Home Blog Page 1347

Profil Ria Agustina, Sarjana Perikanan Pemilik Klinik Kecantikan Ilegal Ria Beauty Care yang Ditangkap Polisi

0

Bogordaily.net – Profil Ria Agustina pemilik Ria Beauty Care jadi perbincangan publik setelah ditangkap polisi karena praktek ilegal.

Polisi mengungkap latar belakang pemilik klinik kecantikan Ria Beauty, Ria Agustina (33) yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus treatment tidak memenuhi syarat keamanan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan bahwa tersangka bersama rekannya bukan berasal tenaga medis.

“Tersangka mengaku memiliki kompeten yang sah dengan didukung oleh sertifikat pelatihan. Kemudian hasil pemeriksaan terhadap tersangka RA dan tersangka DN bukan merupakan seorang tenaga medis maupun seorang tenaga kesehatan,” kata Wira saat konferensi pers, Jumat (6/12).

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan tersangka merupakan lulusan Sarjana Perikanan.

“Tentang tindak pidana, ada seseorang yang melakukan praktik sebagai tenaga medis. Padahal yang bersangkutan tidak punya kualifikasi, tidak memilki surat izin praktik. Tersangka memiliki gelar sarjana perikanan,” jelas Ade Ary.

Profil Ria Agustina Pemilik Klinik Kecantikan Ria Beauty Care

Kemudian Ps. Kasubdit Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Syarifah Chaira Sukma menyebutkan bahwa tersangka bisa melancarkan aksinya karena mengikuti beberapa pelatihan.

“Dia (tersangka) backgroundnya kan sarjana perikanan, dia ikuti beberapa pelatihan akhirnya dia mengimprove. Jadi masyarakat itu tak tahu kalau si Ria ini dia bukan tenaga medis,” jelas Syarifah.

Selain itu, Syarifah menyebutkan bahwa tersangka juga di media sosial memamerkan pakaian-pakaian seksi saat melakukan treatment dan itu membuat viral di kalangan.

“Sekarang kan ikon orang itu kan karena ketenaran, dan yang ditampilkan itu kan hasil yang cocok, jadi terkenalnya dia seperti itu,” ungkap Syarifah.

Untuk diketahui, Ria Agustina (33) bersama rekannya ditangkap Polda Metro Jaya usai membuka klinik kecantikan dan melakukan treatment tidak memenuhi syarat keamanan.

Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan bahwa tersangka ditangkap pada Minggu (1/12).

“Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap RA yang merupakan pemilik salon Ria Beauty. Dimana pada saat melaksanakan aktivitas pengobatan atau aktivitas kesehatan tersangka dibantu oleh tersangka DN,” kata Wira.

Lebih lanjut, Wira menuturkan bahwa kedua tersangka diamankan saat tengah melakukan treatment derma roller terhadap 6 orang perempuan dan seorang laki-laki di sebuah hotel Somerset Grand Citra Hotel dan apartemen Jalan Prof. Dr. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Tersangka melakukan tindak pidana dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan khasiat, kemanfaatan dan mutu, dan atau setiap orang yang bukan tenaga medis atau tenaga kesehatan melakukan praktik sebagai tenaga medis atau tenaga kesehatan yang telah memiliki SIP,” jelas Wira.

Sementara itu, Wira mengatakan bahwa modus tersangka melakukan aksinya dengan sengaja mengambil keuntungan dengan cara membuka jasa menghilangkan bopeng pada wajah dengan cara digosok menggunakan alat GTS roller hingga jaringan kulit menjadi luka.

Adapun dari hasil pemeriksaan, alat derma roller yang digunakan tersangka tersebut tidak ada izin edan, dan krim anestesi serta serum yang digunakan tersangka tidak terdaftar di BPOM.***

Cara Mengaktifkan Meta Ai di Whatsapp Android, Cek di Sini 

0

Bogordaily.net – cara mengaktifkan meta ai di whatsapp android menarik untuk diulas setelah fitur itu kini jadi perbincangan.

Fitur Meta AI di WhatsApp sebenarnya telah diperkenalkan pada Juli 2024. Pada tahap awal, kehadirannya hanya terbatas untuk beberapa negara.

