Saturday, 2 May 2026
Home Blog Page 1221

Kampanye di Pasirkuda, Warga: Kami Nge-Fans Dokter Rayendra!

0

Bogordaily.net – Cawalkot Bogor nomor 5, Dokter Rayendra melakukan kampanye di Kelurahan Pasirkuda pada Sabtu (2/11/2024).

Kampanye dengan format dialog “Ngariung Sehat” itu diikuti ratusan warga dengan antusias. Sejumlah warga pun turut menyuarakan pendapatnya.

“Acaranya seru banget, aspirasi warga kami bisa tersampaikan,” ujar Lina, salah satu warga.

Lina dan sejumlah warga Pasirkuda mengaku terkesima dengan dokter yang juga doktor jebolan S3 IPB University itu.

“Kami juga nge-fans dong sama Pak Dokter,” kata Lina.

“Si Bapak teh ramah ya, someah, bermasyarakat. Pokoknya nggak jaim dan menyatu bareng warga,” tambahnya.

Dokter Rayendra dapat simpati warga usai menyampaikan 25 program yang diusungnya bersama Eka Maulana. Warga menilai, program duet profesional di Pilwalkot Bogor ini sangat mewakili kebutuhan masyarakat.

Ada pun beberapa program yang dipaparkan antara lain berobat gratis berbasis KTP; subsidi sekolah swasta; satu RW satu beasiswa; 100 juta per RW dan program Alun-Alun Kampung Glowing.

“Program-programnya bagus banget! Sangat mewakili kami, pokonya pro rakyat,” seru Lina.

Warga Pasirkuda berharap, Dokter Rayendra – Eka Maulana dapat memimpin Kota Bogor. Harapan dilantangkan warga lewat yel-yel usai Ngariung Sehat.

“Kami warga Pasirkuda pasti coblos nomor 5!,” lantang ratusan warga.***

Nikmati Doclang Bersama Istri, Sendi Fardiansyah Ingin Kuliner khas Kota Bogor Mendunia

0

Bogordaily.net — Calon Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah, berbagi kemesraan saat menikmati kudapan doclang khas Kota Bogor, bersama sang istri, Chalida Zulfia.

Sendi dan Chalida menyempatkan diri untuk menjajal Doclang Pak Odik, yang terletak di Jl. Pasir Kuda No.23 Bogor Barat, Kota Bogor, sehabis berkegiatan menyapa warga Kota Bogor.

“Saya tahu ini salah satu doclang legend di Kota Bogor. Kalau Sabtu-Minggu dari pagi sudah rame,” ucap Sendi.

Ketika ditanya mengenai kesan yang dirasakan setelah menikmati Doclang Pak Odik, Sendi mengaku puas.

“Rasa sih gak perlu diragukan. Pasti enak. Bumbu kacangnya khas. Ini yang agak beda dengan tempat lainnya,” jelas Sendi kepada awak wartawan.

Ketika ditanya mengenai harapannya terkait para pelaku UMKM dan kuliner di Kota Bogor, Sendi menyampaikan gagasannya untuk membawa menu kuliner khas Bogor mendunia.

“Makanan kayak doclang begini kan yang tahu cuma orang-orang Bogor aja. Saya ingin ke depan, Pemkot, punya perhatian berlebih kepada para pelaku usaha kuliner. Utamanya kuliner-kuliner khas Kota Bogor, untuk naik level,” terang pria asal Bojong Neros, Paledang, Kota Bogor tersebut.

“Kita kenal sushi dari Jepang. Tom Yum dari Thailand. Pho dari Vietnam. Kenapa gak kita promokan kuliner-kuliner khas Kota Bogor ini juga ke dunia internasional,” lanjutnya.

Untuk mewujudkan gagasannya tersebut, Sendi mengaku akan banyak melakukan diplomasi kuliner secara berkala baik di dalam dan luar negeri.

“Kita sebut diplomasi kuliner. Festival-festival kuliner ke depan, akan rutin kita selenggarakan. Bahkan kalau perlu, ikut festival di luar negeri. Tujuannya cuma satu, untuk mempromosikan makanan khas Kota Bogor kepada dunia internasional,” tutup Sendi.***

TP PKK Kota Bogor – PKK Network Perkuat Sinergitas

0

Bogordaily.net – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor menyambut kedatangan PKK Network di Aula TP PKK Kota Bogor, Jalan Semboja, Kota Bogor, Kamis (7/11/2024). Melalui kunjungan ini, TP PKK Kota Bogor dan PKK Network berupaya meningkatkan sinergi dan menjangkau lebih luas komunitas masyarakat melalui kerja sama pentahelix antara pemerintah, pihak swasta, dan media.

Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota Bogor, Windhy Wuryaning Tyas, menyambut baik niat PKK Network untuk memperkuat keterlibatan PKK dengan kelompok masyarakat lainnya.

“PKK Network ini punya perhatian besar terhadap kemajuan PKK di Indonesia. Saya melihat ini sebagai kesempatan untuk memperluas kerja sama kita dengan berbagai pihak dalam pentahelix antara pemerintah, swasta, dan media seperti PKK Network,” ungkap Windhy.

Windhy menyoroti peran luar biasa para kader PKK yang dengan penuh komitmen mendukung program-program PKK. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa masih terdapat “missing link” antara PKK dengan masyarakat.

“Dengan adanya kolaborasi bersama PKK Network, kami harap berbagai kegiatan PKK di Kota Bogor dapat lebih dikenal dan diakses lebih luas oleh masyarakat,” ucapnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi ini sebagai inovasi untuk menarik minat generasi muda di era digital ini, serta membangun keterlibatan yang lebih kuat dari seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Founder PKK Network, Falen Hartadi, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan PKK Network kepada TP PKK Kota Bogor, sekaligus menjalin hubungan yang lebih dekat.

“Kami percaya bahwa PKK adalah organisasi atau lembaga yang besar dan sangat berpengaruh. Oleh karena itu, melalui PKK Network, kami ingin menyebarluaskan dan menjangkau masyarakat untuk mengenal lebih banyak capaian yang telah diraih oleh TP PKK Kota Bogor,” jelas Falen.

Kunjungan ini diharapkan akan membuka peluang kerja sama yang lebih erat antara TP PKK Kota Bogor dengan PKK Network, memperkuat komitmen pentahelix untuk membangun kesejahteraan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran PKK dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.***

IAD Bogor Dukung Swasembada Pangan lewat Program Lumbung Pangan Pesantren

0

Bogordaily.net – Ikatan Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah (IAD) Bogor, telah mengambil langkah konkret dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan Program Lumbung Pangan Pesantren, mengelola lahan seluas 10 hektar di area 26 hektare Lahan Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor.

Pangan merupakan Hak Asasi Manusia, pangan juga menentukan kualitas sumberdaya manusia, dan pangan merupakan pilar ketahanan nasional. Ketahanan pangan merupakan pilar pembangunan.

Kegiatan IAD dengan mengelola lahan seluas 10 hektare di area 26 Ha Lahan Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan dan meningkatkan produksi pangan melalui pendekatan yang berkelanjutan dan berbasis pesantren.

Program ini kolaborasi antara alumni, santri, dan pihak pesantren, lahan tersebut akan dikembangkan untuk berbagai jenis komoditas pangan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan pertanian berbasis pesantren di berbagai daerah.

Menurut Ketua Umum Ikatan Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah, Djainudin Ali Lonek, SH, MH
Secara umum, Indonesia masih merupakan negara importir pangan.

Upaya diversifikasi pangan dengan memanfaatkan keragaman pangan yang bersumber dari dalam negeri belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

“Tingkat konsumsi beras masih tinggi dan diversifikasi pangan menggunakan bahan baku tepung terigu memperbesar posisi impor pangan Indonesia,” ungkapnya.

Upaya peningkatan produksi pangan masih menghadapi masalah internal seperti konversi lahan, penyediaan input pertanian terutama benih dan pupuk, serta keterbatasan infrastruktur untuk kelancaran distribusi.

Peningkatan produksi pangan juga masih tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pasar dan modal yang pada umumnya dikuasai oleh negara maju.

“Sementara negara berkembang seperti Indonesia hanya dijadikan pasar yang akan terus bergantung pada negara maju,” tandasnya.

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi pertanian sangat melimpah dan memiliki peranan penting dalam menciptakan kemandirian pangan serta meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang bisa dipenuhi langsung maupun tidak langsung.

Jainudin menambahkan, kegiatan ini merupakan inisiatif alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah, bagian dari dukungan atas kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mendorong komunitas pesantren untuk berkontribusi pada produksi pangan lokal.

