Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 129

Taman Safari Bogor Hadirkan Promo Pay Day Sale Hanya Rp.210 Ribu, Segera Pesan Sekarang!

0

Bogordaily.net – Taman Safari Bogor menghadirkan promo Pay Day Sale untuk mengisi liburan seru dengan menjelajah Safari Siang + Kereta Wisata dengan harga spesial.

Adapun, promo tersebut tersedia mulai dari Rp. 210 ribu – periode pemesanan 26 Januari – 05 Februari 2026. Kemudian, periode kunjungan fix date hingga 13 Maret 2026.

Promo tersebut sudah termasuk Istana Panda Indonesia, Safari Journey, 7 Exhibits + 23 wahana permainan, 8 presentasi edukasi satwa, air terjun Curug jaksa dan kereta wisata.

Syarat dan ketentuan, Pay Day Sale berlaku untuk paket Safari Siang dengan Add on kereta wisata, hanya berlaku untuk pembelian tiket online selama periode yang ditentukan.

Promo tidak dapat digabungkan dengan promo lainya dan tiket berlaku untuk sekali kunjungan.

Satu tiket, segudang cerita seru bareng keluarga dan orang tersayang. Promo terbatas dan hanya berlaku pembelian online.

Amankan tiketmu sekarang di tamansafari.com sebelum kehabisan. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi langsung nomor WhatsApp 081213729900.

(Albin Pandita)

SDN Polisi 4 Kota Bogor Gelar Isra Mi’raj, Tanamkan Disiplin Sholat dan Akhlak Mulia Sejak Dini

0

Bogordaily.net – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Upacara SDN Polisi 4 Kota Bogor saat sekolah tersebut menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.

Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat keimanan sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dalam menjalankan ibadah sholat, terutama bagi para siswa sejak usia dini.

Kepala SDN Polisi 4 Kota Bogor, Nurul Hidayah, menegaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang membawa pesan utama berupa kewajiban sholat bagi umat Muslim.

Ia menyampaikan bahwa sholat bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga menjadi media komunikasi langsung antara manusia dengan Allah SWT.

Kepada para siswa, ia mengajak untuk menjadikan sholat sebagai pondasi utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anakku yang berbahagia soleh dan solehah, Isra Mi’raj adalah peristiwa luar biasa, di mana Rasulullah SAW menempuh perjalanan suci dan menerima perintah langsung dari Allah SWT, yaitu shalat lima waktu. Oleh karena itu, momentum ini adalah saat yang tepat bagi kita, terutama kalian sebagai siswa, untuk belajar disiplin,” ujarnya.

Nurul juga menekankan pentingnya menjadikan sholat sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban yang terasa berat.

Menurutnya, kedisiplinan sholat akan membentuk pribadi anak-anak yang bertanggung jawab serta memiliki kejujuran dalam kehidupan sosial maupun akademik.

Ia pun mengingatkan bahwa keteladanan Nabi Muhammad SAW harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Komite Sekolah Dorong Sinergi Orang Tua dan Guru

Ketua Komite SDN Polisi 4, Purwana Riyadi, turut memberikan pesan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus menjadi refleksi bersama, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi orang tua dan seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan.

Ia menilai bahwa pembentukan akhlak mulia tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat dengan keluarga di rumah.

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen penting untuk mengambil hikmah. Peristiwa suci ini mengingatkan kita akan perintah shalat lima waktu. Sebagai komite sekolah, saya berpesan, mari jadikan momen ini untuk membimbing anak-anak kita agar lebih disiplin dalam shalat dan memperbaiki akhlakul karimah. Pendidikan karakter tidak bisa dilakukan oleh guru di sekolah saja. Sinergi antara sekolah dan orang tua sangat diperlukan. Kami berharap, sepulang dari sekolah, Bapak/Ibu wali murid dapat terus memotivasi anak-anak untuk menjaga shalat lima waktu.” jelas Purwrana.

Ceramah Dongeng dan Penampilan Religius Meriahkan Acara

Peringatan Isra Mi’raj di SDN Polisi 4 Kota Bogor juga semakin semarak dengan rangkaian kegiatan edukatif dan hiburan bernuansa Islami.

