Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 1141

Perumnas Dukung Program 3 Juta Rumah

0

Bogordaily.net – Perum Perumnas terus berkomitmen mendukung program strategis nasional pemerintah, yaitu Program 3 Juta Rumah.

Sebagai satu-satunya BUMN pengembang perumahan rakyat, Perumnas telah berperan aktif dalam menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Dukungan ini melalui berbagai pengembangan aset Perumnas menjadi hunian rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Budi Saddewa Soediro selaku Direktur Utama Perumnas menjelaskan bahwa Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan dukungan terhadap Perumnas yang akan mengembangkan lahan di Pulogebang, Jakarta Timur.

“Hari ini saya meninjau langsung lokasi lahan milik Perumnas yang ada di Pulogebang, Jakarta Timur. Lahan ini selama idle dan ke depan akan dibangun hunian vertikal untuk rakyat,” ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait saat melakukan kunjungan kerja ke Jakarta Timur bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Sabtu (30/11/2024).

Maruarar juga menambahkan, lahan Blok K ini merupakan pembangunan hunian yang lokasinya strategis, tidak jauh dari Terminal Pulogebang dan Stasiun kereta api seperti Stasiun Cakung dan Stasiun Klender Baru sehingga prospek pembangunan ke depan sangat bagus.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan mitra kerja seperti Pemprov Jakarta dalam pelaksanaan pembangunannya,” katanya.

Kartika juga turut menyampaikan hal serupa dengan Menteri PKP. “Lokasi ini sangat strategis untuk penyediaan hunian karena dekat dengan kampus dan kami siap mendukung penyelenggaraan proyek ini ,” tutur Kartika.

Blok K Pulogebang merupakan aset Perumnas dengan luas ukur 3,4 Ha dan luas efektif 3,1 Ha, di mana perencanaan pengembangan sudah disusun untuk pembangunan hunian rakyat. Aset ini menjadi salah satu kawasan pengembangan strategis Perumnas yang dirancang sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan perumahan yang semakin meningkat di wilayah perkotaan.

“Sudah kami buat perencanaan pengembangan di lahan ini, dimana nantinya akan dibangun 6 tower highrise dengan total 5.451 unit hunian. Nantinya hunian tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat pada berbagai segmen, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang sudak kami alokasikan sebanyak setidaknya 20% dari jumlah unit terbangun”, ungkap Budi.

Sebelumnya, Menteri Maruarar bersama Menteri BUMN, Erick Thohir juga telah meninjau proyek Transit Oriented Development (TOD) yang sedang dikembangkan Perumnas, di Samesta Mahata Margonda Depok dan Samesta Mahata Tanjung Barat Jakarta (27/11). Proyek TOD ini hasil kolaborasi antara Perumnas dan PT KAI yang mengusung konsep hunian terintegrasi dengan transportasi publik, sebagai solusi bagi masyarakat perkotaan untuk mendapatkan akses mudah ke tempat tinggal, tempat kerja, dan fasilitas umum lainnya.

Perumnas pun terus berkomitmen menjalankan perannya dalam ekosistem rantai perumahan dengan menjalin serangkaian kolaborasi baik dengan pemerintah, BUMN, maupun swasta.

“Program 3 Juta Rumah adalah wujud nyata upaya pemerintah dalam mengatasi backlog perumahan. Kami mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Perumnas, baik melalui proyek TOD maupun pengembangan kawasan lain seperti Blok K Pulogebang”, ungkap Menteri Maruarar.

Kunjungan dan dukungan Menteri Maruarar menjadi motivasi bagi Perumnas untuk terus berinovasi.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pengembangan perumahan yang terjangkau dan berkualitas. Program 3 Juta Rumah adalah tantangan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkuat peran sebagai pengembang perumahan rakyat,” ujar Budi.

Melalui berbagai proyek yang telah diluncurkan, Perumnas optimis dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam realisasi Program 3 Juta Rumah. Dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan integrasi, Perumnas siap menjawab kebutuhan perumahan yang terus meningkat di Indonesia. ***

Rakernas 2025 Laznas PPPA Daarul Qur’an Usung Tema Tumbuh Berdampak #ManfaatLuas

0

Bogordaily.net – Laznas PPPA Daarul Qur’an menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 di Bogor pada Kamis-Jum’at, 28-29 November 2024. Tahun ini, tema yang diusung adalah Tumbuh Berdampak #Manfaat Luas.

Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur’an Dwi Kartika Ningsih mengatakan, tema yang digagas bertujuan agar sepanjang 2025 lembaganya bisa terus tumbuh agar dapat memberikan dampak dan manfaat seluas-luasnya. Pada kesempatan ini, ia menyampaikan laporan kinerja selama 2024 dan memaparkan rencana kerja 2025 di hadapan pengurus dan pimpinan Daarul Qur’an Grup.

“Alhamdulillah sepanjang 2024 ini, atas amanah donatur, Laznas PPPA Daarul Qur’an membantu lebih dari 1,2 juta jiwa penerima manfaat. Pada 2025 semoga kami dapat terus membangun kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan umat dengan menargetkan 1,5 jiwa penerima manfaat,” ujar Dwi.

Dalam laporan kinerjanya, Dwi juga menyampaikan bahwa lembaganya konsisten dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an yang kini terus berkembang. Salah satunya dengan memberi perhatian khusus kepada teman tuli agar bisa belajar dan menghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah pada 2024 ini juga, program tuli mengaji telah diluncurkan dan sudah ada 1.200 penerima manfaat. Tentu program ini akan terus kami kembangkan agar semakin banyak teman tuli yang berkesempatan belajar dan menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an,” tuturnya.

Pimpinan Umum Daarul Qur’an KH. Yusuf Mansur mengapresiasi laporan kinerja dan rencana kerja yang disampaikan. Ia berpesan agar seluruh SDI Laznas PPPA Daarul Qur’an tetap istiqomah dalam perjuangan dakwah tahfizhul Qur’an, membantu yang membutuhkan dan tak lupa mengandalkan Allah dalam setiap perjuangan.

“Minta sama Allah supaya bisa terus berikan manfaat yang banyak lagi berkah. Bilang ke Allah dengan segala bentuk harapan, hajat dan target-target kita, mintanya banyak bermanfaat bagi umat,” tuturnya.

Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara Ustadz Muhammad Anwar Sani mengatakan, peran Laznas PPPA Daarul Qur’an dalam dakwah tahfizhul Qur’an dan dunia filantropi sangat luar biasa. Ia berharap seluruh tim tetap kompak dalam melanjutkan perjuangan.

“Semoga teman-teman semua tetap meluruskan niat, menjaga kekompakan. Mudah-mudahan segala strategi serta target yang diikhtiarkan, Allah mudahkan dan lancarkan,” harapnya.

KH. Ahmad Kosasih selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Daarul Qur’an mengatakan, sebagai badan independen yang ditugaskan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) wajib memastikan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf yang dikelola Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam hal ini Laznas PPPA Daarul Qur’an, aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI.

“Bahwa dana zakat dan sedekah yang dikelola LAZ bukanlah milik amil, lembaga ataupun negara melainkan milik mustahik. Alhamdulillah laporan Laznas PPPA Daarul Qur’an sudah sah secara syariah,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara ini Pembina Yayasan Daarul Qur’an Nusantara KH. Ahmad Jameel, Sekretaris Yayasan Daarul Qur’an Nusantara Ustadz Tarmizi As-Shidiq serta jajaran pengurus, Dewan Pengawas Syariah dan Deputi Daarul Qur’an Grup lainnya. ***

Kapolsek Cijeruk Tegaskan Tak Terima Aliran Dana dari MNC maupun Pungli Kades

0

Bogordaily.net — Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima aliran dana dari MNC Lido maupun melakukan pungutan liar (pungli) dari para Kepala Desa (Kades).

AKP Didin Komarudin menegaskan hal tersebut setelah dirinya menjadi korban trial by the press (divonis sepihak) oleh pemberitaan yang muncul di sebuah portal www.kabarpubliknews.com.

Dalam portal tersebut, terdapat dua berita dengan judul: “Adanya Aliran Dana Kepada Kapolsek Cijeruk Polres Bogor Oleh MNC Lido City Untuk Pemblokiran Jalan Utama Lido”, dan “Kapolsek Cijeruk Todong 18 KADES Sebesar 500 Ribu Diduga Untuk Pembelian Kursi Mako, Aldi ketua PMBB: Ini Jelas Pungli Dan Penyelewegan Dana Desa”. Kedua berita Terbit pada hari Minggu, tanggal 1 Desember 2024.

