Monday, 20 April 2026
Home Blog Page 1095

Libur Nataru, Tiket Masuk The Jungle Cuma Rp 99 Ribu

0

Bogordaily.net – Menyambut liburan akhir tahun dan merayakan ulang tahun ke-17, The Jungle Waterpark Bogor akan menghadirkan berbagai acara seru bagi para pengunjung yang dikemas dalam tema “Liburan Funtastic 17 The Jungle”.

Selama periode tanggal 21 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, wahana air di kawasan Bogor Nirwana Residence ini akan menyuguhkan berbagai rangkaian event menarik diantaranya penampilan Artis Ambyar.

General Manager The Jungle Firanto mengatakan, selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, The Jungle juga memberikan harga tiket promo untuk periode tanggal 21 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

“Tiket selama periode liburan Nataru yaitu Rp. 99.000,- per orang dari harga normal Rp. 125.000,- per orang, sudah termasuk mendapatkan gratis produk dari partner. Tiket liburan The Jungle juga dapat dibeli secara online lebih hemat melalui website resmi The Jungle www.thejungleadventure.com,” jelas Firanto.

Firanto menambahkan selain promo, banyak juga kemeriahan acara dan hadiah di ulang tahun yang ke-17 ini. Turut menyemarakkan keseruan rekreasi di The Jungle Waterpark Bogor, setiap harinya selalu ada berbagai event diantaranya theater, maskot, tari traditional & modern, parade santa, atraksi hewan eksotis, live music, hawaiian dance, badut jugling, dan doorprize menarik.

The Jungle akan memberikan banyak hadiah menarik kepada para pengunjung diantaranya LED TV, handphone, mesin cuci, magic com, kompor, dan masih banyak lagi.

Sebagai bentuk rasa syukur diulang tahunnya yang ke-17 ini, The Jungle juga berkesempatan berbagi keseruan dan keceriaan dengan mengajak 170 anak yatim berenang gratis tepat pada peringatan ulang tahunnya tanggal 16 Desember yang lalu.

“Ini sebagai ungkapan rasa syukur kita ya, kami mengajak 170 anak yatim agar bisa merasakan serunya wahana kami,” kata Firanto.

The Jungle merupakan taman rekreasi air yang memiliki banyak wahana diantaranya kolam bernuansa pantai (Jungle Beach), kolam ombak ( wave pool ), menara seluncur ( tower slide ), kolam anak ( kiddy pool ), kolam santai ( leisure pool ), kolam air hangat ( whirlpool ), seluncur balap ( racer slide ), fountain futsal, kolam arus ( lazy river ).

Berbagai fasilitas lainnya juga tersedia seperti cabana (gazebo), pelampung, loker, ruang ganti dan toilet, sarana ibadah dan P3K. Jam operasional pukul 09.00 – 17.00 wib.

Info lebih lanjut bisa cek di www.thejungleadventure.com, instagram dan tiktok@thejunglebogor atau telepon (0251) 8212666, WA 0858 8590 2966.***

Rute dan Jadwal Keberangkatan Bus Listrik Sentul-Bojong Gede

0

Bogordaily.net – Jadwal Keberangkatan Bus Listrik Sentul-Bojong Gede perlu dicatat supaya tidak ketingalan bus.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah meluncurkan operasional Bus Listrik dengan rute Sentul – Bojonggede yang berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa (17/12/24).

Sebagai informasi, Bus Listrik akan melayani rute Sentul-Bojong Gede dengan jam operasional dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB dan tidak berbayar atau gratis.

Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengajak, seluruh masyarakat dan anak sekolah untuk menggunakan dan memanfaatkan fasilitas bus listrik ini untuk kegiatan mobilitas sehari-hari.

“Mari kita gunakan untuk menjaga lingkungan kita agar polusi udara dan emisi bisa zero. Ada dua unit bus listrik mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita ditambah. Dalam kesempatan ini saya apresiasi dan terimakasih kepada Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang berkenan hadir turut mendukung kegiatan kami,” tegasnya.

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyatakan, Pemkab Bogor sudah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7, ini sebuah semangat yang luar biasa yang perlu diikuti oleh Pemerintah daerah yang lainnya.

Menurutnya, ada beberapa benefit atau keuntungan yang diperoleh pertama lingkungan jadi bersih, BBM berkurang subsidinya dan ini sebuah edukasi kepada generasi penerus.

“Saya berharap bisa disediakan tidak hanya untuk publik tetapi anak sekolah, sehingga anak sekolah lebih nyaman. Terimakasih kepada Pj. Bupati Bogor, Pemkab Bogor dan seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Jadwal dan Rute Bus Listrik Sentul-Bojong Gede

Di tempat yang sama, Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menjelaskan, bus listrik ini merupakan produk dalam negeri melalui PT Mobil Anak Bangsa yang akan dioperasikan di koridor Bambu Kuning – Bojong Gede – Tugu Pancakarsa Sentul- Jalan Tegar Beriman – Simpang Daralon – Jl. Edi Yoso – Gor Pakansari -Simpang Kandang Roda dan Jalan Alternatif sentul dengan panjang sekitar 12 Kilometer.

“Bus Listrik ini kita namakan Bus Tegar Beriman, akan beroperasi dari pukul 06.00 sampai 19.00 WIB, dengan kapasitas penumpang sebanyak 28 orang dengan waktu tunggu 30 menit. Kami harap dengan adanya bus listrik ini menjadikan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Kabupaten Bogor, mudah-mudahan ini adalah cikal bakal dibukanya angkutan massal yang berbasis ramah lingkungan di Kabupaten Bogor,” Agus Ridhallah mengakhiri.***

Duduk Perkara Dugaan Korupsi Dana CSR BI Usai Digeledah KPK

0

Bogordaily.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor pusat Bank Indonesia (BI) pada Senin (16/12/2024), penggeledahan ini terkait dengan dugaan penyelewengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikelola oleh BI.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso mengamini penggeledahan tersebut, dia bilang kasus ini terkait dugaan korupsi penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kedatangan KPK ke Bank Indonesia untuk melengkapi proses penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan CSR Bank Indonesia yang disalurkan,” kata Ramdan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/12/2024).

