Home Blog Page 1124

Jadwal Layanan Poliklinik dan Dokter di RSUD Cibinong Selama Ramadan

Bogordaily.net – Berikut jadwal layanan poliklinik termasuk dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor selama Ramadan tepatnya di bulan Maret 2025.

Dalam poliklinik rawat jalan ini terdapat jadwal praktek dokter dengan berbagai layanan klinik diantaranya, klinik penyakit dalam, klinik saraf, klinik jantung, klinik kebidanan dan kandung serta klinik bedah syaraf.

Dengan jadwal layanan termasuk jadwal dokter di poliklinik RSUD Cibinong yang masih beroperasi mulai hari Senin hingga Jumat.

Adapun pendaftaran pelayanan poliklinik dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Kemudian untuk hari Jumat pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Pelayanan poliklinik berlaku bagi para pasien pengguna BPJS dengan mendaftar dan melampirkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama/FKTP (asli dan fotocopy), serta melampirkan fotocopy KTP.

Selain itu, khusus untuk pasien klinik mata, bagi yang akan melakukan pemeriksaan pergerakan mata visus dan tes buta warna wajib melampirkan pas photo 4×6 berwarna.

RSUD Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Maret 2024.

Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisia Anandaputri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Cibinong terus berupaya maksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program  “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Cibinong juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Ini adalah salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.***

Albin Pandita

Santri PMUQI Raih Juara di Ajang National Students Competition

0

Bogordaily.net – Santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang National Students Competition yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), santri PMUQI berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi.

Kompetisi yang digelar pada 8-9 Maret 2025 ini mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Students Debate Competition dan Storytelling Competition. PMUQI mengirimkan tiga tim debat dan enam peserta storytelling, yang semuanya menunjukkan performa luar biasa di hadapan dewan juri.

Berkat kerja keras dan latihan yang disiplin, santri PMUQI berhasil meraih juara dalam beberapa kategori:

– Keenan Syafiq Zarkasih (Kelas 4 Sains) – Juara 1
– Nasywa Maulida (Kelas 5 IPA 1) – Juara 2
– Aisyah Huwaidah (Kelas 4 Sains) – The Best Attribute

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan pembimbing bagian bahasa dan Direktur Pengasuhan PMUQI, serta dukungan penuh dari pesantren. Kompetisi ini juga dinilai oleh juri-juri profesional, seperti:

Muhammad Batara – Chief Adjudicator (Dewan Hakim Debat)
Patricia Samantha – Professional Storyteller & Creative Writer

Para peserta mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kompetisi ini. Selain meningkatkan keterampilan berbicara dan berpikir kritis, mereka juga mendapat kesempatan membangun relasi dengan peserta dari berbagai sekolah.

“Kami belajar banyak dari kompetisi ini, mulai dari berdebat dengan peserta dari sekolah lain, menjalin relasi yang baik, hingga berdiskusi dengan dewan juri yang hebat dan inspiratif,” ujar Amar Mujadit, salah satu peserta lomba debat. ***

Tinjau Pabrik Kemas Ulang Minyakita di Sukaraja, Kapolres dan Bupati Bogor Minta Pelaku Ditindak Tegas

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin 10 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolres dan Bupati Bogor melihat langsung proses kemas ulang Minyakita di hadapan para wartawan. Dimana, pelaku TRM memperagakan proses produksi menggunakan mesin yang ada di dalam pabrik tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa, pihaknya tak tinggal diam, dan meminta masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan informasi terkait kecurangan terhadap produk Minyakita.

“Ini adalah langkah awal kami sehingga saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor apabila ada informasi sekecil apapun kabarin ke kami apalagi terkait dengan sembako maupun bahan pokok penting, masyarakat membutuhkan,” kata AKBP Rio.

“Masyarakat lagi kekurangan, kita harus membantu masyarakat, jangan kita menyusahkan masyarakat,” tambahnya.

Kemudian, pihaknya akan senantiasa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memberantas pelaku yang melakukan kecurangan terhadap masyarakat kecil.

“Tidak ada lagi orang seperti ini di negara ini yang mengambil keuntungan dari masyarakat yang susah,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi terhadap jajaran Polres Bogor yang telah membongkar pabrik kemas uang Minyakita.

