Home Blog Page 1117

Wamenkop Tegaskan Pembentukan Kop Des Merah Putih Disesuaikan Dengan Potensi dan Karakteristik Desa

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan rencana pembentukan Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih dipastikan akan menyesuaikan karakter dan potensi dari masing-masing desa.

Hal ini penting agar nantinya Kop Des yang berdiri dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Ferry menambahkan bahwa skema pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ada tiga yaitu dengan membangun koperasi baru, mengembangan koperasi yang sudah ada dan revitalisasi koperasi dalam pembentukan Kop Des.

Dalam melakukan itu semua, Kementerian Koperasi (Kemenkop) tidak dapat sendiri melainkan memerlukan dukungan sinergi dan kolaborasi dari Kementerian/ Lembaga serta pemerintah daerah.

“Kop Des ini dibangun sesuai dengan spesifikasi dari daerah masing-masing, jadi nanti silahkan kalau ada potensi desa yang bisa dikembangkan melalui Kop Des Merah Putih bisa ditambahkan,” kata Ferry dalam diskusi pada acara Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi terkait Pembentukan Kop Des Merah Putih, di Jakarta, Rabu 12 Maret 2025.

Diakui Ferry, bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan melalui koperasi sangat besar sehingga ide Pembentukan Kop Des menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya mengangkat potensi desa sebagai sumber kesejahteraan masyarakat.

Meski tidak mudah dalam mengimplementasikannya, Ferry optimis melalui Kop Des Merah Putih ini nantinya permasalahan masyarakat di desa seperti kemiskinan hingga ketimpangan ekonomi dapat teratasi.

“Ini menuntut kita semua bahwa tugas dan tanggung jawab yang berat ini harus kita kerjakan secara keroyokan dari Kementerian dan Lembaga serta Pemerintah Daerah,”ujar Ferry.

Wamenkop Ferry menambahkan bahwa kedepan Kemenkop akan melakukan pendampingan secara intensif kepada desa-desa agar proses pembentukan atau pendirian koperasi dapat sesuai target yang ditetapkan.

Setelah Koperasi Desa Merah Putih terbentuk, Kemenkop akan melakukan pengawasan secara terpadu dengan melibatkan peran aktif dari pemerintah daerah khususnya dari para kepala desa.

Pembentukan atau pendirian koperasi itu relatif lebih mudah karena banyak dibantu oleh banyak pihak, untuk fase terpenting berikutnya adalah pengembangan dan pengawasan sehingga kedepan kita akan melibatkan anak – anak muda di desa juga,” katanya.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolambo menambahkan bahwa saat ini jumlah desa secara nasional mencapai 75.265 desa di 514 Kabupaten/ Kota.

Hanya ada satu wilayah yang tidak memiliki desa yaitu DKI Jakarta. Maka itu pembentukan Kop Des Merah Putih di Jakarta memerlukan pendekatan secara khusus.

“Karena Jakarta tidak punya desa maka butuh treatment khusus, kemudian untuk di Aceh, Papua, dan Yogyakarta harus dipetakan lagi seperti apa potensinya karena wilayah ini juga masuk wilayah yang memiliki keistimewaan,” kata La Ode.

Sebelum pembentukan kelembagaan Kop Des Merah Putih secara resmi, La Ode meminta setiap kepala daerah dan pihak yang berkepentingan untuk melakukan upaya pemetaan terhadap karakteristik dari setiap desa.

Hal ini diperlukan untuk memastikan kedepannya koperasi yang terbentuk dapat terus eksis dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dari karakteristik yang dipetakan itu mohon dapat disampaikan ke pemerintah pusat agar bisa kita sinergikan. Ini adalah perintah Presiden sehingga seluruh perangkat pemerintahan wajib mendukung untuk menyiapkan desain yang aplikatif dan implementatif,” ucapnya.***

Bupati Bogor Rudy Susmanto Gelar Pertemuan Bahas Masalah Wilayah Se-Jawa Barat

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang seluruh kepala daerah se-Provinsi Jawa Barat untuk hadir di Kabupaten Bogor pada Kamis 13 Maret 2025.