“Pada hari Senin, 2 Desember 2024, saya sudah mengundang wartawan media yang bersangkutan ke Mapolsek Cijeruk dan saya sudah menyampaikan kepada mereka klarifikasi dan hak jawab saya. Tapi sampai dengan Selasa pagi, hak jawab saya tidak dimuat oleh mereka,” ungkap AKP Didin Komarudin, dalam rilisnya, Selasa pagi, 3 Desember 2024.

Padahal, kata AKP Didin, dua berita yang telah diterbitkan dalam portal tersebut sama sekali tidak benar. “Semua isi pemberitaan tersebut bersifat tendensius dan menuduh saya tanpa adanya dasar dan bukti-bukti yang kuat. Kedua, pemberitaan tersebut merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan karena sama sekali tidak ada narasumber valid sehingga merupakan fitnah belaka. Ketiga, beritanya tidak berimbang, karena saya sendiri tidak dikonfirmasi,” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Gunung Putri ini menandaskan bahwa dirinya merasa dirugikan baik secara materi maupun immateri akibat dari pemberitaan tersebut.

“Saya baru tiga bulan bertugas di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong ini. Akibat berita tersebut saya diperiksa Propam dan ditegur atasan. Saya bingung, apa salah saya. Saya telah menempuh hak jawab tapi tidak digubris. Maka saya akan membawa persoalan ini ke Dewan Pers,” tandas AKP Didin.

Terkait tudingan dirinya menerima aliran dana dan membekingi MNC Land, AKP Didin kembali menegaskan bahwa aparat kepolisian Polsek Cijeruk hadir di lokasi aksi unjuk rasa untuk mengamankan situasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polri karena Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan Kawasan Strategis Nasional (KSN).

“Demikian pula soal tuduhan saya melakukan pungutan liar terhadap 18 kepala desa, sama sekali tidak benar. Kami memang sedang membangun ruangan Binmas, dan ada beberapa Kepala Desa yang menyumbang, itu pun tercatat dan sukarela,” terangnya.
(Acep Mulyana)

Mengenal Desa Batuan Sukawati, Desa BRILiaN dengan Sejuta Potensi Alam dan Budaya

0

Bogordaily.net – Sejauh mata memandang, Desa Batuan di Kecamatan Sukowati, Kabupaten Gianyar, Bali dikenal memiliki alam yang indah sehingga menjadikannya sebagai destinasi desa wisata yang menawan. Namun demikian, potensi terbesar sesungguhnya dari desa tersebut adalah pada kesenian.

Desa Batuan Sukawati merupakan pusat kesenian Bali dimana masyarakat desa ini memiliki keunggulan dan kemampuan dalam melukis, membuat patung, mengukir kayu dan membuat karya seni lainnya. Desa ini juga memiliki beberapa pura bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Salah satunya adalah Pura Puseh Batuan. Kehadiran Pura ini tidak hanya memperkaya pengalaman spiritual pengunjung tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dan budaya.

Ari Anggara selaku Kepala Desa Batuan mengatakan Desa Batuan berasal dari kata “baturan” yakni Prasasti Baturan. Dalam prasasti ini diceritakan tentang aktivitas seni dan budaya yang berkembang di masyarakat.

“Desa kami adalah salah satu dari sedikit desa tua di Bali yang memiliki potensi kebudayaan yang melimpah. Beberapa tari endemik juga lahir dari desa ini. Selain itu juga dikenal sebagai Desa segudang pelukis, seniman ukir, seniman karawitan, tabuh dan pengrajin-pengrajin yang memang sudah tersohor di provinsi Bali,” katanya.

Ia mengakui, generasi muda di desanya terus mengembangkan bakat seni mereka melalui sanggar-sanggar kesenian. Seni lukis batuan dikenal dengan ciri khasnya yang sangat detail dan kompleks, sebuah keunikan yang membuatnya diakui sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2018.

Ia menambahkan, pihaknya tidak hanya fokus pada seni dan budaya namun juga berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dukungan ini diberikan melalui keberadaan unit-unit usaha di desa tersebut yang tidak hanya membantu mendorong perekonomian masyarakat tetapi juga memberikan edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ketua BUMDesa Praja Kerta Desa Batuan, Gianyar Bali Ni Luh made Sukma Dewi menambahkan bahwa saat ini terdapat beberapa unit usaha di Desa Batuan antara lain, Warung Desa, Pengelolaan sampah, Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang merupakan pola pengelolaan sampah di tingkat kawasan atau komunal dan keberadaan AgenBRILink.