Tapi kini, fitur ini mulai tersedia bagi sebagian pengguna di Indonesia, meskipun belum semua pengguna dapat menikmati fitur terbaru dari WhatsApp ini.

Meta AI hadir sebagai asisten virtual yang dirancang untuk membantu pengguna dalam menjawab berbagai pertanyaan secara interaktif.

Kehadiran fitur ini membawa pengalaman baru dalam penggunaan WhatsApp, khususnya pengalaman menggunakan kecerdasan buatan langsung di media sosial.

Cara Mengaktifkan Meta AI di Whatsapp Android

Agar fitur Meta AI di WhatsApp muncul, pengguna perlu memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru. Lebih lengkapnya, ikuti cara berikut:

Buka Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iPhone.
Cari aplikasi WhatsApp.
Jika ada tombol update, segera perbarui aplikasi. Pastikan menggunakan WhatsApp versi minimal 2.24.23.78.
Setelah aplikasi diperbarui, buka WhatsApp dan periksa daftar kontak.
Cari ikon berbentuk lingkaran dengan kombinasi warna hijau, biru, dan merah muda. Ikon ini adalah Meta AI.
Klik ikon Meta AI tersebut.
Ketik pertanyaan atau pesan, seperti “Siapa kamu?”.
Meta AI akan merespons dengan memperkenalkan diri sebagai asisten virtual dari Meta dan menjelaskan kemampuannya dalam membantu berbagai kebutuhan pengguna.

Kenapa Meta AI di WhatsApp Tidak Muncul?

Beberapa pengguna mungkin belum menemukan fitur ini meskipun sudah memperbarui aplikasinya.

Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

Meta AI belum tersedia untuk semua pengguna. Peluncurannya dilakukan secara bertahap sehingga beberapa akun mungkin masih belum mendapat akses.

Pastikan aplikasi yang digunakan sudah sesuai dengan versi minimal yang direkomendasikan, yaitu 2.24.23.78 untuk WhatsApp reguler atau 2.24.25.12 untuk WhatsApp Beta.

Fitur ini mungkin belum sepenuhnya diaktifkan untuk pengguna di wilayah tertentu.

Jika fitur belum tersedia, pengguna hanya perlu menunggu hingga peluncurannya selesai secara menyeluruh atau mengikuti program Beta untuk mendapatkan update lebih awal.

Demikian informasi dan ulasan mengenai cara mengaktifkan meta Ai di whatsapp android.***

Menkop Apresiasi Dukungan Muslimat NU Dalam Program Makan Bergizi Gratis

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi komitmen Muslimat NU dalam mendukung salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Terlebih lagi, Muslimat NU memiliki Koperasi An-Nisa yang bisa turut serta mendukung berjalannya program melalui koperasi,” kata Menkop, usai menerima kunjungan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa, di kantornya, Jakarta, Jumat (6/12).

Lebih jauh, Menkop Budi Arie menekankan pentingnya keterlibatan koperasi dalam penyediaan bahan baku seperti telor, beras, susu dan lainnya hingga terlibat dalam distribusinya pada program MBG.

Oleh sebab itu dia meminta agar dilakukan validasi koperasi-koperasi aktif yang siap untuk terlibat dalam program tersebut. “Kita berharap koperasi menjadi bagian dari ekosistem ini, sehingga harus diorganisir secara bagus karena ini program nasional yang memiliki multiplayer effect yang sangat besar bagi masyarakat,” ujar Menkop Budi Arie.

Menkop Budi Arie menyebut Kabupaten Sukabumi bisa dijadikan sebagai percontohan karena ekosistemnya sudah terbentuk dengan baik. Bahkan, koperasi-koperasi yang ada di Sukabumi sudah dipetakan untuk terlibat dalam program MBG tersebut.

Bagi Menkop Budi Arie, ini piloting (Sukabumi) yang yang paling bagus dari 85 piloting, dan ini bisa ditiru untuk Satuan Pelayanan MBG di daerah lain. “Yang pasti, keterlibatan masyarakat dan koperasi harus dilakukan. Sebab, salah satu tujuan dari program ini adalah bagaimana perekonomian rakyat bergerak,” kata Menkop Budi Arie.

