Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 1120

SesKemenkop: Cooperative Business Forum 2024 Jadi Solusi Koperasi Masuk Rantai Pasok Program MBG

0

Bogordaily.net – Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi mengapresiasi gelaran Cooperative Business Forum 2024 sebagai bagian penting dalam upaya penyiapan dukungan koperasi pada kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ahmad Zabadi menegaskan dari forum ini terlihat bahwa terdapat banyak koperasi produsen yang siap terlibat dalam program MBG khususnya dalam hal penyediaan bahan baku hingga distribusinya. Setidaknya ada 33 koperasi produsen yang siap menjalin kemitraan dan business matching dengan para offtaker lainnya pada forum tersebut.

“Ini menjadi langkah strategis dalam upaya menyiapkan koperasi untuk menjadi bagian penting dari ekosistem program MBG, mereka siap menyuplai kebutuhan bahan pokok seperti wortel, tomat, sayuran dan lainnya yang secara umum dapat menjadi upaya pemenuhan kebutuhan MBG,” kata SesKemenkop Ahmad Zabadi dalam sambutannya pada acara Cooperative Business Forum 2024 di Jakarta, Rabu (11/12).

Dikatakan Ahmad Zabadi bahwa program MBG menjadi kesempatan emas bagi para koperasi produsen untuk meningkatkan kapasitas usaha dan bisnisnya.

Oleh sebab itu perlu upaya lanjutan agar koperasi dapat masuk dalam rantai pasok pada program tersebut. Kementerian Koperasi berkomitmen untuk membantu koperasi yang memenuhi persyaratan untuk dapat terlibat di dalam program ini.

“Kami di Kementerian Koperasi sangat berkepentingan untuk terus menerus mengembangkan kegiatan seperti ini karena bisa menjadi stimulan bagi perkembangan koperasi produsen khususnya sektor pangan. MBG ini menjadi momentum yang sangat baik untuk koperasi bisa berkembang,” kata Ahmad Zabadi.

Di sisi lain, melalui program MBG dan berbagai inisiatif Business Matching yang dilakukan pemerintah dapat menjadi bagian untuk meningkatkan kontribusi koperasi sektor riil terhadap perekonomian nasional. Bahkan melalui program ini dapat menjadi titik balik untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap koperasi yang diakuinya mengalami kemunduran.

Menurut Ahmad Zabadi, asumsi negatif yang disematkan oleh koperasi belakangan ini lebih banyak dipicu oleh viralnya kasus gagal bayar oleh beberapa koperasi simpan pinjam. Hal ini berdampak pada citra di masyarakat yang menilai bahwa koperasi produsen atau koperasi sektor riil dianggap sama dengan koperasi simpan pinjam.

“Oleh sebab itu kami ingin terus mendorong dan bahkan harus membalik profil koperasi di Indonesia agar koperasi di sektor riil lebih banyak dibandingkan koperasi di sektor pembiayaan karena sektor riil punya daya ungkit yang luar biasa dan lebih besar (bagi perekonomian),” kata Ahmad Zabadi.

Di akhir sesi, Ahmad Zabadi berharap forum-forum business matching dapat terus dilakukan oleh banyak pihak termasuk oleh koperasi secara mandiri. Pasalnya forum tersebut akan menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi koperasi terutama terkait masalah pembiayaan, pemasaran hingga fasilitasi peningkatan SDM koperasi.

“Forum bisnis seperti ini dapat menjembatani dan menjadi bagian dari solusi untuk kita bisa memastikan produk yang dihasilkan koperasi mendapatkan offtakernya sehingga akan berkelanjutan dan bisa akan mendorong peningkatan kapasitas produksi dan usaha dari koperasi,” kata Ahmad Zabadi.

Sementara itu Asisten Deputi Pembaharuan dan Kemitraan Perkoperasian Deputi Bidang Koperasi Destry Anna Sari menambahkan agenda Cooperative Business Forum 2024 menjadi bagian dari kegiatan pengembangan koperasi yang dilakukan sebelumnya. Dalam forum ini terdapat beberapa koperasi yang melakukan MoU dan menjalin kemitraan bisnis dengan offtaker atau pelaku usaha lainnya.

