Home Blog Page 1158

KPP Bogor Raya Audiensi Bersama Bank Kota Bogor Bahas NPL Gross

0

Bogordaily.netKetua Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, bersama Sekjen Muhamad Awaludin, melakukan audiensi dengan Bank Kota Bogor pada Rabu 26 Februari 2025.

Dalam pertemuan tersebut, mereka diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, serta Direktur Kepatuhan, Anjas Asmara.

Beni Sitepu mengungkapkan bahwa audiensi ini membahas pencapaian rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross.

Menurutnya, Bank Kota Bogor sangat terbuka terhadap masukan dari KPP Bogor Raya untuk menekan angka NPL Gross agar bank dapat berkembang lebih baik.

“Bank Kota Bogor menerima masukan dari kami soal NPL Gross. Hal itu untuk perkembangan Bank Kota Bogor lebih baik kedepannya,” ujar Beni.

Selain itu, Bank Kota Bogor juga menyambut baik program menabung bagi siswa SD dan SMP. KPP Bogor Raya berencana menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor agar program ini dapat berjalan bersama, sekaligus memperkuat posisi Bank Kota Bogor sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota Bogor.

“KPP Bogor Raya akan melakukan komunikasi dengan Disdik Kota Bogor agar program ini bisa berjalan bersama dan semakin memperkuat Bank Kota Bogor sebagai BUMD Pemkot Bogor,” katanya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Wamen UMKM Ajak Guru SMK Bimbing Siswa Jadi Wirausaha Muda

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza mengajak guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menjadi garda terdepan dalam membimbing dan mengarahkan para siswanya agar menjadi wirausaha muda.

“Berdasarkan data Indonesia Millennial and Gen Z Report pada 2022, sebanyak 64 persen Gen Z tertarik untuk menjadi wirausaha. Hal ini didorong karena fleksibilitas waktu dan didukung perkembangan teknologi,” kata Wamen UMKM Helvi saat memberikan sambutan dalam acara, workshop Kewirausahaan untuk Guru SMK yang diselenggarakan oleh Lazada Indonesia bekerja sama dengan Kementerian UMKM di Bandung, Rabu (26/2).

Wamen Helvi menekankan pentingnya peran guru dalam mencetak wirausahawan muda di sekolah masing-masing.

Hal ini juga selaras dengan tren generasi muda saat ini, yang cenderung lebih memilih menjadi pemilik bisnis daripada bekerja sebagai karyawan.

Dengan menjadi wirausaha, mereka tidak hanya menciptakan pekerjaan untuk diri mereka sendiri, tapi juga membuka lapangan kerja untuk anak muda lainnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak dengan filosofi LIDI (Loyalitas, Integritas, Disiplin, dan Inovasi).

Keempat hal ini menjadi kunci sukses dalam membangun bisnis. Loyalitas untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen, integritas sebagai fondasi keberlanjutan usaha, disiplin dalam waktu dan kualitas pelayanan, serta inovasi untuk memastikan usaha terus berkembang.

“Sudah selayaknya kita memberikan kesempatan, bimbingan, dan pengarahan kepada mereka, generasi muda kita,” ujarnya.

Dalam mendukung para calon wirausaha muda, Wamen Helvi mengatakan, pemerintah telah menyediakan berbagai program dan kemudahan bagi generasi muda yang ingin berwirausaha. Mulai dari akses perizinan melalui Online Single Submission (OSS), kebijakan alokasi 30 persen ruang publik untuk UMKM, kebijakan 40 persen belanja pemerintah dan BUMN untuk UMKM, hingga akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kementerian UMKM juga mengembangkan program kewirausahaan, termasuk di dalamnya ada Entrepreneur Hub, Entrepreneur Financial Fiesta, Inkubasi Wirausaha, serta ada jabatan fungsional Pengembang Kewirausahaan,” katanya.

Wamen Helvi berharap dengan para guru SMK yang turut berperan untuk tujuan yang sama, maka penciptaan wirausaha tangguh berkualitas semakin mudah diwujudkan, untuk mencapai target peningkatan rasio kewirausahaan nasional menjadi 8 persen pada 2045. ***

Desy Yanthi Utami Konsisten Bantu Balita Stunting di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Masih adanya balita stunting di Kota Bogor, menjadi perhatian utama anggota DPRD Kota Bogor Desy Yanthi Utami.