“Tentu langkah yang diambil oleh Polres Bogor kamu sangat mengapresiasi terimakasih banyak Polres Bogor kepada pemerintah Kabupaten Bogor kita sama sama berjuang membangun Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, kegiatan tersebut dapat memberikan kerugian dan juga berdampak besar terhadap kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

“Hal ini terutama di bulan suci ramadhan tentu sangat berdampak berpengaruh terhadap kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, baik rumah tangga apalagi pengusaha,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Minyakita Banyak Dicurangi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Minta Disperdagin Perketat Pengawasan 

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor untuk lebih ketat dalam mengawasi pengusaha minyak curah di wilayah Bumi Tegar Beriman.

Pernyataan ini disampaikan Sastra Winara saat menghadiri pengungkapan kasus kecurangan pengusaha minyak curah yang terbukti mengurangi volume minyak yang dijual kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sastra Winara mengapresiasi langkah cepat jajaran Polres Bogor dalam mengungkap pelanggaran tersebut.

Kemudian, Ia menyoroti bahwa tindakan curang ini sangat merugikan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri, ketika kebutuhan bahan pokok meningkat.

“Ini kejahatan yang terstruktur, di mana ketika kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran, ada oknum-oknum yang mengurangi volume minyak Kita yang seharusnya satu liter menjadi hanya 750 mililiter. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Bogor yang berhasil mengungkap kasus ini,” kata Sastra kepada wartawan, pada Senin, 10 Maret 2025.

Ia menegaskan bahwa, Disperdagin Kabupaten Bogor harus lebih selektif dalam mengawasi dan mengecek perizinan para pengusaha minyak curah di wilayahnya. Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Disperdagin harus lebih selektif dalam melihat kegiatan dan operasional pabrik-pabrik seperti ini. Biasanya, izin mereka berasal dari Disperdagin, sehingga perlu ada kontrol yang lebih ketat,” jelasnya.

Selain itu, ia meminta Disperdagin untuk rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar menjelang Idulfitri guna memastikan minyak curah yang beredar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Harus terus memantau pasar agar masyarakat tidak mendapatkan minyak curah ilegal atau yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkap Sastra.

Sebelumnya, Polres Bogor berhasil membongkar pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin 10 Maret 2025***

Albin Pandita

Kurangi Takaran dan Jual Tak Sesuai HET, Polisi Bongkar Pabrik Kemas Ulang Minyakita di Sukaraja Bogor

Bogordaily.net – Polres Bogor berhasil membongkar pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin 10 Maret 2025.

Dimana dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan pelaku TRM yang berperan sebagai pengelola pabrik, dan barang bukti ribuan kemasan Minyakita.

Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadila mengatakan bahwa, pelaku TRM dengan sengaja memproduksi minyak curah dengan merk “Minyakita” dengan mengurangi takaran yang seharusnya 1 liter menjadi 817 ML.

“Pelaku dengan sengaja mengurangi takaran yang seharusnya 1 liter 1.000 ml menjadi 817 ml dengan label tidak mencantumkan netto pada kemasan,” kata Kompol Rizka Fadhila kepada wartawan, Senin 10 Maret 2025.

Ia menjelaskan, pelaku diketahui membeli bahan dari supplier minyak sawit curah di wilayah Jakarta, Cikarang, dan Tangerang Banten, dengan sistem pembayaran ditempat.

“Selanjutnya bahan baku dibawa ke lokasi tkp untuk dilakukan repacking dengan peralatan yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Kemudian, pelaku menjual kembali Minyakita tersebut ke beberapa wilayah dengan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp. 15.700 dari harga biasanya Rp. 13.700

“Saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap pelaku yang lain yang berperan sebagai pemilik kegiatan usaha tersebut,” ujar Rizka.

Atas perbuatan tersebut, pelaku kini berhasil diamankan dan terancam hukuman delapan tahun penjara.***

Albin Pandita

Perumda PPJ Kota Bogor Terus Kebut Revitalisasi Pasar Sukasari

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus mengebut proses revitalisasi Pasar Sukasari, agar bisa segera diisi oleh para pedagang.

Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin menjelaskan, percepatan pembangunan Pasar Sukasari tengah dilakukan.