Acara diisi dengan ceramah dongeng oleh Kang Didin, yang disampaikan dengan gaya menarik sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain itu, para siswa turut menampilkan berbagai pertunjukan seperti:

  • Grup Qasidah
  • Penampilan Marawis
  • Hafalan Al-Qur’an (Tahfidz)

Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa sekolah juga aktif mendukung pengembangan bakat religius siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh pendidikan, di antaranya Pengawas Pendamping Bogor Tengah, Ade Mulyawan, Pengawas Pendidikan Agama Islam, Edih Hambali, Pengurus Komite SDN Polisi 4 serta tamu undangan lainnya

Kehadiran para pengawas dan tokoh pendidikan tersebut menjadi dukungan nyata bahwa kegiatan keagamaan di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak.

Atalia Praratya Soroti Penurunan Angka Pernikahan di Indonesia, Turun 15 Persen dalam Empat Tahun

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menyoroti fenomena menurunnya angka pernikahan di Indonesia yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menilai tren tersebut bukan hal biasa, melainkan sinyal adanya perubahan besar dalam cara masyarakat memandang institusi keluarga.

Pernyataan itu disampaikan Atalia dalam rapat kerja bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Dalam forum resmi tersebut, Atalia menegaskan bahwa pengalaman pribadi yang dialaminya tidak bisa dijadikan patokan atau contoh bagi masyarakat luas.

“Apa yang terjadi pada saya tentu bukan menjadi contoh begitu ya,” ujar Atalia.

Angka Pernikahan Turun Rata-rata 15,1 Persen

Politikus Partai Golkar itu menekankan bahwa penurunan angka pernikahan secara nasional merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian negara.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, angka pernikahan di Indonesia dalam rentang 2021 hingga 2024 mengalami penurunan rata-rata sebesar 15,1 persen.

Atalia menilai kondisi ini mencerminkan perubahan signifikan dalam pola pembentukan keluarga, terutama di kalangan generasi muda.

“Ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan ada perubahan besar dalam cara masyarakat memandang pernikahan dan keluarga,” katanya.

Atalia menilai tren ini harus dibaca lebih dalam, karena dapat berdampak pada struktur sosial dalam jangka panjang.

Menurutnya, semakin banyak anak muda yang menunda atau bahkan enggan menikah karena berbagai faktor, mulai dari ekonomi, gaya hidup, hingga perubahan nilai budaya.

Ia mengingatkan bahwa jika tidak diantisipasi, Indonesia bisa menghadapi situasi seperti sejumlah negara lain yang lebih dulu mengalami krisis pernikahan.

 

 

 

Update Longsor Cisarua Bandung Barat, 34 Korban Teridentifikasi di Hari Keempat

0

Bogordaily.net – Proses pencarian dan identifikasi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih berlangsung tanpa henti.

Memasuki hari keempat operasi, tim gabungan terus bekerja keras di tengah medan berat dan tumpukan material longsoran yang tebal.

Hingga Selasa, 27 Januari 2026, Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah menerima total 50 kantong jenazah dari lokasi bencana.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 korban telah berhasil diidentifikasi, mengalami peningkatan dibanding laporan sebelumnya yang baru mencatat 30 korban.

“Total 34 korban berhasil diidentifikasi, bertambah dari sebelumnya 30 korban,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu, 28 Januari 2026.

16 Jenazah Masih Dalam Pemeriksaan

Meski puluhan korban telah dikenali, proses identifikasi belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat 16 jenazah yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan karena kondisi korban yang tidak memungkinkan untuk dikenali secara cepat.

Menurut Kombes Hendra, sebagian besar jenazah tersebut harus melalui tahapan pemeriksaan DNA yang memerlukan waktu lebih panjang.

“Yang kemarin malam diterima sebanyak 50 kantong jenazah, yang sudah teridentifikasi 34. Sisanya masih menunggu hasil DNA yang dititipkan di RSUD Cibabat Cimahi,” jelasnya.

