Home Blog Page 1220

Anggota DPRD Kota Bogor Rozi Putra Soroti Langkanya Gas Elpiji

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Rozi Putra mendesak pemerintah daerah dan Pertamina untuk segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan distribusi yang tepat sasaran mengenai langkanya gas elpiji 3 kg.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg. Antrean panjang di pangkalan, serta tidak adanya stok di pengecer, menandakan adanya masalah dalam mekanisme distribusi yang harus segera dibenahi,” ujar Rozi, Selasa 4 Februari 2025

Menurutnya, kebijakan terbaru yang membatasi penjualan gas subsidi hanya di pangkalan resmi harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur distribusi yang matang agar masyarakat tidak kesulitan.

“Transisi ini harus dilakukan dengan cermat. Jangan sampai aturan baru justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Sebagai bentuk solusi, Kang Rozi mendorong beberapa langkah strategis, yakni pertama audit distribusi dan monitoring stok.

Pemerintah daerah bersama Pertamina, kata Rozi, harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi gas elpiji 3 kg, memastikan tidak ada permainan di tingkat agen dan pangkalan.

Kedua, penguatan pengawasan di lapangan. Pemerintah Kota Bogor perlu membentuk tim khusus untuk mengawasi penyaluran gas subsidi dan memastikan harga tetap sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

Ketiga, peningkatan kuota dan pasokan tambahan. Jika kelangkaan terus berlanjut, perlu ada langkah cepat berupa tambahan kuota bagi wilayah-wilayah yang terdampak agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Terakhir atau keempat, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah perlu mempercepat sosialisasi mengenai mekanisme pembelian gas subsidi di pangkalan, termasuk syarat penggunaan KTP, agar tidak terjadi kebingungan di lapangan.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dalam situasi seperti ini. Kita tidak boleh membiarkan rakyat kebingungan, apalagi sampai beralih ke kayu bakar karena kesulitan mendapatkan gas elpiji. Ini masalah yang harus diselesaikan dengan cepat dan tepat,” tutupnya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Polresta Bogor Kota Tangkap 4 Tersangka Penembakan di Kebon Kelapa, 2 Pelaku Masih DPO

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil menangkap empat tersangka pelaku penembakan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kebon Kelapa, Bogor Barat, Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan tindak pidana pembunuhan berencana dan pengeroyokan yang berujung kematian.

Saat ini, pihak kepolisian masih memburu dua pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dengan inisial D dan H.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini berawal pada 1 Februari 2025 ketika korban, TH alias Erik, tengah nongkrong di parkiran Pasar Mawar sambil mengonsumsi minuman alkohol.

Saat itu, korban terlibat percekcokan dengan salah satu tersangka berinisial D. Keributan tersebut sempat dilerai oleh unit patroli Polsek Bogor Tengah.

Namun, pada Minggu, 2 Februari 2025, sekitar pukul 23.00 WIB, korban kembali ke lokasi bersama istrinya.

Di tempat tersebut, D dan kelompoknya sudah berkumpul. Sekitar pukul 01.30 WIB, insiden pemukulan terjadi, yang kemudian berujung pada aksi penembakan terhadap korban.

“Kami telah menangkap empat tersangka, yakni B (pelaku utama yang melakukan penembakan), M, N dan T,” kata Kapolresta pada Selasa 4 Februari 2025.

Sementara itu, dua pelaku lainnya, D dan H, masih dalam pengejaran.

“Tim gabungan Ditreskrimum Polda Jabar, Polres Bogor, dan Polresta Bogor Kota masih melakukan pencarian untuk menangkap kedua DPO ini,” ujar Kombes Pol Eko Prasetyo.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit handphone warna ungu yang terdapat bekas tembakan.

Tiga selongsong peluru ukuran 9 mm. Satu proyektil peluru yang bersarang di paha kiri korban. Satu pucuk senjata api warna hitam dan satu tas selempang warna merah yang digunakan untuk menyimpan senjata.

Dari hasil penyelidikan, motif utama penembakan ini adalah dendam akibat perselisihan sebelumnya. Polisi telah memeriksa tujuh saksi untuk memperkuat bukti dalam kasus ini.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, serta Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian.

