Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 1124

Redbox Frozen Food Hadirkan Promo Akhir Tahun: Beli 2 Sosis Bakar, Gratis 1 Margarin

0

Bogordaily.net  – Redbox Frozen Food memberikan promo akhir tahun dengan membeli dua produk Champ Okey Sosis Bakar akan langsung mendapatkan satu margarin 200 gram secara gratis.

“Kami ingin menutup tahun dengan memberikan hadiah spesial kepada pelanggan. Dengan promo ini, pelanggan bisa lebih hemat sekaligus menikmati kelezatan produk Champ Okey,” ujar Karyawan Redbox Frozen Food, Lia pada Selasa 10 Desember 2024.

Lia mengatakan, bahwa promo ini berlaku sampai akhir Desember 2024!selama stok masih ada di Redbox Frozen Food.

“Jadi, bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan promo ini, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan nikmati keuntungan belanja hemat di akhir tahun,” katanya.

Tentang Redbox Frozen Food

Redbox Frozen Food merupakan salah satu toko di Bogor yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman. Khususnya frozen food dari berbagai merek.

Redbox Frozen Food berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi yang ingin memesan secara online Redbox Frozen Food menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram Redbox Frozen Food di @redboxfrozenfood.

Jangan ragu, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan makanan atau minuman sesuai kebutuhkan kamu. Tentunya dengan kualitas dan harga terjangkau.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini dan lengkapi momen akhir tahun Anda dengan produk-produk berkualitas dari Redbox Frozen Food!(Ibnu Galansa)

Di BRI AI Tidak Menggantikan Peran Manusia, Namun Digunakan Untuk Tingkatkan Produktivitas

0

Bogordaily.net  – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat yang mendukung produktivitas tanpa menggantikan peran manusia.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital perseroan guna memberikan layanan terbaik bagi nasabah sekaligus memberdayakan pekerja.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M Nugraha mengungkapkan bahwa keberadaan AI tidak akan menggantikan peran manusia.

“Peran kita akan tetap ada dan justru kita mendapatkan boost dari produktivitas berkat pemanfaatan AI,” ujar Arga.

“Penggunaan AI tidak hanya akan meningkatkan produktivitas pekerja namun juga memberikan peningkatan pada proses bisnis yang selama ini dilakukan secara manual,” imbuh Arga.

Arga juga menjelaskan terdapat dua faktor kunci dalam implementasi AI pada sebuah perusahaan.

“Ada dua faktor utama yang mempengaruhi seberapa besar dampak AI terhadap bidang pekerjaan kita. Yang pertama adalah seberapa kompleks pekerjaan tersebut dan yang kedua adalah bagaimana kapabilitas individunya, seberapa dalam dan luas pengalaman individu tersebut,” imbuh Arga.

BRI sendiri telah memanfaatkan teknologi AI dalam berbagai bidang, salah satunya digunakan untuk credit scoring nasabah.

Credit scoring merupakan metode penilaian yang digunakan oleh bank untuk menentukan kelayakan kredit bagi nasabah. Dengan mengadopsi teknologi AI, akan memberikan keuntungan bagi BRI dalam menganalisis profil nasabah.

BRI juga terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional, layanan, dan manajemen risiko.

Salah satu fokus utama adalah sistem anti fraud dan analisis risiko, yang memungkinkan identifikasi pola melalui big data dari berbagai sumber, termasuk data yang tidak terstruktur.

Sistem ini digunakan untuk mendeteksi penipuan, mengevaluasi risiko, dan mendukung produk-produk BRI.

Selain itu, AI juga diintegrasikan ke dalam layanan pintar di semua lini, mulai dari back office hingga front office, tujuannya tak lain untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan hasil operasional secara menyeluruh.

Meskipun demikian, Arga tetap menekankan perlunya prinsip kehati-hatian dan governance dalam menggunakan AI agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan.

“AI memberikan benefit tapi jangan gelap mata dalam pemanfaatan AI. Kita menggunakan AI tetap harus melihat value yang dihasilkan,” pungkas Arga.***

Ramalan Cuaca Bogor dari BMKG Selasa 10 Desember 2024, Cek!