“Kami minta ke investor untuk segera melakukan percepatan pembangunan Pasar Sukasari,” jelas Jenal

Jenal menyebut, akhir Maret ini diharapkan pembangunan sudah selesai, dan pedagang existing bisa masuk pada minggu kedua atau ketiga April.

Meski demikian, Jenal menekankan target utama adalah agar pedagang bisa segera masuk ke pasar yang baru setelah Lebaran.

Jika pembangunan belum selesai pada waktunya, Perumda Pasar Pakuan Jaya akan berkoordinasi lebih lanjut.

“Kita akan bicarakan dengan investor untuk mencari solusi terbaik, dengan tetap mengacu pada perjanjian yang telah disepakati,” ungkapnya.

Percepatan revitalisasi ini, kata Jenal, merupakan atensi dari Wali Kota Bogor, dan pihaknya sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan.

Jenal berharap, Pasar Sukasari yang saat ini progresnya sudah 90 persen, bisa segera diselesaikan dan pedagang juga sudah bisa berjualan.

Revitalisasi ini merupakan atensi dari Pak Wali Kota Bogor, dan Perumda PPJ sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan.

Jenal menerangkan, setelah rampung 100 persen, Pasar Sukasari akan memiliki 520 unit kios dan 140 unit los untuk menampung pedagang.

“Untuk Pasar Sukasari yang saat ini memasuki tahapan akhir pembangunan, diharapkan segera selesai, termasuk persiapan untuk masuknya pedagang,” tutup Jenal. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Eksplorasi Memukau Cafe Serune, Wisata Alpaca dan Sheep, dan Desa Paepira Danau Toba

0

Bogordaily.net – Pada tanggal 30 Juli, aku dan teman-temanku memutuskan untuk mengadakan liburan yang telah kami rencanakan sejak lama. Kami memilih Berastagi sebagai destinasi kami, terkenal dengan keindahan alamnya dan tempat-tempat yang sedang viral. Liburan menjadi ekplorasi yang memukau.

Pagi-pagi sekali, kami berkumpul di rumahku di Medan kota. Dengan penuh semangat, kami memeriksa barang bawaan dan memastikan semuanya sudah siap untuk perjalanan.

Setelah semuanya siap, kami berangkat menggunakan mobil pribadi, membawa serta semangat dan antusiasme yang tinggi. Perjalanan panjang kami diiringi dengan tawa, cerita-cerita lucu, dan deretan lagu seru yang mengiringi perjalanan Kami.

Selama perjalanan, Kami menikmati pemandangan pegunungan dan pepohonan hijau dengan udara yang sejuk dan jalannya yang berkelok-kelok. Jalanan yang berkelok-kelok menambah sensasi perjalanan kami.

Setiap kali mobil Kami berbelok, Kami bisa melihat panorama alam yang menakjubkan dari berbagai sudut pandang. Kami juga sesekali berhenti di pinggir jalan untuk mengambil foto, mengabadikan momen indah ini.

Setibanya di Berastagi, Kami memutuskan untuk mengunjungi tempat yang memang Kami tuju sebelumnya, yaitu Sarune Cafe Berastagi. Kafe ini terkenal dengan pemandangan langsung ke Gunung Sinabung dan suasana yang nyaman dengan kebun lavender yang indah.

Sesampainya di cafe, kamu langsung memesan menu yang ada di cafe tersebut. Setelah memesan menu, kami berpoto di daerah kafe sembari menu di siapkan. Setelah menu siap kami kembali ke tempat duduk buat menikmati makanan yang udah kami pesan.

Sambil menikmati hidangan, kami berbincang-bincang dan bercanda bersama. Cerita-cerita lucu dan pengalaman-pengalaman konyol selama perjalanan membuat suasana semakin seru. Tawa kami menggema di antara pepohonan dan udara sejuk pegunungan, menciptakan kenangan indah yang sulit dilupakan.

Setelah puas menikmati hidangan di Sarune Cafe, kami memutuskan untuk jalan pulang karena waktu sudah menunjukkan waktu sore dan mulai malam. Selama perjalanan pulang, kami menceritakan keseruan kami di Sarune Cafe bahwasannya tempatnya memang bagus buat di kunjungin dan sesuai rekomendasi dari orang-orang yang udah pernah kesana.

