Home Blog Page 1123

Bahasa Isyarat sebagai Jembatan Komunikasi

0

Bogordaily.net – Bahasa Isyarat adalah sistem komunikasi yang menggunakan gerakan tangan, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh. Biasanya, bahasa isyarat digunakan sebagai alat komunikasi utama oleh komunitas tunarungu.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat Indonesia mulai menunjukkan kesadarannya akan bahasa ini. Minat masyarakat Indonesia terhadap bahasa isyarat terus meningkat setiap tahunnya.

Sebagai salah satu contoh pedulinya masyarakat terhadap bahasa isyarat adalah pada 21 September 2023, Titik Isyarat by Omah Gembira kembali menggelar acara yang bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap bahasa isyarat khususnya anak muda.

Sebagian besar pesertanya yaitu mahasiswa dari berbagai kampus di Malang Raya dan peduli terhadap bahasa isyarat.

Mengapa Bahasa Isyarat di Indonesia Penting
Menurut Muhammad Amin dan Pribadi (2022), bahasa isyarat memiliki fungsi penting sebagai alat untuk mengakses informasi, terutama bagi penyandang disabilitas rungu dan wicara.

Mereka menekankan bahwa bahasa isyarat merupakan hak yang harus dijunjung tinggi dan seharusnya diajarkan dalam lingkungan pendidikan formal untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif.

Bahasa isyarat merupakan bahasa yang penting bagi Teman Tuli. Meski sering dianggap sebagai bahasa yang “khusus”, bahasa isyarat sebenarnya memiliki peran besar dalam membangun inklusivitas sosial dan memperluas jangkauan komunikasi antarmanusia.
Mempelajari bahasa isyarat merupakan langkah yang dapat tiap individu ambil untuk mendukung inklusivitas serta memperkuat hubungan antarkomunitas.

Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya bahasa isyarat semakin meningkatkan pandangan positif terhadap kemampuan dan potensi penyandang tunarungu.

Hal ini membantu mereka lebih terhubung dengan lingkungan sekitar serta mengurangi risiko isolasi sosial yang dapat berdampak pada kesejahteraan mental dan emosional.
Sebuah studi oleh Nugroho (2021) menemukan bahwa aksesibilitas informasi dalam bahasa isyarat dapat meningkatkan kesejahteraan psikososial individu tunarungu, mengurangi stres, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berinteraksi sosial.

Respon Masyarakat terhadap Pengguna Bahasa Isyarat
Sikap masyarakat terhadap komunitas tunarungu dan pengguna bahasa isyarat semakin positif. Namun, masih terdapat tantangan dalam interaksi sehari-hari, seperti kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan edukasi publik yang lebih intensif, pelatihan bagi pegawai layanan publik, dan integrasi bahasa isyarat dalam kurikulum pendidikan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan empati dan pemahaman masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang benar-benar inklusif.

Penelitian oleh Nimah (2020) menyoroti bahwa ada sekitar 10 juta orang tunarungu di Indonesia, namun penggunaan dan pengembangan bahasa isyarat masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya pemahaman dari masyarakat umum.

Selain itu, Nimah juga mencatat bahwa faktor lingkungan sosial sangat mempengaruhi bagaimana individu tunarungu menggunakan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari.

Minat Masyarakat Terhadap Bahasa Isyarat Saat Ini
Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat peningkatan minat masyarakat untuk mempelajari bahasa isyarat. Hal ini ditunjukkan dengan semakin banyaknya kursus dan pelatihan bahasa isyarat yang ditawarkan, baik secara langsung maupun daring.

Media sosial juga berperan penting dalam memperkenalkan bahasa isyarat kepada khalayak luas melalui konten edukatif dan kampanye kesadaran. Selain itu, komunitas dan gerakan yang mendukung penggunaan bahasa isyarat semakin berkembang, mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.

Penelitian oleh Nugraheni et al. (2021) menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) lebih optimal digunakan oleh sahabat tuli di Prodi PGMI UIN Sunan Kalijaga. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain BISINDO lebih mudah dimengerti dan lebih ekspresif dibandingkan dengan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).