“Ancaman hukuman maksimal adalah pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara,” jelasnya.

Kombes Pol Eko Prasetyo menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk tindakan kriminal yang mengganggu keamanan Kota Bogor.

“Kami tidak pandang bulu. Siapa pun yang meresahkan dan merusak ketertiban di Kota Bogor akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa

 

Kota Bogor Luncurkan Kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis untuk Wujudkan Eliminasi TBC 2030

0

Bogordaily.net – Dinas Kesehatan Kota Bogor bergerak cepat untuk mendukung pencapaian program Eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.

Melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis, Kota Bogor berupaya menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap penyakit berbahaya ini.

TBC, yang merupakan penyakit menular dengan angka kematian tertinggi kedua di dunia, tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kualitas hidup penderitanya.

Kota Bogor Luncurkan Kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis untuk Wujudkan Eliminasi TBC 2030

“Temukan Obati Sampai Sembuh” (TOSS TBC) menjadi gerakan utama yang diusung dalam program ini, dengan tujuan agar lebih banyak orang yang sadar akan gejala TBC dan segera mencari pengobatan. Keberhasilan dalam mengurangi penularan penyakit ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri apabila muncul gejala TBC dan aktif melaporkan siapa pun yang berisiko untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Sampai dengan 31 Januari 2025, Kota Bogor mencatatkan 9.947 kasus TBC (119%), sebuah angka yang cukup tinggi, meskipun upaya deteksi dan pemeriksaan pada kontak erat serta keluarga pasien TBC masih perlu ditingkatkan. Jawa Barat sendiri tercatat sebagai provinsi dengan angka penemuan kasus TBC tertinggi di Indonesia.

Program ACF ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat yang diluncurkan melalui Quick Win Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan, yang mencakup skrining kesehatan massal dan pembangunan rumah sakit di daerah-daerah.

Salah satu strategi penting dalam penanganan TBC adalah pengombinasian penemuan aktif kasus TBC dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada mereka yang terinfeksi TBC laten (ILTB).

Kegiatan ACF di Kota Bogor akan berlangsung di 20 titik lokasi pada periode 1 hingga 12 Februari 2025. Selama kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengikuti skrining TBC, dengan dukungan penuh dari perangkat daerah dan lintas sektor untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan.

Diharapkan melalui kegiatan ini, penemuan kasus TBC akan meningkat, skrining pada kelompok berisiko akan lebih luas, serta penularan TBC di Kota Bogor dapat ditekan secara signifikan.

“Dengan kerja sama antara masyarakat, petugas kesehatan, dan pemerintah, kita dapat bersama-sama menekan angka penularan TBC di Kota Bogor,” ujar Dr. Sri Nowo Retno, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor.***

Warga RW 02 Desa Pondok Udik Kemang Gelar Tabligh Akbar Memperingati Isra Mikraj

0

Bogordaily.net – Warga RW 02 Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor akan menggelar Tabligh Akbar pada Minggu 9 Februari 2025.

Bertempat di Lapangan Setia Kawan FC RT 03/02 Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang, tabligh akbar digelar dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1446 H/ 2025 M serta spesial menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Acara ini menghadirkan langsung Mubaligh atau Penceramah dari Bandung Jawa Barat yaitu KH. Ramadhan Juniarsyah, M.Ag dengan metode yang kekinian yaitu dengan Konsep DAWAY.

Yakni, dakwah menggunakan Wayang, Harmonisasi antara dakwah dan seni. Selain itu juga menghadirkan Qori dari Kota Bogor Jawa Barat yaitu Ustadz Muhammad Rizki, S.H.

Para tokoh, khususnya di RW 02, serta umumnya di Desa Pondok Udik serta tokoh dan pejabat di tingkat Kecamatan Kemang sampai Kabupaten bakal menghadiri dan meramaikan kegiatan ini.

Ketua Panitia Endang, S.M menjelaskan kegiatan Tabligh Akbar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Isra Mikraj serta menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025 M serta menjaga silaturahmi sesama warga.

