Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 135

Dukung Program Pembangunan Daerah, Perumda Pasar Tohaga Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor akan terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung program pembangunan daerah.

Dalam hal ini, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan didampingi oleh Kepala Bidang Keuangan menghadiri rapat koordinasi evaluasi program tahun 2025. Serta pembahasan rencana kerja dan program prioritas tahun 2026, Selasa 20 Januari 2026.

Adapun, kegiatan ini juga membahas isu strategis terkait alih fungsi lahan dan pertambangan di Kabupaten Bogor bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan menjelaskan bahwa, melalui forum ini Perumda Pasar Tohaga akan terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung program pembangunan daerah.

“Perumda Pasar Tohaga terus mengoptimalisasi pengelolaan aset, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat, kata Haris, Kamis 22 Januari 2026.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bogor dalam membuka lembaran baru tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Pemkab Bogor secara resmi meminta pendampingan KPK terhadap beberapa program strategis. Ini adalah bagian dari evaluasi satu tahun perjalanan pemerintahan kami, sekaligus respons atas berbagai aduan masyarakat dan pemberitaan yang berkembang,” ungkap Rudy.

(Albin Pandita)

Kementerian UMKM dan IKPI Berkolaborasi Hadirkan Pendampingan Pajak bagi UMKM

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka penyediaan layanan edukasi, konsultasi, dan pendampingan perpajakan bagi pengusaha UMKM di seluruh Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam memperluas basis pajak secara organik seiring dengan peningkatan kapasitas dan kualitas usaha.

“Ketika pengusaha UMKM telah naik kelas, memiliki legalitas usaha, terintegrasi dalam rantai pasok, serta menerapkan pencatatan usaha yang baik, kepatuhan pajak akan tumbuh secara alami, tanpa harus menambah beban tarif atau menciptakan instrumen pajak baru,” kata Temmy dalam acara Outlook Perpajakan dan Partnership Gathering IKPI 2026 di Jakarta, Selasa (20/1).

Temmy menegaskan, kehadiran Kementerian UMKM dalam kegiatan tersebut merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap pertumbuhan dan pengembangan UMKM, termasuk melalui penyediaan layanan pendampingan yang dibutuhkan pengusaha UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat, mudah, dan berkeadilan.

“Kolaborasi Kementerian UMKM dengan IKPI dimaksudkan untuk memberikan dukungan konkret bagi pengusaha UMKM melalui kegiatan edukasi, konsultasi, dan pendampingan perpajakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama ini diarahkan pada tiga layanan utama. Pertama, layanan edukasi dan konsultasi terkait ketentuan perpajakan terbaru serta berbagai insentif pajak yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha UMKM. Kedua, layanan pendampingan dalam pemenuhan dan penataan dokumen perpajakan. Ketiga, layanan pendampingan dalam menghadapi proses pemeriksaan pajak.

“Kami siap memberikan bantuan dan pendampingan yang diperlukan oleh pengusaha UMKM di seluruh Indonesia. Melalui kolaborasi dengan IKPI yang memiliki ribuan anggota di berbagai daerah, kami berharap ketiga layanan ini dapat dihadirkan secara merata dan mudah diakses oleh pengusaha UMKM di seluruh wilayah,” katanya.

Temmy menambahkan, upaya optimalisasi penerimaan negara tidak boleh menjadi penghambat bagi pertumbuhan UMKM. Melalui kerja sama ini, pengusaha UMKM diharapkan tidak lagi merasa khawatir dalam menghadapi kewajiban perpajakan, sehingga dapat lebih fokus mengembangkan usaha agar semakin produktif, berdaya saing, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.

“Ini merupakan esensi keadilan fiskal yang ingin dibangun bersama oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, yaitu menciptakan sistem perpajakan yang mendukung pertumbuhan, memberikan kepastian, serta memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi bangsa,” kata Temmy.