Studi tersebut juga menyoroti bahwa minat mahasiswa dalam mempelajari BISINDO meningkat secara signifikan setelah mereka mendapatkan pelatihan dan terlibat dalam komunitas yang aktif menggunakan bahasa isyarat.

Selain itu, dukungan pemerintah terhadap bahasa isyarat juga mulai meningkat. Pada tahun 2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan kebijakan untuk memperkenalkan bahasa isyarat dalam sistem pendidikan inklusif.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas aksesibilitas bagi anak-anak tunarungu serta meningkatkan kesadaran masyarakat luas akan pentingnya bahasa isyarat sebagai bagian dari komunikasi yang lebih inklusif.

Kesimpulan Meningkatnya minat masyarakat terhadap bahasa isyarat menunjukkan adanya perubahan positif dalam kesadaran inklusivitas. Namun, masih ada tantangan yang perlu diatasi, terutama dalam edukasi publik dan integrasi bahasa isyarat ke dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas, bahasa isyarat dapat semakin diakui sebagai bagian penting dari komunikasi yang universal dan inklusif.***

Ergie Ramadhan
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

BRI Dukung Regulasi Baru DHE SDA, Optimalkan Devisa Ekspor dan Perkuat Stabilitas Ekonomi

0

Bogordaily.net PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025, yang mewajibkan eksportir sektor sumber daya alam (SDA) untuk menempatkan 100% Devisa Hasil Ekspor (DHE) di perbankan dalam negeri selama minimal 12 bulan.

Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto menegaskan bahwa sebagai perusahaan BUMN, BRI siap mengakomodasi kebijakan ini dengan menyediakan berbagai layanan perbankan yang mendukung eksportir dalam menyimpan dan mengelola dana DHE secara optimal.

“Regulasi ini memberikan dampak positif terhadap sistem keuangan nasional serta membuka peluang bagi sektor perbankan untuk lebih berkontribusi dalam pembangunan ekonomi. Dengan instrumen perbankan yang tepat, eksportir dapat menjaga kelangsungan bisnis mereka sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” jelasnya.

BRI pun optimis bahwa kebijakan ini dapat meningkatkan likuiditas dalam negeri, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mengurangi ketergantungan terhadap modal asing. Dengan adanya kewajiban penempatan DHE di perbankan nasional, dana yang sebelumnya ditempatkan di luar negeri dapat dimanfaatkan untuk mendukung investasi dan pembangunan sektor riil dalam negeri.

Selain itu, peningkatan simpanan valas di perbankan nasional juga akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas nilai tukar rupiah, yang pada akhirnya akan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.

Adapun, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kebijakan ini, BRI menawarkan berbagai produk dan layanan perbankan yang mempermudah eksportir dalam mengelola DHE yang di antaranya adalah sebagai berikut:

Rekening Valas Khusus DHE & Instrumen Penempatan Dana DHE, memberikan fleksibilitas bagi eksportir dalam pengelolaan dana, termasuk sebagai appointed bank atas penempatan dana valas ke Bank Indonesia.

Transaksi Konversi Valas & Hedging, memfasilitasi kebutuhan eksportir dalam konversi mata uang dan lindung nilai untuk mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar.

Fasilitas Pembiayaan Berbasis DHE, membantu eksportir memperoleh likuiditas untuk membiayai kegiatan operasional mereka.

Fasilitas Trade Finance , mempermudah masabah dalam menjalankan kegiatan ekspor.

Layanan transaksi melalui Qlola by BRI, untuk mendukung transaksi nasabah melalui single platform.

“Dengan sinergi antara pemerintah, eksportir, dan sektor perbankan seperti BRI, implementasi PP No. 8 Tahun 2025 diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional,” pungkas Agus Noorsanto. ***

 

Keywords: BRI, BBRI, DHE SDA, Ekspor, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025

Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

A. Hendy Bernadi

Corporate Secretary

Telp. : 021-575-1966

Fax. : 021-570-091

email : [email protected]

 

49 Pohon Tumbang di Bogor dalam 10 Hari, Disperumkim Lakukan Penebangan Preventif

0

Bogordaily.net – Dalam rentang waktu 1 hingga 10 Maret 2025, sebanyak 49 pohon tumbang terjadi di berbagai lokasi di Kota Bogor. Kejadian ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang kerap disertai angin kencang dan petir.

