Home Blog Page 1140

Pergerakan Tanah di Batu Tulis Kota Bogor Murni Bencana atau Kelalaian Kontraktor?

0

Bogordaily.net – Pergerakan tanah yang terjadi di Jalan Batu Tulis Kota Bogor, membuat akses jalan tersebut ambles pada Selasa 4 Maret 2025.

Akibat tingginya curah hujan yang terjadi pada Senin 3 Maret 2025 sampai Selasa 4 Maret 2025 membuat tanah di bawah Jalan Batu Tulis mengalami longsor.

Jalan raya tersebut terputus dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Pengendara harus menggunakan jalur alternatif, seperti Jalan Pahlawan atau Jalan Lawang Gintung.

Pantauan Bogordaily.netndi lokasi, pada Selasa 4 Maret 2025, sore hari, nampak jelas terlihat patahan tanah kurang lebih sekitar 50 meter dengan kedalaman diperkirakan 3 meter tersebut kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Trotoar untuk pejalan kaki juga ikut amblas dan mengalami longsor. Puing-puing beton masuk ke dalam patahan jalan.

Tanah cokelat dari balik aspal yang mengelupas akibat pergerakan tanah itu tertahan oleh Tembok Penahan Tebing (TPT) Underpass Batu Tulis.

Kontur tanah yang sempat digenggam oleh Bogordaily.net juga terasa agak lembek, karena faktor diguyur hujan.

Pergerakan tanah ini berpotensi menimbun Underpass Jalan Batutulis yang berada di bawahnya.

Sehingga menutup total akses mobilitas warga Kota Bogor di wilayah selatan.

Garis dan barrier dari petugas terpasang di Jalan Batu Tulis. Menandakan kawasan tersebut tidak bisa dilewati dan berbahaya.

Saat ini, Jalan Batutulis masih ditutup dan dijaga oleh beberapa petugas yang juga mengalihkan arus lalu-lintas.

Untuk diketahui, lokasi bencana ini masih dalam kapasitas tanggung jawab Dirjen Perhubungan Darat, yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Yasapola. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pengurus HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Gelar RAK Luar Biasa

Bogordaily.net – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Komisariat Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor Periode 2023-2025 berhasil menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) Ke-III Luar Biasa.

Kegiatan tersebut berjalan dengan tema “Reaktualisasi Nilai Insan Ulul Albab dalam Konsistensi Perjuangan Kader HMI MPO”.

Ketua Umum HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Periode 2023-2025, Mutawarudin, berterima kasih kepada para Pengurus dan Kader HMI MPO Komisariat IUQI Bogor karena selalu membersamai sampai akhir masa amanah

“Semoga HMI MPO Komisariat IUQI Bogor dapat kembali jaya ke depannya dan terus berjuang demi rakyat. Yakin Usaha Sampai,” harapnya

Sementara itu, Ketua Umum HMI MPO Cabang Kabupaten Bogor Periode 2023-2025, Al-Aziz Jaya Wiguna mengatakan, semua anggota jangan konsen dengan permasalahan, namun teruslah untuk mencari dan menjalankan problem solving dari tiap permasalahan .

“Terima kasih kepada Pengurus HMI MPO Komisariat IUQI Bogor di bawah komando Mutawarudin, karena bagaimanapun telah menjadi penopang Kepengurusan di tataran Cabang Kabupaten Bogor juga,” jelasnya

Salsabila Putri Maharani Bendahara Umum HMI MPO Komisariat IUQI Bogor Periode 2023-2025 berharap agar Kader Kemuslimahan di tataran Komisariat IUQI Bogor semakin banyak dan berkembang.

“Terima kasih karena telah diberikan kepercayaan terhadap amanah dari Kanda dan Yunda. Selanjutnya mari kita bergerak bersama untuk membangkitkan dan memperoleh apa yang HMI dulu capai, raih kembali, dengan solidaritas serta kebersamaan kita pasti bisa,” tutup Salsabila. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Pemkab Bogor Siapkan Lima Posko untuk Penuhi Kebutuhan Korban Bencana Alam 

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan sebanyak lima posko kebencanaan di wilayah timur, selatan, utara, barat dan posko pusat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa, posko tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan para korban maupun masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Posko tersebut pertama dilengkapi dengan beberapa fasilitas kesehatan, logistik semuanya ada disitu, lalu pendataan masing-masing wilayah semuanya masuk ke situ,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan Selasa 4 Maret 2025.