Disela aktifitasnya menjadi wakil rakyat, Desy tetap menyempatkan waktunya setiap satu bulan sekali untuk menyerahkan bantuan Penyediaan Makanan Tambahan (TMP) bagi balita stunting di wilayah Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Tengah dan Bogor Timur.

Seperti pada kegiatan reses, Rabu 26 Februari 2025, Desy menyerahkan PMT kepada 18 orang balita stunting yang di Kelurahan Babakan. Kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan PMT ke 11 orang balita stunting di Kelurahan Sukasari.

Kegiatan penyerahan PMT itupun ternyata suda menjadi kegiatan rutin yang dilakukannya, baik sebelum menjadi anggota DPRD, sehingga ketika sudah menjadi wakil rakyat, Desy tetap konsisten dan membantu balita stunting di seluruh wilayah Kota Bogor.

“Saya memang rutin memberikan PMT setiap bulan ke kelurahan-kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Timur dan Kecamatan Bogor Tengah, terutama bagi wilayah yang memiliki balita stunting. Ini bentuk tanggung jawab saya dan komitmen saya untuk membantu mengentaskan stunting di Kota Bogor,” ucap Desy kepada wartawan disela kegiatan reses di Kelurahan Sukasari.

Bantuan PMT yang diberikan, lanjut Ketua HWK Kota Bogor ini, berupa makanan sehat khusus untuk anak-anak stunting.

Ia berharap, dengan intervensi bantuan PMT yang diberikannya rutin setiap satu bulan sekali, dapat menurunkan angka kasus stunting di Kota Bogor.

“Harapan kita semua seperti itu, kasus stunting di Kota Bogor ini bisa teratasi. Saya akan terus keliling di wilayah-wilayah, dan nanti dibantu oleh para pengurus dan kader HWK Kota Bogor, bagaimana kita membantu penanganan stunting ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Desy juga mengaku menerima sejumlah aspirasi dari warga di wilayah Kelurahan Sukasari. Ia mengaku bahwa salah satu topik yang banyak disampaikan adalah masalah lingkungan yang berada di sekitar Sungai Ciliwung.

Meskipun ranah kebijakan sungai ini berada di wilayah Provinsi Jawa Barat, Desy berkomitmen untuk mengkomunikasikan masalah tersebut dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, khususnya dari Fraksi Golkar.

“Memang masalah ini berada di wilayah Provinsi Jawa Barat, namun saya akan berusaha mengkomunikasikan ini dengan rekan-rekan dewan di sana, agar ada langkah-langkah yang lebih konkret untuk menangani masalah ini,” jelasnya.

Selain masalah terkait sungai, sambung Srikandi Golkar yang akrab disapa Dea ini, warga juga menyampaikan keluhan terkait kebutuhan kebencanaan, perbaikan infrastruktur, perbaikan mushala.

Termasuk soal pendidikan untuk penambahan kelas di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak.

“Aspirasi yang disampaikan warga akan segera kami bahas lebih lanjut di komisi-komisi yang ada di DPRD. Tentunya, jika ada yang dapat segera ditindaklanjuti, kami akan realisasikan dan komunikasikan dengan dinas-dinas terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bogor Timur, Feby Darmawan menambahkan bahwa terkait potensi bencana yang ada di wilayah Sukasari.

Menurut Feby, kawasan ini memiliki kontur tanah yang berundak, sehingga sering terjadi longsor yang berdampak pada kerusakan rumah warga, seperti retaknya tembok rumah.

Namun, masalah utama yang dihadapi adalah rumah-rumah yang terkena dampak bencana tetapi tidak memiliki alas hak, sehingga tidak bisa mendapatkan bantuan dari program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). ***

Ibnu Galansa

Benninu Argoebie Serap Aspirasi Warga Cimahpar, Soroti Buruknya Infrastruktur dan Dorong Efisiensi Anggaran

0

Bogordaily.net – Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Bogor, Benninu Argoebie melaksanakan reses di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu 26 Februari 2025.