“Melalui program IAD yang telah dijalankan ini, berharap pada pemerintah, kegiatan para alumni, santri dan pesantren mendapat perhatian serta menjadi contoh dan pelopor dalam praktik pertanian berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat, dan meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren itu sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Menurut Sekjen IAD, Subhan Murtadla, S. Ag, ME
peran pertanian dalam mendukung kemandirian pangan, Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah gagas Lumbung Pangan Pesantren dengan mendirikan Badan Usaha Milik Alumni Darul Fallah (BUMANDA), Gagas Program Lumbung Pangan Pesantren (LPP) dengan Mendirikan Badan Usaha Milik Alumni Darul Fallah (BUMANDA).

“Program Lumbung Pangan Pesantren di Pertanian Darul Fallah ini, merupakan inisiatif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sebagai upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan,” katanya.

Program ini bertujuan untuk memberdayakan alumni dan santri dalam keterampilan pertanian berkelanjutan dan memberikan pengetahuan serta praktik yang dapat membantu mereka untuk mandiri dalam hal pangan.

Melalui program ini, pesantren-pesantren seperti Darul Fallah dilatih untuk mengembangkan berbagai jenis produk pertanian, termasuk sayuran, buah-buahan, dan ternak, dengan cara yang ramah lingkungan dan berbasis pada kebutuhan lokal.

Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan teknis dalam teknologi pertanian, pengolahan lahan, pengolahan pasca panen dan pengelolaan sumber daya agar hasil panen dapat lebih optimal.

Banyak para alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor, yang tersebar di seluruh Nusantara, memiliki keinginan yang sama, konsern pada persoalan pangan, program ketahanan pangan tersebut. Jumlah alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah, sebanyak itu belum dilirik oleh pemerintah untuk menjadi mitra strategis program kedaulatan pangan.

Padahal jika dunia pesantren dan alumninya dirangkul dan disertakan dalam program tersebut diyakini bisa menjadi salah satu solusi ancaman krisis pangan yang menggejala di banyak negara, khususnya Indonesia.

“Tinggal dikolaborasikan dan disinergikan saja, Pesantren sudah melakukan, tetapi secara sporadis sehingga belum menjadi gerakan nasional. Pemerintah melalui kementerian pertanian tinggal menggandeng pesantren,” pungkasnya

Sebagai informasi, IAD merupakan organisasi alumni yang menghimpun para alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah yang tersebar di seluruh Indonesia. IAD menggagas Program Lumbung Pangan Pesantren (LPP) dengan Mendirikan Badan Usaha Milik Alumni Darul Fallah (BUMANDA).

Sebagai Pelaksana BUMANDA ini, merupakan Para Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah yang telah mendapatkan pendidikan Teknologi dan mekanisasi Pertanian di luar Negeri, di Jepang dan Amerika Serikat.

Program LPP ini, berada di Areal Pesantren Pertanian Darul fallah Bogor dengan luasan 26 Ha. Komoditas yang ditanam di antaranya Sayuran Organik, Buah Buahan, umbi-umbian dan Tanaman semusim lainnya.

Menurut Manajemen BUMANDA, Agus Setiawan, M. Pd. Di Pesantren kami diajarkan metode dan teknologi pertanian, seperti pertanian organik, konservasi sumber daya air, dan pengendalian hama terpadu. Adanya BUMANDA ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian Lumbung Pangan Pesantren, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“BUMANDA mengembangkan berbagai jenis produk pertanian, termasuk sayuran, buah-buahan, dan ternak, dengan cara yang ramah lingkungan dan berbasis pada kebutuhan lokal. Selain itu, program ini juga mencakup pelatihan teknis dalam teknologi pertanian, pengolahan lahan, pengolahan pasca panen dan pengelolaan sumber daya agar hasil panen dapat lebih optimal,” jelasnya.

Pesantren dapat terpenuhi kebutuhan sendiri dan bisa jualan dengan merk sendiri, mendorong ketersediaan bahan pokok secara mandiri pada pesantren. ***

Menteri Koperasi Komitmen Dongkrak Rasio Anggota Koperasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (MenKop) Budi Arie Setiadi berkomitmen penuh untuk mendongkrak rasio kepesertaan masyarakat dalam koperasi.

Ditargetkan pertumbuhan jumlah anggota koperasi bertambah menjadi 60 juta atau dua kali lipat dari jumlah eksisting saat ini.

Hal itu disampaikan MenKop saat menerima audiensi dengan Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) sebanyak 40 orang dimana Irsyad Muchtar sebagai ketua forum.

“Dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 300 juta, anggota koperasinya tidak sampai 10 persen. Koperasi telah menjadi backbone of economy pada negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa dengan jumlah anggotanya lebih dari 50 persen jumlah penduduknya,” kata MenKop Budi dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (8/11).