“Khusus unit usaha pengelolaan sampah, masing-masing Banjar (Dusun) sebulan sekali membawa sampah ke Balai Banjar. Lalu petugas melakukan pencacahan sampah langsung di lakukan di TPS3R kemudian membuat kompos,” imbuhnya.

Selain itu, BUMDesa Praja Kerta yang terbentuk pada tahun 2018 ini memiliki juga memiliki unit usaha Pusma Aman yaitu pusat pangan jadi kompos yang dihasilkan dari TPS3R. Puspa Aman merupakan program pemerintah yang berupaya untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah ataupun lahan tidak produktif.

Lahan tersebut dapat dikembangkan sebagai penghasil pangan dalam memperbaiki gizi keluarga, sehingga dimanfaatkan untuk menambah penghasilan.

“Sejak tahun 2022 kita mencoba menerapkan konsep “the right man on the right place” artinya kita memperbaharui unsur-unsur kelembagaan yang ada di Bumdesa untuk bisa lebih optimal memanfaatkan dan mengelola potensinya,” ungkapnya.

Ikut Program Desa BRILIan dan Dorong Pendapatan Asli Desa

Ari menambahkan, atas potensi dan pengembangan yang dilakukan, Desa Batuan ikut dalam program Desa BRILiaN 2022 yang diselenggarakan BRI. Melalui program ini, Desa Batuan Sukawati mendapatkan pendampingan dan pemberdayaan dari BRI dalam mengembangkan potensi desa.

“Tentunya melalui pemberdayaan dan pendampingan yang diberikan sangat berdampak pada pengembangan usaha. Nah sebagian dari pendapatan BUMDesa setiap tahunnya itu menjadi pendapatan asli desa yang digunakan kembali untuk membangun di desa. Saya sangat berharap apa yang telah menjadi warisan di Batuan terutama warisan kebudayaan yang telah kita warisi lebih dari 1000 tahun lalu tetap tumbuh dan eksisi di masyarakat,” tutup Ari.

Pada kesempatan terpisah, SEVP Ultra Mikro BRI M.Candra Utama mengungkapkan Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktek kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis sustainable development goals (SDG’s).

Hingga triwulan III 2024, Program Desa BRILiaN tercatat telah diikuti oleh 3.957 desa yang aktif bergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju.

‘‘Program Desa BRILiaN ini merupakan wujud nyata BRI yang terus berkomitmen untuk menciptakan social dan economic value kepada masyarakat. Semoga dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kebangkitan Ekonomi Masyarakat Desa,” pungkas Candra. ***

Astaga, Oknum Polisi Tega Bunuh Ibu Kandung Pakai Tabung Gas Hingga Tewas di Cileungsi Bogor

0

Bogordaily.net – Seorang oknum Polisi berinisial NJP (41) tega membunuh ibu kandungnya sendiri menggunakan tabung gas melon hingga tewas, di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 1 Desember 2024 sekitar, pukul 21.30 WIB malam.

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah mengatakan bahwa, kejadian tersebut bermula saat ibu korban berinisial HS (61) sedang melayani pembeli.

“Ketika sedang melayani saya dari belakang saya melihat sendiri NJP mendorong Ibunya dan ibunya langsung terjatuh ke lantai,” kata Kompol Wahyu, Senin 2 Desember 2024.

Menurutnya, pada saat korban sudah terjatuh dan tak berdaya, pelaku memukul korban di bagian kepala sebanyak tiga kali hingga akhirnya tewas.

“Pelaku mengambil tabung 3 kg yang ada diwarung dan memukulkannya ke arah kepala sebanyak 3 kali, mengetahui hal tersebut kemudian saksi langsung melarikan diri karena takut,” jelasnya

Lebih lanjut kata Wahyu, setelah itu pelaku yang merupakan oknum polisi itu melarikan diri dengan menggunakan kendaraannya.