Setiba di perjalanan pulang, kami terjebak dalam kemacetan parah yang sangat panjang sehingga kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali. Hal ini terjadi akibat adanya tanah longsor yang menyebabkan jalan putus di daerah Sibolangit, yang merupakan satu-satunya jalan yang kami lalui untuk pulang. Kami sangat khawatir karena tidak ada jalan alternatif dan situasi ini menyebabkan menghambat jalan pulang kami.

Setelah melihat keadaan dan menyadari bahwa hari sudah mulai larut malam, serta kemacetan yang belum juga dapat diatasi, kami memutuskan untuk mencari penginapan

untuk bermalam. Kami memutar balik ke arah Berastagi untuk mencari tempat menginap. Akhirnya, kami tiba di Penginapan Rudang yang berada di Berastagi. Kami pun segera bergegas untuk beristirahat karena sudah merasa sangat lelah.

Pagi pun tiba, dan kami memutuskan untuk mengunjungi objek wisata yang sedang viral di dekat hotel tempat kami menginap. Kami memutuskan untuk berkunjung ke wisata Alpaca dan Sheep yang berada di Grand Hotel Berastagi.

Di pagi itu, kami segera bersiap untuk mengunjungi destinasi berikutnya. Setelah beres-beres dan menyiapkan segala keperluan, kami langsung berangkat menuju lokasi wisata tersebut.

Setibanya di sana, kami merasa sangat gembira dan senang karena bisa bermain dengan domba-domba yang lucu, mirip dengan domba Shaun the Sheep.

Selama berada di sana, kami tak henti-hentinya berfoto-foto dan membagikan kebahagiaan bersama hewan alpaca dan domba di tempat tersebut. Pengalaman ini sangat mengesankan dan membuat kami merasa lebih dekat dengan alam dan hewan-hewan yang menggemaskan.

Setelah kami mengunjungi destinasi wisata domba, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Danau Toba, tepatnya di Desa Paepira yang berada di Kabupaten Karo. Sepanjang perjalanan, mata kami dimanjakan oleh panorama Danau Toba yang memukau dan indah, sehingga membuat kami ingin kembali lagi suatu saat nanti.

Setibanya kami di Desa Paepira, kami disambut oleh penduduk setempat dengan penuh keramahan. Mereka menawarkan kapal untuk kami seberangi dan untuk berfoto-foto nantinya. Tanpa ragu, kami langsung menyewa kapal yang mereka tawarkan.

Selama berada di kapal, kami benar-benar menikmati pemandangan indah Danau Toba secara langsung. Pemandangannya begitu memukau dan memberikan perasaan damai yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Keindahan alam Danau Toba sungguh luar biasa, membuat kami merasa bahagia dan terpukau.

Perjalanan kami di Danau Toba benar-benar meninggalkan kesan mendalam. Setelah menikmati keindahan alam danau toba, kami pun memulai perjalanan pulang dengan hati yang penuh kebahagiaan.

Selama di perjalanan, kami terus menceritakan pengalaman tak terlupakan dari tiga destinasi wisata yang udah kami kunjungi. Setiap cerita yang terungkap mempererat ikatan persahabatan kami, sambil menikmati momen-momen penuh tawa dan kebahagiaan.

Sungguh, perjalanan ini menjadi salah satu cerita petualangan paling seru yang pernah aku alami bersama teman-teman. Kami tidak hanya menjelajahi tempat-tempat indah, tetapi juga menciptakan kenangan yang akan terus kami kenang sepanjang hidup.

Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi untuk perjalanan-perjalanan berikutnya yang tak kalah seru dan mengesankan.

Perjalanan pulang ini menutup lembaran cerita perjalanan kami dengan manis, membawa pulang rasa syukur dan kebahagiaan yang melimpah. Kami sudah tak sabar untuk merencanakan perjalanan berikutnya.***

Taupik Al Pala – J0401231095
Mahasiswa Komunikasi dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Konsumsi Konten

0

Bogordaily.net – Di era digital jaringan ini, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari -hari. Setiap hari, miliaran orang mengunjungi platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter dan YouTube. Aspek penting yang memengaruhi pengalaman pengguna di media sosial adalah algoritma yang digunakan platform ini.

