap untuk menghindari kemacetan.

“Kami siap menjaga kelancaran arus mudik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tegasnya.***

Albin Pandita

Buka Puasa Bersama di Lanud Atang Sendjaja, Rudy Susmanto Sampaikan Terima Kasih Atas Dedikasi TNI dan Polri

0

Bogordaily.net -Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri atas dedikasinya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Bogor.

Demikian disampaikan Rudy pada acara buka puasa bersama di Lanud Atang Sendjaja, Kemang, Kamis (20/3).

Hadir pada acara tersebut Komandan Lanud ATS, Danrem 061 / Suryakancana, Walikota Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Forkopimda kota dan kabupaten Bogor.

Kegiatan buka puasa dibuka oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja (Danlanud ATS), Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima.

Kegiatan diisi dengan santunan kepada anak yatim piatu dan warga binaan UPT Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan terima kasih dan merasa berada di tengah-tengah para patriot TNI dan Polri dalam wadah silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

“Mewakili masyarakat Kabupaten Bogor saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi TNI dan Polri menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.

Rudy mengungkapkan, berkat dedikasi para patriot TNI dan Polri tersebut kita bisa menjalani kehidupan yang nyaman dan aman di Kabupaten Bogor.

Oleh Karena itu mari jaga soliditas dan sinergitas untuk sama-sama membangun Kabupaten Bogor.***

Cara Cek Dana PIP Lewat HP untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Panduan Lengkap & Link Resmi

0

Bogordaily.net – Cara cek dana PIP lewat HP menjadi informasi penting bagi siswa dan orang tua yang ingin mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

PIP adalah bantuan uang tunai yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu dalam membiayai pendidikan mereka.

Program ini bertujuan untuk mencegah putus sekolah serta meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera.

Bantuan ini diberikan kepada siswa yang memenuhi kriteria tertentu, seperti berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid, dan diusulkan oleh sekolah sebagai penerima manfaat.

Besaran Dana PIP

Bantuan PIP diberikan sesuai jenjang pendidikan dengan rincian sebagai berikut:

  • SD/SDLB: Rp 450.000 per tahun
  • SMP/SMPLB: Rp 750.000 per tahun
  • SMA/SMK/SMALB: Rp 1.000.000 per tahun

Bagi siswa yang baru masuk atau akan lulus, jumlah bantuan dapat disesuaikan dengan masa belajar yang tersisa.

Dana ini tidak boleh digunakan untuk keperluan di luar pendidikan, melainkan khusus untuk menunjang proses belajar.

Cara Cek Dana PIP Lewat HP dengan Mudah

Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima PIP, berikut langkah-langkah cara cek dana PIP lewat HP secara praktis:

  1. Buka Browser di HP
  2. Pastikan perangkat Anda terhubung ke internet, lalu buka browser seperti Google Chrome atau Safari.
  3. Kunjungi Situs Resmi PIP
  4. Ketik alamat pip.kemdikbud.go.id di kolom pencarian dan tekan enter.
  5. Masuk ke Menu Pencarian Penerima PIP
  6. Pada halaman utama, cari opsi “Cari Penerima PIP” atau fitur serupa.
  7. Masukkan Data yang Diperlukan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) Pastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen resmi siswa.
  8. Isi Kode Verifikasi (Captcha).Masukkan jawaban dari perhitungan sederhana yang muncul.
  9. Klik “Cek Penerima PIP”
  10. Setelah data lengkap, tekan tombol “Cek” atau “Cari” untuk memproses informasi.
  11. Lihat Hasilnya

Jika Anda terdaftar sebagai penerima PIP, layar akan menampilkan status penerimaan, jenjang pendidikan, dan informasi pencairan dana.

Jika tidak, akan muncul pemberitahuan bahwa data tidak ditemukan.

Pencairan Dana PIP dan Jadwalnya
Dana PIP biasanya dicairkan dalam tiga termin setiap tahun:

  • Termin 1: Februari – April
  • Termin 2: Mei – September
  • Termin 3: Oktober – Desember

Saat ini, pencairan untuk Maret 2025 kemungkinan masuk dalam Termin 1, tergantung kesiapan data dan proses administrasi.

Proses Pencairan Dana PIP

Verifikasi Data
Sekolah mengusulkan siswa penerima yang memenuhi kriteria.

Pemeriksaan oleh Kemendikbud
Data siswa (NISN dan NIK) diverifikasi melalui sistem PIP.