MenKop Budi Arie menambahkan, dengan semakin banyak anggota koperasi yang bergabung, sumber daya untuk menggalang kekuatan agar koperasi tumbuh lebih besar semakin terbuka lebar.

Dalam catatannya, perkembangan koperasi di Indonesia stagnan bahkan cenderung mengalami penurunan citra akibat beberapa kasus koperasi besar yang mengalami miss management.

“Dalam 10 tahun terakhir jumlah anggota koperasi di Indonesia memang tidak bergerak hanya berkisar di angka 25 juta orang, maka saya ingin tingkatkan jumlah anggota koperasi hingga 60 juta orang,” kata MenKop Budi Arie.

MenKop menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan secara total terhadap koperasi di Indonesia. Salah satu yang menjadi tolok ukur koperasi memiliki performa yang baik adalah dari sisi jumlah anggota. Jika ada koperasi yang dikategorikan besar tapi jumlah anggotanya hanya segelintir orang saja, maka koperasi tersebut perlu dievaluasi.

Sebagai bentuk keseriusan dalam pembenahan/ revitalisasi kopeasi, dalam pertemuan dengan Forkom KBI, MenKop mengajak para pegiat koperasi untuk melakukan diskusi bulanan dengannya terkait kendala perkoperasian yang harus diselesaikan bersama.

MenKop juga menyampaikan tugas yang menjadi penting saat ini adalah menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian untuk segera disahkan menjadi Undang-Undang (UU).

“Sudah 32 tahun, koperasi hanya mengacu pada UU No 25 Tahun 1992. Dan saya kira ini sudah kuno dan tak sesuai lagi dengan tuntutan digitalisasi dewasa ini. UU Koperasi yang baru harus selesai dalam 100 hari kerja,” tegas MenKop. ***

Padjadjaran Hotel Bogor Gelar Donor Darah dengan Pelayanan Kesehatan Gratis

0

Bogordaily.net – Padjadjaran Hotel Bogor akan mengadakan kegiatan donor darah pada Senin, 18 November 2024, di Executive 1 Meeting Room.

Acara donor darah di Padjadjaran Hotel Bogor ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung mulai pukul 08:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB.

Selain membantu meningkatkan ketersediaan stok darah, kegiatan ini juga menawarkan manfaat tambahan bagi para pendonor.

Setiap pendonor akan mendapatkan layanan gratis berupa pemeriksaan mata, kesehatan umum, dan kulit wajah, yang diharapkan bisa membantu masyarakat memantau kondisi kesehatan mereka secara menyeluruh.

Untuk mengikuti donor darah ini, peserta harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti istirahat yang cukup dan tidak begadang, tidak sedang hamil, menyusui, atau menstruasi, serta tidak mengonsumsi obat-obatan dalam tiga hari terakhir.

Padjadjaran Hotel Bogor mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus kesempatan memeriksa kesehatan diri. Jangan lewatkan momen berbagi yang bermanfaat ini!

Tentang Padjadjaran Hotel Bogor

Padjadjaran Hotel Bogor dikenal sebagai salah satu hotel terbaik di Bogor yang menawarkan fasilitas lengkap dan pelayanan yang ramah.

Terletak di lokasi strategis, Padjadjaran Hotel Bogor menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Kota Bogor serta berbagai destinasi wisata yang ada di sekitarnya.

Reservasi dan Informasi Lebih Lanjut

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, tamu dapat menghubungi Padjadjaran Hotel Bogor melalui telepon (0251) 823 9000 atau melalui WhatsApp di 0853 7008 0017.

Untuk tetap terhubung dengan berbagai update terbaru, tamu juga dapat mengikuti akun media sosial Padjadjaran Hotel di Instagram @padjadjaranhotel dan TikTok @padjadjaranhotelbogor.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati liburan yang menyenangkan dengan harga yang terjangkau di Padjadjaran Hotel Bogor! (Ibnu Galansa)

Padjadjaran Hotel Bogor Hadirkan Promo Spesial Lovember

0

Bogordaily.net – Padjadjaran Hotel Bogor kembali memanjakan para tamunya dengan penawaran spesial melalui promo Lovember yang berlangsung selama November 2024.

Dengan Promo Lovember, tamu cukup membayar harga yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp 699 ribu per malam. Para tamu dapat menikmati berbagai fasilitas dan keuntungan menarik selama menginap di Padjadjaran Hotel Bogor.

Tidak hanya menginap dengan harga spesial, para tamu juga dapat menikmati potongan harga untuk beberapa layanan unggulan.