Lebih lanjut, Ramdan mengaku bahwa pihaknya akan bersikap kooperatif pada penyidikan yang saat ini dilakukan KPK.

“Bank Indonesia menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK sebagaimana prosedur dan ketentuan yang berlaku, mendukung upaya-upaya penyidikan, serta bersikap kooperatif kepada KPK,” katanya.

Duduk Perkara Korupsi Dana CSR BI Usai Digeledah KPK

Perihal penggeledahan di Kantor BI itu dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto. Menurutnya, upaya penggeledahan itu dilakukan untuk mencari bukti dugaan rasuah terkait CSR di BI.

“Ya benar team dari KPK semalam melakukan geledah di Kantor BI,” ujar Tessa kepada wartawan, Selasa.

Lebih lanjut, penggeledahan ini berlangsung pada Senin (16/12/2024) malam. Tessa mengakui pihaknya telah mengamankan sejumlah alat bukti namun dirinya masih enggan memerinci barang bukti yang diamankan penyidik itu.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa pihaknya tengah mengusut dugaan korupsi program dana CSR di BI. Asep menjelaskan dugaan program CSR bermasalah karena digunakan tidak untuk peruntukannya yaitu dari semua dana CSR yang ada, hanya setengah yang dipergunakan.

“Yang menjadi masalah adalah ketika dana CSR itu tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya,” kata Asep 19 September lalu.

Menurut dia dari total anggaran CSR yang ada, hanya separuhnya yang digunakan untuk program-program yang seharusnya, alias sebagian anggarannya disunat. Sisanya, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi para pelaku.

Asep memberikan contoh, dana CSR yang seharusnya diberikan 100 hanya digunakan 50 dan selain itu yang seharusnya digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah atau jalan, justru digunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini menjadi masalah serius dan menjadi fokus penyelidikan KPK.

“Artinya ada beberapa, misalkan CSR-nya ada 100, yang digunakan hanya 50 dan 50. Sisanya tidak digunakan. Yang masalah 50 yang tidak digunakan tersebut. Dan ini digunakan misalkan untuk kepentingan pribadi nah itu yang menjadi masalah. Kalau itu digunakan misalkan yang tadinya untuk bikin rumah, ya bikin rumah. Bikin jalan dan bangun jalan, ya itu nggak jadi masalah,” pungkasnya.(suara.com)

7+ Rekomendasi Tempat Wisata Daerah Jasinga Bogor, Bikin Happy di Akhir Tahun

0

Bogordaily.net – Rekomendasi tempat wisata di daerah Jasinga Bogor ini wajib masuk list para traveler yang ingin berakhir pekan atau menghabiskan akhir tahun 2024.

Kecamatan Jasinga terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dikenal dengan suasana sejuk dan udara segar pegunungan.

Jasinga juga menyimpan berbagai tempat wisata menarik yang cocok untuk liburan keluarga, petualangan alam, maupun sekadar melepas penat.

Dengan keindahan alamnya yang memikat, Jasinga menawarkan beragam destinasi wisata, mulai dari air terjun yang menakjubkan, pemandangan alam yang spektakuler, hingga berbagai kegiatan outdoor yang menyenangkan.

Daftar Tempat Wisata Daerah Jasinga Bogor 

Berikut ini adalah 8 tempat wisata di Jasinga, Bogor, yang wajib Anda kunjungi untuk menikmati keindahan alam serta menjelajahi pesona tersembunyi di kawasan ini.

1. Kebun Jeruk Jasinga

Kebun Jeruk Jasinga adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Wisata ini terkenal dengan keindahan alamnya yang hijau dan sejuk, serta sebagai tempat untuk menikmati pengalaman bertani jeruk.

Di kebun ini, pengunjung dapat melihat langsung proses penanaman, perawatan, hingga pemetikan jeruk, yang menjadi daya tarik utama.

Pengunjung bisa belajar tentang cara menanam dan merawat pohon jeruk.

Terdapat juga kegiatan pemetikan jeruk langsung dari pohonnya yang menjadi pengalaman menarik bagi keluarga, khususnya anak-anak.

Selain menikmati alam, kebun jeruk ini juga memberikan nilai edukasi mengenai pertanian jeruk, mulai dari jenis-jenis jeruk yang ditanam, cara merawatnya, hingga manfaat buah jeruk itu sendiri.

2. RCB Waterpark

RCB Waterpark adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini merupakan taman air (waterpark) yang menawarkan berbagai wahana seru untuk dinikmati oleh pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak.

RCB Waterpark memiliki beberapa kolam renang dengan kedalaman yang berbeda, cocok untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Taman air ini dilengkapi dengan berbagai wahana permainan air, seperti seluncuran, water slide, dan kolam arus yang bisa memberikan keseruan bagi pengunjung yang menyukai tantangan.

Ada juga area khusus untuk anak-anak dengan permainan air yang lebih aman dan menyenangkan, seperti ember tumpah dan kolam dangkal.

3. Situ Kadongdong Tempat Wisata Daerah Jasinga Bogor 

Situ Kadongdong adalah sebuah danau atau situ yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menarik bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam.

Situ Kadongdong dikelilingi oleh perbukitan hijau dan alam yang asri, memberikan pemandangan yang indah dan udara yang segar.

Tempat ini cocok untuk mereka yang ingin bersantai dan menikmati keindahan alam sambil menikmati udara pegunungan yang sejuk.

Situ Kadongdong belum terlalu dikembangkan sebagai destinasi wisata besar, sehingga fasilitas di sekitarnya lebih sederhana.

Namun, ada beberapa tempat untuk beristirahat dan menikmati pemandangan, serta beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman.

Curug Bandung adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini merupakan air terjun yang indah dan menjadi tujuan populer bagi para pecinta alam, terutama mereka yang suka dengan suasana alam yang asri dan tenang.

Curug Bandung menawarkan pemandangan alam yang sangat memukau. Air terjun ini memiliki ketinggian yang cukup tinggi, dengan aliran air yang jernih dan dikelilingi oleh pepohonan hijau yang lebat.

