Home Blog Page 1118

Menkop: Kop Des Merah Putih Jadi Momentum Peningkatan Kontribusi Koperasi Pada PDB Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi kembali menekankan peran strategis Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih terhadap upaya meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah hingga nasional. 

Ide pembentukan Kop Des Merah Putih ini didasarkan pada realitas desa yang masih banyak masyarakatnya hidup di bawah garis kemiskinan dan tingkat kesejahteraan yang rendah. Maka itu Menkop Budi Arie menyatakan dengan dimobilisasi oleh Kop Des Merah Putih, diharapkan roda perekonomian di desa akan semakin bergeliat sehingga pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kontribusi koperasi terhadap perekonomian daerah hingga nasional. 

“Pak Presiden (Prabowo Subianto) berharap koperasi bisa memberikan sumbangsih yang signifikan bagi perekonomian nasional. Saya harap dengan Kop Des Merah Putih ini bisa memunculkan gairah dan sumbangan yang signifikan dari koperasi untuk perekonomian daerah dan nasional,” kata Menkop Budi Arie dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Provinsi dengan tema “Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih” di Jakarta, Rabu (12/03).

Dalam rangka mewujudkan target pembentukan 70.000 unit Kop Des Merah Putih ini, Menkop Budi Arie berharap dukungan yang maksimal dari pemerintah daerah. Pasalnya pemerintah daerah hingga tingkat desa adalah ujung tombak bagi pencapaian terget tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah mulai dari tingkat Provinsi hingga desa adalah yang paling memahami dan paling mengetahui potensi serta karakteristik wilayahnya. 

Dalam Rakor yang dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, Menkop juga mengatakan bahwa Kementerian Koperasi tidak bisa sendiri tapi kalau dikerjakan bersama dengan pemerintah Provinsi hingga Kabupaten akan jauh lebih realistis.

Menkop Budi Arie juga menegaskan bahwa Kop Des Merah Putih akan menjadi alat yang strategis untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa. Bahkan melalui Kop Des ini akan membantu target pemerintah untuk menekan tingkat kemiskinan ekstrem di desa.

“Pak Presiden ingin masyarakat desa terlindungi dari sisi pendapatan, terlindungi dari tengkulak yang selama ini membuat miskin para petani di desa melalui Koperasi Desa Merah Putih ini,” katanya.  

Menkop Budi Arie mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menjadikan program 70.000 Kop Des Merah Putih ini sebagai momentum kebangkitan koperasi di Indonesia. Selanjutnya Menkop Budi Arie akan menempatkan pejabat dari Kementerian Koperasi untuk menjadi koordinator wilayah dari setiap provinsi untuk memastikan rencana pembentukan Kop Des Merah Putih dapat berjalan dengan baik.

“Kop Des ini menjadi langkah revolusioner untuk mengakselerasi pembangunan masyarakat di desa, karena itu dukungan dan kerja sama dari bapak ibu sekalian sangat membantu perwujudan Kop Des Merah Putih,” katanya.

Sementara itu pada sesi diskusi pada acara Rakor tersebut, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan, dalam RPJMN 2025-2029 pemerintah menargetkan peningkatan peran / kontribusi koperasi terhadap PDB Nasional. 

Kontribusi koperasi terhadap PDB ditargetkan pada 2029 naik menjadi 1,20 persen terhadap PDB. Sementara di tahun 2045 diharapkan kontribusi koperasi akan meningkat pesat menjadi 5 persen. Dari sisi rasio volume usaha koperasi sektor produksi terhadap total volume usaha koperasi diharapkan meningkat menjadi 10 persen di tahun 2029.

“Sehingga peningkatan produktivitas dan daya saing koperasi difokuskan dengan empat strategi yaitu pengembangan usaha koperasi, peningkatan kapasitas SDM dan reputasi koperasi, peningkatan peran dan kapasitas kelembagaan, dan penguatan sistem pengawasan koperasi,” kata Febrian. 

Terkait dengan Kop Des Merah Putih, Bappenas memastikan bahwa program ini akan terintegrasi dalam perencanaan nasional agar dapat didukung oleh semua pihak khususnya pemerintahan hingga level desa. Melalui Kop Des Merah Putih diharapkan juga mampu memberikan kontribusi terhadap terget pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di tahun 2029.