Dari total 49 pohon tumbang tersebut diantaranya 16 pohon di jalur hijau, 24 pohon di area pribadi, 4 pohon di jalur nasional – jalur hijau, 4 pohon di taman lingkungan, 2 pohon di sempadan sungai, 1 pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) umum atau pemakaman dan 1 pohon di area Turab.

Menyikapi kondisi ini, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor telah melakukan langkah pencegahan dengan melakukan penebangan pohon yang berisiko tumbang guna mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Devie Librianti, pihaknya melakukan pemangkasan dahan pohon setiap hari sebagai bagian dari mitigasi risiko.

“Kami selalu melakukan pemangkasan dahan pohon setiap harinya,” ujar Devie, saat ditemui di ruangannya pada Selasa 11 Maret 2025.

Untuk pohon yang memiliki batang besar, beberapa di antaranya dapat dimanfaatkan sebagai bahan furniture, sementara ranting-ranting kecil akan dibuang karena dikategorikan sebagai sampah.

Sebagai bentuk perawatan dan pelestarian lingkungan, Disperumkim juga memastikan bahwa pohon yang tumbang di jalur hijau akan segera diganti dengan jenis pohon yang sama agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.***

Ibnu Galansa

RS Islam Bogor Bagikan 150 Porsi Ifthar Gratis Setiap Hari Selama Ramadhan

0

Bogordaily.net – Selama bulan suci Ramadhan, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) menggelar program bagi-bagi ifthar gratis sebanyak 150 porsi per hari.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah.

RSIB juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin turut berpartisipasi dalam kebaikan ini dengan berinfaq sebesar Rp 15.000 per porsi.

Donasi dapat dikirimkan melalui transfer ke Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 7137089658 atas nama Masjid Baitussyifa.

Bagi yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau berdonasi secara langsung, dapat menghubungi nomor 0822-9880-0706.

Melalui program ini, RSIB berharap dapat menjadi perantara kebaikan bagi sesama serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama bulan Ramadhan.

Tentang RS Islam Bogor

Rumah Sakit (RS) Islam Bogor berlokasi di Jalan Perdana Raya No. 22 Budi Agung, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

RS Islam Bogor dikelola berdasarkan prinsip norma dan nilai ke Islaman. Selain itu juga berorientasi kepada kemanusiaan dengan membantu kelompok masyarakat miskin (dhu’afa wal masakin) dengan mengutamakan pelayanan dan perawatan yang penuh kasih sayang dan santun.

Tersedia berbagai fasilitas kesehatan di RS Islam Bogor seperti UGD, medical check up, poliklinik rawat jalan serta beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi pusat informasi RS Islam Bogor di nomor 0251-8316822 atau kunjungi Instagram resmi RSIB @rsislambogor serta website www.rsislambogor.or.id.***

Ibnu Galansa

RS Islam Bogor Berikan Diskon Spesial untuk Medical Check Up Jantung

0

Bogordaily.net – Kesehatan jantung adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Untuk itu, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) memberikan penawaran spesial berupa diskon medical check up jantung dengan harga lebih terjangkau.

Paket medical check up jantung yang semula seharga Rp 1.242.000 kini bisa didapatkan dengan harga spesial Rp 869.400.

Dengan harga tersebut, pasien akan mendapatkan layanan pemeriksaan lengkap seperti pemeriksaan fisik dokter MCU, kolesterol total, HDL (High-Density Lipoprotein).

LDL (Low-Density Lipoprotein), Trigliserida, gula darah puasa, HbA1C, snack, EKG (Elektrokardiogram), treadmill dan framingham Score (penilaian risiko penyakit jantung dalam 10 tahun ke depan).

Menjaga kesehatan jantung dengan pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini, mengurangi risiko penyakit serius, serta meningkatkan kualitas hidup. Jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan jantung Anda!

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, Anda bisa menghubungi RS Islam Bogor di nomor 0878-9708-6002.

Tentang RS Islam Bogor

Rumah Sakit (RS) Islam Bogor berlokasi di Jalan Perdana Raya No. 22 Budi Agung, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

RS Islam Bogor dikelola berdasarkan prinsip norma dan nilai ke Islaman. Selain itu juga berorientasi kepada kemanusiaan dengan membantu kelompok masyarakat miskin (dhu’afa wal masakin) dengan mengutamakan pelayanan dan perawatan yang penuh kasih sayang dan santun.