Hal tersebut dilakukan untuk membahas sejumlah persoalan mengenai kewilayahan yang akan berlangsung di Komplek Perkantoran Pemkab Bogor, Cibinong.

Kemudian rencananya, kegiatan tersebut juga bakal dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta menteri Kabinet Merah Putih.

“Kalau tidak ada perubahan, mengundang beberapa menteri dan seluruh bupati wali kota se-Provinsi Jawa Barat sekaligus silaturahmi bersama buka puasa,” kata Rudy, Rabu 12 Maret 2025.

Ia meyakini bahwa, kolaborasi merupakan kunci untuk mengatasi segala persoalan, termasuk penanganan bencana yang membutuhkan kekompakan pemangku kepentingan di hulu hingga hilir.

Ia juga telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, serta Wali Kota Depok Supian Suri di Bekasi, Jawa Barat, Jumat 7 Maret 2025. untuk mengatasi banjir akibat dari luapan aliran Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi.

Pertemuan tersebut membahas penanganan banjir agar dilakukan secara simultan dari hulu hingga hilir.

Pasalnya, dua aliran sungai itu berujung di Bojongkulur, Kabupaten Bogor berbatasan dengan Kota Bekasi, yang dilanda banjir parah belum lama ini.

Menurut Rudy, penanganan banjir harus dilakukan secara tuntas, agar tidak berulang pada waktu mendatang. Sehingga, pembagian kewenangan penting untuk dipahami masing-masing daerah.

Pemerintah Kabupaten Bogor akan fokus pada penanganan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, yang melintasi wilayah Bojongkulur. Kemudian penanganan kawasan Puncak.

“Berarti kan kita bicaranya di bawah di Bekasi kita juga sama sama berkolaborasi Puncak mudah-mudahan dari Pemprov DKI juga ada pengertian yang sama dengan kita. Kita kolaborasi bersama sama,” ungkap Bupati Bogor Rudy Susmanto.(Albin Pandita)

PMUQI Undang Wakil Menteri Koperasi untuk Buka Bersama

0

Bogordaily.net –  Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) mengundang Dr. Hj. Ferry Julianto, S.E., Ak., M.Si., Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, untuk menghadiri acara buka puasa bersama.

Selain itu, kunjungan ini juga membahas kerjasama terkait program Makan Siang Gratis (MSG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Bahruni, S.Pd., Ketua Koperasi Pesantren, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada PMUQI dalam mewujudkan program Makan Siang Gratis.

Ia berharap kerja sama dengan Induk Koperasi Pesantren (Inkopontren) dapat mempererat hubungan antara pesantren dan lembaga nasional.

Sebagai bagian dari program ini, Inkopontren akan membangun dapur khusus MSG di area pesantren, yang rencananya akan mulai dibangun bulan ini dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga minggu.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pesantren, Dr. KH. Saiful Falah, M.Pd., menyampaikan bahwa total biaya yang ditanggung pemerintah untuk pembangunan dapur ini mencapai Rp 2,5 miliar.

“InsyaAllah, pembangunan dapur akan dimulai minggu depan setelah perpulangan santri/wati. Targetnya, dalam waktu tiga minggu dapur sudah bisa digunakan,” jelasnya.

Ketua Umum Inkopontren RI, Bpk. Hapi Zajuli, S.E., menambahkan bahwa hubungan antara PMUQI dan Inkopontren diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi pesantren dan masyarakat sekitar.

Ia juga menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 18% melalui program ini.

“Program ini akan berjalan selama kurang lebih 5-10 tahun,” ujarnya singkat.

Hingga saat ini, Inkopontren telah membangun 150 dapur di berbagai pesantren di Indonesia, mulai dari Aceh, Medan, Banten, Jawa Barat, hingga Bogor.