Pada reses yang dihadiri sebanyak 200 orang itu, Benninu mengundang seluruh RT RW dari Kelurahan Cimahpar, Ciluar, dan Tanah Baru.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga mengeluhkan buruknya infrastruktur di wilayah, mulai dari jalan lingkungan yang mirip kolam ikan hingga tembok penahan tanah (TPT) yang tak kunjung dibangun, meski sudah memakan korban.

“Memang banyak keluhan soal masyarakat soal infrastruktur yang sudah bertahun-tahun diusulkan tapi tidak menjadi prioritas. Seperti ada di salah satu wilayah, yang TPT sudah ambruk lama dan menyebabkan banjir tahunan, namun didiamkan. Padahal tiap tahun BPBD datang kesana untuk mitigasi,” ujar Benninu.

Atas dasar itu, kata Benn, kebijakan efisiensi anggaran yang dituangkan dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dan SE Kemendagri, mesti dijadikan momentum oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor guna memfokuskan penggunaan anggaran sesuai dengan astacita Presiden Prabowo.

“Efisiensi anggaran dilakukan dengan tujuan mengalihkan anggaran yang kurang penting untuk pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, dan pembukaan lapangan kerja. Ini harus dijadikan momentum oleh Pemkot Bogor untuk meningkatkan infrastruktur,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor ini.

NasDem, kata Benn, akan mengawal kebijakan efisiensi anggaran agar digunakan sesuai dengan astacita Presiden Prabowo.

“Kami akan mengawal pembangunan infrastruktur khususnya di wilayah. Sebab itu juga sesuai dengan visi misi kita,” ucapnya.

Pemkot, kata Benn, mesti memprioritaskan pembangunan di kewilayahan dengan memperbanyak mengakomodir usulan masyarakat dalam Musrenbang.

“Selama ini, usulan pembangunan di sebuah wilayah itu banyak dalam Musrenbang, bisa sampai 15. Tapi yang diakomodir hanya tiga,” katanya.

Apabila hal itu diubah, kata Benn, niscaya dalam setahun ke depan tidak akan ditemukan lagi keluhan masyarakat soal buruknya infrastruktur di wilayah.

“Pemkot mesti cermat dalam efisiensi digunakan untuk pembangunan infrastruktur wilayah,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

Bulan Suci Ramadhan YBM PLN Pusdiklat Salurkan Paket Bingkisan untuk 200 Penerima Manfaat

0

Bogordaily.net – Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1446 H, YBM PLN laksanakan program Berbagi Bingkisan paket untuk Warga Miskin dan Dhuafa pada Rabu 26 Februari 2025. Bantuan diberikan kepada total200 penerima manfaat yakni 100 paket pada saat seremoni dan 100 paket untuk warga miskin di wilayah Jakarta lainnya.

Hadir pada kegiatan ini General Manager PLN Pusdiklat Ibu Y Endah Cahyaningrum, dalam sambutannya beliau berharap paket Ramadhan ini dapat membantu warga pada saat bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba. Hadir pula perwakilan dari YBM PLN Pusat bapak Distra Brantanaka Manager Hub Legislatif sekaligus pengurus YBM PLN Bidang Perencanaan, Penghimpunan dan Publikasi.

Bapak Fajar Budiman selaku ketua YBM PLN Pusdiklat menyampaikan rencana program Ramadhan
1446 H yang akan dilaksanakan YBM PLN Pusdiklat, yakni:
1. Solidarity Food Truck Berkah Ramadhan
2. Peduli Marbot dan Guru Ngaji
3. Berbagi Berkah Ramadhan
4. Bazar UMKM
5. Bantuan Modal Usaha Pesantren
6. Kajian On#ramadhan1446h

Turut hadir pula Bapak Apri selaku SRM KKU sekaligus pembina YBM PLN Pusdiklat, juga Ibu Hapsari selaku SRM UPS yang ikut mendampingi GM PLN Pusdiklat Ibu Endah saat penyaluran paketbantuan secara simbolis.***

Dinilai Jadi Biang Kemacetan, Rudy Susmanto Dukung Penertiban Sejumlah PKL di Stasiun Cilebut

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto mendukung tindakan Satpol PP yang menertibkan bangunan liar dan pedagang kaki lima atau PKL di Stasiun Cilebut, Kabupaten Bogor.