“Di agenda ini terdapat 33 koperasi sebagai penyedia barang (produk) dan ada 44 potensial buyer yang akan menjadi pasar utama bagi koperasi,” kata Destry.

Destry berharap koperasi-koperasi produsen yang hadir dalam forum ini dapat memastikan diri terdaftar di laman LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) agar pangsa pasar dari produk koperasi semakin luas.

Dalam acara ini juga diselenggarakan penandatanganan MoU antara
Koperasi Taruna Bina Mandiri dengan PT KSM Global Indonesia dengan nilai transaksi Rp12,4 miliar. Kemudian Koperasi Pemasaran Komoditi Kopi Papua (Koppa) dengan Koperasi Geopark Danau Toba dan Koperasi Masyarakat Danau Toba dengan nilai transaksi Rp6 miliar.***

Sekda Buka Pekan Pesokab Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membuka Pekan Special Olympic Kabupaten (Pesokab), Special Olympic Indonesia (SoIna), Kabupaten Bogor, di Gor Laga Satria, Cibinong, Rabu (11/12).

Ajat menyebutkan, Pesokab bukan hanya sekedar ajang kompetisi, namun menumbuhkan semangat inklusivitas bagi semua lapisan masyarakat.

Mendampingi Sekda Kabupaten Bogor, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor.

Turut hadir, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, perwakilan Forkopimda, Ketua Kadin Kabuopaten Bogor, Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Ketua dan jajaran pengurus SoIna Kabupaten Bogor, para pimpinan organisasi keolahragaan Kabupaten Bogor; para ketua beserta pengurus cabang olahraga tingkat Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, ia menyambut baik, penyelenggaraan Pekan Special Olympic Kabupaten yang bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap potensi dan kemampuan para atlet penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor.

“Kegiatan ini bukan hanya sebuah ajang kompetisi, melainkan juga momentum untuk memupuk rasa persatuan dan kesetaraan dalam masyarakat, serta menumbuhkan semangat inklusivitas bagi semua lapisan masyarakat,” tandas Ajat.

Ajat berharap semua pihak, para pecinta olahraga, masyarakat, dan lembaga terkait, untuk memberikan dukungan penuh agar setiap peserta dapat berkompetisi dengan aman dan nyaman. Dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi sosial bagi penyandang disabilitas.

“Pekan Special Olympic Kabupaten Bogor harus menjadi wadah yang memungkinkan para atlet untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka tanpa ada batasan,” ujar Sekda Ajat Rochmat Jatnika.

Ini adalah acara yang luar biasa, terima kasih kepada jajaran pengurus SoIna Kabupaten Bogor, saya minta acara serupa bisa dilaksanakan berkelanjutan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.***

Link DANA Kaget 11 Desember 2024. Cek di Sini

0

Bogordaily.net – Link DANA Kaget 11 Desember 2024 sudah bisa diakses. Memasuki akhir tahun, kabar baik hadir bagi para pengguna aplikasi DANA.

Kini, kamu bisa mendapatkan saldo gratis hingga Rp100 ribu hanya dengan memanfaatkan fitur Link DANA Kaget.

Program ini merupakan bentuk apresiasi dan peluang menarik yang patut dicoba, terutama bagi kamu yang gemar menggunakan dompet digital untuk kebutuhan sehari-hari.

DANA Kaget

Link DANA Kaget adalah fitur menarik yang sudah lama tersedia di aplikasi dompet digital DANA.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berbagi saldo secara cepat dan aman, hanya dengan sekali klik pada tautan tertentu.

Saldo yang dibagikan melalui link ini bisa langsung masuk ke akun penerima tanpa perlu proses panjang atau kode verifikasi tambahan.

Keunggulan dari fitur ini adalah kepraktisannya. Pengguna hanya perlu menginstal aplikasi DANA di smartphone, lalu mengakses tautan yang dibagikan untuk mendapatkan tambahan saldo.

Hal ini menjadikan Link DANA Kaget semakin populer, terutama di momen-momen spesial seperti akhir tahun.