PMUQI menjadi pesantren pertama di Kabupaten Bogor yang dipilih untuk menerima dan menjadi pasokan utama program MSG pemerintah di wilayah tersebut.***

Sharing Sessions hingga Santunan! Keluarga Besar BKI IUQI Bogor Gelar Acara Spesial

0

Bogordaily.net – Keluarga Besar Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor sukses menggelar rangkaian acara penuh makna, termasuk sharing sessions, apresiasi lomba poster, pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni BKI pertama, serta buka puasa bersama.

Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung C IUQI Bogor dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Kaprodi BKI, Nuraini, M.Pd, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pengurus HIMPRO, mahasiswa, dan alumni BKI yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Ia berharap BKI semakin maju dan konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam sesi sharing, Dr. Ahmad Waki, S.Sos., I., MA. menekankan pentingnya ibadah dan positive self-talk dalam menjaga ketenangan jiwa, mengurangi stres, serta membentuk pola pikir positif.

Ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, baik secara spiritual maupun mental.

Sementara itu, Mutawarudin, S.Pd, salah satu alumnus BKI, menegaskan tiga hal penting bagi mahasiswa BKI:

  • Menjaga karakter sesuai nilai-nilai BKI.
  • Tidak mudah gengsi dan ikut-ikutan, melainkan memiliki prinsip kuat.
  • Berpikir jauh ke depan dan tidak hanya fokus pada perkuliahan.

Dalam kesempatan ini, Wilman Ahadi, S.Pd terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni BKI pertama periode 2025-2026, didampingi Mutawarudin, S.Pd sebagai Wakil Ketua Umum.

Wilman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan berharap seluruh alumni siap bersinergi untuk kemajuan BKI.

Selain itu, diumumkan juga para pemenang lomba poster BKI, yaitu:

  • Juara 1: Dina Aulia
  • Juara 2: Rantika Nur Assiva
  • Juara 3: Siti Saripah Mudaim

Acara ini dihadiri oleh civitas akademika IUQI Bogor dan berlangsung dengan penuh kehangatan serta kebersamaan.

Diharapkan kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang lebih erat antara mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar BKI IUQI Bogor.***

Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 12 Maret 2025, Cek!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian siang ini per gram, Rabu 12 Maret 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam

Segini harga emas produksi Antam :

Harga Emas Antam di Pegadaian 0,5 gram: Rp 913.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1 gram : Rp 1.721.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 2 gram: Rp 3.381.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 3 gram: Rp 5.046.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 5 gram: Rp 8.375.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 10 gram: Rp 16.693.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 25 gram: Rp 41.602.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 50 gram: Rp 83.123.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 100 gram: Rp 166.165.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 250 gram: Rp 415.141.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 500 gram: Rp 830.066.000
Harga Emas Antam di Pegadaian 1000 gram: Rp 1.660.090.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Rabu 12 Maret 2025.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor Rabu 12 Maret 2025 Menurut BMKG

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa Kota Bogor hujan ringan Rabu 12 Maret 2025.

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22-29°C
Kelembapan: 73–95%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-29 °C
Kelembapan: 72–95%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23-30°C
Kelembapan: 69–95%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 24–31 °C
Kelembapan: 69–94%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24-30°C
Kelembapan: 70–94%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Petir
Suhu: 24–31 °C
Kelembapan:69–94%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Rabu 12 Maret 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Cuaca Ekstrem di Kota Bogor Sebabkan 29 Rumah Ambruk, Disperumkim Siapkan Bantuan

0

Bogordaily.net – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor mengonfirmasi bahwa 29 rumah tidak layak huni (RTLH) ambruk akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor.

Data ini berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan mencakup lima Kecamatan di wilayah kota.