“Ini (target pertumbuhan ekonomi) tidak bisa dicapai melalui kota-kota besar, tapi sumbangan bisa berasal dari desa. Maka pembentukan Kop Des Merah Putih ini tujuannya adalah mereaktivasi perekonomian desa yang nantinya akan berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Febrian.***

Berdaya di Desa, UMKM Gula Aren Ini Berhasil Ekspor Tembus Pasar Global Berkat BRI

0

Bogordaily.net – Salah satu wujud nyata dari komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI adalah melalui dukungan terhadap UMKM Gula Aren Temon, sebuah pengolahan gula aren yang berlokasi di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang berhasil memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar ekspor.

Berawal pada tahun 2020, Gula Aren Temon yang diprakarsai oleh Mega hadir sebagai upaya memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal berupa pohon aren yang melimpah di wilayah tersebut.

Sebelumnya, masyarakat sekitar umumnya mengolah gula aren secara sederhana, hanya memproduksi gula cetak yang dipasarkan di pasar tradisional.

Melalui inovasi, Gula Aren Temon kini menghasilkan berbagai varian produk, seperti gula aren semut, gula aren cair, gula aren mini cube, kopi gula aren, dan gula aren rasa jahe merah.

Diversifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas segmen pasar.

Sebagai bagian dari pengembangan usaha, Gula Aren Temon memberdayakan kelompok tani yang dimulai dengan melibatkan 20 petani lokal pada tahun 2020 dan berkembang hingga mencakup sekitar 150 petani pada tahun 2025.

Sebagai bentuk apresiasi, Gula Aren Temon setiap tahun memberikan dukungan berupa alat produksi dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas.

Mega menegaskan bahwa Gula Aren Temon saat ini menghadapi dua tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan usaha.

“Selain pentingnya menarik minat generasi muda agar terlibat dalam sektor pertanian, kami juga menghadapi tantangan dalam penanaman kembali pohon aren untuk memastikan ketersediaan bahan baku di masa depan. Pendampingan, edukasi, dan kolaborasi menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha dan lingkungan sekitar”, ujarnya.

Lebih lanjut, Mega juga menyoroti peran BRI dalam memperluas akses pasar.

“Dukungan dari BRI sangat membantu dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kapasitas produksi. BRI tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga memfasilitasi kami dalam mempertemukan dengan calon pembeli melalui kegiatan business matching, seperti di BRI UMKM EXPORT 2025,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas dan standar internasional, Gula Aren Temon telah memenuhi berbagai sertifikasi, termasuk standar keamanan pangan dan sertifikasi halal.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar domestik dan internasional.

Saat ini, sekitar 60% produk Gula Aren Temon dipasarkan melalui jalur ekspor, dengan Belanda sebagai negara tujuan utama.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto menegaskan bahwa komitmen BRI dalam mendukung UMKM tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan dan fasilitasi akses pasar internasional.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui pembiayaan, pendampingan, dan fasilitasi akses pasar. Kami percaya, penguatan kapasitas usaha dan perluasan jejaring pasar merupakan kunci bagi UMKM untuk bersaing di tingkat global. Kehadiran Gula Aren Temon menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dan inovasi mampu menciptakan peluang ekspor dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong UMKM naik kelas, BRI sukses menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City.

Acara ini menarik antusiasme tinggi dengan kehadiran lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatatkan transaksi senilai lebih dari Rp40 miliar, serta menghasilkan kontrak ekspor sebesar USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Inisiatif ini mempertegas peran BRI dalam membuka peluang lebih luas bagi UMKM untuk menembus pasar internasional.***

Kop Des Merah Putih Jadi Momentum Peningkatan Kontribusi Koperasi pada PDB Nasional

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi kembali menekankan peran strategis Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih terhadap upaya meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah hingga nasional.

Ide pembentukan Kop Des Merah Putih ini didasarkan pada realitas desa yang masih banyak masyarakatnya hidup di bawah garis kemiskinan dan tingkat kesejahteraan yang rendah.

Maka itu Menkop Budi Arie menyatakan dengan dimobilisasi oleh Kop Des Merah Putih, diharapkan roda perekonomian di desa akan semakin bergeliat sehingga pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kontribusi koperasi terhadap perekonomian daerah hingga nasional.