Suara gemuruh air yang jatuh memberikan kesan menenangkan dan menyegarkan bagi pengunjung. Curug Bandung terletak di pedesaan yang cukup terpencil, sehingga suasananya masih sangat alami dan asri.

Meskipun begitu, untuk mencapai lokasi air terjun ini, pengunjung harus melalui perjalanan yang agak menantang, dengan jalan yang kadang berbatu dan berbukit.

Namun, perjalanan yang sedikit melelahkan akan terbayar dengan keindahan alam yang ada di sekitar curug.

5. Kebun Teh Walini

Kebun Teh Walingi adalah salah satu kebun teh yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini menawarkan suasana yang sejuk dan pemandangan yang hijau serta luas, membuatnya menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, terutama bagi para pecinta alam dan wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam serta belajar lebih banyak tentang proses produksi teh.

Kebun Teh Walingi terletak di daerah pegunungan dengan pemandangan alam yang sangat indah.

Dikelilingi oleh hamparan tanaman teh yang hijau, kebun ini menawarkan udara yang segar dan suasana yang tenang.

Pemandangan kebun teh yang luas sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai, berfoto, atau berjalan-jalan menikmati keindahan alam.

Kebun Teh Walingi juga menjadi tempat yang tepat bagi wisatawan yang tertarik untuk melihat langsung proses pembuatan teh.

Pengunjung dapat belajar tentang cara menanam, merawat, dan memetik daun teh, serta bagaimana daun teh diolah menjadi teh yang siap diseduh.

Beberapa kebun teh biasanya juga menawarkan tur edukasi yang memberikan wawasan tentang industri teh di Indonesia.

6. Air Terjun Curug Luhur

Curug Luhur adalah salah satu air terjun yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini menawarkan pemandangan alam yang memukau dan menjadi salah satu objek wisata alam yang menarik di daerah tersebut.

Curug Luhur memiliki pesona alam yang sangat indah. Air terjun ini memiliki ketinggian yang cukup signifikan dan aliran air yang jernih, yang membuatnya tampak begitu mempesona.

Dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rimbun, suasana di sekitar curug sangat sejuk dan menyegarkan, cocok bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam yang alami dan menenangkan.

Curug Luhur terletak di wilayah yang cukup terpencil, sehingga perjalanan menuju air terjun ini memerlukan usaha ekstra.

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai titik terdekat, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melalui jalur trekking yang terjal.

Meskipun medan yang dilalui cukup menantang, keindahan alam yang ditemukan di akhir perjalanan akan membuat pengunjung terkesan.

7. Danau Saradan

Danau Saradan adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang tenang, sehingga menjadi tempat yang ideal untuk bersantai dan menikmati alam.

Danau Saradan dikelilingi oleh perbukitan hijau yang memberikan pemandangan yang sangat menenangkan.

Udara yang sejuk dan suasana yang tenang membuat danau ini menjadi tempat yang cocok untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam sekitar.

Danau ini juga memiliki air yang jernih dan pemandangan alam yang mempesona, cocok untuk fotografi atau sekadar bersantai di sekitar danau.

8. Air Panas Ciherang

Air Panas Ciherang adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tempat ini terkenal karena sumber air panas alami yang dikelilingi oleh pemandangan alam yang asri dan sejuk. Air Panas Ciherang menawarkan pengalaman berendam air panas di tengah alam pegunungan, yang cocok untuk relaksasi dan menyegarkan tubuh.

Dengan berbagai keindahan alam yang ditawarkan, Jasinga, Bogor, menjadi destinasi yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Mulai dari air terjun yang mempesona, kebun teh yang hijau, hingga sumber air panas alami yang menyegarkan, Jasinga menyimpan potensi wisata yang memanjakan mata dan pikiran.

Jadi, jika Anda mencari tempat untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam, Jasinga adalah pilihan yang tepat untuk dijelajahi bersama keluarga dan teman.

Itulah ulasan dan informasi mengenai rekomendasi tempat wisata di daerah Jasinga Kabupaten Bogor.***

Judi Sabung Ayam di Gunung Putri Bogor Digerebek Polisi, Pelaku Kabur Tinggalkan Motor dan Ayam Bangkok

0

Bogordaily.net – Judi sabung ayam di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor digrebek polisi , pada Minggu 15 Desember 2024.

Aksi tersebut dilakukan setelah aparat Polsek Gunung Putri menerima laporan dari warga setempat yang resah dengan keberadaan arena sabung ayam ilegal.

Namun, para pelaku keburu kabur, meninggalkan barang bukti berupa ayam bangkok dan belasan sepeda motor.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu laporan diterima.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya kegiatan judi sabung ayam. Anggota segera kami kerahkan untuk mengecek lokasi,” ungkap Robby, Selasa (17/12/2024).

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mendapati lokasi yang masih menyisakan jejak perjudian.

Namun, para penjudi sudah lebih dahulu melarikan diri, seolah mengetahui kedatangan polisi.

“Benar, kami menemukan sisa-sisa kegiatan perjudian sabung ayam. Namun para pelaku berhasil kabur meninggalkan barang bukti di lokasi,” ujarnya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 13 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku, serta 11 ekor ayam bangkok yang sengaja ditinggalkan.

Selain itu, turut diamankan sejumlah peralatan arena sabung ayam, termasuk 1 pembatas arena, 8 kurungan ayam, dan 3 kisa ayam.

“Barang bukti tersebut telah kami bawa ke Mako Polsek Gunung Putri untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambah Robby.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan mengejar para pelaku yang kabur.

Pengungkapan judi ayam sabung di Gunung Putri Bogor ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap aparat kepolisian terus menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal serupa.***

Publikasi Kinerja DPKPP Kabupaten Bogor Tahun 2024

BOGORDAILY.NET – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor merupakan dinas yang menaungi 3 (tiga) urusan bidang, yaitu urusan bidang perumahan dan kawasan permukiman, urusan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, serta urusan bidang pertanahan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terdapat beberapa kegiatan prioritas yang dilaksanakan DPKPP pada tahun 2024, yaitu:

1) Penyusunan RP3KP Kabupaten Bogor
Pada tahun anggaran 2024, kegiatan RP3KP yang sedang berlangsung adalah tahap persiapan, yaitu pengumpulan data primer dan sekunder yang akan menjadi dasar penyusunan Profil Daerah Kabupaten Bogor. Data ini sangat penting untuk menghasilkan rencana pembangunan yang akurat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang di Kabupaten Bogor.