Penetapan Penerima
Siswa yang lolos verifikasi akan masuk dalam daftar penerima yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Pemberian PIP.

Penyaluran Dana
Dana dikirimkan ke rekening SimPel (Simpanan Pelajar) milik siswa melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, atau BSI.

Jika siswa belum memiliki rekening, mereka harus mengaktifkannya dengan membawa dokumen pendukung ke bank.

Dengan memahami cara cek dana PIP lewat HP, siswa dan orang tua dapat lebih mudah memastikan status penerimaan bantuan pendidikan ini tanpa perlu datang langsung ke sekolah atau bank.

Pastikan selalu mengakses informasi dari situs resmi untuk menghindari penipuan.***

Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Siapa Dalangnya?

0

Bogordaily.net – Teror kepala babi di kantor Tempo mengejutkan publik setelah sebuah paket mencurigakan diterima oleh redaksi pada Rabu, 19 Maret 2025.

Paket tersebut berupa sebuah kotak kardus berlapis styrofoam yang ketika dibuka, berisi kepala babi dengan kedua telinga terpotong.

Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja.

“Benar,” kata Bagja singkat saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Kamis, 20 Maret 2025.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa paket tersebut ditujukan kepada salah satu wartawan Tempo, Francisca Christy Rosana, yang akrab disapa Cica.

Cica dikenal sebagai wartawan desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik.

Program siniar ini membahas isu-isu politik dan sosial terkini, dengan episode terakhirnya menyoroti banjir yang melanda Jakarta, Bekasi, dan Bogor.

Paket yang berisi teror kepala babi di kantor Tempo pertama kali diterima oleh satuan pengamanan gedung pada 19 Maret 2025 sekitar pukul 16.15 WIB.

Namun, Cica baru mengetahui dan menerima paket tersebut keesokan harinya, Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WIB setelah kembali dari liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran.

Ketika membuka paket, Hussein langsung mencium bau busuk yang menyengat.

Setelah styrofoam di dalam kardus terbuka, ia melihat kepala babi dengan kondisi mengenaskan.

Melihat hal itu, Cica, Hussein, dan beberapa wartawan lainnya segera membawa paket tersebut keluar gedung untuk diperiksa lebih lanjut.

Menanggapi peristiwa ini, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan bahwa ini adalah ancaman serius terhadap kebebasan pers.

“Kami sedang menyiapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai respons atas kejadian ini,” tegasnya.

Teror kepala babi di kantor Tempo menambah daftar panjang ancaman terhadap jurnalis dan media di Indonesia.

Hingga kini, motif serta pelaku di balik aksi ini masih menjadi tanda tanya. Peristiwa ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan jurnalis tentang kebebasan pers dan keselamatan mereka dalam menjalankan tugasnya.***

Pemerintah Bentuk Satgas Perlindungan UMKM, Solusi Atasi Premanisme dan Rentenir

0

Bogordaily.net – Pemerintah terus berupaya memberikan perlindungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai hambatan yang menghambat perkembangan usaha mereka.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan UMKM yang bertujuan untuk menangani berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil, termasuk ancaman premanisme dan jeratan rentenir yang selama ini menjadi momok bagi mereka.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menegakkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan UMKM.

Dalam regulasi tersebut, pemerintah berkomitmen untuk melindungi UMKM dari berbagai bentuk intimidasi, baik dari oknum yang mengatasnamakan organisasi tertentu maupun dari pihak yang menyalahgunakan kekuatan ekonomi untuk menekan pelaku usaha kecil.

Fokus Satgas Perlindungan UMKM

Salah satu fokus utama Satgas Perlindungan UMKM adalah menangani praktik premanisme dan pemungutan liar yang kerap terjadi di berbagai daerah. Banyak pelaku usaha kecil yang mengalami tekanan dari preman lokal yang meminta pungutan tidak resmi dengan dalih keamanan atau sewa lahan.

Padahal, mereka sudah memiliki izin usaha yang sah dan berhak menjalankan bisnisnya tanpa gangguan.

“Cara Satgas membantu UMKM menghadapi premanisme dan rentenir adalah dengan melakukan pengawasan langsung di lapangan, menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pemerasan, serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menegakkan hukum,” ujar Maman Abdurrahman saat ditemui di kantor Kementerian UMKM, Kamis (20/3/2025).