Menurut Rudy, empat posko di wilayah timur, selatan, utara dan barat itu akan mendata secara terperinci kebutuhan hingga data korban yang terdampak bencana alam.

“Jadi rumah yang terdampak, jumlah pengungsi lalu tahapan-tahapan yang harus kita tempuh walaupun di barat agak minim dari kejadian bencana, jadi jangan sampai pada saat di barat terjadi bencana jangan sampai harus narik personil dari utara, selatan, dan timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Rudy, selain memenuhi kebutuhan data dan kebutuhan masyarakat terdampak, pembagian posko itu juga diperuntukkan untuk mengefisiensikan personel.

“Sehingga, contoh kejadian di Gunung putri tidak tarik personil di Cisarua, kasihan personil BPBD juga jumlahnya terbatas, mereka juga kemampuan fisiknya ada batasnya. Maka kita minta dibentuk 4 posko, lalu yang kedua minta penanganan bencana ini harus tuntas,” ungkap Rudy.***

Albin Pandita

Sejumlah Rumah Warga Dekat Kediaman Presiden Prabowo Terdampak Pergeseran Tanah, Minta Segera Direlokasi

Bogordaily.net – Sejumlah rumah warga dekat kediaman Presiden Prabowo kembali terdampak pergeseran tanah, tepatnya di Kampung Curug, desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Selasa 4 Maret 2025.

Berdasarkan pantauan Bogordailynet di lokasi terlihat sejumlah rumah warga beserta jalan di sekitar retak retak dan juga tergerus longsor akibat hujan deras.

Kondisi tersebut diakibatkan karena pergeseran tanah yang kembali terjadi di beberapa titik yang sempat terjadi beberapa waktu belakangan.

Salah satu warga M Sanusi (52) menjelaskan bahwa, peristiwa pergeseran tanah itu sudah terjadi selama empat malam, saat kondisi sedang turun hujan deras pada malam hari.

“Lagi di rumah lagi tarawih, tiba-tiba pas pagi ketawan retak-retak disini. Terus yang paling parahnya lagi pas awal, hujannya dari jam 6 sampe jam 6 lagi pagi, 12 jam,” kata Sanusi kepada wartawan, Selasa 4 Maret 2025.

Ia menjelaskan, beberapa bagian rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga terpaksa membuat dirinya membawa semua barang barangnya keluar rumah.

“Ini retak-retak baru seperti rumah saya, sampai dapurnya habis terbawa (ambles). Panik lah, siapa yang tidak panik oyag-oyag di dalam rumah, kejadiannya jam 19.00 wib malam,” jelasnya.

“Jangan pikir ini retaknya ga maju, ini setiap hari (retaknya) maju. Dari mulai hari sabtu, minggu, senin, sekarang selasa nambah parah,” tambah Sanusi.

Kemudian, Sanusi menilai kondisi rumahnya saat ini sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, dan warga meminta agar adanya relokasi dari Pemerintah.

“Saya dari tahun 2013 masih bisa diisi ini rumah, sekarang mah tahun 2025 udah ga bisa diisi lagi saya mau mengungsi,” ujarnya.

Selain itu, warga merasa khawatir jika terjadi hujan kembali karena pergeseran tanah akan kembali terjadi, dan menyebabkan kerusakan dapat berdampak parah.

“Emang kemauan warga, kalo misalkan masih diem disini mungkin karena kepanikan-kepanikan pasti masih ada. Tiap tahun musim hujan, gini terus gini terus, mending relokasi secepat-cepatnya,”

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat segera mengambil langkah nyata untuk segera merelokasi warga Desa Bojong Koneng ke tempatnya lebih aman.