Hal itu merujuk pada empat tujuan utama dari program MBG. Yaitu, menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, menurunkan angka stunting, menurunkan angka kemiskinan, hingga menggerakkan ekonomi rakyat.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengutarakan bahwa pertemuan ini juga sekaligus mengundang Menkop Budi Arie untuk hadir mengisi materi dalam Kongres ke-XVIII Muslimat NU yang akan dilaksanakan pada 12 -15 Februari 2025 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur.

“Rencana yang akan hadir dalam acara kongres tersebut sekitar 2860 orang, yang terdiri dari Pimpinan Cabang, Pimpinan Wilayah Muslimat se-Indonesia, dan Pimpinan Cabang Istimewa Dunia,” ujar Khofifah.***

100 Mahasiswa Baru FEBI IUQI Ikuti Diklat Ekonomi

0

Bogordaily.net –  Diklat Ekonomi (DEI) Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Ummul Quro Al-Islami atau IUQI Bogor resmi dibuka.

Acara dibuka oleh Dekan FEBI Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor, Jamaluddin, MEI, didampingi Presiden Mahasiswa IUQI, Riyan Nasrudin, Ketua MPM, Hafidz M Rahman, Ketua Himpro ESY, Pujiana Saputra, Ketua Himpro MBS Hasan Fadli, Ketua Himpro PBS, Siti Purnama Sari.

Acara DEI ini dihadiri kurang Lebih 100 Mahasiswa baru FEBI IUQI. Diklat merupakan Pendidikan dan latihan Kepemimpinan yang wajib diikuti mahasiswa baru FEBI IUQI.

Panitia pelaksana Hafidz Amarul Kautsar, menyampaikan bahwa diklat dilakukan selama 3 Hari 2 malam, bertempat di Siitudaun.

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan baik sesuai rencana.DEI merupakan Program kerja tahunan Himpro FEBI dan HIMA KSEI IUQI Bogor, ini adalah DEI ke 8 dalam perjalanan sejarah Fakultas dan Kampus IUQI Bogor,” kata Hafidz.

Ia mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh pihak yang sudah ikut terlibat aktif dalam DEI kali ini.

“Kami ucapkan terimakasih banyak kepada pihak civitas akademika IUQI Bogor kepada Bapak Rektor IUQI Bogor, beserta para wakil Rektor, Kloepada Jajaran Dekanat FEBI, Jajaran Kaprodi, BEM, MPM, seluruh panitia dan peserta,” ujarnya.

Ia juga bersyukur peserta begitu antusias karena pemateri yang hadir sangat luar biasa, dari kalangan profesional dan akademisi yang menjadi public figur di bidangnya, diantaranya Dr KH Syamsul Riza Mz yang merupakan Warek 2 IUQI, Bogor.

Gus Rizal dalam materinya menyampaikan kepemimpinan untuk mahasiswa dalam bingkai keaswajaan. Narasumber lainnya Dr. Azwar Anas, Heri Gunawan,.MM dan Adi Sumarna SE.MM dari Breto Institut yang merupakan praktiksi ekonomi nasional.

Hadir Pula Koordinator Regional FOSSEI Nasional Jabodetabek yang menyampaikan materi kaderisasi.  ***

Serikat Tani Islam Indonesia Gelar Muktamar ke-VI

0

Bogordaily.net – Serikat Tani Islam Indonesia (STII) gelar Muktamar ke-VI, yang mengangkat tema “Peran STII Mendorong Industri Pertanian 5.0 untuk Ketahanan Pangan 2025”. Muktamar digelar di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) di Bogor, dibuka pada tanggal 6 Desember 2024 dan berlangsung sampai dengan 8 Desember 2024.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars STII oleh para peserta, yang telah hadir dari luar kota bahkan dari luar negeri. Pembukaan acara dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, pembacaan doa, sambutan-sambutan dan hadir sebagai pembicara kunci mantan Menteri Kehutanan M.S Kaban.

Ketua Panitia Elva Septinawati sampaikan ucapan puji dan syukur dengan pembukaan Muktamar ke-VI kali ini. Dia ucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta dalam acara pembukaan Muktamar yang ke-VI yang khusus diselenggarakan di UIKA Bogor.