Tersedia berbagai fasilitas kesehatan di RS Islam Bogor seperti UGD, medical check up, poliklinik rawat jalan serta beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi pusat informasi RS Islam Bogor di nomor 0251-8316822 atau kunjungi Instagram resmi RSIB @rsislambogor serta website www.rsislambogor.or.id.***

Ibnu Galansa

Uding Sastrawan: Berkenalan di Dunia Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian

Bogordaily.net – Pendidikan, penelitian, dan pengabdian merupakan tiang-tiang penyangga fungsi akademisi. Tersusun kokoh dalam balutan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Akademisi, sebagai tokoh utama dalam mencari solusi ilmiah dari suatu masalah juga turut andil dalam memberi secercah harapan kepada masyarakat. Upaya ini digeluti oleh Uding Sastrawan, selaku bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Orsat Bogor Selatan.

Pria yang akrab disapa Uding juga menorehkan perjalanannya di bidang pendidikan sebagai Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis di Sekolah Vokasi IPB University. Di antara kiprahnya tersebut, Beliau turut aktif berkontribusi di kehidupan sosial dengan terjun langsung mengabdi pada masyarakat.

Lantas, bagaimana semarak perjalanan Uding selama mengarungi dinamika pendidikan tinggi yang penuh dedikasi?

Awal Mula Karir
Dilahirkan di Bogor, tepatnya pada 30 Juli 1980, Uding Sastrawan kemudian dibesarkan di dua tempat berbeda. Di masa sekolah menengah, beliau bersama keluarga bermigrasi dari Bogor ke Kota Subang. Beliau mengenyam pendidikan menengah pertama di dua tempat berbeda, yakni Cibungbulang, Bogor dan Ciasem, Subang. Setelah lulus, Uding melanjutkan masa muda di SMA Negeri 1 Pamanukan.

Meskipun demikian, kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi membawa beliau kembali ke Kota Bogor. Saat itu tahun 2002, Program Diploma Institut Pertanian Bogor menjadi pilihan Uding untuk memperluas wawasannya.

Beliau lulus sebagai ahli madya Program Studi Manajer Koperasi. Tahun 2006, Pak Uding mendaftarkan dirinya dalam program ekstensi untuk meraih gelar sarjana di Program Studi Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor.

Sebelum mengemban amanah sebagai dosen, Uding Sastrawan mendapat ajakan untuk bergabung sebagai asisten dosen di Program Diploma Institut Pertanian Bogor. Melihat peluang akademik yang menghampirinya, beliau lantas melanjutkan pendidikan magister pada bidang studi Manajemen Agribisnis di Kampus Pertanian terkemuka di Kota Hujan pada tahun 2014.

Berbekal limpahan ilmu yang telah didapatkan, Uding pun memantapkan diri untuk bergabung sebagai Dosen Program Diploma Institut Pertanian Bogor yang selanjutnya akrab dikenal sebagai Sekolah Vokasi IPB University.

Relevansi bidang keilmuan tersebut menumbuhkan minat ilmu finansial dalam dirinya. Uding kemudian aktif mengajarkan mata kuliah terkait ekonomi dan manajemen keuangan di beberapa program studi sarjana terapan IPB University. Di antaranya, yakni Program Studi Manajemen Agribisnis, Akuntansi, Teknologi Rekayasa Komputer, dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.

Pengalaman yang semakin mumpuni tidak ayal membuat instansi mempercayainya dalam berbagai posisi. Pada tahun 2015, Uding Sastrawan didaulat sebagai Sekretaris Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University.

Beliau menuntaskan amanat tersebut pada tahun 2018. Setahun setelah melepas jabatan sebagai sekretaris program studi, instansi juga mempercayainya untuk mengawasi bidang manajemen mutu di Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Vokasi IPB University.

Posisi inilah yang kemudian membawa beliau untuk kembali mengemban amanah sebagai pemimpin. Sejak tahun 2023, Uding aktif sebagai Ketua Komisi Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Vokasi IPB University.