“Harapan kami dengan acara ini pertama mempertebal keimanan umat muslim di wilayah 02 Pondok Udik , menjaga silahturahmi sesama warga, kekompakan semua elemen masyarakat pemuda, ibu-ibu bapak-bapak sehingga terciptanya keharmonisan kehidupan di wilayah RW 02,”

“Di samping itu juga mari jadikan acara isra mi’raj ini sebagai refleksi meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral diera digital,” ujar Endang alias Endu.

Ia juga mengajak masyarakat khususnya RW 02 umumnya masyarakat Kemang untuk mendalami makna Isra Mikraj sebagai refleksi spiritual.

“Peristiwa Isra Mikraj mengandung pesan besar tentang kedekatan hamba dengan Sang Pencipta. Perintah shalat lima waktu yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan suci ini memiliki makna mendalam, baik secara spiritual maupun sosial,” tambahnya

Selanjutnya H. Arda Dasuki, S.T Ketua DKM Masjid Al-Falaah RW 02 Desa Pondok Udik mengapresiasi kegiatan peringatan Isra Mikraj dan menyambut Bulan Suci Ramadhan di RW 02.

“Kami dari jajaran pengurus DKM Masjid Al-Falaah RW 02 beserta para tokoh Masyarakat dan tokoh Agama mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini, dimana kegiatan Tabligh Akbar baru kembali dilaksanakan kembali di wilayah RW 02” ujar H.m Arda

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut hadir dan meramaikan serta mengucapkan terimakasih kepada Warga RW 02 dan para Donatur yang sudah membantu kegiatan ini.

“Dan kami mengajak khususnya masyarakat RW 02 umumnya masyarakat se kecamatan Kemang untuk sama-sama menghadiri kegiatan tersebut pada 9 Februari 2025 dan kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Warga RW 02 serta para Donatur yang telah membantu kegiatan ini semoga mendapatkan pahala yang berlipat ganda” pungkasnya. ***

Di Hadapan Wamen ESDM, Tetangga Presiden Prabowo Ngeluh Kesulitan Dapat Gas Elpiji 3 Kg

0

Bogordaily.net – Warga Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengungkapkan kesulitan mereka dalam mendapatkan gas LPG 3 kg saat Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan di pangkalan gas dekat rumah Presiden Prabowo di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 4 Februari 2025.

Pada kesempatan tersebut, ratusan warga terlihat mengantri secara tertib untuk mendapatkan gas LPG yang baru saja turun dari truk.

Salah satu warga Babakan Madang, Sapri, mengaku telah menunggu selama empat jam untuk membeli gas LPG demi keperluan berjualan.

“Capek nunggu, saya mau jualan saja terhambat. Sudah empat jam nunggu,” kata Sapri kepada wartawan pada Selasa, 4 Februari 2025.

Sapri juga menilai kebijakan pemerintah yang melarang warung eceran menjual gas LPG 3 kg malah menyulitkan masyarakat.

“Kalau ada pengecer, tidak akan seperti ini. Tidak perlu antre panjang seperti ini,” jelasnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut kurang efektif meskipun harga gas di agen dan pengecer lebih mahal.

“Kurang efektif, lebih baik ada pengecer daripada harus antre panjang di agen seperti ini,” ujar Sapri.

Warga lainnya, Dena, mengungkapkan kesulitan yang dialaminya saat gas LPG di rumahnya habis, karena jarak dari rumah ke agen cukup jauh.

“Kalau habis malam, misalnya mau masak mie, masa harus ke agen? Kalau ada pengecer, bisa langsung tanya ‘Ada gas, Pak?'” ucap Dena.

Ia juga menjelaskan, antrean di agen atau pangkalan gas sangat panjang, menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

“Sekarang warga harus ke sini, dan otomatis saya yang tinggal dekat pangkalan tidak kebagian,” tuturnya.