Pemerintah juga berupaya menertibkan pungutan liar yang sering kali terjadi di fasilitas publik seperti pasar, terminal, dan rest area.

Satgas akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan setiap pelaku UMKM mendapatkan haknya tanpa tekanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain premanisme, Satgas juga akan menangani masalah rentenir yang selama ini membebani UMKM dengan bunga pinjaman yang mencekik. Banyak pelaku usaha kecil yang terpaksa meminjam dari rentenir karena kesulitan mengakses pinjaman resmi dari lembaga keuangan.

Satgas akan berperan sebagai fasilitator agar UMKM dapat memperoleh akses permodalan yang lebih terjangkau, seperti melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau program pinjaman berbunga rendah lainnya.

Langkah Konkret Satgas

Untuk menjalankan misinya, Satgas Perlindungan UMKM akan melakukan pengawasan rutin, menerima laporan dari pelaku usaha, serta menindaklanjuti setiap kasus yang berkaitan dengan premanisme dan rentenir.

Jika ditemukan pelanggaran, Satgas akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan kementerian terkait untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Selain itu, Satgas juga akan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai hak-hak mereka, cara menghindari jebakan rentenir, serta langkah-langkah yang bisa diambil jika mengalami intimidasi dari preman.

Pemerintah berharap dengan adanya Satgas ini, UMKM bisa berkembang dengan lebih aman dan nyaman tanpa takut mendapat tekanan dari pihak mana pun.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha kecil di Indonesia bisa menjalankan bisnisnya dengan tenang. Cara Satgas membantu UMKM menghadapi premanisme dan rentenir tidak hanya sebatas penindakan, tetapi juga edukasi dan pendampingan agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” pungkas Menteri Maman Abdurrahman.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan iklim usaha bagi UMKM semakin kondusif, sehingga mereka bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.***

 

Dedie Rachim Pimpin Apel Operasi Ketupat Lodaya, Tekankan Kolaborasi

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie Rachim menegaskan bahwa Pemkot Bogor bersama unsur Forkopimda Kota Bogor ingin memastikan proses pengamanan mulai dari sebelum hingga setelah Idulfitri berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Hal tersebut diungkapkan Dedie A. Rachim saat dirinya memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2025 di Markas Kodim 0606 Kota Bogor, Kamis 20 Maret 2025.

Selain itu, Dedie A. Rachim juga ingin memastikan pasokan listrik dari PLN serta pelayanan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan tetap berjalan maksimal bagi masyarakat.

“Tentu saya juga mengimbau kepada seluruh pihak yang terkait dengan pengamanan serta ketersediaan bahan baku dan bahan pokok yang diperlukan masyarakat dalam menghadapi Idulfitri, agar tersedia dalam jumlah yang cukup dan dengan harga yang masih dalam jangkauan masyarakat,” kata Dedie A. Rachim.

Untuk memastikan perayaan Idulfitri berlangsung aman, nyaman, dan tertib, Dedie A. Rachim mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi, serta mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Polresta Bogor Kota, Kodim 0606 Kota Bogor, Dandenpom III/1 Bogor, serta seluruh unsur masyarakat yang terlibat dalam proses pengamanan dan penanganan tindakan kejahatan di Kota Bogor,” tutur Dedie A. Rachim.

“Kolaborasi dan sinergi ini memastikan situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat tetap terkendali sebelum kita memasuki Hari Raya Idulfitri,” sambungnya.

Terkait kepastian pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang akan diumumkan oleh pemerintah pusat maupun struktur masyarakat lainnya, Dedie A. Rachim meminta aparat terkait untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal serta memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

“Jika terjadi perbedaan dalam pelaksanaan Salat Idulfitri, saya harap pengamanan tetap dilakukan secara maksimal agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik, khusyuk, aman, dan nyaman,” kata Dedie A. Rachim.

Khusus pengamanan lalu lintas pasca-Idulfitri di Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta jajaran Pemkot Bogor untuk terus berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan TNI guna memastikan keamanan dan kelancaran jalur-jalur lalu lintas.

Terkait penanganan Jalan Saleh Danasasmita di Batu Tulis yang belum selesai atau belum ada tindak lanjut teknisnya, Dedie menyebut bahwa beberapa jalur masih dimanfaatkan sebagai jalur alternatif.****

(Ibnu Galansa)