“Hasil pemantauan kami dari Januari hingga Maret 2025 menunjukkan bahwa cuaca ekstrem berdampak signifikan terhadap kondisi rumah warga,” ujar Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperumkim Kota Bogor, Erwin Gunawan pada Rabu 12 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa, Disperumkim menerima laporan dari BPBD mengenai rumah-rumah terdampak dan sedang mengupayakan langkah-langkah perbaikan.

Untuk mendapatkan bantuan, warga harus menunjukkan bukti kepemilikan atau dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP.

“Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau yang termasuk dalam kategori P3KE,” jelasnya.

Saat ini, Disperumkim tengah mengajukan anggaran bantuan perbaikan rumah melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT).

Namun, Erwin menegaskan bahwa warga harus memperhatikan lokasi pembangunan rumah mereka agar tidak berada di daerah rawan bencana seperti bantaran sungai atau tebing curam.

“Kami hanya bisa membantu rumah yang dibangun sesuai aturan. Jika lokasi tidak memenuhi syarat, bantuan tidak bisa diberikan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan di bantaran sungai dilarang berdasarkan berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

“Jika ada bangunan ilegal yang terdampak bencana, kami tidak bisa mengalokasikan bantuan,” tegasnya.

Disperumkim mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko bencana dan memastikan pembangunan rumah sesuai dengan peraturan yang berlaku.(Ibnu Galansa)

Kecelakaan di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Pengendara Motor Kritis

0

Bogordaily.net – Satu pengendara motor kritis usai kecelakaan terjadi di Jalan raya Jakarta-Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 12 Maret 2025.

Berdasarkan video yang diterima Bogordaily.net terlihat seorang pengendara motor tergeletak di tengah jalan dan Polisi dari Satlantas Polres Bogor tengah melakukan evakuasi pengendara tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan bahwa, peristiwa tersebut terjadi sekitar pagi hari pukul 08.06 WIB.

Melibatkan dua kendaraan roda dua jenis Honda Beat yang dikemudikan W (55) dan juga Yamaha XSR150 dikemudikan oleh D (22).

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas ini, kendaraan sepeda motor Honda yang dikemudikan oleh W bergerak dari arah Bogor menuju ke arah Cibinong, berbelok handak menuju SPBU.

“Pada saat yang bersamaan bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor Yamaha dikemudikan oleh D yang datang dari arah Cibinong menuju arah ke Bogor, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar Ferdhyan, Rabu 12 Maret 2025.

Ferdhyan menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut M (55) mengalami luka memar dibagian kepala, patah paha kaki kiri. Sementara, D (22) mengalami luka memar dibagian dada.

“Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Nita Tiara Sallen: Ungkapkan Mimpi serta Perjalanan Pendidikannya hingga jadi Asisten Dosen

0

Bogordaily.net – Nita Tiara Sallen, seorang asisten dosen pada Program Studi Ekowisata di Sekolah Vokasi IPB University ini ungkap perjalanan pendidikannya serta mimpi yang ingin ia raih. Memiliki keinginan dan semangat yang kuat, Nita bercita-cita untuk meneruskan karirnya ke dunia sekretariat di sebuah perusahaan hingga mengembangkan bisnis miliknya sendiri. Cita-citanya ini tidak terlepas dari ketekunannya dalam mengeksplorasi banyak bidang.

Tekad dan keinginannya yang kuat selalu mengantarkannya ke berbagai pengalaman yang berarti, ia dipercaya untuk menjadi seorang asisten dosen sembari terus mempelajari bidang lainnya seperti dalam penulisan, pemasaran, hingga fashion.

Nita Tiara Sallen yang genap berusia 22 tahun ini, terus menjenjangkan langkahnya sebagai asisten dosen sekaligus mempersiapkan diri untuk mencapai pekerjaan dan mimpi yang diinginkannya.

Perjalanan Pendidikan dan Pembentukan Jati Diri
Nita Tiara Sallen lahir pada 19 Mei 2002 di kota Sukabumi. Lahir dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya, membuatnya tumbuh menjadi anak yang dapat mengemukakan pendapatnya dengan bebas untuk mengeksplorasi berbagai hal.