Sejumlah bangunan liar dan PKL di area Stasiun Cilebut tersebut dinilai menyebabkan kemacetan yang mengganggu pengguna jalan.

Diketahui, jajaran Pemkab Bogor yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Desa Cilebut Barat dan Kepala Desa Cilebut Timur beserta jajaran segera merespon aduan dengan melakukan penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima tersebut, pada Senin 22 Februari 2025 lalu.

Dalam hal ini, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi jajarannya, yang sudah gercep merespon aduan masyarakat.

Kemudian, telah melakukan penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan dan diatas aliran irigasi.

“Hatur nuhun untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Desa Cilebut Barat dan Kepala Desa Cilebut Timur beserta jajaran yang sudah merespon aduan masyarakat,” kata Rudy, Rabu 26 Februari 2025.

Lebih lanjut, pihaknya telah memberikan instruksi kepada semua jajarannya, sebagai pelayan masyarakat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus gerak cepat merespon setiap aduan dari masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kita harus merespon cepat aduan dari masyarakat, agar masyarakat merasa pemerintah hadir untuk memberikan kenyamanan dan keamanan,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Kunci Pengendara Motor Tertinggal di dalam Jok, Damkar Berhasil Evakuasi

0

Bogordaily.net – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil mengevakuasi kunci motor pengendara yang tertinggal di dalam jok di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Danru 2 Damkar Kabupaten Bogor Iskandar menjelaskan bahwa, awalnya pelapor yakni Nurul sedang menggunakan motor adiknya, lalu meletakkan kuncinya di dalam tas.

Namun, setelah sampai di rumah makan pelapor memasukkan tasnya ke dalam box motor karena terbiasa menggunakan motor keyless. Alhasil kunci motor terjebak di dalam tasnya yang terletak di dalam jok motor.

“Untuk selanjutnya pelapor menghubungi kantor Pemadam Sektor Citeureup namun kantor tersebut tidak memiliki peralatan yang memadai,” kata Iskandar, Rabu 26 Februari 2025.

Kemudian, pelapor menghubungi tim penyelamat dari Kabupaten Bogor. Sehingga dengan cepat dilakukan penanganan.

“Lalu pelapor menghubungi Emergency Call 112. Selanjutnya pihak 112 meneruskan ke regu piket team Fire Rescue Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihak damkar langsung berkoordinasi dengan pelapor dan warga setempat, mempersiapkan alat pendukung, dan kunci motor tersebut berhasil dievakuasi oleh team Damkar.

“Kunci berhasil dievakuasi oleh team,” ungkap Iskandar.***

Albin Pandita

Mengenal Golden Tiger, Si Harimau Emas di Taman Safari Bogor!

0

Bogordaily.net – Halo, Sahabat Satwa! Apakah kalian tahu kalau di dunia ini ada harimau berwarna emas? Ya, harimau unik ini disebut Golden Tiger. Tidak semua kebun binatang memiliki Golden Tiger lho, tapi kalian bisa melihatnya di Taman Safari Bogor! Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan si harimau emas yang langka ini!

Apa Itu Golden Tiger?
Golden Tiger adalah varian langka dari harimau Benggala (Panthera tigris tigris). Warna emasnya yang indah berasal dari mutasi genetik yang disebut “wideband gene”. Mutasi ini membuat belangnya lebih samar dan bulunya terlihat lebih cerah. Menariknya, Golden Tiger bukan spesies baru, melainkan hasil dari variasi genetik harimau Benggala.

Dari Mana Asalnya?
Golden Tiger pertama kali ditemukan pada tahun 2017 di India. Mereka jarang ditemukan di alam liar karena kebanyakan hidup di penangkaran akibat perkawinan sedarah (inbreeding). Di seluruh dunia, jumlah Golden Tiger diperkirakan hanya 30 ekor di kebun binatang, sementara populasi harimau Benggala di alam liar sekitar 3.200 ekor.