Penyusunan RP3KP Kabupaten merupakan arahan dan acuan untuk mengatur dan mengoordinasikan pembangunan dan pengembangan PKP dalam perwujudan pemanfaatan pola ruang PKP berdasarkan RTRW Kabupaten. RP3KP Kabupaten meliputi:

a. PKP pada kabupaten sebagaimana ditetapkan dalam RTRW Kabupaten;
b. Perumahan kumuh dan permukiman kumuh kabupaten dengan luas di bawah 10 (sepuluh) hektar;
c. Kebutuhan prasarana, sarana, dan utilitas umum perumahan pada PKP Kabupaten;
d. Kebutuhan penyediaan rumah yang layak huni dan rehabilitasi rumah yang tidak layak huni bagi korban bencana kabupaten; dan
e. Kebutuhan fasilitasi penyediaan rumah yang layak huni bagi masyarakat yang terkena dampak relokasi program pemerintah Kabupaten.

Melalui RP3KP, diharapkan Kabupaten Bogor dapat melaksanakan penanganan kawasan kumuh atau Kegiatan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh dengan Luas di Bawah 10 (sepuluh) Ha, Sub Kegiatan Pelaksanaan Peremajaan Kawasan Permukiman Kumuh (Sub Sub Kegiatan Bedah Kampung dan P2WKSS), dengan rincian lokasi sasaran kegiatan sebagai berikut :

Dalam penanganan kawasan kumuh terdapat 7 indikator, salah satunya Perbaikan Rumah Tidak layak Huni (Rutilahu). DPKPP meluncurkan program memberikan bantuan berupa dana stimulan guna memperbaiki rumah-rumah tidak layak huni bagi Bantuan Sosial Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni.

Berdasarkan hasil pemutahiran data base RUTILAHU tahun 2023 , terdapat 14.755 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor. Pada tahun 2024, telak dialokasikan bantuan sebanyak 295 Unit untuk calon penerima bantuan yang tersebar di 19 Kecamatan dan 69 Desa dan 2 Kelurahan sasaran melalui mekanisme Bantuan Sosial.

Dengan adanya program penanganan RUTILAHU, diharapkan kualitas perumahan di Kabupaten Bogor dapat meningkat secara signifikan, terutama bagi masyarakat miskin, sehingga dapat memperbaiki taraf hidup mereka. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu strategi kunci dalam pengurangan kemiskinan dan pembangunan perdesaan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendukung warganya dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan layak huni.

2) Penanganan Rumah Korban Bencana Alam
Kondisi geografis Kabupaten Bogor yang tergolong wilayah rawan bencana, seperti banjir, longsor, dan angin kencang, seringkali menimbulkan dampak kerusakan pada infrastruktur, termasuk perumahan dan kawasan permukiman. Standar pelayanan minimal DPKPP adalah penanganan rumah korban bencana. Penanganan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana, serta memastikan mereka dapat kembali hidup dengan kondisi yang layak dan aman. Penanganan rumah bagi korban bencana ini terdiri dari rehabilitasi rumah bagi korban bencana alam dan Pembangunan Rumah khusus beserta PSU bagi korban bencana alam.

a) Rehabilitasi Rumah Korban Bencana Alam di Kabupaten Bogor
Rehabilitasi rumah dilakukan dengan mengkategorikan tingkat kerusakan rumah, baik yang mengalami kerusakan sedang maupun rusak berat. Pada tahun 2024, melalui program Bantuan Sosial (Bansos) Reguler yang terencana, sebanyak 122 rumah korban bencana alam di 17 kecamatan dan 32 desa berhasil diperbaiki. Program ini memberikan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya rusak akibat bencana alam, sehingga mereka dapat kembali menempati rumah yang lebih aman dan layak huni.

Selain itu, mekanisme Bantuan Tidak Terencana (BTT) atau Belanja Tidak Terduga, yang berfungsi untuk penanganan bencana alam yang terjadi secara mendesak, juga telah memberikan kontribusi besar dalam rehabilitasi rumah. Dari Januari hingga Desember 2024, sebanyak 1.232 rumah yang rusak berat, serta rumah yang memerlukan rekonstruksi dan relokasi, telah diperbaiki atau dibangun kembali di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini mencakup 40 kecamatan, yang berarti hampir seluruh wilayah Kabupaten Bogor yang terdampak bencana mendapatkan perhatian serius.

b) Pembangunan Rumah Khusus Beserta Psu Bagi Korban Bencana Alam Pada Tahun 2024
Dalam upaya penyelesaian penanganan pasca bencana yang terjadi pada tahun 2020, 2021, dan 2022, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melaksanakan Program Relokasi dalam bentuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk masyarakat terdampak bencana. Program ini telah dimulai sejak tahun 2021 dan terus berlanjut hingga saat ini.
Pada tahun 2024, sebagai bagian dari akselerasi penuntasan pembangunan, sebanyak 100 unit rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) telah dilaksakan. Proses pembangunan Hunian Tetap ini tersebar di tujuh desa yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Nanggung dan Kecamatan Sukajaya dengan rincian sebagai berikut:

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan Hunian Tetap hingga seluruh masyarakat terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak.

3) Pembangunan Jembatan Gantung (Rawayan)
Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas di kawasan permukiman, terutama di daerah-daerah yang terpencil dan sulit dijangkau, salah satu langkah strategis yang diambil adalah penyelenggaraan infrastruktur berupa jembatan gantung rawayan yang bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga dan mendukung perkembangan sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pariwisata.

Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui alokasi dana APBD, bekerjasama dengan TNI-AD, melaksanakan pembangunan 5 unit jembatan gantung rawayan. Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk menghubungkan kawasan permukiman yang terisolasi, sehingga mempermudah akses masyarakat dalam mengakses fasilitas umum dan berbagai kegiatan sosial-ekonomi. Dengan adanya jembatan gantung, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Penyelenggaraan pembangunan jembatan gantung rawayan ini akan dilaksanakan di 4 kecamatan dan 5 desa, yaitu:
– Kecamatan Jasinga (2 unit),
– Kecamatan Tanjungsari (1 unit),
– Kecamatan Leuwisadeng (1 unit),
– Kecamatan Sukajaya (1 unit).

Pembangunan jembatan ini tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar desa, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan sektor pariwisata, yang akan mendukung perekonomian lokal. Dengan akses yang lebih baik, warga akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan pendidikan, serta membuka peluang bagi sektor ekonomi untuk berkembang lebih pesat.

4) Penataan dan pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU)
Tempat pemakaman umum (TPU) merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar yang penting . Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, kebutuhan akan fasilitas pemakaman yang memadai dan tertata dengan baik semakin penting. Oleh karena itu, DPKPP terus melakukan penataan dan pembangunan TPU agar tersedia tempat pemakaman yang layak bagi masyarakat.

Pada tahun 2024, sejumlah program telah direncanakan untuk memperbaiki fasilitas dan meningkatkan pelayanan di TPU di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain:

1. Perbaikan Jalan Akses TPU Gorowong
2. Pemagaran dan Keamanan TPU Tenjo
3. Pemeliharaan TPU dan TMP Pondok Rajeg
4. Pemeliharaan TMB Pondok Rajeg
5. Pemasangan Paving Block di TPU Cibinong
6. Pemasangan PJU Tenaga Surya di TPU
7. Betonisasi Jalan Akses TPU Gunung Putri Cicadas
8. Perbaikan Jalan Akses TPU Jabon Mekar.

Dengan serangkaian kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat menciptakan TPU yang lebih baik, nyaman, dan aman. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap warga memiliki akses yang mudah dan layak ke tempat pemakaman, serta menjaga kebersihan dan ketertiban di area pemakaman. Program penataan dan pembangunan TPU ini juga bagian dari upaya peningkatan kualitas fasilitas dasar yang tersedia untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

5) Membangun fasilitasi ruang terbuka publik (RTP) Taman
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan masyarakat dengan membangun ruang terbuka publik (RTP). Pada tahun 2024, dengan sumber dana dari APBD, direncanakan pembangunan 8 titik ruang terbuka publik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor.

Beberapa lokasi yang akan mendapatkan fasilitas ruang terbuka publik meliputi:

1. Taman Tematik di Kecamatan Cileungsi
2. Taman Lingkungan Kantor Kecamatan Cibungbulang
3. Taman Tematik di Kecamatan Rancabungur
4. Taman Tematik di Kecamatan Ciomas
5. Taman Tegar Beriman
6. Area Sempadan Situ Pemda
7. Lanskap di Desa Bojong Koneng – Babakan Madang
8. Penghijauan di Rest Area Puncak – Cisarua

Selain pembangunan di lokasi-lokasi tersebut, pemerintah juga akan melakukan pemeliharaan taman lainnya yang tersebar di Kabupaten Bogor untuk memastikan ruang terbuka tetap terawat, bersih, dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki tujuan untuk menciptakan lebih banyak ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar menikmati suasana alam. Diharapkan pembangunan ruang terbuka publik ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga, memperindah wajah kota, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Bogor.

6) Pembangunan Lettersign
Guna mempercantik dan menata landscape wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor agar terlihat lebih rapi, bersih, dan indah, Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan pembangunan lettersign di setiap kecamatan. Lettersign berfungsi sebagai penanda atau penegas nama wilayah, serta memberikan identitas visual yang jelas bagi setiap kecamatan.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Pemerintah Kabupaten Bogor telah memulai pembangunan lettersign secara bertahap, yang dibiayai dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Bogor. Pada tahun 2024, pemerintah merencanakan pembangunan 3 unit lettersign di 3 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, yang mencakup:

1. Lettersign di Kecamatan Jasinga (1 unit)
2. Lettersign di Kecamatan Rumpin (1 unit)
3. Lettersign di Kecamatan Rancabungur (1 unit)
4. Lettersign di Rest Area Puncak, Bogor (1 unit)

Pembangunan lettersign ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam memperjelas identitas wilayah, meningkatkan estetika kawasan, serta menjadi sarana informasi yang lebih efektif untuk masyarakat dan pengunjung di Kabupaten Bogor.

7) Pembangunan Tugu/Sign-Gate Sebagai Simbol Identitas Kawasan Geopark
Sebagai bagian dari upaya penataan dan pengembangan kawasan Geopark Halimun Salak dan Geopark Pongkor, yang terletak di wilayah barat Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan pembangunan Tugu/Signgate sebagai simbol identitas kawasan geopark. Tugu ini berfungsi untuk mempertegas dan memperkenalkan Geopark Halimun Salak serta Geopark Pongkor sebagai destinasi wisata geologi yang memiliki nilai penting baik secara ilmiah maupun budaya.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, pembangunan tugu dan signgate ini dilakukan secara bertahap dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor. Pada tahun 2024, pemerintah daerah telah berhasil membangun 2 unit tugu/signgate Geopark Halimun Salak yang terletak di dua kecamatan, yaitu:

1. Tugu/Signgate Geopark Halimun Salak di Kecamatan Ciampea
2. Tugu/Signgate Geopark Halimun Salak di Kecamatan Jasinga

Pembangunan tugu/signgate ini bertujuan untuk memperkuat citra kawasan Geopark Halimun Salak dan Geopark Pongkor sebagai destinasi wisata alam yang menarik, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam dan geosistem di kawasan tersebut. Dengan adanya tugu/signgate ini, diharapkan dapat lebih memperkenalkan keunikan dan keindahan Geopark Halimun Salak sebagai bagian dari warisan dunia yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

8) Pembangunan Peta Wilayah/Papan Informasi Wilayah 3D dan Signage/Totemsign di Rest Area Puncak Bogor
Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan memperindah kawasan Rest Area Puncak di Kecamatan Cisarua, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman melaksanakan pembangunan Peta Wilayah/Papan Informasi Wilayah 3D dan Signage/Totemsign. Pembangunan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai area sekitar, serta mempermudah pengunjung dalam menavigasi kawasan wisata Puncak yang ramai.