“Pak Presiden (Prabowo Subianto) berharap koperasi bisa memberikan sumbangsih yang signifikan bagi perekonomian nasional. Saya harap dengan Kop Des Merah Putih ini bisa memunculkan gairah dan sumbangan yang signifikan dari koperasi untuk perekonomian daerah dan nasional,” kata Menkop Budi Arie dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Provinsi dengan tema “Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih” di Jakarta, Rabu 12 Maret 2025.

Dalam rangka mewujudkan target pembentukan 70.000 unit Kop Des Merah Putih ini, Menkop Budi Arie berharap dukungan yang maksimal dari pemerintah daerah.

Pasalnya pemerintah daerah hingga tingkat desa adalah ujung tombak bagi pencapaian terget tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah mulai dari tingkat Provinsi hingga desa adalah yang paling memahami dan paling mengetahui potensi serta karakteristik wilayahnya.

Dalam Rakor yang dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, Menkop juga mengatakan bahwa Kementerian Koperasi tidak bisa sendiri tapi kalau dikerjakan bersama dengan pemerintah Provinsi hingga Kabupaten akan jauh lebih realistis.

Menkop Budi Arie juga menegaskan bahwa Kop Des Merah Putih akan menjadi alat yang strategis untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa.

Bahkan melalui Kop Des ini akan membantu target pemerintah untuk menekan tingkat kemiskinan ekstrem di desa.

“Pak Presiden ingin masyarakat desa terlindungi dari sisi pendapatan, terlindungi dari tengkulak yang selama ini membuat miskin para petani di desa melalui Koperasi Desa Merah Putih ini,” katanya.

Menkop Budi Arie mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menjadikan program 70.000 Kop Des Merah Putih ini sebagai momentum kebangkitan koperasi di Indonesia.

Selanjutnya Menkop Budi Arie akan menempatkan pejabat dari Kementerian Koperasi untuk menjadi koordinator wilayah dari setiap provinsi untuk memastikan rencana pembentukan Kop Des Merah Putih dapat berjalan dengan baik.

“Kop Des ini menjadi langkah revolusioner untuk mengakselerasi pembangunan masyarakat di desa, karena itu dukungan dan kerja sama dari bapak ibu sekalian sangat membantu perwujudan Kop Des Merah Putih,” katanya.

Sementara itu pada sesi diskusi pada acara Rakor tersebut, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan, dalam RPJMN 2025-2029 pemerintah menargetkan peningkatan peran / kontribusi koperasi terhadap PDB Nasional.

Kontribusi koperasi terhadap PDB ditargetkan pada 2029 naik menjadi 1,20 persen terhadap PDB. Sementara di tahun 2045 diharapkan kontribusi koperasi akan meningkat pesat menjadi 5 persen.

Dari sisi rasio volume usaha koperasi sektor produksi terhadap total volume usaha koperasi diharapkan meningkat menjadi 10 persen di tahun 2029.

“Sehingga peningkatan produktivitas dan daya saing koperasi difokuskan dengan empat strategi yaitu pengembangan usaha koperasi, peningkatan kapasitas SDM dan reputasi koperasi, peningkatan peran dan kapasitas kelembagaan, dan penguatan sistem pengawasan koperasi,” kata Febrian.

Terkait dengan Kop Des Merah Putih, Bappenas memastikan bahwa program ini akan terintegrasi dalam perencanaan nasional agar dapat didukung oleh semua pihak khususnya pemerintahan hingga level desa.

Melalui Kop Des Merah Putih diharapkan juga mampu memberikan kontribusi terhadap terget pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di tahun 2029.

“Ini (target pertumbuhan ekonomi) tidak bisa dicapai melalui kota-kota besar, tapi sumbangan bisa berasal dari desa. Maka pembentukan Kop Des Merah Putih ini tujuannya adalah mereaktivasi perekonomian desa yang nantinya akan berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Febrian.***

Diskon Khusus Ramadan! Taman Safari Bogor Tawarkan Promo Mulai Pukul 13.00 WIB

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor memberikan promo 13.00 WIB bundling htm dan iftar buffet dinner spesial bulan Ramadan.