Kedua orang tuanya selalu mendukung kemampuan apapun yang Nita ingin kembangkan bukan hanya dalam hal akademik tapi juga non akademik, seperti kemampuan bernyanyi dan berenang.

Dukungan dari orang tuanya tidak serta merta membuat Nita langsung menjadi sosok yang percaya diri. Pada saat ia duduk di bangku taman kanak-kanak Nita merupakan seseorang yang pemalu dan cenderung pendiam.

Ia lebih nyaman untuk bersosialisasi di lingkup keluarganya, meskipun begitu itu tak menghalangi dirinya dalam menempuh pendidikan serta mengembangkan bakatnya. Ia terus mencoba beradaptasi sedari kecil.

Tiba akhirnya ia duduk di bangku sekolah dasar, kepercayaan dirinya mulai meningkat. Ia juga mulai lebih terbuka dengan orang-orang di sekitarnya.

Kemauan beradaptasi mungkin menjadi salah satu alasannya, tetapi dukungan dan parenting dari kedua orang tuanya menjadi alasan terbesar untuk Nita bisa beradaptasi dengan baik.

“Meskipun aku tiga bersaudara tapi orang tuaku selalu kasih dukungan yang sama, dalam pendidikan atau kemampuan bersosialisasi aku,” ucapnya.

Akibat adanya kebiasaan untuk mengembangkan bakatnya sedari dini, ketika duduk di bangku sekolah dasar Nita lebih giat lagi dalam meningkatkan kemampuan bernyanyinya.

Di samping bakat dan kemampuan adaptasinya, Nita juga memiliki keinginan untuk mencoba pengalaman baru di dunia pendidikan. Ia memutuskan untuk memasuki boarding school setelah selesai dengan pendidikan di bangku sekolah dasar.

Niat serta keinginan baiknya itu mendapat dukungan dari keluarganya. Boarding school menjadi awal mula di mana jati diri Nita semakin kuat.

Ia menjadi orang yang lebih terorganisir, memiliki prinsip yang lebih kuat, disiplin, serta mampu meningkatkan kemampuan agamisnya.

Nita sangat menikmati waktunya di sekolah menengah pertama boarding school ini. Menurut Nita sekolahnya di masa itu tidak menjadi penghalang untuknya dalam menekuni bidang lainnya.

SMA Negeri 1 Cibadak menjadi tempat selanjutnya bagi Nita untuk mencari ilmu. Di masa sekolahnya saat itu Nita, bukan lagi hanya mengembangkan bakat yang dimilikinya, namun ia juga mengikuti organisasi dan memperbanyak pengalamannya dengan mengikuti perlombaan bernyanyi, perombaan O2SN dan FLS2N.

Ia benar-benar memanfaatkan waktu emasnya untuk berkontribusi semasa sekolah sebelum akhirnya melakukan persiapan ke jenjang selanjutnya.

Didasari keinginan untuk mengeksplorasi hal-hal baru, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi nya di bidang yang berbeda dengan bidang kesenian yang selama ini ia cukup tekuni.

Nita membuat tiga planning program studi yang ingin dimasukinya di dua universitas yang berbeda.

Beberapa program studi yang masuk ke dalam daftar keinginannya adalah Program Studi Komunikasi, Agribisnis, dan Ekowisata yang akhirnya menjadi program studi yang ditekuninya.

Tahun 2020 menjadi tahun awal perkuliahannya, adanya wabah Covid-19 yang mengharuskannya belajar secara daring membuat Nita cukup kesulitan di masa-masa transisinya itu.

Hal yang dipelajarinya sangat berbeda dengan apa yang ia pelajari semasa duduk di bangku sekolah dulu.