“Korban dinyatakan telah meninggal dunia dan untuk pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan suzuki pickup,” ungkap Kompol Wahyu.***

Albin Pandita

Hanafi Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Bogor, Hery Antasari Ingatkan Pentingnya Peran Sekda

0

Bogordaily.net – Penjabat atau Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari resmi melantik Pj Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafi di Plaza Balai Kota Bogor, Senin 2 Desember 2024.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bogor Nomor 800.1.3.3 Kep.491-BKPSDM/2024 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bogor, Hanafi, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor.

Terhitung mulai 2 Desember 2024, resmi menjadi Pj Sekda Kota Bogor yang sebelumnya diemban oleh Syarifah Sofiah sebagai Sekda dan telah memasuki masa purna bakti sejak 30 November 2024.

Pelantikan Pj Sekda Kota Bogor ini, Hery sampaikan dilakukan sesuai dengan rekomendasi Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin melalui surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12430/KPG.07/BKD tertanggal 13 November 2024.

“Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Bogor mengucapkan selamat kepada Bapak Hanafi yang baru saja dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bogor. Selamat menjalankan tugas. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan dan kesejahteraan Kota Bogor yang kita cintai ini,” ujar Hery.

Hery menegaskan bahwa tugas seorang Sekretaris Daerah sangatlah berat. Selain bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, Sekda juga menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Bogor.

Oleh karena itu, ia berharap Hanafi dapat bekerja sama dengan seluruh perangkat daerah dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bogor.

“Perlu saya sampaikan di sini, sebagai pejabat tertinggi birokrasi pemerintah daerah, Sekda memiliki tugas dan fungsi yang sangat penting dan strategis, yaitu menyusun kebijakan daerah, mengoordinasikan pelaksanaan tugas perangkat daerah, memantau dan mengevaluasi kebijakan, membina aparatur, serta mengelola administrasi pemerintahan, keuangan, dan aset daerah,” jelas Hery.

Dalam penyusunan kebijakan daerah, Sekda membantu menyusun dan merumuskan berbagai kebijakan daerah, serta berperan penting dalam menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam dokumen perencanaan, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahunan.

Selain itu, Sekda bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah (OPD) serta menjadi penghubung utama antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi di bawahnya.

“Tugas penting lainnya adalah memantau dan mengevaluasi implementasi berbagai kebijakan daerah untuk memastikan kebijakan tersebut terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan,” ungkapnya.***

Ibnu Galansa

Ingin Kuasai Hp dan Motor Korban, Jadi Motif Utama Pelaku HS Tega Bunuh Siswa SMK di Ciomas Bogor 

0

Bogordaily.net — Motif kasus pembunuhan seorang siswa SMK di Ciomas Bogor akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polres Bogor. Pelaku (HS) tega menghabisi nyawa korban karena ingin mengambil hp dan motor korban.

Sebelumnya diketahui, diduga pelaku yang bernama (HS) alias Hendra berhasil ditangkap di Stasiun Gondangdia, Jakarta Selatan dalam upaya melarikan diri.

Kasi Humas Polres Bogor, lptu Desi Triana, menjelaskan bahwa tim Satresmob Polres Bogor dan Polsek Ciomas menerima informasi keberadaan pelaku di Stasiun Gondangdia, Jakarta Selatan. Tim langsung bergerak ke lokasi dan mendapati pelaku yang tengah berusaha melarikan diri.

“Kemudian dilakukan tindakan tegas terarah oleh pihak kepolisian, dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki sebelah kanan di bagian betis untuk mencegahnya melarikan diri,” kata lptu Desi, Senin 2 Desember 2024.

Setelah dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke RS Polri untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam perjalanan ke rumah sakit, pelaku diinterogasi oleh petugas dan mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban

HS mengaku membunuh korban karena ingin menguasai harta benda milik korban, berupa sebuah sepeda motor dan satu unit ponsel. Korban ditemukan tewas di rumah pelaku di wilayah Bogor.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Ciomas untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini akan segera memasuki tahap penyidikan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Kabupaten Bogor.

“Kami akan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur hingga pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,’ ungkap Iptu Desi.***

Albin Pandita

Digitalisasi Belum Merata Profesi Wartawan Jadi Pilihan Terakhir di Daerah

0

Bogordaily.net – Dekan Fikom Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) Muhammad Saifulloh mengatakan, digitalisasi saat ini belum merata hingga ke pelosok daerah-daerah di Indonesia.