Tamu hotel akan mendapatkan diskon 10 persen untuk semua produk makanan dan minuman (F&B product) di restoran hotel dan 15 persen diskon untuk layanan spa di Apsara Spa.

Tak ketinggalan, para tamu juga bisa menikmati harga spesial di Masterpiece Karaoke, menambah keseruan pengalaman menginap mereka.

Keuntungan lainnya, tamu hotel juga mendapatkan sarapan gratis untuk dua orang, akses gratis ke WiFi, serta akses bebas ke kolam renang dan kids club selama menginap.

Penawaran ini tentu menjadi daya tarik bagi keluarga dan wisatawan yang ingin merasakan kenyamanan menginap di Padjadjaran Hotel dengan fasilitas lengkap.

Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan, staf hotel yang ramah dapat dihubungi melalui telepon di 0251-835 9000 atau 0853-7008-0017.

Serta melalui email di [email protected] dan kunjungan Instagram @PadjadjaranHotel

Dengan berbagai diskon dan fasilitas yang ditawarkan, promo ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menginap yang lebih menyenangkan bagi para tamu yang ingin menikmati momen berharga di Bogor.

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan layanan terbaik Padjadjaran Hotel dengan harga yang bersahabat! (Ibnu Galansa)

Pj Bupati Bachril Bakri Komitmen Bantu Presiden Prabowo Sukseskan Asta Cita di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Bupati Bogor Bachril Bakri berkomitmen membantu Presiden Prabowo Subianto menyukseskan program unggulan Asta Cita di Kabupaten Bogor.

Hal tersebut ia katakan usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 di Sentul International Convention Center (SICC), Kamis 7 November 2024.

“Upayanya kita berusaha lebih baik memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlebih Kabupaten Bogor merupakan rumah tinggal Pak Presiden,” kata Bachril kepada wartawan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga sudah beberapa kali menggelar simulasi program makan bergizi gratis di beberapa sekolah. Terbaru, yaitu di SDN Pakansari 1 Cibinong dan SMPN 3 Cibungbulang dengan dukungan dana CSR dari Bang BJB.

Makanan beserta susu kemasan seharga Rp15 ribu per porsi yang dibagikan selama 5 hari di dua sekolah ini jika dirupiahkan nilainya Rp141.930.000.

Pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis dilaksanakan di SDN Pakansari 1 pada 1-7 November dengan jumlah penerima 665 siswa. Sedangkan di SMPN 3 Cibungbulang dilaksanakan pada 18-22 November dengan jumlah penerima 829 siswa.

Pj Bupati Bogor Bachril Bakri menekankan uji coba makan bergizi gratis ini dilaksanakan secara kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dengan para pemangku kepentingan.

“Pelaksanaan pemberian makan bergizi gratis ini kita lakukan secara kolaborasi dengan sistem catering dengan memberdayakan potensi lokal oleh Dinas Koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Selain itu, ia mengaku bangga atas suksesnya pelaksanaan Rakornas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

“Alhamdulillah dapat apresiasi, kami dengan sepenuh hati membantu, sejauh ini kami bisa berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri sebagai pelaksana,” ungkap Bachril.

Lebih lanjut kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung Rakornas yang dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia.

“Kita membantu Kementerian Dalam Negeri RI dalam suksesnya penyelenggaraan rakornas ini. Karena sekarang yang hadir tidak hanya Forkopimda, tapi juga jajaran KPU dan Bawaslu,” ungkap Bachril.

Ia menjelaskan, beberapa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor seperti penyediaan ambulans, penyiagaan tim pemadam kebakaran, pengerahan tim kebersihan, hingga mendirikan ruangan mini unit perawatan intensif atau ICU.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara di tempat yang sama mengaku siap mengimplementasikan arahan Presiden Prabowo dalam Rakornas bertajuk “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” tersebut.

“Pak Presiden ingin mensinkronkan arahan dari pusat ke daerah, harus satu frekuensi,” ucap Sastra.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor bahkan siap mendukung program makan bergizi gratis meski proses penganggarannya dilakukan melalui APBD Kabupaten Bogor sekalipun.