Adanya kendala untuk melakukan komunikasi secara tatap muka menjadi kendala baru dalam bersosialisasi, meski begitu ia memaknai hal itu sebagai sisi positif untuknya agar dapat beradaptasi.

“Banyak hal yang aku pelajari selama kuliah, seperti bagaimana aku menyesuaikan diri dengan berbagai karakter, mengikuti perkembangan teknologi, dan mempelajari esensi kehidupan yang berbeda,” katanya.

Nita merasa bahwa selama menjadi mahasiswa Ekowisata ia tidak hanya mempelajari bagian dari Ekowisata itu sendiri, namun ia juga mempelajari nilai kehidupan yang membuatnya dapat menjadi seseorang dengan karakter yang lebih kuat saat ini.

Menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi bukanlah hal yang mudah, meskipun begitu ia berhasil mendapat banyak pengalaman yang berharga.

Praktik umum Ekowisata di Cibodas merupakan pengalamannya dalam melakukan praktik dasar, disusul dengan praktik pengelolaan Ekowisata di Banyumas yang menambah kemampuannya lebih dalam untuk bekerja di suatu instansi.

Ia mempelajari bagaimana pengelolaan destinasi, fasilitas, dan amanitas yang baik.

Segala kemampuan serta hal yang dipelajarinya juga Nita implementasikan ketika ia mendapat kesempatan untuk melakukan praktik kerja lapangan dengan menjadi resepsionis di Perhutani Cikole, Lembang.

Di dana ia juga dipercaya untuk melakukan tugas sebagai media planner, membuat buklet tentang rissort, dan membuat paket. Pengalaman yang ia lakukan menjadi sebuah bekal bagi Nita serta menjadi pegangan dalam dunia Pendidikan yang ditempuhnya.

Semakin banyak pengalaman, banyak juga rintangan yang harus ia lalui. Nita sempat kesulitan dan mengalami banyak tekanan ketika ia menyusun skripsinya.

Ia merasa bahwa tantangan terbesar juga muncul dari konsistensi dirinya sendiri, meskipun begitu dukungan dari sekitar membuatnya dapat melalui itu semua. Ia berkata,

“Orang tuaku selalu jadi sumber dukungan emosional nomor satu, dosen-dosen Ekowisata juga selalu kasih aku pelajaran dan bekal berharga.”

Pekerjaan Asisten Dosen dan Mimpinya
Asisten dosen menjadi perjalanan selanjutnya untuk Nita. Karir itu ia jalani awalnya pada Januari tahun 2024 ketika mendapat tawaran dan kesempatan dari dosen pembimbingnya.

Kemampuan adaptasinya serta kegigihannya dalam menjalankan suatu hal membuatnya dapat terus dipercaya hingga saat ini untuk menjadi asisten dosen Ekowisata di beberapa mata kuliah.

Kesempatan ini Nita gunakan sebagai upaya menambah pengalaman dan juga kemampuan lainnya.

Menurut Nita Tiara Sallen, pengalaman yang paling berharga ketika ia menjadi seorang asisten dosen, adalah saat ia mempelajari bagaimana menempatkan dirinya dan mengerti setiap karakter mahasiswa yang berbeda.

Pola piker yang beragam dari setiap mahasiswa juga menjadi salah satu aspek yang menambah pengalaman untuk dirinya dalam bersosialisasi atau pun bekerja sama dengan individu. Di samping itu, ia juga jadi dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktu miliknnya.

Meski telah cukup lama terjun sebagai asisten dosen, itu tidak membuatnya berhenti untuk menggapai mimpinya sedari dulu.

Nita mengaku bahwa ketika sudah saatnya, ia akan mengejar impiannya sebagai sekretaris di salah satu perusahaan, selain itu Nita juga ingin membangun bisnis fashionnya sendiri.

Keinginannya yang sedikit berbeda dari pendidikan dan impiannya sejauh ini bukanlah halangan, melainkan dorongan untuknya agar dapat terus mengeksplorasi banyak hal.