Peta Wilayah/Papan Informasi 3D ini akan memvisualisasikan secara lebih interaktif dan detail mengenai kawasan Puncak, termasuk tempat-tempat penting yang dapat dikunjungi. Sedangkan Signage/Totemsign berfungsi sebagai penunjuk arah dan informasi tambahan yang mudah dilihat oleh pengunjung.

Pada tahun 2024, peran DPKPP pada kawasan Area Puncak melaksanakan pembangunan 1 unit Peta Wilayah/Papan Informasi Wilayah 3D dan 5 unit Signage/Totemsign di Rest Area Puncak, Bogor. Pembangunan ini bersumber dari APBD Kabupaten Bogor dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta memberi pengalaman yang lebih baik bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Puncak, terutama dalam hal aksesibilitas dan pemahaman terhadap lokasi-lokasi penting di sekitar area tersebut.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan Rest Area Puncak semakin menjadi tempat yang informatif dan nyaman, sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk mengoptimalkan potensi kawasan wisata Puncak Bogor.

9) Sertipikasi Tanah Aset Pemda
Sertipikasi tanah aset pemda merupakan salah satu program yang dimonitor langsung progresnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Monitoring Center For Prevention(MCP) KPK dalam area Pengelolaan Barang Milik Daerah

Pada Tahun 2024 telah ditandatangani Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor II tentang Pensertipikatan Tanah dan Penanganan Permasalahan Aset Tanah Milik/Dikuasai Pemerintah Kabupaten Bogor. Penandatangan tersebut dilakukan dihadapan KPK. di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Gedung Sate, Kota Bandung) pada tanggal 8 Agustus 2024.

Jumlah sertipikat Hak Pakai Pemda yang telah diterbitkan pada tahun 2024 sebanyak 355 bidang yang terdiri dari tanah jalan sebanyak 42 bidang, tanah sekolah sebanyak 20 bidang, tanah puskesmas sebanyak 4 bidang, tanah UPT pertanian
sebanyak 1 bidang, tanah HPL Huntap sebanyak 7 bidang serta tanah PSU dan CTM sebanyak 281 bidang.

Pada tahun 2024 juga telah disertipikatkan tanah Hak Guna Bangunan (HGB) untuk rumah tinggal (Hunian Tetap) dalam rangka relokasi permukima bagi korban bencana alam yang terletak di Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg sebanyak 50 bidang dari total 205 bidang tanah. Sedangkan untuk 105 bidang lagi masih dilakukan verifikasi data karena ada beberapa yang berubah kepemilikan karena meninggal dunia atau perceraian dan dialihkan ke ahli waris. Sertipikat HGB tersebut berada diatas tanah HPL Pemda no 978 yang berasal dari tanah negara ex HGU PT. Perkebunan Nusantara VIII. Sebelum diberikan sertipikat HGB tersebut, terlebih dahulu dibuat perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan masing-masing penerima sertipikat HGB yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi para pihak terkait kedudukan, status tanah dan pelaksanaan pemanfaatan barang milik daerah.

Dokumentasi Sertipikasi Tanah Aset Pemda

Demikianlah kinerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor pada Tahun 2024. Seluruh kinerja ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan Warga Bogor.

Tok! DPRD dan Pemkot Sahkan RAPBD 2025 Kota Bogor

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor telah mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2025 Kota Bogor dalam rapat paripurna yang digelar, Jumat 29 November 2024 lalu.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil berharap dengan APBD yang sudah ditetapkan ini mampu mengakselerasi pembangunan di Kota Bogor dan mencapai target dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor 2025 – 2045.

“Alhamdulillah APBD 2025 bisa kita tuntaskan. Mudah-mudahan seluruh anggaran yang sudah dibahas dan ditetapkan ini bisa menjadi daya dorong pembangunan Kota Bogor 2025,” kata Adit.

Berdasarkan kesepakatan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor, Pendapatan Daerah disepakati sebesar Rp2,933 triliun dan Belanja Daerah disepakati sebesar Rp2,945 triliun.

Kemudian, Penerimaan Pembiayaan Daerah disepakati sebesar Rp35,497 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp26,294 miliar.

Sedangkan, untuk Pembiayaan Netto sebesar Rp9,202 miliar dan Sisa lebih Pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SiLPA) sebesar Rp0,00.

“Banggar DPRD Kota Bogor menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Pj Wali Kota Bogor, Sekda beserta TAPD Kota Bogor, serta Para Asisten dan Pimpinan Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang telah bekerjasama dengan penuh keterbukaan dalam pembahasan, serta kepada Komisi-Komisi yang telah memberikan masukan dan sarannya, juga kepada Jajaran Sekretariat DPRD Kota Bogor yang telah membantu memfasilitasi kegiatan pembahasan,” tutup Adit.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, menyampaikan bahwa APBD 2025 Kota Bogor akan disiapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat bisa terjamin selama masa transisi kepemimpinan di 2025 nanti.

Sehingga Banggar DPRD Kota Bogor telah menetapkan beberapa anggaran penting diantaranya adalah Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp37,6 miliar, bantuan penebusan ijazah bagi siswa kurang mampu sebesar Rp7,5 miliar, penambahan anggaran untuk program RTLH sebesar Rp3 miliar dan penambahan biaya anggaran BPBD untuk penanggulangan bencana sebesar Rp113 juta.

“Tentu kami mengevaluasi bahwa perlu adanya penyesuaian anggaran dalam masa transisi tahun depan. Sehingga APBD diarahkan ke pelayanan dasar masyarakat. Semoga anggaran ini bisa memberikan manfaat bagi warga Kota Bogor,” tutup Rusli.

Terpisah, Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan penetapan APBD 2025 Kota Bogor telah disesuaikan dan berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang ada.

Hery merincikan beberapa belanja daerah yang penting dialokasikan di Tahun 2025 diantaranya adalah Dana Cadangan untuk Penyelenggaraan Porprov 2026 sebesar Rp1 miliar, lanjutan pembangunan dua unit sekolah baru sebesar Rp36 miliar, belanja alat bantu untuk penyandang disabilitas sebesar Rp1,6 miliar.