“Pada Muktamar ke-VI tahun ini, kami mengangkat tema “Peran STII Mendorong Industri Pertanian 5.0 untuk Ketahanan Pangan 2025”. Alhamdulillah, Muktamar InsyaAllah akan diikuti peserta dari 18 provinsi, 46 kabupaten/kota,” ujar Elva saat Pembukaan Muktamar ke-VI STII, di Aula Gedung Prof. Dr. H. Abdullah Siddik, UIKA, Bogor, Jumat (6/12/2024).

Elva sampaikan ucapan terima kasih kepada para panitia yang sudah bekerja keras menyiapkan acara. Elva sampaikan pula terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan masukan dana untuk menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-VI STII.

Mengakhiri sambutan, Elva sampaikan permintaan maaf apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan acara. “Mohon maaf lahir dan batin, saya sampaikan dengan tulus dan rendah hati,” sambung dia. (*)

64 Pasangan Adu Kuat di Turnamen Sarimbit Cup 2024

Bogordaily.net – GOR Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, menjadi saksi gelaran Turnamen Bulutangkis Sarimbit Cup 2024.

Sebanyak 64 pasangan pemain otodidak dari berbagai komunitas bulutangkis di Kecamatan Dramaga, Ciomas, dan beberapa kecamatan di wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor turut berpartisipasi dalam ajang ini.

Ketua panitia, Syamsudin, yang akrab disapa Cacu, menyebut mayoritas peserta adalah pemain undangan dari kategori B dan C, yang dikenal sebagai pemain otodidak.

Turnamen Sebulan Penuh, Antusiasme Tinggi

Turnamen ini berlangsung selama satu bulan penuh, dengan jadwal pertandingan setiap Jumat malam, Sabtu, dan Minggu.

Dalam pelaksanaannya, peserta dikelompokkan berdasarkan usia, dengan syarat minimal 35 tahun ke atas.

“Antusiasme peserta sangat tinggi sehingga kami harus membatasi jumlah peserta,” ujar Cacu kepada Bogordaily.net.

Sebelum masuk ke babak pertandingan, seluruh pemain terlebih dahulu menjalani proses seleksi untuk memastikan kualitas dan keberagaman kompetisi.

Membangun Silaturahmi Melalui Bulutangkis

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Sarimbit Cup 2024 memiliki tujuan mulia, yakni mempererat silaturahmi antar komunitas pencinta bulutangkis di Bogor Barat.

“Intinya, turnamen ini untuk membangun silaturahmi para penghobbi bulutangkis,” tambah Cacu.

Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi dari para peserta, turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat ikatan komunitas olahraga lokal sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat-bakat baru dari pemain otodidak.***

Gibran

Tim Medis 15 Negara ‘Belajar’ ke RSUD Ciawi

0

Bogordaily.net — Rumah Sakit Umum Milik Daerah (RSUD) Ciawi Kabupaten Bogor mendapatkan kunjungan dari 15 negara, Jumat 6 Desember 2024. Rombongan tim medis dari 15 negara sebanyak 60 orang rombongan tersebut untuk melihat dan mempelajari layanan yang dimiliki RSUD Ciawi.

Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi merupakan salah satu instalasi yang dipelajari mereka. Di mana Bogor Pain Center adalah instalasi manajemen nyeri pertama di rumah sakit yang ada di Indonesia.

Kunjungan ke RSUD Ciawi tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Regional Training Course for Palliative Radiotherapy dari IAEA Project Palliative Radiotherapy yang dilaksanakan pada tanggal 2-6 Desember 2024 di RSCM Jakarta yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara.

Jumlah peserta kunjungan ini mencapai 60 orang rombongan yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp.Rad, Subsp.RA(K) yang aktif mengembangkan layanan radioterapi onkologi di Indonesia. 60 orang rombongan tersebut terdiri dari tim dokter, dokter spesialis, fisikawan medis, dan para ahli paliatif radioterapi dari Jepang, Australia, Bangladesh, Kamboja, India, Malaysia, Mongolia, Pakistan, Filipina, Singapore, Srilanka, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Indonesia.

“Mereka datang untuk melihat langsung pelayanan paliatif di RSUD Ciawi, karena kita sudah melaksanakan beberapa pelayanan paliatif yang paling terkenal adalah Bogor Pain Center yang dapat meningkatkan kualitas hidup dari pasien,” ungkap Direktur RSUD Ciawi dr Fusia Meidiawaty SH., MH., Kes.,MARS.