Ratusan Sopir Angkot Demo di Balai Kota Bogor, Tolak Peremajaan Angkutan Umum

0

Bogordaily.net – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bogor turun ke jalan dan memadati halaman Balai Kota Bogor, Kamis, 22 Januari 2026.

Aksi damai tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan peremajaan angkutan umum yang dinilai berpotensi menghilangkan mata pencaharian ribuan pengemudi.

Berdasarkan pantuan Bogordaily.net, ejak pagi hari, para sopir terlihat berkumpul sambil membawa spanduk, poster, dan pengeras suara.

Mereka menyuarakan kekhawatiran bahwa program peremajaan armada, jika diterapkan tanpa solusi yang jelas, justru akan memperparah angka pengangguran di Kota Bogor.

Dalam orasinya, para peserta aksi menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya berpihak kepada sopir angkot yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor transportasi umum.

Mereka menuntut agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada modernisasi armada, tetapi juga memikirkan dampak sosial dan ekonomi bagi para pengemudi.

Selain menolak skema peremajaan yang dianggap memberatkan, massa aksi juga menyampaikan keberatan terhadap tindakan penertiban di lapangan.

Para sopir meminta aparat tidak melakukan penindakan secara sepihak terhadap pengemudi yang masih beroperasi di jalur-jalur tertentu, selama belum ada solusi pengganti yang adil dan jelas.

Para sopir mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk membuka ruang dialog dan melibatkan langsung pelaku transportasi dalam setiap penyusunan kebijakan.

Mereka menilai keterlibatan pengemudi sangat penting agar program peremajaan tidak berujung pada hilangnya lapangan kerja.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif di bawah pengawasan aparat keamanan. Hingga siang hari, perwakilan sopir masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Kota Bogor terkait tuntutan yang mereka sampaikan.

(Muhammad Fikri Haikal)

DPR RI Apresiasi Capaian Kementerian UMKM dalam Memperkuat Ekonomi Rakyat

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan apresiasi dari Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) atas kinerjanya sepanjang tahun 2025.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menyampaikan secara umum kinerja Kementerian UMKM dinilai positif, khususnya dalam mendorong pembiayaan produktif bagi pengusaha UMKM.

“Secara umum, Komisi VII mengapresiasi kinerja Kementerian UMKM sepanjang tahun 2025. Salah satu capaian yang menggembirakan dan bersejarah adalah realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor produksi yang berhasil melampaui target 60 persen,” ujar Lamhot dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian UMKM di Gedung MPR/DPR Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen Kementerian UMKM dalam mengaktualisasikan arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan mengesampingkan ego sektoral.

“Kami menyadari bahwa Kementerian UMKM tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kami terus mengedepankan semangat kolaborasi lintas sektor, baik dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maupun sektor swasta,” ujar Menteri Maman.

Salah satu wujud konkret kolaborasi tersebut adalah pengembangan program Holding UMKM Klaster Olahraga. Program ini melibatkan berbagai kementerian serta pelaku industri olahraga nasional.

“Pada Desember 2025, kami telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk pengembangan Holding UMKM Klaster Olahraga. Sebagai proyek percontohan, sebanyak 20 stadion akan dikelola oleh 20 klub sepak bola dengan melibatkan UMKM sebagai bagian dari ekosistem bisnisnya,” katanya.

Dalam konteks perluasan keterlibatan UMKM dan penciptaan lapangan kerja, Menteri Maman juga menggarisbawahi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, program tersebut telah melibatkan 18.614 UMKM sebagai pemasok dan menyerap sekitar 2,25 juta tenaga kerja di berbagai daerah.

“Salah satu arahan Presiden adalah memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam peningkatan kesempatan kerja,” katanya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Kementerian UMKM juga berperan aktif dalam pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tersebut dilakukan melalui program Klinik UMKM Bangkit, yang dirancang untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua tahun. Melalui Klinik UMKM Bangkit, kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang bergerak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus mencegah terjadinya ketimpangan dalam proses pemulihan,” ujar Menteri Maman.