Seperti Apa Ciri-Ciri Golden Tiger?
Golden Tiger memiliki tubuh yang besar seperti harimau pada umumnya, tapi yang membuatnya spesial adalah:
• Bulu berwarna emas dengan belang kuning muda.
• Perut dan kaki berwarna putih pucat.
• Jantan memiliki kepala dan leher lebih besar, sedangkan betina cenderung lebih agresif.

Apakah Golden Tiger Ada di Taman Safari Bogor?
Kabar baiknya, Taman Safari Bogor kini memiliki Golden Tiger bernama Jupiter. Ia adalah harimau jantan berusia 5 tahun dengan berat sekitar 130 kg. Jupiter tiba di Bogor pada 3 Oktober 2024 dan sekarang masih tinggal di penangkaran harimau Benggala. Meski tidak bisa berinteraksi langsung dengannya, kalian bisa melihatnya dari dekat dalam program Behind The Scene.

Apa Makanan Golden Tiger?
Seperti pada umumnya harimau, Golden Tiger adalah karnivora sejati. Makanan favoritnya adalah daging hewan berkuku seperti rusa, babi hutan, dan kerbau. Di Taman Safari, Jupiter diberi makan 5-8 kg daging setiap hari pada pukul 3 sore.

Apakah Golden Tiger Dilindungi?
Tentu saja! Golden Tiger termasuk masuk dalam kategori Endangered (Terancam Punah) oleh IUCN. Ancaman terbesar bagi mereka adalah perburuan liar dan hilangnya habitat di alam liar. Oleh karena itu, upaya pelestarian sangat penting untuk menjaga populasi mereka tetap stabil.

Kebiasaan Unik Golden Tiger
• Soliter: Golden Tiger jantan lebih suka hidup sendiri, sedangkan betina lebih sosial dengan anak-anaknya.
• Pintar Berburu: Warna bulunya yang unik bisa membantunya bersembunyi dan mengendap-endap saat menangkap mangsa.
• Menandai Wilayah: Harimau menandai wilayahnya dengan urin, cakaran di pohon, dan suara auman.
• Mandi Sendiri: Jupiter suka bermain air dan mandi sendiri tanpa bantuan keeper.

Bagaimana Cara Melihat Golden Tiger di TSIB?
Kalian bisa melihat Jupiter di Penangkaran Harimau di Taman Safari Bogor. Jika ingin pengalaman lebih seru, ikutlah program Behind The Scene untuk mengetahui lebih banyak tentang kehidupan harimau ini!

Kesimpulan
Golden Tiger adalah salah satu harimau paling langka di dunia. Dengan adanya Jupiter di Taman Safari Bogor, kita bisa belajar lebih banyak tentang satwa eksotis ini dan bagaimana cara melestarikannya. Jadi, kapan nih kalian mau main ke Bogor dan melihat Golden Tiger secara langsung? Yuk, ajak keluarga dan teman-teman untuk bertualang bersama di alam liar Taman Safari Bogor!
Tetap sayangi satwa dan jaga lingkungan ya, Sahabat Cilik!***

 

Mengenal Binturong, Si Bear-Cat yang Unik dan Menggemaskan

0

Bogordaily.net – Binturong (Arctictis binturong) adalah satwa yang menarik dan unik. Meskipun sering disebut “bear-cat” atau kucing beruang, binturong sebenarnya tidak memiliki hubungan dekat dengan beruang maupun kucing. Satwa ini termasuk dalam keluarga Viverridae, yang juga mencakup musang.

Habitat dan Penyebaran
Binturong hidup di hutan hujan tropis di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk India, Bhutan, Bangladesh, Nepal, Kamboja, Thailand, dan Indonesia. Sayangnya, akibat perusakan hutan, populasi binturong semakin menurun dan kini berstatus “Rentan” dalam daftar konservasi dunia.

Ciri Khas Binturong
Binturong memiliki tubuh besar dengan bulu hitam atau cokelat tua yang lebat. Ukurannya bisa mencapai 95 cm untuk panjang tubuhnya, sementara ekornya sendiri bisa mencapai 90 cm! Ekor panjang ini berfungsi seperti tangan tambahan yang membantu mereka bergerak di antara cabang-cabang pohon.