“Belum sih, tapi masyarakat kalo mau direlokasi maunya di Cikeas. Belum, makanya tadi saya pagi jam 9 ngajak teman-teman untuk menemui aparat-aparat kenapa kita di diemin terus. Kemana kita harus mengungsi gitu,” ungkap Sanusi.***

Albin Pandita

Tanggap Bencana Banjir Cisarua, PLN UPDL Bogor Salurkan Paket Bantuan dari YBM PLN Pusdiklat

Bogordaily.net – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor
menyebabkan banjir di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Cisarua. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Latihan (UPDL) Bogor menyalurkan bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pusdiklat pada Selasa 4 Maret 2025.

Bantuan yang diberikan berupa 100 paket makanan berbuka dan sahur, serta alat dan material kebersihan guna membantu masyarakat dalam membersihkan lingkungan pasca-banjir.

Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh pegawai PLN UPDL Bogor, yakni Bapak Muanif, Bapak Deny Faizal Azhari, dan Bapak Hafizh Pratomo, kepada para Mustahik di wilayah Kampung Citeko RT 01 RW 03, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan membantu proses pemulihan lingkungan mereka. PLN UPDL Bogor akan terus berupaya hadir untuk masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar salah satu perwakilan PLN UPDL Bogor.

Aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan program kepedulian sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, PLN berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas dengan normal.

PLN UPDL Bogor juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.***

 

Pemkot Bogor Siaga Bencana, Tiga Hari 25 Peristiwa

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung kondisi bencana di Batutulis, Kota Bogor, pada Selasa 4 Maret 2025.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, tercatat 25 kejadian bencana, termasuk tanah longsor dan banjir, yang menyebabkan satu korban jiwa, yakni bayi berusia 11 bulan.

“Total kejadian ada 25 dalam tiga hari terakhir akibat hujan deras. Kami sangat prihatin dan berduka cita atas korban jiwa yang baru saja terjadi tadi malam, seorang bayi berusia 11 bulan,” ujarny saat meninjau lokasi bencana.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini mitigasi bencana masih dilakukan melalui himbauan kepada masyarakat oleh para Ketua RT, RW, Camat, dan Lurah agar tetap siaga terhadap potensi bencana susulan.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan segera menggelar rapat siaga bencana guna menangani situasi darurat dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Terkait status tanggap darurat, Jenal Mutaqin menegaskan bahwa hal tersebut bersifat situasional.

Ia juga memastikan bahwa Pemkot Bogor akan terus berupaya melakukan langkah mitigasi yang cepat dan tepat.

“Status tanggap darurat itu situasional, yang lebih penting adalah bagaimana langkah kita di lapangan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, serta dikoordinasikan dengan baik dan efisien. Pemkot Bogor bersama Forkopimda siap siaga dalam menghadapi situasi ini,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Jenal Mutaqin menghimbau warga Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami meminta seluruh masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap bencana alam,”pesan Jenal.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Pemkot Bogor akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh penanganan bencana berjalan maksimal guna melindungi masyarakat.***

(Ibnu Galansa)

Banjir Jakarta Lumpuhkan Aktivitas Warga, YBM PLN Pusdiklat Salurkan Bantuan Kemanusiaan

0

Bogordaily.net – Luapan Sungai Ciliwung kembali mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta, termasuk Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Bencana ini tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang bergantung pada penghasilan harian. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pusdiklat menyalurkan bantuan berupa 50 paket makanan siap saji dan hygiene kit kepada Mustahik yang terdampak banjir di Jalan Swadaya, Pejaten Timur, Pasar Minggu, pada Selasa 4 Maret 2025. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemulihan pasca-banjir.

Selain bantuan makanan dan perlengkapan kebersihan, YBM PLN Pusdiklat juga berencana menyalurkan alat tulis sekolah bagi anak-anak yang terdampak, guna memastikan mereka tetap dapat menjalankan kegiatan belajar dengan baik. Upaya distribusi alat tulis ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan relawan setempat. “Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalani kesehariannya dengan lebih baik. YBM PLN Pusdiklat terus berkomitmen untuk hadir dalam berbagai situasi darurat demi membantu mereka yang membutuhkan,” ujar perwakilan YBM PLN Pusdiklat.