Hal itu ia ungkapkan saat menggelar konferensi pers di Ardhita Restaurant & Lounge di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Senin 2 Desember 2024.

“Banyak di daerah salah satunya Lampung, profesi wartawan menjadi pilihan terakhir untuk menyambung hidup,” kata Dekan Fikom Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) Muhammad Saifulloh.

Ia menerangkan, banyak masyarakat khususnya di Lampung memilih profesi wartawan tapi tidak memiliki dasar-dasar jurnalistik dan pemahaman kode etik.

Bahkan, kata Saifulloh, literasi digital di daerah sangat minim yang mengakibatkan banyak wartawan-wartawan baru hanya bermodalkan id card atau kartu pers perusahaan.

“Orang yang tadinya kerja sebagai penyadap getah karet saja, beralih profesi menjadi wartawan, bahkan mereka sendiri saja belum tau fungsi wartawan itu apa,” jelas Saifulloh

Saifulloh menambahkan, wartawan bukanlah profesi yang mudah dijalankan, bukan juga bermodalkan id card dari perusahaan saja.

Lebih dari itu, lanjut Saifulloh, wartawan di daerah harus banyak diberikan pendidikan dan juga kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan profesi wartawan.

Saifulloh menekankan, beberapa daerah, terutama di daerah terpencil atau pedesaan, masih kurang memiliki akses terhadap infrastruktur digital yang memadai.

Seperti jaringan internet yang stabil dan cepat. Hal ini menghambat akses masyarakat terhadap teknologi digital.

“Tidak dipungkiri, profesi wartawan di daerah hanya sebatas profesi saja tanpa pengetahuan dan juga kemampuan,” tutup Saifulloh. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Meriahnya Reuni Akbar SMA PGRI 4 Bogor Angkatan 2002 ‘Collabs-nya antar Gen’

0

Bogordaily.net – Setelah 22 tahun berlalu, alumni SMA PGRI 4 Bogor angkatan 2002
akhirnya bertemu kembali dalam sebuah reuni akbar yang berlangsung meriah pada 30 November 2024 di Gedung Sekolah.

Acara ini dihadiri oleh 224 peserta dari total 664 lulusan, mengusung tema “Merajut Kenangan, Membangun Sinergi dan Berbagi“.

Reuni ini menjadi momen istimewa, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sarat makna dengan berbagai kegiatan sosial.

Dalam acara ini, alumni bersama-sama memberikan santunan kepada 21 anak yatim dan 2 beasiswa kepada siswa berprestasi yang masih aktif belajar
di SMA PGRI 4 Bogor, sebagai bentuk rasa syukur dan kontribusi kepada sekolah.

Acara dimulai pada pagi hari dengan kegiatan senam dan zumba bersama, menciptakan suasana penuh energi dan semangat kebersamaan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari
Kepala Sekolah Ibu Reni Meliani, S.Pd, Ketua Pelaksana Ghufron Azhar, dan Perwakilan Alumni Novan Harpanta, yang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik di antara alumni.

Suasana semakin meriah dengan hiburan musik dari band alumni yang membawakan lagu-lagu kenangan masa SMA, serta penampilan band dari siswa aktif yang menunjukkan bakat dan kreativitas generasi penerus.

Tidak ketinggalan, acara ini dimeriahkan dengan doorprize alat-alat rumah tangga serta voucher menarik yang didukung oleh berbagai sponsor seperti LorealI ndonesia, Allo Bank, Wardah, FridaAulia Indonesia, Daily Catering, JungleLand Adventure Theme Park Sentul, Hotel The Mirah, Hotel The Green Peak, Swiss-Belhotel, serta kolaborasi apik sekaligus sebagai sponsor utama dengan RPA Out of Home.

“Kegiatan ini sangat baik dan penuh dengan nilai-nilai positif, baik bagi alumni, para guru maupun siswa yang masih aktif belajar.” ujar Kepala SMA PGRI 4 Bogor Reni Meliani.

Ketua Pelaksana, Ghufron Azhar, menyampaikan harapannya bahwa reuni ini dapat menjadi awal dari kolaborasi positif antar alumni yang kini menempuh berbagai profesi, sehingga dapat saling
mendukung dan berbagi pengalaman.