Meneliti dan Mengabdi
Seorang akademisi tentunya tidak pernah melupakan tupoksi perguruan tinggi yang diembannya. Selain pendidikan, penelitian dan pengabdian juga menopang atap universitas sebagai wadah berkembang para civitas. Prinsip ini tidak hanya berdiri membangun visi pendidikan.

Tri Dharma Perguruan Tinggi juga mendorong lahirnya komunitas berjiwa sosial tinggi. Tidak hanya menggalang empati, komunitas juga mengembangkan konsep fungsional meneliti menjadi lebih kredibel.

Uding Sastrawan juga melihat peluang yang sama dalam struktural organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI.

ICMI bertujuan merealisasikan tata kehidupan masyarakat yang diberkahi oleh Allah subhanahu wata’ala dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketaqwaan, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, kecendekiawanan dan peran serta cendekiawan muslim se-Indonesia.

Uding sendiri telah bergabung bersama ICMI sejak tahun 2023 sebagai Sekretaris Orsat Bogor Selatan.

Di samping kontribusinya di ICMI, Uding Sastrawan juga tak luput dari partisipasinya dalam program pengabdian. Pengabdian masyarakat tidak hanya menjadi kewajiban, namun telah menjadi prinsip hidup yang terus dipenuhi oleh para akademisi. Dalam bidang ini, Uding Sastrawan meraih pencapaian besarnya.

Pada tahun 2023, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Republik Indonesia mengundang IPB University dalam program Kedaireka. Kedaireka merupakan akronim dari Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta.

Program ini menciptakan sebuah platform kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Peluang ini membuka mata para akademisi di IPB University untuk meningkatkan kontribusi di tengah masyarakat, tak terkecuali Uding Sastrawan.

Beliau kemudian dipercaya kembali sebagai ketua untuk memimpin penelitian tersebut. Adapun rekan-rekan akademisi yang turut berkelana bersamanya, yakni Bayu Widodo selaku Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer dan Gema Pramesti selaku Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.

Pada penelitian dan pengabdian ini, Uding dan tim mencetuskan topik Sistem Informasi Keterbukaan Desa (SiKD) Sebagai Instrumen Stimulus Penciptaan Growth Pole Pedesaan.

Dalam mengemban pengabdian ini, Pak Uding dan tim menerima kontrak penelitian selama satu tahun dengan subjek utama penelitian berfokus pada desa 3T. Desa 3T sendiri didefinisikan sebagai unit daerah kecil dengan karakteristik tertinggal, terpencil, dan terluar.

Penelitian ini melibatkan tujuh desa di seluruh Indonesia yang memenuhi persyaratan tersebut. Adapun desa-desa tersebut di antaranya: Bantar Kulon, Cibarengkok, Cibitung Kulon, Cibunian, Garumukti, Mekarsari, dan Tanjung Tirta. Uding mengutarakan bahwa tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan aksesibilitas informasi masyarakat umum.

“Masyarakat umum bisa tahu tentang perkembangan desa, tentang informasi pembangunan, tentang potensi ekonomi…” ujarnya dalam sesi wawancara bersama penulis 20 Februari 2025.

Luaran utama dari proyek ini adalah peramban yang bisa diakses di laman sikd.org. Masyarakat, terutama perangkat desa dari ketujuh subjek tujuan pengabdian, menyambut proyek ini dengan sangat baik. Sesuai dengan harapan Uding dan tim, proyek ini berhasil memberikan kemudahan dalam mewujudkan transparansi informasi sumber daya desa.

Beradaptasi dengan Perubahan
Melalui pengalaman lapang tersebut, Uding juga berambisi mengembangkan minat akademisi generasi muda dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Beliau mengakui bahwa perubahan zaman yang semakin pesat menuntut lahirnya inovasi yang semakin cerdas dan terbuka.

Pendidikan dapat meningkatkan taraf hidup dari segi edukatif, namun ilmu yang diperoleh juga perlu bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa dan negara. Melalui hal ini, Uding Sastrawan menegaskan pentingnya berada dekat dengan masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dinamika sosial mempengaruhi kebutuhan masyarakat. Sebagai pengemban amanat pendidikan tinggi, sikap adaptif sangat diperlukan untuk membuka mata terhadap lingkungan sekitar.