Cara Klaim

Untuk mendapatkan saldo gratis dari Link DANA Kaget, ada beberapa langkah mudah yang harus kamu ikuti. Simak panduannya berikut ini:

Pastikan Aplikasi DANA Terinstal
Jika belum memiliki aplikasi DANA, segera unduh dan instal melalui Play Store atau App Store. Setelah itu, lakukan registrasi hingga akunmu berhasil diverifikasi.

Klik Link DANA Kaget yang Tersedia
Akses tautan yang telah dibagikan. Kamu bisa menemukannya di artikel ini, media sosial, atau grup WhatsApp resmi yang sering memberikan pembaruan Link DANA Kaget.

Buka Amplop Virtual
Setelah mengklik tautan, aplikasi DANA akan terbuka secara otomatis, menampilkan amplop virtual. Ketuk amplop tersebut untuk mengetahui jumlah saldo yang berhasil kamu dapatkan.

Segera Klaim Saldo
Jangan tunda, karena sistem klaim bersifat acak dan kuota terbatas. Semakin cepat kamu mengklaim, semakin besar peluang mendapatkan saldo dengan nominal lebih besar.

Link DANA Kaget 11 Desember 2024

Berikut adalah tiga tautan resmi yang bisa kamu gunakan untuk klaim saldo gratis pada Rabu, 11 Desember 2024:

Segera manfaatkan kesempatan ini sebelum kuotanya habis. Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah dengan benar agar saldo masuk ke akunmu.

Itulah ulasan dan informasi mengenai link Dana kaget 11 Desember 2024.***

Wapres RI Gibran Rakabuming Pantau Simulasi Mitigasi Bencana di Sekolah Muhammadiyah Kemang Bogor

0

Bogordaily.net – Wakil Presiden Wapres Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka memantau pelaksanaan simulasi mitigasi bencana di Sekolah Muhammadiyah, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Rabu 11 Desember 2024.

Wapres Gibran tiba sekira pukul 10.00 WIB didampingi oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Menteri Muhadjir, Pj Bupati Bogor, dan juga jajaran Forkopimda.

Saat tiba di lokasi Gibran langsung melihat langsung pelaksanaan simulasi yang dipandu oleh Kepala BPBD Kabupaten Bogor. Dimana para siswa antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran mengatakan bahwa saat ini wilayah Indonesia khususnya di Jawa Barat tengah rawan dilanda bencana dikarenakan telah masuk musim penghujan.

Oleh karena itu, selepas dari meninjau bencana banjir bandang yang melanda Sukabumi Jawa Barat beberapa waktu lalu. Pemerintah segera melakukan mitigasi bencana khususnya kepada para siswa.

“Di bulan-bulan ini dan di Jabar sedang banyak kejadian-kejadian dan rawan bencana dan hari ini sekalian memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada santri yang ada di sini,” kata Wapres Gibran kepada wartawan, Rabu 11 Desember 2024.

Gibran berharap, para siswa nantinya akan dapat tanggap darurat dan mengetahui harus berbuat apa saja ketika terjadi bencana.

“Jadi mereka harus aware apa yang harus dilakukan saat bencana saat gempa bumi kebakaran jadi mereka tidak ada yang panik dan tau apa yang harus dilakukan,” ungkap Wapres Gibran.***

Albin Pandita

Kemenkop dan Inkopontren Siap Berkolaborasi Sukseskan Program MBG Di Lingkungan Pondok Pesantren

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (KemenKop) bersama Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) menjajaki kerja sama untuk melakukan uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Uji coba ini penting dilakukan untuk memetakan permasalahan dalam pelaksanaan program MBG di lingkungan pondok pesantren agar nantinya saat program ini dijalankan dapat berjalan dengan baik.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Ferry Juliantono menjelaskan bahwa program MBG perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk pondok pesantren yang nantinya menjadi salah satu dari penerima manfaat program. Untuk itu pondok pesantren perlu menyiapkan beberapa unit pelayanan teknis terutama untuk dapur bersama.

“Sebuah konsep kalau tidak diujicobakan takutnya nanti repot sendiri. Jadi kita perlu mulai untuk melangkah secara sistematis untuk uji program MBG ini, makanya dapurnya kalau bisa sudah ada,” kata Wamenkop Ferry Juliantono saat menerima audiensi Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) di kantornya, Selasa (10/12).