Beberapa harga khusus pembelian online iftar dinner + tiket premium
Weekdays, dewasa Rp.256.500/tiket, anak 6-12 tahun Rp.226.500/tiket, dan anak 1-5 tahun Rp.101.750/tiket.

Kemudian, weekend dewasa Rp. 270.250/tiket, anak 6-12 tahun, Rp.240.250/tiket, anak 1-5 tahun Rp.107.250/tiket.

Dengan benefit, safari journey, istana panda, wahana permainan, pertunjukan 7 habitat satwa, air terjun, iftar buffet dinner dan dinner.

Selanjutnya, iftar dinner + tiket reguler Weekdays, dewasa Rp. 237.250/tiket, anak 6-12 tahun, Rp.207.250/tiket, anak 1-5 tahun Rp.82.500/tiket.

Kemudian, Weekend dewasa Rp.245.000/tiket, anak 6-12 tahun Rp.215.000/tiket, dan anak 1-5 tahun Rp.96.000/tiket.

Dengan benefit, safari journey, pertunjukan 7 habitat satwa, iftar buffet dinner. Periode kunjungan Maret selama berlangsung program iftar berlaku mulai pukul 13.00 hingga penutupan.

Sementara itu, Taman Safari Bogor kembali menghadirkan pengalaman baru saat berbuka puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Dengan konsep yang unik dan penuh nostalgia, Taman Safari Bogor mengusung tema “Rindu Kampung Halaman” untuk Iftar Dinner 2025.

Pada Iftar Dinner 2025 ini, pengunjung akan dibawa menikmati suasana khas era 1980-1990, dikemas dalam nuansa Safari yang khas dengan sentuhan kearifan lokal.

Safari Iftar Dinner 2025 akan berlangsung pada 7 – 31 Maret 2025 dan mengajak pengunjung untuk menikmati berbuka puasa dengan elemen hiburan dan kuliner yang autentik.(Albin Pandita)

Taman Safari Bogor Promo 13.00 WIB Spesial Ramadan

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor menawarkan promo 13.00 WIB bundling htm + iftar buffet dinner spesial bulan Ramadan.

Beberapa harga khusus pembelian online iftar dinner + tiket premium
Weekdays, dewasa Rp.256.500/tiket, anak 6-12 tahun Rp.226.500/tiket, dan anak 1-5 tahun Rp.101.750/tiket.

Kemudian, weekend dewasa Rp. 270.250/tiket, anak 6-12 tahun, Rp.240.250/tiket, anak 1-5 tahun Rp.107.250/tiket.

Dengan benefit, safari journey, istana panda, wahana permainan, pertunjukan 7 habitat satwa, air terjun, iftar buffet dinner dan dinner.

Selanjutnya, iftar dinner + tiket reguler Weekdays, dewasa Rp. 237.250/tiket, anak 6-12 tahun, Rp.207.250/tiket, anak 1-5 tahun Rp.82.500/tiket.

Kemudian, Weekend dewasa Rp.245.000/tiket, anak 6-12 tahun Rp.215.000/tiket, dan anak 1-5 tahun Rp.96.000/tiket.

Dengan benefit, safari journey, pertunjukan 7 habitat satwa, iftar buffet dinner. Periode kunjungan Maret selama berlangsung program iftar berlaku mulai pukul 13.00 hingga penutupan.

Sementara itu, Taman Safari Bogor kembali menghadirkan pengalaman baru saat berbuka puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Dengan konsep yang unik dan penuh nostalgia, Taman Safari Bogor mengusung tema “Rindu Kampung Halaman” untuk Iftar Dinner 2025.

Pada Iftar Dinner 2025 ini, pengunjung akan dibawa menikmati suasana khas era 1980-1990, dikemas dalam nuansa Safari yang khas dengan sentuhan kearifan lokal.

Safari Iftar Dinner 2025 akan berlangsung pada 7 – 31 Maret 2025 dan mengajak pengunjung untuk menikmati berbuka puasa dengan elemen hiburan dan kuliner yang autentik.***

(Albin Pandita)

Buka Puasa dengan Suasana Baru Hanya Rp150 Ribu di Taman Safari Bogor

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor kembali menghadirkan pengalaman baru saat berbuka puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Dengan konsep yang unik dan penuh nostalgia, Taman Safari Bogor mengusung tema “Rindu Kampung Halaman” untuk Iftar Dinner 2025.