Banjir yang terjadi di Jakarta Selatan ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas relawan, dan lembaga sosial, diharapkan penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan masyarakat yang terdampak dapat segera pulih.***

RS Azra Bogor Promo Ramadhan Sehat Medical Check Up

0

Bogordaily.net – RS Azra Bogor menghadirkan promo spesial Ramadhan Sehat Medical Check Up (MCU) dengan harga terjangkau, yaitu Rp. 271.445.

Promo ini berlaku mulai 1 Maret 2025 hingga 15 Maret 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dengan biaya lebih hemat.

Dengan harga tersebut, pasien akan mendapatkan layanan pemeriksaan lengkap, termasuk konsultasi dokter umum, hematologi rutin, kolesterol total, LDL & HDL, trigliserida, gula darah puasa, gula darah sewaktu, asam urat, ureum, kreatinin, dan urin rutin.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting, terutama menjelang bulan puasa, untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan optimal.

Dengan adanya promo ini, RS Azra Bogor berharap masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman.

Bagi yang ingin memanfaatkan promo ini, segera lakukan pendaftaran sebelum periode promo berakhir.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, masyarakat dapat menghubungi RS Azra Bogor melalui layanan informasi ke nomor
0251-8318-456 atau 0251-837-2299.

Tentang RS Azra

Rumah Sakit Azra awalnya merupakan klinik bersalin yang berdiri pada tahun 1982. Klinik tersebut diberi nama Klinik Bersalin Azra yang di dirikan oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG. Klinik Bersalin Azra ini terletak di Jalan Gunung Gede No. 3 Bogor yang mempunyai tujuan memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan

Banyaknya permintaan dari pasien dan keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selain dari pelayanan kebidanan dan kandungan, maka melalui proses pertimbangan yang matang didirikanlah Rumah Sakit Azra pada tanggal 6 April 1994.

Status badan usaha Rumah Sakit Azra berbentuk Yayasan. Lokasi Rumah Sakit Azra ini berada di pusat kota Bogor, sangat strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, tepatnya di Jalan Raya Pajajaran 219 – Bogor.

Pada periode 2000 – 2001 Rumah Sakit Azra melakukan pengembangan fasilitas rumah sakit dengan membangun gedung baru dan menata gedung lama serta membeli peralatan kesehatan yang memiliki teknologi lebih maju.

Sehingga Rumah Sakit Azra menjadi Rumah Sakit Swasta tipe C yang memiliki ruang umum dengan memiliki 105 tempat tidur ( bed ) yang terdiri dari beberapa tipe kelas.

Pada tahun 2002 kepemilikannya berubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT. ARTHASABENA PUTRA (PT ASP) maka dengan perubahan tersebut secara operasional Rumah Sakit Azra berubah menjadi rumah sakit yang bersifat umum dengan segala aktifitas dan kelengkapannya.

Kepemimpinan Rumah Sakit Azra dijabat oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG, Dr. Rizasyah Daud, Msc, SpPD-Kr sebagai Direktur Medik dan Ny. Aida Hidayat Danukusumah sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan.

Pada bulan Januari 2012 Rumah Sakit Azra telah mendapatkan Akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai suatu pengakuan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Rumah Sakit Azra yang telah memenuhi standar yang telah ditentukan secara Nasional.***

(Ibnu Galansa)

Jenal Mutaqin Tinjau Bencana Tanah Longsor, Akses Jalan Batutulis Ditutup

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau langsung longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, yang menyebabkan akses jalan terputus pada Selasa 4 Maret 2025.

Longsornya jalan di atas underpass Batutulis ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Sebelum terjadi longsor, aspal jalan lebih dulu mengalami retakan, yang dalam waktu beberapa menit semakin membesar hingga akhirnya menyebabkan longsor.

Jenal Mutaqin mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, masih terjadi pergerakan tanah di lokasi.

“Sejak terjadi longsor ini, akses jalan sudah ditutup. Oleh karena itu, telah dilakukan pengalihan dan rekayasa arus lalu lintas karena jalan yang lumpuh tidak bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil identifikasi awal, lokasi longsor ini masih dalam tanggung jawab kontraktor pelaksana pengerjaan, yaitu PT Yasapola.