Wamenkop juga menyarankan agar pembangunan dapur umum pesantren dibangun dengan kapasitas yang luas lantaran harus ikut dalam penyediaan makanan dan logistik.

Sebelumnya Kemenkop telah melakukan uji coba pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah tingkat dasar di beberapa wilayah di Indonesia salah satunya di Sukabumi. Dari pelaksanaan uji coba tersebut disimpulkan untuk pelaksanaan program MBG di satuan pendidikan relatif lebih lancar tanpa hambatan yang berarti.

Wamenkop Ferry meminta agar uji coba pelaksanaan MBG di lingkungan Pondok Pesantren dilakukan minimal dalam kurun waktu tiga hari ini sehingga bisa mendapatkan gambaran yang utuh terkait pola distribusi dan ekosistem pelaksanaan program. Diharapkan pondok pesantren melalui koperasi pondok pesantren (Kopontren) dapat masuk dalam bagian dari rantai pasok kebutuhan bahan baku dalam program tersebut sehingga dapat memperoleh manfaat dari sisi ekonomi.

Untuk memastikan kesiapan Kopontren menjalankan program MBG, Wamenkop Ferry meminta para pengurusnya untuk dapat belajar dari kesuksesan Kopontren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung dan Kopontren Sidogiri di Jawa Timur. Kedua Kopontren ini telah siap menjadi rantai pasok bagi kebutuhan bahan baku untuk menyukseskan program MBG di wilayahnya masing-masing.

“Saya ingin supaya semua koperasinya pondok pesantren dapat belajar dari kesuksesan Kopontren di Sidogiri dan Al-Ittifaq. Nanti saya minta mereka untuk jadi kakak angkat untuk membangun, membina
koperasi-koperasi pondok pesantren,” kata Wamenkop Ferry.

Sementara itu Ketua Umum Inkopontren Hapi Zajuli mengapresiasi upaya pemerintah yang komitmen membangun SDM yang unggul melalui program MBG khususnya di lingkungan satuan pendidikan informal pondok pesantren.

Baginya program ini tidak hanya akan berdampak pada peningkatan SDM anak-anak Indonesia namun juga akan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat terutama di lingkungan pesantren.

“Tentunya ini menjadi lompatan yang insya allah akan berdampak positif bagi perekonomian khususnya di wilayah pesantren,” kata Hapi Zajuli.

Diakuinya bahwa Inkopontren telah melakukan penandatanganan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung kelancaran program MBG di lingkungan pesantren dengan mendirikan hingga 1.500 dapur sebagai unit pelayanan dari program tersebut.

Tidak hanya itu, Inkopontren juga diminta untuk terlibat dalam rantai distribusinya sehingga hal ini menjadi peluang untuk dapat mengembangkan koperasi pondok pesantren secara lebih masif.

Kepercayaan pemerintah terhadap Inkopontren untuk masuk dalam ekosistem program MBG ini telah melahirkan semangat baru dari para pengurusnya untuk melakukan hilirisasi. Pihaknya menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan berbagai produk hilir yang akan digunakan untuk program MBG seperti susu sapi perah hingga minyak goreng secara mandiri.

“Ketika kita mendapatkan (kepercayaan) untuk menjalankan program makan bergizi gratis ini kita akan mengalokasikan sekian persen dari keuntungan kita untuk dana pendidikan yang insya Allah akan kami serahkan ke Ikopin University (Universitas Koperasi Indonesia),” katanya.

Dalam audiensi itu, Hapi juga melaporkan bahwa koperasinya sudah mendapatkan minat investasi dari Jepang terkait pengembangan industri susu. Dengan investasi ini diharapkan pabrik susu milik koperasinya bisa mendapatkan teknologi yang mumpuni.***

Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Raih Dua Penghargaan di Sektor Pengembangan Masyarakat

0

Bogordaily.net – Upaya-upaya pencapaian target pembangunan berkelanjutan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, melalui pengembangan program tanggung jawab sosial dan lingkungan serta inisiatif keberlanjutan di sekitar area operasional, kembali menorehkan catatan gemilang dengan diraihnya dua penghargaan yaitu, Tamasya Awards 2024 dan Indonesian SDGs Awards 2024 kategori Gold.