Pada Iftar Dinner 2025 ini, pengunjung akan dibawa menikmati suasana khas era 1980-1990, dikemas dalam nuansa Safari yang khas dengan sentuhan kearifan lokal.

Safari Iftar Dinner 2025 akan berlangsung pada 7 – 31 Maret 2025 dan mengajak pengunjung untuk menikmati berbuka puasa dengan elemen hiburan dan kuliner yang autentik.

Pertunjukan utama akan mengisahkan perjalanan seorang pemuda bernama Sakha yang kembali ke kampung halaman saat Ramadhan setelah merantau lama.

Dalam cerita ini, pengunjung akan menjadi bagian dari pertunjukan dan merasakan pengalaman yang lebih interaktif.

Adapun, pengunjung yang memilih berbuka puasa di Taman Safari Bogor akan mendapatkan pengalaman eksklusif dengan berbagai fasilitas dan hiburan, di antaranya:

All You Can Eat Dinner dengan lebih dari 100 pilihan varian makanan dan minuman. Hidangan spesial, termasuk kambing guling dan live cooking.

The Iftar Show, pertunjukan teatrikal yang melibatkan pengunjung sebagai bagian dari cerita. Fire Dance & Live Music, menambah suasana berbuka puasa yang lebih meriah.

Bundling Tiket Safari Siang & Iftar, yang memungkinkan pengunjung menikmati safari sekaligus pengalaman berbuka yang tak terlupakan.

Untuk memberikan pengalaman terbaik, Taman Safari Bogor menawarkan paket spesial sebagai berikut:

Paket Iftar Dinner: Rp 150.000/orang (termasuk akses ke area Rain Forest dan semua fasilitas berbuka puasa). Bundling Tiket Safari Siang & Iftar: harga mulai dari Rp 100.000/orang (termasuk tiket Safari siang dan akses ke Iftar Dinner).

Selain itu, ada pilihan berbuka puasa dengan tema lain, yaitu Caravan Iftar Picnic. Mengusung suasana piknik keluarga di tengah alam yang asri, acara ini menawarkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda dan istimewa di Safari Resort.

Selama menunggu waktu berbuka, tamu dapat menikmati aktivitas Ngabuburit seperti Explore Safari Resort, yang memungkinkan pengunjung merasakan keindahan alam dan bertemu dengan satwa di sekitar resort.

Sementara itu, bagi yang ingin bersantai, tersedia Afternoon Movie, di mana pengunjung bisa menikmati film pilihan sambil menunggu azan Maghrib.

Safari Resort juga menghadirkan berbagai promo spesial selama periode Caravan Iftar Picnic Promo Early Bird: Beli 10, gratis 1 paxPromo Hotelier & Bogor Residence: Beli 5, gratis 1 pax

Acara ini berlangsung mulai dari 28 Februari hingga 25 Maret 2025, dengan harga paket spesial 120K Nett/Pax untuk Dewasa dan 100K Nett/Pax untuk Anak-anak.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman nostalgia dalam Iftar Dinner Rindu Kampung Halaman dan Caravan Iftar Picnic yang penuh kehangatan bersama keluarga dan orang tersayang. Segera reservasi sebelum kehabisan tempat.***

Albin Pandita

Update Harga Pangan di Pasar Jambu Dua Kota Bogor Maret 2025

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) terus berupaya memudahkan masyarakat untuk berbelanja di Pasar Jambu Dua Kota Bogor.

Salah satunya melalui update terbaru harga-harga pangan yang bisa dibeli pada Maret 2025.

Daftar Harga Pangan

Update harga pangan ini tentunya memudahkan masyarakat yang berbelanja agar mereka bisa menyiapkan terlebih dahulu uang belanja.

Untuk harga beras medium yaitu Rp14.000 perkilogram. Kemudian daging sapi Rp140.000 perkilogram.

Lalu daging ayam broiler Rp40.000 perkilogram. Telur ayam broiler Rp30.000 perkilogram.

Bawang merah Rp48.000 perkilogram. Cabe merah teropong Rp90.000 perkilogram.