Selain ekor yang kuat, binturong juga memiliki kemampuan unik untuk memanjat pohon dengan baik. Kaki belakangnya bisa berputar ke belakang, sehingga mereka bisa turun dari pohon dengan kepala terlebih dahulu tanpa kehilangan cengkeraman.

Yang paling menarik, binturong memiliki kelenjar bau di pangkal ekornya yang mengeluarkan aroma khas seperti popcorn atau pandan. Bau ini digunakan untuk menandai wilayah dan mungkin sebagai cara berkomunikasi dengan sesama binturong.

Makanan Binturong
Binturong bear-cat adalah hewan omnivora, yang berarti mereka memakan berbagai jenis makanan. Mereka senang menyantap buah-buahan, daun, tunas, serangga, bahkan mamalia kecil seperti tikus. Meski termasuk dalam ordo karnivora, mereka lebih banyak mengonsumsi buah-buahan. Dengan kebiasaan ini, binturong berperan penting dalam menyebarkan biji-bijian dan membantu keseimbangan ekosistem hutan.

Kebiasaan dan Cara Hidup
Binturong adalah hewan nokturnal, artinya mereka lebih aktif pada malam hari. Selain itu, mereka juga arboreal, yang berarti mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di atas pohon. Karena ukurannya yang besar, binturong tidak bisa melompat dari satu pohon ke pohon lain seperti monyet. Sebagai gantinya, mereka harus turun ke tanah terlebih dahulu sebelum memanjat pohon lain.

Ancaman dan Upaya Pelestarian
Sayangnya, populasi binturong semakin menurun akibat hilangnya habitat alami mereka. Penebangan hutan dan perburuan liar menjadi ancaman utama bagi kelangsungan hidup satwa ini. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga hutan dan mendukung upaya konservasi agar binturong tetap bisa hidup di alam liar.

Kesimpulan
Binturong adalah satwa yang unik dan memiliki banyak keistimewaan. Dari ekornya yang kuat, bau khas seperti popcorn, hingga perannya dalam ekosistem hutan, binturong menunjukkan betapa menariknya keanekaragaman hayati di dunia ini. Yuk, ajak si kecil untuk lebih mengenal dan mencintai satwa liar seperti binturong agar mereka tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan!***

 

Gubernur Jabar Minta Pemkot Bogor Atasi Kemacetan, Wali Kota Dorong Moratorium Izin AKDP

0

Bogordaily.net – Di sela-sela kegiatan pembekalan kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mampu mengatasi kemacetan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan usulan yang pernah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terkait moratorium atau penghentian sementara pemberian izin angkutan antar-kota dalam provinsi (AKDP).

Saat ini, izin operasional AKDP masih menjadi kewenangan Pemprov Jabar.

“Faktanya, di lapangan, jumlah angkutan kota (angkot) dan AKDP semakin tidak terkendali, sehingga sering terjadi persinggungan rute yang menyebabkan kemacetan di beberapa titik di pusat Kota Bogor,” ujar Dedie A Rachim di Magelang, Rabu 26 Februari 2025.

Dedie A Rachim menambahkan, bahwa Pemkot Bogor hingga kini tetap melanjutkan kebijakan penataan angkutan umum melalui program rerouting, konversi, dan reduksi angkot yang dinilai cukup berhasil dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menyampaikan bahwa program penataan angkot akan terus dilakukan melalui tiga strategi utama, yakni reduksi, konversi, dan rerouting.

“Kami menyadari ada kendala terkait AKDP, karena kewenangannya berada di tangan Pemprov. Oleh karena itu, kami akan kembali bersurat kepada Provinsi agar bisa bersama-sama melakukan penataan terhadap angkutan AKDP,” ujar Marse.

Selain itu, Marse menambahkan bahwa pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan kemacetan di Kota Bogor.

Dengan langkah ini, diharapkan permasalahan kemacetan dapat semakin teratasi dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar.

Pemkot Bogor terus berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna mengurangi kepadatan lalu lintas, baik melalui regulasi, penataan trayek, maupun sinergi dengan pemerintah provinsi.***

Ibnu Galansa