Tim DVI Polda Jawa Barat menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan dengan prosedur ketat dan menyeluruh. Identifikasi tidak hanya mengandalkan pemeriksaan fisik, tetapi juga melibatkan pencocokan data antemortem dari keluarga korban.

Tahapan identifikasi mencakup pemeriksaan postmortem, sidik jari, data medis, hingga pengujian DNA bila diperlukan.

Pihak kepolisian memastikan proses ini terus dilakukan sampai seluruh korban benar-benar teridentifikasi secara tuntas.

“Selama masih ada kantong jenazah yang diterima Pos DVI, kami pastikan proses identifikasi diselesaikan secara berkesinambungan. Termasuk jenazah yang membutuhkan pemeriksaan DNA, yang memerlukan waktu sekitar 14 hari,” kata Hendra.

Tim K9 Kembali Diturunkan

Memasuki hari kelima operasi pencarian, Polda Jabar kembali mengerahkan Tim K9 Ditsamapta untuk membantu penyisiran area longsor.

Anjing pelacak bersama personel terlatih digunakan untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses, terutama area yang tidak memungkinkan dimasuki alat berat.

“Untuk K9, setiap hari selalu turun ke lapangan,” ujar Hendra.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Basarnas, relawan, dan unsur pemerintah daerah terus berupaya maksimal menemukan seluruh korban.

Meski menghadapi tantangan berupa cuaca, kondisi tanah labil, serta material longsor yang tebal, proses evakuasi dan pencarian dipastikan akan terus dilakukan sampai selesai.

Operasi ini menjadi salah satu upaya kemanusiaan terbesar di wilayah Bandung Barat dalam beberapa waktu terakhir, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan keluarga mendapat kepastian.

Di tengah suasana duka, Polda Jawa Barat juga mengimbau keluarga korban agar tetap bersabar dan tidak terpancing kabar simpang siur yang beredar di luar informasi resmi.

Pihak berwenang meminta masyarakat menunggu hasil identifikasi yang valid sebelum korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Konsisten Dukung Program Tiga Juta Rumah, BRI Berhasil Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun kepada 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS).

Hingga akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari komitmen dalam menyediakan akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Penyaluran tersebut mencakup beberapa skema pembiayaan, yakni KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp15,74 triliun, KPR Tapera sebesar Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB) senilai Rp94,03 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp9,06 miliar.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor perumahan. Komitmen ini diwujudkan melalui perluasan akses terhadap pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan akses hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebagai bank-nya rakyat, BRI memandang penyaluran KPRS sebagai bagian dari peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penyaluran KPRS ini merupakan wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah,” ujar Dhanny.

Untuk menjawab tingginya permintaan masyarakat terhadap hunian subsidi, pada Agustus 2025 BRI mendapatkan peningkatan alokasi pembiayaan KPR FLPP dari 17.700 menjadi 25.000 unit.

Alokasi tersebut kembali ditingkatkan menjadi 32.000 unit, dan pada Desember 2025 bertambah lagi menjadi 33.000 unit. Pada tahun 2026, BRI mendapatkan kuota pembiayaan KPR FLPP sebesar 36.261 unit.

Peningkatan ini memperkuat peran BRI dalam mendukung pencapaian Program 3 Juta Rumah serta memperluas ketersediaan hunian yang terjangkau dan layak bagi masyarakat.

Penyaluran KPRS juga selaras dengan fokus BRI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya pengembangan infrastruktur dan pemerataan ekonomi.

Melalui pembiayaan perumahan, BRI tidak hanya membuka akses terhadap hunian yang layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Dampaknya meluas hingga sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tukang, logistik, serta pelaku UMKM yang turut bergerak di sekitar kawasan perumahan.

Penyaluran KPRS menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya pada bidang infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami memandang penyaluran KPRS sebagai bagian dari kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan nasional. Pembiayaan perumahan tidak hanya memberikan akses terhadap kepemilikan rumah, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi, termasuk mendorong sektor UMKM di sekitarnya. BRI akan terus memperluas jangkauan program ini agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki rumah yang layak dan terjangkau,” pungkasnya.