Cabe rawit merah Rp 140.000 perkilogram. Cabe rawit hijau Rp 70.000 perkilogram.

Minyak goreng curah Rp 21.000, minyakita Rp 18.000 perliter.

Itulah harga pangan yang ada di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor. Untuk info lebih lanjutnya Anda bisa mengecek instagram @pasarpakuanjaya.

Tentunya ada beberapa keunggulan saat Anda berbelanja di Pasar Jambu Dua, selain fasilitas yang memadai, kebersihan di pasar ini juga terjaga dengan rapi. ***

Muhammad Irfan Ramadan

PLN-Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) bersama dengan PT Pindad menandatangani memorandum of understanding (MoU) dalam rangka memperkuat sinergi inovasi dan kolaborasi strategis nasional pada Senin, (10/3) di Graha Pindad, Bandung, Jawa Barat.

Penandatanganan MoU yang dilakukan antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dengan Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa ini memiliki ruang lingkup kerja sama studi pengembangan potensi pembangkit pikohidro dan mikrohidro di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) dalam mendukung elektrifikasi dan transisi energi di Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berharap agar Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara maju, salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbanyak industri-industri berbasis teknologi maju dan juga inovasi.

“Salah satu program kami adalah mengajak industri untuk terlibat di dalam riset dan inovasi. Karena saya yakin riset dan inovasi yang menjadi fondasi untuk tumbuhnya industri yang lebih maju,” jelas Brian.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN dan Pindad akan menjalankan Joint Development Study Agreement untuk memproduksi generator pikohidro/mikrohidro serta mengelola operasi dan pemeliharaannya.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar untuk kesejahteraan masyarakat dan mengakselerasi transisi energi di Indonesia.

“Kolaborasi antara PLN dengan PT Pindad ini merupakan solusi ketahanan energi yang akan menyediakan energi bersih, murah, dan sangat aksesibel untuk mewujudkan visi pertumbuhan ekonomi 8%. Melalui kerja sama ini, kami ingin mengoptimalkan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan serta mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri,” ujar Darmawan.

Sejak 1988, Pindad dan PLN telah berkolaborasi dalam proyek ketenagalistrikan, termasuk pemeliharaan generator dan rehabilitasi peralatan listrik. MoU ini menjadi kelanjutan dari kerja sama strategis kedua BUMN dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah dan berbagai BUMN untuk mendorong inovasi, penggunaan produk dalam negeri, dan kemajuan strategis nasional.

“Kami harapkan kerja sama pada hari ini bisa menggerakkan economic impact multiplier effect yang cukup tinggi. Sehingga economic growth yang dicanangkan oleh Pemerintah baru di bawah kepemimpinan Bapak Presiden bisa tercapai. Kami berharap kerja sama ini bisa menjadi tulang punggung tidak hanya di industri pertahanan dan keamanan tetapi juga di sektor energi, sektor infrastruktur dan sektor material maju,” pungkas Sigit.***

Wali Kota Bogor Dedie Rachim Resmikan Akses Tol BORR On Ramp Kedung Halang via OCBD

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meresmikan pembukaan akses Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) pada On Ramp Kedung Halang via OCBD pada Rabu, 12 Maret 2025.

Peresmian ini menandai selesainya proyek peningkatan kapasitas simpang Jalan Raya Bogor – Jalan Sholeh Iskandar – Jalan Tol BORR, yang dikenal sebagai Zero Kilometer From Toll Road.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Bogor dan PT Olympic Bangun Persada, selaku pengelola kawasan OCBD (One Central Business District).

Dedie A. Rachim menegaskan bahwa akses tol ini menjadi jalan alternatif bagi kendaraan besar, seperti kontainer, untuk masuk ke jalan tol tanpa harus melewati jalan dalam kota yang padat.

“Karena kita tidak bisa meninggikan talang akibat adanya aliran air di atasnya, maka akses ini menjadi solusi bagi kelancaran mobilitas, khususnya bagi kendaraan besar,” ujar Wali Kota Bogor, Dedie Rachim.

Peresmian akses tol ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas Kota Bogor, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.

“Dengan infrastruktur baru ini, arus lalu lintas di sekitar Jalan KS Tubun dan Jalan Raya Bogor-Jakarta diharapkan lebih lancar, terutama saat jam sibuk,” katanya.