Apa Itu Algoritma Media Sosial?
Algoritma media sosial merujuk pada banyak aturan dan proses matematika yang digunakan dalam platform media sosial, memfilter, menyortir dan menampilkan konten kepada pengguna. Tujuan utama dari algoritma ini adalah untuk memungkinkan pengguna melihat konten yang paling relevan dan menarik bagi Anda karena perilaku, preferensi, dan interaksi sebelumnya. Pada kenyataannya, algoritma ini bertindak sebagai sutradara atau kurator individu, dan video, foto, artikel, atau status ditampilkan di umpan pengguna.

Algoritma sosial media menggunakan sinyal yang berbeda untuk memprediksi konten apa yang akan menarik pengguna. Dilakukan oleh pengguna konten sebelumnya. Video atau foto berdasarkan pengaturan pengguna individu. Konten tren: topik lebar atau viral sering menghasilkan peringkat yang lebih tinggi.

Pengaruh Algoritma Terhadap Konsumsi Konten

a. Personalisasi Konten
Salah satu efek paling jelas dari algoritma media sosial adalah tingkat personalisasi konten yang sangat tinggi. Dengan memahami preferensi pengguna, algoritma dapat memiliki konten yang lebih relevan. Ini karena pengguna merasa bahwa apa yang mereka lihat terkait dengan minat mereka. Filter gelembung adalah situasi di mana pengguna menekankan pendapat dan minat mereka dan hanya menyajikan konten yang jarang terpapar berbagai ide atau perspektif. Ini dapat memperburuk polarisasi sosial dan membatasi pemahaman yang lebih luas tentang topik -topik tertentu.

b. Efek Penguatan Konten Viral
Algoritma media sosial sering kali memprioritaskan konten yang viral, yang memiliki banyak interaksi (seperti like, komentar, atau berbagi). Ini memungkinkan Anda untuk mencapai efek manusia salju di mana konten populer menjadi semakin viral, tetapi Anda dapat mengabaikan lebih banyak niche atau konten yang tidak diketahui. Akibatnya, Anda dapat menghapus lebih banyak lagi di deposit atau konten pendidikan Anda.

c. Waktu yang Dihabiskan di Media Sosial
Pengguna biasanya menghabiskan lebih banyak waktu di platform karena presentasi konten yang relevan dan menarik. Ini menciptakan siklus ketergantungan di mana orang berada di platform, menghadirkan konten yang lebih relevan dan menarik. Di sisi lain, algoritma menciptakan konten yang lebih menarik dan meningkatkan pengalaman pengguna sesuai dengan preferensi mereka. Di sisi lain, ini dapat meningkatkan kecanduan media sosial, mengurangi produktivitas, dan bahkan merusak kesehatan mental pengguna.

d. Perubahan Pola Konsumsi Konten
Pengguna dapat menonton video yang lebih pendek lebih sering, karena algoritma memprioritaskan jenis konten ini (seperti tikk dan gulungan di Instagram). Jenis konten lainnya, seperti artikel panjang dan infografis, dapat menerima paparan yang lebih rendah. Selain itu, algoritma ini juga memperkenalkan pola konsumsi konten berbasis dasar yang lebih kebiasaan. Ini berarti bahwa konten yang dalam mengurangi keinginan untuk berkonsentrasi pada lebih banyak konsumsi dan pendidikan.

e. Pemasaran dan Komersialisasi Konten
Algoritma juga memiliki dampak besar pada pemasaran di media sosial. Iklan yang disesuaikan dengan minat pengguna sering membuat pengalaman konsumsi konten terasa lebih relevan dan pribadi. Untuk pengguna, Anda dapat mengubah bagaimana konten dikonsumsi dengan meningkatkan jumlah konten atau dengan merekomendasikan iklan. Anda mungkin terpapar dengan produk atau layanan tertentu yang dapat memengaruhi keputusan pembelian Anda.