(Albin Pandita)

Pemkot Bogor Terbitkan Aturan Pembelajaran di Sekolah Selama Ramadan 2025

0

Bogordaily.net – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot ) Bogor resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/572-Sekret terkait aturan pembelajaran di sekolah bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Bersama dari tiga kementerian—Mendikdasmen, Kemenag, dan Kemendagri—yang telah ditetapkan pada 20 Januari 2025.

Aturan Pembelajaran Selama Ramadan
Berikut ini adalah ketentuan yang harus dipatuhi oleh sekolah dan siswa selama Ramadan:

1. Awal Ramadan: Pembelajaran Mandiri
Pada 27-28 Februari serta 3-5 Maret 2025, kegiatan belajar akan dilakukan secara mandiri di rumah, tempat ibadah, atau lingkungan masyarakat sesuai dengan tugas dari sekolah.

2. Pembelajaran di Sekolah dengan Kegiatan Keagamaan
Mulai 6 hingga 25 Maret 2025, pembelajaran akan kembali dilakukan di sekolah atau satuan pendidikan keagamaan. Selain kegiatan akademik, siswa diharapkan mengikuti program yang memperkuat iman, takwa, dan karakter, seperti:

  • Bagi siswa Muslim: Tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keislaman.
  • Bagi siswa non-Muslim: Bimbingan rohani dan kegiatan sesuai ajaran agamanya.

3. Libur Idulfitri
Sekolah akan diliburkan pada 26-28 Maret dan 2-8 April 2025 untuk perayaan Idulfitri.

Siswa diimbau memanfaatkan waktu ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat.

4. Kembali ke Sekolah
Pembelajaran di sekolah akan dilanjutkan kembali pada 9 April 2025.

Kebijakan Tambahan Selama Ramadan

  • Durasi jam pelajaran dikurangi 5 menit per sesi.
  • Sekolah boleh mengadakan kegiatan keagamaan yang meningkatkan keimanan siswa.
  • Kegiatan fisik yang berat ditiadakan demi menghormati siswa yang berpuasa.
  • Kantin sekolah akan ditutup sementara, dan sekolah akan berkoordinasi dengan aparat setempat agar penjual makanan di sekitar lingkungan sekolah ikut menghormati bulan Ramadan.
  • Sekolah non-Muslim diminta menyesuaikan kegiatan dan menghormati siswa yang berpuasa.

Peran Orang Tua
Orang tua diminta aktif mendampingi anak dalam ibadah dan memastikan mereka tetap belajar di rumah selama pembelajaran mandiri.

Pemkot Bogor menegaskan bahwa aturan ini bisa berubah sesuai dengan kebijakan terbaru yang akan diinformasikan lebih lanjut.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan Ramadan menjadi momentum bagi siswa untuk tidak hanya belajar akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial.***

Gugatan Kang Mus Ditolak MK, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi Resmi Menang di Pilbup Bogor

0

Bogordaily.net – Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto-Ade Ruhandi terpilih resmi menang setelah setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan yang diajukan oleh Musyafaur Rahman dalam sidang penetapan hasil Pemilihan Bupati (PHPU) Bogor 2024 pada Selasa, 4 Februari 2025.

KPU Kabupaten Bogor akan segera mengukuhkan pasangan ini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih.

Menurut Adi Saputro, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Bogor, setelah ditolaknya gugatan tersebut, KPU akan segera menetapkan pasangan Rudy-Ade sebagai pemenang Pilbup 2024.

Penetapan ini rencananya akan dilakukan pada Rabu, 5 Februari 2025, bertempat di Hotel Haris CCM Bogor.

“Setelah itu, DPRD Kabupaten Bogor akan menggelar rapat paripurna untuk resmi menetapkan pemenang Pilbup 2024. Pasangan Rudy Susmanto dan Jaro Ade akan dilantik pada Kamis, 20 Februari 2025, di Jakarta,” jelas Adi Saputro.

Sebelumnya, Musyafaur Rahman menjadi satu-satunya pihak yang mengajukan gugatan, sementara Calon Bupati Bayu Syahjohan memutuskan untuk mencabut permohonannya terkait sengketa Pilbup Bogor.***

Panduan Lengkap Pendaftaran KIP Kuliah 2025: Cara Membuat SKTM dan Link Download

0

Bogordaily.net – Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 sudah di depan mata, bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) menjadi dokumen wajib yang harus disiapkan.