Sementara itu, CEO PT Olympic Bangun Persada, Norman Edward Sebastian menambahkan bahwa akses tol BORR ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat serta mendukung pengembangan kawasan di Bogor.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, peresmian akses tol BORR ini diharapkan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kota Bogor.

Sebagai informasi, PT Olympic Bangun Persada sebagai pengembang kawasan OCBD terus menghadirkan inovasi dalam pembangunan kawasan hunian terpadu.

Salah satu langkahnya adalah membuka akses langsung dari OCBD ke ruas Tol BORR, sehingga penghuni dan pelaku usaha dapat langsung terhubung ke jalan tol tanpa harus melewati kepadatan jalan utama.

Selain itu, PT Olympic Bangun Persada juga memperkenalkan klaster hunian eksklusif di kawasan OCBD.

Setelah sukses dengan Pine Garden, Virginia Pine, dan Northern Pine, mereka kini menggandeng Sumitomo Forestry Indonesia (SFI) untuk menghadirkan Morizora, sebuah hunian yang memadukan tradisi dan modernitas dengan desain arsitektur khas Jepang.

Morizora: Hunian Ramah Lingkungan di OCBD

Morizora menawarkan tiga tipe rumah dengan luas yang bervariasi, yakni Mejiro (LT 84 m² / LB 100 m²), Hibari (LT 105 m² / LB 138 m²) dan Kiji (LT 120 m² / LB 156 m²).

Seluruh unit dirancang dengan teknologi ramah lingkungan dan telah memperoleh sertifikasi EDGE Advanced, sebagai bukti komitmen terhadap efisiensi energi dan keberlanjutan.***

(Ibnu Galansa)

Protes #IndonesiaGelap Mengguncang Media Sosial, Mahasiswa Bergerak Menentang Pemotongan Anggaran Pendidikan

0

Oleh: Louisa Sagita Utari Sawitri
         Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Pada awal Februari 2025, pemerintah telah mengumumkan pemotongan anggaran pendidikan untuk tahun ini, yang memicu gelombang protes mahasiswa di berbagai daerah. Tagar #IndonesiaGelap menggema di media sosial sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan ini.

Para mahasiswa menilai bahwa pengurangan anggaran akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan, akses beasiswa, dan fasilitas belajar.

Namun, lebih dari sekadar protes konvensional, gerakan ini menunjukkan bagaimana media digital menjadi alat utama dalam menggalang dukungan dan membentuk opini publik.

Jika dahulu aksi massa bergantung pada demonstrasi fisik, kini perlawanan mahasiswa turut berlangsung di dunia digital dengan strategi komunikasi yang matang.

Media Sosial Sebagai Senjata Baru Perjuangan Mahasiswa
Dulu, gerakan mahasiswa hanya mengandalkan aksi turun ke jalan dan menyebarkan selebaran.

Kini, dengan hadirnya media sosial, gerakan sosial dapat menyebar lebih cepat dan luas. Tagar #IndonesiaGelap dalam beberapa minggu lalu menjadi trending topic di berbagai platform, menandakan bahwa isu ini mendapat perhatian besar dari masyarakat.

Platform seperti Twitter dan Instagram digunakan untuk membagikan informasi, opini, serta koordinasi aksi.

Dengan algoritma yang memungkinkan konten viral dalam waktu singkat, media sosial telah menjadi kekuatan baru dalam advokasi kebijakan publik.

Selain menyebarkan kesadaran, media sosial juga berfungsi sebagai alat tekanan politik.

Melalui unggahan yang menarik perhatian publik, mahasiswa dapat mengajak lebih banyak orang untuk bergabung dalam gerakan ini.

Misalnya, video yang memperlihatkan kondisi buruk fasilitas kampus akibat pemotongan anggaran dapat menjadi bukti nyata yang sulit dibantah.

Dengan strategi komunikasi visual dan narasi yang kuat, pesan gerakan ini dapat menyentuh emosi masyarakat luas, menciptakan solidaritas yang lebih besar.

Framing Media Antara Pemberitaan Netral dan Stigmatisasi
Selain media sosial, peran media massa dalam membingkai gerakan ini juga menarik untuk dibahas.