Implikasi Sosial dan Kultural
Pengaruh algoritma media sosial terhadap konsumsi konten tidak hanya terbatas pada perilaku individu, tetapi juga dapat memengaruhi dinamika sosial dan budaya secara keseluruhan. Beberapa implikasi yang perlu diperhatikan adalah:

1. Polaritas dan Echo Chamber: Seiring dengan personalisasi yang semakin mendalam, individu mungkin hanya terpapar pada sudut pandang yang sama, memperparah polarisasi sosial dan mengurangi kemampuan untuk memahami pandangan yang berbeda.

2. Dampak Terhadap Kesehatan Mental: Konten yang diprioritaskan oleh algoritma, terutama yang bersifat visual dan seringkali memperlihatkan kehidupan yang tampaknya lebih sempurna, dapat menurunkan rasa percaya diri dan meningkatkan kecemasan atau depresi.

3. Penyebaran Informasi Salah: Algoritma juga dapat mempromosikan informasi yang tidak benar atau hoaks, terutama jika informasi tersebut mendapat banyak interaksi. Hal ini dapat mengaburkan kebenaran dan memperburuk masalah disinformasi.

Algoritma media sosial memiliki dampak besar pada bagaimana konten dikonsumsi. Dengan menghadirkan konten yang relevan dan menarik, algoritma dapat meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga dapat membuat masalah baru seperti filter kandung kemih, polarisasi sosial, dan disinformasi. Di sisi lain, algoritma juga mempengaruhi waktu yang dihabiskan pada platform, kecanduan media sosial, dan perubahan pola konsumsi konten.***

Taupik Al Pala
Mahasiswa Komunikasi dan Media
Sekolah Vokasi IPB

Fenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM) : Pendekar Penjaga Alam

0

Bogordaily.net – Kang Dedi Mulyadi, seorang tokoh yang dikenal luas di Indonesia, bukan hanya sebagai politisi, tetapi juga sebagai sosok yang gigih dalam menjaga lingkungan dan budaya lokal.

Mantan Bupati Purwakarta ini, yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, memiliki gaya kepemimpinan yang unik, dekat dengan masyarakat, dan selalu mengedepankan kearifan lokal dalam berbagai kebijakan dan tindakannya.

KDM, Komitmen terhadap Lingkungan

Salah satu hal yang membuat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menonjol adalah kepeduliannya terhadap alam. Ia sering turun langsung ke lapangan untuk membersihkan sungai, menanam pohon, dan menegur pihak-pihak yang merusak lingkungan. Dalam banyak kesempatan, ia menekankan bahwa alam harus dijaga dengan penuh kesadaran, bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga demi anak cucu di masa depan.

KDM juga vokal menentang alih fungsi lahan yang merusak ekosistem.
Ia menolak eksploitasi alam secara serampangan dan kerap membela hak-hak masyarakat adat dalam menjaga hutan dan sumber daya alam mereka.

KDM Menjaga Kearifan Lokal

Selain menjaga alam, Kang Dedi Mulyadi juga aktif melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Sunda. Ia sering menggunakan pakaian adat Sunda dalam berbagai kesempatan dan mempromosikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai solusi dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Dalam berbagai kesempatan, ia mengingatkan bahwa masyarakat Sunda sejak dulu memiliki filosofi “leuweung hejo, masyarakat ngejo” (hutan hijau, masyarakat makmur). Artinya, kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kelestarian lingkungan.

KDM Pendekar di Medan Sosial

Tak hanya soal lingkungan, Kang Dedi Mulyadi juga dikenal sebagai sosok yang sering membantu masyarakat kecil. Melalui media sosialnya, ia kerap membagikan kisah-kisah perjuangan rakyat kecil dan memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Karena konsistensinya dalam menjaga lingkungan dan membela rakyat kecil, banyak orang menjulukinya sebagai “Pendekar Penjaga Alam.” Gaya hidupnya yang sederhana dan sering turun langsung ke lapangan membuatnya dicintai oleh banyak masyarakat.

KDM Inspirasi bagi Generasi Muda

Kang Dedi Mulyadi adalah contoh nyata bahwa kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi juga soal kepedulian dan tindakan nyata. Keberaniannya dalam membela alam dan budaya lokal menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan nilai-nilai kearifan lokal.