Fusia mengatakan, mereka memberikan apresiasi yang luar biasa. Di mana menurut mereka adalah sesuatu yang luar biasa ada sebuah rumah sakit di luar Jakarta yang pelayanannya cukup lengkap. Bahkan ada pelayanan Bogor Pain Center yang sudah mendapatkan penghargaan Innovative Government Award tahun 2021 dan 2022. Serta pelayanan sub spesialis lainnya seperti stomach care, pelayanan cancer, dan yang lainnya.

“Tadi dikatakan Prof. Soehartati Gondhowiardjo sebagai koordinator, beliau akan melaporkan langsung hasil kunjungan ke RSUD Ciawi, dengan kondisi pelayanan yang cukup lengkap ini kepada Menteri Kesehatan,” terang Fusia.

Fusia menjelaskan, pada kesempatan tersebut pihaknya juga berdiskusi terkait kebijakan. Mereka menyarankan agar RSUD Ciawi bisa melaksanakan pelayanan radiotherapy. Terkait hal ini RSUD Ciawi membutuhkan dukungan Pemkab Bogor, karena berkaitan dengan sarana dan prasarana.

“Tentunya, di samping terus memperbaiki kualitas SDM dalam melayani masyarakat, ke depan kita juga akan terus mengembangkan beberapa fasilitas pelayanan. Seperti Ciawi Eye Center, kemudian menambah pelayanan hemodialisa, dan menambah ruang ICU juga. Karena RSUD Ciawi adalah rumah sakit rujukan yang membutuhkan pelayanan-pelayanan intensif,” jelas dr Fusia Meidiawaty.

Bogor Pain Center

Kepala Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi periode 2019-2023 dr. Henny Widyastuti, Sp.An, M.Kes, FIPM, Subsp.MN(K), menjelaskan, Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center bentuk sustainability (keberlangsungan) sebuah layanan, di mana faktor sustainability ini merupakan tantangan bagi siapapun, terutama para penyelenggara layanan yang layanan tersebut masih relatif baru di masyarakat.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami para penyelenggara layanan nyeri yang masih dibilang ‘sedikit’ di Indonesia. Nyeri dan saya pribadi sebagai dokter spesialis anestesi konsultan manajemen nyeri merupakan bagian tak terpisahkan dari paliatif ini, baik paliatif kanker maupun paliatif non kanker,” ungkapnya.

Apalagi, sambung dr Henny, dengan dikeluarkannya Kepmenkes No 2180 Tahun 2023 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Paliatif di mana Tata Laksana Nyeri merupakan kegiatan yang disebutkan pertama dalam kegiatan pelayanan paliatif tersebut. Hal ini juga sesuai dengan Kepmenkes No 481 Tahun 2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Nyeri bahwa dokter spesialis anestesi merupakan salah satu dokter penanggung jawab pemberi layanan nyeri tersebut, di samping dokter spesialis lainnya yaitu dokter spesialis ortopedi, spesialis rehabilitasi medik, spesialis syaraf dan spesialis bedah syaraf.

Founder Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi dr Mohammad Tsani Musyafa, M.Kes., Sp.OT yang sekaligus seorang praktisi nyeri intervensi mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dengan kehadiran tamu dari 15 negara ini.

“Inilah bentuk tantangan bagi kita dalam mengembangkan sebuah layanan yang bersumber dari sebuah inovasi. Sebuah tantangan berarti sebuah stimulus bagi munculnya inovasi-inovasi selanjutnya. Jadi bagaimana kita terus bertahan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pada tahapan berikutnya, apalagi Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi ini merupakan instalasi manajemen nyeri pertama di rumah sakit di Indonesia yang memberikan layanan nyeri secara komprehensif, multidisiplin dan multiprofesi berbentuk instalasi yang merupakan unit layanan resmi sesuai regulasi di sebuah rumah sakit,” jelasnya.

Layanan nyeri di Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi ini diberikan secara multidisiplin oleh berbagai dokter spesialis, dan secara multiprofesi baik dokter spesialis nyeri, perawat nyeri, radiografer nyeri, farmasi nyeri dan juga dukungan profesi yang lain yang secara bersama-sama memberikan layanan nyeri secara komprehensif yang bermanfaat pada pasien dengan gangguan nyeri, baik nyeri akut, nyeri kronis kanker maupun nyeri kronis non kanker.