Terkait tata kelola birokrasi, Menteri Maman menambahkan, capaian Kementerian UMKM menunjukkan tren positif.

“Pada tahun 2025 nilai survei penilaian integritas Kementerian UMKM meningkat menjadi 80,43 dengan predikat terjaga, kemudian laporan keuangan berada pada kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan juga indeks pelayanan publik masuk dalam predikat A,” katanya.

Menatap tahun 2026, Kementerian UMKM akan memfokuskan kebijakan dan anggaran pada delapan program strategis, yaitu Sapa UMKM, Kartu Usaha, Holding UMKM, peningkatan keterlibatan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis, Kemitraan dan Hilirisasi, Perluasan Akses Pembiayaan, Entrepreneur Hub, serta Transformasi Usaha.

Melalui berbagai program tersebut, kata Menteri Maman, Kementerian UMKM berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi ekonomi nasional dengan menjadikan UMKM sebagai motor penggerak pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan kemandirian bangsa.

KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express

0

Bogordaily.net – Peluang usaha sekecil apapun bisa membuahkan hasil bila dijalani dengan tekad dan kerja keras. Prinsip itulah yang dipegang teguh oleh Sari Handayani Daulay (39), seorang pelaku usaha wanita asal Kabanjahe, Kab. Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Perjalanan bisnis Sari dimulai pada 2015. Ia memulai usaha sederhana dengan membuat es buah dan menjualnya keliling kampung maupun menitipkannya di kedai-kedai kecil sekitar wilayah Karo. Dari usaha sederhana tersebut, Sari mulai melihat peluang lain yaitu jualan mainan anak yang saat itu belum tersedia di daerahnya.

“Awalnya hanya jualan es buah, tapi saya melihat banyak anak-anak di sini yang sulit mendapatkan mainan. Akhirnya saya mulai jualan mainan eceran untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkap Sari.

Namun, peluang baru itu tidak datang tanpa tantangan. Salah satunya adalah kewajiban memenuhi minimal pengambilan barang agar mendapatkan harga lebih murah dari distributor. Kesulitan modal sempat menghambat pertumbuhan usahanya.

Kesulitan itu perlahan teratasi ketika seorang petugas BRI datang mengunjungi rumah-rumah di lingkungannya. Dari pertemuan itulah Sari mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. “Jadi ada petugas BRI yang mungkin tahu saya punya usaha, lalu ditawari KUR BRI. Saya dijelaskan apa itu KUR dan persyaratannya dan dari situ saya tertarik mencoba,” imbuhnya.

Proses pengajuan KUR terbilang mudah. Pengajuan pertama memberi pinjaman sebesar Rp5 juta, yang kemudian setelah pelunasan meningkat menjadi Rp25 juta pada pengajuan kedua. Dana ini langsung digunakan Sari untuk memperluas usaha, mulai dari merekrut pegawai hingga merintis peluang usaha lain.

Saat pandemi COVID-19 melanda, Sari melihat kebutuhan baru di masyarakat yaitu pendampingan belajar anak yang tidak bisa mengikuti sekolah tatap muka. Dari sinilah lahir bimbingan belajar yang ia dirikan sendiri. Tak hanya itu, Sari juga mengembangkan usaha laundry express, yang didukung pinjaman BRI sebesar Rp100 juta pada 2023.

Kini, roda usaha Sari bergerak semakin stabil. Usaha mainan anak kini dilanjutkan oleh sang adik, sementara Sari fokus mengembangkan bimbingan belajar dan laundry express yang semaki ramai pelanggan.

“KUR sangat membantu, terutama di awal menjalankan usaha. Kemajuan bisnis saya sekarang ini tentu berkat KUR BRI. Proses pencairan dana juga cepat, sekitar 3-4 hari. Sebelumnya, kalau pinjam uang di sini kan ke rentenir, duitnya nggak bisa muter, malah habis buat bayar utang. Kalau di BRI bunganya ringan, jadi sebagai pemilik usaha nggak merasa berat,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa KUR BRI ditujukan untuk membantu pelaku UMKM agar semakin produktif. Pembiayaan KUR memberikan dampak nyata terhadap penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.