0

Bogordaily.net  – Ramalan cuaca menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor hujan dari pagi sampai malam hari Selasa 10 Desember 2024.

Pukul 07.00 WIB, cuaca berawan tebal. Memiliki suhu 24⁰ Celcius, kelembaban 91 persen, dengan kekuatan angin 7 km/jam dari Tenggara.

Pukul 10.00 WIB, cuaca hujan ringan. Memiliki suhu 27⁰ Celcius, kelembaban 82 persen, dengan kekuatan angin 0 km/jam.

Pukul 12.00 WIB, cuaca hujan ringan. Memiliki suhu 29⁰ Celcius, kelembaban 78 persen, dengan kekuatan angin 15 km/jam barat.

Pukul 14.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 29⁰ Celcius, kelembaban mencapai 76 persen, serta kekuatan angin 15 km/jam barat.

Pukul 15.00 WIB cuaca hujan petir dengan suhu 28° Celcius. Kelembaban mencapai 82 persen, dengan kekuatan angin 5 km/jam barat daya.

Pukul 19.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 26° Celcius, kelembaban 89 persen. Serta memiliki kekuatan angin yang mencapai 4 km/jam barat daya.

Pukul 22.00 WIB, cuaca masih hujan ringan dengan suhu 24° Celcius, 90 persen. Dengan kekuatan angin 9 km/jam dari selatan.

Pukul 23.00 WIB, cuaca hujan ringan dengan suhu 25° Celcius, 88 persen. Dengan kekuatan angin 9 km/jam dari selatan.

Bagi kamu yang hendak beraktivitas, agar selalu membawa jas hujan.

Kemudian jaket tebal serta minum vitamin setiap hari saat beraktivitas. Untuk menjaga imunitas tubuh.

Perlu diketahui informasi soal cuaca setiap harinya disampaikan oleh BMKG.

Tak hanya Bogor, seluruh daerah di Indonesia juga memiliki perkiraan cuacanya masing-masing yang perlu dicek secara rutin.

BMKG, merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjutnya, kamu bisa cek akun sosial media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Instagram maupun Twitter.

Demikian ramalan cuaca menurut BMKG Selasa 10 Desember 2024 di Kota Bogor.***

ORMAWA IUQI Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan Bantu Korban Bencana Sukabumi

0

Bogordaily.net – Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) IUQI Bogor melaksanakan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat Sukabumi yang terkena bencana alam melalui kegiatan galang dana yang dilaksanakan pada hari Senin, 09 Desember 2024.

Aksi solidaritas ini melibatkan seluruh komponen ORMAWA IUQI, mencakup Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM IUQI), Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM), 9 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMMPRO), dan 9 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Titik penggalangan dana tersebar di tiga lokasi strategis:
– Kampus IUQI Bogor
– Sepanjang jalan menuju pertigaan Karacak
– Pertigaan Terminal Leuwiliang

Dari aksi kemanusiaan ini, berhasil terkumpul donasi senilai Rp2.833.500 dalam bentuk uang tunai dan pakaian layak pakai. Dana dan barang donasi ini akan disalurkan langsung ke daerah terdampak bencana alam Sukabumi pada hari Rabu, 11 Desember 2024.

BEM IUQI di bawah kepemimpinan Ryan Nasruddin selaku inisiator dan galantor kegiatan mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas ORMAWA IUQI atas sinergi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan. Semoga donasi yang terkumpul dapat memberikan manfaat dan meringankan beban saudara-saudari kita yang terkena musibah. ***

Menkop Paparkan 7 Tantangan Penguatan Produksi Susu Sapi Lewat Koperasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi memaparkan 7 tantangan dalam penguatan produksi susu sapi melalui koperasi di Indonesia. Pertama, produktivitas sapi perah rendah, dimana kualitas genetik sapi perah masih tergolong rendah dibandingkan negara penghasil susu lainnya.

“Itu juga disebabkan terkait ketersediaan pakan yang berkualitas dan bergizi yang masih menjadi kendala. Ditambah lagi sering terjadi penyakit pada sapi perah yang menurunkan produktivitas,” ucap Menkop, dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Jakarta, Senin (9/12).