General Manager SBI Pabrik Narogong, Muhamad Istifaul Amin, menyampaikan keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi lintas fungsi yang terus mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap proses bisnis Perusahaan.

Stakeholders Engagement Coordinator SBI Pabrik Narogong, Suyatno, mewakili perusahaan menerima penghargaan ISDA 2024.

“Kami tidak hanya berfokus pada keberhasilan bisnis, tetapi juga membangun fondasi masa depan yang kuat melalui pemberdayaan masyarakat yang berbasis pembangunan ekonomi, kepedulian sosial dan lingkungan. Oleh karenanya, kami percaya keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan demi menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutur Istifaul Amin.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan CFCD Foundation (Corporate Forum for CSR Development), SBI Pabrik Narogong berhasil mendorong transformasi Koperasi Swadaya Pribumi Klapanunggal dari kelompok dampingan menjadi mitra usaha untuk mengembangkan program usaha berbasis perempuan, penguatan usaha mikro,  pertanian terpadu, DESTANA (Desa Tangguh Bencana) dan Bank Sampah bernama KORSA BUMI (Kooperasi Peduli Bumi).

“Kami berupaya untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak positif sekaligus memiliki keunggulan pada pendekatan yang holistik dan inklusif. Melalui program ini, Koperasi Swadaya Pribumi Klapanunggal telah melahirkan beragam unit usaha inovatif yang berasal dari kelompok marginal sekaligus merubah pola pikir masyarakat sekitar agar lebih produktif dalam mencapai usaha mikro yang berkelanjutan,” lanjut Istifaul.

Ke depan, SBI akan terus fokus dan memperkuat langkah-langkah strategis yang inovatif seperti penggunaan energi baru terbarukan, efisiensi energi di proses produksi hingga pengembangan solusi-solusi konstruksi yang ramah lingkungan dan sesuai kebutuhan pembangunan agar dapat mendukung pencapaian target Net Zero Emission 2060.

“Ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan untuk terus berinovasi dan memberikan solusi yang bernilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan masa depan yang kita mau,” tutup Istifaul. ***

Menkop Dukung Inkopdit Bikin Perusahaan Asuransi Sendiri Asalkan Spin-Off

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh langkah Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) yang berencana mendirikan perusahaan asuransi berbadan hukum koperasi.

“Saya mendukung penuh rencana tersebut, asalkan dengan skema spin-off atau melalui koperasi sekunder yang didirikan Inkopdit” ucap Menkop, yang didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, saat beraudiensi dengan jajaran pengurus Induk Koperasi Kredit (Inkopdit), di Jakarta, Selasa (10/12).

Bagi Menkop, sejatinya memang ranah koperasi bisa dan harus masuk ke seluruh sektor dunia usaha di Indonesia, termasuk industri asuransi. “Terlebih lagi, Inkopdit memiliki total anggota sebanyak 4 juta orang yang dijadikan sebagai potensi besar untuk digarap,” ucap Menkop Budi Arie.

Dalam hal itu, Menkop mendorong Inkopdit untuk mendirikan berbagai berbagai koperasi sekunder yang salah satunya bergerak di sektor industri asuransi. “Toh, dalam UU P2SK juga sudah dimungkinkan koperasi merambah sektor usaha jasa keuangan di Indonesia,” kata Menkop.

Jika sudah memiliki koperasi asuransi, Menkop menyebutkan bahwa Inkopdit bisa bergerak di pelayanan asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, hingga asuransi kredit.

Meski begitu, Menkop mewanti-wanti bahwa memasuki industri asuransi bukanlah pekerjaan mudah karena dibutuhkan soft skill tersendiri. Selain besarnya modal, harus juga memiliki skill, manajeman, dan knowledge.

“Bisa juga dilakukan dengan mengajak perusahaan asuransi lain dari luar negeri yang sudah kuat sebagai expertises dalam wadah Koperasi Multi Pihak,” kata Menkop.