“Kisah dari Sari Handayani Daulay menjadi salah satu contoh dengan pendanaan KUR, pelaku UMKM di daerah bisa terus berkembang usahanya. Kami juga terus memberikan pendampingan kepada dan pemberdayaan bagi pelaku usaha untuk bisa naik kelas”, imbuhnya.

Ia menambahkan, KUR BRI bukan hanya sekedar instrumen pembiayaan, tetapi katalis yang mampu menggerakan ekonomi rakyat. Langkah ini merupakan peran BRI dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, dengan UMKM menjadi penopang utamanya.

Hingga Desember 2025, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur. Penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,49% dari total penyaluran KUR BRI.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan. Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil.

Viral Wanita di Belu Tembak Mati Burung Hantu, Polisi Turun Tangan

0

Bogordaily.net – Jagat media sosial di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seekor burung hantu ditemukan mati setelah diduga ditembak oleh seorang warga.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Nela, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, dan langsung menuai kecaman publik.

Dalam video yang beredar luas, burung hantu jenis Tyto Alba tampak tergeletak tak bernyawa. Aksi tersebut memantik keprihatinan warganet, mengingat burung hantu merupakan satwa liar yang memiliki peran penting dalam ekosistem.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan warga di sekitar lokasi kejadian.

“Terduga pelaku diketahui merupakan warga setempat yang merasa terganggu oleh keberadaan burung hantu jenis Tyto Alba di sekitar rumahnya,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, dikutip pada Kamis, 22 Januari 2026.

Henry menjelaskan, setelah informasi tersebut viral dan menjadi perhatian publik, aparat kepolisian langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan awal.

“Menindaklanjuti hal tersebut, kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi untuk memastikan peristiwa tersebut secara utuh dan objektif,” tambahnya.

Saat ini, wanita yang diduga sebagai pelaku telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum. Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 337 ayat (2) KUHPidana Baru terkait dugaan penganiayaan terhadap hewan yang mengakibatkan kematian.

Meski demikian, kepolisian tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga proses hukum memperoleh kekuatan hukum tetap.

 

 

Harga Emas Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Antam 1 Gram Nyaris Rp 2,8 Juta

0

Bogordaily.net – Harga emas hari ini Kamis, 22 Januari 2026, kembali menjadi perhatian pelaku investasi. Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau bertahan di level tinggi, dengan harga emas 1 gram mendekati Rp 2,8 juta.

Mengacu pada data resmi dari laman Logam Mulia (logammulia.com), harga emas Antam menunjukkan stabilitas di hampir seluruh ukuran.

Kondisi ini mencerminkan minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi.

Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam hari ini berdasarkan ukuran:

1 gram: Rp 2.778.930

2 gram: Rp 5.533.800

3 gram: Rp 8.275.638

5 gram: Rp 13.759.313

10 gram: Rp 27.463.488

25 gram: Rp 68.532.905

50 gram: Rp 136.986.613

100 gram: Rp 273.895.030

250 gram: Rp 684.471.913

500 gram: Rp 1.368.733.300

1.000 gram (1 kg): Rp 2.737.426.500

Harga tersebut berlaku untuk pembelian emas batangan di Butik Emas LM Pulo Gadung dan dapat berbeda di lokasi atau saluran penjualan lainnya.

Dengan harga emas yang masih berada di zona tinggi, masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan strategi investasi jangka menengah hingga panjang, serta rutin memantau pergerakan harga sebelum melakukan transaksi.

Disclaimer: Daftar harga emas batangan di atas mengacu pada harga resmi yang tercantum di Butik Emas LM Pulo Gadung dan dapat berubah sewaktu-waktu.