Dalam Raker yang salah satunya membahas ketahanan industri susu lokal, Menkop menyorot tantangan kedua terkait keterbatasan infrastruktur seperti kandang, peralatan, dan transportasi. “Masih banyak peternak yang masih menggunakan kandang tradisional yang kurang memadai. Juga, ketersediaan peralatan pemerahan dan pendinginan susu yang moderen masih terbatas,” ucap Menkop.

Ketiga, akses terhadap pembiayaan, dimana banyak peternak kesulitan mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah. “Akses terhadap lembaga keuangan formal masih terbatas,” kata Menkop.

Penerapan dan pengetahuan teknologi para peternak disebut Menkop Budi Arie sebagai tantangan keempat. “Penerapan teknologi moderen dalam peternakan sapi perah masih rendah, hingga peternak seringkali kurang memiliki pengetahuan tentang teknologi peternakan moderen,” ucap Menkop.

Tantangan kelima adalah fluktuasi harga susu dan ongkos produksi. “Harga susu di tingkat peternak seringkali tidak stabil dan cenderung rendah. Bahkan, kenaikan harga pakan dan obat-obatan dapat menekan keuntungan peternak,” ucap Menkop.

Keenam, terkait persaingan produk impor terutama menyangkut kualitas produk susu impor yang sering dianggap memiliki kualitas lebih baik. “Lalu, harga susu impor seringkali lebih kompetitif,” kata Menkop.

Tantangan ketujuh, Menkop Budi Arie menyorot perubahan iklim yang dapat mempengaruhi ketersediaan pakan alami. “Bahkan, perubahan iklim dapat memicu munculnya penyakit baru pada ternak,” ucap Menkop.

Oleh karena itu, Kementerian Koperasi (Kemenkop) bakal menerapkan beberapa langkah dan strategi dalam peningkatan penyerapan produksi susu. “Kita terus tingkatkan kualitas dan standarisasi produk susu lokal,” kata Menkop.

Promosi dan edukasi masyarakat juga akan dikembangkan, terutama dalam kampanye konsumsi susu, edukasi gizi, dan promosi produk lokal. “Kita harus kuatkan kemitraan antara peternak dan industri, hingga kemitraan dengan pemerintah,” jelas Menkop.

Lebih dari itu, Menkop menyebut perlunya peningkatan daya saing produk lokal, yang di dalamnya mencakup pengembangan branding dan peningkatan efisiensi produksi. “Yang tak kalah penting adalah diversifikasi produk dan inovasi produk dalam pengembangan produk olahan susu,” kata Menkop.

Yang juga harus dilakukan, kata Menkop, adalah peningkatan akses distribusi, yakni pengembangan infrastruktur, modernisasi pasar, dan e-commerce. “Itu semua membutuhkan dukungan kebijakan pemerintah, diantaranya preferensi penggunaan produk lokal, pengembangan UMKM pengolah susu, hingga perlindungan hukum pelaku susu,” kata Menkop Budi Arie.

Susu Impor

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPD asal Jakarta Fahira Idris mengatakan bahwa ketahanan susu lokal ini merupakan isu yang sangat strategis, maka bea masuk susu impor 0% yang berasal dari perjanjian perdagangan bebas, telah banyak menimbulkan kekhawatiran.

Beberapa langkah yang harus dilakukan untuk memperkuat susu lokal, menurut Fahira, adalah penguatan peran koperasi dimana perlu pendampingan intensif kepada koperasi terutama dalam hal manajemen, produksi, dan pemasaran, agar mereka lebih kompetitif.

Langkah lainnya, Fahira menyebut juga harus mendorong kemitraan strategis antara koperasi dan Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk memastikan penyerapan produksi susu lokal. “Harus ada juga insentif dan perlindungan pasar lokal. Pertimbangkan juga pemberian insentif fiskal pada koperasi susu lokal untuk mendukung daya saing mereka,” kata Fahira.

Berikutnya adalah kembangkan mekanisme perlindungan harga seperti subsidi harga minuman bagi susu lokal. “Perlu juga adanya akses koperasi kepada teknologi moderen agar dapat meningkatkan kualitas produknya,” ucap Fahira.