Dengan besarnya potensi jumlah anggota yang mencapai 4 juta orang dengan total aset sebesar Rp50 triliunan, Menkop meyakini Inkopdit bisa memasuki ranah industri asuransi nasional. “Yang perlu diingat, bisnis asuransi adalah bisnis kepercayaan,” kata Menkop.

Menkop juga mendukung Inkopdit bila berkeinginan menjadi penyalur KUR, tapi harus dengan sasaran yang jelas. “Bisa juga dijalankan dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan di daerah. Koperasi kredit bisa memberikan pinjaman kredit ke masyarakat miskin dengan memakai skema KUR. Misalnya, pinjaman selama 20 tahun dengan bunga 1%,” kata Menkop.

Usai pertemuan, Sekretaris Inkopdit Yohanes de Deo Wiyastoko menjelaskan bahwa selama ini pelayanan asuransi untuk anggota Inkopdit dilakukan PT Pialang Asuransi Nasional Indonesia (Pandai) dimana Inkopdit memiliki saham disana.

“Namun, di kemudian hari timbul banyak masalah karena ada aturan yakni Peraturan OJK, yang membatasi hal tersebut,” terang Deo Wiyastoko.

Berdasarkan itu, lanjut Deo Wiyastoko, Inkopdit berencana untuk mendirikan koperasi asuransi (spin off) yang nantinya akan melayani seluruh anggota Inkopdit. “Kita akan bikin koperasi asuransi yang di tahap awal akan bergerak di sektor asuransi jiwa dan kredit. Kita juga sudah bertemu dengan OJK terkait hal itu,” kata Deo Wiyastoko.

Selain itu, Inkopdit juga berkeinginan untuk menjadi penyalur KUR. “Baru ada satu anggota kami yang menjadi penyalur KUR. Kami berkeinginan untuk juga dilibatkan sebagai penyalur KUR di daerah kami masing-masing,” ujar Deo Wiyastoko. ***

Dua Rumah Warga dan Jembatan  Terdampak Longsor dan Angin Kencang di Pamijahan Bogor, 9 Orang Mengungsi

0

Bogordaily.net – Dua rumah dan jembatan milik warga ambruk terdampak tanah longsor dan angin kencang, yang menerjang Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Selasa 10 Desember 2024.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan bahwa, peristiwa tersebut disebabkan akibat hujan deras cukup tinggi disertai angin kencang yang mengguyur sejak sore hari di Kecamatan Pamijahan.

“Kondisi tanah yang labil membuat jembatan alternatif warga ambruk, dan longsor panjang 10 meter dan tinggi 8 meter,” kata Jalaludin, Selasa 10 Desember 2024.

Ia menyatakan, 1 unit rumah warga Pamijahan yang terdampak longsor mengalami kerusakan pada bagian dapur dan kamar mandi. Sedangkan satu ruma lainya mengalami rusak sedang.

“Dampak angin kencang dan kondisi material bangunan yang sudah rapuh sehingga rumah mengalami kerusakan pada bagian atap ambruk,” jelasnya.

Adapun sebanyak 9 warga mengungsi akibat peristiwa tersebut yakni atas nama Saepudin 1 KK 6 jiwa, dan juga Dudih Supriyatna 1 KK 3 jiwa mengungsi kerumah keluarga di alamat yang sama.

Sementara itu kata Jalal, untuk saat ini matrial jembatan yang ambruk sedang dirapikan kembali oleh warga setempat dengan kerja bakti. Sedangkan untuk bagian rumah yang mengalami kerusakan belum diperbaiki.***

Albin Pandita

Diguyur Hujan Deras, Persija Jakarta Imbang 1-1 Atas Borneo FC di Stadion Pakansari Bogor

0

Bogordaily.net – Persija Jakarta imbang 1-1 atas Borneo FC dalam lanjutan pertandingan pekan ke-14 BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa 10 Desember 2024.

Dalam pertandingan yang dihadiri ribuan Jakmania itu, tim tuan rumah Persija Jakarta harus puas berbagi angka dengan Borneo Fc dan membuat persaingan papan atas BRI Liga 1 semakin ketat.

Pada babak pertama, kedua tim langsung tampil saling serang, tim tamu Borneo FC sempat beberapa kali melancarkan tendangan kearah gawang Persija Jakarta. Namun berhasil digagalkan oleh Rizky Ridho cs.