“Tentunya apa yang disampaikan pak presiden tadi perlu kita implementasikan ke bawah bersama forkopimda supaya benar benar menjaga regulasi keuangan daerah, bagaimana tadi disampaikan sebaik-baiknya harus kepada rakyat,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan berlangsungnya Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2024 merupakan langkah strategis untuk menyatukan para pengambil keputusan dan kebijakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

“Saya kira ini adalah suatu momen yang sangat bermanfaat, sangat strategis. Tapi ini juga sebetulnya sesuatu yang mungkin jarang, kita lakukan, di mana hampir seluruh pengambil keputusan dari seluruh tingkatan yang menentukan arah kehidupan bangsa untuk sekian tahun ke depan,” ungkap Presiden Prabowo. (Albin Pandita)

Tutup Rakornas di SICC Bogor, Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah

0

Bogordaily.net – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka secara resmi menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2024.

Dalam penutupan tersebut ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis di Gedung Sentul International Convention Center (SICC), Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Kamis 7 November 2024.

Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan pentingnya sinergisitas pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, jajaran kepala daerah serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan sosok terpilih untuk mengelola daerah.

Kemudian, untuk mengoptimalkan peran tersebut, Wapres Gibran mendorong adanya kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Forkopimda harus kompak. Kepala-kepala daerah terutama harus kompak juga dengan kabupaten, kota sekitarnya,” kata Wapres Gibran.

Selanjutnya, ia mengajak jajaran kepala daerah dan Forkopimda agar bersama-sama mendukung visi-misi Presiden Prabowo Subianto. Ia mengungkapkan dukungan dan sinergisitas dari pemerintah daerah (Pemda) penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada sejumlah daerah yang berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Daerah tersebut seperti Provinsi Papua Barat, Sulawesi Tengah, hingga Maluku. Dia meminta, daerah-daerah lainnya agar mampu mencontoh upaya tersebut.

“Saya mohon kepada Bapak/Ibu untuk bisa belajar dan juga meniru kota-kota yang sudah berhasil,” jelasnya.

Selain itu, Wapres Gibran juga mengapresiasi kiprah sejumlah daerah dalam menurunkan angka stunting. Daerah tersebut seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), Tanjung Balai, hingga Situbondo.

Wapres menegaskan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo, semua pihak didorong untuk menurunkan angka stunting. Langkah itu, sejalan dengan upaya pemerintah yang tengah mengoptimalkan program makanan bergizi gratis.

Berdasarkan kunjungannya di sejumlah daerah, sebagian besar orangtua murid cenderung merespons positif program makan bergizi gratis.

“Jadi saya minta tolong kepada Bapak/Ibu semua untuk mendukung program ini. Ini program yang sangat ditunggu-tunggu,” ujar ya.

Sementara itu, Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan telah menekankan bahwa program tersebut sangat strategis. Pasalnya program ini akan melibatkan peran aktif dari banyak pihak, mulai dari petani, hingga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

“Sekali lagi, jika kita ingin pertumbuhan perekonomian naik, sesuai target Bapak Presiden, kuncinya adalah kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat dan anggaran yang tepat sasaran,” ungkap Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Albin Pandita)

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-60, RS Islam Bogor Berikan Diskon 30 Persen untuk Medical Check Up

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-60, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) menghadirkan promo istimewa berupa diskon 30 persen untuk seluruh paket medical check up. Promo ini berlaku mulai 5 November hingga 30 November 2024.

Program ini merupakan bentuk komitmen RSIB untuk mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mendorong kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.

Dengan adanya diskon ini, RSIB berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan medical check up guna mendeteksi secara dini potensi risiko kesehatan.

Promo ini hadir agar masyarakat semakin termotivasi untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala, apalagi dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan November ini.

Paket medical check up yang tersedia mencakup pemeriksaan menyeluruh yang bisa membantu dalam mendeteksi berbagai kondisi kesehatan.

Bagi yang berminat, segera kunjungi RS Islam Bogor dan nikmati layanan kesehatan dengan harga spesial selama masa promo ini.

Tentang RS Islam Bogor

Rumah Sakit (RS) Islam Bogor berlokasi di Jalan Perdana Raya No. 22 Budi Agung, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

RS Islam Bogor dikelola berdasarkan prinsip norma dan nilai ke Islaman. Selain itu juga berorientasi kepada kemanusiaan dengan membantu kelompok masyarakat miskin (dhu’afa wal masakin) dengan mengutamakan pelayanan dan perawatan yang penuh kasih sayang dan santun.

Tersedia berbagai fasilitas kesehatan di RS Islam Bogor seperti UGD, medical check up, poliklinik rawat jalan serta beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi pusat informasi RS Islam Bogor di nomor 0251-8316822 atau kunjungi Instagram resmi RSIB @rsislambogor serta website www.rsislambogor.or.id. (Ibnu Galansa)