Bahkan, Fahira menganggap perlunya membangun pusat pelatihan yang fokus kepada teknologi dan manajemen distribusi untuk koperasi. “Regulasi impor juga harus adil yang lebih berpihak pada peternak lokal,” ungkap Fahira.

Sementara Cashyta A Kathmandu mengungkapkan bahwa wilayahnya (Boyolali) merupakan yang paling terdampak dari adanya kisruh susu lokal dimana ada sekitar 5 ton susu yang terbuang.

Cashyta mempertanyakan rencana Kemenkop yang akan mendorong koperasi dari teknologi pengolahan susu segar ke susu bubuk.

Oleh karena itu, Komite IV DPD RI dan Kementerian Koperasi bersepakat untuk bersama-sama untuk mengkaji berbagai kebijakan dan regulasi terkait impor yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Hasil kesimpulan Raker lainnya, Komite IV DPD RI mendorong Kementerian Koperasi agar melakukan perbaikan regulasi dan kebijakan melalui evaluasi perjanjian perdagangan bebas yang merugikan koperasi susu lokal dan penerapan kebijakan tarif proteksi untuk produk susu impor. Juga, mendorong implementasi kebijakan preferensi bagi susu lokal dalam program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). ***

Dukung Ekosistem Digital UMKM, BRI Hadirkan Program QRIS UMI dengan MDR 0%

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berperan aktif dalam mendukung ekosistem digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Program QRIS UMI dengan MDR 0% yang sudah diterapkan per-1 Desember 2024 untuk transaksi di bawah Rp500.000, kini diperluas pula untuk merchant baru dari berbagai kategori usaha.

Seperti UMI (Usaha Mikro Indonesia), UKE (Usaha Kecil dan Ekonomi), UME (Usaha Menengah dan Ekonomi), dan UBE (Usaha Besar dan Ekonomi) dengan syarat registrasi BRI Merchant baik QRIS Statis maupun Dinamis.

Program QRIS UMI merupakan salah satu inisiatif Pemerintah yang tidak hanya mendukung transaksi digital, tetapi juga diharapkan mampu mendorong peningkatan registrasi BRI Merchant.

Dampak positif dari program MDR ini terlihat dari pertumbuhan signifikan pengguna BRI Merchant dalam empat bulan terakhir, dengan penambahan lebih dari 150 ribu pengguna. Hingga saat ini, total pengguna BRI Merchant telah mencapai 270 ribu.

Aplikasi BRI Merchant mempermudah pendaftaran dan pengelolaan transaksi, dengan fitur seperti laporan settlement dan QRIS Dinamis.

Untuk bergabung, merchant hanya perlu melengkapi dokumen seperti KTP, rekening BRI, dan foto usaha melalui aplikasi BRI Merchant.

Terkait dengan hal tersebut Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto mengatakan bahwa program ini adalah salah satu wujud nyata dukungan BRI terhadap perkembangan pelaku UMKM di Indonesia.

“Dengan kemudahan dan manfaat yang ditawarkan, kami berharap para merchant dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus mendukung inklusi keuangan di era digital ini,” ujarnya.

Program ini juga sejalan dengan visi BRI dalam mendukung target pemerintah untuk meningkatkan adopsi QRIS di kalangan UMKM sebagai bagian dari peta jalan cashless society.

“Dengan semakin mudahnya akses terhadap pembayaran digital, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko penyimpanan uang tunai, dan meningkatkan daya saing,” imbuh Andrijanto.