Masalah yang muncul perlu diselesaikan dengan solusi terbarukan. Hal ini tentunya tidak dapat diraih tanpa memanfaatkan ilmu yang dimiliki dalam pengabdian masyarakat.

“Sebaik-baiknya orang itu adalah orang yang bermanfaat,” sahut Uding.

Berbicara soal dinamika sosial, tentunya tidak terlepas dari cepatnya dunia berubah. Pendidikan juga terkena imbasnya. Pergantian zaman mendorong pemutakhiran kurikulum dari waktu ke waktu.

Alih-alih terkendala, Uding Sastrawan justru memandang perubahan sebagai sebuah kelaziman. Perubahan akan selalu ada, sekeras apapun kita berusaha menghindarinya.

Satu-satunya hal yang mendorong perubahan ke arah yang positif adalah sikap adaptif seseorang. Apabila bisa mengikuti perubahan, maka seseorang tentunya mampu bertahan dalam situasi yang goyah sekalipun.

Sisi positif dari perubahan adalah hal yang perlu dipegang erat untuk mewujudkan kecerdasan bangsa. Sementara itu, sisi negatif perubahan adalah revisi terbaik yang dapat dilakukan untuk memperbaiki celah-celah yang merugikan.

Berkaca dari perjalanannya di pendidikan vokasional, Uding tentunya mengharapkan perubahan ini sebagai kesempatan emas. Pendidikan vokasional mempunyai titik berat keterampilan sehingga dapat membuka potensi yang lebih praktikal. Mewujudkan potensi ini tidak luput dari adanya pemanfaatan teknologi modern.

Sumber daya primer dapat beralih menjadi output maksimal apabila wawasan teknologi cukup untuk mengimplementasikan prosesnya. Ibarat merubah singkong menjadi tepung tapioka.

Sesuatu yang sederhana akan memiliki daya guna tinggi. Syaratnya dengan memanfaatkan teknologi terbarukan. Wawasan tersebut tentunya dapat diraih apabila seseorang bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang melesat cepat.

Sebagai akademisi, Uding Sastrawan menyatakan bahwa mengembangkan kecerdasan bangsa adalah usaha yang kompleks. Membutuhkan perjalanan yang panjang untuk merealisasikan ekspektasi pendidikan yang tinggi.

Namun, niat dan kemauan yang kuat patut menjadi acuan bagi setiap elemen pembangun pendidikan untuk meraih kemajuan pesat dalam mencerahkan masa depan bangsa. Kontribusi akademisi perlu didukung dengan dedikasi negara sebagai pengemban amanah pusat.

Melalui kolaborasi aktif, tujuan Nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tentunya dapat dipikul sebagai tanggung jawab bersama. Mengikuti alur revolusi dan membuat inovasi untuk beradaptasi dengannya menjadi salah satu upaya prioritas bagi setiap pengemban amanat pendidikan.

“Satu-satunya hal yang tidak pernah berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri” – Uding Sastrawan

 

Halwa Khairani
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB University

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah dengan menghadirkan 1.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Jawa-Sumatra, tersebar di 615 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menyampaikan, keberadaan SPKLU di berbagai titik menjadi fokus utama perseroan di momen Ramadan hingga Idulfitri 1446 H, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna EV. Pada lebaran 2025 ini, pemudik EV diproyeksi meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan dibanding tahun lalu yang mencapai 4.314 kendaraan.

”Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.

Edi menjabarkan, terdapat total 3.529 unit SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri.

”Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatra. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” lanjut Edi.

Dukungan teknologi juga dihadirkan melalui aplikasi PLN Mobile, yang dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat.

Aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dan menentukan titik lokasi terbaik untuk melakukan pengisian daya secara optimal.

“Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” tutup Edi.

Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem EV di Indonesia dan memastikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan bebas khawatir bagi pengguna EV.***

Jadwal Layanan Poliklinik dan Dokter di RSUD Cibinong Selama Ramadan

Bogordaily.net – Berikut jadwal layanan poliklinik termasuk dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor selama Ramadan tepatnya di bulan Maret 2025.

Dalam poliklinik rawat jalan ini terdapat jadwal praktek dokter dengan berbagai layanan klinik diantaranya, klinik penyakit dalam, klinik saraf, klinik jantung, klinik kebidanan dan kandung serta klinik bedah syaraf.