 

Bupati Bogor Pastikan CFD Dihentikan Sementara Selama Bulan Suci Ramadan, Bakal Diganti Pusat Kuliner

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan bahwa, pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman akan dihentikan sementara pada bulan Suci Ramadan. Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman nantinya akan digantikan dengan pusat kuliner selama Ramadan.

Menurut Rudy, nantinya para pedagang yang berjualan di Car Free Day (CFD) akan disiapkan tempat berjualan di dua lokasi.

“Pada saat bulan suci ramadhan jadi CFD di hari minggu kita memang berhentikan sementara selama 30 hari sebagai gantinya para pelaku umkm kita siapkan 2 lokasi,” kata Rudy, Rabu 28 Januari 2026.

Adapun, kata Rudy, lokasi yang pertama yakni di area masuk Lapangan Tegar Beriman. Serta area Masjid Baitul Faidzin.

“Lokasi pertama adalah jalur masuk ke pemda tidak menggunakan jalur yang sekarang bukan baitul faidzin tapi yang panjat tebing,” jelasnya.

Nantinya, di area Masjid Baitul Faidzin akan dipasang tenda permanen selama satu bulan penuh untuk para pelaku UMKM berjualan.

“Nah yang baitul faidzin kita pasang tenda permanen selama satu bulan jadi pedagang takjil bisa jualan disitu dan selesai dagang takjil disitu bisa jadi pusat kuliner selama 30 hari kedepan,” ungkap Rudy.(Albin)

Rumah di Baranangsiang Indah Dibobol Maling Hanya 18 Menit Setelah Ditinggal Pemilik

0

Bogordaily.net – Sebuah rumah di Jalan Telagawarna Blok B, Komplek Perumahan Baranangsiang Indah, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, menjadi sasaran pencurian pada Kamis, 2 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi dalam waktu yang terbilang singkat sejak rumah ditinggalkan pemiliknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik rumah meninggalkan kediamannya sekitar pukul 19.05 WIB.

Namun selang waktu kurang dari setengah jam, tepatnya pada pukul 19.23 WIB, rumah tersebut sudah diduga dimasuki oleh pelaku pencurian.

Cepatnya waktu kejadian menunjukkan pelaku diduga telah mengamati situasi sekitar dan memanfaatkan kondisi rumah yang sedang kosong.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat lokasi berada di kawasan permukiman yang selama ini dikenal relatif tenang.

Aksi pencurian tersebut diketahui setelah pemilik rumah kembali dan mendapati kondisi rumah tidak seperti semula.

Dugaan kuat, pelaku masuk saat malam hari ketika aktivitas lingkungan mulai berkurang dan pengawasan menurun.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat meninggalkan rumah, terutama pada malam hari.

Warga diimbau untuk memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, serta meningkatkan pengawasan lingkungan melalui kerja sama antarwarga.***

Pemkab Bogor Berencana Bangun Alun Alun Tegar Beriman di Cibinong

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana bakal membangun alun alun Tegar Beriman di kawasan Cibinong.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, pembangunan alun alun tegar beriman nantinya bertujuan untuk memberikan fasilitas publik baru kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

“Pembangunan alun alun revitalisasi yaitu salah satu tahapan kita mengembalikan apa yang yang kita fungsikan sebagaimana kepentingan masyarakat sepenuhnya,” kata Rudy, Rabu 28 Januari 2026.

Menurut Rudy, beberapa fasilitas publik lainya seperti taman siliwangi hingga Masjid Baitul Faizin merupakan fasilitas yang juga dibangun untuk kepentingan masyarakat.

“Alun-alun, lapangan tegar beriman, masjid baitul faidzin taman siliwangi dibangun dari sumber pajak masyarakat Kabupaten Bogor,” jelasnya.

“Kami ingin bahwa apa yang sudah dibangun sepenuhnya dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tambah Rudy.

Lebih lanjut, nantinya revitalisasi akan dimulai dengan mencopot pagar pagar yang ada di sekitar area Lapangan Tegar Beriman.