Beberapa media mainstream memberitakan aksi mahasiswa secara netral, menyoroti tuntutan mereka tanpa bias.

Namun, ada juga media yang melakukan framing terhadap aksi ini sebagai bentuk “keributan” atau “gangguan ketertiban umum”.

Pola pemberitaan ini menunjukkan bagaimana framing media dapat memengaruhi cara publik memandang gerakan mahasiswa.

Media independen seperti Tirto, Narasi, dan Magdalene seringkali memberikan liputan yang lebih mendalam dan kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Sementara itu, beberapa media televisi dan cetak cenderung lebih berhati-hati dalam menampilkan kritik.

Ini menunjukkan bahwa tidak semua media memiliki kebebasan atau keberanian yang sama dalam mengangkat isu sensitif seperti pemotongan anggaran pendidikan.

Selain framing dalam media nasional, perlu juga diperhatikan bagaimana media internasional melihat isu ini.

Dalam beberapa kasus, perhatian media asing terhadap gerakan sosial di Indonesia mampu meningkatkan tekanan terhadap pemerintah untuk merespons dengan lebih serius.

Jika protes ini mendapat perhatian global, pemerintah mungkin akan menghadapi tantangan reputasi yang lebih besar.

Disinformasi dan Tantangan Gerakan Digital
Meski media sosial menjadi alat perjuangan yang efektif, tantangan besar dalam gerakan digital adalah penyebaran disinformasi.

Banyak akun anonim atau bot yang menyebarkan narasi untuk melemahkan gerakan mahasiswa, seperti tuduhan bahwa protes ini ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Tantangan ini mengharuskan masyarakat untuk memiliki literasi digital yang baik agar dapat memilah informasi yang benar dan tidak mudah termakan hoaks.

Salah satu strategi untuk menangkal disinformasi adalah dengan memverifikasi informasi dari berbagai sumber.

Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan ini juga harus mengedepankan transparansi dalam menyampaikan data dan fakta, sehingga tidak mudah dipatahkan oleh narasi kontra.

Selain itu, edukasi digital kepada masyarakat luas juga menjadi langkah penting agar setiap individu dapat lebih kritis dalam menerima informasi di media sosial.

Sebagai seseorang yang bergerak di bidang komunikasi digital dan media, saya melihat bahwa fenomena ini adalah bukti bahwa kekuatan informasi tidak lagi dimonopoli oleh media konvensional.

Publik memiliki peran aktif dalam membentuk narasi dan mengontrol wacana di ruang digital.

Namun, tantangan terbesar tetap pada bagaimana menjaga kredibilitas informasi dan memastikan bahwa gerakan sosial tetap memiliki arah yang jelas dan berdampak nyata.

Peran Strategis Media dalam Gerakan Sosial
Protes #IndonesiaGelap bukan hanya tentang pemotongan anggaran pendidikan, tetapi juga refleksi dari bagaimana media digital telah mengubah gambaran perjuangan sosial.

Mahasiswa dan masyarakat kini memiliki alat yang lebih kuat untuk menekan kebijakan pemerintah, tetapi tantangan dalam literasi digital juga semakin besar.

Pemerintah perlu memahami bahwa komunikasi kebijakan tidak lagi dapat dilakukan secara sepihak. Respons yang lambat atau tidak transparan hanya akan memperburuk persepsi publik.

Di sisi lain, mahasiswa dan aktivis harus terus menguatkan strategi komunikasi mereka, tidak hanya dalam mobilisasi massa, tetapi juga dalam membangun narasi yang berbasis data dan fakta.

Selain itu, publik juga perlu lebih aktif dalam mendukung gerakan sosial yang relevan dengan kepentingan bersama.

Masyarakat memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang valid dan menekan pemerintah untuk lebih transparan dalam kebijakan pendidikan.

Jika gerakan ini terus berkembang dan didukung dengan komunikasi yang baik, bukan tidak mungkin kebijakan pemotongan anggaran bisa direvisi atau bahkan dibatalkan.

Ketika ruang kelas menjadi gelap karena pemotongan anggaran, media sosial menjadi cahaya yang menerangi perjuangan mahasiswa. Pertanyaannya, apakah pemerintah akan mendengarkan?***