Dengan jadwal layanan termasuk jadwal dokter di poliklinik RSUD Cibinong yang masih beroperasi mulai hari Senin hingga Jumat.

Adapun pendaftaran pelayanan poliklinik dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Kemudian untuk hari Jumat pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Pelayanan poliklinik berlaku bagi para pasien pengguna BPJS dengan mendaftar dan melampirkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama/FKTP (asli dan fotocopy), serta melampirkan fotocopy KTP.

Selain itu, khusus untuk pasien klinik mata, bagi yang akan melakukan pemeriksaan pergerakan mata visus dan tes buta warna wajib melampirkan pas photo 4×6 berwarna.

RSUD Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Maret 2024.

Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisia Anandaputri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Cibinong terus berupaya maksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program  “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Cibinong juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Ini adalah salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.***

Albin Pandita

Santri PMUQI Raih Juara di Ajang National Students Competition

0

Bogordaily.net – Santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang National Students Competition yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), santri PMUQI berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi.

Kompetisi yang digelar pada 8-9 Maret 2025 ini mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Students Debate Competition dan Storytelling Competition. PMUQI mengirimkan tiga tim debat dan enam peserta storytelling, yang semuanya menunjukkan performa luar biasa di hadapan dewan juri.

Berkat kerja keras dan latihan yang disiplin, santri PMUQI berhasil meraih juara dalam beberapa kategori:

– Keenan Syafiq Zarkasih (Kelas 4 Sains) – Juara 1
– Nasywa Maulida (Kelas 5 IPA 1) – Juara 2
– Aisyah Huwaidah (Kelas 4 Sains) – The Best Attribute

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan pembimbing bagian bahasa dan Direktur Pengasuhan PMUQI, serta dukungan penuh dari pesantren. Kompetisi ini juga dinilai oleh juri-juri profesional, seperti:

Muhammad Batara – Chief Adjudicator (Dewan Hakim Debat)
Patricia Samantha – Professional Storyteller & Creative Writer

Para peserta mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kompetisi ini. Selain meningkatkan keterampilan berbicara dan berpikir kritis, mereka juga mendapat kesempatan membangun relasi dengan peserta dari berbagai sekolah.

“Kami belajar banyak dari kompetisi ini, mulai dari berdebat dengan peserta dari sekolah lain, menjalin relasi yang baik, hingga berdiskusi dengan dewan juri yang hebat dan inspiratif,” ujar Amar Mujadit, salah satu peserta lomba debat. ***

Tinjau Pabrik Kemas Ulang Minyakita di Sukaraja, Kapolres dan Bupati Bogor Minta Pelaku Ditindak Tegas

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin 10 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolres dan Bupati Bogor melihat langsung proses kemas ulang Minyakita di hadapan para wartawan. Dimana, pelaku TRM memperagakan proses produksi menggunakan mesin yang ada di dalam pabrik tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa, pihaknya tak tinggal diam, dan meminta masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan informasi terkait kecurangan terhadap produk Minyakita.

“Ini adalah langkah awal kami sehingga saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor apabila ada informasi sekecil apapun kabarin ke kami apalagi terkait dengan sembako maupun bahan pokok penting, masyarakat membutuhkan,” kata AKBP Rio.

“Masyarakat lagi kekurangan, kita harus membantu masyarakat, jangan kita menyusahkan masyarakat,” tambahnya.

Kemudian, pihaknya akan senantiasa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memberantas pelaku yang melakukan kecurangan terhadap masyarakat kecil.

“Tidak ada lagi orang seperti ini di negara ini yang mengambil keuntungan dari masyarakat yang susah,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi terhadap jajaran Polres Bogor yang telah membongkar pabrik kemas uang Minyakita.

“Tentu langkah yang diambil oleh Polres Bogor kamu sangat mengapresiasi terimakasih banyak Polres Bogor kepada pemerintah Kabupaten Bogor kita sama sama berjuang membangun Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, kegiatan tersebut dapat memberikan kerugian dan juga berdampak besar terhadap kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

“Hal ini terutama di bulan suci ramadhan tentu sangat berdampak berpengaruh terhadap kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, baik rumah tangga apalagi pengusaha,” ungkapnya.***

Albin Pandita