Belanja modal tanah untuk jalan R3 sebesar Rp3,4 miliar, yang merupakan kelanjutan dari lanjutan pembangunan Jalan R3 sebesar Rp8,3 miliar dan program lainnya.

“Rancangan APBD TA 2025 merupakan Rancangan APBD Kota Bogor yang terakhir saya sampaikan sebagai Pj Wali Kota Bogor. Semoga APBD TA 2025 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya.***

PAW Anggota DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid Gantikan Atang Trisnanto

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menggelar prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan peresmian Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Bogor periode 2024 – 2029 atas nama Abdul Rosyid dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggantikan Atang Trisnanto pada rapat paripurna, Jumat 6 Desember 2024.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil dan disaksikan oleh Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, jajaran forkopimda dan seluruh anggota DPRD Kota Bogor.

Sebelum diambil sumpah jabatan, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kota Bogor, Boris Derurasman membacakan Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang Peresmian PAW Anggota DPRD Kota Bogor periode 2024 – 2029.

Pengucapan sumpah jabatan yang dilakukan oleh Abdul Rosyid berjalan lancar dan khidmat. Setelah itu dilakukan penyematan pin DPRD Kota Bogor oleh Adityawarman sebagai simbol telah resminya Abdul Rosyid sebagai anggota DPRD Kota Bogor.

Berdasarkan keputusan DPRD Kota Bogor tetang perubahan AKD, Abdul Rosyid akan mengisi kursi Komisi III DPRD Kota Bogor yang bergerak dibidang lingkungan hidup dan pembangunan. Selain itu, ia juga akan mengisi posisi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor.

Adityawarman menyampaikan bahwa keterlambatan pelaksanaan PAW DPRD Kota Bogor disebabkan adanya beberapa masalah birokrasi. Sebab, Atang Trisnanto sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak 29 Agustus 2024 sebagai syarat untuk maju di kontestasi Pilkada Kota Bogor.

“Kebetulan memang ada sedikit birokasi yang cukup lama, walaupun Pak Atang sendiri sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari tanggal 29 Agustus ya, baru bisa terlaksana hari ini PAW-nya,” kata Adit.

Penetapan Abdul Rosyid sebagai pengganti Atang Trisnanto memiliki landasan hasil dari Pemilu 2024 kemarin. Di mana, berdasarkan hasil perhitungan suara KPU Kota Bogor, Abdul Rosyid menempati posisi ketiga dalam perolehan suara dari Dapil Bogor Utara.

“Kami berharap pengganti beliau, Abdul Rosyid, bisa seoptimal mungkin melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD kota Bogor, Dapil Bogor Utara. Pak Abdul ditugaskan di Komisi 3, kemudian sebagai anggota Badan Anggaran,” jelas Adit.

Selepas rapat paripurna, Atang Trisnanto mengaku menaruh harapan besar kepada Abdul Rosyid untuk bisa mengemban tugas selama lima tahun kedepan. Sebab, menurut Ketua DPRD Kota Bogor Periode 2019 – 2024 ini banyak program dan advokasi masyarakat yang harus segera dikerjakan.

“Harapan saya ke depan adalah beliau bisa dikuatkan, dimudahkan dalam menjalankan amanah untuk bisa mewakili masyarakat Bogor Utara. Pak Abdul juga bisa segera adaptasi secara cepat untuk bisa memahami tupoksi dari DPRD Kota Bogor. Lanjut kemudian beliau bisa terus rajin turun ke masyarakat,” ungkap Atang

“Dan yang ketiga tentu bisa amanah. Dan yang keempat bisa melanjutkan advokasi program-program pembangunan di masyarakat kota Bogor, khususnya di Bogor Utara,” tutup Atang.

Pada rapat paripurna tersebut, seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor beserta Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, memberikan apresiasi dan kenang-kenangan kepada Ketua DPRD Kota Bogor periode 2019 – 2024 Atang Trisnanto, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor periode 2019 – 2024 Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor periode 2020 – 2024 Syarifah Sofiah.***

Jalankan Fungsi Legislasi, DPRD Kota Bogor Tetapkan Pembahasan Tiga Raperda Baru

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy menetapkan DPRD Kota Bogor akan melakukan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru dengan menetapkan tim panitia khusus pada rapat paripurna, Jumat 6 Desember 2024 lalu.

Berdasarkan laporan dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bogor, terdapat dua Raperda inisiatif usul prakarksa DPRD Kota Bogor yang akan dibahas selama satu tahun mendatang, yakni Raperda tentang Pelindungan Guru dan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan.

Sedangkan, Pemerintah Kota Bogor mengajukan pembahasan terhadap Raperda tentang Lambang Daerah.

“Dua raperda inisiatif DPRD Kota Bogor ini sangat penting mengingat manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Kota Bogor. Dimana kami ingin melindungi guru dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan yang ada di Kota Bogor,” kata Rusli selaku pemimpin rapat paripurna.

Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua Bapemperda DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah, menyampaikan penjelasan terkait dua Raperda yang akan dibahas.

Terkait dengan Raperda Pelindungan Guru, Anna menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya, guru belum mendapatkan pelindungan yang maksimal sehingga perlu adanya pengaturan yang menjamin terlindunginya guru dalam melaksanakan tugasnya.

“Penyelenggaraan Pelindungan Guru bertujuan untuk menjamin terpenuhinya peran dan fungsi Guru dalam melaksanakan sistem pendidikan nasional guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab,” jelas Anna.

Kemudian untuk Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Anna menjelaskan bahwa Bapemperda DPRD Kota Bogor telah melakukan harmonisasi dengan Kantor Kementerian Hukum dan HAM wilayah Jawa Barat.

“Kami ingin memastikan bahwa didalam Raperda tersebut memastikan hak-hak perempuan terlindungi secara utuh sekaligus memberikan payung hukum yang tetap agar penganggaran program pemberdayaan dan perlindungan perempuan mandapatkan kepastian,” tegasnya.