Cara Daftar Jadi BRI Merchant

Sekarang, Anda mungkin sudah tidak sabar ingin bergabung menjadi BRI Merchant setelah mengetahui program MDR QRIS 0%. Berikut adalah tutorial cara daftar jadi BRI Merchant yang bisa Anda ikuti:

Untuk Merchant yang Sudah Pernah Terdaftar:

1.    Download dan buka aplikasi BRI Merchant

2.    Klik tombol registrasi

3.    Buat Akun BRI Merchant

4.    Masukkan nomor handphone dan NIK yang terdaftar sebagai Merchant EDC/QRIS BRI

5.    Masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor handphone

6.    Pastikan data store EDC/QRIS Anda telah sesuai

7.    Buat password BRI Merchant

8.    Login ke dalam aplikasi BRI Merchant

Untuk Merchant Baru:

1.    Download dan buka aplikasi BRI Merchant

2.    Klik tombol registrasi

3.    Daftarkan Diri  Jadi Merchant BRI

4.    Pastikan kelengkapan dokumen untuk registrasi merchant BRI (rekening BRI, KTP dan foto usaha)

5.    Klik persetujuan syarat dan ketentuan

6.    Upload dokumen foto KTP

7.    Masukkan detail data pemilik usaha

8.    Masukkan detail data usaha

9.    Lakukan verifikasi wajah

10.  Buat password BRI Merchant

11.  Login ke dalam aplikasi BRI Merchant

Manfaatkan program MDR 0% untuk meningkatkan keuntungan usaha Anda. Info lebih lanjut di bbri.id/mdrqris. ***

Ratusan Mahasiswa Geruduk Pemkab Bogor, Minta Pj Bupati Tindak Tegas Pelaku Korupsi

0

Bogordaily.net – Di momen Hari Antikorupsi Sedunia, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam empat pilar aliansi mahasiswa di Kabupaten Bogor melakukan aksi di depan komplek Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor pada Senin 9 Desember 2024.

Adapun aliansi empat pilar mahasiswa tersebut adalah Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) , Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMI), Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM)

Dalam aksi tersebut, Ketua Pimpinan Cabang (PC) PMII Kabupaten Bogor, Moh Aam Badrul Hikam mengatakan bahwa, aksi mahasiswa tersebut sebagai bentuk untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia.

“Sehingga kita empat pilar yang melakukan kajian sudah lumayan lama melakukan aksi ini sebagai bentuk nyata bahwa kita masih peduli,” kata Aam kepada wartawan, Senin 9 Desember 2024.

Kemudian, pihaknya juga menuntut kepada Penjabat (PJ) Bupati Bogor di masa akhir jabatannya dalam memimpin Kabupaten Bogor untuk menindak tegas dan menghapus budaya korupsi yang terjadi.

“Siapapun itu baik itu pj bupati DPRD dan sebagainya, bagaimana caranya mereka semua menghilangkan praktek praktek budaya korupsi di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Lebih lanjut, aksi yang dilakukan oleh empat pilar mahasiswa tersebut sekaligus untuk memperingati kepemimpinan akan menjabat di Kabupaten Bogor terhadap korupsi.

“Bahwa kita mahasiswa empat pilar yaitu ada PMII HMI trus IMM sama semi itu masih menjadi garda terdepan dalam mengawal pemerintahan kabupaten Bogor ke depannya,” ujar Aam.

Selain itu ia berharap, kepada kepala daerah yang nanti akan menjabat agar bisa tegas untuk membersihkan seluruh praktik korupsi di Kabupaten Bogor.

“Bila perlu bapak Rudy Susmanto Harus berani untuk mencopot siapa saja yang secara hukum benar-benar melakukan tindak pidana korupsi,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Aqua Donasi Sembako untuk Panti Rehabilitasi Silih Asih Megamendung

0

Bogordaily.net — PT Tirta Investama (AQUA) kembali merealisasikan komitmen program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat. Kali ini AQUA mendonasikan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Yayasan Panti Rehabilitasi Silih Asih, Kampung Sirnagalih, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (9/12/2024).

Wawan Setiawan, CSR Koordinator PT Tirta Investama (AQUA) Plant Ciherang, mengungkapkan, bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian AQUA-Danone terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Semoga donasi ini memberikan manfaat besar bagi para pasien di sini agar selalu sehat,” ujar Wawan, seraya memberikan apresiasi kepada Nani Rohaeni selaku Ketua Yayasan Silih Asih, atas dedikasinya mengelola panti rehabilitasi.