 

 

Terkait Michan Cafe, DPRD Minta Satpol PP Tegakkan Perwali Minol

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor dari Daerah Pemilihan Bogor Timur–Bogor Tengah, Subhan, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor agar lebih mempertimbangkan dampak sosial sebelum membuka kembali segel operasional Michan Cafe yang berlokasi di Jalan R3, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Ia menilai, pencabutan segel sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru dan izin operasional perlu dihentikan sementara hingga tercapai kesepakatan antara warga sekitar dengan pihak manajemen kafe tersebut.

“Langkah penundaan ini penting untuk menghindari potensi gesekan lanjutan di masyarakat. Apalagi, ada informasi warga berencana kembali mendatangi lokasi,” kata Subhan kepada wartawan, Rabu 21 Januari 2026.

Subhan mengungkapkan, sejak adanya temuan minuman cocktail yang diduga mengandung minuman beralkohol golongan C, dirinya menerima banyak keluhan dan penolakan dari warga sekitar.

“Banyak laporan yang masuk kepada saya dari masyarakat yang keberatan. Ini tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam Pasal 22 Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 121 Tahun 2022 tentang pengendalian, pengawasan, dan penertiban peredaran minuman beralkohol, disebutkan adanya larangan penjualan minol di sekitar tempat ibadah, fasilitas pendidikan, rumah sakit, gelanggang remaja, serta lokasi-lokasi tertentu lainnya.

“Ketentuan dalam Perwali ini harus ditegakkan. Selain itu, pemerintah juga perlu mempertimbangkan nilai-nilai dan norma agama yang hidup di masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Subhan meminta Satpol PP melakukan pengecekan ulang terhadap pernyataan manajemen Michan Cafe yang mengklaim tidak menjual minuman beralkohol golongan B dan C.

“Informasi yang saya terima, Michan memang mengantongi Surat Keterangan Penjualan Langsung (SKPL) untuk minol golongan A. Namun, warga menemukan adanya penjualan cocktail yang diduga mengandung minol golongan C. Ini yang perlu ditelusuri secara serius,” pungkasnya.***

LH/BPLH Dukung Langkah Presiden Mencabut Izin 28 Perusahaan

Bogordaily.net – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 perusahaan terbukti melanggar ketentuan lingkungan hidup dan berkontribusi terhadap bencana banjir serta longsor hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatra.

Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Menteri Sekretaris Negara bersama Satgas PKH di Istana Presiden pada 20 Januari 2026.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono mengatakan, bahwa Presiden telah memutuskan pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran lingkungan dan berkontribusi pada bencana banjir dan longsor hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menegaskan, KLH mendukung penuh langkah Presiden sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penegakan hukum lingkungan hidup. Menurutnya, ke-28 perusahaan tersebut dinilai tidak memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

Ia menjelaskan, sejak terjadinya bencana, KLH telah melakukan pengawasan dan kajian intensif, termasuk evaluasi kesesuaian pengelolaan lingkungan dengan komitmen yang tertuang dalam persetujuan lingkungan. Proses tersebut melibatkan para pakar untuk mengidentifikasi kegiatan usaha yang memperparah dampak bencana.

“Sebagai tindak lanjut keputusan Presiden, KLH akan mencabut persetujuan lingkungan terhadap 28 perusahaan yang telah diumumkan, tegas Diaz saat konferensi pers di Kantor KLH/BPLH, Plaza Kuningan, Jakarta pada, Rabu 21 Januari 2026.

Dari total perusahaan tersebut, lanjut Diaz, 22 perusahaan bergerak di sektor pemanfaatan hutan alam dan hutan tanaman, sementara enam lainnya berasal dari sektor pertambangan, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu.

“Kami terus berkomitmen untuk menjalankan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai aturan perundang-undangan dalam rangka melindungi masyarakat dan lingkungan menuju ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam Pasal 28H ayat 1 UUD 1945,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Penegakan Hukum Gakkum) KLH, Irjen Pol Rizal Irawan, menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai jalur hukum.

“Dalam Satgas sudah ada pembagian tugas. Kami di KLH fokus pada aspek non-pidana. Namun, sanksi administrasi, pidana, dan perdata semuanya tetap berjalan,” katanya.