Menanggapi laporan dari Bapemperda DPRD Kota Bogor, Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari menyampaikan apresiasinya terhadap dua Raperda baru inisiatif DPRD Kota Bogor.

Ia berharap, penyusunan dua Raperda tersebut dapat sesuai dengan peraturan perundangan, memperhatikan regulasi yang sudah berlaku baik ditingkat Nasional maupun Jawa Barat, dan membuka ruang dialog dengan semua pihak.

“Kami berharap penyusunannya dapat sesuai mekanisme peraturan perundangan, memperhatikan regulasi yang sudah berlaku baik ditingkat Nasional maupun Jawa Barat, dan yang terpenting membuka ruang dialog dengan semua pihak,” jelasnya.

Terkait dengan Raperda tentang Lambang Daerah, Hery menyampaikan bahwa Lambang Daerah merupakan tanda identitas daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menggambarkan potensi daerah, harapan masyarakat, dan semboyan yang melukiskan semangat untuk mewujudkan harapan tersebut.

Lambang Daerah Kota Bogor beserta penggunaannya perlu diatur dengan mengikuti perkembangan dan dinamika sosial masyarakat, mengandung filosofi, karakteristik, harapan, serta menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat.

Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa Raperda tentang Lambang Daerah ini mengatur berbagai hal, termasuk Logo Daerah, Bendera Daerah, Bendera Jabatan Kepala Daerah dan Himne, penggunaan lambang daerah, larangan penggunaannya, serta sanksi bagi yang melanggar ketentuan.

“Lambang Daerah sebelumnya telah diatur dalam Perda Kota Bogor Nomor 13 Tahun 1955 tentang Bentuk Lambang Kota Besar Bogor. Namun, dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2007 tentang Lambang Daerah, Perda Kota Nonor 13 Tahun 1955 perlu diganti dan disesuaikan,” tutupnya.

Terakhir, frkasi-fraksi DPRD Kota Bogor memberikan pandangan umum (PU) terhadap tiga Raperda yang akan mulai dibahas nanti.

Juru bicara fraksi-fraksi DPRD Kota Bogor, Wishnu Ardiansyah, menyampaikan terdapat poin penting yang perlu diperhatikan dalam membahas tiga raperda ini.

Ia meminta pemerintah Kota Bogor nantinya mengimplementasi kebijakan yang efektif dan peningkatan partisipasi perempuan.

“Perlu evaluasi rutin untuk memastikan kebijakan dijalankan dengan baik, melibatkan organisasi perempuan. Membuat kebijakan afirmatif, seperti kuota untuk perempuan dalam badan pengambilan keputusan,” kata Wishnu.

kemudian, dengan adanya Perda Kota Bogor tentang Pelindungan Guru, diharapkan akan menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Daerah Kota, satuan pendidikan, organisasi profesi guru dan masyarakat melaksanakan kegiatan sesuai prinsip pelindungan guru.

“Pemerintah daerah harus memastikan pelaksanaan tanggung jawab, termasuk penyediaan sarana, peningkatan kesejahteraan, dan pencegahan kekerasan terhadap guru. Perlindungan hukum, profesi, keselamatan, dan kesehatan kerja harus dilakukan secara optimal,” jelas Wishnu.

Terakhir, Wishnu menyampaikan bahwa fraksi-fraksi DPRD Kota Bogor memandang perlu nantinya ada panduan khusus yang lebih rinci terkait penggunaan Lambang Daerah, sehingga masyarakat dapat mengetahui serta memahami tata cara penggunaan Lambang Daerah dalam berbagai lokasi, acara, dan sejenisnya.

“Dengan demikian kami berharap bahwa Raperda ini akan memperkuat identitas Kota Bogor sebagai daerah yang berbudaya, bersejarah, dan berpotensi besar di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.***

Raperda Baru DPRD

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy bahas aperda baru dengan menetapkan tim panitia khusus pada rapat paripurna, Jumat 6 Desember 2024 lalu.(Ilustrasi/Bogordaily.net)

Gratis! Pemkab Bogor Resmikan Bus Listrik Rute Sentul-Bojong Gede untuk Warga

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor secara resmi melaunching operasional Bus Listrik dengan rute Sentul – Bojong Gede, yang berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, pada Selasa 17 Desember 2024.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan aksesibilitas kepada masyarakat juga sebagai upaya mengurangi polusi udara dan gas emisi,

Sebagai informasi, Bus Listrik akan melayani rute Sentul-Bojong Gede dengan jam operasional dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB dan tidak berbayar atau gratis.

Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menjelaskan bahwa, bus listrik ini merupakan produk dalam negeri melalui PT Mobil Anak Bangsa yang akan dioperasikan di koridor, yakni.

Bambu Kuning – Bojong Gede – Tugu Pancakarsa Sentul- Jalan Tegar Beriman – Simpang Daralon – Jl. Edi Yoso – Gor Pakansari -Simpang Kandang Roda dan Jalan Alternatif sentul dengan panjang sekitar 12 Kilometer.

“Bus Listrik ini kita namakan Bus Tegar Beriman, akan beroperasi dari pukul 06.00 sampai 19.00 WIB, dengan kapasitas penumpang sebanyak 28 orang dengan waktu tunggu 30 menit,” kata Agus Ridhallah kepada wartawan, Selasa 17 Desember 2024.

Kemudian, ia berharap dengan adanya bus listrik ini menjadikan transportasi ramah lingkungan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan ini adalah cikal bakal dibukanya angkutan massal yang berbasis ramah lingkungan di Kabupaten Bogor,” Agus Ridhallah mengakhiri,” jelasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengajak, seluruh masyarakat dan anak sekolah untuk menggunakan dan memanfaatkan fasilitas bus listrik ini untuk kegiatan mobilitas sehari-hari.

“Mari kita gunakan untuk menjaga lingkungan kita agar polusi udara dan emisi bisa zero. Ada dua unit bus listrik mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita ditambah,” ujar Bachril Bakri.

“Dalam kesempatan ini saya apresiasi dan terimakasih kepada Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang berkenan hadir turut mendukung kegiatan kami,” tambahnya.(Albin Pandita)