Fashion dan sekretaris mungkin adalah kedua hal yang sangat bertolak belakang, namun Nita mengaku bahwa menurutnya tidak ada yang tidak mungkin jika ia berusaha.

Dukungan kuat dari teman dan keluarga, serta latar belakang usaha ayahnya di bidang fashion membuatnya semakin yakin untuk mewujudkan bisnisnya ketika ia telah berhasil menjadi sekretaris nanti.

Ia berharap bahwa ia akan menjadi sosok yang lebih baik dan dapat menggapai semua mimpinya itu.***

Zalfa Alya Rifa
Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University.

RSUD Cibinong Luncurkan Klinik AkuQuit: Terobosan Holistik Terkini Untuk Berhenti Merokok

0

Bogordaily.net – RSUD Cibinong kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan meluncurkan Klinik AkuQuit, sebuah program inovatif yang dirancang khusus untuk membantu perokok berhenti secara efektif.

Layanan ini menggabungkan berbagai pendekatan medis dan terapi komplementer, seperti akupunktur, psikologi, fisioterapi, dan farmasi, guna memberikan solusi yang lebih komprehensif bagi mereka yang ingin lepas dari ketergantungan nikotin.

Peresmian layanan ini berlangsung pada Rabu (12/3) dalam acara Webinar Nasional Pulmonary and Respiratory Update, yang diikuti oleh 290 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidang pulmonologi, antara lain dr. Masdi, Sp.P, FISR; dr. Hermawan Setiyanto, Sp.P, FISR; dan dr. Astrid Arsianti, Sp.P.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., yang hadir sebagai keynote speaker, menegaskan pentingnya layanan kesehatan yang inovatif, ilmiah dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Berbicara kesehatan, berarti berbicara mengenai sumber daya manusia. Investasi terbaik hari ini adalah investasi sumber daya manusia. Karena peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menentukan kemajuan dan daya saing kita dimasa depan” ujar Rudy.

Menurutnya, peningkatan sumberdaya manusia terutama dibidang kesehatan, menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Bogor lima tahun kedepan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari berbagai aspek, termasuk fasilitas kesehatan yang inovatif, dan berbasis teknologi.

Bupati bogor memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Cibinong. Dirinya berharap, dengan hadirnya Klinik AkuQuit dapat menjadi solusi efektif dalam membantu masyarakat menghentikan kebiasaan merokok serta meningkatkan kualitas hidup.

Direktur RSUD Cibinong, dr. Yukie Meistisia Ananda Putri Satoto, S.H., MH.Kes., menjelaskan bahwa Klinik AkuQuit merupakan layanan pertama di Jawa Barat yang mengadopsi pendekatan holistik kolaboratif multidisiplin, termasuk dengan pelayanan kesehatan tradisional akupuntur dalam membantu masyarakat berhenti merokok.

“Kami memahami bahwa berhenti merokok bukan hanya soal kemauan, tetapi juga membutuhkan dukungan medis dan psikologis yang tepat. Oleh karena itu, Klinik AkuQuit mengombinasikan terapi akupunktur, konseling psikologis, fisioterapi, serta terapi farmakologis agar pasien bisa mendapatkan pendampingan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar dr. Yukie.

Akupunktur digunakan sebagai metode untuk mengurangi keinginan merokok dan meredakan gejala putus nikotin, sementara psikolog membantu pasien dalam mengatasi aspek mental dan emosional yang berkaitan dengan kecanduan rokok. Fisioterapi berperan dalam meningkatkan fungsi paru-paru, sedangkan farmasi memastikan ketersediaan obat-obatan yang mendukung program berhenti merokok.

“Dengan adanya Klinik AkuQuit, kini masyarakat Kabupaten Bogor memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan bantuan profesional dalam berhenti merokok. Langkah ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan individu, tetapi juga pada kesehatan lingkungan dan generasi mendatang”, tegas dokter Yukie.***