Proyek tersebut merupakan bagian dari paket pekerjaan Pembangunan Perlintasan Tidak Sebidang JPL 10 dan Penataan Stasiun Batutulis Lintas Bogor-Sukabumi, yang merupakan program dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Bandung) untuk wilayah Bogor-Sukabumi.

“Saat ini masih dalam masa garansi pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, Jenal Mutaqin juga telah berkomunikasi dengan PT KAI agar pihak Yasapola segera datang ke Kota Bogor untuk memberikan penjelasan terkait kondisi jalan serta proses perbaikan yang akan dilakukan.

“Kalau bisa siang ini, ya siang ini. Kalau tidak, besok. Karena kami perlu mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan dan bagaimana prosesnya, sehingga pemerintah bisa segera menginformasikan kepada masyarakat, termasuk soal rekayasa lalu lintas. Sebab, saat ini lalu lintas lumpuh dan jalan tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Untuk sementara waktu, arus lalu lintas dari arah Lawang Gintung maupun sebaliknya dari arah Cipaku dan Pamoyanan dialihkan melalui BNR hingga Cipinang Gading dan sebaliknya, atau bisa juga menggunakan jalur Pabuaran.

Guna mencegah longsor susulan ataupun pergerakan tanah lebih lanjut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah melakukan pemasangan terpal.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah air masuk ke tanah, yang dapat memicu pergerakan dan pergeseran tanah lebih lanjut.

Selain itu, Jenal Mutaqin membeberkan, Total kejadian update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, yakni ada 25 kejadian

“Total update dari BPBD dan update dari relawan itu ada 25 selama tiga hari kemarin, saat hujan deras, dan korban jiwa ada 1 yakni bayi 11 bulan,” ujarnya.

Jenal Mutaqin pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap siaga dan berhati-hati.

“Sambil kita (Pemerintah) akan coba lakukan rapat siaga bencana,” tutupnya.***

(Ibnu Galansa)

Jenal Mutaqin Tinjau Lokasi Longsor di Ciluar

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafi, meninjau langsung lokasi bencana longsor tembok penahan tanah (TPT) di Kampung Babakan Poncol, RT 1/2, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin 3 Maret 2025.

Akibat peristiwa tersebut, seorang bayi berusia 11 bulan, Saka meninggal dunia, sementara ibunya, Novi (40), mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit FMC di Jalan Raya Jakarta-Bogor untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

“Saya, sebagai warga Bogor, meminta doa dari semua pihak agar almarhum mendapatkan husnul khotimah serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.

Hingga saat dirujuk ke rumah sakit, Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa kondisi ibu korban masih dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Setelah meninjau lokasi ini, saya dan Pak Sekda akan segera menuju rumah sakit untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan yang optimal. Jika diperlukan tindakan lebih lanjut dan tidak memungkinkan dilakukan di sana, kami akan evakuasi ke RSUD Kota Bogor,” ucapnya.

Sementara itu, hingga pukul 01.00 WIB, Selasa 4 Maret 2025 laporan yang masuk mencatat ada 11 kejadian bencana di Kota Bogor.

Ia pun menyampaikan duka cita serta keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Kota Bogor.

“Saya kembali mengingatkan seluruh aparat wilayah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap potensi bencana. Warga yang tinggal di bantaran sungai juga harus selalu siaga karena bencana sulit diprediksi,” tutur Jenal Mutaqin.

“Saya mohon doa agar Kota Bogor diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dan siap siaga bersama seluruh OPD untuk langkah antisipasi dan mitigasi bencana,” sambungnya.

Tindakan cepat, termasuk perbaikan infrastruktur, akan segera diupayakan melalui anggaran BTT.

Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan hasil asesmen, peristiwa ini terjadi akibat longsornya TPT setinggi 5 meter, yang kemudian menimpa kamar salah satu rumah yang di dalamnya terdapat seorang ayah, ibu, dan anak.

“Kejadian ini berlangsung begitu cepat akibat curah hujan yang tinggi, yang menyebabkan pergeseran tanah di bagian atas,” katanya.

Pasca kejadian, petugas segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan tanggap darurat.***

(Ibnu Galansa)