Ia mengungkapkan, hasil kajian tim ahli menemukan adanya kerusakan lingkungan di lokasi perusahaan. Tim tersebut melibatkan pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan IPB University.

“Ditemukan dugaan kuat kerusakan lingkungan akibat aktivitas beberapa perusahaan tersebut,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Utama KLH, Rosa Vivien Ratnawati, menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah menjalankan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk menentukan kondisi eksisting wilayah terdampak serta langkah pemulihan ke depan.

“KLHS ini untuk mengetahui bagian mana yang rusak dan bagaimana strategi pemulihannya. Apakah wilayah tersebut masih memiliki daya dukung dan daya tampung, atau justru tidak lagi memungkinkan adanya kegiatan usaha,” jelas Vivien.

Ia menambahkan, jika ke depan terdapat rencana penerbitan persetujuan lingkungan baru, maka hasil KLHS akan menjadi acuan utama, dengan standar lingkungan yang lebih ketat dibanding sebelumnya.

Terkait dampak pencabutan izin terhadap tenaga kerja, Vivien menyebut KLH akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Namun ia menegaskan, pencabutan izin merupakan langkah penting untuk memulihkan lingkungan dan melindungi masyarakat.

“Dengan dicabutnya izin dan persetujuan lingkungan, maka secara operasional perusahaan-perusahaan tersebut tidak lagi diperbolehkan beroperasi,” pungkasnya.***

Pemkot Lakukan Intervensi Pasar laju Inflasi Terkendali

0

Bogordaily.net – tren kenaikan harga sepanjang tahun ini cukup terkendali, hal itu membuat warga Kota Bogor sekilit lega. Sruasi tu dipicu oleh masif Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok melalui berbagai intervensi pasar menunjukkan dampak nyata.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan langkah pengawasan ketat terhadap mutu beras di pasar-pasar daerah sebagai upaya mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok. Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari mengatakan, kebijakan tersebut berangkat dari instruksi Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pemerintah pusat meminta seluruh daerah memastikan kualitas beras sesuai label kemasan untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari mengatakan, kebijakan tersebut berangkat dari instruksi Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pemerintah pusat meminta seluruh daerah memastikan kualitas beras sesuai label kemasan untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Menurut Dewi, kebijakan pengawasan mutu beras ini akan ditindaklanjuti oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (KUKM Dagin), serta Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ). Ketiganya akan berkoordinasi untuk memantau peredaran beras dan memastikan tidak ada praktik curang di lapangan.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi stabilisasi harga pangan. Pengawasan mutu juga penting untuk menjaga kepercayaan konsumen dan mencegah gejolak harga akibat penurunan kualitas produk,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Bogor mengalami inflasi pada September 2025 sebesar 0,20 persen secara bulanan (month-to-month) dan 2,73 persen secara tahunan (year-on-year). Kenaikan harga daging ayam ras menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan andil 0,13 persen, diikuti emas perhiasan (0,08 persen) dan biaya akademi atau perguruan tinggi (0,06 persen).

13 Langkah Strategis Pengendalian Inflasi Kota dan Kabupaten di Jawabarat

1. Koordinasi TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota secara reguler
2. Laporan data perkembangan inflasi di 27 kabupaten/kota
3. Laporan data perkembangan harga bahan pokok harian melalui aplikasi silinda Jawa Barat
4. Operasi pasar, pemenuhan kebutuhan, pangan serta pemantauan, harga dan migas
5. Mengaktifkan satgas pangan dan satgas migas
6. Komunikasi publik
7. Gerakan penghemat energi
8. Gerakan tanaman pangan cepat peran
9. Kerja sama antar daerah
10. Mengintensifkan jaring pengaman sosial
11. Pengelolaan unjuk rasa
12. Membangun kepedulian sosial (dunia usaha, masyarakat mampu, ASN dll)
13. Pengelolaan keluhan masyarakat