Pertandingan sempat diguyur hujan deras pada menit 10”, sehingga membuat kedua tim bermain harus ekstra hati hati karena kondisi lapangan yang licin.

Kemudian pada menit ke 27”, tim tuan rumah Persija dengan bomber utamanya Marko Simic sempat melakukan tembakan yang mengancam gawang tim tamu. Namun berhasil digagalkan oleh kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata.

Pada menit ke 37”, pemain Persija Jakarta nomor 17 Ondrej Kudela mendapatkan kartu merah usai melanggar pemain Borneo FC di luar kotak penalti, dan membuat tim tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain. Skor kacamata berakhir hingga babak pertama.

Pertandingan dilanjutkan pada babak kedua, tim tuan rumah Persija Jakarta langsung melancarkan serangan ke pertahanan Borneo Fc. Namun masih bisa digagalkan oleh pertahanan dari tim tamu Borneo Fc.

Pada menit ke 74” Persija Jakarta sempat mencetak gol lewat kaki Rio Matsumura, namun setelah di cek Var, gol tersebut dianulir oleh wasit, karena dinilai telah offside.

Akhirnya gol yang ditunggu tunggu Persija tercipta pada menit ke 85”, pemain nomor 70 Gustavo Almeida berhasil menceploskan bola kedalam gawang Borneo Fc berkat kesalahan yang dilakukan oleh kiper Nadeo Argawinata. 1-0 Persija Jakarta unggul.

Tak mau tinggal diam, tim tamu yang tertinggal langsung menggempur pertahanan tim tuan rumah Persija Jakarta hingga akhir laga.

Hasilnya, pada menit tambahan 90+5” tim tamu Borneo Fc berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan pemain nomor 68 Habibe A Jusuf yang tak mampu dibendung oleh kiper Andritany. Skor 1-1 untuk Borneo Fc.

Hingga pluit akhir dibunyikan tidak ada gol kembali yang tercipta, dan hasil imbang Persija Jakarta atas Borneo Fc 1-1 menutup laga yang cukup sengit tersebut di Stadion Pakansari Bogor. ***

Albin Pandita

DPRD Kota Bogor Anggarkan Rp10 Miliar Untuk Kelanjutan BisKita Transpakuan

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menganggarkan Rp10 miliar APBD Kota Bogor tahun 2025, untuk kelanjutan operasional transportasi massal Biskita Transpakuan.

Anggaran tersebut dikeluarkan lantaran BisKita Transpakuan tidak lagi disubsidi oleh Pemerintah Pusat tahun depan.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, mengatakan operasional Biskita Transpakuan akan berlanjut dengan mekanisme yang sama dengan yang selama ini berjalan, yaitu pembelian layanan atau buy the service (BTS).

“Kami baru bisa menganggarkan untuk buy the service itu sekitar Rp10 miliar untuk tahun 2025,” kata Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman.

Ia menjelaskan, anggaran yang diberikan untuk kelanjutan operasional Biskita Transpakuan ini, masih belum sebesar yang dibutuhkan.

Secara teknis, kata Adityawarman, kelanjutan operasional Biskita Transpakuan ada di Dishub Kota Bogor, yang akan menyesuaikan terhadap anggaran yang dihasilkan.

Ia menyebut bahwa sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyampaikan kebutuhan anggaran untuk operasional transportasi massal tersebut sebesar sekitar Rp50 miliar.

“Karena memang beberapa kebutuhan kita kan RTLH, dan antisipasi bencana di Kota Bogor dan lain-lain. Sehingga dari anggaran yang bisa kita posting untuk buy the service sekitar Rp10 miliar,” jelasnya.

Di samping itu, ia berharap pelaksanaan Biskita Transpakuan dikaji dengan seksama. Sebab anggaran operasional untuk melanjutkan BTS cukup besar bagi Kota Bogor.

“Berharapnya nanti ada juga kebijakan provinsi ataupun pusat terhadap kontribusi kegiatan BTS itu. Karena memang kalau dibebankan semua di kota Bogor ini cukup besar biayanya,” tutup Adityawarman. ***

Muhammad Irfan Ramadan