Selain itu, reuni ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan para guru, baik yang masih aktif mengajar maupun yang sudah purna tugas, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka.

“Reuni ini adalah bukti bahwa persahabatan yang dimulai sejak SMA dapat terus terjaga dan memberi manfaat tidak hanya bagi kita sebagai alumni, tetapi juga bagi sekolah dan masyarakat,” ujar Ghufron Azhar.

Reuni Akbar SMA PGRI 4 Bogor angkatan 2002 menjadi momentum yang tak terlupakan, mencerminkan semangat kebersamaan dan berbagi yang diharapkan dapat terus berlanjut di
masa mendatang. ***

Kemenkop Ajak HIPPI Terlibat Aktif Dalam Pengembangan Ekosistem Koperasi di Indonesia

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengajak Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) untuk bersama-sama terlibat dalam pengembangan dan perbaikan ekosistem koperasi di Indonesia.

Bersama dengan HIPPI, Menkop Budi Arie meyakini nantinya koperasi dapat menjadi bagian utama dari pengelolaan ekonomi nasional.

“Kita berharap organisasi seperti HIPPI bisa ikut membantu menggairahkan koperasi untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama. Dengan begitu koperasi bisa benar-benar menjadi soko guru ekonomi Indonesia dan sebagai citra diri bangsa dalam mengurus perekonomiannya,” kata Menkop Budi Arie dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIPPI di Jakarta, Senin (2/12).

Salah satu contoh program yang dapat dikolaborasikan antara koperasi dengan HIPPI yaitu program hilirisasi kelapa sawit. Dalam program ini koperasi berperan dalam mengkonsolidasikan hasil panen sawit dan HIPPI sebagai pihak yang membantu dalam proses hilirisasi hingga pemasaran produk akhir.

“Petani ini nanti hanya cukup menanam sama panen, untuk urusan prosesing dari TBS (Tandan Buah Segar) ke CPO dan dari CPO ke market itu harus ada yang punya keahlian sendiri. Inilah yang bisa kita kerja samakan,” kata Menkop Budi Arie.

Menkop Budi Arie juga meyakini melalui sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk HIPPI, nantinya koperasi dapat berperan lebih besar terhadap kemajuan perekonomian nasional. Diakuinya, saat ini kontribusi koperasi terhadap PDB nasional masih sangat kecil di bawah 5 persen.

Strategi lain dalam pengembangan koperasi agar lebih berdaya saing yaitu dengan melakukan penggabungan entitas usaha koperasi yang serumpun atau Koperasi Multi Pihak (KMP). Menkop Budi Arie mendorong anggota HIPPI untuk menjadi bagian dari anggota koperasi sehingga rasio keanggotaan koperasi dapat semakin meningkat.

“Saya harap semoga teman – teman di HIPPI dapat bergandeng tangan dengan Kementerian Koperasi untuk sama-sama memajukan koperasi di Indonesia,” katanya.

Di tempat yang sama Ketua Umum DPP HIPPI Erik Hidayat menekankan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap optimalisasi penggunaan produk dalam negeri. Dia juga menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan ekonomi nasional, terutama dalam menghadapi ancaman akuisisi asing terhadap perusahaan lokal strategis.

Untuk itu DPP HIPPI mengajak pemerintah untuk memperkuat kebijakan perlindungan terhadap aset nasional, termasuk dukungan kepada UMKM dan pengusaha lokal. Diakuinya bahwa saat ini tantangan dalam upaya mengembangkan bisnis di dalam negeri semakin meningkat.

“Saat ini kami butuh kebijakan yang tidak hanya melindungi tapi juga memberdayakan pengusaha pribumi, saya percaya pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto dapat mewujudkannya,” kata Erik.

Dalam Rakernas ini, HIPPI memaparkan program unggulan, termasuk keberhasilan DPD HIPPI Bali yang sukses dalam merevitalisasi lahan pertanian yang menghasilkan beras sehat organik berkualitas tinggi.

Hal ini dapat menjadi peluang yang sangat baik untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini juga sedang digencarkan oleh Kemenkop dengan mendorong koperasi untuk terlibat dalam ekosistemnya.

“Program ini direncanakan akan kami replikasi ke daerah lain. Kami percaya program ini MBG bisa membangkitkan ekonomi rakyat dan pemerataan ekonomi dapat tercipta,” katanya. ***