Kepala Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi periode 2023 sampai sekarang, dr. Wahyu Bimantoro, Sp.An, Subsp.IC(K), FIP menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas acara kunjungan ini yang terlaksana dengan sangat baik.

“Kunjungan ini adalah untuk kita semua, kita adalah sebuah tim yang sudah seharusnya saling mendukung dan saling bekerjasama dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh Civitas Hospitalia tercinta RSUD Ciawi yang dengan terus semangat memberikan nilai kemanfaatan dan kebaikan bagi masyarakat dan harapannya bahwa wadah Instalasi Manajemen Nyeri ini ke depannya dapat diduplikasikan ke berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia, dan bahkan di dunia. Semoga layanan ini menjadi amal kebaikan dan amal jariyah bagi kita semua, aamiin,” harapnya.

Sebagai tambahan, Instalasi Manajemen Nyeri RSUD Ciawi atau Bogor Pain Center ini telah mengikuti berbagai ajang lomba inovasi baik dari tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan juga di tingkat nasional. Instalasi Manajemen Nyeri Bogor Pain Center RSUD Ciawi ini mampu membawa Kabupaten Bogor meraih IGA (Innovation Government Awards) sebuah penghargaan tertinggi dari Kementerian Dalam Negeri selama dua tahun berturut-turut yaitu tahun 2021 dan tahun 2022 sehingga menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Terinovatif se-Indonesia dari total 514 Kabupaten/Kota yang ada.
(Acep Mulyana)

Geisha, The Titans hingga Angkasa Band Bersama Dahsyatnya Weekend Siap Menghibur Warga Parung

0

Bogordaily.net – Dahsyatnya Weekend hadir kembali untuk Sahabat Dahsyat. Dengan format yang lebih fresh dan seru pastinya! Siap menyapa langsung Sahabat Dahsyat di Ramayana Ciplaz Parung, hari Sabtu & Minggu, 7 – 8 Desember 2024, mulai pukul 07.00 WIB. Akan ada penampilan dari musisi tanah air dan artis kebanggaan ibukota.

Dipandu oleh Tarra Budiman, Ruben Onsu, Claudia Andara dan Ghea Youbi. Dahsyatnya Weekend di Parung akan semakin meriah dengan deretan artis papan atas Indonesia, dimulai hari Sabtu 7 November dimeriahkan oleh The Titans, Geisha, Novia Bachmid dan Jelita Jelly.

Tak hanya satu hari, Dahsyatnya Weekend juga akan menyapa warga Parung pada Minggu 8 Desember, yang akan dimeriahkan oleh Angkasa Band, Shakira Jasmine dan Senandika (Mark, Samuel dan Nuca).

Tak hanya performance dari artis papan atas tanah air, banyak keseruan yang akan dihadirkan Dahsyatnya Weekend di Ramayana Ciplaz Parung dimulai dari jam 07.00 akan ada Zumba, GamesOKE, Photo dan Video Challenge dengan hadiah uang belanja gratis total jutaan rupiah dan juga doorprize menarik.

Jangan lewatkan acara yang bakal digelar pada Sabtu & Minggu, 7 – 8 Desember 2024, pukul 10.00 WIB, LIVE dari Ramayana Ciplaz Parung hanya di RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek dan Live Streaming di aplikasi RCTI+.

Pasang STB / TV digital dan arahkan antena ke pemancar RCTI. Gunakan STB, antena, kabel dan konektor yang berfungsi dengan baik. Jika mengalami gangguan hubungi RCTI Layanan Solusi Digital 08569003900 dan Instagram @officialRCTI. ***

Tangani Kemiskinan Ekstrem di Desa Pancawati, Pemkab Bogor Berikan Bansos

0

Bogordaily.net — Dalam upaya menangani kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengecek langsung infrastruktur desa dan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga kategori kemiskinan ekstrem di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Jumat 6 Desember 2024.

Pengecekan infrastruktur desa dan penyerahan bansos dilakukan langsung oleh Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Farid Ma’ruf.

Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan, penanganan kemiskinan ekstrem ini bisa terwujud jika data BNBA (by name by adress) sudah akurat dengan baik. Terkait dengan infrastruktur desa yang baik, maka perlu dilakukan melalui kolaborasi dan gotong royong.