SKTM adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Kelurahan atau Desa untuk membuktikan bahwa pemohon berasal dari keluarga kurang mampu.

Dokumen ini diperlukan agar calon mahasiswa bisa mendapatkan akses lebih mudah ke berbagai program bantuan pemerintah, termasuk KIP Kuliah.

Kenapa SKTM Penting untuk KIP?

Tanpa SKTM, pendaftaran KIP Kuliah 2025 bisa terhambat. Surat ini menjadi bukti sah bahwa calon mahasiswa memang berasal dari keluarga dengan keterbatasan finansial.

Dengan SKTM, peluang untuk mendapatkan KIP Kuliah pun semakin besar.

Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dimulai?

Berdasarkan informasi terbaru, pendaftaran KIP Kuliah 2025 akan resmi dibuka pada 13 Februari 2025 melalui situs resmi kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Bahkan, hari ini (4 Februari 2025), Kemdiktisaintek telah menggelar sosialisasi resmi melalui kanal YouTube mereka untuk memberikan panduan lebih lanjut.

Bagi yang belum memiliki SKTM, segera urus ke Kantor Kelurahan atau Desa setempat agar tidak ketinggalan kesempatan!

Syarat Mengurus SKTM untuk KIP Kuliah

Untuk membuat SKTM, siapkan dokumen berikut:

✔ Surat Pengantar dari RT/RW
✔ Fotokopi & asli Kartu Keluarga (KK)
✔ Fotokopi & asli KTP calon mahasiswa
✔ Fotokopi & asli KTP orang tua

Cara Mudah Membuat SKTM
1️⃣ Kumpulkan semua dokumen persyaratan.
2️⃣ Datang ke Kantor Kelurahan atau Desa setempat.
3️⃣ Ajukan permohonan pembuatan SKTM.
4️⃣ Staf Kelurahan akan melakukan verifikasi dan meneruskan ke Kasi Sosial.
5️⃣ Kasi Sosial mengajukan permohonan ke Lurah/Kepala Desa.
6️⃣ Lurah/Kepala Desa menandatangani SKTM dan memberikan stempel resmi.

Link Download Contoh SKTM untuk Pendaftaran KIP Kuliah 2025

Bingung cara membuat SKTM? Berikut contoh format yang bisa diunduh dalam berbagai format:

  • PDF: Unduh di sini
  • DOC: Unduh di sini
  • DOCX: Unduh di sini

Jangan sampai kelewatan! Segera siapkan SKTM dan daftar KIP Kuliah 2025 sebelum terlambat.***

Bulan Sutena Klarifikasi! Video Viral 1 Menit 14 Detik Hasil AI

0

Bogordaily.net – Nama Bulan Sutena tengah jadi sorotan setelah beredar narasi video viral berdurasi 1 menit 14 detik yang ramai di TikTok dan Twitter.

Isu ini begitu heboh hingga publik mendesak sang seleb TikTok asal Bali untuk segera memberikan klarifikasi.

Sejak video itu mencuat dan jadi bahan perbincangan, tim JatimNetwork.com langsung berusaha menghubungi Bulan melalui akun TikTok resminya, @bulansutena.

Pada Minggu, 2 Februari 2025, permintaan klarifikasi telah dikirimkan. Namun hingga Selasa, 4 Februari 2025, Bulan masih belum memberikan tanggapan resmi.

Bungkam, tapi Tetap Aktif

Meskipun memilih diam terkait isu yang menyeret namanya, perempuan kelahiran Gianyar itu tetap aktif di media sosial.

Ia masih mengunggah konten di Instagram dan TikTok, seolah tak terpengaruh oleh kegaduhan yang terjadi.

Namun, di balik sikap diamnya, ternyata Bulan secara halus memberikan respons mengenai video yang beredar.

Ia tak membuat pernyataan langsung, melainkan menanggapi komentar netizen yang mempertanyakan kebenaran isu tersebut di unggahan Instagramnya.