Dengan segala kontribusinya, Kang Dedi Mulyadi membuktikan bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang tak hanya memikirkan kebijakan di atas kertas, tetapi juga turun tangan langsung untuk menjaga bumi dan kesejahteraan masyarakat. ***

Penulis: Subhan Murtadla (Ketua PC Syarikat Islam Kota Bogor)

Menkop Sinkronisasi Kop Des Merah Putih Bersama Kepala dan Perangkat Desa

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kop Des) Merah Putih merupakan milik masyarakat desa maka eksistensinya harus berguna untuk menjadi penggerak roda ekonomi di desa. Maka itu Kementerian Koperasi melakukan sinkronisasi program Kop Des Merah Putih bersama para Kepala/Aparat/Lembaga Desa.

“Kop Des bisa menjadi pusat produksi dan distribusi barang-barang yang ada di desa. Tentunya, dengan melibatkan sebanyak mungkin anggota warga desa sehingga kemanfaatan Kop des Merah Putih bisa dirasakan seluruh warga desa,” papar Menkop, saat audiensi bersama Asosiasi Kepala,Perangkat dan Lembaga Desa yang terdiri dari PAPDASI, ABDESI, PPDI, di Jakarta, Senin (10/3).

Menkop Budi Arie pun membandingkannya dengan BUMDes yang milik pemerintah desa, sedangkan Kop Des milik masyarakat desa. “Tidak akan ada saling mematikan. Kalau bisa malah bekerja sama. Koperasi itu dari kata kooperatif yang artinya kerja sama. Orang koperasi itu harus bisa bekerja sama dengan semua orang,” ucap Menkop.

Menkop menekankan bahwa pemerintah pada tahap ini ingin memberikan dukungan. “Dukungan dalam pengertian percepatan penguatan Kop Des Merah Putih. Kini saatnya mesti bersatu, semua harus bersatu,” ucap Menkop Budi Arie.

Terlebih lagi, lanjut Menkop, tujuan pendirian Koperasi Desa Merah Putih ini memang untuk kepentingan dan kesejahteraan warga desa, bukan yang lain.

“Tujuannya adalah bagaimana kemiskinan ekstrim kita bisa berantas, tengkulak, rentenir, dan semua yang bisa menghambat dan menjadi jeratan dan lingkaran setan kemiskinan desa kita bisa berantas,” ucap Menkop.

Sementara Ketua Umum PAPDESI (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia), Wargiyati mengatakan, pihaknya mendukung dan menyambut baik program satu desa, satu koperasi, atau Koperasi Desa Merah Putih.

“Harapan ke depan tentu saja dengan adanya koperasi desa otomatis membangkitkan ekonomi di seluruh desa di seluruh Indonesia, sesuai potensinya. Ada yang pertanian, perikanan, kelautan,” kata Wargiyati.

Hal senada diucapkan Ketua Umum ABDESI Anwar yang mendukung penuh dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih. “Bagi kami, ini sudah bisa menjadi jembatan peningkatan ekonomi di masyarakat. Yang tentunya warga masyarakat harus berproduktif, tidak boleh lagi konsumtif,” kata Anwar.

Anwar berharap, dengan adanya Koperasi Desa bisa memutus mata rantai tengkulak, rentenir, dan sebagainya. Sehingga, kemandirian juga kesejahteraan akan diraih masyarakat desa seluruh Indonesia.

“Yang semula masyarakat kami mendapatkan harga-harga yang mahal kemudian dengan Koperasi Desa Merah Putih ini menjadi harga terjangkau yang bisa dibeli masyarakat,” ujar Anwar.

Begitupun dengan Ketua Majelis Pertimbangan DPP ABDESI Agung Heri menyampaikan dengan adanya Kop Des akan membangkitkan kembali keberadaan koperasi. “Sehingga ekonomi kerakyatan akan muncul dari desa untuk Indonesia lebih hebat,” ucap Agung.

Agung menambahkan nanti juga akan ada harmonisasi dengan bumdes, dengan peraturan-peraturan desa yang ada termasuk permodalannya dan sebagainya. “Sehingga kami beraudiensi di sini dengan tujuan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan tumpang tindih aturan-aturan yang nanti bisa menjadi benturan di tingkat bawah. Kami siap mendukung program Pak Presiden untuk Koperasi Desa Merah Putih ini,” ucap Agung. ***