“Dengan kekuatan CSR, saling tolong dan membantu, ke depan Desa Pancawati akan lebih hebat dari desa yang lain. Karena Desa Pancawati ini punya potensi yang luar biasa. Dengan gotong royong akan tertolong, tadi di cek infrastruktur jalannya sudah bagus. Masyarakat Desa Pancawati jangan hanya jadi penonton, saya optimistis Desa Pancawati akan semakin berkembang dan dikenal,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kadinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menuturkan, Pemkab Bogor melalui Dinsos mencoba memberikan ruang sebuah aksi nyata untuk membantu masyarakat melalui program intervensi penanggulangan kemiskinan ekstrem. Program ini untuk meringankan masyarakat.

Katanya, dari data yang dimiliki terdapat 400 Kepala Keluarga (KK) dengan kategori kemiskinan ekstrem di Kecamatan Caringin. Setelah dikroscek, dari 400 KK sudah banyak masyarakat yang telah mendapatkan program bantuan pemerintah ada PKH dan bansos lainnya.

“Ada 85-100 KK yang belum memperoleh program-program tersebut. Tentunya mereka yang belum mendapatkan program bantuan sosial, hari ini kami memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban mereka. Mudah-mudahan bermanfaat dan mereka warga negara yang masuk kategori kemiskinan ekstrem bisa terus dibantu,” bebernya.

Kades Pancawati, H Iqbal Jayadi, membenarkan bahwa masih ada sekitar 85-100 KK di desanya yang terkategori miskin ekstrem dan tidak mendapatkan bansos dari pemerintah.

“Kami, Pemdes Pancawati juga berharap agar ada kolaborasi serta kepedulian para pengusaha pariwisata untuk peduli mengentaskan kemiskinan masyarakat Desa Pancawati. Selain itu, tahun depan kami sangat berharap peningkatan jalan dilanjutkan karena sangat mendukung akselerasi pembangunan dan kemajuan pariwisata di Pancawati,” ungkapnya.
(Acep Mulyana)

Anggota Polisi Bunuh Ibu Kandung di Cileungsi Bogor Resmi Ditetapkan Tersangka, Kapolres Bogor : Motif Masih Didalami

0

Bogordaily.net – Anggota polisi yang telah bunuh ibu kandung sendiri di menggunakan tabung gas di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor ditetapkan menetapkan tersangka.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro saat ditemui wartawan di Mapolres Bogor, Cibinong, Jum’at 6 Desember 2024.

“Langkah-langkah yang telah kami lakukan terkait dengan kasus tragedi di Cileungsi, tanggal 2 telah kita naik sidik terhadap kasus tersebut, lalu tanggal 3 desember kemarin sudah kita lakukan penetapan tersangka. Lalu kita lakukan penangkapan penahanan,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro, Jum’at 6 Desember 2024.

Menurut Rio, pihaknya telah menyerahkan berkas tersebut kepada Kejaksaan Negeri Cibinong untuk ditangani lebih lanjut.

“Kemudian tanggal 5 kemarin kita sudah menyerahkan berkas tersebut tahap 1 ke Kejaksaan Negeri Bogor, sudah diterima langsung oleh bapak kasi pidum yang diantarkan langsung oleh kasat reskrim,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, Polisi juga telah memeriksa saksi saksi dan juga telah berkonsultasi dengan ahli kejiwaan RS Kramat Jati.

“Untuk pemeriksaan saksi sudah kita lakukan sebanyak 6 org, dan Insya allah hari selasa kita akan memeriksa dokter ahli kejiwaan dari RS Kramat Jati,” ujar AKBP Rio.

Selain itu, polisi masih mendalami motif dari tersangka melakukan perbuatan tersebut , dan juga akan melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

“Motifnya lagi kita dalami, pemeriksaan sudah kita laksanakan sebanyak dua kali sebanyak tersangka,” katanya.

“Namun kami tidak mengejar pengakuan tersangka, kita mengumpulkan bukti dari lingkungan sekitar, olah tkp, penyidikan dan kami akan menggeledah kembali, kami akan reka ulang terhadap apa yang terjadi dan siapa yang melihat disana,” tambah Rio.***

Albin Pandita