Bulan Sutena Bantah Keras Video Viral: “Itu AI!”

Dalam video TikTok pribadinya, Bulan akhirnya menanggapi isu ini. Seorang netizen bertanya, “Bener kalau video itu Bulan Sutena?”

Dengan tegas, Bulan membantah, “Itu AI, please ????,” tulisnya dengan akun @iam.moon:).

Tak hanya itu, seorang pengguna lain juga memberikan dukungan, “Orang pintar bisa ngebedain mana yang asli mana AI. Semangat, mbak❤️,” tulis @Teguh Ramdani.

Bulan pun membalas, “Makasih kak Teguh????,” menunjukkan apresiasi terhadap dukungan yang ia terima.

Fakta Video Hasil Rekayasa

Dengan pernyataan tersebut, kini sudah jelas bahwa video yang viral bukanlah Bulan Sutena, melainkan hasil manipulasi teknologi AI yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Kasus ini menjadi pengingat betapa canggihnya teknologi AI dalam memalsukan video, serta bagaimana mudahnya seseorang bisa menjadi korban hoaks di era digital.

Bulan Sutena pun kini kembali fokus pada aktivitasnya sebagai konten kreator, sementara publik diharapkan lebih cermat dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Itulah informasi dan ulasan mengenai video viral Bulan Sutena yang menghebohkan.***

Kabar Gembira! Presiden Prabowo Minta Menteri ESDM Aktifkan Lagi Penjualan Gas Elpiji 3 Kg di Pengecer

0

Bogordaily.net – Fenomena antrean pembelian gas LPG 3 kg di sejumlah wilayah, termasuk Kota dan Kabupaten Bogor bakal segera berakhir.

Sebab, DPR dan Pemerintah sudah berkoordinasi terkait aspirasi publik soal gas LPG 3 kg. Hasilnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer gas LPG 3 Kg.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Menteri ESDM untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan Gas LPG 3 Kg sambil menertibkan pengecer jadi agen sub pangkalan secara parsial,” ujar Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dikutip Selasa (4/2/2025).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga menyebut Prabowo memerintahkan agar kementerian memastikan pengecer tidak menjual harga mahal ke masyarakat. Dia juga mengingatkan agar pengecer tertib.

“Kemudian memproses administrasi dan lain-lain, agar pengecer sebagai agen sub pangkalan harga LPG yang akan dijual ke masyarakat tidak terlalu mahal,” katanya.

Diketahui, pemerintah memangkas penyaluran LPG 3 Kg tak sampai tingkat pengecer, yang artinya penyaluran hanya sampai pangkalan. Rencana kebijakan tersebut mendapat sorotan dari anggota DPR di Senayan, Jakarta.

Dari wacana itu membuat kondisi warga kini harus membeli LPG 3 Kg ke pangkalan karena tak ada di pengecer atau warung. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan kondisi tersebut bukan kelangkaan tabung gas LPG 3 Kg.

“Kelangkaan daripada LPG itu sebenarnya nggak ada, nggak ada. Kenapa? Karena semua kebutuhan dari tahun 2024 ke 2025, volumenya sama, dan kami siapkan sekarang,” kata Bahlil.

Bahlil juga saat itu mengatakan pemerintah sedang merancang aturan agar status para pengecer bisa diubah menjadi pangkalan supaya masyarakat bisa mendapatkan harga yang sesuai saat membeli langsung di pangkalan.

Sebelumnya, melangkaan gas elpiji tiga kilogram (gas melon) mulai terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, salah satunya di toko gas Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Jum’at 31 Januari 2025.

Pedagang Gas di daerah Pondok Rajeg Luki mengatakan bahwa, kelangkaan gas melon tersebut sudah terjadi sejak sebulan lalu. Kemudian, untuk kebutuhan gas di toko pihaknya memasok langsung dari pangkalan.

“Kadang kadang kita sampai ada beberapa pangkalan itu yang biasa langganan itu sudah kosong sejak lama sekitar 1 bulan lalu,” kata Luki kepada wartawan, Jum’at 31 Januari 2025. ***