Nani Rohaeni pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan AQUA ini. “Alhamdulillah, donasi dari AQUA sangat membantu kami. Semoga AQUA terus berjaya dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi Yayasan Silih Asih, tetapi juga menjadi langkah inspiratif AQUA dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

AQUA berharap inisiatif serupa dapat terus berlanjut, membawa manfaat luas bagi masyarakat, dan menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat menjadi penggerak perubahan nyata.
(Acep Mulyana)

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan, Simak Jadwalnya!

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan yang bertema’ Hak Setara Untuk Semua’.

Podcast kesehatan ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast ini pada Kamis 12 Desember 2024. Mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Yeti Hariyati, Sp.PD (pembicara) dr. Sindy Devi Prastiwi (moderator).

Seperti yang diketahui, Hak setara untuk semua adalah prinsip keadilan yang mengharuskan setiap individu atau kelompok memiliki hak yang sama, tanpa diskriminasi, berdasarkan faktor-faktor seperti ras, jenis kelamin, agama, status sosial, atau kebangsaan.

Prinsip ini menegaskan bahwa semua orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup, bekerja, dan berkembang di masyarakat, serta menikmati hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum.

Hak setara merupakan salah satu pilar utama dalam hak asasi manusia dan diakui dalam berbagai konvensi internasional,

Hak setara adalah prinsip yang mengacu pada perlakuan yang sama terhadap semua orang tanpa diskriminasi.

Artinya, setiap individu memiliki hak yang sama dalam berbagai aspek kehidupan, seperti hak atas pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan perlindungan hukum, tanpa memandang perbedaan ras, jenis kelamin, agama, etnis, atau status sosial. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pemkot Bogor dan BPOM Tingkatkan Keamanan dan Kemandirian Pangan

0

Bogordaily.net – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan keamanan pangan dan kemandirian pangan melalui pelaksanaan Program Prioritas Nasional.

Program tersebut mencakup Desa/Kelurahan Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah yang dimulai sejak awal tahun 2024.

Tahap monitoring dan evaluasi program ini dilaksanakan pada Senin 9 Desember 2024 di Hotel Royal Pajajaran, dengan menghadirkan berbagai stakeholder terkait, perangkat daerah, serta perwakilan sekolah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan keberhasilan program ini.

“Keamanan dan kemandirian pangan harus menjadi kesadaran bersama seluruh stakeholder. Ini adalah upaya penting untuk jangka panjang, meskipun sering kali terabaikan. Kami pastikan hal ini diperkuat melalui sosialisasi, edukasi, dan pengawasan yang masif,” ujar Hery.

Hery juga berharap Kota Bogor dapat mencanangkan status bebas formalin di awal tahun 2025, yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2026.

“Semoga program ini mampu memperkuat kelurahan pangan aman di seluruh Kota Bogor,” imbuhnya.

Ketua BPOM Bogor, Jeffeta Pradeko, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan, menganalisis hasil program, dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.

Ia menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan desa/kelurahan yang mandiri dalam mengelola pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Pilot project kelurahan pangan aman di Kota Bogor dilaksanakan di Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Semua unsur dilibatkan untuk memastikan keamanan makanan mulai dari produsen hingga distributor. Kami juga melatih kader masyarakat untuk mengenali dan menguji makanan yang aman menggunakan test kit,” ungkap Jeffeta.

Selain itu, program ini juga menyasar jajanan anak usia sekolah. BPOM memberikan pelatihan kepada anak-anak, guru, orang tua, dan pengelola kantin untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman.

Intervensi juga dilakukan di pasar tradisional, di mana pedagang dan pengelola pasar dilatih untuk mengenali bahan pangan yang aman melalui pengujian sederhana.

BPOM telah melakukan uji sampel tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memastikan keamanan pangan di pasar. Hasilnya disampaikan, dan uji sampel lanjutan dilakukan secara acak untuk memantau keberlanjutan.

“Dampak langsung yang dirasakan masyarakat adalah jaminan pangan yang aman dari bahan berbahaya. Selain itu, ada peningkatan ekonomi karena produk yang aman dapat terus diproduksi dan dijual secara berkelanjutan. Dari sisi kesehatan, potensi gangguan kesehatan akibat pangan berbahaya dapat ditekan, sehingga anggaran kesehatan bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” tutupnya.***

Ibnu Galansa