“Maka tujuannya kami melakukan revitalisasi adalah menghilangkan suhu pagar yang ada kantor pemerintahan pagar nya lebih masuk, karena ini adalah milik masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya

Nantinya kata Rudy, masyarakat bisa langsung menggunakan fasilitas Alun Alun tersebut untuk berolahraga maupun berwisata.

“Tentunya semuanya dapat digunakan kapanpun oleh masyarakat Kabupaten Bogor baik untuk berolahraga berwisata maupun beribadah di masjid agung baitul faizin,” ungkapnya.(Albin)

Tabrak Dua Kendaraan di Kedung Halang, Sopir Mobil Box Terjepit di Ruang Kemudi

0

Bogordaily.net – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu 28 Januari 2026. Seorang sopir mobil box dilaporkan mengalami luka setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak dua kendaraan di depannya dan membuat tubuh korban terjepit di ruang kemudi.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi tepat di depan Markas Komando (Mako) Brimob Kedung Halang.

Mobil box dengan nomor polisi F 8740 MD diketahui melaju dari arah Kota Bogor menuju Jakarta saat kondisi arus lalu lintas tengah padat.

Benturan keras mengakibatkan bagian depan mobil box mengalami kerusakan cukup parah. Akibatnya, sopir terjepit di ruang kemudi dan tidak dapat keluar dengan upaya sendiri. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati.

Proses penyelamatan korban berlangsung dramatis dan melibatkan personel Brimob Kedung Halang yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dengan peralatan seadanya, petugas membantu membuka ruang kemudi untuk mengeluarkan korban dari dalam kendaraan.

Setelah berhasil dievakuasi, korban diketahui mengalami luka di bagian kaki. Petugas kemudian segera membawa korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Raya Kedung Halang sempat mengalami perlambatan.

Kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan masih berlangsung di badan jalan.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut masih dilakukan oleh pihak berwenang.***

Tegur Murid, Guru SD di Pamulang Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Verbal

0

Bogordaily.net – Polres Tangerang Selatan tengah mendalami laporan dugaan kekerasan verbal yang melibatkan seorang guru sekolah dasar (SD) di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten. Laporan tersebut menyeret nama Christiana Budiyati, guru SDK Mater Dei yang akrab disapa Bu Budi.

Kasus ini mencuat setelah seorang wali murid melaporkan Bu Budi ke pihak kepolisian terkait dugaan kekerasan verbal terhadap muridnya.

Peristiwa yang menjadi dasar laporan itu disebut terjadi pada Agustus 2025 lalu, saat berlangsung kegiatan lomba sekolah.

Berdasarkan kronologi yang beredar melalui platform change.org, kejadian bermula ketika seorang murid terjatuh saat digendong oleh temannya yang dinilai belum siap.

Alih-alih memberikan pertolongan, murid yang menggendong bersama beberapa siswa lain justru meninggalkan korban dalam kondisi terjatuh.

Peristiwa tersebut kemudian diketahui oleh Bu Budi. Usai kejadian, ia memberikan nasihat kepada para murid di dalam kelas.

Nasihat tersebut bertujuan agar peristiwa serupa tidak terulang, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama teman.

Namun, penyampaian nasihat tersebut kemudian dipersepsikan secara berbeda. Orang tua murid menilai tindakan Bu Budi sebagai bentuk kemarahan yang dilakukan di hadapan umum, sehingga berujung pada pelaporan ke sejumlah instansi.

Meski pihak sekolah disebut telah berupaya melakukan mediasi, laporan tetap dilayangkan. Bu Budi dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pendidikan, serta Polres Tangerang Selatan.

Kepolisian pun membenarkan adanya laporan tersebut. Kasi Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Yudhi Susanto menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap perkara yang dilaporkan.

Ia menjelaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan membutuhkan waktu, termasuk dalam pengumpulan alat bukti.

Menurutnya, penetapan seseorang sebagai tersangka harus dilakukan sesuai aturan dan koridor hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP), serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Hingga saat ini, status perkara masih berada pada tahap penyelidikan.***